cover
Contact Name
Hendra Surya
Contact Email
stis.alaziziyah@gmail.com
Phone
+6283124586141
Journal Mail Official
stis.alaziziyah@gmail.com
Editorial Address
Jalan Balohan - Aneuk Laot Jr. Blang Tunong Gp. Balohan Kota Sabang Provinsi Aceh Indonesia
Location
Kota sabang,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Kegamaan dan Ilmu Sosial
ISSN : 25282697     EISSN : 27234452     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
AL ILMU adalah jurnal akses terbuka yang diterbitkan oleh Koordinator Perguruan Tinggi Islam Swasta di Wilayah Aceh (Kopertais Wilayah 5 Aceh) bekerja sama dengan Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) STIS Al-Aziziyah Sabang. Jurnal ini berfokus pada studi Islam dan sosial keagamaan yang mencakup pemikiran keagamaan, pendidikan, politik, sosial dan hukum. Jurnal ini bertujuan untuk memperkaya, memperdalam, dan juga mengembangkan studi komunitas Islam dan sosial di Aceh. Jurnal ini didirikan dan diprakarsai oleh sekelompok ahli di bidang pendidikan, politik, agama dan hukum Islam. Publikasi jurnal akademik ini dimaksudkan untuk memperkaya khazanah keilmuan yang telah berkembang di masa kini. Jurnal ini diterbitkan setiap dua bulan pada bulan Juni dan Desember. Alamat Sektretariat: Jl. Balohan Aneuk Laot Gp Balohan Kecamatan Sukajaya Kota Sabang. E-mail: stis.alaziziyah@gmail.com
Articles 20 Documents
TANGGUNG JAWAB PENDIDIKAN DALAM ISLAM Ashiddiqie, Muhammad Hasbi
AL-ILMU Vol 5, No 1 (2020): AL ILMU: Jurnal Keagamaan dan Ilmu Sosial
Publisher : AL-ILMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.84 KB)

Abstract

Pada hakikatnya  pendidikan adalah salah satu kewajiban yang mesti dituntut oleh setiap muslimin dan muslimat. Ajaran Islam tidak membiarkan umatnya terkebelakang, jahil, dan miskin khususnya miskin ilmu pengetahuan. Pendidikan adalah upaya orang-orang yang memiliki ilmu dan memiliki tanggung jawab terhadap pencerdasan bangsa /generasi muda. Oleh karena itu siapapun dia jika telah memiliki ilmu pengetahuan, maka wajib baginya untuk memberikannya atau mengajarkannya kepada orang lain yang belum memiliki ilmu. Dalam Islam, pendidikan itu adalah suatu model pendidikan yang disandarkan  kepada al-Qur’an dan Sunnah Rasul saw. Dengan kata lain bahwa pendidikan Islam adalah pendidikan yang menciptakan manusia yang bertakwa kepada Allah swt, berakhlak mulia dan  bertanggung jawab dalam kehidupan di dunia ini. Tanggung jawab pendidikan dipundakkan pada adanya kepedulian  keluarga pada tingkat awal, kemudian  adanya kepedulian masyarakat dan komponen bangsa lainnya secara terpadu. Manusia ini perlu diberikan pendidikan karena ianya memiliki potensi yang bisa saja menjurus kepada kebaikan dan keburukan, dan setiap manusia yang dilahirkan ke dunia ini merupakan amanah Allah yang perlu  dijaga dan diurus dengan baik serta diberikanpendidikan/ilmu yang cukup sehingga ianya mengenal  antara yang halal dan haram, yang baik dan buruk, disamping mengenal Allah sebagai Tuhan yang menciptakan langit dan bumi serta seluruh isinya dan juga mengenal dirinya sendiri.   Oleh karena itu setiap orang tua harus melaksanakan tanggung jawabnya terhadap pendidikan anak hingga mereka mengenal mana yang baik dan mana yang buruk (halal-haram). Demikian pula tanggung jawab orang tua agar anak mengenal akhlak yang baik (akhlak mahmudah) dan akhlak yang buruk (akhlak Mazmumah), sehingga dalam kehidupannya bisa mengamalkan akhlak mulia dan menjauhi akhlak yang buruk atau jahat.
UPAYA MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU DALAM MENGEMBANGKAN RPP KURIKULUM 2013 MELALUI PELAKSANAAN SUPERVISI AKADEMIK DI SMA NEGERI 2 BIREUEN Mizwar, Edi
AL-ILMU Vol 5, No 1 (2020): AL ILMU: Jurnal Keagamaan dan Ilmu Sosial
Publisher : AL-ILMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (153.119 KB)

