cover
Contact Name
Muhammad Fadhli
Contact Email
fadhlikhan88@gmail.com
Phone
+6281361619291
Journal Mail Official
journal.jetl@gmail.com
Editorial Address
Jl. Williem Iskandar No. K-2/22, Pos: 20222, Medan
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Journal of Education and Teaching Learning (JETL)
Published by Pusdikra Publishing
ISSN : -     EISSN : 26560283     DOI : -
Core Subject : Education,
Journal of Education and Teaching Learning (JETL) invites lecturers, scholars, researchers, and students to contribute the results of their studies and research in fields related to education, which include textual and field studies with various perspectives, Education Management, Education Policy, Technology Education, Educational Psychology, Curriculum Development and Learning Strategies as well as the results of contemporary research in the field of Education. Scope Kategori pendidikan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 41 Documents
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENYELESAIKAN MASALAH PENDIDIKAN JASMANI DAN OLAHRAGA (PJOK) SISWA MELALUI PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DI KELAS V-A SDN.105855 PTP II TANJUNG MORAWA KECAMATAN TANJUNG MORAWA KABUPATEN DELI SERDANG Prayitno, Anwar
Journal of Education and Teaching Learning Vol 1 No 3 (2019): Journal of Education and Teaching Learning (JETL)
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menyelesaikan masalah Pendidikan Jasmani dan Olahraga (PJOK) siswa terhadap pembelajaran melalui pelaksanaan pembelajaran berbasis masalah. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan di kelas V-A SD Negeri 105855 PTP II Tanjung Morawa Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang dengan jumlah siswa 29 orang. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data terdiri dari tes kemampuan menyelesaikan masalah, lembar observasi aktivitas siswa dan kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran.Hasil penelitian menunjukkan : pembelajaran berbasis masalah dapat meningkatkan kemampuan menyelesaikan masalah Pendidikan Jasmani dan Olahraga siswa,dari 19 orang pada siklus I menjadi 24 Orang pada siklus II ,untuk rata-rata kelas dan 67,85 % pada siklus I menjadi 89,14 % pada siklus II untuk ketuntasan kelas. Bagi para guru agar menerapkan pembelajaran berbasis masalah sebagai salah satu alternatif upaya meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran Pendidikan Jasmani dan Olahraga siswa.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA TENTANG LUAS BANGUN DATAR MELALUI PENDEKATAN KONTEKSTUAL DI KELAS V SD NEGERI 101880 TANJUNG MORAWA Arniati Manalu
Journal of Education and Teaching Learning Vol 1 No 3 (2019): Journal of Education and Teaching Learning (JETL)
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar, hasil belajar afektif, dan hasil belajar psikomotorik siswa pada pembelajaran Matematika tentang Luas Bangun Datar melalui pendekatan kontekstual di kelas Kelas V SD Negeri 101880 Tanjung Morawa. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas Kelas V SD Negeri 101880 Tanjung Morawa sebanyak 28 orang, terdiri dari 18 siswa laki-laki dan 10 siswa perempuan. Teknik pengupulan data dilakukan secara kuantitatif dan kualitatif dengan menggunakan tes tentang Luas Bangun Datar, angket belajar afektif, dan belajar psikomotorik siswa. Selain itu, dilakukan juga obeservasi terhadap guru tentang pelaksanaan kegiatan pembelajaran. Hasil dari penelitian ini adalah (1) terjadi peningktan hasil belajar siswa Kelas V SD Negeri 101880 Tanjung Morawa tentang Luas Bangun Datar melalui pendekatan kontekstual. Nilai rata-rata kelas mengalami peningkatan dari 60,71 pada siklus I menjadi 79,96 pada siklus II, sedangkan ketuntasan kelas mengalami peningkatan dari 60,71% pada siklus I dan menjadi 85,71% pada siklus II; (2) hasil belajar afektif siswa Kelas V SD Negeri 101880 Tanjung Morawa terhadap pembelajaran tentang Luas Bangun Datar melalui pendekatan kontekstual adalah baik dan mengalami peningkatan dari 78,97% pada siklus I menjadi 89,28% pada siklus II. Hal tersebut menunjukkan siswa bersikap baik dan memiliki minat yang tinggi terhadap pembelajaran, dan ; (3) hasil belajar psikomotorik siswa Kelas V SD Negeri 101880 Tanjung Morawa tentang Luas Bangun Datar melalui pendekatan kontekstual juga mengalami peningkatan dari 85,71% pada silkus I menjadi 96,42% pada siklus II. Hal tersebut menunjukkan siswa sangat aktif mengikuti pembelajaran tentang Luas Bangun Datar.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN MAKE A MATCH UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN IPS PADA SISWA KELAS VI SDN.106828 SUMBEREJO KECAMATAN PAGAR MERBAU KABUPATEN DELI SERDANG Saktiando Hutabarat
