cover
Contact Name
muhammad Iqbal
Contact Email
edubase.bbc@gmail.com
Phone
+628998894014
Journal Mail Official
edubase.bbc@gmail.com
Editorial Address
Jl. Widarasari III –Tuparev-Cirebon Tlp. 0231-246215
Location
Kab. cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
edubase : jurnal Pendidikan Dasar
ISSN : -     EISSN : 27221520     DOI : -
Core Subject : Education,
EduBase merupakan salah satu portal jurnal yang menyajikan hasil penelitian ilmiah lapangan maupun non lapangan di lingkup pendidikan dasar yang dilakukan oleh praktisi pendidikan seperti guru, dosen, professor maupun mahasiswa. Hasil penelitian ilmiah yang dibahas terkait dengan kajian strategi, model, metode, media, bahan dan sumber pembelajaran serta manajemen sekolah di ranah pendidikan sekolah dasar. Jurnal EduBase terbit sebanyak 2 kali dalam setahun yaitu pada bulan Februari dan Agustus.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 14 Documents
Upaya Pemanfaatan Perpustakaan Sekolah Dalam Meningkatkan Minat Baca Siswa Di Sekolah Dasar Negeri 1 Pamengkang Kecamatan Mundu Kabupaten Cirebon Kartika, Ika; Purwati, Ratna
EduBase : Jurnal Pendidikan Dasar Vol 1 No 1 (2020): Edubase : Journal of Basic Education
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (778.821 KB)

Abstract

The low interest in reading our society greatly affects the quality of the Indonesian nation, because with the low interest in reading it cannot know and follow the development of science and information in the world. With the library, it can give students an "opiate taste" and bring about new habits, namely reading. This research is a descriptive study using a qualitative approach. The research location which is the main focus in collecting data is SD Negeri 1 in Pamengkang village, located in Mundu District, Cirebon Regency. Primary data is data obtained directly from informants such as school principals, teachers, students, and library staff. Secondary data used such as school archives, and other documents that can support the completeness of primary data. Data collection techniques is a way that researchers do in obtaining data. As for this study researchers used observation, interview and documentation techniques. Analysis of the data used is data reduction, data display, and conclusion drawing / verification. The results of the study show that the Utilization of School Libraries in Increasing Interest in Reading in SDN 1 Pamengkang, Mundu District, Cirebon Regency has carried out several efforts, but it has not yet run as expected, due to several factors, namely the state of the library, both from collections, facilities, and also not having librarians, so the library walk improperly following the existing path. Keywords: utilization; library; interest in reading Abstrak Rendahnya minat baca masyarakat kita sangat mempengaruhi kualitas bangsa Indonesia, sebab dengan rendahnya minat baca maka tidak bisa mengetahui dan mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan informasi di dunia. Dengan adanya perpustakaan dapat memberikan “rasa candu” pada peserta didik dan memunculkan new habits yakni membaca. Penelitian ini merupakan penelitian dekriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Lokasi penelitian yang menjadi fokus utama dalam mengumpulkan data adalah di SD Negeri 1 di desa Pamengkang yang terletak di Kecamatan Mundu Kabupaten Cirebon. Data primer adalah data yang diperoleh langsung dari informan seperti kepala sekolah, guru, siswa, dan tenaga perpustakaan. Data sekunder yang digunakan seperti seperti arsip-arsip sekolah, serta dokumen lainnya yang dapat menunjang kelengkapan dari data primer. Teknik pengumpulan data merupakan cara yang dilakukan peneliti dalam memperoleh data. Adapun dalam penelitian ini peneliti menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan yaitu data reduction, data display, dan conclusion drawing/verification. Hasil penelitian menunjukan Upaya Pemanfaatan Perpustakaan Sekolah dalam Meningkatkan Minat Baca di SDN 1 Pamengkang Kecamatan Mundu Kabupaten Cirebon sudah menjalankan beberapa upaya akan tetapi belum berjalan sesuai harapan, disebabkan oleh beberapa faktor yaitu keadaan perpustakan baik dari koleksi, sarana, dan juga belum mempunyai pustakawan sehingga perpustakaan berjalan seadanya mengikuti alur yang ada. Kata Kunci: pemanfaatan; perpustakaan; minat baca
Media Engklek Gunung untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas V Sekolah Dasar Negeri 1 Payaman Annur, Mia Novita; Sumarwiyah, Sumarwiyah; Purbasari, Imaniar
EduBase : Jurnal Pendidikan Dasar Vol 1 No 2 (2020): Edubase : Journal of Basic Education
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (417.089 KB)

