cover
Contact Name
Jajat Darojat
Contact Email
eduvis.bbc@gmail.com
Phone
+6285292009128
Journal Mail Official
eduvis.bbc@gmail.com
Editorial Address
Jl. Widarasari III, Tuparev, Cirebon Tlp. 0231-246215
Location
Kab. cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
ISSN : -     EISSN : 27157652     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Eduvis (Jurnal Manajemen Pendidikan Islam) adalah publikasi interdisipliner penelitian asli dan artikel tentang manajemen pendidikan Islam. Jurnal ini diterbitkan oleh Program Studi S1 Manajemen Pendidikan Islam (MPI) Institut Agama Islam Bunga Bangsa Cirebon yang terbit dua kali dalam setahun yaitu bulan Februari dan Agustus. Jurnal ini mencakup artikel penelitian, laporan penelitian asli, ulasan, komunikasi pendek dan komentar ilmiah dalam bidang pendidikan termasuk Ilmu manajemen pendidikan Islam, Masalah manajemen pendidikan di sekolah, madrasah atau pesantren, Peningkatan kualitas pendidikan di sekolah, madrasah atau pesantren, Media dan sumber belajar dalam manajemen pendidikan Islam, Manajemen pendidikan Islam berbasis Al Quran dan Hadits, Sejarah manajemen pendidikan Islam, Model dan Metode Pembelajaran, Evaluasi Belajar, Strategi Belajar Redaksi mengundang para akademisi, dosen maupun peneliti untuk berkontribusi sesuai scope di atas. Artikel dapat disubmit secara online, dengan register sebagai penulis. Jurnal ini merupakan jurnal akses terbuka yang berarti bahwa semua konten yang tersedia secara bebas digunakan. Pengguna diizinkan untuk membaca, mendownload, menyalin, mendistribusikan, mencetak, mencari, atau mensitasi ke teks lengkap dari artikel, atau menggunakannya untuk tujuan yang sah lainnya, tanpa meminta izin terlebih dahulu dari penerbit atau penulis.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 5 No 2 (2020): Eduvis : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam" : 5 Documents clear
UPAYA KEPALA SEKOLAH UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI KERJA DALAM MENGEMBANGKAN PROFESIONALISME GURU SMK MANBAUL ULUM DI KABUPATEN CIREBON Azizah, Nur
Eduvis : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 5 No 2 (2020): Eduvis : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Efforts to improve the quality of education have been endeavored by various means ranging from procurement of facilities and infrastructure, curriculum, procurement of resource books, improvement of evaluation systems, improvement of the quality of human resources, one of which is improving teacher competence at all levels of education, to make teachers who professional. Based on the background of the problem above, the authors conducted a study with the aim of: (a) To explain the work of SMK Manbaul Ulum teachers (b) To analyze the efforts of school principals in increasing work motivation in developing the professionalism of SMK Manbaul Ulum teachers. (c) To analyze the obstacles and solutions made by the School Principal to improve work motivation in developing the professionalism of vocational school teachers Manbaul Ulum. The method used in this study is a qualitative approach that intends to understand the phenomena about what is experienced by research subjects such as: perception, action , and others, holistically. Data collection is done by observation, documentation, and interview techniques. Data analysis techniques include data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The conclusion of this research is that: teacher training requires a long time to achieve a significant change in results, therefore the success or failure of teacher professional development must be measured from the performance concerned and not from additional knowledge and or skills alone. Abstrak Upaya-upaya untuk meningkatkan mutu pendidikan telah diusahakan dengan berbagai cara mulai dari pengadaan sarana dan prasarana, kurikulum, pengadaan buku sumber, perbaikan sistem evaluasi, peningkatan kualitas sumber daya manusia yang salah satunya adalah peningkatan kompetensi guru pada semua jenjang pendidikan, untuk menjadikan guru yang professional. Berdasarkan latarbelakang masalah diatas penulis melakukan penelitian dengan tujuan : (a) Untuk menjelaskan kerja guru SMK Manbaul Ulum (b) Untuk menganalisis upaya Kepala sekolah dalam meningkatkan motivasi kerja dalam menegembangkan profesionalitas guru SMK Manbaul Ulum. (c) Untuk menganalisis hambatan dan solusi yang dilakukan Kepala Sekolah untuk meningkatkan motivasi kerja dalam mengembangkan profesionalitas guru SMK Manbaul Ulum Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif yang bermaksud untuk memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh subjek penelitian seperti :, persepsi, tindakan, dan lainnya, secara holistik. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, dokumentasi, dan wawancara. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa : pembinaan tenaga guru memerlukan waktu yang lama untuk mencapai perubahan hasil yang signifikan, Oleh karena itu berhasil tidaknya pembinaan profesionalitas guru harus diukur dari kinerja yang bersangkutan dan bukan dari tambahan pengetahuan dan atau keterampilan saja.
