cover
Contact Name
Nafik Hadi Ryandono
Contact Email
ajim@lpbi.unair.ac.id
Phone
+6231-59174318
Journal Mail Official
ajim@lpbi.unair.ac.id
Editorial Address
Gedung Kahuripan Lt 1 Kampus C Universitas Airlangga, Mulyorejo, Surabaya 60115
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Airlangga Journal of Innovation Management
Published by Universitas Airlangga
ISSN : -     EISSN : 27225062     DOI : http://dx.doi.org/10.20473/ajim.v1i2.19171
Core Subject : Economy, Social,
Airlangga Journal of Innovation Management (AJIM) aims to link the research and practice of innovation management. AJIM adopt a multidisciplinary approach to addressing the many challenges of managing innovation. AJIM encourages the submission of papers addressing the multidisciplinary nature of the innovation process combining principles and concepts originating from a myriad of scientific areas, from social sciences to technology research and development. AJIM encompasses all phases of the process of technological innovation from conceptualization of a new technology-based product/service process through commercialization.
Articles 18 Documents
INOVASI PERANCANGAN INSENTIF UNTUK MENINGKATKAN KINERJA PADA PERUSAHAAN CLEANING SERVICE ONLINE Kurniawati, Melati; Sidiq, Anas Nasrulloh
Airlangga Journal of Innovation Management Vol 1, No 2 (2020): AIRLANGGA JOURNAL OF INNOVATION MANAGEMENT
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/ajim.v1i2.19271

Abstract

ABSTRAKPerusahaan XYZ adalah perusahaan cleaning service online yang baru berkembang. Perusahaan ini belum memiliki sistem penilaian kinerja karyawan yang objektif. Hal tersebut mengakibatkan karyawan yang tidak puas oleh sistem perusahaan sehingga turnover karyawan  tinggi setiap bulannya, setidaknya satu karyawan keluar. Dari permasalahan tersebut penelitian ini mencoba merancang sistem penilaian kinerja dan insentif yang digunakan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut salah satunya dengan rancangan insentif untuk meningkatkan kinerja pada perusahaan. Sistem kinerja ini merupakan pendekatan dengan model campuran (mix model). Rancangan pemberian insentif ini dilihat dari dua indikator yaitu indikator perilaku dan kemampuan yang diturunkan dari misi perusahaan untuk menjadi dasar perancangan variable pengukuran. Hasil dari penelitian ini menunjukkan perbedaan signifikan dari nominal insentif yang didapat karyawan dan peningkatan kepuasan karyawan terhadap sistem penilaian kinerja.Kata kunci: Pengukuran kinerja, mix model, kompensasi, manajemen sumberdaya manusiaABSTRACTXYZ company is a new online cleaning service company. This company does not yet have an objective employee performance appraisal system. This resulted in employees being dissatisfied with the company's system so that employee turnover was high every month, at least one employee left. From these problems, this study tries to design a performance appraisal system and incentives that are used to solve these problems, one of which is by designing incentives to improve performance in the company. This performance system is a mix model approach. The design of this incentive is seen from two indicators, namely the behavioral and ability indicators derived from the company's mission to be the basis for designing measurement variables. The results of this study indicate a significant difference from the nominal incentives obtained by employees and an increase in employee satisfaction with the performance appraisal system. Keywords: Performance measurement, mix model, compensation, human resource management
THE EFFECT OF JOB CRAFTING ON INNOVATIVE BEHAVIOR THROUGH MEDIATION WORK ENGAGEMENT Pradana, Eferanda Risqyta; Suhariadi, Fendi
Airlangga Journal of Innovation Management Vol 1, No 1 (2020): AIRLANGGA JOURNAL OF INNOVATION MANAGEMENT
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/ajim.v1i1.19402