Journal of Education and Teaching Learning Vol 1 No 3 (2019): Journal of Education and Teaching Learning (JETL)
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ilmu Pengetahuan Sosial adalah bidang studi yang mempelajari, menelaah,menganalisis, gejala dan masalah sosial di masyarakat dengan meninjau dari berbagai aspek kehidupan. Berdasarkan refleksi awal pelaksanaan pembelajaran IPS di kelas VI SDN.106828 Sumberejo Kecamatan Pagar Merbau Kabupaten Deli Serdang menunjukkan bahwa kualitas pembelajaran belum optimal. Hal ini disebabkan adanya beberapa kendala dari guru, siswa dan metode pembelajaran yang digunakan. Kondisi tersebut memerlukan suatu perbaikan pembelajaran yang lebih inovatif dan menarik bagi siswa. Peneliti mengambil solusi untuk melaksanakan PTK menggunakan model Make a Match. Rumusan masalah penelitian ini adalah apakah model Make a Match dapat meningkatkan keterampilan guru, aktivitas siswa dan hasil belajar siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah meningkatkan keterampilan guru, aktivitas siswa, dan hasil belajar IPS siswa kelas VI SDN.106828 Sumberejo Kecamatan Pagar Merbau Kabupaten Deli Serdang.Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian tindakan kelas dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Penelitian dilakukan sebanyak 2 siklus dengan 2 kali pertemuan setiap siklus. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas VI SDN.106828 Sumberejo Kecamatan Pagar Merbau Kabupaten Deli Serdang.Hasil belajar siswa pada siklus I mencapai presentase ketuntasan klasikal 69,23%, kemudian meningkat pada siklus II yaitu presentase ketuntasan klasikal mencapai 88.46%.Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Make a Match dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VI SDN.106828 Sumberejo Kecamatan Pagar Merbau Kabupaten Deli Serdang.Saran yang diusulkan peneliti adalah guru hendaknya melakukan pembelajaran yang inovatif dan menarik,misalnya dengan menerapkan model pembelajaran Make a Match ketika mengajar. Selain itu siswa harus dilibatkan secara aktif selama proses belajar mengajar berlangsung.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PKn MENGGUNAKAN MODEL KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT DI SD NEGERI 101763 KLUMPANG KAMPUNG KECAMATAN HAMPARAN PERAK Eliani
Journal of Education and Teaching Learning Vol 1 No 3 (2019): Journal of Education and Teaching Learning (JETL)
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Kewarganegaraan adalah mata pelajaran yang digunakan sebagai wahana untuk mengembangkan dan melestarikan nilai luhur dan moral yang berakar pada budaya bangsa Indonesia. Hasil refleksi diketahui bahwa pembelajaran PKn yang berlangsung di kelas IV B SD Negeri 101763 Klumpang Kampung Kecamatan Hamparan Perak diketahui bahwa guru belum menggunakan metode yang tepat,siswa belum aktif dalam pembelajaran,sehingga menyebabkan hasil belajar dalam pembelajaran PKn belum maksimal. Berdasarkan observasi pra siklus terdapat 68,18% (15 dari 22 siswa) belum mencapai KKM yang ditetapkan yaitu 75. Untuk mengatasi hal tersebut peneliti memilih model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament.Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran PKn yang dirangkum dalam keterampilan guru dalam mengelola kelas, aktivitas siswa dalam pembelajaran,dan hasil belajar siswa. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam 2 siklus. Setiap siklus terdiri 4 tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Sumber data berasal dari guru dan 22 siswa kelas IV B SD Negeri 101763 Klumpang Kampung Kecamatan Hamparan Perak.Hasil belajar ranah kognitif diperoleh ketuntasan klasikal siklus I 59,09 %, siklus II 86,36 %,.Simpulan hasil penelitian adalah model kooperatif tipe Teams Games Tournaments dapat meningkatkan aktivitas siswa dalam pembelajaran dan hasil belajar siswa. Saran yang diberikan hendaknya guru dapat menerapkan model Teams Games Tournaments sebagai salah satu alternatif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.
