cover
Contact Name
Prof. Dr. Rajab Ritonga, M.Si.
Contact Email
redaksi@pewarta.org
Phone
+62811133471
Journal Mail Official
redaksi@pewarta.org
Editorial Address
Pengurus Pusat Persatuan Wartawan Indonesia Gedung Dewan Pers lt. 4 Jl. Kebon Sirih No. 34 Telp. 3453131; 3862041 Faks. 3453175
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Pewarta Indonesia
ISSN : -     EISSN : 26566893     DOI : https://doi.org/10.25008/jpi
Core Subject : Education, Social,
JURNAL PEWARTA INDONESIA adalah Open Journal berkala ilmiah, diterbitkan oleh Pengurus Pusat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) setiap bulan April dan Oktober tahun berjalan. Jurnal ini dikelola dengan prinsip peer-reviewed dan merupakan wadah bagi para wartawan, peneliti, dosen, serta para pemerhati media, ataupun jurnalisme untuk menyebarluaskan hasil-hasil penelitian ataupun kajian teortis terkait media dan jurnalisme, ataupun ilmu komunikasi secara umum. Fokus terbitan Pewarta Indonesia adalah segala sesuatu yang terkait dengan media, baik media cetak, elektronik maupun siber, media sosial, termasuk juga media luar ruang. Penelitian yang terkait bidang ilmu komunikasi juga dimungkinkan sepanjang berisisan dengan media massa dalam arti luas (radio, televisi, suratkabar, film, ataupun buku).
Articles 30 Documents
Motif Mahasiswa Memilih Prodi Pendidikan Agama Islam di IAIN Purwokerto Amalia, Rizky
Jurnal Pewarta Indonesia Vol 1, No 1 (2019): Jurnal Pewarta Indonesia
Publisher : Persatuan Wartawan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/jpi.v1i1.6

Abstract

IAIN Purwokerto merupakan satu-satunya Perguruan Tinggi Islam Negeri di Purwokerto dan banyak diminati calon mahasiswa. Perguruan Tinggi ini, memiliki beberapa program studi yang menjadi unggulan. Salah satunya adalah program studi Pendidikan Agama Islam. Kajian ini berusaha mengungkapkan motif mahasiswa memilih program studi Pendidikan Agama Islam di IAIN Purwokerto. Metode kajiannya menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumen. Tmuan penelitian, adalah motif mahasiswa memilih program studi Pendidikan Agama Islam berbeda-beda, namun secara garis besar terbagi dua yaitu: pertama, motif yang berhubungan dengan kegiatan belajar mengajar; seperti ingin menjadi guru Pendidikan Agama Islam, ingin belajar mengaji dan kedua motif lain; seperti faktor orang tua, ikut-ikutan teman, sebagai pelampiasan.
Motif Berfoto Selfie untuk Presensi Kehadiran Kelas Online saat Pandemi Covid-19 di Kalangan Pelajar Sekolah Dasar Setiawan, Riko; Maring, Prudensius
Jurnal Pewarta Indonesia Vol 2, No 2 (2020): Jurnal Pewarta Indonesia
Publisher : Persatuan Wartawan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/jpi.v2i2.38

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi ketertarikan peneliti melihat fenomena selfie sebagai bukti kehadiran (presensi) kelas online para siswa yang belajar dari rumah untuk mencegah penyebaran virus corona. Selama pandemik Covid-19, kehadiran pelajar di sekolah ditiadakan, diganti dengan belajar dari rumah secara virtual. Bentuk kehadiran mereka dalam kelas online dibuktikan melalui foto selfie sekaligus sebagai bukti telah melakukan kegiatan belajar dari rumah. Para pelajar sekolah dasar (SD), khususnya di daerah Kebon Jeruk, Jakarta Barat selalu menggunakan atribut sekolah dengan beragam ekspresi wajah saat berfoto selfie. Para pelajar SD tersebut diharuskan mengirimkan foto selfie mereka ke group whatsApp yang dibuat oleh wali murid masing masing. Penelitian ini menggunakan teori Fenomenologi dari Alfred Schutz, dan dilakukan dengan pendekatan kualitatif untuk mengetahui motif para pelajar berfoto selfie dalam berbagai tampilan diri. Hasil penelitian menunjukan, terdapat tiga motif selfie di kalangan pelajar SD di daerah Kebon Jeruk Jakarta Barat saat mengirim foto selfie mereka sebagai presensi kelas virtual yakni: (1) sebagai bukti kehadiran, (2) membangun citra diri, dan (3) untuk menarik perhatian orang lain.
Efektivitas Penggunaan Aplikasi Qraved sebagai Media Memilih Tempat Makan Putri, Nadia Qisthina
Jurnal Pewarta Indonesia Vol 2, No 1 (2020): Jurnal Pewarta Indonesia
Publisher : Persatuan Wartawan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/jpi.v2i1.28

