cover
Contact Name
Dr. Paduloh, ST., MT
Contact Email
paduloh@dsn.ubharajaya.ac.id
Phone
+6282225360900
Journal Mail Official
rifda.ilahy@dsn.ubharajaya.ac.id
Editorial Address
Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, Jl. Perjuangan No.81, RT.003/RW.002, Marga Mulya, Kec. Bekasi Utara, Kota Bks, Jawa Barat 17143. Telp: (021) 88955882.
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Journal of Industrial and Engineering System (JIES)
ISSN : 0005.272     EISSN : 27227979     DOI : https://doi.org/10.31599/jies.v1i2
Journal of Industrial and Engineering System (JIES) adalah jurnal yang menerbitkan makalah penelitian asli yang inovatif dan artikel ulasan kritis di bidang teknik dan penelitian ilmiah. JIES merupakan jurnal ilmiah yang dikelola oleh Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Bhayangkara Jakarta Raya. Fokus Jurnal ini adalah Teknik Industri tetapi tidak terbatas pada aspek Desain dan Pengukuran Kerja, Penelitian dan Analisis Operasi, Analisis Ekonomi Teknik, Teknik Fasilitas dan Manajemen Energi, Rekayasa Kualitas & Realibilitas, Faktor Ergonomi dan Manusia, Teknik dan Manajemen Operasi, Manajemen Rantai Pasokan, Teknik Manajemen, Keselamatan, Rekayasa Informasi, Desain dan Pengembangan Produk, dan Desain dan Rekayasa Sistem. JIES akan diterbitkan dua kali dalam satu tahun, pada bulan Juni dan Desember (Semester genap terbit Juni dan semester ganjil terbit Desember). Pertama kali terbit Juni 2020 E-ISSN: 2722-7979 dengan SK-ISSN: 0005.27227979/JI.3.1/SK.ISSN/2020.06 (29 Juni 2020).
Articles 21 Documents
Analisis Upaya Menurunkan Cacat Produk Crank Case LH pada Proses Die Casting dengan Metode PDCA dan FMEA di PT. Suzuki Indo Mobil/Motor Yunan, Agustinus; Raya, Dimas; Rosihan, Rifda Ilahy
Journal of Industrial and Engineering System Vol. 1 No. 1 (2020): Juni 2020
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/jies.v1i1.160

Abstract

Suzuki Indo Mobil / Motorcycle is the largest motorcycle manufacturing industry in Indonesia today. Die Casting is one of the departments that is important in the manufacture of motorcycle parts. In the Die Cating section, there are a number of types of defects that exceed the company tolerance standards. During the February to July period, 228 pcs of defect products were found. For this reason, it is necessary to determine the most dominant factor in the occurrence of defects and determine the proposed improvement of the root problem. PDCA is a useful tool for continuous improvement and FMEA or Failure Mode Analysis is a tool that is often used in quality improvement methods. FMEA serves to determine the consequences of failure associated with failure in the Crank Case LH. There are three types of defects found, namely Chipped, Cracked, Wrinkled. With pareto diagram, it is known that there are three types of defect Crank Case LH which are the most dominant, namely: 9.9% chipped, Crack 6.75%, Wrinkles 4.72%. aluminum & mold is too low, engine filling time is too long, Crank Case LH Cracks the surface of the rough molding machine, engine pressure is too large, Crank Case LH Machine wrinkles Less pressure. Improve made is to make a standard number of Crank Case LH setting parameters of the engine and required SOP.
Analisis Perhitungan OEE dan Menentukan Six Big Losses pada Mesin Spot Welding Tipe X Siregar, Denny; Suwardiyanto, Purwahyudi; Umar, Darmono
Journal of Industrial and Engineering System Vol. 1 No. 1 (2020): Juni 2020
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/jies.v1i1.162

Abstract

Penelitian ini berisi tentang meningkatkan efektivitas mesin las tipe x spot, dengan menggunakan metode Overall Equipment Effectiveness dan Six Big Losses. Tahap pertama adalah mencari nilai Efektivitas Peralatan Keseluruhan dan kemudian mengidentifikasi faktor Six Big Losses. Penggunaan Overall Equipment Effectiveness dan Six Big Losses untuk menentukan nilai Overall Equipment Effectiveness dan faktor dominan yang menyebabkan rendahnya kinerja mesin atau peralatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai Overall Equipment Effectiveness untuk mesin las spot tipe x, mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan rendahnya kinerja mesin dan memberikan saran perbaikan untuk meningkatkan kinerja mesin di PT. XYZ. Berdasarkan pengolahan dengan metode Overall Equipment Effectiveness dan Six Big Losses didapatkan nilai Overall Equipment Effectiveness dan mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan rendahnya kinerja mesin. Nilai Efektivitas Peralatan Keseluruhan pada mesin las tipe x spot adalah 70,861% yang dipengaruhi oleh salah satu faktor Six Big Losses, yaitu Kualitas Kerusakan dan Kerusakan Pengerjaan Ulang
Optimisasi Jumlah Produksi dalam Memperoleh Keuntungan Maksimal Pada Penjualan Dompet dan Tas Jimshoney “NAYA Online Shopping” Umar, Rochmat
Journal of Industrial and Engineering System Vol. 1 No. 1 (2020): Juni 2020
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/jies.v1i1.163

