cover
Contact Name
Eliza Arman
Contact Email
pppmsyedza@gmail.com
Phone
+6282384992512
Journal Mail Official
pppmsyedza@gmail.com
Editorial Address
Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes SYEDZA Saintika Padang Jl. Prof. Dr. Hamka No. 228 Air Tawar Timur Padang - Sumatera Barat
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
jurnal abdimas saintika
ISSN : 2746797X     EISSN : 27154424     DOI : 10.30633
Core Subject : Health,
Jurnal Abdimas Saintika adalah jurnal scientific yang ditulis dalam bahasa Indonesia diterbitkan setiap Januari dan Agustus, proses submission manuscript dibuka setiap tahun. Submission manuscript dilakukan dengan metode Double Blind Peer Review dan Editorial Review sebelum diterima dan di publikasi. Jurnal Abdimas Saintika hanya menerima manuscript dalam bidang: Kebidanan (Kehamilan, Persalinan, Nifas, Bayi Baru Lahir, KB, Kebidanan Komunitas dan Reproduksi) Keperawatan (Keperawatan Anak, Medical Bedah, Jiwa, Gerontik, Komunitas, Gawatdarurat, Maternitas dan Manajemen) Ilmu Kesehatan Masyarakat (Epidemiologi Penyakit Menular dan Tidak Menular, Kesehatan Reproduksi, Gizi, Kesehatan Lingkungan, Kebijakan Publik) Biomedik (Farmako Kinetik dan Farmako Dinamik) Teknologi Laboratorium Medik Managemen Informasi Kesehatan
Articles 22 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2020): Mei Jurnal Abdimas Saintika" : 22 Documents clear
EDUKASI DAN DEMONSTRASI SENAM KAKI DIABETES PADA PASIEN DIABETES MELLITUS (DM) DI RSUD RASIDIN KOTA PADANG Dafriani, Putri; Marlinda, Roza
Jurnal Abdimas Saintika Vol 2, No 1 (2020): Mei Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Jurnal Abdimas Saintika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v2i1.545

Abstract

Neuropati merupakan salah satu komplikasi yang sering terjadi pada pasien DM dan merupakan salah satu faktor resiko terjadinya ulkus DM. Salah satu upaya yang bisa dilakukan oleh perawat dalam mengurangi resiko neuropati adalah dengan melakukan senam kaki diabetes. Demostrasi senam kaki diabetes ini telah dilakukan di RSUD. Dr. Rasidin, Kota Padang pada bulan Februari 2020. Pesertanya adalah semua pasien DM yang dirawat di bangsal penyakit dalam yang berjumlah 15 orang. Kegiatan ini didahului dengan pre test tentang pengetahuan pasien tentang senam kaki diabetes. Hasilnya 80% pasien tidak mengetahui tentang defenisi, manfaat dan cara melakukan senam kaki diabetes. Kegiatan selanjutnya adalah memberikan edukasi disertai demontrasi tentang senam kaki diabetes. Hasilnya adalah 70% peserta menjawab dengan benar defenisi senam kaki, 75% peserta memahami manfaat senam kaki dan 100% peserta bisa memperagakan dengan baik senam kaki diabetes. Edukasi yang baik dari perawat tentang senam kaki diabetes dapat meningkatkan pemahaman pasien DM tentang senam kaki. Hal ini diharapkan bisa dilakukan oleh pasien rutin 3x seminggu agar neuropati tidak terjadi sehingga kejadian ulkus DM dapat dicegah dengan baikKata kunci :neuropati, senam kaki, diabetes mellitus
PKM Pembuatan Sistem Pengolahan Air Limbah Sederhana dan Pegelolaan Limbah Cair Tahu dengan Metode Fotodegradasi Putri, Gusliani Eka; Fitri, Wiya Elsa; Angelia, Inge; Dasril, Oktariyani; ,, Edison
Jurnal Abdimas Saintika Vol 2, No 1 (2020): Mei Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Jurnal Abdimas Saintika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v2i1.544