PENINGKATAN KOMPETENSI GURU MENERAPKAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) MELALUI WORKSHOP BAGI GURU MATA PELAJARAN KELAS IX DI UPT SMP NEGERI 20 MEDAN Halpan Siregar
Journal of Education and Teaching Learning Vol 1 No 3 (2019): Journal of Education and Teaching Learning (JETL)
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian Tindakan Sekolah ini dilakukan melalui workshop yang bertujuan untuk Peningkatan Kompetensi Guru Menerapkan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Melalui Workshop Bagi Guru Mata Pelajaran Kelas IX di UPT SMP Negeri 20 Medan Tahun Pelajaran 2018/2019 pada Semester Ganjil, dengan subjek penelitian berjumlah 13 orang. Metode yang digunakan adalah desain penelitian Tindakan Sekolah. Masing-masing melalui tahap perencanaan, tindakan, observasi/evaluasi dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui workshop dapat meningkatkan kompetensi guru untuk Menerapkan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Berdasarkan hasil dan pembahasan diatas, ada beberapa kesimpulan yang dapat disimpulkan dalam penelitian ini: 1).           Kompetensi Guru menerapkan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Melalui Workshop Bagi Guru Mata Pelajaran Kelas IX di UPT SMP Negeri 20 Medan meningkat setelah mengikuti Workshop. 2).         Nilai rata-rata kompetensi guru kelas IX menerapkan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) siklus 1 adalah 28,08 (kurang). 3). Nilai rata-rata kompetensi guru kelas IX Menerapkan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) siklus 2 adalah 55,38% (cukup). 4). Nilai rata-rata kompetensi guru kelas VIII menerapkan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL)siklus 3 adalah 84,31 (sangat baik). 5). Nilai rata-rata kompetensi guru kelas IX dalam menerapkan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) meningkat dari siklus 1 ke siklus 3 yaitu: 28,08 menjadi 84,31. Peningkatan nilai rata-rata kompetensi guru: 84,31% - 28,08% = 56,23%. 6). Nilai sikap Guru UPT SMP Negeri 20 Medan 98,46% (sagat setuju) dan konsisten menerapkan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) melalui workshop yang dilakukan oleh peneliti, kerena kompetensi mereka meningkat.
CURRICULUM PLANNING IN BOARDING SCHOOL TAHFIZIL QUR’AN ISLAMIC CENTER FOUNDATION Mansur Hidayat Pasaribu, Muhammad Fuad Zaini,
Journal of Education and Teaching Learning Vol 2 No 1 (2020): Journal of Education and Teaching Learning (JETL)
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Research implementation of learning is taught by teachers who are under the responsibility of the parents. The author argues that the implementation of learning in the tahfizil quran pesantren gives birth to many students memorizing the Koran at a young age, it is all inseparable from a good curriculum, which includes careful curriculum planning, and curriculum planning which includes the formulation of tahfiz goals, tahfiz material, and evaluation. tahfiz. Although there are several obstacles, namely teachers who teach tahfiz are not from the teacher faculty. research method used in this research is the case study method. A case study ( Case Study ) is a study conducted in an incentive, detailed and in-depth manner towards an organization, institution or specific phenomenon. According to Nasution, a case study is a form of research that can be carried out on an individual, a group of individuals, a human group (teacher, ethnic group), human environment (village), or social institutions. Result is Curriculum planning at the Islamic boarding school Tahfizil quran foundation is the realization of people who memorize and have the insight of the Qur'an and have a spiritual, intellectual, and moral balance towards a generation that is civilized by the Qur'an, highly committed to actualizing the teachings of the Al-Qur'an. -Qur'an and beneficial to society. Materials for learning at the Islamic Center foundation pesantren are for SD mainimal 5 Juz, while for Madrasah Tsanawiyah for class VII 5 Juz, for grade VII 10 Juz and for grade IX 15 Juz, Madrasah Aliyah 20 to 25 and for Madrasah Tahfizhil Quran are the targets. 30 juz. In the Tahfizil quran Islamic boarding school there are several methods used, namely: the si'maan method (listening to memorization), the quiz method (giving questions), the splicing method, the talaqqi method and the sorongan method. Target achievement of 2 years 30 chapters with the burden of learning 4 hours / day. And the learning schedule, from morning to dawn until 7 o'clock, and the target is 1 to 2 pages per day (10 to 20 days 1 juz, only then 10 days for memorizing muraja'ah. Evaluation of learning in the tahfizhil quran pesantren by looking at the progress of the students' memorization.Implementation of learning is the process of the learning implementation plan (RPP) which includes preliminary activities, core and pentup activities. In this Islamic boarding school specifically for the tahfizil Quran, it does not use money.
