cover
Contact Name
ahmad zain
Contact Email
ahmadzain@jurnalmadani.or.id
Phone
+628129731518
Journal Mail Official
ahmadzain@jurnalmadani.or.id
Editorial Address
Jl. Nusa Indah 1 No. 163 Perumnas 1 Bekasi Barat, Kota Bekasi, Jawa barat
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
JMI
ISSN : 2303145X     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Religion, Education,
Jurnal MADANI Institute menerima kontribusi tulisan yang berkaitan dengan studi-studi Politik, Hukum, ekonomi, Pendidikan, Sosial dan Budaya baik berupa artikel, laporan penelitian maupun tinjauan buku.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 103 Documents
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PJOK MATERI ATLETIK MELALUI PERMAINAN LOMPAT KARET DAN KARDUS PADA SISWA KELAS VIII-A SMP NEGERI 211 JAKARTA Murtalib
Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Sosial-Budaya Vol. 5 No. 1 (2016): JURNAL: Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Sosial-Budaya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Studi kebijakan MADANI Instutute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rendahnya aktivitas gerak dan respon siswa terhadap pembelajaran lompat jauh menjadi permasalahan untuk tercapainya ketuntasan belajar siswa. Penelitian ini bertujuan mengetahui peningkatan pembelajaran lompat jauh melalui permainan lompat karet dan kardus untuk meraih sasaran di atas untuk siswa kelas VIII-A SMP Negeri 211 Jakarta. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam 2 siklus, setiap siklus terdiri dari dua kali pertemuan dan setiap pertemuan 80 menit. Subjek yang diteliti yaitu siswa kelas VIII-A SMP Negeri 211 Jakarta yang berjumlah 31 siswa. Variabel yang diteliti adalah suasana kelas yang ditandai aktivitas siswa, respon siswa dan unjuk kerja siswa dalam malakukan pembelajaran lompat jauh. Pengamatan dilakukan terhadap proses pembelajaran oleh guru kolaborator dengan menggunakan tabel observasi. Pendapat siswa melalui angket yang dibagikan sesudah pembelajaran, sebagai upaya untuk mengetahui respon siswa terhadap pembelajaran yang telah dilakukan. Hasil penelitian menunjukan bahwa pembelajaran lompat jauh melalui permainan lompat karet dan kardus untuk meraih sasaran di atas dapat meningkatkan aktivitas siswa 29 siswa kategori baik, rasa senang 26 siswa kategori baik, dan unjuk kerja siswa 29 siswa (93,55%) tuntas, sedangkan 2 siswa (6,45%) belum tuntas. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa ada peningkatan pembelajaran lompat jauh melalui permaianan lompat karet dan kardus untuk meraih sasaran diatas pada siswa kelas VIII-A SMP Negeri 211 Jakarta.
PENINGKATAN KETERAMPILAN GURU DALAM PENERAPAN PEMBELAJARAN PAKEM MELALUI KEGIATAN LATBIM SUPERVISI KELAS DI SD TUGIRAN
Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Sosial-Budaya Vol. 3 No. 2 (2014): JURNAL: Politik, Hukum, Pendidikan, Sosial dan Budaya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Studi kebijakan MADANI Instutute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian tindakan sekolah ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kompetensi guru dan Hasil Belajar siswa, Dari Hasil pengamatan yang menunjukkan bahwa hanya sebagian kecil guru SDN Jatinegara 14 Petang Jakarta Timur yang telah menerapkan pendekatan pembelajaran aktif, kreatif, efektif, dan menyenangkan (yang selanjutnya disebut PAKEM) dalam pelaksanaan KBM.Adapun tujuan khusus dari kegiatan penelitian tindakan sekolah ini adalah untuk mengetahui efevtivitas upaya peningkatan keterampilan guru dalam penerapan PAKEM melalui LATBIM di SDN Jatinegara 14 Petang Jakarta Timur . Sedangan secara umum, tujuan kegiatan penelitian tindakan sekolah ini adalah untuk peningkatan kualitas proses dan hasil belajar di SDN Jatinegara 14 Petang Jakarta Timur . Hasil pelaksanaan penelitian tindakan sekolah yang berlangsung dalam 3 siklus penelitian dapat disimpulkan: Pelatihan dalam bentuk workshop dan bimbingan penerapan pendekatan PAKEM telah menambah pemahaman (wawasan) dan keterampilan guru SDN Jatinegara 14 Petang Jakarta Timur tentang pentingnya penerapan pendekatan PAKEM dalam pembelajaran di kelas. Hasil analisis menunjukkan bahwa kegiatan pelatihan dalam bentuk workshop lebih banyak memberikan tambahan pengetahuan bagi guru tentang materi workshop itu sendiri dalam hal ini tentang pendekatan PAKEM, sedangkan peningkatan keterampilan guru dalam penerapan PAKEM di kelas lebih banyak diperoleh melalui kegiatan bimbingan dalam praktek langsung. Berdasarkan hasil refleksi, kegiatan PTS dianggap selesai telah mencapai tujuan yang diharapkan yakni untuk: a) meningkatkan pemahaman Guru SDN Jatinegara 14 Petang Jakarta Timur dalam mengembangkan PAKEM; b) meningkatkan keterampilan Guru SDN Jatinegara 14 Petang Jakarta Timur dalam mengembangkan Model Pembelajaran di kelas
