cover
Contact Name
Royyan Hafizi
Contact Email
jurnalsostech@gmail.com
Phone
+6285960430213
Journal Mail Official
jurnalsostech@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Sosial Teknologi (SOSTECH)
ISSN : 27745147     EISSN : 27745155     DOI : 10.36418
Jurnal Sostech [p-ISSN: 2774-5147 | e-ISSN 2774-5155] adalah jurnal yang diterbitkan sebulan sekali oleh CV. Syntax Corporation Indonesia. Jurnal Sostech akan menerbitkan artikel ilmiah dalam lingkup ilmu sosial dan tekhnologi. Artikel yang diterbitkan adalah artikel dari penelitian, studi atau studi ilmiah kritis dan komprehensif tentang isu-isu penting dan terkini atau ulasan buku-buku ilmiah.
Articles 35 Documents
Pra Rancangan Instalasi Pengolahan Air Limbah (Ipal) Rumah Sakit Umum Daerah Waled Bagus Anjana, Rizky
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 1 No. 1 (2021): Jurnal Sosial Teknologi (SOSTECH)
Publisher : Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/sostech.v1i1.1

Abstract

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Waled, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat menghasilkan limbah cair, memiliki IPAL berkapasitas 150 m3/hari. Tujuan dari penelitian ini untuk mendapatkan dimensi IPAL cair RSUD Waled meliputi dimensi unit – unit proses pengolahan serta gambar teknik pra rancangan dan mendapatkan rencana anggaran biaya pembuatan IPAL cair RSUD Waled. Metode penelitian yang digunakan yaitu objek penelitian, teknik pengumpulan data primer dan sekunder. Hasil efluent dari pengolahan BOD : 28,35 mg/l, COD : 24,14 mg/l, TSS : 6,46 mg/l, NH3 : 3 mg/l, minyak/lemak : 6,25 mg/l, MPN coliform : 24 MPN/100ml. Kapasitas IPAL RSUD Waled di rancang untuk 400 bed dengan debit 10 m3/jam, dimensi IPLC RSUD Waled membutuhkan lahan berukuran 97,8 x 45,4 m, dengan material besi beton dan bata bertulang meliputi proses equalisasi dan barscreen, bak sedimentasi awal, anaerobik baffled reaktor, aerobik filter, kolam maturasi, dan desinfeksi mampu menurunkan parameter BOD dari 675 mg/l menjadi 2,835 mg/l, COD dari 1183 mg/l menjadi 8,06 mg/l, TSS dari 211 mg/l menjadi 4,305 mg/l, dan minyak/lemak dari 125 mg/l menjadi 6,25 mg/l. Rencana Anggaran Biaya pra rancangan IPLC RSUD Waled sebesar Rp. 2.019.339.981,-
Pengaruh Return on Assets (Roa) dan Return On Equity (Roe) Terhadap Harga Saham pada Perusahaan Non Sektor Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia” (Studi Empiris pada Perusahaan Grup Lippo Tahun 2012-2018) Sartika, Dewi
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 1 No. 1 (2021): Jurnal Sosial Teknologi (SOSTECH)
Publisher : Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/sostech.v1i1.2

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: Pengaruh Perencanaan Anggaran, Pelaksanaan Anggaran, Kualitas Sumber Daya Manusia, dan Pengadaan Barang dan Jasa terhadap Tingkat Penyerapan Anggaran Daerah. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik kuesioner. Jumlah sampel dalam penelitian adalah 124 pengelola anggaran pada Organisasi Perangkat Daerah Kota Salatiga dengan teknik pengambilan sampel sensus. Uji validitas menggunakan uji Pearson Correlation, sedangkan uji reliabilitas menggunakan Cronbach Alpha. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji asumsi klasik, analisis regresi berganda, koefisien determinasi, uji F, dan uji t . Hasil penelitian menunjukkan bahwa: variabel Perencanaan Angagran dan Kualitas Sumber Daya Manusia berpengaruh terhadap Tingkat Penyerapan Anggaran Daerah. Sedangkan variabel Pelaksanaan Anggaran dan Pengadaan Barang dan Jasa tidak berpengaruh terhadap Tingkat Penyerapan Anggaran Daerah.  
Kartu Prakerja di Tengah Pandemi Covid-19 dalam Perspektif Maqashid Syariah Royani Hamzah, Imam; Khusnia, Siti
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 1 No. 1 (2021): Jurnal Sosial Teknologi (SOSTECH)
Publisher : Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/sostech.v1i1.3

