cover
Contact Name
LEILI KURNIA GUSTINI, S.SOS.,M.SI
Contact Email
leili.kg@gmail.com
Phone
+628122174505
Journal Mail Official
komversal@plb.ac.id
Editorial Address
Jl. Pahlawan No. 59 Bandung 40123 Telp. (022) 2506500, Fax. (022) 2512564
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Komversal: Jurnal Komunikasi Universal
ISSN : 24778028     EISSN : 25026151     DOI : 10.38204
Core Subject : Social,
Jurnal KOMVERSAL : Jurnal Komunikasi Universal, terbit dua kali dalam setahun pada bulan Pebruari dan September. Tulisan difokuskan pada pemikiran dan penelitian kontemporer Ilmu Komunikasi dalam berbagai sudut pandang.
Articles 16 Documents
PENGEMBANGAN MODEL KOMUNIKASI PEMASARAN KOPERASI JASA KEUANGAN SYARIAH DI JAWA BARAT Ilham Gemiharto
Komversal : Jurnal Komunikasi Universal Vol 2 No 2 (2017): KOMVERSAL - Februari 2017
Publisher : Program Studi Hubungan Masyarakat Politeknik LP3I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini membahas hasil penelitian mengenai pengembangan model komunikasi pemasaran bagi koperasi sebagai upaya penguatan kelembagaan ekonomi masyarakat dengan mengambil studi kasus pengembangan model komunikasi pemasaran salah satu koperasi jasa keuangan syariah di Kabupaten Bogor Provinsi Jawa Barat. Sektor pemasaran bagi lembaga koperasi yang memiliki usaha dalam bidang keuangan merupakan sektor yang vital untuk dapat terus berkembang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi dan teknik analisis data deskriptif. Penelitian ini mengevaluasi model komunikasi pemasaran yang selama ini dijalankan oleh koperasi sebagai suatu lembaga ekonomi masyarakat. Dengan mengambil studi kasus dari koperasi jasa keuangan syariah di Kabupaten Bogor, melalui penelitian ini dikembangkan suatu model komunikasi pemasaran yang lebih memadai bagi koperasi yang bergerak dalam bidang keuangan dan pembiayaan berbasis syariah yang diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat. Dari hasil penelitian ditemukan beberapa faktor yang menyebabkan tertinggalnya badan usaha koperasi dibandingkan badan usaha lainnya jika dilihat dari aspek komunikasi pemasarannya. Diantaranya adalah biaya operasional yang relatif tinggi sedangkan bagi hasil rendah, jenis layanan masih terbatas, produk kurang dikenal pasar, rendahnya kompetensi pengurus koperasi, belum menerapkan teknik pemasaran yang efektif, dan wilayah pemasarannya masih bersifat lokal.
PENGUNGKAPAN DIRI ISTRI KORBAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA (KDRT) DI KABUPATEN BANDUNG Sitti Nurrachmah
Komversal : Jurnal Komunikasi Universal Vol 2 No 2 (2017): KOMVERSAL - Februari 2017
Publisher : Program Studi Hubungan Masyarakat Politeknik LP3I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Judul Penelitian : “Hubungan Daya Tanggap Pendamping dengan pengungkapan diri istri korban kekerasan dalam rumah tangga di Kabupaten Bandung”. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori pengungkapan diri dari Jourard dan daya tanggap terhadap pengungkapan diri dari Miller dan Berg. Metode yang digunakan adalah metode korelasional yang bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya hubungan daya tanggap pendamping dengan pengungkapan diri istri korban KDRT. Populasi penelitian ini adalah anggota komunitas Bale Istri di Sapa Institut Kabupaten Bandung. Teknik penarikan sampel menggunakan Strata proporsional random sampling, dan besar sampel 105 orang, pengujian hipotesis menggunakan uji statistik inferensial.Hasil uji hipotesis hubungan daya tanggap pendamping dengan pengungkapan diri istri korban KDRT signifikan tinggi dengan koefisien korelasi koefisien korelasi 0,696. Hasil pengujian statistik z didapat nilai z (7,097) > z (0,010). Ho ditolak. Kesimpulan penelitian ini bahwa daya tanggap pendamping Sapa Institut dengan pengungkapan diri istri korban KDRT pada Komunitas Bale Istri di Kabupaten Bandung memiliki hubungan yang signifikan tinggi. Isi dan gaya tanggapan pendamping Sapa Institut dengan pengungkapan diri istri korban KDRT pada komunitas Bale Istri di Kabupaten Bandung memiliki hubungan yang tinggi. Namun waktu tanggapan pendamping Sapa Institut dengan pengungkapan diri istri korban KDRT pada komunitas Bale Istri di Kabupaten Bandung memiliki hubungan yang sedang.
