cover
Contact Name
Andi Farid Hidayanto
Contact Email
kreatifjurnal@gmail.com
Phone
+6281346201488
Journal Mail Official
kreatifjurnal@gmail.com
Editorial Address
Jurusan Desain, Politeknik Negeri Samarinda Jl. Ciptomangunkusumo, Samarinda Seberang, Samarinda, Kalimantan Timur
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Jurnal Kreatif : Desain Produk Industri dan Arsitektur
ISSN : 23031662     EISSN : 27472582     DOI : 10.46964
Core Subject : Art, Engineering,
Jurnal Kreatif : Desain Produk Industri dan Arsitektur, terbitan ini berisi artikel bidang ilmu desain produk industri, arsitektur dan ilmu ilmu umum yang mendukung disiplin tersebut. Diterbitkan secara berkala 6 bulanan, tiap bulan April dan Oktober
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 1 (2013): Volume 1, No.1, Oktober 2013" : 5 Documents clear
PEMANFAATAN HUTAN KOTA SEBAGAI BENTUK RUANG TERBUKA HIJAU DALAM MENDUKUNG FUNGSI PERLINDUNGAN LINGKUNGAN Hastanto, Sujoko
JURNAL KREATIF: DESAIN PRODUK INDUSTRI DAN ARSITEKTUR Vol 1 No 1 (2013): Volume 1, No.1, Oktober 2013
Publisher : Indonesian Society of Applied Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

As the area of the city that became the capital of a province, the province of East Kalimantan,and the natural resources abundant enough, the investment climate in the city of Samarindashow progress very quickly, and became one of the main targets for investors to develop thebusiness. Some sectors of life are rising because of increasing population is transportationand recreation needs. Transport in a fairly densely populated cities, where the populationis about 726 233 Samarinda souls (2010 census results), will certainly have an impact oncongestion and pollution. With the solution propagate green open space (in the form ofForest City), where the latter planted trees are trees that can absorb chemicals and toxinsthat are produced from such pollution. Besides urban forests can also serve as a recreationalarea for the community, and as an area to perform other activities that positively. Generalconclusion is that the government of Samarinda should provide more open areas of greenopen space in the form (Forest City) in each sub-region, so that the activity is notconcentrated only in the Mahakam River Edge only, but can be broken down into severalareas, which of course will also reduce the risk of congestion in the city.Sebagai daerah kota yang menjadi ibukota dari sebuah propinsi, yaitu Propinsi KalimantanTimur, dan dengan sumberdaya alam yang cukup berlimpah, maka iklim investasi di KotaSamarinda menunjukkan kemajuan yang sangat cepat, dan menjadi salah satu target utamabagi investor untuk mengembangkan usaha. Beberapa sektor kehidupan yang meningkatkarena jumlah penduduk meningkat adalah transportasi dan kebutuhan rekreasi.Transportasi di kota yang cukup padat penduduknya, dimana penduduk Kota Samarindaadalah sekitar 726.233 jiwa (hasil sensus 2010), tentunya akan berdampak pada kemacetandan polusi. Dengan adanya solusi memperbanyak Ruang Terbuka Hijau (dalam bentukHutan Kota), dimana nantinya pohon-pohon yang ditanam adalah pohon yang dapatmenyerap unsur-unsur kimia yang bersifat racun yang dihasilkan dari polusi tersebut.Selain itu hutan kota dapat juga berfungsi sebagai area untuk rekreasi masyarakat, dansebagai area untuk melakukan aktivitas-aktivitas lain yang positif. Kesimpulan secaraumum adalah pemerintah Kota Samarinda harus menyediakan lebih banyak lagi areaareaterbuka berbentuk Ruang Terbuka Hijau (Hutan Kota) di setiap wilayah kecamatan,sehingga aktivitas masyarakat tidak terpusat hanya di Tepian Sungai Mahakam saja, tetapidapat dipecah ke beberapa wilayah, yang tentunya juga akan mengurangi resiko kemacetandi dalam kota.