Abstract

Program kartu prakerja hadir dalam rangka pengembangan kompetensi sumber daya manusia (SDM). Sejak pandemi Covid-19, aktifitas ekonomi lumpuh. Bahkan sampai pada resesi ekonomi. Hal ini berdampak pada meningkatnya jumlah pengangguran dan kemiskinan. Selain itu, muncul diskursus tentang perubahan kebijakan program kartu prakerja. Kajian pustaka diperlukan untuk membantu menganalisis, menafsirkan konsep dan teori yang berkaitan dengan penelitian. Penelitian ini bertujuan mengkaji program kartu prakerja dalam perspektif maqashid syariah. Penelitian ini menggunakan metode metode induktif dan deduktif. Metode induktif adalah metode berfikir dari hal-hal khusus menuju pada hal-hal umum dan metode deduktif adalah metode berfikir dari hal-hal umum ke khusus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kebijakan program kartu prakerja pada masa pandemi Covid-19 sudah sesuai dengan konsep maqashid syariah. Hal tersebut didasarkan pada data realisasi program kartu prakerja yang hampir mencapai target. Betapapun realisasi tersebut banyak menimbulkan diskursus, akan tetapi kebijakan program kartu prakerja telah jatuh pada kesimpulan bahwa dana 20 Triliun sudah terserap 19,8 Triliun. Hal ini terlepas dari siapa saja yang menerima dana tersebut, baik itu masyarakat menengah kebawah atau keatas. Keduanya sama-sama menjadi korban dan dampak dari pandemi Covid-19, dan termasuk dalam ruang lingkup maqashid syariah yaitu asas dharuriyah (kebutuhan primer), hajiyah (sekunder) dan tahsiniyah (tersier).
Pengaruh Kualitas Pelayanan dan Harga Terhadap Minat Pembelian Ulang di PT Shabar Tour Andrayeni, Salmaa
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 1 No. 1 (2021): Jurnal Sosial Teknologi (SOSTECH)
Publisher : Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/sostech.v1i1.4

Abstract

Pengaruh kualitas pelayanan dan harga merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi minat pembelian ulang terhadap suatu produk atau jasa. Penelitian ini berfokus pada perusahaan bernama PT.Shabar Tour. Berdasarkan hasil pra-survei di perusahaan PT. Shabar Tour, kualitas pelayanan mengenai tangible, emphaty, reliability, responsivness, dan assurance menunjukan kinerja yang belum sepenuhnya baik. Oleh karena itu, penelitian ini mengusulkan metode penelitian Deskriptif Analisis untuk mengukur variabel kualitas pelayanan dan harga terhadap minat pembelian ulang. Dengan didukung oleh hasil tanggapan responden atas kuesioner. Populasi pada penelitian ini diambil dari jamaah umrah PT. Shabar Tour dengan menggunakan metode pengambilan sampel jenuh dengan jumlah responden sebanyak 153 orang. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi berganda. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: : (1) Kualitas pelayan berpengaruh positif terhadap minat pembelian ulang dengan nilai regresi sebesar 0,337 dan tingkat signifikansinya 0,00 (2) Harga berpengaruh positif terhadap minat pembelian ulang dengan nilau regresi sebesar 0,443 dan tingkat signifikansinya 0,00. (3) Kualitas pelayanan dan harga berpengaruh negatif terhadap minat pembelian ulang dengan nilai regresi sebesar -1,677 dan tingkat signifikansi sebesar 0,137. Besarnya pengaruh kualitas pelayanan dan harga mampu menjelaskan variabel minat beli ulang sebesar 84,5% sedangkan sisanya sebesar 15,5% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
Pengaruh Perencanaan Anggaran, Pelaksanaan Anggaran, Kualitas Sumber Daya Manusia, dan Pengadaan Barang dan Jasa Terhadap Tingkat Penyerapan Anggaran Daerah Gustavo Puluala, Muhammad
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 1 No. 1 (2021): Jurnal Sosial Teknologi (SOSTECH)
Publisher : Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/sostech.v1i1.5