Abstract

Berdasarkan hasil observasi yang penulis lakukan di SMA Negeri 2 Bireuen, diperoleh informasi bahwa kompetensi atau kemampuan guru dalam mengembangkan RPP Kurikulum 2013 masih rendah. Untuk meningkatkan kompetensi atau kemampuan guru dalam mengembangkan RPP Kurikulum 2013 di SMA Negeri 2 Bireuen, maka penulis merasa perlu untuk melakukan sebuah penelitian. Alternatif pemecahan masalah yang penulis pilih dalam pelaksanaan penelitian ini adalah dengan cara melaksanakan kegiatan supervisi akademik. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Sekolah (PTS). Data yang dikumpulkan dari penelitian ini adalah berupa hasil penilaian terhadap hasil kerja guru dalam mengembangkan RPP kurikum 2013, hasil observasi, dan hasil wawancara. Sedangkan yang menjadi sumber data dalam penelitian ini adalah guru SMA Negeri 2 Bireuen tahun pelajaran 2019/2020 yang berjumlah 8 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi guru dalam mengembangkan RPP Kurikulum 2013 dapat ditingkatkan melalui pelaksanaan supervisi akademik di SMA Negeri 2 Bireuen tahun pelajaran 2019/2020. Hal ini terlihat dari persentase keberhasilan hasil kerja guru, dimana pada pelaksanaan kegiatan pratindakan diperoleh persentase sebanyak 25% meningkat menjadi 62,5% pada pelaksanaan siklus I, kemudian meningkat lagi menjadi 87,5% pada pelaksanaan siklus II. Selanjutnya hasil observasi yang dilakukan oleh 2 orang pengamat dalam pelaksanaan penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitas peneliti (kepala sekolah) dan guru dalam mengembangkan RPP Kurikulum 2013 dapat ditingkatkan melalui pelaksanaan supervisi akademik di SMA Negeri 2 Bireuen tahun pelajaran 2019/2020. Hal ini dapat dilihat dari hasil observasi yang dilakukan oleh 2 orang pengamat yang merupakan mitra peneliti dalam melaksanakan kegiatan penelitian. Hasil observasi pada pelaksanaan siklus I diperoleh persentase rata-rata 70,18% dan pada pelaksanaan siklus II diperoleh persentase rata-rata 87,01%. Kemudian hasil wawancara yang penulis lakukan dengan responden penelitian menunjukkan bahwa respon guru terhadap pelaksanaan supervisi akademik dalam mengembangkan RPP Kurikulum 2013 di SMA Negeri 2 Bireuen tahun pelajaran 2019/2020 sangat positif.
REVITALISASI PENDIDIKAN UNTUK MELAHIRKAN GENERASI BERKARAKTER Munthe, Mahyudin
AL-ILMU Vol 5, No 2 (2020): AL ILMU: JURNAL KEAGAMAAN DAN ILMU SOSIAL
Publisher : AL-ILMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.934 KB)

Abstract

Pendidikan di Indonesia saat ini atau sistem pendidikan di Indonesia secara umum masih dititik beratkan pada kecerdasan kognitif. Hal ini dapat dilihat dari orientasi sekolah-sekolah yang ada masih disibukkan dengan ujian, mulai dari ujian mid, ujian akhir hingga ujian nasional. Ditambah latihan-latihan soal harian dan pekerjaan rumah untuk memecahkan pertanyaan di buku pelajaran yang biasanya tak relevan dengan kehidupan sehari-hari para pelajar/mahasiswa. Dari hal tersebut jelaslah bahwa pendidikan di Indoneia cenderung lebih mengedepankan penguasaan aspek keilmuan dan  kecerdasan, namun mengabaikan pendidikan karakter. Pengetahuan tentang kaidah moral yang didapatkan dalam pendidikan moral atau etika di sekolah-sekolah saat ini semakin ditinggalkan. Sebagian orang mulai tidak memperhatikan lagi bahwa pendidikan tersebut berdampak pada perilaku seseorang. Padahal pendidikan diharapkan mampu menghadirkan generasi yang berkarakter kuat, karena manusia sesungguhnya dapat dididik dan harus sejak dini. Meski manusia memiliki karakter bawaan, tidak berarti karakter itu tak dapat diubah. Perubahan karakter mengandaikan suatu perjuangan yang berat, suatu latihan yang terus-menerus untuk menghidupi nilai-nilai yang baik dan tidak terlepas dari faktor lingkungan sekitar. Era keterbukaan informasi akibat globalisasi mempunyai faktor-faktor negatif antara lain mulai lunturnya nilai-nilai kebangsaan   yang dianggap sempit seperti patriotisme dan nasionalisme yang dianggap tidak cocok dengan nilai-nilai globalisasi dan universalisasi.
PENGUATAN MANAJEMEN DAN KOMPETENSI KOMUNIKASI DALAM KEPEMIMPINAN DI KOPERASI SIMPAN PINJAM ACHEH SOCIETY DEVELOPMENT COOPERATIVE BIREUEN ACEH Fitri, Aulia
AL-ILMU Vol 5, No 1 (2020): AL ILMU: Jurnal Keagamaan dan Ilmu Sosial
Publisher : AL-ILMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (271.033 KB)

