cover
Contact Name
Aen Fariah
Contact Email
aenfariah1995@gmail.com
Phone
+6282214018102
Journal Mail Official
healthsains@gmail.com
Editorial Address
http://jurnal.healthsains.co.id/index.php/jhs/about/editorialTeam
Location
Kab. cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Health Sains
Published by Ridwan Institute
ISSN : 27236927     EISSN : 27234339     DOI : http://doi.org/10.36418
Core Subject : Health,
Jurnal Health Sains adalah jurnal yang diterbitkan sebulan sekali oleh Ridwan Institute. Jurnal Health Sains akan menerbitkan artikel ilmiah dalam lingkup ilmu kesehatan. Artikel yang diterbitkan adalah artikel dari penelitian, studi atau studi ilmiah kritis dan komprehensif tentang isu-isu penting dan terkini atau ulasan buku-buku ilmiah.
Articles 67 Documents
Perbedaan Hitung Jumlah Trombosit Darah Edta Dengan Penundaan Waktu Pemeriksaan Apriani, Apriani; Priyanto Gea, Hengki
Jurnal Health Sains Vol. 2 No. 1 (2021): Jurnal Health Sains
Publisher : Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/jhs.v2i1.96

Abstract

Pemeriksaan trombosit berperan penting dalam membantu menegakkan diagnosis. Pemeriksaan hitung jumlah trombosit tidak boleh ditunda karena akan mempengaruhi hasil pemeriksaan jika dilakukan lebih dari 1 jam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hitung jumlah trombosit darah EDTA yang diperiksa segera dengan yang ditunda 20 menit dan 40 menit pada pemeriksaan suhu kamar menggunakan metode pemeriksaan automatik dengan prinsip Flow Cytometer. Hasil rerata hitung jumlah trombosit pada penelitian ini adalah jumlah hitung trombosit yang diperiksa segera lebih tinggi dibanding hasil hitung trombosit yang ditunda 20 menit dan 40 menit. Hasil uji Paired-sample T-test pada hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa hasil hitung trombosit yang segera diperiksa dengan yang ditunda 20 menit dan 40 menit tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan (P > 0,05), begitu juga dengan hasil hitung trombosit yang diperiksa pada penundaan 20 menit dan 40 menit.
Uji Daya Hambat Perasan Rimpang Jahe Putih, Kunyit Dan Temulawak Terhadap Pertumbuhan Bakteri Staphylococcus Aureus Febriyossa, Adelia; Rahayuningsih, Novita
Jurnal Health Sains Vol. 2 No. 1 (2021): Jurnal Health Sains
Publisher : Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/jhs.v2i1.97

Abstract

Bakteri Staphylococcus aureus merupakan bakteri berbentuk coccus, Gram positif, tidak berspora, termasuk flora normal pada kulit dan mukosa manusia, namun juga dapat menyebabkan infeksi. Seringkali dalam mengobati infeksi yang disebabkan S. aureus diberikan antibiotik. Penggunaan antibiotik jangka panjang dan dosis berlebihan dapat menyebabkan resistensi antibiotik. Oleh sebab itu, diperlukan alternatif pengobatan selain antibiotik dengan memanfaatkan senyawa alami dari tanaman obat jenis rimpang sebagai antimikroba. Tanaman rimpang yang banyak dimanfaatkan sebagai antimikroba yaitu jahe, kunyit dan temulawak. Jahe, kunyit dan temulawak mengandung senyawa metabolit sekunder jenis kurkumin dan minyak atsiri yang berperan sebagai antioksidan dan antimikroba. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan Daya Hambat Perasan Rimpang Jahe Putih (Zingiber officinale var. Amarum), Kunyit (Curcuma domestica Val.) dan Temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb.) Terhadap Pertumbuhan Bakteri S. aureus. Desain penelitian menggunakan Eksperimental Laboratorium dengan teknik cakram difusi metode Kirby-Bauer dengan pengulangan sebanyak 8 kali. Penelitian dilakukan di Laboratorium STIKes Kesetiakawanan Sosial Indonesia, Jakarta Barat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata zona hambat perasan jahe putih terhadap S. aureus adalah sebesar 11.00 mm, kunyit sebesar 11.5 mm dan temulawak sebesar 14.13 mm. Dari hasil pengujian menunjukkan perasan temulawak memiliki efektifitas daya hambat paling baik terhadap S. aureus dibandingkan kunyit dan jahe putih.
Pengaruh Nesting Terhadap Perubahan Fisiologi Dan Perilakubayi Prematur Di Ruang Perinatologi Rsud Kabupaten Tangerang Tahun 2020 Kuraesin, Iis; Setia Sari, Ria; Ratna Sari, Febi
Jurnal Health Sains Vol. 2 No. 1 (2021): Jurnal Health Sains
Publisher : Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/jhs.v2i1.95