Abstract

The purpose of this research is to improve the students learning outcomes by the applying EKU media in fifth grade students of the SDN 1 Payaman Kudus in a academy year 2019/2020. The approachment of this research is classroom action research wich consist of two cycles. Each cycle consists of two confluence and four phase, they are: planning, action implementation, observation, and reflection. the subject and data resources were teacher and students which consists of 29 students. The data collection techniques used interview, observation, documentation and test. The validaty data techniques used Expert Judgement. The resech data analysis used quantitative and qualitative. The result of this research show that the student learning outcomes improved in each cycle. Percentage of classical students learning outcome the percentage of classical completeness in outcomes learning social knowledge scincence in the first cycle 44,82% with an average 64,82 and in cycle 82,76% with an average 82,58. In Indoneisan in the first cycle 58,62% with an average 70,51 and the second cycle 75,87% with an average 83,63. While in the outcomes of student learning in the aspect of skills in the first gained 55,34% and increased in the second with 78,20%. Based on the research result, it can be concluded that the application of EKU media can to improve students learning outcomes in fifth grade students of the SDN 1 Payaman Kudus in a academy year 2019/2020. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui penerapan media Engklek Gunung (EKU) pada siswa kelas V SDN 1 Payaman Kudus tahun ajaran 2019/2020. Pendekatan penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus. Pada setiap siklusnya terdiri dari dua pertemuan dan empat tahapan yaitu: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek dan sumber data adalah guru dan siswa yang berjumlah 29 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dokumentasi, dan tes. Teknik uji validasi data yang digunakan adalah Expert Judgement. Teknik analisis data yang digunakan adalah kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa hasil belajar siswa meningkat pada setiap siklusnya. Persentase ketuntasan klasikal hasil belajar siswa aspek pengetahuan IPS pada siklus I 44,82% dengan nilai rata-rata 64,82 dan pada siklus II 82,76% dengan rata-rata 82,58. Pada Bahasa Indonesia pada siklus I 58,62% dengan rata-rata 70,51 dan pada siklus II 75,87% dengan rata-rata 83,63. Sedangkan pada hasil belajar siswa aspek keterampilan pada siklus I memperoleh 55,34% dan mengalami peningkatan pada siklus II 78,20%. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh, dapat disimpulkan bahwa penerapan model EKU dapat meningkatkan hasil belajar pada siswa kelas V SDN 1 Payaman tahun ajaran 2019/2020.
Peningkatan Kemampuan Berfikir Kritis Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation pada Mata Pelajaran IPS Di Sekolah Dasar Damayanti, Indani; Winarsih, Murni; nFn, Deasyanti
EduBase : Jurnal Pendidikan Dasar Vol 1 No 1 (2020): Edubase : Journal of Basic Education
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (601.111 KB)

