cover
Contact Name
Rohita
Contact Email
rohita@uai.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalaudhi@uai.ac.id
Editorial Address
Universitas AL-AZHAR INDONESIA Kompleks Masjid Agung Al Azhar Jl. Sisingamangaraja, Kebayoran Baru Jakarta Selatan 12110
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Anak Usia Dini Holistik Integratif (AUDHI)
ISSN : 26222469     EISSN : xxx     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Anak Usia Dini Holistik Integratif (AUDHI) merupakan jurnal ilmiah yang dikelola oleh PG PAUD Fakultas Psikologi dan Pendidikan Universitas Al Azhar Indonesia menggunakan platform pengelolaan jurnal ilmiah secara online, yaitu Open Journal System (OJS). Jurnal AUDHI memuat naskah di bidang anak usia dini (AUD) yang ada di Indonesia dan terbit secara berkala, 2 (dua) kali dalam setahun, setiap bulan Juli dan Januari. Jurnal Anak Usia Dini Holistik Integratif mempunyai scope, namun tidak terbatas pada beberapa tema kajian berikut: 1. Kesehatan dan gizi anak usia dini, 2. Pendidikan anak usia dini, 3. perlindungan, pengasuhan dan kesejahteraan bagi anak usia dini.
Articles 36 Documents
MENANAMKAN NILAI AGAMA PADA ANAK USIA DINI DI KELUARGA ARAB Mufidah, Nafisah; Nurfadilah, Nurfadilah
xxx
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metode adalah suatu cara atau jalan yang harus dilalui untuk mencapai tujuan tertentu. Bagaimana orang tua menjalankan peran juga dapat dipengaruhi oleh faktor budaya. Orang tua akan mengikuti bagaimana pengasuhan yang diterapkan oleh budayanya. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data yang diperoleh dari 6 orang tua dan 3 anak menggunakan teknik wawancara dan observasi. Kemudian data tersebut dianalisis menggunakan metode Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa setiap pasangan orang tua memiliki metode dan variasinya sendiri dalam menerapkan ajaran agama kepada anaknya, yaitu metode keteladanan, metode nasihat, metode pembiasaan, dan metode hukuman. Terdapat dua saran dalam penelitian ini yang ditujukan kepada orang tua agar anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal, pertama, pola asuh ayah dan ibu sebaiknya selaras; kedua, orang tua hendaknya menanamkan nilai Islam secara konsisten berdasarkan ajaran agama Islam
PENGEMBANGAN KEPERCAYAAN DIRI MELALUI METODE SHOW AND TELL PADA ANAK Nazla, Thafa; Fitria, Nila
xxx
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepercayaan diri merupakan suatu fikiran atau perasaan maupun pemahaman yang dimiliki anak untuk melakukan tindakan dan kemauan yang positif dan berani untuk memecahkan masalah. Untuk mendukung pengembangan kepercayaan diri tersebut harus sekolah harus membuat sebuah program yaitu salah satu nya adalah show and tell. Show and tell merupakan kegiatan dimana anak dapat membawa barang yang disukainya ataupun yang dianggapnya menarik lalu diceritakan di depan teman-temannya mengenai informasi seputar benda tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengembangan kepercayaan diri anak melalui metode show and tell usia 4 tahun yang dilakukan di Kidscenter Preschool Bintaro Utama 9 Pondok Pucung Tangerang.Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengmpulan data yang digunakan adalah wawancara,observasi dan dokumentasi. Sumber data dalam penelitian ini adalah kepala sekolah,guru kelas, dan 3 orang anak preschool. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Pengembangan kepercayaan diri melalui metode show and tell pada anak usia 4 tahun di Kidcenter Preschool Bintaro Utama 9 Pondok Pucung sudah dilakukan dengan baik.  Hal  tersebut  karena proses pelaksanaan show and tell dilakukan dengan baik. Guru  menjelaskan  mengenai  kegiatan yang akan dilakukan lalu guru mmberikan contoh kepada anak-anak secara klasikal lalu anak akan maju untuk melakukan show and tell dengan kemauannya sendiri.