Abstract

Bayi premature dapat diartikan bayi yang lahir yang tidak memperhitungkan berat badan lahir dengan usia kelahiran atau usia gestasi 37 minggu. Berdasarkan data Prevalensi premature untuk kasus kematian bayi baru lahir diperkirakan 15 % dari angka 1000 kelahiran didunia dan negara dengan sosio-ekonomi rendah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh nesting terhadap perubahan fisiologis (frekuensi napas, frekuensi nadi, saturasi oksigen) dan perilaku bayi prematur. Rancangan penelitian ini adalah menggunakan quai eksperimental dengan desaign one group pretest posttest yang melibatkan satu kelompok subjek. Sampel penelitian sebanyak 45 bayi premtur yang dirawat di Pernatologi Rumah Sakit Umum Daerah Tangerang dan dipilih denga teknik purposive sampling. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan paired t-test dan wilcoxon test. Hasil analisis menunjukan ada pengaruh yang signifikan dari penggunaan nesting terhadap perilaku bayi prematur (p= 0,000) dan terhadap peningkatan saturasi oksigen bayi prematur, frekwensi napas dan frekwensi nadi yaitu dengan nilai (p=0,000). Penggunaan nesting sebagai bentuk developmental care dapat memfasilitasi pencapaian istirahat yang lebih baik (yang ditandai dengan keteraturan fungsi fisiologis dan  pencapaian perilaku tidur tenang), sehingga perlu diimplementasikan dalam perawatan bayi prematur di ruang perinatologi.
Hubungan Motivasi Dengan Kepatuhan Minum Obat Pada Penderita Tuberkulosis Di Upt Puskesmas Karang Tengah Kota Tangerang Tahun 2020 Jaelani; Faridah, Ida; Afiyanti, Yati
Jurnal Health Sains Vol. 2 No. 1 (2021): Jurnal Health Sains
Publisher : Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/jhs.v2i1.94

Abstract

Motivasi penderita TB akan berdampak pada kepatuhannya dalam melaksanakan program pengobatan. Semakin tinggi motivasi seseorang maka akan semakin tinggi keinginan seseorang utuk mencapai kesembuhannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan motivasi dengan kepatuhan minum obat pada penderita tuberkulosis di UPT Puskesmas Karang Tengah Kota Tangerang. Jenis penelitian ini menggunakan studi deskriptif analitik dengan menggunakan metode cross sectional. Metode penelitian yang digunakan adalah retrospektif dengan total sampling. Jumlah sampel yang diambil adalah 41 orang responden yang menderita penyakit TB. Variabel independen adalah motivasi dan variabel dependen adalah kepatuhan minum obat dimana data diperoleh melaui kuesioner dan kartu berobat pasien. Hasil Penelitian menunjukan adanya hubungan yang signifikan anatara  motivasi dengan kepatuhan minum obat dengan hasil uji Chi-Square didapatkan “nilai p” sebesar 0,000 dimana “nilai p” < 0,05. Saran: Berdasarkan analisis hasil penelitian, maka diperlukan adanya komitmen besama untuk melakukan pencegahan dan pengendalian TB baik dari pasien, keluarga dan tenaga kesehatan.
Komunikasi Word Of Mouth Di Era Pandemi Covid-19 Nasution, Vanda; Nur Fanani, Farah Diba
Jurnal Health Sains Vol. 2 No. 1 (2021): Jurnal Health Sains
Publisher : Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/jhs.v2i1.93