Abstract

This study aims to improve students' critical thinking skills in social science subjects in fifth grade students of SDN Majalengka Kulon I through the cooperative learning model type of group investigation. This study uses an action research method using the Kemmis and Mc.Taggart model which consists of four stages, namely, planning, action, observation and reflection which is carried out for two cycles. Data collection techniques using field notes, documentation, observation of teacher activities and observation of student activities, tests and non-tests. The subjects in this study were fifth grade students of SDN Majalengka Kulon I. The results showed an increase in critical thinking skills. This is evidenced by the average percentage of students in the first cycle of action that is 69.9%. Teacher activities according to the steps of this method reached 67.5% and student activities reached 65%. An increase in the second cycle reached 88% of teacher activity according to the steps of this method reached 90% and student activity reached 87.5%. The implication of this research is a group investigation cooperative learning model to improve critical thinking skills. In the teaching material theme 5 is proud as Indonesia. The results of this study indicate an increase in students' critical thinking skills through the cooperative learning model group investigation type. Keywords: Critical Thinking Ability;Model Group Investigation ; Action Research. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dalam mata pelajaran ilmu pengetahuan sosial pada siswa kelas V SDN Majalengka Kulon I melalui model pembelajaran kooperatif tipe group investigation. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan dengan menggunakan model Kemmis dan Mc.Taggart yang terdiri dari empat tahap yaitu, perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi yang dilakukan selama dua siklus. Teknik pengumpulan data menggunakan catatan lapangan, dokumentasi, observasi aktivitas guru dan observasi aktivitas siswa, tes dan non tes. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SDN Majalengka Kulon I. Hasil penelitian menunjukan adanya peningkatan kemampuan berpikir kritis. Hal ini dibuktikan dengan rata-rata presentase siswa pada tindakan siklus I yaitu 69,9 %. Aktivitas guru sesuai langkah-langkah metode ini mencapai 67,5% dan aktivitas siswa mencapai 65%. Mengalami peningkatan pada siklus ke II mencapai 88% aktivitas guru sesuai langkah-langkah metode ini mencapai 90% dan aktivitas siswa mencapai 87,5%. Implikasi dari penelitian ini adalah model pembelajaran kooperatif tipe group investigation untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis. Pada meteri ajar tema 5 bangga sebagai Indonesia. Hasil penelitian ini menunjukan adanya peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa melalui model pembelajaran kooperatif tipe group investigation. Kata Kunci: Kemampuan Berpikir Kritis; Model Group Investigation ;Penelitian Tindakan.
Pengaruh Ice Breaking Terhadap Motivasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPA di Kelas III Sekolah Dasar Islam Terpadu Nuurusshiddiiq Kedawung Cirebon Khoerunisa, Tiyara; nFn, Amirudin
EduBase : Jurnal Pendidikan Dasar Vol 1 No 1 (2020): Edubase : Journal of Basic Education
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (765.112 KB)

Abstract

This study refers to the lack of student learning motivation in science subjects. This is due to the lack of interesting teacher innovations in learning, so students easily feel bored while learning. Ice breaking is a simple, lightweight and concise activity that functions to change the composition of freezing, rigidity, boredom or drowsiness in learning so that it can build an atmosphere of learning that is full of enthusiasm and fun. This research uses a quantitative approach with a correlational method. The population used is class III SDIT Nuurusshiddiiq Kedawung Cirebon, which amounted to 23 students. Sampling is done by population research techniques which are used if the subject is less than 100. Statistical data analysis used is the Person Product Moment Correlation Test (PPM). The conclusions of this study are: 1) The application of Ice Breaking in natural science subjects obtained 90% the results of the questionnaire recapitulation means that the application of Ice Breaking is included in the excellent category. 2) Student learning motivation in science subjects in Class III SDIT Nuurusshiddiiq Kedawung Cirebon obtained 86% (very high). In this study, there is a significant influence of the application of Ice Breaking in Natural Sciences as indicated by the results of the correlation analysis of 0.65% with the level of strong relationship and hypothesis testing obtained by tcount of 3, while ttable () so as to reject Ho and Ha accepted. Keywords: Effect of Ice Breakin; Student Learning Motivation; Sains Abstrak Penelitian ini mengacu pada kurangnya motivasi belajar siswa pada mata pelajaran IPA. Hal ini disebabkan guru kurang membarikan inovasi yang menarik dalam pembelajaran, sehingga siswa mudah merasa bosan saat belajar. Ice breaking merupakan kegiatan sederhana, ringan dan ringkas yang berfungsi untuk mengubah susunan kebekuan, kekakuan, rasa bosan atau mengantuk dalam pembelajaran sehingga bisa membangun suasana belajar yang penuh semangat dan menyenangkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Populasi yang digunakan yaitu kelas III SDIT Nuurusshiddiiq Kedawung Cirebon yang berjumlah 23 siswa. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik penelitian populasi merupakan teknik yang digunakan bila subjeknya kurang dari 100. Analisis data statistik yang digunakan yakni uji korelasi Person Product Moment (PPM).Kesimpulan dari penelitian ini adalah: 1) Penerapan Ice Breaking pada mata pelajaran IPA diperoleh 90% dari hasil rekapitulasi angket artinya penerapan Ice Breaking termasuk dalam kategori sangat baik. 2) Motivasi belajar siswa pada mata pelajaran IPA di Kelas III SDIT Nuurusshiddiiq Kedawung Cirebon diperoleh 86% (sangat tinggi). Dalam penelitian ini, terdapat pengaruh yang signifikan dari penerapan Ice Breaking pada mata pelajaran IPA yang ditunjukkan dengan hasil analisis korelasi sebesar 0,65% dengan tingkat hubungan kuat dan uji hipotesis diperoleh harga thitung sebesar 3, sedangkan ttabel () sehingga dengan demikian tolak Ho dan Ha diterima. Kata kunci : Pengaruh Ice Breaking; Motivasi Belajar Siswa; IPA
Pengembangan Penilaian Autentik Keterampilan Berbahasa Tulis Di Sekolah Dasar Rosayu, Witgia Indah
EduBase : Jurnal Pendidikan Dasar Vol 1 No 2 (2020): Edubase : Journal of Basic Education
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (682.661 KB)

