cover
Contact Name
Ida Sofiyanti
Contact Email
fakultaskesehatanunw@gmail.com
Phone
+6287747996725
Journal Mail Official
fakultaskesehatanunw@gmail.com
Editorial Address
http://e-abdimas.unw.ac.id/index.php/jhhs/about/editorialTeam
Location
Kab. semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Holistics and Health Science
ISSN : -     EISSN : 26863812     DOI : https://doi.org/10.35473/jhhs.v2i1
Core Subject : Health,
Menerima hasil penelitian dalam bidang kesehatan, keperawatan, kebidanan, dan farmasi. Jurnal ini diterbitkan pada bulan Maret dan September
Articles 51 Documents
PERBEDAAN EFEKTIVITAS PENDIDIKAN KESEHATAN PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI (SADARI) DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA LEAFLET DAN MEDIA AUDIO VISUAL PADA REMAJA PUTRI DI SMK NU UNGARAN Wahyu Endah Pratiwi, Arida; Dian Afriyani, Luvi; Zulkarnain, Adil
Journal of Holistics and Health Science Vol 1 No 1 (2019): Journal of Holistics and Health Science, September
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/jhhs.v1i1.6

Abstract

Di Indonesia kanker payudara merupakan kanker nomor dua setelah kanker serviks, presentase kanker payudara di Indonesia yaitu (1,4%) sekitar 347.792 orang sedangkan presentase di Jawa Tengah (0,7%) sekitar 11.511 orang. Salah satu faktor tingginya angka kejadian kanker payudara adalah kurangnya edukasi dan pemeriksaan kanker payudara sejak dini dalam mendeteksi dan menangani kanker payudara. Pendidikan kesehatan dengan media audio visual dan media leaflet diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan siswi tentang SADARI. Untuk mengetahui efektifitas pendidikan kesehatan tentang SADARI dengan menggunakan media audio visual dan leaflet pada remaja putri di SMK NU Ungaran Tahun 2019. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah quasi experiment. Penelitian menggunakan desain penelitian berbentuk counterbalanced design. Tehnik analisis data yang digunakan adalah uji t test. Berdasarkan uji t independen, didapatkan nilai t hitung sebesar 2,090 dengan p-value 0,040 dan p-value 0,040 < (0,05) yaitu media audio visual lebih efektif untuk memberikan pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan remaja putri. Penggunaan media audio visual lebih efektif untuk memberikan pendidikan kesehatan pada remaja putri.
FORMULASI DAN PENGARUH KONSENTRASI ASAM SITRAT, ASAM TARTRAT DAN NATRIUM BIKARBONAT TERHADAP SIFAT GRANUL EFFERVESCENT EKSTRAK LABU KUNING (Cucurbita maxima Duch) Hayaza, Yazid; Resty Erwiyani, Agitya; Susilo, Jatmiko
Journal of Holistics and Health Science Vol 1 No 1 (2019): Journal of Holistics and Health Science, September
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/jhhs.v1i1.7

Abstract

Labu kuning (Cucurbita maxima Duch) telah diteliti memiliki aktifitas antioksidan untuk membantu melawan berbagai macam radikal bebas yang masuk ke dalam tubuh dan sangat baik untuk meningkatkan daya tahan tubuh serta memperlambat proses penuaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan formulasi granul effervescent ekstrak labu kuning (Cucurbita maxima Duch) terhadap sifat fisik granul yang dibuat dengan metode granulasi basah. Rancangan penelitian menggunakan penelitian eksperimental yaitu pembuatan formulasi sediaan efervesen ekstrak daging buah labu kuning (Cucurbita maxima Duch) dengan variasi konsentrasi asam sitrat, asam tartarat dan natrium bikarbonat dan uji sifat fisik granul meliputi : kadar air, volume guncang, waktu alir, waktu disperse dan pH. Pada formulasi I, didapatkan hasil pengujian kadar air 0.49%, volume guncang 9%, kecepatan alir 16,37 gram/detik, waktu dispersi selama 78 detik dan pH 6.31, Pada formulasi II, didapatkan hasil pengujian kadar air 0.54%, volume guncang 4.44%, kecepatan alir 22.37 gram/detik, waktu dispersi selama 56 detik dan pH 6.03, Sedangkan pada formulasi III didapatkan hasil pengujian kadar air 0.64%, volume guncang 3.25%, kecepatan alir 25.92 gram/detik, waktu dispersi selama 45 detik dan pH 5.31. Pada formulasi variasi jumlah asam sitrat dan asam tartrat dan natrium bikarbonat berpengaruh terhadap kadar air, volume guncang, kecepatan alir, waktu dispersi dan pH granul effervescent ekstrak daging buah labu kuning (Cucurbita maxima Duch).
ANALISIS EFEKTIVITAS BIAYA (COST EFFECTIVENESS ANALYSIS) PENGOBATAN INFEKSI SALURAN KEMIH MENGGUNAKAN ANTIBIOTIK SEFTRIAKSON DAN SEFOTAKSIM DI RS PARU ARIO WIRAWAN SALATIGA Wardhani, Kusumaning; Listyanti, Ening; Dyahariesti, Niken; Yuswantina, Richa
Journal of Holistics and Health Science Vol 1 No 1 (2019): Journal of Holistics and Health Science, September
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/jhhs.v1i1.8