Abstract

World Health Organization memberi nama virus jenis baru yaitu Severe Acute Respiratory Syndrom Coronavirus-2 (SARS-CoV-2) dan nama penyakitnya adalah Coronavirus Disease 2019 (COVID-19). Virus ini dapat menyebabkan kematian pada manusia dan berkembang menjadi pandemi yang berbahaya bagi manusia di seluruh penjuru dunia. Tujuan dari penulisan artikel ini adalah mereview komunikasi word of mouth sebagai salah satu media komunikasi yang efektif dan efisien guna menyampaikan informasi dari pemerintah mengenai COVID-19 khususnya penggunaan APD masker bagi masyarakat. Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah literature review secara komprehensif. Pencarian literatur mengenai COVID-19 baik nasional maupun internasional yang dilakukan dengan menggunakan pencarian database meliputi Google Scholar, Scopus, Sage Publications. Hasil review dari benerapa artikel, didapatkan jawaban yang berupa pentingnya penggunaan masker pada era COVID-19, pentingnya pemanfaatan komunikasi dalam penanganan masalah COVID-19 dan word of mouth (WOM) sebagai salah satu komunikasi yang biasa digunakan dalam dunia kesehatan sehingga WOM dapat menjadi komunikasi yang efisien dan efektif guna menangani masalah dalam era pandemi COVID-19. Kesimpulan dari review artikel ini adalah penggunaan masker merupakan suatu kewajiban dalam era pandemi COVID-19; WOM merupakan salah satu jenis komunikasi dari mulut ke mulut yang berhasil diterapkan dalam bidang kesehatan. Penggunaan WOM pada era pandemi COVID-19 merupakan salah satu pilihan yang dapat diambil oleh pemerintah guna meningkatkan keefisienan dan keefektifan dalam penyampaian informasi, memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya penggunaan masker di era pandemi COVID-19.
Pengaruh Senam Aerobic Terhadap Skala Dismenore Pada Peserta Senam Di Gedung Barata Oktamulyanisa, Elsy
Jurnal Health Sains Vol. 2 No. 1 (2021): Jurnal Health Sains
Publisher : Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/jhs.v2i1.82

Abstract

Di Indonesia, diperkirakan 55% perempuan usia produktif mengalami dismenore, dengan 54,89% mengalami dismenore primer dan 45.11% mengalami dismenore sekunder. Sampai saat ini metode pengobatan yang khusus untuk dismenore masih kurang sehingga para ahli menyarankan menggunakan metode nonmedis dengan aktivitas fisik yaitu berolahraga. Salah satu jenis olahraga yang paling banyak digemari adalah Aerobic. Latihan olahraga aerobic mampu mengurangi gejala-gejala gangguan menstruasi seperti dismenore yaitu mengurangi kelelahan dan stress. Tujuan penelitian ini adalah melihat pengaruh senam aerobic terhadap skala dismenore serta melihat hubungan antara keduanya. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif bersifat survey-analitik dengan desain crosectional study. Sampel sebanyak 53 orang diambil dari total sampling peserta senam aerobic di Gedung Barata. Analisa dilakukan dengan menggunakan dua uji yaitu Uji Wilcoxon Signed Ranks Test dan uji Chi-Square Tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  ada perbedaan derajat nyeri dismenore antara sebelum dan sesudah mengikuti senam aerobic namun demikian, tidak ada hubungan antara senam aerobic dengan derajat nyeri dismenorea pada peserta senam Gedung Barata Banda Aceh. Senam Aerobic bukan merupakan variabel yang secara langsung dapat berhubungan dengan peurunan derajat nyeri dismenorea.
Potensi Fitokimia Citrus Aurantium (Hesperetin, Naringenin) Dalam Menghambat Xantin Okisidase Pada Hiperurisemia Secara In Silico Fakhruri, Muhammad; Rahmayanti, Yuni; Isfanda
Jurnal Health Sains Vol. 2 No. 1 (2021): Jurnal Health Sains
Publisher : Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/jhs.v2i1.80

