cover
Contact Name
Ismail Hanif Batubara
Contact Email
ismailhanif@umsu.ac.id
Phone
+6285370552283
Journal Mail Official
jmes@umsu.ac.id
Editorial Address
http://jurnal.umsu.ac.id/index.php/jmes/pages/view/Et
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Journal Mathematics Education Sigma [JMES]
ISSN : -     EISSN : 27209385     DOI : 10.30596
Core Subject : Education,
Fokus dari Journal Mathematics Education Sigma (JMES) ini: Pendidikan Matematika Pendidikan Matematika Realistik Kemampuan Matematika Pengembangan Penelitian Dalam Pendidikan Matematika ICT Dalam Pendidikan Matematika
Articles 22 Documents
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Matematika Berbasis Masalah Untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa Smp Pab 9 Klambir V T.P 2019/2020 Nasution, Marah Doly; Oktaviani, Wita
Journal Mathematics Education Sigma [JMES] Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : Journal Mathematics Education Sigma [JMES]

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jmes.v1i1.4390

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran matematika berbasis masalah dan untuk mengetahui peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa. Penelitian ini mengunakan model penelitian dan pengembangkan (R&D) yang dikembangkan oleh sugiyono (2011), yang meliputi 10 langkah yaitu potensi dan masalah, pengumpulan informasi, desain produk, validasi desain, perbaikan desain, uji coba produk, revisi produk, uji coba pemakaian, revisi produk tahap akhir, produk massal. Namun pada penelitian ini hanya sampai pada langkah ke 7 yaitu revisi produk. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah lembar validasi perangkat pembelajaran dan lembar soal pretest posttest. Penelitian ini dilaksanakan di kelas VII SMP PAB 9 Klambir V dengan materi bilangan pecahan. Berdasarkan hasil validasi perangkat pembelajaran dan instrumen penilaian didapat bahwa RPP dinyatakan valid dengan skor rata-rata 3,93 dengan kriteria baik, LKPD dinyatakan valid dengan skor rata-rata 4 dengan kriteria baik, Media Pembelajaran dinyatakan valid dengan skor rata-rata 3,95 dengan kriteria baik, dan instrumen penilaian berupa pretest dan postest dinyatakan valid dengan skor rata-rata 3,85 dan 3,85 dengan kriteria baik. Dari hasil uji N-Gain disimpulkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematika siswa mengalami peningkatan. Setelah dilakukan revisi maka perangkat pembelajaran matematika berupa RPP, LKPD, media pembelajaran, dan instrumen penilaian dikatakan layak digunakan di sekolah. Kata kunci: Pengembangan, Perangkat Pembelajaran berbasis Masalah, Model R&D menurut Sugiyono, Materi Bilangan Pecahan.
ANALISIS KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA MATEMATIKA BERDASARKAN PROSEDUR NEWMAN PADA MATERI SPLDV PADA SISWA SMP AL–MAKSUM T.P 2020/2021 Syahril Maulana, Muhammad Alvis; Dachi, Surya Wisada
Journal Mathematics Education Sigma [JMES] Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Journal Mathematics Education Sigma [JMES]

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jmes.v1i2.5193

Abstract

Siswa SMP AL – MAKSUM mengalami kesulitan terhadap penguasaan materi Sistem Persamaan Linier Dua Variabel (SPLDV) yang merupakan materi dalam pembelajaran matematika yang memiliki konsep yang sulit dipelajari, sehingga membutuhkan analisis kesalahan dari hasil pekerjaan siswa untuk mengetahui kesalahan siswa tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan siswa yang melakukan kesalahan–kesalahan dalam menyelesaikan soal cerita berdasarkan prosedur NEWMAN dan untuk mengetahui penyebab dari kesalahan tersebut. Prosedur NEWMAN  mengidentifikasi kategori kesalahan terhadap jawaban dari sebuah tes uraian. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Hasil dari penelitian ini yaitu deskripsi dari kesalahan–kesalahan dan penyebabnya yang dilakukan siswa kelas IX-5 SMP AL-MAKSUM sebagai menyelesaikan soal cerita terkait materi Sistem Persamaan Linier Dua Variabel (SPLDV). Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan kesalahan yang paling dominan adalah kesalahan keterampilan proses (E4) dengan persentase 56,19%, diikuti dengan kesalahan transformasi (E3) sebesar 49,52%, kesalahan memahami (E2) dengan persentase 40%, kesalahan penulisan jawaban (E5) dengan persentase 36,19% dan dengan kesalahan membaca (E1) sebagaimana kesalahan yang paling sedikit siswa lakukan dengan persentase 2,85%. Adapun penyebab kesalahan siswa meliputi tidak mengerti simbol matematika, kurang mampu menyelesaikan soal cerita, kurang paham materi SPLDV, tidak dapat menentukan rumus atau langkah yang digunakan, kurang teliti seperti salah dalam proses perhitungan serta salah dalam menuliskan informasi dan jawaban.
Pengaruh Model Pembelajaran Bamboo Dancing Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa SMP PAB 2 Helvetia T.P 2019/2020 Fadhilah, Fadhilah
Journal Mathematics Education Sigma [JMES] Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : Journal Mathematics Education Sigma [JMES]