Abstract

Natural Tofu Business has been established since 1999. The Natural Tofu Business already has a Waste Water Treatment System( WWTS) but it was not in accordance with the standards. This condition can have a negative impact on the environment because the natural tofu business was located near to the river. Purpose of community service to improve knowledge about liquid waste management, training to design WWTS that was good and training in the management of liquid waste with photodegradation techniques. The methods used are lectures, discussions, questions and answers, and demonstrations (practice). The results from these community service activities were increased respondents' knowledge about tofu liquid waste, forming a good WWTS consisting of 4 wastewater storage tanks. Photodegradation techniques can reduce of Biological Oxygen Demand (BOD), Chemical Oxygen Demand (COD) and Total Suspended Solid (TSS) of tofu liquid waste after photocatalysts were added for 2 and 4 hours with sunlight irradiation so that liquid waste was safely disposed of in the river. This photodegradation technique was proven effective in decomposing liquid waste that needs to be developed in the future.
TIPA LANSIA SEHAT, MANDIRI DAN BAHAGIA TANPA STRESS Irman, Veolina; Patricia, Helena
Jurnal Abdimas Saintika Vol 2, No 1 (2020): Mei Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Jurnal Abdimas Saintika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v2i1.569

Abstract

Bertambahnya usia, struktur dan fungsi sitem tubuh manusia berubah, baik itu fisik, mental, sosial dan emosional. Hal ini akan mempengaruhi berbagai aspek kehidupan di usia lanjut. Psikologis penuaan yang berhasil dicerminkan pada kemampuan individu lansia beradaptasi terhadap kehidupan fisik, sosial dan emosional serta mencapai kebahagiaan, kedamaian dan kepuasan hidup. Karena perubahan dalam pola hidup tidak dapat dihindari sepanjang hidup, individu harus memperlihatkan kemampuan untuk kembali bersemangat.Lansia yang sakit akan mengancam kemandirian dan kualitas hidup dengan membebani kemampuan melakukan perawatan personal dan tugas sehari-hari. Oleh sebab itu perlu untuk diberikannya penyuluhan kesehatan dengan topik “Lansia sehat, mandiri dan bahagia tanpa stress” agar diharapkan lansia mampu mempertahankan kemandirian dan kualitas hidup untuk mencapai kesejahteraan lansia.
PIJAT BAYI UNTUK STIMULASI TUMBUH KEMBANG BAYI Andayani, Rifka Putri; Surya, Defrima Oka
Jurnal Abdimas Saintika Vol 2, No 1 (2020): Mei Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Jurnal Abdimas Saintika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v2i1.502

Abstract

Pijat bayi adalah tradisi yang sudah turun temurun dilakukan oleh masyarakat. Pijat bayi dapat menunjang pertumbuhan dan perkembangan anak yang dapat dilakukan oleh orang tua. Pijat bayi memberikan stimulasi taktil dan manipulasi pada jaringan yang memungkinkan untuk kesehatan dan kesejahteraan anak yang dapat memengaruhi perkembangan bayi. Pijat bayi dapat meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan bayi, mengurangi rasa sakit, meningkatkan relaksasi, mengurangi stres, dan meningkatkan kualitas tidur bayi. Pada hal ini perlu peningkatan pengetahuan masyarakat ibu-ibu yang memiliki bayi untuk dapat memperoleh manfaat pijat bayi dalam pertumbuhan dan perkembangan bayi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan pada tanggal 18 Agustus 2019 di Kelurahan Surau Gadang Kecamatan Nanggalo Padang. Jumlah peserta sebanyak 15 orang yang terdiri dari ibu-ibu yang memiliki bayi. 85% peserta aktif dalam bertanya dan menjawab pertanyaan. Peserta mampu mendemonstrasikan cara pelaksanaan pijat bayi. 80% peserta dapat menjelaskan tentang manfaat pijat bayi, kapan saja melakukan pijat bayi dan kapan saja boleh melakukan pijat bayi serta manfaat pijat bayi untuk menstimulasi tumbuh kembang bayi.
BERAT BADAN AKSEPTOR KB HORMONAL DENGAN AKSEPTOR KB NON HORMONAL sari dewi, ratna indah; ,, Etriyanti
Jurnal Abdimas Saintika Vol 2, No 1 (2020): Mei Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Jurnal Abdimas Saintika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v2i1.518