MENINGKATKAN EFEKTIFITAS MEMBACA WACANA DENGAN MENGGUNAKAN TEKNIK BACA SKIMMING PADA KOMPETENSI DASAR MENEMUKAN UNSUR-UNSUR DARI BUKU FIKSI DAN NONFIKSI YANG DIBACA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS VII SMP NEGERI 7 PERCUT SEI TUAN TAHUN AJARAN 2016/ Heriana
Journal of Education and Teaching Learning Vol 2 No 1 (2020): Journal of Education and Teaching Learning (JETL)
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh Kelas VII SMP Negeri 7 Percut Sei Tuan Tahun Ajaran 2016/2017 berjumlah 32 orang siswa. Siklus I kecepatan membaca sebanyak 17 orang siswa (53,12 Kpm) dengan kecepatan membaca tidak efektif dan 4 orang siswa (12,5 Kpm) dengan kecepatan membaca cukup efektif dan 11 orang siswa (24,37 Kpm) dengan kecepatan membaca efektif. Siklus II sebanyak 26 orang siswa (81,25 Kpm) dengan kecepatan membaca efektif dan sebanyak 4 orang siswa (12,5 Kpm) dengan kecepatan membaca cukup efektif dan 2 orang siswa (6,25 Kpm) dengan kecepatan membaca tidak efektif. Pemahaman membaca siswa pada Siklus I sebanyak 11 orang siswa (34,37 %) mendapat kriteria nilai belajar sangat kurang, 6 orang siswa (18,75 %) mendapat kriteria nilai belajar kurang baik, 2 orang siswa (6,25 %) mendapat nilai kriteria nilai belajar cukup baik, 3 orang siswa (9,37 %) mendapat nilai kriteria baik dan 10 orang siswa (31,25%) mendapat kriteria nilai belajar sangat baik. Siklus II sebanyak 4 orang siswa (34,37 %) mendapat kriteria nilai belajar sangat kurang, 3 orang siswa (9,37 %) mendapat kriteria nilai belajar kurang baik, 2 orang siswa (6,25 %) mendapat kriteria nilai belajar cukup baik, 7 orang siswa (21,87 %) mendapat kriteria nilai belajar baik dan 18 orang siswa (56,25%) mendapat kriteria nilai belajar sangat baik. Berdasarkan hasil penelitian dapat diambil kesimpulan bahwa aktivitas siswa dalam kecepatan membaca wacana dengan menggunakan teknik baca skimmingdi SMP Negeri 7 Percut Sei Tuan berda pada kriteria Efektif. Dimana rata-rata kecepatan membaca siswa pada tes awal 119,28 Kpm, siklus I 154,12 Kpm, siklus II 217,75 Kpm. Sedangkan aktivitas siswa dalam pemahaman membaca wacana siswa pada tes awal 56,56%, siklus I 69,37 %, siklus II 81,56%.
MENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI PENERAPAN METODE DISKUSI PANEL PADA PEMBELAJARAN TEMA 1. DIRIKU DI KELAS II SD NEGERI 101881PASAR VIII KECAMATAN TANJUNG MORAWA KABUPATEN DELI SERDANG Herlina
Journal of Education and Teaching Learning Vol 2 No 1 (2020): Journal of Education and Teaching Learning (JETL)
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jenis penelitian yang ditetapkan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) merupakan pencermatan dalam bentuk tindakan terhadap kegiatan belajar yang sengaja dimunculkan dan terjadi dalam sebuah kelas secara bersamaan. Bertujuan untuk memperbaiki proses pembelajaran dalam meningkatkan hasil belajar siswa melalui Metode Pembelajaran Diskusi Panel. Lokasi penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri 101881 Pasar VIII Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang.Subjek penelitian ini adalah siswa Kelas II SD Negeri 101881 Pasar VIII Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang dengan jumlah siswa 21 orang. Yang terdiri dari 13 laki-laki dan 8 perempuan. Objek penelitian ini adalah peningkatan hasil belajar siswa pada Pembelajaran Tema 1. Hidup Rukun dengan menggunakan metode pembelajaran diskusi panel.Pada Siklus I,ternyata hanya 13 orang siswa (61,90%) yang sudah memiliki ketuntasan belajar, sedangkan selebihnya yaitu 8 orang siswa (38,09%) belum memiliki ketuntasan belajar. Nilai rata – rata yang diperoleh hanya mencapai 71,47.Sedangkan pada siklus II dapat dilihat bahwa kemampuan siswa dalam melakukan tes hasil belajar secara klasikal sudah meningkat. Ternyata dari 21 orang siswa, terdapat 18 orang siswa yang tuntas (85,71%) yang sudah memiliki ketuntasan belajar, sedangkan selebihnya yaitu 3 orang siswa (14,28%) belum memiliki ketuntasan belajar. Nilai rata – rata yang diperoleh hanya mencapai 89,52.Berdasarkan hal ini, maka yang menjadi kesimpulan dalam penelitian ini adalah “Adanya Peningkatan Hasil Belajar Siswa Melalui Penerapan Metode Diskusi Panel Pada Pembelajaran Tema 1. Hidup Rukun Di Kelas II SD Negeri 101881 Pasar VIII Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang”