Abstract

This study aims to (1) find out the profile of writing assessment in elementary schools today. (2) explain the prototype of developing authentic assessment of written language skills in elementary schools. (3) describes the results of the implementation of the prototype development of an authentic assessment instrument for written language skills in elementary schools. This research was conducted using research and development methods that refer to the Sukmadinata steps, namely preliminary studies, development stages and trials. Products for developing written language authentic assessment instruments consist of (1) assessment instruments for writing book reports; (2) instrument for writing rhymes assessment; (3) poetry writing evaluation instruments and; (4) attitude assessment instruments in writing activities. The results of this development research are (1) authentic assessment instruments writing book reports, rhyming writing, poetry writing and attitude assessment in writing activities declared valid by assessment experts and practitioners; (2) the consistency of kappa coefficient> 0.775 in the consistency test of the book writing assessment instrument means that the rhyme writing assessment instrument obtains the average kappa coefficient value> 0.709, and the poetry writing evaluation instrument obtains an average value of kappa coefficient> 0.651 which means that the instrument Valuation of writing book notes, rhymes and poetry has a high consistency in the assessment by several assessors. Thus the authentic assessment developed was declared valid and reliable so that it could be used as an alternative to written language assessment instruments in elementary schools. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui profil penilaian menulis di Sekolah Dasar saat ini. (2) memaparkan prototipe pengembangkan penilaian autentik keterampilan berbahasa tulis di Sekolah Dasar. (3) memaparkan hasil implementasi prototipe pengembangan instrumen penilaian autentik keterampilan berbahasa tulis di Sekolah Dasar. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode penelitian dan pengembangan yang mengacu pada langkah-langkah Sukmadinata yaitu studi pendahuluan, tahap pengembangan dan uji coba. Produk pengembangan instrumen penilaian autentik berbahasa tulis terdiri dari (1) instrumen penilaian menulis laporan buku; (2) instrumen penilaian menulis pantun; (3) instrumen penilaian menulis syair dan; (4) instrumen penilaian sikap dalam kegiatan menulis. Hasil penelitian pengembangan ini yaitu (1) instrumen penilaian autentik menulis laporan buku, menulis pantun, menulis syair dan penilaian sikap dalam kegiatan menulis dinyatakan valid oleh ahli penilaian dan praktisi; (2) dalam uji kekonsistenan instrumen penilaian menulis buku diperoleh nilai rata-rata koefisien kappa > 0,775, instrumen penilaian menulis pantun memperoleh nilai rata-rata koefisien kappa > 0,709, dan instrumen penilaian menulis syair memperoleh nilai rata-rata koefisien kappa > 0,651 artinya instrumen penilaian menulis catatan buku, pantun dan syair memiliki kekonsistenan yang tinggi dalam penilaian oleh beberapa penilai. Dengan demikian penilaian autentik yang dikembangkan dinyatakan valid dan reliabel sehingga dapat digunakan sebagai alternatif instrumen penilaian berbahasa tulis di Sekolah Dasar
Kecenderungan Anak Bermain Gawai Hubungannya Dengan Motivasi Dan Prestasi Belajar Hanafi, Ahmad
EduBase : Jurnal Pendidikan Dasar Vol 1 No 1 (2020): Edubase : Journal of Basic Education
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (529.514 KB)