Abstract

Salah satu bentuk dari reformasi pengelolaan keuangan daerah dan implementasi dari otonomi daerah adalah Pemerintah Pusat dan Daerah. Dengan adanya ini maka pemerintah melahirkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang merupakan sumber pendanaan yang digunakan oleh pemerintah daerah dalam menjalankan roda pemerintahan untuk memberikan seluasluasnya kebijakan dalam membangun dan mengembangkan kesejahteraan daerahnya masing-masing sesuai dengan perundang-undangan. Permasalahan yang sering terjadi hingga saat ini di berbagai daerah di Indonesia, dalam pelaksanaan anggaran adalah tingkat penyerapannya yang rendah, hal tersebut terlihat pada Laporan Realisasi Anggaran.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: Pengaruh Perencanaan Anggaran, Pelaksanaan Anggaran, Kualitas Sumber Daya Manusia, dan Pengadaan Barang dan Jasa terhadap Tingkat Penyerapan Anggaran Daerah. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik kuesioner. Jumlah sampel dalam penelitian adalah 124 pengelola anggaran pada Organisasi Perangkat Daerah Kota Salatiga dengan teknik pengambilan sampel sensus. Uji validitas menggunakan uji Pearson Correlation, sedangkan uji reliabilitas menggunakan Cronbach Alpha. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji asumsi klasik, analisis regresi berganda, koefisien determinasi, uji F, dan uji t . Hasil penelitian menunjukkan bahwa: variabel Perencanaan Angagran dan Kualitas Sumber Daya Manusia berpengaruh terhadap Tingkat Penyerapan Anggaran Daerah. Sedangkan variabel Pelaksanaan Anggaran dan Pengadaan Barang dan Jasa tidak berpengaruh terhadap Tingkat Penyerapan Anggaran Daerah.      
Penentuan Debit Air Limpasan dan Luas Kompartemen pada Rencana Desain Wetland Bukit Ragas Tri Aditya, Muhammad; Sulistyana Bargawa , Waterman; Agung Cahyadi , Tedy; Ernawati, Rika; Nursanto, Edy
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Sosial Teknologi (SOSTECH)
Publisher : Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/jurnalsostech.v1i2.11

Abstract

Pada danau bekas tambang feldspar dipenuhi oleh air limpasan yangberpotensi mencemari lingkungan. Selama masa pascatambangdiperlukan pengelolaan kualitas air. Salah satu cara pengelolaan kualitasair yaitu remediasi pasif dengan menggunakan sistem wetland. Salahsatu aspek yang penting dalam desain wetland adalah aspek hidrologi.Air pada permukaan pada tambang terbuka bersumber dari air hujan.Wetland merupakan suatu fasilitas pengelolaan air buatan yang dangkaldengan menggunakan tanaman air. Prinsip wetland ialah menghilangkanpolutan dengan mempertimbangkan kondisi hidrologi setempat.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya debit air limpasanyang menuju desain wetland, serta untuk mengetahui luasan minimumkompartemen dari rencana desain wetland. Dalam penelitian inimenggunakan metode pengumpulan data, kemudian peneliti melakukananalisis intensitas curah hujan, luas daerah tangkapan hujan, kondisidanau bekas tambang, arah aliran air limpasan, analisis debit airlimpasan, dan analisis dimensi danau bekas tambang. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa debit air limpasan hasil perhitungan sebesar 0,35m³/detik dan luas minimum kompartemen desain wetland hasilperhitungan yaitu sebesar 137 m2tiap kompartemen.
Agenda Setting dalam Proses Kebijakan Pengembangan Desa Kota Kapur Sebagai Destinasi Wisata Sejarah Sapitri, Desi
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Sosial Teknologi (SOSTECH)
Publisher : Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/jurnalsostech.v1i2.13