Abstract

Infeksi Saluran Kemih (ISK) adalah keadaan dimana kuman bertumbuh dan berkembangbiak di dalam traktus urinarius dengan jumlah yang bermakna. ISK diobati dengan antibiotik yang menjadi salah satu kategori biaya yang signifikan dalam anggaran farmasi di rumah sakit. Antibiotik golongan Sefalosporin digunakan sebagai drug of choise dan dicari lebih cost-effective. Untuk menentukan terapi yang lebih cost-effective antara penggunaan Setriakson dan Sefotaksim pada pasien ISK di rawat inap di RS Paru Ario Wirawan Salatiga. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pengambilan data secara retrospektif.Dianalisis dengan metode CEA dengan parameter Average Cost Effectiveness Ratio (ACER) dan Incremental Cost Effectiviness Ratio (ICER) dilihat dari outcome lama rawat inap. Sampel pada penelitian ini sebanyak 39 pasien diantaranya 22 pasien menggunakan Seftriakson dan 17 pasien menggunakan Sefotaksim. Hasil penelitian menunjukkan, nilai ACER kelas I Sefotaksim sebesar Rp. 454.353. Nilai ACER kelas II Sefotaksim sebesar Rp. 212.283 dan nilai ICER sebesar -Rp. 134.987/hari. Nilai ACER kelas III Seftriakson sebesar Rp. 268.366. Biaya antibiotik yang paling cost-effective pada kelas I adalah Sefotaksim, paling cost-effective pada kelas II adalah Sefotaksim, paling cost-effective pada kelas III adalah Seftriakson.
HUBUNGAN SIKLUS MENSTRUASI DENGAN TINGKAT PMS (PREMENSTRUAL SYNDROME) PADA REMAJA PUTRI DI KELURAHAN KECANDRAN KOTA SALATIGA Khotimah, Nurul; Aniroh, Umi; Suwanti, Suwanti
Journal of Holistics and Health Science Vol 1 No 1 (2019): Journal of Holistics and Health Science, September
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/jhhs.v1i1.9

Abstract

PMS (Premenstrual Syndrome) merupakan kumpulan gejala fisik, psikologis, dan emosi yang muncul secara siklik dalam rentang waktu 7-10 hari dan menghilang setelah darah haid keluar akibat perubahan hormonal yang berhubungan dengan siklus menstruasi. Penelitian ini dilakukan karena PMS menjadi salah satu masalah besar bagi wanita di Indonesia. Mengetahui hubungan siklus menstruasi dengan tingkat PMS (Premenstrual Syndrome) pada remaja putri di Kelurahan Kecandran Kota Salatiga. Metode Penelitian: Penelitian ini deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel dengan proportional random sampling. Besarnya populasi adalah 405 remaja dan besarnya sampel adalah 89 remaja putri. Instrumen penelitiannya berupa kuesioner. Analisis data menggunakan uji statistik Chi Square. Hasil penelitian didapatkan sebagian besar siklus menstruasi normal sebanyak 52 responden (58,4%), dan tingkat PMS tidak ada gejala hingga ringan sebanyak 68 responden (76,4%). Uji statistik Chi Square didapatkan nilai p-value 0,613>α =0,05 yang artinya tidak ada hubungan siklus menstruasi dengan tingkat PMS pada remaja putri di Kelurahan Kecandran Kota Salatiga. Diharapkan bagi remaja putri di Kelurahan Kecandran Kota Salatiga untuk lebih meningkatkan aktivitas olahraga idealnya 3-4 kali per minggu untuk menurunkan resiko PMS.
HUBUNGAN POLA MAKAN DENGAN KEJADIAN ANEMIA DI PONDOK PESANTREN AL MAS’UDIYAH PUTERI 2 BLETER KABUPATEN SEMARANG TAHUN 2019 Wahdah, Rabia; Setyowati, Heni; Salafas, Eti
Journal of Holistics and Health Science Vol 1 No 1 (2019): Journal of Holistics and Health Science, September
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/jhhs.v1i1.10