Abstract

Not a few children today, who call themselves millennial generation, compile in support of your goals, son? They answered that they no longer wanted to be doctors, engineers or others. AS want to be a YouTuber or a gamer. The results of this study indicate a link between the tendency of children to play Gawai with a decrease in motivation and their learning achievement, thus forming forms of game rentals such as Gawai, Gagget, Touch Screen Android Mobile, nitendo, sega and others need to get a backup in order to be searched not open when the child is in school hours. Likewise the use of touch screen Android phones by children, but it is part of the development of technology that can not be canceled, but the integration of the use of mobile phones for children must still be monitored and controlled by all parties, requires parents and teachers. Keywords: playing a device; motivation; learning achievement Abstrak Tidak sedikit anak zaman sekarang, yang menyebut dirinya sebagai generasi millennial, ketika ditanya apa cita-citamu, nak? Mereka menjawab bukan lagi ingin jadi dokter, insinyur atau lainnya. Tetapi lebih kepada ingin menjadi seorang youtuber atau gamer. Hasil Penelitian ini menunjukkan adanya keterkaitan antara kecenderungan anak bermain Gawai dengan menurunnya motivasi dan prestasi belajar mereka, maka keberadaan bentuk-bentuk tempat penyewaan permainan game seperti Gawai, Gagget, Handphone Android Touch Screen, nitendo, sega dan lain-lain perlu mendapat masukan agar setidaknya tidak buka pada waktu anak sedang dalam jam pelajaran sekolah . Demikian juga penggunaan HP Android touch sreen oleh anak, meski sudah merupakan bagian dari perkembangan teknologi yang tak bisa dihindari, namun intensitas pemakaian handphone bagi anak tetap harus terus dipantau dan dikontrol oleh semua pihak, terutama orang tua dan gurunya. Kata Kunci: bermain gawai; motivasi;prestasi belajar
Potensi Pengembangan Komunikasi Matematis Siswa Sekolah Dasar Melalui Pendekatan Realistic Mathematic Education Purwati, Ratna
EduBase : Jurnal Pendidikan Dasar Vol 1 No 2 (2020): Edubase : Journal of Basic Education
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (646.026 KB)

Abstract

Elementary school students' mathematical communication is still low, this can be seen from the inability of students to apply the knowledge they have acquired at school to solve problems in real life. The TIMSS report states that the ability of Indonesian students in mathematics communication is far below that of other countries. For example, for math problems involving mathematical communication skills, only 5% of Indonesian students were successful and far below countries such as Singapore, Korea and Taiwan, which reached more than 50%. This condition is probably influenced by the method of learning mathematics in elementary schools today, which mostly tends to emphasize the cultivation of procedural skills alone, is not contextual and does not equip students to be able to apply these concepts in solving math problems in life. Realistic Mathematic Education (RME) is an approach that has main characteristics, namely linking the mathematics content presented to the real life context, emphasizing the mathematical process, involving students' contributions in constructing conceptual understanding, interactive learning processes, and linking between concepts in mathematics. Students' mathematical communication that must be mastered by students involves oral and written communication. written communication skills are carried out with indicators, namely: the ability to express and illustrate mathematical ideas in the form of mathematical models, namely equations, notations, pictures and graphics, or vice versa. Based on its characteristics, RME has the potential to make a good contribution to communication development. Mathematical elementary school students. Abstrak Komunikasi matematis siswa SD masih rendah, hal ini tampak dari kekurangmampuan siswa dalam menerapkan pengetahuan yang diperolehnya di sekolah untuk menyelesaikan masalah dalam kehidupan nyata. Laporan TIMSS menyebutkan bahwa kemampuan siswa Indonesia dalam komunikasi matematika sangat jauh di bawah Negara-negara lain. Sebagai contoh, untuk permasalahan matematika yang menyangkut kemampuan komunikasi matematis, siswa Indonesia yang berhasil benar hanya 5% dan jauh di bawah Negara seperti Singapura, Korea, dan Taiwan yang mencapai lebih dari 50%. Kondisi tersebut kemungkinan dipengaruhi oleh metode pembelajaran matematika di sekolah dasar dewasa ini yang sebagian besar cenderung menekankan pada penanaman keterampilan prosedural semata, tidak kontekstual serta kurang membekali siswa untuk mampu menerapkan konsep tersebut dalam menyelesaikan masalah matematika dalam kehidupan. Realistic Mathematic Education (RME) merupakan pendekatan yang memiliki karakteristik utama yaitu mengaitkan konten matematika yang disampaikan dengan konteks kehidupan nyata, menekankan pada proses matematisasi, melibatkan kontribusi siswa dalam mengkonstruksi pemahaman konsep, proses pembelajaran interaktif, serta mengaitkan antar konsep dalam matematika. Komunikasi matematis siswa yang harus dikuasai siswa melibatkan komunikasi lisan dan tertulis. kemampuan komunikasi secara tertulis dilakukan dengan indikator-indikator yaitu: kemam puan menyatakan dan mengilustrasikan ide matematika ke dalam bentuk model matematika yaitu bentuk persamaan, notasi, gambar dan grafik, atau sebaliknya Berdasarkan karakteristik yang dimilikinya, RME sangat berpotensi memberikan kontribusi yang baik bagi pengembangan komunikasi matematis siswa sekolah dasar.
Peningkatan Hasil Belajar Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Negeri 2 Karangbener Menggunakan Model Think Pairs Share Arukah, Dwi Wahyu; Fathurohman, Irfai; Kuryanto, Moh. Syaffruddin
EduBase : Jurnal Pendidikan Dasar Vol 1 No 2 (2020): Edubase : Journal of Basic Education
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (557.954 KB)

