cover
Contact Name
Fikri Apriyono
Contact Email
fikrimath@gmail.com
Phone
+6285259383259
Journal Mail Official
jurnalmass@gmail.com
Editorial Address
Gedung FTIK Lt. 6 Jl. Mataram no 1 Mangli Jember Jawa Timur 68136, Indonesia.
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
MASS: Indonesian Journal of Mathematics and Natural Science Education
ISSN : 2721172X     EISSN : 27211746     DOI : https://doi.org/10.35719/mass.v1i3
Core Subject : Science, Education,
Indonesian Journal of Mathematics and Natural Science Education (E-ISSN: 2721-1746 dan P-ISSN: 2721-172X) terbit perdana pada bulan Desember 2019. Jurnal ini dikelola oleh Tadris Matematika, Tadris IPA, dan Tadris Biologi Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Jember. Jurnal ini memfasilitasi artikel tentang pengembangan perangkat pembelajaran (sumber belajar/ bahan ajar/ media pembelajaran/ instrumen evaluasi), penerapan model pembelajaran, ataupun kajian pendidikan yang berada dalam lingkup kajian Pendidikan Matematika, Pendidikan Fisika, Pendidikan Biologi, Pendidikan Kimia, dan Pendidikan IPA/SAINS. Jurnal ini terbit dua kali dalam setahun, yaitu: bulan Juli dan Desember. Kami mengundang para peneliti, dosen, mahasiswa, guru, profesional, dan siapa saja untuk berbagi pengetahuan dalam bentuk artikel ilmiah sesuai fokus dan ruang lingkup jurnal ini.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 21 Documents
Instrumen Pengukur Creativity And Innovation Skills Siswa Sekolah Menengah di Era Revolusi Industri 4.0 Mukhlis, Mohammad; Tohir, Mohammad
Indonesian Journal of Mathematics and Natural Science Education Vol 1 No 1 (2019): Indonesian Journal of Mathematics and Natural Science Education
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, IAIN Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/mass.v1i1.1

Abstract

Penelitian ini bertujua untuk memberi gambaran dalam mengembangkan instrument sebagai bentuk pengukur Creativity And Innovation Skills siswa pada mata pelajaran matematika. Langkah-langkah dalam mengembangkan instrumen adalah menyusun spesifikasi, menulis, menelaah, uijicoba, menganalisis, memperbaiki, dan merancang instrument. Spesifikasi intrumen menunjukkan keseluruhan karakteristik yang dimiliki instrument. Penulisan soal merupakan penjabaran dari berbagai indicator yang menjadi acuan pedoman pertanyaan-pertanyan yang sesuai dengan karakteristik pada kisi-kisi yang telah disusun. Kegiatan analisis dilakukan terhadap masing-masing butir soal yang telah diberi bobot skor. Memperbaiki tes merupakan upaya perbaikan-perbaikan terhadap butir soal yang kurang sesuai dengan yang diharapkan. Setelah semua buitr soal disusun, danalisis dan diperbaiki, selanjutnya adalah merancang butir-butir soal tersebut menjadi instrument
Peningkatan Hasil Belajar Siswa dengan Menggunakan Alat Peraga IPA Kelas III MI Islamiyah Kudus Mahfud; Nahrowi, Mahfud
Indonesian Journal of Mathematics and Natural Science Education Vol 1 No 1 (2019): Indonesian Journal of Mathematics and Natural Science Education
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, IAIN Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/mass.v1i1.2