Abstract

Asupan pola makan yang tidak sesuai dengan pola makan seimbang menyebabkan ketidakseimbangan antara asupan dan kecukupan gizi yang dibutuhkan tubuh terutama zat gizi yang pembentuk sel darah merah. Jumlah asupan yang rendah menyebabkan pembentukan sel darah merah menurun sehingga terjadi anemia. Data World Health Organization (WHO) menunjukkan sekitar 25-40% remaja puteri menjadi penderita anemia. Sedangkan kejadian anemia pada kelompok usia remaja di Jawa Tengah Tahun 2014 sebanyak 26,5%. Mengetahui hubungan pola makan dengan kejadian anemia di Pondok Pesantren Al Mas’udiyah Puteri 2 Bleter Kabupaten Semarang. Desain penelitian yaitu deskriptif korelasi dengan pendekatan secara cross sectional. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh santriwati Pondok Pesantren Al Mas’udiyah Puteri 2 Bleter Kabupaten Semarang, teknik sampling menggunakan simple random sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji kendall’s tau. Berdasarkan uji kendall’s tau nilai p-value sebesar 0,001 (<0,05) artinya terdapat hubungan yang signifikan antara pola makan dengan kejadian anemia di pondok pesantren Al Mas’udiyah Puteri 2 Bleter Kabupaten Semarang. Ada hubungan antara pola makan dengan kejadian anemia di pondok pesantren Al Mas’udiyah Puteri 2 Bleter Kabupaten Semarang
HUBUNGAN MEKANISME KOPING DENGAN KUALITAS HIDUP PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE 2 DI RS ROEMANI SEMARANG Novi Asafitri, Riska; Aini, Faridah; Galih, Yunita
Journal of Holistics and Health Science Vol 1 No 1 (2019): Journal of Holistics and Health Science, September
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/jhhs.v1i1.11

Abstract

Keberhasilan penggunaan koping efektif pada penyandang diabetes melitus akan berdampak pada kepatuhan penyandang dalam terapi diabetes melitus yang pada akhirnya kadar glukosa darah penyandang diabetes melitus dapat diturunkan. Mekanisme koping yang efektif diperlukan untuk mengurangi stress, menjaga hubungan sosial individu, mempertahankan konsep diri yang positif sehingga dapat memelihara kualitas hidup yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan mekanisme koping dengan kualitas hidup pada penderita diabetes melitus tipe 2 di RS Roemani Semarang. Desain penelitian ini adalah deskriptif korelasi dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah penderita DM tipe 2. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 61 orang dengan teknik accidental sampling. Alat pengambilan data untuk mekanisme koping diukur menggunakan The Brief COPE, untuk kualitas hidup diukur menggunakan WHOQOL-BREF. Uji statistik menggunakan Chi-Square. Hasil penelitian ini menunjukkan mekanisme koping pada penderita DM tipe 2 lebih dari separo kategori adaptif 39 orang (63,9%), kualitas hidup pada penderita DM tipe 2 lebih dari separo kategori baik 35 orang (57,4%). Ada hubungan yang signifikan antara mekanisme koping dengan kualitas hidup pada penderita diabetes melitus tipe 2 di RS Roemani Semarang, hasil uji didapatkan p-value sebesar 0,006 < ( α = 0,05). Penderita diabetes melitus dapat meningkatkan strategi koping adaptif dapat dilakukan dengan berpikir positif, lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan sholat, dzikir, beramal, puasa, dan lain-lain.
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KUALITAS HIDUP PASIEN ASMA ANAK DI BALKESMAS WILAYAH AMBARAWA Prakoso S.P, Rizki; Afandi, Alfan; Siswanto, Yuliaji
Journal of Holistics and Health Science Vol 1 No 1 (2019): Journal of Holistics and Health Science, September
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/jhhs.v1i1.12