Abstract

ABSTRACTInnovation is one of the ways that must be done by companies through employees to stay competitive in the highly developed business competition in terms of technology and product innovation. The company restructurisation company results in the adjustment of employees in their work. This study aims to prove the role of job crafting as a solution for innovative behavior by involving work engagement variables as a mediator variable. This research uses a quantitative approach with data analysis using WarpPLS 6.0 from the data from questionnaires. The study population was employees of CV. Mapan Group. The results showed that job crafting had a significant positive effect on innovative behavior. Work engagement was significantly mediate the effect of job crafting on innovative behavior. These results indicate that in this study, partial mediation occurred on the effect of job crafting on innovative behavior through work engagement. Job crafting has a significant role in fostering employee engagement. Some ways that can be done for companies whose workforce is dominated by millennial are: 1) Doing passion mapping of employees and provide them wider opportunities, 2) Creating programs to align employees' personal missions with organizational missions, 3) Cultivating related competition work innovation as one of the strategies to stimulate employee  job crafting. Keywords: Job crafting, Work engagement, Innovative behavior, Restructurisation  ABSTRAKInovasi adalah salah satu cara yang harus dilakukan oleh perusahaan melalui karyawan untuk tetap bertahan dan bersaing dalam persaingan bisnis yang sangat maju dalam hal teknologi dan inovasi produk. Adanya restrukturisasi di perusahaan menghasilkan penyesuaian karyawan dalam pekerjaan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan peran kerajinan kerja sebagai solusi untuk perilaku inovatif dengan melibatkan variabel keterlibatan kerja sebagai variabel mediator. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis data menggunakan WarpPLS 6.0 dari data dari kuesioner. Populasi penelitian adalah karyawan CV. Grup Mapan, untuk sampel yang diperoleh adalah 31 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerajinan kerja memiliki efek positif yang signifikan terhadap perilaku inovatif. Tes mediasi keterlibatan kerja pada pengaruh kerajinan kerja pada perilaku inovatif menunjukkan hasil yang signifikan. Hasil ini menunjukkan bahwa dalam penelitian ini mediasi parsial terjadi pada pengaruh kerajinan kerja pada perilaku inovatif melalui keterlibatan kerja. Job crafting memiliki peran penting dalam mendorong keterlibatan karyawan. Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk perusahaan yang tenaga kerjanya didominasi oleh milenium adalah: 1) Melakukan pemetaan gairah dari karyawan dan kemudian memberi mereka peluang luas, 2) Membuat program untuk menyelaraskan misi pribadi karyawan dengan misi organisasi, 3) Memupuk kerja kompetisi terkait inovasi sebagai salah satu strategi untuk merangsang kerajinan kerja karyawan. Kata kunci: Pekerjaan Kerajinan, Keterlibatan Kerja, Perilaku inovatif, Restrukturisasi
STRATEGI PENGEMBANGAN KONTRIBUSI USAHA PERTANIAN HORTIKULTURA DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN EKONOMI DITINJAU DARI PERSPEKTIF ISLAM ( Di Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan ) Azizah, Lailatul
Airlangga Journal of Innovation Management Vol 1, No 2 (2020): AIRLANGGA JOURNAL OF INNOVATION MANAGEMENT
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/ajim.v1i2.21908