Abstract

Prevalsensi penderita hiperusemia cenderung meningkat dalam beberapa dekade. Obat golongan xantin oksidase inhibitor digunakan untuk hiperurisemia. Citrus aurantium merupakan sumber flavonoid, dimana flavonoid utamanya hesperetin dan naringenin. Penelitian ini bertujuan mengetahui interaksi molekuler senyawa flavonoid utama C. aurantium dalam menghambat kerja xantin oksidase. Penelitian dilakukan dengan metode in silico dan perangkat AutoDock Vina untuk proses penambatan. Grid box yang digunakan memiliki ukuran dimensi x 26, y 26, dan z 38 dan pusat x 97.706, pusat y 104.809, pusat z 31.607. Hasil optimasi grid box dengan menambatkan ligan kontrol menghasilkan nilai rmsd 1.4338 Ã…. Hasil penambatan molekuler menghasilkan energy Gibbs ligan hesperetin (-7.2 kkal/mol) dan ligan naringenin (-8.4 kkal/mol). Nilai tersebut lebih tinggi dari ligan kontrol dan pembanding, nilai tersebut menunjukkan interaksi kuat dan stabil sebagai inhibitor enzim xantin oksidase. Hal ini menunjukkan hesperetin dan naringenin dapat menjadi alternatif pengobatan bagi penderita hiperusemia.
Hubungan Penerapan Sistem Informasi Terhadap Keberhasilan Program Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Di Wilayah Kerja Puskesmas Sepatan Tahun 2020 Payumi; Imanuddin, Bayu
Jurnal Health Sains Vol. 2 No. 1 (2021): Jurnal Health Sains
Publisher : Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/jhs.v2i1.79

Abstract

Salah satu program yang digalakkan dalam mencapai indonesia sehat adalah tentang pembiasaan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Sedangkan data yang diperoleh dari depkes RI (2014) sebanyak 26,1% penduduk di indonesia masuk dalam kategori kurang aktif dalam beraktivitas atau tidak melakukan PHBS. Besarnya angka ini terjadi dikarenakan kurangnya pengetahuan masyarakat dikarenakan penerapan sistem informasi yang kurang baik. Tujuan: untuk mengetahui hubungan penerapan sistem informasi terhadap keberhasilan program PHBS di wilayah kerja puskesmas sepatan kabupaten tangerang. Desain penelitian: termasuk survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel diambil dengan menggunakan rumus stanley lameshow dengan proporsi yang tidak diketahui diperoleh jumlah sampel sebanyak 196 responden. Pengambilan sampel menggunakan tehnik accidental sampling. Penelitian ini menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji chi square. Hasil: berdasarkan analisis univariat dari 196 responden mayoritas penerapan sistem informasi baik sebesar 59,7%, keberhasilan program PHBS sebesar 57,7%. Hasil analisis bivariat dengan uji chi square didapat ada hubungan antara penerapan sistem informasi terhadap keberhasilan program PHBS (p-value 0,000). Kesimpulan: dari variabel yang diteliti dapat diketahui bahwa penerapan sistem informasi berhubungan dengan keberhasilan program PHBS. Saran: bagi perawat hendaknya meningkatkan pengetahuannya tentang program PHBS, serta senantiasa mencari metode-metode terbaik agar dapat menyampaikan tentang program PHBS tersebut kepada masyarakat disekitar mereka.
Prevalensi Dermatitis Seboroik Di Poli Kulit Dan Kelamin Rsud Meuraxa Kota Banda Aceh Periode Tahun 2016-2019 Nabillah, Rizky
Jurnal Health Sains Vol. 2 No. 1 (2021): Jurnal Health Sains
Publisher : Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/jhs.v2i1.77