Abstract

Kontrasepsi hormonal adalah kontrasepsi yang menggunakan hormon,  progesterone  sampai  kombinasi  estrogen. Kontrasepsi non hormonal adalah kontrasepsi yang tidak mengandung hormon. Kontrasepsi  hormonal  memiliki  faktor  resiko  lebih  besar  dibandingkan akseptor non hormonal, selain itu jangka waktu penggunaan kontrasepsi juga mempengaruhi besarnya resiko terjadinya obesitas. Tujuan penelitian ini untuk melihat perbedaan berat badan akseptor KB hormonal dengan akseptor KB non hormonal. Jenis penelitian yang digunakan adalah Deskriftif komparatif dengan desain case control yang dilaksanakan di Puskesmas Desa Gedang Kota Sungai Penuh pada Juli 2016. Populasi akseptor KB yang berkunjung di Puskesmas Desa Gedang berjumlah 648 orang, dengan jumlah sampel KB non hormonal sebanyak 65 orang dan KB hormonal dengan teknik sampel simple random dengan jumlah 65 orang. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi. Data di olah secara komputerisasi dengan analisis univariat menggunakan statistik deskriptif dan analisis bivariat menggunakan uji t dengan tingkat kemaknaan α = 0,05. Hasil penelitian didapatkan rata-rata berat badan akseptor KB hormonal adalah 61,34 kg. Rata-rata berat badan akseptor KB non hormonal adalah 56,18 kg. Ada perbedaan berat badan akseptor KB hormonal dengan KB non hormonal (p = 0,000), maka diharapkan kepada petugas kesehatan khususnya perawat puskesmas untuk memberikan informasi yang tepat kepada setiap calon akseptor KB, setiap penggunaan kontrasepsi baik hormonal dan maupun non hormonal sebaiknya selalu dikaji faktor resiko dan dievaluasi perkembangan berat badan dan pencegahan peningkatan berat badan yang berlebihan.
EDUKASI TENTANG REMATIK Amri, Novita
Jurnal Abdimas Saintika Vol 2, No 1 (2020): Mei Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Jurnal Abdimas Saintika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v2i1.648

Abstract

Seiring dengan meningkatnya umur harapan hidup yang ditandai dengan banyaknya lanjut usia yang hidup ditahun 2000 yaitu sebanyak 9,99% dari 22.277.700 jiwa penduduk indonesia dan diperkirakan umur harapan hidup tersebut akan meningkat pada tahun 2020 bagi kelompok umur 65-70 tahun terjadi 11,09 % dari 29. 120.000 jiwa penduduk indonesia. Rematik merupakan penyakit yang menyerang anggota gerak, yaitu sendi, otot, tulang dan jaringan sekitar sendi. Sampai sekarang ini penyebab pasti masih belum diketahui tetapi ada yang mengatakan karena mycoplasma, virus dan sebagainya. Tujuan Kegiatan Ini dapat  meningkatkan pengetahuan  masyarakat Desa Tanjung Muda tentang Rematik. Metode yang digunakan ceramah/penyuluhan, simulasi, dan diskusi. Kegiatan ini menghasilkan pengetahuan masyarakat tentang Reumatik. Diharapkan masyarakat mampu memahami tentang Reumatik, penyebab Reumatik, tanda dan gejala Reumatik, akibat lanjut Reumatik, makanan yang tidak boleh dimakan, dan obat tradional Reumatik.
PENYULUHAN KESEHATAN TENTANG PENATALAKSANAAN DEMAM KEJANG DI RUMAH DI AULA UDKP PASAR DANGUANG-DANGUANG WILAYAH KERJA PUSKESMAS DANGUANG-DANGUANG KECAMATAN GUGUAK KABUPATEN LIMA PULUH KOTA Rahman, Nurhamidah; Rikayoni, Rikayoni; Rahmi, Dian
Jurnal Abdimas Saintika Vol 2, No 1 (2020): Mei Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Jurnal Abdimas Saintika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v2i1.864