Perspektif Komunikasi Dalam Islam Dr. R. Sri Widaningsih, S.Pd.I, M.Pd.
Komversal : Jurnal Komunikasi Universal Vol 5 No 1 (2019): KOMVERSAL - September 2019
Publisher : Program Studi Hubungan Masyarakat Politeknik LP3I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komunikasi dilakukan di hampir setiap kegiatan manusia, sejak bangun dari tidur manusia berada dalam kegiatan komunikasi, perkembangan dewasa ini komunikasi mulai menjadi suatu disiplin ilmu yang pelajari secara spesifik. Proses interaksi antar sesama manusia tidak akan terlepas dari proses komunikasi. Dalam perspektif Islam komunikasi merupakan aktivitas da’wah dalam menyampaikan sebuah kebenaran walaupun satu ayat. Bahkan komunikasi merupakan suatu aktivitas yang mendapat banyak penjelasan dan mendapat perhatian khusus sebab Allah SWT telah berfirman yang artinya “Dan berkatalah kamu kepada semua manusia dengan cara yang baik”, selain itu juga selamat atau celakanya manusia tergantung dari lisannya, atau mulutnya (cara berkomunikasinya).
Peranan Station Manager Dalam Mengembangkan Radio Komunitas Di Politeknik LP3I Bandung Adi Muhammad Ramadhan
Komversal : Jurnal Komunikasi Universal Vol 5 No 1 (2019): KOMVERSAL - September 2019
Publisher : Program Studi Hubungan Masyarakat Politeknik LP3I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar peranan seorang station manager dalam mengembangkan suatu radio komunitas dan bagaimana agar radio komunitas tersebut dapat diterima oleh pendengar atau khalayak luas (masyarakat) di sebuah wilayah, dalam hal ini Politeknik LP3I Bandung. Metode penelitian yang digunakan adalah observasi, wawancara dan studi kepustakaan. Hasil dari penelitian ini adalah penulis memperoleh gambaran umum bahwa peranan station manager dalam peranannya mengembangkan suatu radio komunitas agar berkembang dan dapat diterima oleh masyarakat luas sangatlah berat dan diperlukan rasa tanggung jawab yang tinggi agar semuanya dapat aman terkendali sesuai yang diharapkan.