Abstract

Asma adalah penyakit kronis paling umum pada kelompok usia anak-anak. Penyakit ini dapat mempengaruhi aspek yang berbeda pada kualitas hidup anak, seperti fisik, emosi, sosial, dan performa sekolah. Kualitas hidup pada masa kanak-kanak merupakan dasar untuk menjamin kualitas hidup yang lebih baik pada masa dewasa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang berhubungan dengan kualitas hidup pasien asma anak di Balkesmas wilayah Ambarawa. Penelitian ini merupakan jenis penelitian analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien asma anak di Balkesmas Wilayah Ambarawa dengan sampel 56 anak asma yang diambil dengan cara convenient sampling. Instrument yang digunakan untuk memperoleh data melalui kuesioner PedsQLTM dan Asthma Control Test (ACT). Teknik analisis data dengan menggunakan uji chi square(α = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara jenis kelamin dengan kualitas hidup (p=0,045; PR=3,714; 95%CI=1,175-11,740) dan tingkat kontrol asma dengan kualitas hidup (p=0,000; PR=42,778; 95%CI=4,864-376,247). Selanjutnya tidak ada hubungan antara status ekonomi (p=1,000) dengan kualitas hidup. Berdasarkan hasil penelitian tersebut diharapkan anak asma memahami pentingnya untuk mengontrol asma dengan cara menghindari allergen dan rutin melakukan kunjungan pengobatan agar kontrol asma dapat tetap terpantau sehingga kualitas hidup anak tetap terjaga dan mencapai derajat kesehatan setinggi-tinggi.
HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DENGAN KEJADIAN OBESITAS PADA ANAK SEKOLAH DI SD MARDI RAHAYU UNGARAN KABUPATEN SEMARANG Nadia P, Rr. Maghfira; Wahyuni, Sri; Ambar Widiyawati, Sigit
Journal of Holistics and Health Science Vol 1 No 1 (2019): Journal of Holistics and Health Science, September
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/jhhs.v1i1.13

Abstract

Masalah Obesitas bukanlah hal baru dalam masyarakat, 30 tahun yang lalu kegemukan merupakan kebanggaan dan lambang dari kesuksesan finansial. Obesitas adalah suatu kelainan akibat penimbunan jaringan lemak tubuh yang berlebihan. Salah satu faktor yang paling mempengaruhi terjadinya obesitas pada seseorang adalah aktivitas fisik. Aktivitas fisik yang dilakukan secara teratur dan terus menerus sesuai umur dan kemampuan akan menurunkan berbagai resiko dan mencegah serta mengurangi lapisan lemak tubuh yang menyebabkan obesitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara aktivitas fisik dengan kejadian obesitas pada anak sekolah di SD Mardi Rahayu Ungaran Kabupaten Semarang.Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik menggunakan pendekatan cross sectional Populasi dalam penelitian ini adalah anak usia sekolah yang bersekolah di SD Mardi Rahayu Ungaran. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan timbangan injak, microtoise, dan kuesioner PAQ-C. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling dan didapatkan 108 sampel. Teknik analisa data menggunakan uji chi square ( ). Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden yang memiliki aktivitas fisik ringan sebanyak (34,3%), sedang (57,4%), dan berat (11,1%). Responden yang mengalami obesitas sebanyak (35,2%) dan tidak obesitas sebanyak (64,8%). Hasil uji statistik didapatkan nilai p = 0,000 sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara aktivitas fisik dengan kejadian obesitas pada anak sekolah di SD Mardi Rahayu Ungaran Kabupaten Semarang. Disarankan kepada pihak sekolah sebaiknya mengadakan aktivitas fisik yang bersifat aerobik (lari, renang) dengan intensitas sedang (3 kali seminggu) dan dilakukan secara teratur.
EVALUASI KETEPATAN DOSIS DAN KEEFEKTIFAN TERAPI ANTIHIPERTENSI PADA PASIEN RAWAT INAP DI RS ROEMANI MUHAMMADIYAH SEMARANG Ambarsari, Utami; Hasani Furdianti, Nova; Oktianti, Dian
Journal of Holistics and Health Science Vol 1 No 1 (2019): Journal of Holistics and Health Science, September
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/jhhs.v1i1.14