Abstract

Penelitian ini ditujukan untuk menganalisa penguatan manajemen dan kompetensi komunikasi dalam kepemimpinan di Koperasi Simpan Pinjam Acheh Society Development Cooperative (KSP ASDC) Bireuen-Aceh. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui wawancara yang terdiri dari beberapa level atau tingkat jabatan, mulai dari pendiri (founder), top manajemen, hingga staf dan anggota koperasi, yakni sebanyak 7 (tujuh) orang. Model penelitian dianalisis dengan teknik event history yang dikolaborasikan metode Miles dan Huberman dalam upaya memfokuskan pada hal-hal penting lewat data yang direduksi untuk memberikan gambaran permasalahan secara lebih jelas.Hasil penelitian menunjukan bahwa apa yang terjadi sejak berdirinya KSP ASDC hingga saat ini benar-benar mengalami perbedaan signifikan, khususnya dalam penguatan manajemen yang digerakkan oleh para pendiri awal sampai dengan berubahnya struktur kepemimpinan yang baru dalam koperasi. Adapun kompetensi komunikasi yang dimiliki oleh kepemimpinan sebelumnya dibandingkan dengan kepemimpinan baru, dari hasil wawancara dengan informan serta menimbangkan sejumlah data sumber daya manusia yang ada saat ini terbilang mengalami pergeseran dalam penyampaikan informasi, yakni dari awalnya tertutup hingga lebih terbuka dan terarah dalam setiap instruksi dan penyelesaian sejumlah masalah. Implikasi bagi organisasi atau manajemen KSP ASDC dan penelitian selanjutnya juga bisa didiskusikan.
ANALISIS PEMBIAYAAN MURABAHAH DI PERBANKAN SYARIAH Wahida Z, Wahida Z
AL-ILMU Vol 5, No 2 (2020): AL ILMU: JURNAL KEAGAMAAN DAN ILMU SOSIAL
Publisher : AL-ILMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (559.319 KB)

Abstract

Murabahah sebagai akad transaksi pertukar mensyaratkan adanya hak bagi penjual dalam melakukan tindakan hukum terhadap obyek yang dijualnya. Selain itu, murabahah sebagai bentuk jual beli amanah menuntut penjual dan pembeli untuk saling mengetahui dan saling berterus terang mengenai obyek jual beli baik spesifikasi barang, harga perolehan, margin yang dikehendaki, maupu metode pembayaran. Termasuk dalam harga perolehan adalah harga pokok barang dan biaya pengadaannya hingga harga perolehan baru diketahui setelah barang secara hukum dimiliki oleh penjual. Seiring muncul dan berkembangnya industri perbankan Syariah, murabahah diadopsi menjadi salah satu akad pada produk pembiayaan bank syariah. Penggunaan murabahah sebagai salah satu akad pembiayaan mengikat perbankan syariah untuk mematuhi aturan yang berlaku atasnya. Dalam realisasinya, ternyata masih banyak perbankan syariah yang terjebak dalam praktik jual beli fudhuli maupun bai’ al-’adam. Tulisan ini merupakan sebuah upaya untuk mengurai kembali konsep murabahah dalam perspektif hukum Islam klasik dan implementasinya sebagai produk pembiayaan bank syariah.
PERAN GURU KREATIF DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR AQIDAH AKHLAK SISWA Desriadi, Desriadi
AL-ILMU Vol 5, No 2 (2020): AL ILMU: JURNAL KEAGAMAAN DAN ILMU SOSIAL
Publisher : AL-ILMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (251.314 KB)