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jmes.v1i1.4017

Abstract

Abstrak. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah ada pengaruh model pembelajaran bamboo dancing terhadap hasil belajar  matematika siswa serta seberapa besar pengaruh model pembelajaran bamboo dancing terhadap hasil belajar siswa pada pokok bahasan pola, barisan dan deret bilangan siswa SMP PAB 2 Helvetia T.P 2019/2020.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh model pembelajaran bamboo dancing dapat mempengaruhi hasil belajar siswa serta untuk mengetahui seberapa besar pengaruh model pembelajaran bamboo dancing terhadaphasil belajar pada pokok bahasan pola, barisan dan deret bilangansiswa kelas VIII SMP PAB 2 Helvetia T.P 2019/2020. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode penelitian eksperimen. Sebelum pengujian hipotesis, terlebih dahulu diuji normalitas dan homogenitas data. Dari pengujian ini diperoleh bahwa sampel berasal dari populasi yang memiliki varians yang homogen dan berdistribusi normal. Dari analisis data pada kelas eksperimen diperoleh nilai rata–rata pretest 54,094 dan simpangan baku pretest 15,983 sedangkan nilai rata–rata postest 77,375dan simpangan baku postest 9,993. Pada kelas kontrol diperoleh nilai rata – rata pretest 53,875 dan simpangan baku pretest 13,389 sedangkan nilai rata – rata  postest 72,969 dan simpangan  baku postest  9,979. Dari analisa data postest dengan menggunakan uji-t pada taraf a = 0,05 diperoleh thitung =  dan ttabel = 5,261  ternyata thitung> ttabel maka H0 ditolak dan Ha diterima serta nilai determinasi mencapai 79%.Maka dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran bamboo dancing berpengaruh hasil belajar matematika pada pokok bahasan pola, barisan dan deret bilangan pada siswa kelas VIII SMP PAB 2 HelvetiaT.P 2019/2020.Kata kunci: Hasil Belajar Matematika, Model Pembelajaran Bamboo Dancing
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN MAKE A MATCH UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA SISWA SMP MUHAMMADIYAH 57 MEDAN TA. 2020/2021 Fadilah, Fadilah
Journal Mathematics Education Sigma [JMES] Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Journal Mathematics Education Sigma [JMES]

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jmes.v1i2.5189

Abstract

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah (1) Apakah  model Make a Match dapat meningkatkan hasil belajar Matematika siswa SMP Muhammadiyah 57 Medan T.A 2020/2021 dan (2) Bagaimana penerapan model Make a Match dalam meningkatkan hasil belajar Matematika siswa SMP Muhammadiyah 57 Medan T.A 2020/2021. Penelitian ini bertujuan (1) Untuk mengetahui apakah model Make a Match dapat meningkatkan hasil belajar matematika pada siswa SMP Muhammadiyah 57 Medan T.A 2020/2021 dan (2) Untuk mengetahui bagaimana penerapan model model Make a Match dalam meningkatkan hasil belajar matematika pada siswa SMP Muhammadiyah 57 Medan T.A 2020/2021. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan menggunakan model Make a Match. Instrumen yang digunakan adalah tes dan observasi aktivitas belajar siswa. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII-C SMP Muhammadiyah 57 Medan T.A 2020/2021 yang terdiri dari 26 orang siswa dengan rincian 14 siswa laki-laki dan 12 siswa perempuan. Objek Penelitian ini adalah hasil belajar matematika dengan menggunakan model pembelajaran Make a Match. Dari hasil penelitian dapat dilihat peningkatan ketuntasan belajar siswa secara klasikal pada tahap awal mencapai 19,23 % kemudian pada siklus I menjadi 53,84 % kemudian meningkat pada siklus II menjadi 84,61 %. Dan hasil observasi aktivitas siswa dapat ditunjukkan bahwa pada siklus I mencapai nilai rata-rata 2,334 dengan kategori cukup, dan pada siklus II meningkat hingga 2,885 dengan kategori baik. Dari analisis yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran  make a match dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VII-C SMP Muhammadiyah 57 Medan T.A 2020/2021.
Efektivitas Model Auditory Intellectually Repetition Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Pada siswa SMP Istiqlal Deli Tua T.P 2019/2020 Yamin, Muhammad
Journal Mathematics Education Sigma [JMES] Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : Journal Mathematics Education Sigma [JMES]