Abstract

Dermatitis seboroik adalah kelainan kulit papuloskuamosa. dengan predileksi di daerah kaya kelenjar sebasea, sklap, wajah dan badan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif, yang dilakukan secara retrospektif dengan menggunakan data sekunder yang di peroleh dari catatan rekam medis lengkap pasien dermatitis seboroik yang datang berobat ke Poli Kulit dan Kelamin RSUD Meuraxa kota Banda Aceh Periode tahun 2016 - 2019. Berdasarkan analisis data didapatkan pasien pada tahun 2016 pada jenis kelamin laki-laki berjumlah 61 (46.9%) dan perempuan 69 (53.1%) pasien, pada tahun 2017 didapatkan hasil pasien berjenis kelamin laki-laki berjumlah 72 (49.7) dan perempuan 73 (50.3%) pasien, pada tahun 2018 didapatkan hasil pasien berjenis kelamin laki-laki berjumlah 85 (64.4%) pasien dan perempuan 47 (35.6%), serta pada tahun 2019 didapatkan pasien berjenis kelamin laki-laki berjumlah 48 (77.4%) dan perempuan 14 (22.6%). Prevalensi dermatitis seboroik pasien pada tahun 2016 terbanyak berumur masa dewasa akhir (36-45 tahun) 45 (34.6%) pasien, pada tahun 2017 terbanyak berumur masa balita 36 (24.8%) dan masa dewasa akhir 36 (24.8%) pasien, Prevalensi dermatitis seboroik pada tahun 2018 terbanyak berumur masa dewasa akhir (36-45 tahun) 41 (31.1%) pasien dan pada tahun 2019 terbanyak berumur masa balita (0-5 tahun) 19 (30.6%).  
Hubungan Pengetahuan Dengan Keterampilan Perawat Dalam Pelaksanaan Triase Di Rsud Kota Tangerang Nurbianto, Djati Aji; Septimar, Zahrah Maulidia; Winarni, Lastri Mei
Jurnal Health Sains Vol. 2 No. 1 (2021): Jurnal Health Sains
Publisher : Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/jhs.v2i1.75

Abstract

Dalam pelaksanaan Triase dibutuhkan keterampilan dan pengetahuan dari perawat karena harus bertindak dan mengambil keputusan secara cepat. RSUD Kota Tangerang membuka pelayanan IGD 24jam dengan kapasitas 17TT. Tujuan Penelitian ini adalah diketahuinya hubungan pengetahuan dengan keterampilan perawat dalam pelaksanaan triage di RSUD Kota Tangerang. Penelitian ini menggunakan uji Kendall’s Tau-b. Populasi dalam penelitian ini adalah perawat RSUD Kota Tangerang dengan jumlah sampel sebanyak 75 responden. Hasil penelitian sebagian besar responden berjenis kelamin laki-laki (61,3%),memiliki usia 21-30 tahun (48%), berpendidikan D3 keperawatan (74,7%),dan lama kerja responden adalah 5 – 15 tahun (65,3%). Diperoleh hasil dari 75 responden yang pengetahuannya baik sebanyak 48 orang (64%), dan responden yang keterampilannya sangat terampil berjumlah 33 orang (44%).Hasil analisa bivariat menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan keterampilan perawat dalam pelaksanaan Triase dengan nilai Sig.(2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05.Diharapkan perawat dapat bekerja secara profesional,selalu meningkatkan keterampilan dan pengetahuan terutama dalam pemberian pelayanan kesehatan bagi masyarakat.