Abstract

Kreativitas guru sangat diperlukan sebagai upaya menghasilkan kualitas pembelajaran dan pendidikan yang baik. Guru dituntut tidak hanya mampu menguasai materi pengajaran dan pembelajaran, tetapi juga harus memahami sejumlah model dan desain pembelajaran untuk menumbuhkan motivasi pembelajaran aqidah akhlak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kreativitas guru dalam menumbuhkan motivasi siswa dalam pembelajaran aqidah akhlak terdapat beberapa kreativitas guru aqidah akhlak di antaranya menyediakan bahan ajar, metode mengajar yang bervariatif, pengelolaan kelas dan pemanfaatan media pembelajaran. Aktivitas siswa melalui kreativitas guru menumbuhkan motivasi siswa dalam belajar aqidah akhlak yaitu guru memberikan tugas, memberika les, memberikan remedial dan mengikuti program lab computer. Sedangkan respon siswa melalui kreativitas guru menumbuhkan motivasi siswa dalam belajar aqidah akhlak bahwa guru sudah berperan dengan baik dalam memberikan bahan ajar agar siswa termotivasi. Hasil belajar akidah akhlak siswa melalui kreativitas guru menumbuhkan motivasi siswa dalam belajar aqidah akhlak  sangat berpengaruh kreativitas mengajar guru aqidah akhlak MTsN Rukoh berdampak pada motivasi belajar siswa. Terbukti dari prestasi yang diukur dengan nilai raport siswa yang tergolong cukup baik, di mana nilai rata-rata siswa mencapai 88. Hal ini menunjukkan siswa MTsN Rukoh sangat termotivasi dalam mengikuti pembelajaran aqidah akhlak dan sangat baik dalam memperhatikan pelajaran yang diterangkan oleh di dalam kelas. Sementara kendala dan solusi guru dalam menumbuhkan kreativitas dan motivasi siswa dalam belajar aqidah akhlak. Kendala dan solusi yang ditawarkan oleh guru dalam menumbuhkan kreativitas dan motivasi siswa dalam belajar aqidah akhlak yaitu faktor sarana, penggunaan metode pembelajaran yang variatif, pengelolaan kelas dan penggunaan media pembelajaran dengan efektif. Sedangkan kendala yang hadapi oleh siswa yaitu faktor waktu, jadwal kegiatan siswa yang padat dan adanya sifat malas.
PROBLEMATIKA NIKAH SIRRI DI INDONESIA (Kedudukan Nikah Sirri Menurut Hukum Positif Indonesia) Surya, Hendra
AL-ILMU Vol 5, No 1 (2020): AL ILMU: Jurnal Keagamaan dan Ilmu Sosial
Publisher : AL-ILMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.322 KB)

Abstract

Dalam   Undang-Undang   Perkawinan   No.   1   Tahun   1974   disebutkan   bahwa  perkawinan merupakan ikatan lahir batin antara seorang pria dan seorang perempuan sebagai suami isteri dengan tujuan membentuk keluarga yang bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa. Prinsip perkawinan dalam hukum positif Indonesia, suatu perkawinan adalah sah, apabila dilakukan menurut hukum masing-masing agamanya dan kepercayaannya itu. Didalam KUHPer (Kitab Undang-Undnag Hukum Perdata) pada pasal 100 dinyatakan bahwa : “Adanya  suatu perkawinan tidak dapat dibuktikan dengan cara lain, melainkan dengan cara akta perlangsungan perkawinan itu, yang telah dibukukan dalam register-register catatan sipil, kecuali hal-hal teratur dalam pasal-pasal berikut”, hal ini berarti suatu pernikahan baru akan dapat dianggap sah apabila ada  akta  nikahnya.  Dalam  nikah  sirri,  akta  nikah  tentu  tidak  ada  karena  tidak  dicatatkan, sehingga menurut KUHPer nikah semacam ini tidak sah dan tidak legal secara hukum. Adapun akibat hukum dari pada nikah sirri menurut hukum positif yaitu, isteri tidak berhak atas harta bersama dan warisan jika suaminya meninggal dunia, begitu juga dengan anak, tidak berhak atas hak hadhanah dari ayahnya serta warisan.
PENDIDIKAN PENGALAMAN DALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN ISLAM Ashiddiqie, Muhammad Hasbi
AL-ILMU Vol 5, No 2 (2020): AL ILMU: JURNAL KEAGAMAAN DAN ILMU SOSIAL
Publisher : AL-ILMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (414.49 KB)