Abstract

ABSTRACT Linear programming is one of the most widely used operational research techniques in practice and is known for being easy to understand. The method in solving linear programming in "Naya Online Shopping" is by the graphical method and compared with LINGO software. The purpose of the completion of linear programming is to optimize the amount of production in obtaining maximum profits. And an optimal solution is obtained, namely a maximum profit of IDR 1,750,000. with 50 bags of "ting-ting bags" to be purchased from agents and many "crown wallets" to be purchased from agents of 100 pieces. From the maximum capacity of the shelter 150 pieces can be maximized by purchasing as many as 50 bags and purchasing 100 pieces of wallet. From the sensitivity test, it can be concluded that each capital increase or reduction of IDR 750,000 will result in a gain or loss of IDR 12,500. Completion of linear programming with research into the operation of graphical methods and LINGO software obtained the same value. Keywords: Linear programming, Operations of graphical method operations, LINGO software, sensitivity test ABSTRAK Linear progamming adalah salah satu teknik riset operasi yang paling banyak dipergunakan dalam praktik dan dikenal karena mudah dipahami. Metode dalam penyelesaian linear progamming pada “Naya Online Shopping” yaitu dengan metode grafik dan dibandingkan dengan software LINGO. Tujuan dari penyelesaian linear progamming ini adalah untuk mengoptimalkan jumlah produksi dalam memperoleh keuntungan maksimal. Dan didapatkan solusi optimal yaitu keuntungan maksimum sebesar Rp1.750.000, dengan banyaknya tas “ting-ting bag” yang akan dibeli dari agen sebanyak 50 buah dan banyaknya dompet “crown wallet” yang akan dibeli dari agen sebanyak 100 buah. Dari kapasitas maksimal penampungan 150 buah dapat dimaksimalkan dengan pembelian tas sebanyak 50 buah dan pembelian dompet 100 buah. Dari uji sensitivitas dihasilkan bahwa setiap penambahan atau pengurangan modal sebesar Rp750.000, maka akan didapatkan keuntungan atau kerugian sebesar Rp12.500,. Penyelesaian linear progamming dengan riset operasi metode grafik dan software LINGO didapatkan hasil yang sama nilainya. Kata Kunci: Linear progamming, Riset operasi, Software LINGO, Optimasi, Pemodelan Matematik.
Pengaruh Gear Ratio Transmisi dan Grade Jalan Terhadap Fuel Consumption Truck Batubara dengan Pendekatan Regresi Linier Berganda Nuryono, Arif
Journal of Industrial and Engineering System Vol. 1 No. 1 (2020): Juni 2020
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/jies.v1i1.165

Abstract

Transmission Gear Ratio usually affects torque and speed. The effect on fuel consumption for coal trucks with a capacity of 20 tons needs technical analysis and experiment to obtain actual data. In the experiment process using a standard transmission issued by the factory that is with 8 forward speed and 1 reverse speed. Experiment is done by comparing the calculation of fuel consumption with the use of transmission. Tests carried out using 2 dump trucks, 6 times sampling, 8-Speed, 30 km distance, with variations in the grade 8 segments and loads. From the results of testing and calculation of fuel consumption with parameter 8 variations in road grade and loaded, different fuel usage is obtained for each road segment and in load or empty conditions. When high grade fuel consumption also increases, when loaded conditions fuel consumption increases. Road grade and loaded conditions affect the use of fuel consumption. The use of transmission speed or gear ratio also affects fuel consumption.
Analisis Bahaya dan Resiko Kerja di Industri Pengolahan Teh dengan Metode HIRA atau IBPR Nuryono, Arif; Aini, Melisa Nurul
Journal of Industrial and Engineering System Vol. 1 No. 1 (2020): Juni 2020
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/jies.v1i1.166