Abstract

This study aims to improve the learning outcomes of grade IV students of SDN 2 Karangbener on the theme of my goals using the Think Pair Share (TPS) model. This type of research is a class action research consisting of four stages, namely planning, implementation, and reflection which is carried out for 2 cycle consists of 2 meetings. The subjects of this study were the fourth grade students of SDN 2 Karangbener with a total of 14 students. Data collection techniques using interviews, observation, tests, and documentation. Analysis of the data used is quantitative data and qualitative data. The results showed an increase in learning outcomes in the realm of knowledge. In cycle I the knowledge domain of grade IV SDN 2 Karangbener students obtained a percentage of completeness of 64.2% with the statement of students who received a total score of 9 students and those who did not complete as many as 5 students. And to be 85.7% in the second cycle with the statement of students complete marks and 2 students who did not complete. Based on the result of the class action research conducted it can be concluded that the application of the Think Pair Share (TPS) model can improve the learning outcomes of grade IV students of SDN 2 Karangbener on the theme of My Goals Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajr siswa kelas IV SDN 2 Karangbener pada tema Cita-citaku dengan menggunakan model Think Pair Share (TPS). Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas yang terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi yang dilaksanakan selama 2 siklus. Setiap siklusnya terdiri dari 2 pertemuan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN 2 Karangbener yang berjumlah 14 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, tes, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan yakni data kuantitatif dan data kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan hasil belajar pada ranah pengetahuan. Pada siklus I ranah pengetahuan siswa kelas IV SDN 2 Karangbener memperoleh persentase ketuntasan sebesar 64,2% dengan keterangan siswa yang mendapat nilai tuntas sebanyak 9 siswa dan yang tidak tuntas sebanyak 5 siswa. Dan menjadi 85,7% pada siklus II dengan keterangan siswa yang mendapat nilai tuntas sebanyak 12 siswa dan yang tidak tuntas sebanyak 2 siswa. Berdasarkan hasil penelitian tindakan kelas yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa penerapan model Think Pair Share (TPS) dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SDN 2 Karangbener pada tema Cita-citaku.
Efektivitas Penerapan Metode Drill Dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Siswa Di Madrasah Ibtidaiyah Miftahul Ulum Desa Karangsari Kecamatan Weru Kabupaten Cirebon Eni, Eni; Prayitno, Agus
EduBase : Jurnal Pendidikan Dasar Vol 1 No 1 (2020): Edubase : Journal of Basic Education
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (649.644 KB)