Abstract

ABSTRAKKabupaten Pasuruan, Kecamatan Tosari merupakan salah satu wilayah yang memiliki potensi keunggulan ekonomi berupa kekayaan sumber daya alam untuk dikembangkan yaitu sektor pertanian holtikultura yang memiliki peran penting dalam mensuplay kecukupan gizi bagi masyarakat komoditas holtikultura diantaranya sayuran (kentang, bawang prei, brokoli, kubis dan sawi) namun potensi yang tinggi tersebut tidak didukung oleh kemudahan akses untuk menjual atau memasarkannya. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Peneliti akan menggambarkan tentang keadaan lapangan dengan tujuan untuk menemukan formulasi strategi pengembangan kontribusi usaha pertanian holtikultura dengan  menggunakan analisis SWOT. Dari hasil analisis kuadran Internal Factors Analysis Summary (IFAS) Dan External Factors Analysis Summary (EFAS) diperoleh gambaran bahwa “ kontribusi usaha pertanian holtikultura dikecamatan Tosari memiliki daya kompetitif yang rendah untuk menghadapi ancaman dari kawasan Agropolitan yang lainnya. Oleh karena itu strategi yang memfokuskan pada mekanisme dan optimalisasi pertanian serta pasar sasaran (target market). Adapun langkah yang perlu diambil diantaranya memperbaiki sarana dan prasarana infrastruktur (Assebilitas), memberi pembinaan dan penyuluhan kepada para petani, bekerjasama melakukan pola mitra antara pemerintah, sektor swasta dan petani atau pemangku kepentingan (stakeholders) untuk melakukan kegiatan On farm dan Of fram yang berkaitan dengan pengelolaan pasca panen kemana hasil produksi akan dibawa dalam bentuk mentah atau olahan.  Kata Kunci : strategi; pengembangan; pertanian holtikultura dan kesejahteraan    ABSTRACT Pasuruan Regency, District Tosari is one of the areas that has the potential for economic advantage in the form of natural resource wealth to be developed, namely the horticultural agricultural sector which has an important role in supplying nutritional adequacy for horticultural commodities including vegetables (potatoes, leek, broccoli, cabbage and mustard greens) but the potential is this height is not supported by the ease of access to sell or market it.  This research is a quantitative research. Researchers will describe the situation in the field with the aim of finding the formulation of a development strategy for the contribution of horticultural farming using a SWOT analysis.  From the results of the quadrant analysis of Internal Factors Analysis Summary (IFAS) and External Factors Analysis Summary (EFAS), it is found that "the contribution of horticultural farming in Tosari sub-district has low competitive power to face threats from other Agropolitan areas. Therefore a strategy that focuses on the mechanism and optimization of agriculture as well as the target market (target market). The steps that need to be taken include improving infrastructure facilities and infrastructure (Assebility), providing guidance and counseling to farmers, working together to make partnerships between the government, the private sector and farmers or stakeholders to carry out related On farm and Off fram activities. with post-harvest management where the products will be brought in raw or processed form.  Keywords: strategy; development; horticultural agriculture and welfare
INOVASI NILAI DALAM KERANGKA PERGERSERAN SAMUDERA BIRU (BLUE OCEAN SHIFT) PADA INDUSTRI KACA LEMBARAN DI INDONESIA Subagio, Rudy
Airlangga Journal of Innovation Management Vol 1, No 1 (2020): AIRLANGGA JOURNAL OF INNOVATION MANAGEMENT
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/ajim.v1i1.18950