PESAN DALAM TARIAN TOPENG PANJI CIREBON Genik Puji Yuhanda
Komversal : Jurnal Komunikasi Universal Vol 2 No 2 (2017): KOMVERSAL - Februari 2017
Publisher : Program Studi Hubungan Masyarakat Politeknik LP3I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Topeng Panji Cirebon merupakan jenis topeng yang ditarikan di awal pertunjukan, namun paling sulit ditarikan. Gerak dan musiknya sangat berlawanan. Gerak yang banyak diamnya, statis dan monoton, namun musiknya yang cepat dan keras, membuat jenis topeng ini memiliki keistimewaan tersendiri. Oleh karena itu, hanya sedikit dalang topeng Cirebon yang dapat mempertunjukkan tarian ini kepada penontonnya. “Pesan Dalam Tarian Topeng Panji Cirebon”, adalah judul dari skripsi, yang dipilih atas dasar keunikan seperti yang telah disebutkan di awal. Pertunjukan tari topeng Panji Cirebon mempunyai daya tarik tersendiri, karena di dalamnya terdapat pesan-pesan moral yang disampaikan kepada umat manusia untuk direnungkan dan diaplikasikan pada kehidupan sehari-hari. Masalah yang ingin diketahui lebih jauh dari topeng Panji Cirebon, dapat diidentifikasi dalam bentuk pertanyaan: 1) Bagaimanakah topeng Panji Cirebon dimaknai sebagai suatu pesan yang diungkapkan melalui gerak dan musik dalam konteks kehidupan masyarakat Cirebon? dan 2) Bagaimana pesan moral itu disampaikan melalui topeng Panji Cirebon?. Kedua permasalahan tersebut sama lain berkaitan sehingga dapat mengungkap pesan dalam tarian topeng Panji Cirebon. Di dalam membahas kedua permasalahan tersebut di atas sudah barang tentu memerlukan berbagai disiplin ilmu dan pendekatan teoritis. Oleh karena itu, pendekatan etnografi digunakan sebagai perangkat yang dipandang dapat mengungkapkan permasalahan di atas tadi. Pendekatan etnografi merupakan salah satu perangkat yang di dalamnya dapat mengungkapkan aspek pesan dalam tarian topeng Panji Cirebon, karena memerlukan keterampilan untuk mengkaji bahasa atau pesan sebagai budaya dari suatu masyarakat (masyarakat Cirebon). Berdasarkan hasil analisis, maka dapat disimpulkan bahwa pesan dalam tarian topeng Panji Cirebon, yang diungkapkan melalui gerak dan musiknya, memiliki makna-makna luhur dalam kehidupan manusia. Pesan-pesan moral di dalamnya dianjurkan agar dapat dilakukan oleh umat manusia pada kehidupan sehari-hari, sehingga kebahagiaan dan keselamatan akan datang bagi orang yang melaksanakan ajaran tersebut. Pesan-pesan dalam tarian topeng Panji Cirebon tidak lain berasal dari pedoman hidup umat Islam, yaitu Al-Qur’an dan As- Sunnah.
Komunikasi Transendental Praktisi Supranatural Dengan Khodam Untuk Penyembuhan Penyakit Non Medis Genik Puji Yuhanda
Komversal : Jurnal Komunikasi Universal Vol 5 No 2 (2020): Komversal - Februari 2020
Publisher : Program Studi Hubungan Masyarakat Politeknik LP3I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komunikasi transendental merupakan salah satu bentuk komunikasi yang hampir setiap harinya dilakukan manusia dengan Tuhan. Selain dengan Tuhan, aktivitas komunikasi transendental dilakukan dengan malaikat, jin atau makhluk gaib lainnya. Jika aktivitas komunikasi transendental yang dilakukan antara manusia dengan malaikat, hanyalah dapat dilakukan oleh manusia dari kalangan wali Allah. Ada pun aktivitas komunikasi transendental yang dilakukan manusia dengan jin, bisa dilakukan oleh manusia yang secara garis keturunan mendapatkan kemampuan spiritual karena faktor leluhurnya yang juga memiliki kemampuan berkomunikasi dengan alam gaib. Selain itu, komunikasi transendental dengan jin bisa dilakukan dengan cara berguru kepada ahli supranatural. Dalam konteks penelitian ini, alam gaib (jin) itu disebut dengan khodam atau “pembantu” dari alam gaib. Khodam ini dapat membantu manusia menyelesaikan berbagai macam permasalahan hidup, salah satunya mampu memberikan solusi kepada manusia yang terkena penyakit, baik medis maupun non medis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Ada pun teknik pengumpulan data yang digunakan penulis, yakni dengan menggunakan wawancara, studi literatur, dan observasi. Pengumpulan data penelitian merupakan salah satu hal yang utama dalam memenuhi syarat penelitian ini. Wawancara dan observasi dilakukan di Bandung dengan melibatkan dua informan praktisi supranatural. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi transendental yang dilakukan dua informan praktisi supranatural bertujuan untuk mendapatkan solusi atas permasalahan hidup manusia, khususnya yang berkaitan dengan kesehatan medis maupun non medis. Praktisi supranatural memanfaatkan fungsi khodam untuk membantu orang-orang yang terkena penyakit, baik medis maupun non medis. Selain itu, pemanfaatan khodam hanya diperuntukkan untuk tujuan yang positif, bukan untuk tujuan negatif.