Peran Kepala Sekolah Dalam Manajemen Peningkatan Mutu Lembaga Pendidikan Prayitno, Agus; Wahyuningsih, Reni; Nurfuadi, Nurfuadi
Eduvis : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 5 No 2 (2020): Eduvis : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In an educational institution the principal has a very important role in determining the back and forth of an educational institution because the principal is one of the components of education that has the most role in improving the quality of education and is directly responsible for education management which is directly related to all processes in a school. The principal has a big role in the process of improving the management of educational institutions, one of which is the principal as the top leader who has the right to make decisions and gives authority to teachers and all school members, the principal also supervises and monitors all matters relating to the school in particular and educational institutions in general. The purpose of this research was to determine the role of the principal in the quality management of educational institutions at SMA Negeri 1 Kroya, Cilacap Regency. The research that the authors do is included in the type of qualitative research. In collecting data, the author uses the method of observation, interviews, and documentation. From the research results, the data are collected and analyzed, then the data is reduced, then the data is presented in descriptive form and drawing conclusions. The results showed that the role of the principal in the management of quality improvement of educational institutions at SMA Negeri 1 Kroya is realized in the form of activities related to program achievement and school policy. In the management of improving the quality of educational institutions at SMA Negeri 1 Kroya, 4 stages are carried out according to the "PDCA" concept, namely plan (planning), do (implementation), check (checking), and act (follow up). Abstrak Dalam suatu lembaga pendidikan kepala sekolah memiliki peran yang sangat menetukan maju mundurnya suatu lembaga pendidikan karena kepala sekolah merupakan salah satu komponen pendidikan yang paling berperan dalammeningkatkan kualitas pendidikan dan bertanggung jawab atas manajemen pendidikan secara langsung yang berkaitan dengan semua proses yang ada di suatu sekolah. Kepala sekolah memiliki peran yang besar dalam proses peningkatan manajemen lembaga pendidikan, salah satunya yaitu kepala sekolah sebagai puncak pimpinan yang berhak mengambil keputusan dan memberikan wewenang untuk para guru dan semua warga sekolah, kepala sekolah juga melakukan pengawasan dan monitoring terhadap semua hal yang berkaitan dengan sekolah pada khususnya dan lembaga pendidikan pada umumnya. Tujuan dilakukannya penelitian ini, untuk mengetahui Peran Kepala Sekolah dalam Manajemen Mutu Lembaga Pendidikan di SMA Negeri 1 Kroya Kabupaten Cilacap. Penelitian yang penulis lakukan adalah termasuk kedalam jenis penelitian kualitatif. Dalam mengumpulkan data, penulis menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dari hasil penelitian kemudian data dikumpulkan dan dianalisis, kemudian data tersebut direduksi, selanjutnya data tersebut disajikan dalam bentuk deskriptif dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa Peran Kepala Sekolah dalam Manajemen Peningkatan Mutu Lembaga Pendidikan di SMA Negeri 1 Kroya direalisasikan dalam bentuk kegiatan kaitannya dengan ketercapaian program serta kebijakan sekolah. Dalam manajemen peningkatkan mutu lembaga pendidikan di SMA Negeri 1 Kroya, dilakukan 4 tahap sesuai dengan konsep “PDCA” yaitu plan (perencanaan), do (pelaksanaan), check (pengecekan), dan act (penindaklanjutan).