TEKNIK PENGOLAHAN CITRA PENGUKURAN BESARAN TEGANGAN REGANGAN PLAT PERSEGI DENGAN METODE MOIRE’ SEBAGAI SALAH SATU ALTERNATIF PENGUKURAN DALAM DESAIN INDUSTRI MANUFAKTUR marlang, hidayat
JURNAL KREATIF: DESAIN PRODUK INDUSTRI DAN ARSITEKTUR Vol 1 No 1 (2013): Volume 1, No.1, Oktober 2013
Publisher : Indonesian Society of Applied Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Moire method is one of alternative method that can be choosen in the stress-strain measurements because it is simple and does not require sophisticated equipment nor expensive with results that is accurate enough. The object of this research is a square plate clamped all edges and given load in the middle of the plate with various value. Material deformation produced moire patterns in the form of dark-light pattern (fringes) and the image have captured using a digital camera.The image of moire pattern from digital camera then processed by MATLAB using image processing tool. Furthermore, the results processed as binary images or treshold to get a clearly visible moire pattern. Finally, stress obatined from MATLAB by using image processing tool was compared with the numerical methods.The difference obtained at average 6% for the three types of loading and at average 8.8% with the numerical method.Metode Moire menjadi pilihan dalam pengukuran perpindahan/deformasi karena lebih mudah dan tidak memerlukan peralatan yang canggih dan mahal dengan hasil yang cukup akurat. Sebagai obyek penelitian adalah plat bujursangkar yang dijepit disemua sisinya dan diberi beban terpusat ditengah-tengahnya dengan besar yang bervariasi. Pengolahan pola gelap-terang (fringes) hasil kamera digital atau images processing dilakukan dengan software MATLAB. Sebagai pembanding digunakan metode analitis dan numerik. Hasil eksperimen diperoleh melalui software MATLAB menunjukkan bahwa medan stress yang dihasilkan oleh software melalui image processing dibandingkan dengan metode analitis terdapat perbedaan rata-rata 6% untuk tiga jenis pembebanan dan 8,8% antara metode moire dengan numerik
DAVID KELLEY, DESAINER YANG DICIPTAKAN ATAU DILAHIRKAN SUATU KAJIAN DENGAN PENDEKATAN INDIVISUALISTIS Hidayanto, Andi Farid
JURNAL KREATIF: DESAIN PRODUK INDUSTRI DAN ARSITEKTUR Vol 1 No 1 (2013): Volume 1, No.1, Oktober 2013
Publisher : Indonesian Society of Applied Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

David Kelley is the founder and manager of IDEO, the design firm. Innovation capability produces some nice design work. David Kelley is the electrical engineer who initially did not have background of design skills. Stems from the placement of work scope on the design, making David Kelly attracted to the world of design The Zolberg method of approach can be studied background of someone to be designer. The analysis based of the factors behind them. Does someone become a designer that created or born.David Kelley adalah pendiri dan manajer biro desain IDEO. Kemampuan inovasinya menghasilkan beberapa karya desain yang bagus. David Kelley awalnya adalah insinyur elektro yang tidak memiliki latar belakang ketrampilan desain. Bermula dari penempatan lingkup kerja di bagian desain, menjadikan David Kelley tertarik ke dunia desain. Dengan pendekatan metode Zolberg dapat dipelajari latar belakang seseorang menjadi desainer. Analisis didasarkan faktor-faktor yang melatarbelakanginya. Apakah seseorang menjadi desainer itu diciptakan atau dilahirkan.