Abstract

ABSTRACTCompetition in the flat glass market in Indonesia since 2015 has been increasingly severe because much-imported glass has entered Indonesia. The rapid rate of imported glass entering Indonesia is caused by the enactment of the free trade pact in southeast Asia and secondly because of the expansion of the Chinese glass industry that built new factories in the Southeast Asia region, especially in Malaysia. Most of the imported glass entering Indonesia is commodity glass with a lower price compared to local products, while the local industry has difficulties in competing for the price because the production cost is already high. This research aims to explore the basic concepts of strategies carried out by local flat glass companies in the domestic market competition based on the value innovation concept in the framework of “Blue Ocean Shift”. The method is an exploratory case study draws on an in-depth field study conducted in a local flat glass company based in Indonesia. The results show that the Blue Ocean Strategy is more appropriate to be used in the face of competition in the flat glass market compared to the Porter generic strategy used by PT Alpha Glass today. Thus, this research is expected to provide insight into the implementation of the Blue Ocean Strategy in the glass industry comprehensively to assist Alpha Glass in determining future strategic directions.Keywords: Value Innovation, Flat Glass Industry, Blue Ocean Shift ABSTRAKPersaingan di pasar kaca lembaran di Indonesia sejak tahun 2015 semakin berat dengan masuknya kaca impor dari luar. Pesatnya laju impor kaca yang masuk ke Indonesia disebabkan oleh setidaknya dua faktor, pertama karena diberlakukannya pakta perdagangan bebas di Asia Tenggara dan kedua karena ekspansi pabrik kaca China yang membangun pabrik-pabrik baru di wilayah Asia Tenggara, khususnya di Malaysia. Sebagian besar kaca impor yang masuk ke Indonesia adalah kaca komoditas dengan harga lebih rendah dibandingkan dengan produk lokal, sementara industri kaca lembaran lokal mengalami kesulitan untuk menurunkan harga karena struktur biaya produksi sudah terlanjur tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi konsep dasar strategi yang dilakukan oleh perusahaan kaca lembaran lokal dalam menghadapi persaingan di pasar kaca lembaran berdasarkan konsep inovasi nilai dalam kerangka "pergeseran samudra biru". Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan  melakukan studi lapangan secara mendalam pada perusahaan kaca lembaran lokal yang berbasis di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Strategi Samudra Biru lebih tepat digunakan dalam menghadapi persaingan di pasar kaca lembaran saat ini dibandingkan dengan strategi generik Porter yang saat ini digunakan oleh PT Alpha Glass. Dengan demikian penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan mengenai implementasi Strategi Samudra Biru pada industri kaca secara lengkap dan komprehensif bagi manajemen Alpha Glass dalam menentukan arah strategi kedepannya. Kata kunci: Inovasi Nilai, Industri Kaca Lembaran, Pergeseran Samudra Biru
MEMINIMALKAN BIAYA TRANSPORTASI PENGIRIMAN BARANG PLTS SEISMIC AREA JAWA BARAT DENGAN MENETUKAN RUTE DISTRIBUSI YANG EFISIEN DENGAN METODE SAVING MATRIX DI PT.XYZ Syah, Hari Fadli; Putra, Cahya Laksana; Mulyadi, Namun
Airlangga Journal of Innovation Management Vol 1, No 2 (2020): AIRLANGGA JOURNAL OF INNOVATION MANAGEMENT
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/ajim.v1i2.19310

Abstract

ABSTRAKDistribusi merupakan salah satu faktor penting bagi perusahaan untuk dapat melakukan pengiriman barang secara tepat ke lokasi proyek, agar kegiatan distribusi barang lebih efisien, maka dilakukan penentuan jalur transportasi dengan metode saving Matrix. Saving Matrix merupakan metode yang digunakan untuk menentukan jarak, rute, waktu atau ongkos dalam pelaksanaan pengiriman barang dengan cara menentukan jalur yang harus dilalui permasalahan dari perusahaan yaitu dalam Pengiriman barang ke lokasi proyek. Penelitian ini adalah jenis penelitian kuantitatif dengan metode kalkulasi Saving Matrix. Hasil penelitian menyatakan bahwa proses pendistribusian barang dalam satu kali pengiriman barang ke lokasi proyek dilakukan tanpa melihat terlebih dahulu dari kapasitas angkut dengan armada yang ada, dengan mengunakan metode saving matrix didapat rute distribusi yang lebih efisien dari rute awal sebanyak 8 rute distribusi menjadi 6 rute saja. Dengan 6 rute saja pengiriman barang PLTS area Jawa Barat, didapat juga jarak tempuh yang lebih pendek dengan memangkas 359 km dari jarak tempuh perusahaan itu membuat rute usulan lebih efisien 23,22% dari rute perusahaan, dengan jarak tempuh dan rute yang lebih efisien membuat biaya trasnportasi lebih efisien 21,73% dari biaya transportasi, dan perusahaan dapat menghemat Rp.5.000.000 dari biaya trasportasi yang di lakukan saat ini. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi aplikasi manajemen operasional perusahaan, terutama manajemen transportasi yang bertujuan untuk mengoptimalkan rute distribusi yang menghemat biaya transportasi. Kata kunci : Rute distibusi, saving matrix, biaya transportasi, jarak tempuh.ABSTRACTDistribution is one of the important factors for the company to be able to deliver goods appropriately to the project site, so that the distribution of goods is more efficient, then determining the transportation route using the saving Matrix method. The Saving Matrix is a method used to determine the distance, route, time or cost in the delivery of goods by determining the path that the company's problems must follow, namely in shipping goods to the project site. This research is a type of quantitative research with the Saving Matrix calculation method. The results of the study indicate that the process of distributing goods in one shipment of goods to the project location is carried out without first looking at the transport capacity of the existing fleet, using the saving matrix method, a more efficient distribution route is obtained from the initial route of 8 distribution routes to 6 routes only. . With only 6 routes for the delivery of goods for PLTS in the West Java area, it is also obtained a shorter distance by cutting 359 km from the company's mileage, making the proposed route 23.22% more efficient than the company's route, with more efficient mileage and routes making costs transportation is 21.73% more efficient than transportation costs, and the company can save Rp.5,000,000 from the current transportation costs. This research is expected to contribute to the company's operational management applications, especially transportation management, which aims to optimize distribution routes that save transportation costs.Keywords: distribution route, saving matrix, transportation costs, mileage.
MANAGING SOCIAL INNOVATION IN CROWDFUNDING DIGITAL PLATFORM Sadiyah, Halimatus; Candra, Ika Diyah
Airlangga Journal of Innovation Management Vol 1, No 1 (2020): AIRLANGGA JOURNAL OF INNOVATION MANAGEMENT
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/ajim.v1i1.19412