Abstract

Perkembangan internet mendorong munculnya berbagai aplikasi baru mulai dari Instagram, Facebook maupun lainnya. Pengertian media menurut pengertian ahli adalah segala bentuk dan saluran yang digunakan untuk menyampaikan informasi atau pesan. Media juga dapat diakses sebagai jasa informasi, dalam hal ini untuk memilih tempat makan yang dinamakan aplikasi Qraved. Qraved  didirikan pada tahun 2013, merupakan perusahaan direktori reservasi kuliner yang dinilai berhasil memberikan solusi “Makan apa dan dimana”. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui efektivitas penggunaan aplikasi Qraved bagi masyarakat dalam meilih tempat makan. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif. Pengukuran efektivitas menggunakan metode penyebaran kuesioner dengan tujuan yaitu mengukur perilaku konsumen. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang telah diujivaliditas dan realibilitasnya. Sampel penelitian ini diambil sebanyak 100 orang pengguna aplikasi Qraved. Dengan penelitian kuantitatif deskriptif peneliti mengukur efektifitas dari aplikasi Qraved menggunaan model komunikasi EPIC Model yaitu mengukur efektivitas dari segi empathy, persuation, impact dan communication. Hasil menunjukkan bahwa aplikasi Qraved efektif dalam membantu masyarakat memilih tempat makan.
Brand Community: Pola Komunikasi dalam Menjaga Keutuhan Kelompok Wirasahidan, Johan
Jurnal Pewarta Indonesia Vol 1, No 2 (2019): Jurnal Pewarta Indonesia
Publisher : Persatuan Wartawan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/jpi.v1i2.12

Abstract

Komunitas merek merupakan kajian yang menarik untuk di teliti. Pada dasarnya, komunitas berdiri atas kesamaan merek tertentu lalu mereka berkumpul membentuk suatu kelompok bagi para penggunanya sebagai wadah berbagi cerita dan memberi solusi mengenai produk yang mereka pakai. Setiap aktivitas mereka berbagi cerita tentang merek yang mereka pakai akan membentuk interaksi dan pola komunikasi antar sesama anggota kelompok. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana pola komunikasi komunitas Mifans Depok dalam menjaga keutuhan kelompok. Metode yang dipakai menggunakan pendekatan studi kasus dan menggunakan paradigm konstruktivisme. Teori yang dipakai adalah teori groupthink dari pemikiran Irvin L. Janis. Hasil yang didapat yaitu terdapat pola jaringan komunikasi bintang atau semua saluran yang dilakukan kelompok dalam proses komunikasi. Sehingga anggota kelompok merasa nyaman dan memiliki hubungan yang bersifat interpersonal. Simpulan yang didapat yaitu pola komunikasi semua saluran memberikan manfaat bagi keutuhan kelompok. Dengan pola komunikasi yang dapat dilakukan oleh anggota dengan anggota lainnya menciptakan hubungan sosial yang dekat dan tidak memberikan jarak hubungan bagi anggota lainnya karena anggota dapat mengekspresikan ide dan pendapat tanpa rasa canggung.
Menjembatani Desa Prioritas Nasional dan Konsep Travel 2.0 Sukmawati, Herlina; Nuryananda, Praja Firdaus
Jurnal Pewarta Indonesia Vol 1, No 1 (2019): Jurnal Pewarta Indonesia
Publisher : Persatuan Wartawan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/jpi.v1i1.2

Abstract

Travel 2.0 merupakan konsep pariwisata yang menggunakan media sosial dan internet sebagai gerbang pembuka promosi pariwisata. Sayangnya, masih banyak yang belum memahami konsep ini secara utuh. Tidak liniernya pemahaman konsep travel 2.0 dengan aplikasinya terjadi pada usaha Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Sepraga di Desa Tegaren, Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek untuk membangkitkan pariwisata embung Banyu Lumut. Dengan menggunakan metode observasi, wawancara, dan studi kepustakaan, studi ini berusaha untuk memberi sorotan pada ketidaksesuaian lapangan dengan kesiapan konsep keilmuan yang sudah ada. Media sosial dan internet memberikan perubahan yang besar terhadap pemasaran pariwisata. Jika dulu pariwisata tidak beda dengan pemasaran langsung dari produsen kepada konsumen, maka dengan travel 2.0, pemasaran berpusat pada sesama konsumen (peer-to-peer marketing). LMDH bisa mengembangkan pariwisata secara maksimal dengan adanya kelompok sadar wisata (pokdarwis). Namun, pokdarwis Desa Tegaren tidak bisa terbentuk karena adanya ganjalan administrasi dan struktural negara. Studi ini, tidak hanya memberi sorotan, namun  juga memberikan saran untuk mengembangkan konsep peer-to-peer dalam pengembangan pariwisata.
Strategi Komunikasi Pemasaran Doktorandus Koffie dalam Menarik Minat Konsumen Penikmat Kopi Hadi, Dicky Fajar Purwa
Jurnal Pewarta Indonesia Vol 2, No 2 (2020): Jurnal Pewarta Indonesia
Publisher : Persatuan Wartawan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/jpi.v2i2.50