KONSEP ARSITEKTUR BERKELANJUTAN ARSITEKTUR VERNAKULAR RUMAH LAMIN SUKU DAYAK KENYAH Noviana, Mafazah
JURNAL KREATIF: DESAIN PRODUK INDUSTRI DAN ARSITEKTUR Vol 1 No 1 (2013): Volume 1, No.1, Oktober 2013
Publisher : Indonesian Society of Applied Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dayak Kenyah tribe is one of the most original Kalimantan spread all over the territory. Dayak Kenyah people call their house with Lamin or Amin. The concept of vernacular architecture is the development of folk architecture, characterize ecological architecture, architectonic and natural. This concept is in line with the concept of sustainable architecture. Similarly Lamin Dayak Kenyah, what is sustainable architecture concepts are applied in the building. One of the Dayak Kenyah settlement that is still awake in East Kalimantan is Pampang Village which is located in Kecamatan Samarinda Utara, Kelurahan Sungai Siring, Samarinda. The method used to find the concept of sustainable architecture Lamin Dayak Kenyah is qualitative research method with rationalistic paradigm. The data obtained by field observations in Dayak Kenyah village, the Village Pampang and from other sources such as the internet, books, magazins, and news paper. Suku dayak kenyah merupakan salah satu suku asli kalimantan yang paling banyak menyebar keseluruh pelosok wilayah. Orang Dayak Kenyah menyebut rumah tinggalnya dengan Lamin atau Amin. Konsep arsitektur vernakular merupakan pengembangan dari arsitektur rakyat, mencirikan arsitektur ekologis, arsitektonis dan alami. Konsep ini sejalan dengan konsep arsitektur berkelanjutan. Begitu pula dengan Lamin Suku Dayak Kenyah konsep-konsep arsitektur berkelanjutan apa sajakah yang diterapkan dalam bangunannya. Salah satu permukiman Suku Dayak Kenyah yang masih terjaga di Kalimantan Timur adalah Desa Pampang Samarinda yang terletak di Kecamatan Samarinda Utara, Kelurahan Sungai Siring. Metode yang digunakan untuk melihat konsep arsitektur berkelanjutan pada rumah Lamin Suku Dayak Kenyah yaitu Metode penelitian kualitatif dengan paradigma rasionalistik. Data-data diperoleh dengan observasi lapangan di desa suku Dayak Kenyah, yaitu Desa Pampang dan dari sumber-sumber lain seperti internet dan media cetak.
KORELASI AKSES PERUMAHAN DAN KRIMINALITAS DI PERUMAHAN KOTA SAMARINDA Hidayati, Zakiah; Noviana, Mafazah
JURNAL KREATIF: DESAIN PRODUK INDUSTRI DAN ARSITEKTUR Vol 1 No 1 (2013): Volume 1, No.1, Oktober 2013
Publisher : Indonesian Society of Applied Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research proposes to examine the correlation between access of housing and crime in Samarinda. The findings of this research: the most associated with access of housing to crime was form of access (direct and indirect access from main entrance of housing to a house) and the depths of space (topological distance). Direct access and shorter distance increased crime. While form of access(direct/indirect access) from main street to a house didn’t influenced crime significantly. Less correlated factors were open access (mostly found on housing and zones access). Keywords: access, crime, housingPenelitian ini bertujuan untuk mencari hubungan antara faktor akses dengan kriminalitas di perumahan di kota Samarinda. Hasil penelitian adalah faktor akses yang paling berhubungan dengan kriminalitas adalah bentuk hubungan akses dan kedalaman ruang. Hubungan akses langsung dari rumah menuju entrance keluar masuk perumnas akan meningkatkan kerawanan kriminalitas dibandingkan dengan akses tidak langsung. Semakin dangkal kedalaman ruang dari akses keluar masuk perumnas menuju rumah maka semakin meningkatkan angka kriminalitas.Sedangkanbentuk pencapaian (langsung/tidak langsung) antara rumah dengan jalan utama (bukan akses utama) adalah faktor yang sedikit berhubungan dengan kriminalitas (pencurian). Artinya bahwa rumah berpagar tertutup atau tidak berpagar memiliki sedikit hubungan dengan faktor kriminalitas. Hal yang tidak berhubungan mengenai variabel akses adalah bentuk akses yang terbuka ke Perumnas Air Putih dan zona 1-4. Tidak ditemukan kaitan antara keseragaman bentuk akses ini dengan pola sebaran kriminalitas.

Page 1 of 1 | Total Record : 5