Abstract

Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) merupakan aspek yang penting dalam industri. Industri pengolahan teh termasuk industri yang punya potensi kecelakaan tinggi, sebuah perusahaan pengolahan teh tahun 2018 mengalami kecelakaan kerja 94 kasus, dengan FR=5,04. Pareto kasus kecelakaan tertinggi adalah tergores, 34 kasus. Oleh sebab itu, perlu kajian identifikasi bahaya dan penilaian resiko di proses pengolahan teh, yaitu blending, filling dan packing. Kajian dilakukan dengan pendekatan metode HIRA (hazard identification & Risk Assesment). Metode HIRA dimulai dari identifikasi bahaya, menilai resiko dan pengendalian bahaya/resiko. Dari hasil observasi dan analisis data, bahaya yang teridentifikasi adalah bahaya mekanis dan kimia di semua proses. Tahap kedua penilaian resiko dengan kategori extrim adalah terkena mesin press, terpapar bahan kimia dan terpeleset, dan semuanya di proses filling. Setelah dikendalikan dengan hirarki control bahaya, resiko terkena mesin press turun menjadi low, sedangkan resiko terpapar kimia turun menjadi high, dan resiko terpeleset turun menjadi low.
Analisis Penerapan Total Productive Maintenance (TPM) dengan Metode Overall Equipment Effectiveness (OEE) pada Mesin Kneader (Studi Kasus PT. XYZ) Prasmoro, Alloysius Vendhi; Ruslan, Muhamad
Journal of Industrial and Engineering System Vol. 1 No. 1 (2020): Juni 2020
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/jies.v1i1.167

Abstract

ABSTRACT PT. XYZ has implemented Total Productive Maintenance (TPM) to improve the efficiency and effectiveness of manufacturing companies as a whole. However, the implementation is still not optimal and seen from not achieving the production target. This study aims to measure the value of the effectiveness of equipment, find the root causes of problems and provide suggestions for improvement. The study was conducted on a kneader machine that had the highest breakdown rate. This research begins by measuring the overall equipment effectiveness (OEE) achievement value, then identifying the six big losses that occur. The results showed that the average OEE value on the kneader machine was 81.62%, the effectiveness value was classified as very low because the standard OEE value for world-class companies was ideally 85%. The biggest factor influencing the low OEE value is the performance rate with a factor of six big losses in reducing spees losses of 42.66% and idling and minor stoppages of 31.27% of all time losses. What causes the magnitude of losses consists of human, machine, material, method, and environmental factors. Human and machine factors are the most dominant factors. To reduce these losses, companies should provide skills and knowledge training to operators about the signs of damage to the equipment. In addition, operators are given additional work in the form of equipment maintenance that is often used in work so that maintenance work can be more focused. Then the company must pay more attention to the comfort of the operator at work so that fatigue can be reduced and operator productivity is increased and increase operator awareness of the tools they use. Keywords: Overall Equipment Effectiveness (OEE), Six Big Losses, Idling and Minor Stoppages ABSTRAK XYZ telah menerapkan Total Productive Maintenance (TPM) guna meningkatkan efisiensi dan efektivitas perusahaan manufaktur secara menyeluruh. Namun dalam pelaksanaannya masih belum optimal dan dilihat dari tidak tercapainya target produksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur nilai efektivitas peralatan, mencari akar penyebab masalah dan memberikan usulan perbaikan. Penelitian dilakukan pada mesin kneader yang selama ini memiliki tingkat breakdown yang tertinggi. Penelitian ini dimulai dengan mengukur pencapaian nilai overall equipment effectiveness (OEE), kemudian mengidentifikasi six big losses yang terjadi. Hasil penelitian menunjukan bahwa rata-rata nilai OEE pada mesin kneader sebesar 81,62%, nilai efektivitas ini tergolong sangat rendah karena standar nilai OEE untuk perusahaan kelas dunia idealnya adalah 85%. Faktor terbesar yang mempengaruhi rendahnya nilai OEE adalah performance rate dengan faktor persentase six big losses pada reduce spees losses 42,66% dan idling and minor stoppages sebesar 31,27% dari seluruh time losses. Yang menyebabkan besarnya losses terdiri dari faktor manusia, mesin, material, metode, dan lingkungan. Faktor manusia dan mesin merupakan faktor yang paling dominan. Untuk mengurangi kerugian tersebut, perusahaan sebaiknya memberikan pelatihan skill dan pengetahuan kepada operator tentang tanda-tanda kerusakan alat tersebut. Selain itu operator diberikan tambahan pekerjaan berupa perawatan peralatan yang sering digunakannya dalam bekerja sehingga pekerjaan bagian maintenance bisa lebih berfokus. Kemudian perusahaan harus lebih memperhatikan kenyamanan operator dalam bekerja sehingga kelelahan bisa dikurangi dan produktivitas operator lebih meningkat serta meningkatkan kepedulian operator terhadap alat yang digunakannya.
Analisis Pengendalian Mutu pada Proses Produksi Pembuatan Kecap Menggunakan Metode Fault Tree Analysis (FTA) dan Metode Failure Mode Efect Analysis (FMEA) zulkarnaen, iskandar; Daonil; Supriadi, Akbar
Journal of Industrial and Engineering System Vol. 1 No. 1 (2020): Juni 2020
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/jies.v1i1.177