Abstract

Abstrak Rendahnya hasil belajar siswa kelas III di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Islamiyah Golantepus Kecamatan Mejobo Kudus disebabkan kurangnya keterlibatan siswadan guru secara langsung baik di dalam kelas maupun di luar kelas dalam proses pembelajaran. Untuk mengatasi masalah tersebut, perlu dilakukan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) melalui penggunaan alat peraga Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa dengan menggunakan alat peraga IPA kelas III di MI Islamiyah Golantepus sehingga output hasil belajar siswa dapat tercapai. Subjek penelitian adalah siswa berjumlah 27 orang, sumber data penelitian ini diperoleh dari data kualitatif berupa data hasil observasi aktivitas guru dan siswa serta data kuantitatif berupa data tes hasil belajar siswa. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa pada siklus I diperoleh siswa yang tuntas secara individu sebanyak 13 siswa dari 27 siswa dengan ketuntasan klasikal sebesar 36% dan daya serap klasikal sebesar 63%. Sedangkan hasil perhitungan menunjukkan bahwa siklus II mengalami peningkatan dengan jumlah siswa yang tuntas secara individu sebanyak 23 siswa dari 22 orang siswa yang mengikuti pembelajaran dengan persentase ketuntasan klasikal sebesar 82% dengan daya serap klasikal sebesar 85%. Berdasarkan hasil perhitungan dan analisis, pembelajaran menggunakan alat perga IPA dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas III di MI Islamiyah Golantepus Kecamatan Mejobo Kudus. Kata Kunci: Alat Peraga IPA, Guru, Hasil Belajar, Proses Belajar , Siswa Abstract The low learning outcomes of third grade students in Madrasah Ibtidaiyah (MI) Golantepus Golantepus District Mejobo Kudus due to the lack of direct involvement of students and teachers both inside and outside the classroom in the learning process. To overcome this problem, Class Action Research (PTK) needs to be done through the use of natural science teaching aids (IPA). The purpose of this study is to improve student learning outcomes by using science class III teaching aids at MI Islamiyah Golantepus so that the output of student learning outcomes can be achieved. The research subjects were 27 students, the source of the research data was obtained from qualitative data in the form of observations of teacher and student activities and quantitative data in the form of student learning outcomes test data. The calculation results show that in the first cycle obtained by students who completed individually as many as 13 students from 27 students with classical completeness of 36% and classical absorption of 63%. While the calculation results show that the second cycle has increased with the number of students who completed individually as many as 23 students out of 22 students who took part in learning with a classical percentage of completeness of 82% with a classical absorption of 85%. Based on the results of calculations and analysis, learning to use science tools can improve the learning outcomes of third grade students at MI Islamiyah Golantepus, Mejobo Kudus District. Keywords: Science Aids, Teachers, Learning Outcomes, Learning Process, Students
Respons Mahasiswa terhadap Pembelajaran Berbasis Guided Discovery pada Mata Kuliah Anatomi dan Fisiologi Makhluk Hidup Fikriyah, Aida
Indonesian Journal of Mathematics and Natural Science Education Vol 1 No 1 (2019): Indonesian Journal of Mathematics and Natural Science Education
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, IAIN Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/mass.v1i1.3

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan respons mahasiswa terhadap pembelajaran berbasis Guided discovery pada mata kuliah Anatomi dan Fisiologi Makhluk Hidup. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif kuantitatif dengan sasaran sebanyak 46 mahasiswa Program Studi Pendidikan IPA semester IV tahun akademik 2018/2019 yang dilaksanakan pada perkuliahan Anatomi dan Fisiologi Makhluk Hidup. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memberikan respons positif terhadap pembelajaran yang telah dilakukan. Berdasarkan hal tersebut, dapat disimpulkan bahwa respons mahasiswa terhadap pembelajaran berbasis Guided discovery pada mata kuliah Anatomi dan Fisiologi Makhluk Hidup termasuk dalam kategori kuat. Kata Kunci: aktivitas, respons, guided discovery Abstract This research aimed at describing the students’ response toward Guided discovery learning in Anatomy and Physiology of Organisms lecture. It included a quantitative-qualitative descriptive study which involved 46 students of Science Education Department on the 4th semester, in the academic year of 2018/2019 as the subjects. Findings obtained in this study indicated that students showed positive response toward the learning process. To conclude, the students’ response toward Guided discovery learning in Anatomy and Physiology of Organisms lecture can be categorized as strong criteria. Keywords: Activity, response, guided discovery
Aktivitas Siswa SMP dalam Proses Pembelajaran Kooperatif pada Mata Pelajaran Matematika Fatimah, Luluk; Shofi , Abdul
Indonesian Journal of Mathematics and Natural Science Education Vol 1 No 1 (2019): Indonesian Journal of Mathematics and Natural Science Education
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, IAIN Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/mass.v1i1.4