Abstract

ABSTRACTIntractable social and economic problems are increasingly complex in developing countries caused by a discrepancy between economic growth and equitable welfare. The government policy on one hand and market solution, on the other hand, have proved inadequate since lacks of incentives, appropriate model and support from the market to tackle its externalities while the civil society lacks resources, ideas and skills to scale. Therefore, the collaboration concept to solve this problem arisen by crowdsourcing, especially crowd funding business model. This study aims to identify and analyze how crowdfunding digital platform managing their social innovation and how social innovation networks support them to achieve their goals.  This research is descriptive qualitative research with the study of literature, participatory observation and interviews on crowdsourcing platforms as the data collection method to Indonesian crowdfunding platforms: Kitabisa.com and Gandeng Tangan. As a social innovation, the two companies have different social innovation networks but apply similar stages of social innovation, from the stage of idea formulation to scaling and diffusion of innovation, but both are still in the development stage to create a systemic impact on social innovation as a whole. This research is expected to have practical implications for social innovation empowerment that initiated by the government or private sector and theoretical implication about the development of collaboration-based innovation management to solve social and economic problems. The novelty of research of this research lies in the focus of research that discusses the role of crowdfunding platforms in creating social innovation that has not been much studied in Indonesia. Keywords: social innovation, Indonesia, socio and economic problems, crowdfunding, digital platform. ABSTRAKMasalah-masalah sosial dan ekonomi yang tak terelakkan semakin kompleks di negara-negara berkembang yang disebabkan oleh perbedaan antara pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan yang adil. Kebijakan pemerintah tidak mungkin menyelesaikan beberapa masalah yang paling mendesak — seperti kemiskinan, perubahan iklim, pengangguran, penyakit pandemi, dan meluasnya kesenjangan kesejahteraan. Kebijakan pemerintah di satu sisi dan solusi pasar, di sisi lain, terbukti tidak memadai karena kurangnya insentif, model yang tepat dan dukungan dari pasar untuk mengatasi eksternalitasnya sementara masyarakat sipil kekurangan sumber daya, ide, dan keterampilan untuk berkembang. Oleh karena itu, konsep kolaborasi untuk menyelesaikan masalah ini muncul dengan crowdsourcing, khususnya model bisnis crowfunding. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis bagaimana platform digital crowdfunding mengelola inovasi sosial mereka dan bagaimana jaringan inovasi sosial mendukung mereka untuk mencapai tujuan mereka. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan studi literatur, observasi partisipatif dan wawancara pada platform crowdfunding sebagai metode pengumpulan data ke dua platform crowdfunding terbesar Indonesia: Kitabisa.com dan Gandeng Tangan. Sebagai inovasi sosial, kedua perusahaan memiliki jaringan inovasi sosial yang berbeda tetapi menerapkan tahap-tahap inovasi sosial yang serupa, dari tahap perumusan ide hingga penskalaan dan difusi inovasi, tetapi keduanya masih dalam tahap pengembangan untuk menciptakan dampak sistemik pada inovasi sosial secara keseluruhan.Penelitian ini diharapkan memiliki implikasi praktis untuk pemberdayaan inovasi sosial yang diprakarsai oleh pemerintah atau sektor swasta dan implikasi teoretis tentang pengembangan manajemen inovasi berbasis kolaborasi untuk menyelesaikan masalah sosial dan ekonomi. Kebaruan penelitian penelitian ini terletak pada fokus penelitian yang membahas peran platform crowdfunding dalam menciptakan inovasi sosial yang belum banyak diteliti di Indonesia.Kata kunci: inovasi sosial, Indonesia, masalah sosial dan ekonomi, crowdfunding, platform digital
ANALISIS LAYANAN BELANJA KRIING PASAR TRADISIONAL SUMENEP DI TENGAH PANDEMI COVID-19 DENGAN METODE SWOT DAN QSPM Qanita, Ariza
Airlangga Journal of Innovation Management Vol 1, No 2 (2020): AIRLANGGA JOURNAL OF INNOVATION MANAGEMENT
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/ajim.v1i2.21259