Abstract

ABSTRACT Analysis of Quality Control in the Production Process of Making Soy Sauce Using the Fault Tree Analysis (FTA) Method and the Failure Mode Effect Analysis (FMEA) Method. PT XYZ is an industrial company that produces soy sauce and soy sauce for instant noodle seasoning. In an effort to maintain product quality, the writer tries to analyze every problem of reject burn, reject divert, organoleptic reject, and contaminated reject that exceeds the company standard of 0.50% based on histogram data for May 2018 - April 2019, it is found that organoleptic reject is the highest failure and the main problem is discussed using the fault tree analysis (FTA) method to analyze the root cause of failure, and the failure mode effect analysis (FMEA) method for weighting the severity, occurance and detection values ​​in each of these three issues each problem is calculated to obtain a risk priority number (RPN) value ). From this data, it will be known that the root of the problem is the steam engine temperature value of 144 is the highest value of rpn, and the writer tries to give a proposal to improve the previous total reject 244,425 kg percentage 0.65% and after 69,284 kg percentage 0.36% with the cost before the total repair is Rp. 881,840,120 and after Rp.255,474,078 succeeded in reducing rejects below the standard while reducing costs for Rp.626,366,042. Keyword : Reject, Soy Sauce, FTA, FMEA ABSTRAK Analisis Pengendalian Mutu Pada Proses Produksi Pembuatan Kecap Menggunakan Metode Fault Tree Analysis (FTA) dan Metode Failure Mode Effect Analysis (FMEA). PT XYZ merupakan perusahaan industri yang menghasilkan produk kecap manis dan kecap asin untuk bumbu mie instant. Dalam upaya mempertahankan kualitas produk penulis berusaha untuk menganalisa setiap permasalahan reject gosong, reject divert, reject organoleptik, dan reject terkontaminasi yang melebihi standar perusahan 0,50% berdasarkan data histogram periode mei 2018 – april 2019 didapatkan reject organoleptik menjadi kegagalan tertinggi dan masalah utama yang dibahas dengan menggunakan metode fault tree analysis (FTA) untuk menganalisa akar penyebab kegagalan, dan metode failure mode effect analysis (FMEA) untuk pembobotan nilai severity, occurance dan detection di dalam ketiga hal tersebut setiap permasalah tersebut dihitung hingga mendapatkan nilai risk priority number (RPN). Dari data tersebut selanjutnya akan diketahui akar permasalahan tersebut adalah mesin steam suhu nilai 144 merupakan nilai rpn tertinggi, selanjutnta penulis mencoba memberikan usulan perbaikan sebelumnya total reject 244.425 kg persentase 0.65% dan sesudah 69.284 kg persentase 0.36% denga biaya sebelum perbaikan total Rp. 881.840.120 dan sesudah Rp.255.474.078 berhasil menurunkan reject dibawah standar sekaligus menurunkan biaya pengeluran sebesar Rp.626.366.042. Kata Kunci : Reject, Kecap, FTA, FMEA
LINGKUNGAN KERJA ERGONOMIS DALAM PERSPEKTIF DISABILITAS (LITERATURE REVIEW) Nur Susanto, Prasidananto
Journal of Industrial and Engineering System Vol. 1 No. 2 (2020): Desember 2020
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/jies.v1i2.296