Abstract

Abstrak Pembelajaran Kooperatif merupakan model pembelajaran yang menonjolkan aktivitas siswadalam menyelesaikan masalah. Model pemeblajaran ini juga sering digunakan pada mata pelajaran yang dianggap sulit untuk dipahami sehingga dapat digunakan untuk meningkatkan proses dan hasil belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas siswa SMP dalam proses pembelajaran kooperatif pada mata pelajaran matematika. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Pembelajaran dilaksanakan pada bulan Agustus 2019, semester ganjil tahun ajaran 2018/2019 dengan sasaran sebanyak 38 siswa kelas 9D SMP Negeri 35 Surabaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas siswa SMP dalam proses pembelajaran kooperatif sangat baik, dengan persentase 88,6%. Berdasarkan hal tersebut, dapat disimpulkan bahwa aktivitas siswa SMP dalam proses pembelajaran kooperatif pada mata pelajaran matematika termasuk ke dalam kriteria sangat baik. Kata Kunci: kooperatif, pembelajaran, matematika Abstract Cooperative learning is a learning model that emphasize student activity in solving problems. This learning model is also often used in subjects that are considered difficult to understand so that it can be used to improve the proccess and learning outcomes. The objective on this study is to find out the students’ activity during cooperative learning process in mathematics class. It is a descriptive study. The learning process was done on August 2019, with 38 students on the grade 9D, 35 State Junior High School Surabaya. Results show that students gave positive activities during the learning process, with 88.6% on percentage. In conclusion, the students’ activity during the cooperative learning process in mathematics class is very good. Keywords: cooperative, learning, mathematics
Profil Antisipasi Siswa SMP/MTs dalam Memecahkan Masalah Aljabar Ditinjau dari Kemampuan Matematika Maswar, Maswar
Indonesian Journal of Mathematics and Natural Science Education Vol 1 No 1 (2019): Indonesian Journal of Mathematics and Natural Science Education
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, IAIN Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/mass.v1i1.5

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil antisipasi siswa SMP/MTs dalam memecahkan masalah aljabar ditinjau dari kemampuan matematika. Antisipasi pada penelitian ini mengacu pada antisipasi bentuk forseeing, yang meliputi 5 jenis tingkatan antisipasi, yaitu (1) impulsive anticipation, (2) interiorized anticipation,(3) tanacious anticipation,(4) analytic anticipation, and (5) exploratif anticipation.. Subjek penelitian ini terdiri dari 1 siswa perempuan kelas VIII SMP dan 2 siswa perempuan kelas VIII MTs. Teknik pengumpulan datanya dilakukan dengan pemberian tugas pemecahan masalah aljabar dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa profil antisipasi siswa pada subjek perempuan berkemampuan tinggi (SPT) diklasifikasikan sebagai analytic anticipation. Kemudian, profil antisipasi siswa pada subjek perempuan berkemampuan sedang (SPS) diklasifikasikan sebagai interiozed anticipation. Sedangkan, profil antisipasi siswa pada subjek perempuan berkemampuan rendah (SPR) dalam memecahkan masalah aljabar diklasifikasikan sebagai interiozed anticipation.. Kata Kunci: Antisipasi, Pemecahan Masalah Aljabar, Kemampuan Matematika Abstract This study is aimed to describe anticipation profile of Junior High School Students in solving algebra problem based on mathematical ability difference. Anticipation in this study refers to anticipate the type of foreseeing as follows: (1) impulsive anticipation, (2) tanacious anticipation, (3) interiorized anticipation, (4) analytic anticipation, and (5) exploratif anticipation.. The Subjects of this study is consisted of three female students of 8^th class at SMP/MTs. The technique of collecting data applied in this study are task giving and interview. The results of this study showed that the anticipation profile of students on high-ability female subjects (SPT) was classified as analytic anticipation. Then, the anticipation profile of students on moderate-ability female subjects (SPS) was classified as interiozed anticipation. Meanwhile, the anticipation profile of students on low-ability female subjects (SPR) are classified as interiozed anticipation Key words: Anticipation, Algebra Problem Solving, Mathematical Ability
Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Dalam Menyelesaikan Soal PISA Konten Space And Shape Kholil, Mohammad; Putra, Eric Dwi
Indonesian Journal of Mathematics and Natural Science Education Vol 1 No 1 (2019): Indonesian Journal of Mathematics and Natural Science Education
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, IAIN Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/mass.v1i1.6