SIKAP SISWA SMA DI KOTA BANDUNG TERHADAP INFORMASI MENGENAI PROGRAM STUDI DI PERGURUAN TINGGI NEGERI INDONESIA Meria Octavianti
Komversal : Jurnal Komunikasi Universal Vol 2 No 2 (2017): KOMVERSAL - Februari 2017
Publisher : Program Studi Hubungan Masyarakat Politeknik LP3I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketidakpastian akan dialami oleh setiap siswa SMA, khususnya Kelas XII yang akan segera mengakhiri masa studinya di jenjang pendidikan menengah atas. Mereka harus menatap jauh ke depan, menentukan pilihan mengenai program studi yang akan mereka pilih ketika mereka melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Di Indonesia, khususnya Kota Bandung, perguruan tinggi negeri masih menjadi pilihan favorit bagi para siswa SMA. Jumlah perguruan tinggi negeri yang tidak sebanding dengan banyaknya calon mahasiswa, menjadikan persaingan yang sangat ketat di antara sesama pendaftar. Informasi yang tepat dan lengkap diperlukan untuk penentuan sikap dalam pegambilan keputusan pemilihan program studi. Berdasarkan paparan di atas, maka penelitian ini berusaha untuk mengungkap sikap siswa SMA di Kota Bandung terhadap informasi mengenai perguruan tinggi negeri. Metode yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif dengan teknik survey. Kuesioner akan digunakan untuk mendapatkan data primer, dan wawancara serta kajian pustaka untuk mendapatkan data sekunder. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SMA Negeri Kelas XII di Kota Bandung, dimana Multistage Cluster Sampling digunakan untuk menentukan sampel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara khusus, media yang paling banyak memberikan kontribusi mengenai informasi program studi adalah website resmi perguruan tinggi tersebut. Tetapi secara umum, media interpersonal masih memberikan kontribusi yang relatif tinggi dalam pencarian informasi program studi oleh siswa SMA Kelas XII. Dengan adanya informasi yang disampaikan melalui berbagai media, baik interpersonal, massa, maupun internet, pengetahuan (kognitif) dan keyakinan (afektif) siswa SMA Kelas XII mengenai program studi yang akan mereka pilih menjadi tinggi. Kondisi tersebut cenderung mendorong mereka untuk memilih program studi yang sesuai dengan minat dan harapan mereka.
PEMAKNAAN SUAMI TENTANG BURUH MIGRAN PEREMPUAN: STUDI KASUS DI KABUPATEN INDRAMAYU Slamet Mulyana; Teddy Kurnia Wirakusumah
Komversal : Jurnal Komunikasi Universal Vol 2 No 2 (2017): KOMVERSAL - Februari 2017
Publisher : Program Studi Hubungan Masyarakat Politeknik LP3I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengambilan keputusan migrasi adalah proses besar dalam keluarga buruh migran, khususnya suami bersama istrinya. Pilihan mengizinkan istri menjadi buruh migran di luar negeri telah membawa dampak terhadap relasi domestik yang terjadi dalam keluarga, termasuk di dalamnya relasi suami-istri, relasi suami-anak, relasi istri-anak. Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan pemaknaan subjektif suami tentang buruh migran perempuan, yang dilihat dari persepsi suami yang informan mengenai “istri yang menjadi buruh migran’ serta persepsi suami informan terhadap pandangan-pandangan orang lain tentang ‘istri menjadi buruh migran’. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Lokasi penelitian di Kecamatan Sliyeg Kabupaten Indramayu dengan narasumber dipilih secara purposif adalah suami yang istrinya sedang atau pernah menjadi buruh migran di luar negeri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi suami yang menjadi informan mengenai “istri yang menjadi buruh migran’ bervariasi dari mulai istri menjadi buruh migran adalah pilihan yang baik, kemudian pilihan yang biasa-biasa saja, dan pilihan yang terpaksa dilakukan. Sementara persepsi suami informan terhadap pandangan orang lain tentang ‘istri menjadi buruh migran’ juga bervariasi dari mulai pandangan orang lain tentang istri menjadi buruh migran adalah pandangan yang biasa saja, pandangan orang lain merupakan kritik sekaligus sebagai masukan yang berharga, dan pandangan yang seringkali membuat kesal.