Abstract

Sistem pendidikan ini mengalami perkembangan seiring dengan kemajuan zaman, sehingga hasil dari pendidikan sesuai dengan tuntutan dan perkembangan zaman.  Pendidikan berbasis pengalaman adalah proses pendidikan yang dilaksanakan secara aktif dengan pola hubungan yang dialogis, dimana posisi guru sebagai fasilitator dapat membangkitkan segala potensi yang dimiliki oleh peserta didik dengan merancang berbagai pengalaman yang dapat menstimulasi mereka untuk berfikir dan berbuat. Sehingga ketika pendidikan berbasis pengalaman diterapkan kedalam pendidikan Islam dapat menciptakan pengalaman yang mendewasakan peserta didik di atas kerja integrasi ilmu pengetahuan dengan nilai-nilai keislaman, agar proses pendidikan dan pengajaran di sekolah nantinya tidak terlepas dari fungsi dan tujuan pendidikan itu sendiri
PARADIGMA PSIKOLOGI ISLAM Abdullah, Nazaruddin
AL-ILMU Vol 5, No 1 (2020): AL ILMU: Jurnal Keagamaan dan Ilmu Sosial
Publisher : AL-ILMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.515 KB)

Abstract

Lahir dan berkembangnya psikologi islam tidak terlepas dari ide dan upaya islamisasi ilmu pengetahuan. Islamisasi ilmu itu sendiri pada awalnya dibangun oleh beberapa tokoh Islam, sebut saja Ismail Raji Al-faruqi, Syed Muhammad Nuqaib al-Attas, Sayyed Hossein Nasr dll. Pada dasarnya Islam dengan kitab suci Al-quran terlah menggambarkan secara explisit tentang kehidupan manusia, bahkan Alquran banyak menyinggung tentang kajiwaan. Namun selama ini kajian islam lebih difokuskan pada hal-hal yang bersifat hubungan dengan sang khalik dalam bentuk penguatan aqidah dan ibadah. Sedikit sekali para ulama yang mencoba mengkaji dan membicarakan tentang kejiwaan. Jika disadari, sesungguhnya hal yang paling menentukan terhadap kemaslahatan kehidupan manusia itu sendiri adalah qalb (hati) yang dengannya hablum minalllah dan hablum minan nas akan terwujud.
PERLINDUNGAN HUKUM TANAH WAKAF YANG TIDAK MEMILIKI SERTIFIKAT Munawirsyah, Isnan
AL-ILMU Vol 5, No 2 (2020): AL ILMU: JURNAL KEAGAMAAN DAN ILMU SOSIAL
Publisher : AL-ILMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.624 KB)

Abstract

Sertifikat tanah wakaf merupakan salah satu bukti adanya peralihan hak antara pewakaf dengan nazhir, adanya sertifikat tanah wakaf memberikan kepastian hukum dan perlindungan hukum terhadap tanah yang telah diwakafkan. Namun masih banyak ditemukan tanah wakaf yang tidak memiliki sertifikat. Hal ini berimplikasi pada terjadinya persoalan hukum dikemudian hari. Masalah pokok dalam penelitian ini adalah; (1) bagaimana status hukum tanah wakaf yang tidak memiliki sertifikat? dan (2) bagaimana perlindungan hukum terhadap tanah wakaf yang tidak memiliki sertifikat? Penelitian ini merupakan penelitian yuridis normatif dengan tujuan mengkaji asas-asas dan kaidah-kaidah yang terdapat dalam ilmu hukum. Data yang digunakan terdiri dari bahan hukum primer, bahan hukum sekunder dan bahan hukum tersier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa status tanah wakaf yang tidak memiliki sertifikat adalah sah menurut hukum Islam dan orang yang melakukanya mendapat pahala selama memenuhi rukun dan syarat yang ditentukan dalam kitab fiqh. Sementara dalam hukum perundangan status tanah wakaf yang tidak memiliki sertifikat wakaf tidak memiliki kekuatan hukum. Tanah wakaf yang tidak memiliki sertifikat tidak memiliki perlindungan hukum dari negara, sehingga dapat menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari antara pihak-pihak yang merasa memiliki hak terhadap tanah wakaf tersebut. Disarankan kepada nazhir untuk mensertifikatkan tanah wakaf kepada Badan Pertanahan Nasional. Kepada pemerintah supaya mensosialisasikan secara kontinue terkait pentingnya sertifikat tanah wakaf demi terwujudnya perlindungan hukum dan kepastian hukum bagi masyarakat.

Page 1 of 2 | Total Record : 20