PENUMBUHAN MINAT BACA ANAK USIA 5 - 6 TAHUN DI KOMPLEK LANATA RESIDENCE 2 Khalidia, Farisa; Rohita, Rohita
xxx
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Minat baca anak-anak pada saat ini perlu ditumbuhkan. Berdasarkan hasil observasi diketahui bahwa anak-anak yang tinggal di Komplek Lanata Residence 2 memiliki minat baca yang rendah. Peran orangtua sangat dibutuhkan untuk menumbuhkan minat baca anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses penumbuhan minat baca anak di Komplek Lanata Residence 2, Jakarta Selatan. Subjek penelitian ini berjumlah 11 orang yang terdiri 5 (lima) orang ibu, 3 (tiga) orang anak perempuan dan 2 (dua) orang anak laki-laki. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis dari Miles and Huberman yang prosesnya dilakukan dalam tiga tahap yaitu reduksi data, display data, dan kesimpulan (triangulasi data). Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses penumbuhan minat baca pada anak-anak di Komplek Lanata Residence 2 dilakukan dengan menggunakan metode  tiru bunyi, coba tulis, latih baca, tebak contoh, dan latih kata dan kalimat. Media yang digunakan adalah buku bacaan kisah nabi, buku pelajaran, buku cerita atau novel
PERAN PENGASUHAN ORANG TUA DALAM MENGHADAPI BENCANA BANJIR DI RAWAJATI, JAKARTA SELATAN Pratiwi, Marsya Arsyana; Nurfadilah, Nurfadilah
xxx
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui praktik pengasuhan anak usia dini dan untuk mengetahui pembagian peran ayah dan ibu kepada anak dalam menghadapi bencana banjir di Rawajati Jakarta Selatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dikumpulkan dari 3 orang tua dan 1 ketua Rukun Warga (RW) kemudian dilakukan triangulasi. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa persamaan praktik pengasuhan anak usia dini pada saat bencana banjir menggunakan metode aktif, komunikasi, kedekatan, serta kekuasaan dalam praktik pengasuhan. Perbedaannya terdapat pada kontrol dan pemantauan, dukungan dan keterlibatan serta pendisiplinan. Saran dari penelitian ini adalah dilakukan studi lebih lanjut dengan responden yang lebih luas tentang praktik pengasuhan di daerah banjir atau di daerah bencana lainnya.
PENGARUH VIDEO PEMBELAJARAN CERITA DAN LAGU TERHADAP KEMAMPUAN BERBICARA ANAK Putri, Winda Dwi; Fitria, Nila
xxx
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh video pembelajaran cerita dan lagu terhadap kemampuan berbicara anak usia 4-5 tahun di PAUD Harmoni. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian true experimental (eksperimen yang betul-betul) dengan teknik Postest Only Control Design. Sampel penelitian yaitu anak usia 4-5 tahun dengan jumlah 30 orang yang dibagi menjadi 2 kelas terdiri dari 15 anak sebagai kelompok eksperimen (video) dan 15 anak sebagai kelompok kontrol (buku cerita). Indikator kemampuan berbicara yang digunakan adalah kemampuan mengulang kembali kalimat sederhana, menjawab pertanyaan sesuai pertanyaan, dan menceritakan kembali cerita atau dongeng yang pernah didengar. Teknik pengumpulan data menggunakan tes lisan yang digunakan untuk melakukan penilaian posttest antara kelas kontrol (buku cerita) dan kelas eksperimen (video) dan dokumentasi.Hasil analisis data posttest pada nilai rata-rata (mean) kelas eksperimen (video) lebih besar dibandingkan kelas kontrol (buku cerita), yaitu sebesar 30.2667 untuk kelas eksperimen (video) dan 22.0667 untuk kelas kontrol (buku cerita). Jika dilihat dari standar deviasinya kelas eksperimen (video) lebih besar dibandingkan kelas kontrol (buku cerita) yaitu 3.12745 untuk kelas eksperimen (video) dan 2.34419 untuk kelas kontrol (buku cerita). Hal ini juga ditunjukkan dengan hasil uji  Independent  Sample  T-test  pada bagian equal variances assumed  diketahui nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0.000, menunjukkan bahwa 0.000 < 0.05 maka H0  ditolak, artinya ada perbedaan yang signifikan antara nilai belajar kelas control (buku cerita)  dan kelas eksperimen (video). Kesimpulannya adalah terdapat pengaruh penggunaan video pembelajaran cerita dan lagu yang dilihat dari perbedaan nilai rata-rata kelas yang diberi video pembelajaran cerita dan lagu (treatment) dengan kelas yang tidak diberi perlakuan (control).