Abstract

Abstrak Komunikasi matematis merupakan salah satu hal penting dalam menyelesaikan masalah pada studi PISA. Komunikasi matematis adalah kemampuan mengekspresikan ide-ide matematika secara koheren kepada teman, guru, dan lainnya melalui bahasa lisan maupun tulisan yang disertai dengan penjelasan dan justifikasi. Karena pentingnya kemampuan komunikasi yang dimiliki oleh siswa, maka muncul gagasan untuk menganalisis tingkat kemampuan komunikasi matematis siswa dalam menyelesaikan soal PISA konten space dan shape. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan komunikasi matematis siswa dalam menyelesaikan soal PISA konten space and shape. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan jenis penelitian deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) siswa dengan kemampuan matematika tinggi memiliki kemampuan komunikasi matematis sangat baik dengan hampir memenuhi seluruh indikator; 2) siswa yang memiliki kemampuan matematika sedang memiliki komunikasi matematis baik dengan memenuhi indikator hingga dapat menjelaskan suatu permasalahan dengan baik. Kata Kunci: komunikasi matematis, Soal PISA, space and shape Abstract Mathematical communication is one of the important things in solving problems on the PISA study. Mathematical communication is the ability to express mathematical ideas coherently to friends, teachers, and others through spoken and written language accompanied by explanations and justifications. Because of the importance of communication skills possessed by students, then the idea arises to analyze the level of mathematical communication skills of students in solving PISA questions of space and shape content. The purpose of this study is to describe the mathematical communication skills of students in solving PISA questions on space and shape content. This research uses a qualitative approach, with descriptive research type. The results of this study indicate that 1) students with high mathematical abilities have excellent mathematical communication skills with almost all the indicators; 2) students who have mathematical abilities are having good mathematical communication by meeting the indicators so that they can explain a problem well. Keyword: Mathematical communication, PISA question, space and shape
Kajian Eksperimen Pengukuran Suhu Matahari Menggunakan Peralatan Sederhana Sebagai Pengayaan Materi Radiasi di Tingkat SMA Fajar, Dinar Maftukh; Rohmah, Indi Ghozirur
Indonesian Journal of Mathematics and Natural Science Education Vol 1 No 1 (2019): Indonesian Journal of Mathematics and Natural Science Education
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, IAIN Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/mass.v1i1.7

Abstract

Abstrak Tulisan ini merupakan investigasi awal yang bertujuan menganalisis (1) eksperimen pengukuran suhu permukaan matahari menggunakan peralatan sederhana; (2) eksperimen pengaruh warna terhadap peningkatan suhu pada air akibat radiasi matahari, dan (3) peluang kedua eksperimen tersebut sebagai pengayaan materi radiasi di SMA. Pengukuran suhu permukaan matahari biasanya menggunakan spektrofotometer yang tidak tersedia di sekolah, maka diperlukan pendekatan lain agar pengukuran dapat dilakukan dengan peralatan sederhana dan dapat diajarkan pada pelajaran di kelas sebagai pengayaan. Hasil analisis menemukan bahwa pengukuran suhu permukaan matahari dapat dilakukan dengan mengukur perubahan suhu per satuan waktu pada air berwarna hitam yang dipanaskan di bawah terik matahari. Dengan mendapatkan data perubahan suhu per satuan waktu, dapat diperoleh Luminosity matahari dan selanjutnya dapat didapatkan suhu permukaan matahari. Hasil eksperimen yang dilakukan pada lokasi Bandung tanggal 24 Desember 2014 dan lokasi Jember tanggal 4 Juli 2018 mengkonfirmasi hal ini. Berturut-turut dihasilkan nilai suhu permukaan matahari sebesar 6219,78 K dengan kesalahan 7,12% dan 5530,14 K dengan kesalahan 4,2%. Hasil eksperimen juga menunjukkan bahwa warna berpengaruh terhadap peningkatan suhu pada air akibat radiasi. Warna hitam paling signifikan karena sifat warna hitam ialah menyerap panas secara sempurna. Berdasarkan analisis kelayakan, hasil eksperimen ini layak dijadikan sebagai materi pengayaan namun dengan pertimbangan-pertimbangan tertentu. Kata Kunci: eksperimen sederhana, suhu permukaan matahari, pengayaan, radiasi, pengaruh warna terhadap suhu Abstract This paper presents a preliminary investigation that aims to analyze (1) the experiment measuring the surface temperature of the sun using simple equipments; (2) the experiment of the influence of color on temperature increase of water due to solar radiation, (3) and the opportunities of both experiments as enrichment material for radiation topic at physics subject in Senior High School level. This study found that the measurement of the sun's surface temperature can be administered by measuring the temperature change per unit of time on black water heated under the sun. By getting temperature change data per unit time, solar luminosity and the sun's surface temperature can be obtained. The results of experiments conducted at the Bandung location on 24 December 2014 and the Jember location on 4 July 2018 had confirmed this hypotheses. Both experiments yielded solar surface temperature values ​​of 6219,78 K with 7,12% error and 5530,14 K with 4,2% error, respectively. The experimental results also show that the color influences the temperature increase of water due to radiation. The most significant effect was black color because the nature of the black color is absorbing heat perfectly. Based on curriculum analysis, the results of this experiment are worthy of being used as enrichment material but with certain considerations. Keywords: simple experiments, surface temperature of sun, enrichment, radiation, the effect of color on temperature
Korelasi Tingkat Pemahaman Siswa Kelas XI IPA SMA pada Materi Sistem Pencernaan terhadap Perilaku Pemilihan Makanan Amalina, Lina Nur; Fitrah Dewi, Rosita
Indonesian Journal of Mathematics and Natural Science Education Vol 1 No 2 (2020): Indonesian Journal of Mathematics and Natural Science Education
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, IAIN Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/mass.v1i2.27