Abstract

Budaya  minum  kopi  yang  awalnya  berasal  dari  barat  muncul sebagai salah satu   kebutuhan   yang   tidak   terlepaskan   dalam kehidupan  banyak  orang  terutama  para  pencinta  kopi.  Meningkatnya permintaan  terhadap  kopi,  memancing  munculnya berbagai brand  dan  kedai-kedai kopi di sekitar masyarakat. Pengunjung kedai-kedai ini pun tidaklah sedikit,  begitu  pula  dengan  keuntungan  yang  didapat  oleh  produsen. Metode dasar yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian ini secara purposive mengambil studi kasus di Doktorandus Koffie yang sudah menggunakan beberapa kegiatan komunikasi pemasaran terpadu. Sumber data pada penelitian ini adalah narasumber, dan observasi lapangan. Peneliti mengumpulkan data menggunakan teknik wawancara, pencatatan, dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan model analisis interaktif yang terdiri dari tiga komponen pokok yaitu reduksi data, sajian data, dan penarikan kesimpulan dengan verifikasinya untuk mengetahui masing-masing kegiatan Integrated Marketing Communication yang dilakukan oleh Doktorandus Koffie. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan komunikasi pemasaran yang dilakukan oleh Doktorandus Koffie merupakan kegiatan yang saling berhubungan dan saling mendukung untuk menginformasikan Doktorandus Koffie kepada para konsumen dan menarik minat konsumen.
Perencanaan dan Evaluasi Public Relations Program CSR Bring Back Our Bottle pada Perusahaan The Body Shop Indonesia Margaretha, Lusyane; Sari, Afrina; Toni, Ahmad
Jurnal Pewarta Indonesia Vol 2, No 1 (2020): Jurnal Pewarta Indonesia
Publisher : Persatuan Wartawan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/jpi.v2i1.25

Abstract

CSR adalah komitmen bisnis untuk berperilaku etis, beroperasi secara legal dan berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi sekaligus meningkatkan kualitas hidup karyawan dan keluarganya, serta masyarakat lokal dan masyarakat pada umumnya. Salah satu bentuk implementasi kegiatan CSR telah dilaksanakan oleh The Body Shop di Indonesia dengan CSR Program Bring Back Our Bottle yang mengajak pelanggan mengembalikan kemasan kosong ke gerai The Body Shop Indonesia. Hal ini sekaligus menjadi langkah lanjutan dari The Body Shop di Indonesia untuk mewujudkan perusahaan yang aman lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perencanaan public relations dan evaluasi program corporate social responsibility bring back our bottle the body shop. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian ini menggunakan Model Two-Way Symmetric, konsep Manajemen dan Public Relations. Hasil dari penelitian ini adalah The Body Shop mampu menjalankan program-program CSR-nya dengan baik dan menganggumkan. Adapun kegiatan CSR pada The Body Shop Program Lingkungan The Body Shop Indonesia adalah Bring Back Our Bottle. CSR merupakan tanggung jawab sosial dari perusahaan pada dasarnya memiliki konsep dengan visi yang sama yang untuk pembangunan yang berkelanjutan.
Bias Feminisme: Isu LGBT, Seks Bebas dan Perubahan Norma Seksualitas Rendanody, Anggita
Jurnal Pewarta Indonesia Vol 1, No 1 (2019): Jurnal Pewarta Indonesia
Publisher : Persatuan Wartawan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/jpi.v1i1.7