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TEKNIK INSIDE OUTSIDE CIRCLE TERHADAP KETERAMPILAN MOTORIK KASAR Sarah, Siti; Rusdiyani, Isti; Maryani, Kristiana
xxx
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan model pembelajaran sangat menentukan keberhasilan dalam menstimulasi perkembangan motorik anak yang akan berbeda-beda satu anak dengan anak yang lain, untuk itu perlu dirancang suatu model pembelajaraan yang memberikan kesempatan anak agar lebih aktif dalam proses pembelajaraan. Salah satunya model pembelajaraan kooperatif yang dapat digunakan yakni model pembelajaraan kooperatif teknik inside outside circle. Adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui tentang pengaruh model pembelajaraan kooperatif teknik inside outside circle terhadap keterampilan motorik kasar anak usia 4-5 Tahun di PAUD Terpadu Bina Bangsa Kota  Serang. Metode Penelitian ini menggunakan penelitian quasi eskperimen dengan nonequevalent  control group design, dengan sampel 15 orang anak untuk kelas eskperimen dan 15 orang kelas kontrol, teknik dalam pengambilan sampel dipilih secara acak. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif teknik inside outside circle berpengaruh terhadap keterampilan motorik anak usia 4-5 tahun, hal ini terbukti dari uji hipotesis yang menunjukkan hasil uji independent samples test diperoleh nilai sig. (2-tailed) sebesar 0,000 < dari 0,05, maka Ho ditolak dan Ha diterima yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol dalam keterampilan motorik melalui model pembelajaraan kooperatif teknik inside outside circle
STIMULASI GERAK LOKOMOTOR ANAK USIA 1-4 TAHUN MELALUI METODE GERAK DAN LAGU Nisa, Intan; Suwardi, Suwardi
xxx
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gerak lokomotor sangat melekat erat dan tidak dapat dipisahkan pada perkembangan motorik kasar anak, untuk itu perlu dilakukan stimulasi terkait kemampuan gerak lokomotornya yang  sesuai dengan kelompok usia. Metode penelitian yang digunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Sumber data penelitiannya itu koordinator, guru play class, serta orangtua play class. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kelompok kelas Runner (16-24 bulan) stimulasi kemampuan berjalan, berlari dan melompat dilakukan dengan menggunakan lagu walk jump run, chochoc train, welcome to little jack, serta good bye song. Pada kelompok kelas Explorer (2-3 tahun) stimulasi kemampuan berjalan, berlari dan melompat dilakukan denganmenggunakan lagu walk jump run, chochoc train, welcome to little jack, jumping jack, serta good bye song. Sementara pada kelompok Kiddos (3-4 tahun) pada kelompok kelas Explorer (2-3 tahun) menstimulasi kemampuan berjalan, berlari dan melompat menggunakan lagu walk jump run, chochoc train, welcome to little jack, jumping jack,  serta good bye song. Pemberian stimulasi gerak lokomotor pada masing-masing usia, beberapa sudah sesuai dengan prinsip dasar stimulasi namun belum disesuaikan dengan usia atau kelompok anak seperti yang terdapat pada kriteria pemilihan media yakni pengelompokan sasaran. Saran yang dapat diberikan terkait stimulasi gerak dan lagu yang diberikan, hendaknya media yang digunakan diklasifikasikan berdasarkan kelompok usia. Sebaiknya pihak sekolah memberikan kegiatan dengan memperhatikan Peraturan Menteri 146 tahun 2014 serta guru dapat menggunakan media pembelajaran yang sesuai dengan usia anak, agar kemampuan anak dapat berkembang sesuai tahapan dan usianya.