Abstract

Desa Kota Kapur merupakan salah satu tempat di Kabupaten Bangka yang memilki peninggalan sejarah berupa situs yang disebut dengan Situs Kota Kapur. Kondisi wilayah Situs Kota Kapur terlihat masih hanya seperti hutan dan perkebunan masyarakat sehingga membuat kontrol pemerintah dalam melakukan perencanaan pengembangan sangat sulit. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan agenda setting dalam proses kebijakan pengembangan Desa Kota Kapur sebagai destinasi wisata sejarah serta tantangan yang ditemui dan solusi dalam menanggulangi tantangan tersebut. Penelitian ini menggunakan teori agenda setting milik John W. Kingdon yang meggunakan tiga aliran yaitu, aliran masalah, aliran politik dan aliran kebijakan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa dalam proses agenda setting kebijakan pengembangan Desa Kota Kapur sebagai destinasi wisata sejarah belum menuai kepastian dengan adanya perbedaan pandangan antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, pemerintah desa dan masyarakat.
Strategi Peningkatan Profit Melalui Pengendalian Biaya Kesempatan (Opportunity Cost) pada Kasus Panggilan Jatuh (Drop Call) BTS di Telkomsel, Karawang Yani Koerniawan, Yani
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Sosial Teknologi (SOSTECH)
Publisher : Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/jurnalsostech.v1i2.14

Abstract

Persaingan antara operator seluler di Indonesia cukup ketat, ditandai dengan saling menawarkan tarif murah bagi pengguna layanan telekomunikasi. Telkomsel sebagai operator seluler terbesar dituntut untuk melakukan efisiensi biaya agar profitnya meningkat signifikan ditengah persaingan ketat untuk tetap mempertahankan dominasinya diantara operator seluler. Akan tetapi, biaya itu sendiri bermacam jenisnya, mulai dari total operational cost (operational dan maintenance cost, depreciation cost, general affair cost, personnel cost, marketing cost) dan opportunity cost. Harus tepat menentukan jenis biaya apa yang harus menjadi fokus untuk menjadi sasaran efisiensi, agar profit meningkat signifikan. Untuk mengetahuinya, maka digunakanlah metode penelitian deskriptif yaitu memaparkan biaya data berdasarkan jenisnya dan fakta harga aslinya, untuk menganalisa jenis jenis biaya dan korelasinya terhadap peningkatan profit, dengan data dari Telkomsel area Karawang sebagai sumber penelitian. Dari analisa didapatkan jenis biaya yang paling tepat untuk menjadi sasaran efisiensi adalah opportunity cost yang merupakan biaya yang timbul akibat drop call BTS Telkomsel area Karawang. Karena estimasi kenaikan profit dari efisiensi opportunity cost ini besarnya sekitar 0,48% dari revenue (pendapatan), dibandingakan operational dan maintenance cost yang hanya sebesar 0,2% dari total operational cost. Artinya sebesar 0,48% peluang pendapatan hilang (opportunity cost) akibat drop call. Kesimpulan dari penelitian ini adalah, manajemen Telkomsel harus fokus pada efisiensi opportunity cost untuk meningkatkan profit nya secara signifikan.  
Eksistensi Lembaga Rehabilitasi Swasta dalam Pemulihan Korban Penyalahguna Narkoba pada IPWL Yayasan Dwin Foundation, Bangka Belitung Aviyani, Adelia; Cholillah, Jamilah; Febriani, Luna
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Sosial Teknologi (SOSTECH)
Publisher : Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/jurnalsostech.v1i2.16