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jmes.v1i1.4018

Abstract

Abstrak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah model Auditory Intellectually Repetition efektif dalam meningkatkan hasil belajar matematika siswa pada kelas IX SMP Istiqlal Deli Tua T.P 2019/2020. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IX SMP Istiqlal Deli Tua yang berjumlah 207 siswa. Adapun sampel dalam penelitian ini adalah kelas IX-3 SMP Istiqlal Deli Tua berjumlah 30 siswa sebagai kelas kontrol dan kelas IX-1 SMP Istiqlal Deli Tua berjumlah 30 siswa sebagai kelas eksperimen. Untuk kelas kontrol menggunakan model pembelajaran langsung sedangkan kelas eksperimen menggunakan model Auditory Intellectually Repetition. Instrumen yang digunakan adalah tes uraian. Berdasarkan analisis data diperoleh rata-rata kelas kontrol pada pre-test yaitu hasil belajar matematika siswa sebesar 46,5 dengan simpangan baku sebesar 9,4 dan rata-rata hasil belajar matematika siswa pada post-test yaitu sebesar 68,0 dengan simpangan baku sebesar 9,3. Sedangkan rata-rata kelas eksperimen pada pre-test yaitu hasil belajar matematika siswa sebesar 47,0 dengan simpangan baku sebesar 9,2 dan rata-rata hasil belajar matematika siswa pada post-test sebesar 81,7 dengan simpangan baku sebesar 7,6. Pada uji normalitas dengan n = 30 pada taraf signifikasi , maka data pre-test kelas kontrol diperoleh Lo (0,122) < Ltabel (0,161) dan kelas ekperimen diperoleh Lo (0,154) < Ltabel (0,161). Data post test kelas kontrol diperoleh Lo (0,099) < Ltabel (0,161) dan data post-test kelas ekperimen diperoleh Lo (0,134) < Ltabel (0,161). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa data pre-test dan post-test pada kedua kelas berdistribusi normal. Pada uji homogenitas dengan n = 30 pada taraf signifikasi , maka  pada pre-test (1,03 < 1,85) dan  pada post-test (1,52 < 1,85). Maka dapat disimpulkan bahwa kedua data tersebut homogen. Pada uji t diperoleh  , pada taraf signifikasi 0,05 dengan n = 30 didapat harga . Karena  atau 6,239 > 2,000 maka  ditolak. Pada uji gain ternormalisasi pada kelas kontrol sebesar 0,4 tergolong sedang sedangkan pada kelas eksperimen sebesar 0,7 tergolong tinggi. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan model Auditory Intellectually Repetition efektif dalam meningkatkan hasil belajar matematika pada siswa SMP Istiqlal Deli Tua T.P 2019/2020.Kata kunci: Efektivitas, Model Auditory Intellectually Repetition, Hasil Belajar Matematika
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN CO-OP CO-OP DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA Agustina, Agustina; Harahap, Tua Halomoan
Journal Mathematics Education Sigma [JMES] Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Journal Mathematics Education Sigma [JMES]