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi yang diterapkan pada layanan Belanja Kriing di Pasar Anom Baru Sumenep dan merumuskan alternatif strategi baru dengan melihat faktor internal dan eksternal serta menentukan strategi alternatif prioritas. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik analisis menggunakan matriks IFAS-EFAS, matriks IE, matriks SWOT, dan matriks QSPM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Layanan Belanja Kriing Pasar Anom Baru Sumenep berada pada posisi hold and mantain sehingga strategi yang sebaiknya dilakukan adalah penetrasi pasar dan pengembangan produk. Hasil analisis SWOT merekomendasikan strategi yang sebaiknya dilakukan adalah Strength-Oppotunity (SO) yang mencakup dua alternatif strategi yang kemudian diurutkan dengan matriks QSPM untuk mendapatkan strategi prioritas. Hasil matriks QSPM mengurutkan dua alternatif strategi yaitu strategi memanfaatkan harga yang sesuai dengan daya beli masyarakat saat pandemi covid-19 dengan skor TAS tertinggi sebesar 5,34 dan strategi menyediakan lebih banyak variasi kebutuhan masyarakat dengan skor TAS sebesar 4,73. Kedua strategi tersebut menjadi saran manajemen strategi yang bisa dilakukan dalam pelaksanaan Layanan Belanja Kriing. Namun rekomendasi strategi yang sebaiknya diprioritaskan adalah memanfaatkan harga yang sesuai dengan daya beli masyarakat saat pandemi covid-19.Kata kunci: Covid-19, Manajemen Strategi, SWOT, QSPMABSTRACTThis study aims to analyze the strategies applied to the Kriing Shopping service at the Anom Baru Market in Sumenep and to formulate new alternative strategies by looking at internal and external factors and determining priority alternative strategies. The research method used is descriptive qualitative with analysis techniques using the IFAS-EFAS matrix, IE matrix, SWOT matrix, and QSPM matrix. The results showed that the Anom Baru Sumenep Market Kriing Shopping Service was in a hold and maintain position, so the best strategies to do were market penetration and product development. The results of the SWOT analysis recommend that the strategy that should be carried out is Strength-Oppotunity (SO) which includes two alternative strategies which are then sorted by the QSPM matrix to get a priority strategy. The results of the QSPM matrix rank two alternative strategies, namely the strategy of utilizing prices that are in accordance with the purchasing power of the community during the Covid-19 pandemic with the highest TAS score of 5.34 and the strategy of providing more variety of community needs with a TAS score of 4.73. The two strategies are strategic management suggestions that can be done in the implementation of Kriing Shopping Services. However, the recommended strategy that should be prioritized is to take advantage of prices that are in accordance with the purchasing power of the community during the Covid-19 pandemic.Keywords: Covid-19, Strategic Management, SWOT, QSPM
PEMANFAATAN APRS (AUTOMATIC POSITION REPORTING SYSTEM ) BERBASIS IoT (INTERNET Of THINGS) SEBAGAI MEDIA PENGAMATAN CUACA Irsan, Muhamad; Ismawan, Fiqih
Airlangga Journal of Innovation Management Vol 1, No 1 (2020): AIRLANGGA JOURNAL OF INNOVATION MANAGEMENT
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/ajim.v1i1.19376