Abstract

Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui korelasi tingkat pemahaman materi sistem pencernaan terhadap perilaku pemilihan makanan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian korelasi. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA SMAN 3 Jember, pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik random sampling. Berdasarkan hasil analisis data, diketahui bahwa tingkat pemahaman siswa pada materi pencernaan mayoritas dengan kriteria baik sebesar 92% dan perilaku pemilihan makanan siswa termasuk pada mayoritas kategori kuat, yaitu 86,2%. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat korelasi antara tingkat pemahaman materi sistem pencernaan terhadap perilaku pemilihan makanan pada siswa kelas XI IPA SMAN 3 Jember sebesar 0,004 dengan tingkat keeratan 0,245 dan kategori korelasi rendah. Kata Kunci: korelasi, perilaku pemilihan makanan, sistem pencernaan, tingkat pemahaman. Abstract The purpose of this study is to determine the correlation between the understanding levels of digestive system material on food selection behavior. This research was a quantitative study with correlation research. The population of this research was the students of XI IPA of SMAN 3 Jember, the sample was taken by random sampling technique. Based on the data analysis, the understanding levels of students on the majority of digestive material in good criteria was 92% and student food selection behavior included to the majority of the strong category, which is 86,2%. Data analysis has shown us that there is a correlation between the understanding levels of the digestive system material on food selection behavior in XI IPA of SMAN 3 Jember was 0,004 with a closeness level 0,245 and low category of correlation. Keywords: digestive system, food selection behavior, understanding level
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD terhadap Hasil Belajar IPA Kelas VII MTs Saadah, Fitri Yatus; Susanti, Laily Yunita
Indonesian Journal of Mathematics and Natural Science Education Vol 1 No 2 (2020): Indonesian Journal of Mathematics and Natural Science Education
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, IAIN Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/mass.v1i2.29