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN MAKE AMATCH UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN IPS PADA SISWA KELAS VA SDN 106814 TEMBUNG KECAMATAN PERCUT SEI TUAN KABUPATEN DELI SERDANG Dahman Harahap
Journal of Education and Teaching Learning Vol 2 No 1 (2020): Journal of Education and Teaching Learning (JETL)
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ilmu Pengetahuan Sosial adalah bidang studi yang mempelajari, menelaah,menganalisis, gejala dan masalah sosial di masyarakat dengan meninjau dari berbagai aspek kehidupan. Berdasarkan refleksi awal pelaksanaan pembelajaran IPS di kelas VA SDN 106814 Tembung Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang menunjukkan bahwa kualitas pembelajaran belum optimal. Hal ini disebabkan adanya beberapa kendala dari guru, siswa dan metode pembelajaran yang digunakan. Kondisi tersebut memerlukan suatu perbaikan pembelajaran yang lebih inovatif dan menarik bagi siswa. Peneliti mengambil solusi untuk melaksanakan PTK menggunakan model make a match. Rumusan masalah penelitian ini adalah apakah model make a dapat meningkatkan keterampilan guru, aktivitas siswa dan hasil belajar siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah meningkatkan keterampilan guru, aktivitas siswa, dan hasil belajar IPS siswa kelas VA SDN 106814 Tembung Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang.Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian tindakan kelas dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Penelitian dilakukan sebanyak 2 siklus dengan 2 kali pertemuan setiap siklus. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas VA SDN 106814 Tembung Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang.Hasil belajar siswa pada siklus I mencapai presentase ketuntasan klasikal 60,12 % dan, kemudian meningkat pada siklus II yaitu presentase ketuntasan klasikal mencapai 75,57 % dan 85.Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran make a match dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VA SDN 106814 Tembung Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang.Saran yang diusulkan peneliti adalah guru hendaknya melakukan pembelajaran yang inovatif dan menarik misalnya dengan menerapkan model pembelajaran make a match ketika mengajar. Selain itu siswa harus dilibatkan secara aktif selama proses belajar mengajar berlangsung.
UPAYA MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DENGAN MENERAPKAN MODEL PENGAJARAN KOLABORASI PADA SISWA KELAS VI SD NEGERI 101731 KP. LALANG KEC. SUNGGAL TAHUN PELAJARAN 2015/2016 Mardiyaini
Journal of Education and Teaching Learning Vol 2 No 1 (2020): Journal of Education and Teaching Learning (JETL)
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah Siswa Kelas VI SD Negeri 101731 Kp. Lalang Kec. Sunggal Yang berjumlah 33 siswa. Objek penelitian adalah meningkatkan prestasi belajar pendidikan agama islam dengan menerapkan model pengajaran kolaborasi pada siswa kelas Vi SD Negeri 101731 Kp. Lalang Kec. Sunggal tahun pelajaran 2015/2016 . Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1. Model pengajaran kolaborasi dapat meningkatkan kualitas pembelajaran PAI. 2. Pembelajaran model Kolaborasi memiliki dampak positif dalam meningkatkan prestasi belajar siswa yang ditandai dengan peningkatan ketuntasan belajar siswa dalam setiap siklus, yaitu siklus I (68,18%), siklus II (79,01%), siklus III (86,36%). 3. Model pengajaran kolaborasi dapat menjadikan siswa merasa dirinya mendapat perhatian dan kesempatan untuk menyampaikan pendapat, gagasan, ide dan pertanyaan. 4. Siswa dapat bekerja secara mandiri maupun kelompok, serta mampu mempertanggungjawabkan segala tugas individu maupun kelompok. 5. Penerapan pembelajaran model Kolaborasi mempunyai pengaruh positif, yaitu dapat meningkatkan motivasi belajar siswa.