EDUCATION MARKETING STRATEGIES IN IMPROVING THE IMAGE OF EDUCATION INSTITUTIONS Faiqoh, Faiqoh
Eduvis : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 5 No 2 (2020): Eduvis : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Competition in education becomes inevitable, many educational institutions are abandoned by customers so that the negative dynamics of some educational institutions. Meanwhile, Islamic educational institutions, especially madrassas, are still overwhelmed by secondclass education institutions with a favorable level under public education institutions. There are still many people who are lacking or even not yet know madrasah. Therefore, many changes have to be made, especially madrasah related to the management pattern. Madrasahs as education service providers need to learn and have a passion for increasing customer satisfaction because education is a circular process that is facing each other and sustainable. The madrasah initiative starts from finding out. In a world full of innovation, competition and expansion, marketing terms need to be redefined. The marketing of educational services in Madrasahs does not necessarily mean commercialization, but prioritizes quality education, and provides excellent service to its stakeholders. Abstrak Persaingan di bidang pendidikan menjadi tidak terelakkan, banyak lembaga pendidikan yang ditinggalkan pelanggan sehingga terjadi dinamika negatif dari beberapa lembaga pendidikan. Sementara itu, institusi pendidikan Islam khususnya madrasah masih terbebani oleh institusi pendidikan kelas dua dengan level yang menguntungkan dibawah institusi pendidikan umum. Masih banyak orang yang kurang atau bahkan belum mengenal madrasah. Oleh karena itu, banyak perubahan yang harus dilakukan, terutama madrasah terkait dengan pola pengelolaannya. Madrasah sebagai penyelenggara jasa pendidikan perlu belajar dan memiliki semangat untuk meningkatkan kepuasan pelanggan karena pendidikan merupakan proses melingkar yang saling berhadapan dan berkelanjutan. Inisiatif madrasah dimulai dari mencari tahu. Dalam dunia yang penuh dengan inovasi, persaingan, dan ekspansi, istilah pemasaran perlu didefinisikan ulang. Pemasaran jasa pendidikan di Madrasah tidak serta merta berarti komersialisasi, tetapi mengutamakan pendidikan yang bermutu, dan memberikan pelayanan prima kepada stakeholders.
Integrasi Program Reguler Sekolah Dan Program Non Reguler Dalam Meningkatkan Hasil Belajar PAI Di Tingkat Sekolah Dasar Kota Cirebon cawin, cawin
Eduvis : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 5 No 2 (2020): Eduvis : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lately, the issues of radicalism have become an interesting topic in some circles, especially academics. The issue of radicalism has become a topic of discussion in the public domain lately due to the very structured radical movements in Indonesia which are marked by the emergence of new groups, sects, groups and groups in the name of Islam. Integrating pesantren model education into formal school education. That is, schools as a formal institution have first, then the Madrasah education system is adopted and applied to the Cirebon City Elementary School. Based on the background of the above problems the authors conducted research with the aim of: (a) To find out the integration of regular school programs and non-regular programs in PAI subjects at the elementary school level, (b) To know the effectiveness of the integration of regular school programs and non-regular programs on reading skills, writing and memorizing the Koran at the elementary school level (c) To know and analyze obstacles in carrying out the integration of regular school programs and non-regular programs, (d) to find out solutions in dealing with the obstacles of integration of regular school programs and programs non-regular in improving the ability to read, write and memorize the Qur'an. The method used is to use a qualitative approach. This is based on problems and objectives to be achieved that is only trying to describe or describe comprehensively about the data obtained in the field about the Integration of Regular and Non-Regular School Programs in improving the learning outcomes of PAI, regarding behavior, events, or certain places in detail and deep. Data collection is done by observation, documentation, and interview techniques. Data analysis techniques include data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The conclusion of this study is the process of memorizing the Qur'an at the elementary school level needs to be pursued how to be able to influence and cause intrinsic motivation (motivation in oneself), through structuring the right method, which is