FAKTOR PENDUKUNG DALAM PERAWATAN GIGI ANAK USIA 6-7 TAHUN Sekarlawu, Hesti Hapsari; Rohita, Rohita; Nurfadilah, Nurfadilah
xxx
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan gigi dan mulut bisa dialami oleh semua jenis umur, termasuk anak usia dini. Masalah gigi dan mulut dapat memiliki banyak dampak membahayakan bagi anak. Beberapa dampaknya adalah meningkatkan kurangnya perhatian dan membuat anak mudah terganggu oleh sekitar, dimana akan berakibat negatif pada harga diri anak dan menyebabkan kegagalan di sekolah. Secara khusus, dari 59 murid di TK Tarbiyatul Muslimin didapatkan data bahwa 89.83% anak mengalami masalah gigi, sehingga hanya 10.17% anak memiliki gigi yang sehat. Oleh karena itu, dilakukan penelitian tentang peran pengasuh dalam perawatan gigi anak. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Sumber data diperoleh dari 6 orangtua dan 3 anak melalui kegiatan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa terdapat banyak faktor pendukung perawatan gigi anak yang berbeda setiap keluarga. Namun ada 5 faktor pendukung yang sama yaitu pengalaman masalah gigi pengasuh, pemantauan, waktu luang, aturan yang jelas dan karakteristik pengasuh yang tegas. Saran yang dapat diberikan adalah agar pengasuh memiliki 5 faktor pendukung utama yaitu (a) belajar dari pengalaman, (b) melakukan pemantauan, (c) menyiapkan waktu luang, (d) membuat aturan yang jelas terkait perawatan gigi, dan (e) tegas.
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERHITUNG AWAL MELALUI MODIFIKASI BENTUK PERMAINAN CONGKLAK Humairo, Vira Muthia; Amelia, Zahrina
xxx
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan kognitif merupakan aspek yang penting dalam mengembangkan kemampuan berpikir anak, salah satunya yaitu mengenal konsep lambang bilangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peningkatan kemampuan mengenal konsep lambang bilangan 1 – 10 melalui permainan modifikasi congklak pada anak usia 5 - 6 tahun di RA/TK Islam Amali. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang menggunakan model Kemmis dan Mc Taggart yang dilakukan selama 2 siklus, di mana satu siklus terdiri dari 2 kali pertemuan. Subjek penelitian ini adalah 15 anak, yang terdiri dari 9 anak laki-laki dan 5 anak perempuan.  Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi kemampuan anak dalam mengenal konsep lambang bilangan 1 – 10, aktivitas guru dan anak serta dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan perhitungan statistika sederhana.Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa terdapat peningkatan dalam kemampuan mengenal konsep lambang bilangan 1 – 10 melalui permainan pohon hitung. Hal ini diketahui dari rata-rata anak yang mendapat skor 3 pada setiap indikator yaitu indikator membilang 1 – 10 siklus I sebesar 69.1% dan siklus II sebesar 100% artinya terdapat peningkatan sebesar 30.9%. Pada indikator menghubungkan benda-benda konkret dengan lambang bilangan 1 – 10 siklus I sebesar 55.4% dan siklus II sebesar 77,6% artinya terdapat peningkatan sebesar 22.2% dan pada indikator mengurutkan lambang bilangan 1 – 10 siklus I 44.7% dan siklus II sebesar 77.6% artinya terdapat peningkatan sebesar 32.9%. Pencapaian di siklus II sudah melebihi indikator keberhasilan yang telah ditentukan yaitu sebesar 75%.
PERAN AYAH DALAM MENANAMKAN NILAI IBADAH PADA ANAK USIA 4 – 5 TAHUN Krisnawati, Sinta; Rohita, Rohita
xxx
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peran ayah yang diketahui secara umum hanyalah sebagai kepala rumah tangga yang bertanggung jawab dalam mencari nafkah. Sementara pada kenyataannya peran ayah tidak cukup hanya dengan mencari nafkah saja akan tetapi juga perlu dengan menanamkan nilai – nilai agama  pada anak salah satunya yaitu menanamkan nilai ibadah. Metode Penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Sumber data diperoleh dari 6 orang tua dan 3 anak melalui kegiatan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model  Miles and Huberman melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarik kesimpulan. Berdasarkan hasil wawancara, observasi, dan dokumentasi, dapat diambil 4 kesimpulan, yaitu 1) ayah sudah mengetahui tentang menanamkan nilai ibadah pada anak usia dini, 2) ayah dapat melaksanakan perannya sebagai teacher and role model dalam menanamkan nilai ibadah dengan menggunakan media langsung dan metode keteladanan, 3) ayah sudah maksimal melaksanakan perannya sebagai protector dalam menanamkan nilai akhlak karena dengan selalu mengingatkan dan dengan media langsung, 4) ayah dapat melaksanakan perannya sebagai friend and playmate dalam menanamkan nilai ibadah dengan media audio visual dan media buku, kemudian juga dengan menggunakan metode bercerita.

Page 1 of 4 | Total Record : 36


Filter by Year

0000


Filter By Issues
All Issue