Abstract

Fakta global saat ini terdapat sekitar lima belas persen penduduk dunia yang mengalami disabilitas. Mereka termasuk kelompok minoritas terbesar di dunia dan sekitar delapan puluh dua persen diantaranya berada di negara-negara berkembang dengan kehidupan dibawah garis kemiskinan serta menghadapi keterbatasan akses disegala bidang kehidupan, sementara itu terdapat kenyataan bahwa mengucilkan penyandang disabilitas dari angkatan kerja bisa mengakibatkan kehilangan PDB suatu negara sebesar tiga sampai tujuh persen. Penelitian pendahuluan ini dilakukan dalam bentuk kajian literatur untuk mengetahui sejauh mana (scope) isu disabilitas diakomodir dalam kajian ilmiah dan mengetahui pendekatan evaluasi lingkungan kerja apa yang sesuai agar mampu mengakomodir pekerja disabilitas (improvement of accessibility) sesuai dengan kaidah ergonomika. Diharapkan selanjutnya dapat digunakan pada penelitian lanjutan sebagai acuan dalam penyusunan kerangka kerja (framework) untuk evaluasi lingkungan kerja yang aksesibel bagi penyandang disabilitas
PERANCANGAN KEMASAN TAKE AWAY BUBUR AYAM MENGGUNAKAN METODE QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT (QFD) M Zulfan Rizaldi; Lina Dianati Fathimahhayati; Farida Djumiati Sitania
Journal of Industrial and Engineering System Vol. 1 No. 2 (2020): Desember 2020
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/jies.v1i2.301

Abstract

The development of the culinary business in Indonesia is currently quite rapid. One effort that can be done in the face of fierce product competition is through packaging design. The packaging used to package is not attractive because it is in the form of packaging with ordinary Styrofoam (PS or Polystyrene). Besides, the packaging is easily damaged in the lock and cannot be tightly closed, making it difficult for consumers when they want to consume porridge while on the way and do not have a clear identity to represent the brand of Kabayan Chicken Porridge. This study aims to provide recommendations for designing Kabayan Chicken Porridge packaging using the Quality Function Deployment (QFD) method. Data processing uses the product planning stage by preparing the House of Quality (HOQ) and the design deployment stage. After processing the data in the two stages of Quality Function Deployment (QFD), 24 critical parts were used as a reference in the design of Kabayan Chicken Porridge Take Away packaging. The recommended recommendations are paper bowl packaging which is waterproof, easily distributed, uses attractive fonts, uses attractive colors and does not conflict with product characteristics, uses easy-to-open and closed lid covers, displays product photos, displays manufacturer information, and displays the logo.
PENGARUH FAKTOR-FAKTOR LINGKUNGAN EKSTERNAL YANG MENGHAMBAT PENGGUNAAN E-COMMERCE PADA UMKM KERAJINAN DI KOTA YOGYAKARTA Medinah, Melati; Fitriani, Syifa; Linarti, Utaminingsih
Journal of Industrial and Engineering System Vol. 1 No. 2 (2020): Desember 2020
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/jies.v1i2.317

Abstract

Perkembangan teknologi dengan pemanfaatan e-Commerce seharusnya memberikan kemudahan bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Yogyakarta sehingga dapat mensejahterakan perekonomian di Indonesia. Salah satu cara yang digunakan untuk mengembangkan perekonomian yaitu melakukan pemasaran produk kerajian secara online menggunakan e-Commerce. Berdasarkan klasifikasi sebanyak 1895 pelaku UMKM kerajinan di Kota Yogyakarta yang baru terdaftar di website Dinas Perindustrian dan Perdagangan (DISPERINDAG) Kota Yogyakarta sebanyak 453 sehingga masih banyak yang belum memanfaatkan penggunaan e-Commerce dalam pemasaran produknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor lingkungan eksternal yang mempengaruhi hambatan penggunaan e-Commerce pada UMKM kerajinan dan mengetahui pengaruh simultan terhadap faktor teknologi, faktor konsumen, faktor pesaing, dan faktor kebijakan pemerintah. Metode pengumpulan data dilakukan dengan melakukan penyebaran kuisioner dan wawancara sebanyak 100 UMKM kerajinan di Kota Yogyakarta. Metode analisis dalam penelitian ini menggunakan perhitungan regresi linier berganda menggunakan SPSS 15.0 untuk melihat pengaruh antara satu variabel dengan variabel lainnya. Berdasarkan hasil penelitian data, faktor yang berpengaruh terhadap hambatan penggunaan e-Commerce pada UMKM kerajinan di Kota Yogyakarta dilihat dari koefisiennya adalah faktor konsumen sebesar 2,721. Faktor teknologi, pesaing dan kebijakan pemerintah tidak berpengaruh terhadap hambatan penggunaan e-Commerce. Setelah dilakukan pengujian secara simultan didapatkan hasil bahwa variabel independen (teknologi, konsumen, pesaing dan kebijakan pemerintah) dapat menjelaskan variansi dari variabel dependen yaitu hambatan penggunaan e-Commerce pada UMKM Kerajinan di Kota Yogyakarta dengan nilai koefisien determinasi sebesar 11 %

Page 1 of 3 | Total Record : 21