Abstract

Demam kejang adalah bangkitnya kejang yang terjadi pada kenaikan suhu yang disebabkan oleh suatu proses ektrakranium. Kejang demam merupakan kelainan neurologist yang paling sering dijumpai pada anak, terutama pada golongan umur 6 bulan sampai 4 tahun. Hampir 3% dari anak yang berumur 5 tahun pernah menderita kejang demam.(Ngastiyah 2003).Pada saat ini masih sering kita temukan anak dengan penyakit demam yang cendrung berlanjut menjadi kejang yang di sebabkan oleh meningkatnya suhu tubuh pada anak. Demam kejang yang berlangsung singkat pada umumnya tidak berbahaya tetapi kejang yang berlangsung lama (lebih lama 15 menit) akan meningkatkan kebutuhan oksigen yang akan berlanjut menyebabkan metabolisme otak meningkat sehingga rangkaian peristiwa ini akan menyebabkan kerusakan neuron otak selama berlangsungnya kejang yang lama (Ngastiyah,2003). Berdasarkan data dari  Profil Kesehatan Lima Puluh Kota tahun 2017, penyakit ISPA menduduki urutan pertama dari sepuluh penyakit terbanyak di puskesmas di Kabupaten 50 kotadengan jumlah kasus 48.928 kasus. Penanganan yang tidak tepat terhadap anak dengan ISPA berdampak kepada timbulnya demam kejang. Masalah yang sering kita temui pada anak yang mengalami demam kejang adalah kurangnya pengetahuan orang tua tentang perawatan pada arak yang mengalami demam kejang, oleh karena itu sangat penting sekali kita sebagai perawat memberikan pendidikan kesehatan terutama tentang demam kejang meliputi pencegahan agar tidak kembali demam kejang berulang dan tindakan apa yg dilakukan jika anak mengalami demam kejang dirumah. (Ngastiyah,2003). Bertitik tolak dari masalah diatas penulis berminat untuk melakukan pengabdian kepada masyarakat tentang  Penanganan Demam Kejang di rumah  pada ibu-ibu yang mempunyai balita di wilayah kerja Puskesmas Kanagarian Danguang-Danguang Kecamatan Guguak Kabupaten Lima Puluh Kota Payakumbuh. Solusi yang di tawarkan untuk melakukan penyuluhan ini adalah Perawatan anak demam di rumah dan Penatalaksanaan  jika anak kejang di rumah. Implementasi kegiatan ini merupakan Promosi kesehatan dengan menggunakan metode penyuluhan dalam  upaya peningkatan pengetahuan ibu-ibu bayi balita terhadap penanganan demam kejang pada anak di rumah.
PELATIHAN TENAGA REKAM STANDAR PEDOMAN PROSEDUR REKAM MEDIS DI KLINIK MEDIKA SAINTIKA rahmatiqa, chamy; Damara, Doni
Jurnal Abdimas Saintika Vol 2, No 1 (2020): Mei Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Jurnal Abdimas Saintika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v2i1.558

Abstract

Tugas tenaga rekam medis adalah mampu mengelola dan manajemen rekam medis sehingga mampu mengumpulkan data, pendataan dan analisis data rekam medis dengan baik serta memperbaiki tata kelola di unit rekam medis sesuai dengan standar yang berlaku untuk mendapatkan informasi yang akurat diunit rekam medis. Pengabdian kepada masyarakat tim melakukan analisis studi dan pelatihan kepada petugas rekam medis Klinik Medika Saintika Padang. Pengabdian masyarakat di Klinik Medika Saintika Padang yaitu: 1. Mengambarkan karakter dari petugas rekam medis, mendapatkan kebutuhan dan permasalahan yang ada di Klinik Medika Saintika Padang, 2. Memberikan pelatihan tentang manajemen, standar pedoman penyelenggaraan dan prosedur rekam medis di Klinik Medika Saintika Padang. Metode pelatihan dilakukan dengan diskusi interaktif dan penyampaian materi yang diikuti dengan pratik serta mengukur tingkat kemampuan peserta dengan pre-test dan post-test diakhir dilakukan monitoring dan evaluasi dari pelatihan. Kesimpulan adalah 1. petugas rekam medis sudah mulai memahami tatakelola dan manajemen rekam medis, 2. Berkurangnya duplikasi no rekam medis, 3. Ketidak lengkapan DRM mulai berkurang, 4. Klinik sudah mulai membuat pelaporan , 5. Mengganti dokumen rekam medis dari yang ukuran kecil ke ukuran yang lebih besar, 6. Kegiatan pelatihan ini mendapat respon posistif dari kepala klinik dan peserta rekam medis Klinik Medika Saintika Padang.
Edukasi tentang Perawatan Luka Khitanan Darma, Ika Yulia; Zaimy, Silvi; Idaman, Meldafia
Jurnal Abdimas Saintika Vol 2, No 1 (2020): Mei Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Jurnal Abdimas Saintika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v2i1.567