Abstract

Penelitian ini bertujuan : 1) untuk mengetahui perbedaan hasil belajar menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan menggunakan model pembelajaran konvensional; 2) untuk mengetahui pengaruh yang signifikan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD terhadap hasil belajar siswa MTsN 1 Jember kelas VII pada materi Objek IPA dan Pengamatannya tahun pelajaran 2019/2020. Jenis penelitian ini adalah Quasi Experiment yang didesain menggunakan Nonequivalent Control Group Design dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dan populasi seluruh siswa kelas VII MTsN 1 Jember. Selama proses pembelajaran, aktivitas siswa meningkat dan setelah perlakuan nilai rata-rata posttest kelas eksperimen lebih tinggi dari rata-rata posttest kelas kontrol. Berdasarkan analisis data dengan menggunakan uji-z pada taraf signifikansi 0,05, maka Ha diterima, artinya data dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD terhadap hasil belajar siswa MTsN 1 Jember kelas VII pada materi Objek IPA dan Pengamatannya tahun pelajaran 2019/2020. Abstract The science learning still applies to the conventional learning model. Which is usually dominated by the teachers, and there are students who have individual characteristics/are less able to cooperate with others. It causes the low students learning outcomes. The Cooperative Learning model (STAD) type allows to be applied in the science learning at seventh grade on the subject matter of science and its observations, because the material is conceptual and procedural. This study aims: 1) to describe out the differences in learning outcomes using the STAD (Student Team Achievement Division) type cooperative learning model and using the conventional learning model; 2) to analyze out the significant influence of the implementation of the STAD type cooperative learning model to the learning outcomes of MTsN Jember 1 students in grade 7 on the Natural Sciences subject and its observations in academic year 2019/2020. This type of research was a Quasi Experiment that was designed using Nonequivalent Control Group Design with the sampling techniques using purposive sampling. The population was all 7th grade students of MTsN 1 Jember. During the learning process, the students activity increased and after the treatment, the posttest score of the experimental class was higher than the average posttest of the control class. Based on the data analysis using the z-test at a significance level of 0.05, Ha is accepted. It can be concluded that there was a significant influence on the implementation of the STAD type cooperative learning model to the student learning outcomes of MTsN 1 Jember in grade 7 on the Natural Sciences subject and its observations in academic year 2019/2020.
Pengembangan Media Pembelajaran Video Bus Math (Business Mathematic) Pada Materi Barisan dan Deret Listiawati, Enny; Qomariah, Nurul
Indonesian Journal of Mathematics and Natural Science Education Vol 1 No 2 (2020): Indonesian Journal of Mathematics and Natural Science Education
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, IAIN Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/mass.v1i2.30

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengetahui keefektifan media pembelajaran video bus math memakai aplikasi video scribe berbasis saintifik pada materi barisan dan deret. Jenis penelitian yang digunakan Research And Development (R&D) dengan metode pengembangan memakai model pengembangan 4-D (four D model) dengan tahap pengembangan yang hanya memakai sampai 3 tahap saja, yaitu: (1) pendefinisian (define), (2) perancangan (design), dan (3) pengembangan (develop). Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pengembangan media pembelajaran video bus math (business mathematic) memakai aplikasi video scribe berbasis saintifik pada materi barisan dan deret dengan memakai model pengembangan 4-D yang dilakukan untuk mendapatkan media pembelajaran yang baik dan efektif pada materi barisan dan deret kelas XI karena memenuhi (1) kategori valid dengan oleh rata-rata persentase 87% atau layak dan ahli media diperoleh rata-rata persentase 85% atau layak, (2) kategori efektif untuk kemampuan guru mengelola pembelajaran dengan skor rata-rata 3,7 atau sangat baik, (3) kategori efektif untuk aktivitas siswa dalam pembelajaran memperoleh hasil 7 aspek aktivitas siswa dalam kriteria batasan efektif, (4) kategori positif untuk respons siswa diperoleh persentase semua aspek di atas 80%, dan (5) kategori ketuntasan secara klasikal untuk hasil belajar siswa telah mencapai ketuntasan secara klasikal 87,5%. This study aims to develop and determine the effectiveness of bus math video learning media using scientific-based video scribe applications on sequences and series subject. This type of research used Research and Development (R&D) with the development method using a 4-D (four D model) development model with a development phase that only uses up to 3 stages, namely: (1) defining, (2) designing ( design), and (3) development. The results of the study can be concluded that the development of video bus math (business mathematic) learning media uses scientific-based video scribe applications on row and series material by using the 4-D development model which is carried out to get good and effective learning media on class XI material and series because it meets (1) a valid category with an average percentage of 87% or feasible and media experts obtained an average percentage of 85% or feasible, (2) an effective category for teachers' ability to manage learning with an average score of 3.7 or very good, (3) effective categories for student activities in learning get 7 aspects of student activity results in the criteria of effective limits, (4) positive categories for student responses obtained percentage of all aspects above 80%, and (5) classical completeness category for student learning outcomes has reached classical completeness 87.5%.

Page 1 of 3 | Total Record : 21