Abstract

The ability to read is a very basic ability. But in fact the ability to read students in Madrasah Ibtidaiyah (MI) there are some who have not reached the target. This needs to be improved so that students can read fluently effectively using the Drill Method. This study aims to look at the Effectiveness of the Application of the Drill Method in Improving Students' Reading Ability. The research method used is a quantitative method Experiment with the type of Classical experimental design. Data analysis technique is to test the requirements of the analysis performed with the Data Normality Test. The results of this study are: 1) The drill method is an effective way to improve reading skills; 2) Class 1A students who do not use the drill method are less capable in reading skills. The average reading level is 7.19, the median is 7.17, the mode is 7.00, while the minimum and maximum values ​​are 6.00 and 8.00 with a total reading ability of 215.61; 3) Students in class 1 B get an average reading ability of 7.55, a median of 7.83 mode 8.00 while minimum and maximum scores of 6.50 and 8.50 with a total number of pretests of 241.51; 4) Effectiveness in learning to read, can be seen with an increasing percentage in each reading exercise; 5) The difference in reading ability between the control class and the experimental class is that the overall average is 25,9. Keywords: effectiveness; drill method; reading. Abstrak Kemampuan membaca merupakan kemampuan yang sangat mendasar. Namun kenyataanya kemampuan membaca peserta didik di Madrasah Ibtidaiyah (MI) terdapat beberapa yang belum mencapai target. Hal ini perlu diperbaiki agar peserta didik dapat membaca dengan lancar secara efektif menggunakan Metode Drill. Penelitian ini bertujuan untuk melihat Efektivitas Penerapan Metode Drill Dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Siswa. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kuantitatif Experimen dengan jenis Classical experimen design. Teknik analisis data yaitu dengan pengujian persyaratan analisis yang dilakukan dengan Uji Normalitas data. Hasil dari penelitian ini yaitu : 1) Metode drill merupakan cara yang efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca; 2) Siswa Kelas 1A yang tidak menggunakan metode drill kurang cakap dalam kemampuan membaca. Tingkat kemampuan membacanya rata-rata sebesar 7,19, median 7,17, modus 7,00, sementara nilai minimal dan maksimal sebesar 6,00 dan 8,00 dengan jumlah total kemampuan membaca sebesar 215,61; 3) Siswa kelas 1 B memperoleh nilai rata-rata kemampuan membaca sebesar 7,55, median 7,83 modus 8,00 sementara nilai minimal dan maksimal sebesar 6,50 dan 8,50 dengan jumlah total pretes sebesar 241,51; 4) Efektivitas dalam belajar membaca, bisa dilihat dengan persentase yang terus meningkat pada setiap latihan membaca; 5) Perbedaan kemampuan membaca antara kelas kontrol dan kelas eksperimen yaitu keseluruhan rata-rata sebesar 25,9. Kata Kunci: efektivitas; metode dril; membaca.
Pengembangan Buku Cerita Anak Bermuatan Karakter untuk Pembelajaran Matematika di Sekolah Dasar Khairiah, Rima Andini; Hidayat, Syarip; Kosasih, E.
EduBase : Jurnal Pendidikan Dasar Vol 1 No 2 (2020): Edubase : Journal of Basic Education
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (884.608 KB)

Abstract

This research is based on student’s mathematical problem solving ability isn’t as expected. Using children’s storybook with mathematical concept is expected to be the one of many solutions to that problem, but unfortunately it’s still difficult to find children’s storybook that support mathematics learning in elementary school. The purposes of this research are : 1) to describe the information about children’s storybook with mathematical concept; 2) to describe the design principles of children’s storybook that will be developed; 3) the final product of children’s storybook. This research is using educational design research method with Reeves model which consist of 3 steps : 1) analysis and exploration; 2) design and construction; 3) evaluation and reflection. The results of this research are : 1) to tell the information about children’s storybook with mathematical; 2) design principles of the character based math storybook for elementary school; 3) final product of this research is produced a children’s storybook with “Weather” topic which contained about fraction and character building in the story. Abstrak Penelitian ini dilatar belakangi oleh kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang belum sesuai dengan harapan. Penggunaan buku cerita yang mengandung konsep matematika diharapkan dapat menjadi salah satu solusi permasalahan tersebut, namun sayangnya masih sulit ditemukan buku cerita anak yang mendukung pembelajaran matematika di sekolah dasar. Tujuan dari penelitian ini yaitu : 1) mendeskripsikan ketersediaan buku cerita anak yang mengandung konsep matematika; 2) mendeskripsikan prinsip desain dari buku cerita anak yang akan dikembangkan; 3) Produk akhir buku cerita anak. Penelitian ini menggunakan metode EDR (Educational Design Research) dengan model Reeves yang terdiri dari 3 tahap penelitian, yaitu : 1) Analisis dan Eksplorasi; 2) Desain dan Konstruksi; 3) Evaluasi dan Refleksi. Hasil dari penelitian ini yaitu : 1) menghasilkan data tentang ketersediaan buku cerita anak yang mengandung konsep matematika; 2) prinsip desain buku cerita anak bermuatan karakter untuk pembelajaran matematika; 3) produk akhir dari penelitian ini menghasilkan buku cerita anak bertema cuaca yang memuat konten pecahan dan pendidikan karakter melalui tokoh-tokoh dalam cerita.

Page 1 of 2 | Total Record : 14