Abstract

ABSTRACTThis paper reports on the potential use of Automatic Packet Reporting System (APRS) technology as weather observations. Observations and measurements made through the process of recording information captured at the APRS data reception station on the aprs.fi site are based on the coordinate points monitored, especially in the Greater Jakarta area. This study aims to have a data package taken at the aprs.fi site reported in real time at each coordinate point believed to be able to be used as information to predict early weather observations based on system requirements. The method will be used by observing and analyzing potential APR system users based on the number and measurement of data by the APRS Internet System (APRS-IS) system on the aprs.fi site. The results showed high reliability on the use of IoT technology in the Automatic PacketReporting System (APRS) as a weather observation, measurement of air humidity, directional pressure can be the current solution. Keywords: APRS;  IoT; humidity; weather monitoring;  ABSTRAKPenelitian ini melaporkan tentang potensi penggunaan teknologi Automatic Packet Reporting System (APRS) sebagai pengamatan cuaca. Pengamatan dan pengukuran yang dilakukan melalui proses perekaman informasi yang ditangkap di stasiun penerimaan data APRS pada situs aprs.fi berdasarkan titik koordinat yang terpantau khususnya di wilayah Jabodetabek. Penelitian ini bertujuan dengan adanya paket data yang diambil pada situs aprs.fi yang dilaporkan secara real time pada tiap titik koordinat diyakini mampu dijadikan informasi untuk memprediksi pengamatan cuaca secara dini berdasarkan kebutuhan sistem. Metode yang akan digunakan dengan melakukan observasi serta menganalisis potensi pengguna sistem aprs berdasarkan jumlah dan pengukuran data oleh sistem APRS Internet System (APRS-IS) pada situs aprs.fi. Hasil penelitian menunjukkan adanya reliabilitas yang tinggi pada penggunaan teknologi IoT pada Automatic PacketReporting System (APRS)sebagai pengamatan cuaca, pengukuran kelembaban udara, tekanan arah mata angin dapat menjadi solusi saat ini.. Kata Kunci : APRS; IoT; kelembaban udara; monitoring cuaca;
INOVASI KEUANGAN DI BIDANG CROWDFUNDING EKUITAS DALAM PENGEMBANGAN PASAR MODAL Ong, Cynthia Kurniawan
Airlangga Journal of Innovation Management Vol 1, No 2 (2020): AIRLANGGA JOURNAL OF INNOVATION MANAGEMENT
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/ajim.v1i2.19438