INTERAKSIONISME SIMBOLIK ANTARA STAF HUMAS PEMERINTAH DENGAN “WARTAWAN TANPA MEDIA MASSA” Apriliyanti
Komversal : Jurnal Komunikasi Universal Vol 2 No 2 (2017): KOMVERSAL - Februari 2017
Publisher : Program Studi Hubungan Masyarakat Politeknik LP3I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wartawan atau insan pers yang jujur dan bersih, jumlahnya kini sangat banyak di berbagai kawasan di tanah air. Wartawan memiliki tanggung jawab moral terhadap media tempat mereka bernaung dan lebih luas lagi terhadap khalayak atau publik. Humas sebagai mitranya harus selalu siap menjawab pertanyaan dan memenuhi permintaan wartawan akan fakta-fakta penting yang berhubungan dengan kepentingan masyarakat, yang pasti sangat beraneka. Dalam penelitian ini, istilah yang akan digunakan untuk menyebut “wartawan” semacam ini adalah “Wartawan Tanpa Media Massa (WTMM)”. Adanya pemberian “amplop” dan uang THR bagi “WTMM” yang meliput di kantor Pemprov Jabar merupakan tanda tanya besar yang perlu segera ditindak lanjuti. Di satu sisi, organisasi kewartawanan seperti PWI berjuang keras untuk mampu memberantas keberadaan “WTMM”.
VOICE COMMUNICATION SKILLS Hana Rengganawati
Komversal : Jurnal Komunikasi Universal Vol 2 No 2 (2017): KOMVERSAL - Februari 2017
Publisher : Program Studi Hubungan Masyarakat Politeknik LP3I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keunikan yang diberikan radio dengan memberikan ciri khasnya menjadi teman pribadi para pendengarnya. Oleh karena itu, penanganan dalam melakukan siaran harus ditangani secara profesional dengan melihat dari berbagai aspek cara penuangan acara dan penyampaian komunikasi informasinya, sehingga dapat mengikuti perkembangan kebutuhan masyarakat saat ini. Sebagai orang yang berkecimpung di dunia siaran radio, seorang penyiar dituntut untuk mempunyai keterampilan berbicara yang baik. Dan keterampilan berbicara tersebut dapat diperoleh dari voice communication skills. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tanggapan audiens mengenai voice communication skills yang dilakukan oleh penyiar Program “Break Time” di Radio Paramuda 93,7 FM Bandung, yang meliputi intonasi dan kewajaran bicara, artikulasi dan kejelasan bicara dan ekspresi vokal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, dimana dalam metode ini peneliti hanya menggambarkan objek yang diteliti secara jelas berdasarkan data yang dikumpulkan dan dilakukan analisis pada data tersebut. Berdasarkan dari hasil analisis dan pembahasan, tanggapan audiens mengenai voice communication skills penyiar Program “Break Time” di Radio Paramuda 93,7 FM bisa dikatakan cukup baik. Mulai dari intonasi dan kewajaran bicara, artikulasi dan kejelasan bicara, sampai dengan ekspresi vokal.

Page 1 of 2 | Total Record : 16