Abstract

Prevalensi hipertensi di Kota Semarang terus meningkat, pada tahun 2017 sendiri terdapat 13.278 kasus baru. Hipertensi merupakan salah satu penyakit degeneratif yang dalam jangka panjang dapat menyebabkan kerusakan organ-organ penting. Salah satu upaya yang dapat dilakukan dalam mencegah keparahan penyakit tersebut adalah memberikan terapi farmakologis yang tepat. DRPs (Drug Related Problems) merupakan suatu kejadian yang tidak diharapkan yang berkaitan dengan terapi dan dapat mempengaruhi keberhasilan terapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi ketepatan dosis pada pemberian antihipertensi dilihat pada terjadinya DRPs kategori pemilihan dosis dan keefektifan terapinya. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan retrospektif dalam pengambilan data rekam medik pasien rawat inap di RS Roemani Muhammadiyah Semarang periode Januari-Desember 2018. Dalam pengambilan sampel digunakan metode porposive sampling. Sampel yang digunakan sebanyak 79 pasien. Analisis data dilakukan berdasarkan DIH 2018 dan JNC VIII. Hasil penelitian menunjukan, terdapat DRPs kategori pemilihan dosis sebanyak 3 kasus yang terjadi pada 2 pasien. DRPs yang terjadi, yaitu frekuensi pemberian berlebih dan dosis berlebih. Keefektifan terapi antihipertensi pada pasien rawat inap RS Roemani Muhammadiyah Semarang adalah sebesar 69,62%. Ketepatan pemilihan dosis sebesar 97,47% dan keefektifan terapi antihipertensi berdasarkan tercapainya target terapi sebesar 69,62%.
PENINGKATAN AKSES REMAJA PADA LAYANAN PROGRAM KESEHATAN REPRODUKSI DENGAN PENERAPAN APLIKASI LAYANAN KEPERAWATAN KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA (LAWAN ROMA) DI SMP N 2 BAWEN KABUPATEN SEMARANG Indriyani, Dian; Apriyatmoko, Raharjo; Mawardika, Tina
Journal of Holistics and Health Science Vol 1 No 1 (2019): Journal of Holistics and Health Science, September
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/jhhs.v1i1.15

Abstract

Akses remaja pada layanan kesehatan reproduksi belum optimal. Salah satu inovasi untuk meningkatkan akses remaja pada layanan kesehatan reproduksi adalah dengan penerapan aplikasi Lawan Roma. aplikasi ini berbasis Android/ IOS yang digunakan untuk memberikan pelayanan kesehatan reproduksi remaja berupa e-conseling, pendidikan kesehatan reproduksi, dan media pemberi informasi dari pelayanan kesehatan reproduksi dengan konsep KIE (Komunikasi, Informasi, dan Edukasi). Untuk mengetahui adanya peningkatan akses remaja pada layanan program kesehatan reproduksi dengan penerapan aplikasi Lawan Roma. Jenis desain dalam penelitian ini adalah pre-eksperimen dengan pendekatan one group pretest-posttest without control group design. Populasi penelitian ini adalah siswa-siswi SMP N 2 Bawen, Kabupaten Semarang. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel 19 responden. Instrument penelitian yang digunakan yaitu lembar self report dan database di aplikasi Lawan Roma. Analisa data menggunakan Uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum penerapan aplikasi Lawan Roma nilai median 0, standar deviasi 0,375, dan nilai max sebesar 1, sedangkan setelah penerapan aplikasi Lawan Roma nilai median 7, standar deviasi 2,65, dan nilai max 14. Sehingga adanya peningkatan akses remaja pada layanan program kesehatan reproduksi dengan penerapan aplikasi Lawan Roma. Hendaknya remaja dapat memanfaatkan aplikasi Lawan Roma untuk mengakses informasi dan layanan program kesehatan reproduksi.