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jmes.v1i2.5190

Abstract

Tujuan Peneliti ini adalah untuk mengetahui apakah model pembelajaran Co-op Co-op efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep matematika siswa SMP Muhammadiyah 06 Medan Tahun Pelajaran 2020/2021. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII Muhammadiyah 06 Medan Tahun Pelajaran 2020/2021 yang berjumlah 180 siswa. Adapun sampel dalam penelitian ini adalah kelas VIII-1 yang berjumlah 30 siswa, pada sesi pertama 15 orang dari no absen 1 sampai no absen 15 sebagai kelas kontrol dan pada sesi kedua 15 siswa dari no absen 16 sampai no absen 30 sebagai kelas eksperimen. Pada kelas kontrol menggunakan model pembelajaran langsung sedangkan pada kelas eksperimen menggunakan model pembelajaran Co-op Co-op.Instrumen yang digunakan berbentuk tes soal dengan menggunakan kelas VIII-2 pada sesi pertama yang berjumlah 15 orang sebagai uji instrument. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa terdapat perbedaan antara rata-rata hasil pemahaman konsep siswa yang menggunakan model pembelajaran langsung dengan model pembelajaran Co-op Co-op dilihat berdasarkan uji N-Gain ternormalisasi pada kelas kontrol sebesar 0,2 tergolong rendah dan kelas eksperimen sebesar 0,6 yang tergolong sedang. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran Co-op Co-op efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep matematika pada siswa SMP Muhammadiyah 06 Medan Tahun Pelajaran 2020/2021.
Efektivitas Model Pembelajaran Pair Checks (PC) Dalam Meningkatkan Pemahaman Konsep Belajar Matematika Pada Siswa SMP Istiqlal Deli Tua Yosa, Nova Anggrilla; Halomoan, Tua
Journal Mathematics Education Sigma [JMES] Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : Journal Mathematics Education Sigma [JMES]

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jmes.v1i1.4069

Abstract

Abstrak. Rumusan masalah dalam penelitian adalah apakah model pembelajaran Pair Checks (PC) efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep belajar matematika pada siswa SMP Istiqlal Deli Tua T.P 2019/2020. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah model pembelajran Pair Checks (PC) efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep belajar matematika pada siawa SMP Istiqlal Deli Tua T.P 2019/2020. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pretest posttest control group design. Pengambilan sampel dilakukan secara acak. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi dan tes (pretest dan posttest yang berbentuk uraian). Berdasarkan hasil observasi, bahwa rata-rata yang diperoleh mencapai 89% > 79%. Dari pengujian hipotesis menggunakan uji t pada taraf signifikansi 0,05 dan derajat kebebasan (dk) = 58, diperoleh nilai thitung = 3,397 dengan nilai ttabel = 2,002. Berdasarkan uji peningkatan (N-Gain) bahwa terdapat peningkatan pada kelas eksperimen sebesar 0,6 dan pada kelas kontrol sebesar 0,2. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Pair Checks (PC) efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep belajar matematika pada siswa kelas VIII SMP Istislal Deli Tua T.P 2019/2020.Kata kunci: Efektivitas, Model Pair Checks (PC), Pemahaman konsep
Efektivitas Model Pembelajaran Tipe Team Assisted Individualization (TAI) Terhadap Hasil Belajar Matematika Pada Siswa SMK PAB 2 Helvetia Medan T.P 2019/2020 Ramadhani, Kiki; Azis, Zainal
Journal Mathematics Education Sigma [JMES] Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : Journal Mathematics Education Sigma [JMES]

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jmes.v1i1.4025

Abstract

Abstrak. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah model pembelajaran tipe Team Assisted Individualization (TAI) efektif terhadap hasil belajar matematika siswa SMK PAB 2 Helvetia Medan T.P 2019/2020. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerepan model pembelajaran tipe Team Assisted Individualization (TAI) terhadap hasil belajar matematika siswa SMK PAB 2 Helvetia Medan T.P 2019/2020. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X Administrasi Perkantoran (AP) SMK PAB 2 Helvetia Medan Tahun Pelajaran 2019/2020. Sampel yang diambil dalam penelitian ini sebanyak 2 kelas dari seluruh kelas X Administrasi Perkantoran (AP) SMK PAB 2 Helvetia Medan. Sampel diambil dengan menggunakan teknik simple random sampling. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes berbentuk essay yang telah divalidkan sebanyak 5 butir soal, yaitu dengan soal yang sma pre-test dan post-test. Dari hasil penelitian yang dilakukan nilai rata-rata pre-test pada kelas eksperimen yaitu 50.50. sedangkan nilai rata-rata pre-test siswa pada kelas kontrol yaitu 47,83. Dan nilai rata-rata post-test kelas eksperimen dengan yaitu 79,33 dan nilai rata-rata post-test pada kelas kontrol yaitu 65,33. Dari hasil perhitungan yang menggunakan uji-t di dapatkan hasilnya bahwa  nilai thitung 7.47 < t < ttabel 2.00172 karena nilai thitung lebih besar di bandingkan dengan nilai ttabel maka H0 diterima dan untuk harga-harga t lainnya H0 ditolak. Dari kesimpulan nilai uji hipotesis bahwa hasil belajar matematika siswa pada kelas eksperimen lebih baik dibanding dengan kelas kontrol. Maka dengan menggunakan model pembelajaran tipe Team Assisted Individualization (TAI) efektiv terhadap hasil belajar matematika pada kelas X Administrasi Perkantoraan SMK PAB 2 Helvetia Medan T.P 2019/2020.Kata kunci: Efektivitas Pembelajaran, Hasil Belajar Matematika,  Model Pembelajaran Tipe Team Assisted Individualization (TAI)
PENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA MELALUI PENDEKATAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL DI KELAS XII IPA 3 SMA NEGERI 2 BAGAN SINEMBAH Yamin, Muhammad
Journal Mathematics Education Sigma [JMES] Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Journal Mathematics Education Sigma [JMES]