Abstract

Lembaga rehabilitasi swasta merupakan pusat rehabilitasi yang didirikan secara inisiatif mandiri dari individu atau kelompok individu tanpa terikat oleh pemerintah. Terbentuknya lembaga rehabilitasi swasta tidak memiliki keterikatan dengan pemerintah sehingga harus mampu mempertahankan eksistensi secara mandiri meskipun terdapat keterbatasan-keterbatasan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi eksistensi lembaga rehabilitasi swasta dalam pemulihan korban penyalahguna narkoba pada IPWL Yayasan DWIN Foundation, Bangka Belitung. Adapun penelitian ini menggunakan Teori Metafora Organisasi dari Gareth Morgan yang mengemukakan tentang sebuah perumpamaan dalam menggambarkan kehidupan organisasi dengan cara yang terbaru serta menyoroti berbagai aspek. Terdapat 6 konsep metafora organisasi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu organisasi sebagai mesin, organisasi sebagai sebagai organisme, organisasi sebagai otak, organisasi sebagai budaya, organisasi sebagai transformasi dan organisasi sebagai instrumen untuk menguasai. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang terdapat sumber data primer dari wawancara mendalam dengan informan. Penelitian ini mengambil informan sebanyak 20 orang yang terlibat dalam IPWL Yayasan DWIN Foundation yaitu tenaga konselor, korban penyalahguna narkoba serta pihak keluarga. Hasil temuan utama penelitian ini membahas peran IPWL Yayasan DWIN Foundation sebagai lembaga rehabilitasi swasta dalam pemulihan korban penyalahguna narkoba. meliputi yaitu menciptakan suasana kekeluargaan, memahami sebagai ex-addict, membentuk karakter dan melatih keterampilan korban penyalahguna narkoba. Selain itu ditemukan strategi IPWL Yayasan DWIN Foundation sebagai lembaga rehabilitasi swasta dalam memulihkan korban penyalahguna narkoba yaitu menerapkan rasa optimisme dan berkomitmen, kekuatan team work, mengutamakan visi dan misi serta melakukan inovasi dan kreativitas.  
Strategi Politik Incumbent dan Faktor Penyebab Kekalahan pada Pemilihan Legislatif 2019 Kabupaten Bangka Putriwani, Bella
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Sosial Teknologi (SOSTECH)
Publisher : Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/jurnalsostech.v1i2.17

Abstract

Pemilihan legislatif menampilkan begitu banyak pertarungan baik itu kandidat baru ataupun incumbent. Untuk memenangkan kursi parlemen tentu mereka harus mempunyai strategi politik. Di Bangka Belitung, tepatnya Kabupaten Bangka pada pemilihan legislatif 2019 menjadi angka peserta incumbent tertinggi yaitu berjumlah 23 orang dibandingkan kabupaten lain dengan angka tertinggi pula pada kekalahan incumbent yaitu berjumlah 7 orang. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi politik dan mengetahui faktor kekalahan incumbent pada pemilihan legislatif 2019. Penelitian ini menggunakan teori strategi politik menurut Schroder yaitu strategi ofensif dan strategi defensif. Metode penelitian yang digunakan peneliti adalah kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi ofensif dan defensif menurut Peter Schroder dalam penelitian ini tidak berlaku pada pemilihan legislatif 2019 di Kabupaten Bangka. Karena di Kabupaten Bangka, para politisi masih belum adanya pengelompokkan bagian-bagian strategi yang khusus untuk digunakan pada pemilihan. Adapun faktor yang menjadi penyebab kekalahan yaitu ketidakpuasan masyarakat terhadap kinerja politisi, adanya perubahan perilaku masyarakat, internal partai yang terfrakmentasi, tim sukses yang tidak profesional dan kurang transparansi dari penyelenggara terhadap pemilu.  

Page 1 of 4 | Total Record : 35