Abstract

ABSTRAKArtikel ini memaparkan gagasan baru tentang teknologi informasi urun dana ekuitas (equity crowdfunding), berdasarkan Undang-Undang Pasar Modal dan peraturan otoritas jasa keuangan. Metode penelitian menggunakan metode pendekatan undang-undang  termasuk yang berasal dari aturan yang berkaitan dengan topik dan pendekatan konseptual yaitu pendapat hukum dari para ahli yang diambil dari jurnal, buku, dan sumber terverifikasi lainnya yang terkait dengan topik tersebut). Hasil penelitian menyimpulkan bahwa equity crowdfunding merupakan sistem baru yang penting dalam dunia bisnis oleh karena itu diperlukan payung hukum yang memadai untuk melindungi komunitas pengguna layanan. Meski sudah ada beberapa regulasi hukum terkait urun dana ekuitas, namun belum cukup menjelaskan keterkaitannya dengan pasar modal. Sehingga, aturan hukum teknologi baru informasi harus dijelaskan sedemikian rupa agar tidak menimbulkan kebingungan di kemudian hari dan dapat digunakan untuk perlindungan masyarakat. Kata Kunci: Pasar Modal, Teknologi Keuangan, Urun Dana Ekuitas ABSTRACT This article presents a new idea of equity crowdfunding information technology, based on the Capital Market Law and financial services authority regulations. The research method uses the statutory approach method including those derived from rules related to the topic and conceptual approaches, namely legal opinions from experts drawn from journals, books and other verified sources related to the topic). The results of the study conclude that equity crowdfunding is an important new system in the business world. Therefore, an adequate legal umbrella is needed to protect the community of service users. Although there are several legal regulations related to equity crowdfunding, they do not adequately explain its relationship to the capital market. Thus, the new information technology law rules must be explained in such a way so as not to cause confusion in the future and can be used for public protection. Keywords: Capital Market, Financial Technology, Equity Crowdfunding
THE INNOVATION MODEL OF TURBINE ENGINE COMPRESSOR TO SIMULATE THE PERFORMANCE IN OIL AND GAS INDUSTRY Fernando, Damianus Mario Ricky; Waluyo, Joko
Airlangga Journal of Innovation Management Vol 1, No 1 (2020): AIRLANGGA JOURNAL OF INNOVATION MANAGEMENT
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/ajim.v1i1.19413

Abstract

ABSTRACTIn 1997s, East Kalimantan had several oil and gas fields that had reservoir pressure in the High-Pressure category. However, a few years later, the pressure continued to decrease until it reached Low Pressure, so the compressor is needed to produce high-pressure. In this study, an explanation of the process of making a turbine engine performance simulation model in 2019 is discussed and predicting turbine engine performance in the following years. This is important because the compressor is a vital tool in the oil and gas industry. Furthermore, it works continuously so that performance must be considered. In general, the simulation model equation consists of several parameters that exist in the Brayton cycle in the gas turbine in steady conditions. Simultaneous equation solving in simulation models using the Newton-Raphson method. The simulation results show that the performance of the Turbine Engine Compressor in 2019 has a net power of 20.58 MW with a cycle efficiency of 23.06%. This can be developed for plans for maintenance applications to improve efficiency changes. Keywords: simulation, Newton -Raphson, gas turbine, pressure, compressor ABSTRAK Pada tahun 1997, Kalimantan Timur memiliki beberapa ladang minyak dan gas yang memiliki tekanan reservoir dalam kategori tekanan tinggi. namun beberapa tahun kemudian, tekanan terus menurun hingga mencapai tekanan rendah, sehingga kompresor diperlukan untuk menghasilkan tekanan tinggi. Dalam penelitian ini, dibahas tentang proses pembuatan model simulasi kinerja mesin turbin pada tahun 2019 dan memprediksi performa mesin turbin di tahun-tahun berikutnya. Hal ini penting karena kompresor adalah alat vital dalam industri minyak dan gas. dan itu bekerja terus menerus sehingga kinerja harus diperhatikan. Secara umum, persamaan model simulasi terdiri dari beberapa parameter yang ada dalam siklus brayton di turbin gas dalam kondisi stabil. Penyelesaian persamaan simultan dalam model simulasi menggunakan metode newton-raphson. Hasil simulasi menunjukkan bahwa kinerja kompresor mesin turbin pada 2019 memiliki daya bersih 20,58 mw dengan efisiensi siklus 23,06%. Penelitian ini dapat dikembangkan untuk rencana aplikasi pemeliharaan untuk meningkatkan perubahan efisiensi. Kata kunci: simulasi, Newton-Raphson, turbin gas, tekanan, kompresor

Page 1 of 2 | Total Record : 18