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jmes.v1i2.5191

Abstract

Tujuan dari penelitian ini: (1) Untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa setelah diterapkannya  pendekatan pembelajaran kontekstual, (2) Untuk mengetahui peningkatan aktivitas siswa setelah diterapkannya pendekatan pembelajaran kontekstual, (3) Untuk mengetahui respon siswa terhadap pendekatan pembelajaran kontekstual yang dilaksanakan. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan di SMA Negeri 2 Bagan Sinembah, Jalan Garuda Kabupaten Rokan Hilir Provinsi Riau. Subjek penelitian adalah siswa kelas XII IPA-3 tahun pelajaran 2018/2019, yang berjumlah 35 orang siswa yang terdiri dari 7 orang laki-laki dan 28 orang perempuan. Penelitian ini terdiri dari 2 siklus yaitu siklus I terdiri dari 4 pertemuan dan siklus II terdiri dari 4 pertemuan. Hasil dari penelitian ini dapat dilihat dari: (1) Hasil belajar matematika siswa untuk siklus I tuntas sebanyak 6 orang dan 29 orang tidak tuntas, sedangkan untuk hasil belajar matematika siswa pada siklus II tuntas sebanyak 32 0rang dan 3 oarang tidak tuntas, dengan peningkatan ketuntasan hasil belajar siswa dari siklus I dan Siklus II sebesar 74,3%. (2) Aktivitas siswa dengan pendekatan pembelajaran kontekstual pada siklus 1 berkategori cukup, sedangkan untuk siklus II berkategori baik, adapun besar peningkatannya sebesar 4,66%. (3) Respon siswa terhadap pembelajaran kontekstual antara siklus I dan siklus II mengalami peningkatan untuk respon positif sebesar 42% dan menurunkan repon negatif sebesar 25%.
Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematik Melalui Metode Penemuan Terbimbing Berbantuan Sofware Geogebra Batubara, Ismail Hanif
Journal Mathematics Education Sigma [JMES] Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : Journal Mathematics Education Sigma [JMES]

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jmes.v1i1.4015

Abstract

Abstrak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Apakah peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematik mahasiswa yang diberi pembelajaran metode penemuan terbimbing berbantuan software Geogebra lebih tinggi dari pada mahasiswa yang diberi pembelajaran metode penemuan terbimbing tanpa software Geogebra, (2) Apakah terdapat interaksi antara pembelajaran dengan kemampuan awal matematik mahasiswa terhadap peningkatan kemampuan Pemecahan Masalah matematik mahasiswa. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh kelas prodi pendidikan matematika semester empat yang berjumlah kurang lebih 120 orang. Secara acak, dipilih dua kelas dari enam kelas. Kelas eksperimen diberi perlakuan metode penemuan terbimbing berbantuan Geogebra dan kelas control diberi perlakuan metode penemuan terbimbing tanpa bantuan Geogebra. Instrumen yang digunakan adalah tes uraian. Analisis data dilakukan dengan analisis varians (ANAVA) dua jalur. Hasil penelitian menunjukkan (1) Peningkatan kemampuan Pemecahan Masalah matematis kelompok mahasiswa yang memperoleh pembelajaran metode penemuan terbimbing dengan menggunakan software Geogebra lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok mahasiswa yang memperoleh pembelajaran melalui metode penemuan terbimbing tanpa software Geogebra. (2) Tidak terdapat interaksi antara model pembelajaran dengan kemampuan awal mahasiswa terhadap peningkatan kemampuan Pemecahan Masalah matematik mahasiswa . 

Page 1 of 3 | Total Record : 22