Abstract

Feminisme dimaknai sebagai suatu gerakan atau aksi perlawanan atas dominasi pria dalam kehidupan yang kini dimanifestasikan melalui media massa dan media sosial. Pada hakikatnya, media sosial adalah salah satu jenis media massa. Perbedaan keduanya terletak pada kelembagaan dan pertanggungjawaban atas informasi yang diberikan. Meskipun demikian, keduanya sama-sama menjadi perantara bagi sesama pengguna media. Sama-sama bisa memberikan pengaruh terhadap masyarakat, secara kognitif, afektif dan konatif. Feminisme di  dunia virtual hadir dalam kedua bentuk tersebut. Konten yang dimuat di antaranya tentang kekerasan terhadap perempuan; fisik dan nonfisik, penindasan dan pembedaan perlakuan di lingkungan kerja, serta pembedaan peluang untuk mendapatkan pendidikan dan pekerjaan yang setara. Pemuatan konten tersebut memiliki satu tujuan yaitu menyetarakan hak antara laki-laki dan perempuan. Namun jika dicermati, hak yang diperjuangkan oleh feminis tidak melulu perempuan, tetapi juga hak gender; feminin dan maskulin dan hak sebagai manusia atau HAM (Hak Asasi Manusia). Berangkat dari tuntutan atas HAM inilah, muncul gagasan tentang kebebasan. Penelitian bertujuan untuk mengkaji pemberitaan media massa (media sosial) terkait feminisme, dengan menggunakan studi kepustakaan. Hasil yang didapat dari penelitian ini adalah, dalam penyajian konten seputar feminisme; kesetaraan dan kebebasan perempuan, ada perluasan makna yang mengarah pada kebebasan seksualitas, mengarah pada LGBT dan berubahnya norma sosial tentang seksualitas itu sendiri.
Jurnalisme Damai dalam Pembingkaian Berita Rasisme Mahasiswa Papua di Tribunnews.com dan Detik.com Alam, Sukma
Jurnal Pewarta Indonesia Vol 2, No 2 (2020): Jurnal Pewarta Indonesia
Publisher : Persatuan Wartawan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/jpi.v2i2.33

Abstract

Penelitian ini meneliti kasus rasisme terhadap mahasiswa Papua di Surabaya. Mahasiswa Papua dipersekusi oleh ormas dan warga sekitar karena diduga merusak bendera merah putih. Aparat keamanan ikut menjaga situasi justru diduga berujar rasis terhadap mahasiswa Papua hingga situasi nasional panas khususnya di daerah Papua dan Papua Barat. Tentu media tidak luput dari peristiwa tersebut untuk menentukan sikap dalam sebuah berita. Jika berita tidak mempertimbangkan penyelesaian konflik atau memperkeruh situasi menjadi panas maka di sinilah muncul jurnalisme damai (peace journalisme) sebagai wadah perdamaian dan berakhirnya konflik. Penelitian ini bertujuan, pertaa, untuk mengetahui framing tribunnews.com dan detik.com dalam berita kasus rasisme terhadap mahasiswa Papua, dan kedua mengetahui jurnalisme damai dalam berita tribunnews.com dan detik.com terkait kasus rasisme terhadap mahasiswa Papua. Hasilnya, frame tribunnews.com dan detik.com sama-sama meletakan mahasiswa Papua sebagai korban rasisme dan tidak bersalah. Sementara praktik jurnalisme damai bagi tribunnews.com selalu berusaha menyampaikan keadilan bagi mahasiswa Papua untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Sedangkan detik.com berusaha menyampaikan rekonsiliasi bahwa ujaran rasisme menyangkut bangsa Indonesia.
Strategi Komunikasi Pemasaran Novel Dilan: Dia adalah Dilanku tahun 1990 Musacarlos, Petrus Finsensio; Hartanti, Lisa Esti Puji
Jurnal Pewarta Indonesia Vol 2, No 1 (2020): Jurnal Pewarta Indonesia
Publisher : Persatuan Wartawan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/jpi.v2i1.29

Abstract

Dalam berbagai usaha bisnis baik yang menghasilkan barang maupun jasa, peran pemasaran sangatlah penting karena merupakan salah satu faktor kunci keberhasilan bisnis. Novel Dilan: Dia adalah Dilanku tahun 1990, merupakan produk best seller  di Indonesia yang dihasilkan dari strategi komunikasi pemasaran. Komunikasi pemasaran berperan penting dalam proses pembentukan persepsi konsumen dan membentuk perubahan perilaku konsumen sehingga terjadi tindakan pembelian terhadap sebuah produk yang dipasarkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis strategi komunikasi pemasaran yang dilakukan oleh penerbit Mizan terhadap novel Dilan: Dia adalah Dilanku tahun 1990. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan proses pengumpulan data yaitu dengan teknik wawancara, observasi, dan mengumpulkan data kepustakaan. Kemudian dijabarkan secara deskriptif dan dianalisis menggunakan teori strategi komunikasi pemasaran menurut Smith Zook (2011) yang meliputi analisis situasi, tujuan, strategi, taktik, pelaksanaan, dan kontrol. Hasil penelitian ini adalah; strategi komunikasi pemasaran terhadap sebuah produk harus disusun dengan baik dan teliti, agar tujuan dan rencana atau strategi komunikasi pemasaran yang ingin dicapai dapat berhasil.

Page 1 of 3 | Total Record : 30