Abstract

Khitanan atau pembuangan kalup penis telah dilakukan sejak zaman prasejarah, dilihat dari gambar-gambar di gua yang berasal dari zaman batu dan makam mesir purba. Namun, masih banyak juga orang tua yang belum mengetahui apa saja yang harus dilakukan setelah anak mereka menjalani sikumsisi, terutama tentang perawatan untuk penyembuhan luka. Persepsi keluarga dalam arti orang tua sangat berpengaruh pada 4 proses penyembuhan luka khitanan anaknya. Anak biasanya menuruti apa yang di katakan oleh orang tuanya.  Hendaknya orang tua mengetahui hal-hal yang harus dilakukan setelah anaknya dikhitanan, baik perawatan maupun nutrisi yang dibutuhkan untuk penyembuhan luka. Metode pemecahan masalah yang dilakukan adalah memberikan edukasi tentang perawatan luka khitanan yang dilakukan di SDN 23 Nagari Nan Duo Kabupaten Agam. Pada saat melakukan kegiatan pengabdian masyarakat dihadiri oleh 13 orang tua tua yang dikhitan, pihak puskesmas Pasar Ahad dan kepala sekolah SDN 23 Nagari Nan Duo. Hasil kegiatan didapatkan antusias para orang tua tentang materi yang diberikan, Lebih dari 80% dari peserta yang hadir mampu menjawab pertanyaan dari penyuluh tentang materi yang disampaikan . Kesimpulan didapatkan Pemberian pengetahuan tentang perawatan luka khitanan berdampak positif pada masyarakat, sehingga masyarakat paham tentang cara perawatan luka khitanan.
EFEKTIVITAS TEKNIK RELAKSASI NAFAS DALAM TERHADAP PENURUNAN NYERI HAID (DISMENORE) PADA SISWI ,, Ibrahim; Marda Prawata, Andika Herlina; S.Kep, WEZA YETIKA
Jurnal Abdimas Saintika Vol 2, No 1 (2020): Mei Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Jurnal Abdimas Saintika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v2i1.536

Abstract

Painfull Menstruation (dysmenorrhea) is a pelvic pain that occurs before menstruation or during the period. In Indonesia is estimated around 55% of women of reproductive age who are tormented by pain during menstruation. The purpose of this study to determine the effectiveness of deep breathing relaxtion technique to decrease painful menstruation (dysmenorrhea) of female students in class X and XI senior high school negeri  3 sungai penuh.Type of research this pre exsperiment with desain one-group pre test-post test of which execute in senior high school negeri  3 sungai penuh in January- July 2020. Population in this study were all students of class X and XI senior high school negeri  3 sungai penuh which amount to 60 people, technique sampel use metode purposive.Was collecting use kuesioner by enquette. Data in process in manual with step editing, codyng, entry, tabulating and cleaning and analysis in univariat use descriptive statistic and analysis of bivariate use to test t-test dependent with storey: level 95% (α=0,05)Of research concluded there is the effectiveness of deep breathing relaxation tecnique to decrease painful menstruation (dysmenorrhea) of female students in class X and XI senior high school negeri  3 sungai penuh, it is expected to head master the high school negeri  3 sungai penuh stream to further optimize in an effort to increase the knowledge of pain reduction efforts mainly on menstrual pain as wellas working with health workers in the program on the initial actions cope with menstrual pain.

Page 1 of 3 | Total Record : 22