able to encourage the growth of student motivation in learning. Abstrak Mengintegrasikan pendidikan model pesantren kedalam pendidikan formal sekolah. Artinya, sekolah sebagai lembaga formal telah terlebih dahulu, baru kemudian sistem pendidikan Madrasah diadopsi dan diterapkan pada Sekolah Dasar Kota Cirebon. Berdasarkan latarbelakang masalah diatas penulis melakukan penelitian dengan tujuan : (a) Untuk Mengetahui integrasi program reguler sekolah dan program non reguler pada mata pelajaran PAI di tingkat Sekolah Dasar, (b) Untuk Mengetahui Efektifitas integrasi program reguler sekolah dan program non reguler terhadap kemampuan membaca, menulis dan Hafalan Al-Qur’an di tingkat Sekolah Dasar (c) Untuk Mengetahui dan Menganalisis hambatan-hambatan dalam menyelenggarakan integrasi program reguler sekolah dan program Non reguler, (d) Untuk Mengetahui Solusi dalam menghadapi hambatan-hambatan integrasi program reguler sekolah dan program non reguler dalam meningkatkan kemampuan membaca, menulis dan hafalan al-qur’an. Metode yang digunakan adalah menggunakan pendekatan kualitatif. Hal ini didasarkan pada permasalahan dan tujuan yang hendak dicapai yaitu hanya berusaha untuk menggambarkan atau mendiskripsikan secara komprehensif mengenai data yang diperoleh di lapangan tentang Integrasi Program Reguler sekolah dan Non Reguler dalam meningkatkan hasil belajar Pai, mengenai prilaku, peristiwa, atau tempat tertentu secara rinci dan mendalam. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, dokumentasi, dan wawancara. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah proses hafalan Al-Qur’an pada tingkat sekolah Dasar perlu diupayakan bagaimana agar dapat mempengaruhi dan menimbulkan motivasi intrinsik (motivasi dalam diri), melalui penataan metode yang tepat, yang mampu mendorong tumbuhnya motivasi belajar dalam diri siswa
Manajemen Program Takhfidz Al-Quran ridwan, fauzi
Eduvis : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 5 No 2 (2020): Eduvis : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Tahfidz Al-Quran Program is an effort to eradicate illiteracy of the Quran. Because not all moeslims in Indonesia are literate reading the Quran. There are still many moeslems in Indonesia who cannot read the Quran. To defend the Quran from counterfeiting and eradicating capital letters, it is necessary to hold the Tahfidz Al-Quran Program in the world of education. In this program, Tahfidz Al-Quran in the Islamic Boarding School is very necessary to overcome the illiteracy of the Quran in Indonesia, specifically carried out at the Islamic Boarding School Husnul Khotimah Kuningan.This study uses a qualitative description to analyze the planning, organizing, implementing and evaluating the Tahfidz Al-Quran Program conducted at Pondok Pesantren Husnul Khotimah Kuningan. The results of the study are proven by the number of students who won the Tahfidz race and many alumni who went on to college without testing or using memorized 30 juz.so in conclusion, the Tahfidz Al-Quran Program can help overcome Moeslems who cannot read the Quran. With so many students spread throghout almost all of Indonesia, it is expected to be able to overcome the illiteracy of the Quran. In this case you should look at a good Tahfidz Al-Quran Management Program. Abstrak Program Tahfidz Al-Quran merupakan upaya untuk memberantas buta huruf Al-Quran. Karena tidak semua umat muslim di Indonesia sudah melek membaca Al-Quran. Masih banyak umat muslim di Indonesia yang belum bisa membaca Al-Quran. Angka buta huruf Al-Quran umat muslim di Indonesia mencapai 225 juta. Untuk menjaga Al-Quran dari pemalsuan dan pemberantasan buta huruf Al-Quran, perlu diadakan Program Tahfidz Al-Quran di dunia pendidikan. Dalam hal ini Program Tahfidz Al-Quran yang ada di beberapa Pondok Pesantren sangat diperlukan untuk mengatasi buta huruf Al-Quran yang ada di Indonesia, khususnya yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Husnul Khotimah Kuningan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk menganalisis perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan evaluasi Program Tahfidz Al-Quran yang dilakukan di Pondok Pesantren Husnul Khotimah Kuningan. Hasil Penelitian dibuktikan dengan banyaknya para santri yang menjuarai perlombaan tahfidz dan banyak alumni yang melanjutkan ke perguruan tinggi tanpa tes atau menggunakan hafalan 30 juz. Maka kesimpulannya, Program Tahfidz Al-Quran bisa membantu mengatasi umat muslim yang tidak bisa membaca Al-Quran. Dengan banyaknya santri yang tersebar di hampir seluruh Indonesia, diharapkan mampu mengatasi buta huruf Al-Quran. Dalam hal ini harus melihat Manajemen Program Tahfidz Al-Quran yang baik.

Page 1 of 1 | Total Record : 5