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BAHASA INGGRIS MATERI ESEI PENDEK BERBENTUK NARATIVE DAN REPORT DENGAN PENDEKATAN KOOPERATIF DI KELAS IX-2 SMP N 177 Siti Muisyah
Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Sosial-Budaya Vol. 3 No. 2 (2014): JURNAL: Politik, Hukum, Pendidikan, Sosial dan Budaya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Studi kebijakan MADANI Instutute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tampaknya menggali kemampuan siswa dengan cara menumbuhkembangkan kemampuan yang telah ada belum pernah dilakukan oleh guru SMP N 177, sehingga pendidikan itu terkesan memaksa dan menjemukan. Lebih-lebih siswa tumbuh pada lingkungan dan keluarga yang kurang memahami pentingnya pendidikan. Ditambahkan lagi, dalam proses pembelajaran, guru memulai dengan menjelaskan memberi contoh latihan soal. Jadi siswa secara langsung diberikan rumus-rumus dari tensis bahasa Inggris tanpa diberi kesempatan untuk menemukan sendiri. Sehingga pada akhirnya peneliti sebagai guru membuat penelitian tindakan kelas dengan Indikator keberhasilan proses pembelajaran dalam penelitian ini adalah sekurang kurangnya adalah 65% anak aktif dalam proses pembelajaran, yang diharapkan akan berdampak 65 % anak akan tuntas belajar dengan mendapat nilai lebih dari atau sama dengan 60 dan jumlah persentase perilaku anak yang aktif lebih dari atau sama dengan 50% dari faktor yang diteliti. Simpulan yang didapatkan dari penelitian ini adalah bahwasannya saat merujuk pada hasil observasi awal sebelum penggunaan metode kooperatif didapati hanya sebesar 22,72% siswa dapat memiliki kemampuan mengerjakan materi esei pendek berbentuk Narative dan Report dengan baik. Setelah dilaksanakan penelitian dengan pemberian metode kooperatif, maka pada siklus 1 terjadi peningkatan sebesar 72,72% di akhir siklus siswa telah mampu mengerjakan materi esei pendek berbentuk Narative dan Report, Selanjutnya pada siklus 2 sebanyak 90,90% siswa telah mampu mengerjakan materi esei pendek berbentuk Narative dan Report dan mendapati hasil belajar bahasa Inggris yang meningkat akibat metode kooperatif
MELALUI METODE DEMONSTRASI DAPAT MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA KALIMAT ALQURAN SISWA KELAS III SD N PASAR MINGGU 05 PAGI ROBAAH
Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Sosial-Budaya Vol. 3 No. 2 (2014): JURNAL: Politik, Hukum, Pendidikan, Sosial dan Budaya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Studi kebijakan MADANI Instutute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pembelajaran pada hakekatnya proses mentransfer pengetahuan, keterampilan dan pengalaman kepada siswa. Secara material pembelajaran ini berisi konsep-konsep, berupa materi sebagai sumber pengetahuan, keterampilan dan pengalaman bagi siswa. Kenyataan pada pelaksanaan pembelajaran di SD N Pasar Minggu 05 pagi, tempat peneliti mengajar, pembelajaran membaca huruf-huruf AlQuran lebih sering difokuskan pada teori dan kurang mempraktekkan cara melafadzkan huruf-huru dalam Al Quran, ditambah lagi cara siswa untuk membacanya kurang diperhatikan oleh guru, sehingga pada saat siswa tampil membaca huruf-huruf AlQuran banyak yang terlihat kurang percaya diri, gugup, mengulang-ulang kata, lafadz dan intonasi datar, serta tanpa ekspresi Metode demonstrasi membaca huruf-huruf AlQuran dengan baik dan benar dapat merangsang siswa untuk mengembangkan ide/gagasannya, kemudian tehnik berlatih dalam kelompok dapat meningkatkan keberanian siswa untuk membaca huruf-huruf AlQuran dengan baik dan benar, serta dengan mendengarkan demonstrasi dari gurunya dapat memberikan umpan balik bagi siswa guna meningkatkan kemampuan
METODE DEMONSTRASI SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATERI HUKUM BACAAN AL SYAMSIAH DAN AL QOMARIYAH SISWA KELAS VII SMP N 155 Salmah HA
Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Sosial-Budaya Vol. 3 No. 2 (2014): JURNAL: Politik, Hukum, Pendidikan, Sosial dan Budaya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Studi kebijakan MADANI Instutute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran efektif adalah pembelajaran yang mampu menggerakkan siswa untuk bertindak aktif dan positif, selanjutnya proses belajar perlu dibangun dengan model-model yang menyenangkan, bersemangat, dan penuh gairah. saat merujuk pada hasil observasi awal sebelum penggunaan metode demonstrasi didapati hanya sebesar 22,72% siswa dapat memiliki kemampuan membaca dengan hukum bacaan quran al syamsiyah dan al qomariyah dengan baik. Setelah dilaksanakan penelitian dengan pemberian metode demonstrasi, maka pada siklus 1 terjadi peningkatan sebesar 65% di akhir siklus siswa telah mampu membaca dengan hukum bacaan quran al syamsiyah dan al qomariyah dengan baik dan benar, Selanjutnya pada siklus 2 sebanyak 95% siswa telah mampu membaca dengan hukum bacaan quran al syamsiyah dan al qomariyah dengan baik.Nilai ketuntasan rata-rata pada siklus 1 didapati 55,83% dan di siklus 2 didapati nilai rata-rata 93,33% atau di atas KKM yang ditetapkan guru. Hasil ini menunjukkan terdapat pengaruh penggunaan metode demonstrasi terhadap hasil belajar siswa kelas VII SMP N 155
METODE DISKUSI TENTANG LANDASAN HIDUP RELIGI SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN SIKAP PENYESUAIAN DIRI BAGI SISWA KELAS IX-2 SMP N 177 JAKARTA Netty Sari
Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Sosial-Budaya Vol. 3 No. 2 (2014): JURNAL: Politik, Hukum, Pendidikan, Sosial dan Budaya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Studi kebijakan MADANI Instutute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sikap penyesuaian diri merupakan perilaku setiap manusia dalam tinjauan baik dan buruk. Proses pembelajaran bimbingan konseling tidak sekedar mendorong peserta didik untuk mencapai nilai-nilai hasil belajar yang tinggi, tetapi juga bertujuan agar melalui pembelajaran tersebut terbentuk kepribadian yang utama, siswa tumbuh menjadi sosok pribadi yang taat beribadah dan karakter beragama lainnya. Melalui pembelajaran dengan penerapan metode diskusi dengan tanya jawab diharapkan peserta didik akan semakin mampu menerapkana perilaku yang beragama. Bagaimana cara berbicara atau berbahasa berperilaku, bersikap rendah hati, penyabar, suka menolong sesama dan sebagainya. Dalam perilaku sehari-hari seseorang tidak cukup hanya dengan menunjukkan sikap hormat terhadap orang lain, tetapi juga mempraktekkan cara menghormati orang lain itu dalam bentuk perilaku. Penelitian berlangsung selama 2 siklus dan menghasilkan simpulan bahwa Pembelajaran dengan penerapan metode diskusi dengan tanya jawab dapat meningkatkan respon siswa dan menimbulkan rasa senang pada saat proses pembelajaran berlangsung serta meningkatkan kualitas sikap penyesuaian dirinya. Pembelajaran melalui penerapan metode diskusi dengan tanya jawab yang terencana dengan baik dapat meningkatkan aktivitas siswa dalam pembelajaran
MENINGKATKAN KOMPETENSI PEDAGOGIK DAN KINERJA GURU MELALUI MODEL SUPERVISI MANAJERIAL PEMBINAAN DIKLAT DI SD MUNAWAROH
Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Sosial-Budaya Vol. 3 No. 2 (2014): JURNAL: Politik, Hukum, Pendidikan, Sosial dan Budaya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Studi kebijakan MADANI Instutute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The problems to be examined in this study are : ( a) How does an increase in teacher performance and student achievement with the implementation of Managerial Supervisory Model Development of Education and Training Students ? ( b ) How does Managerial Supervision Model Development of Education and Training and motivation on teacher performance and student learning outcomes ? study uses a quantitative approach , the data collected through the questionnaire , prepared to see the relationship between the study variables . The results showed an overview of education and training , pedagogical competence and teacher performance SDN 14 Morning Kapok West Jakarta . The results of this study also indicate that there is a positive relationship between the education and training of pedagogical, and there is also a relationship between education and training and pedagogical both jointly and individually on teacher performance . Based on the research findings , the more clearly the importance of the role of human resource development , especially the increase in competencies through education and training . With terujinya significant relationship between the independent variable and the dependent variable , then the attitude of the teacher profejonal can be improved by increasing the principal leadership , teacher discipline and condition of infrastructure facilities . Increased teacher discipline can be done through the following steps : ( 1 ) . Set goals or targets to be achieved in the near future . Create a priority order of things we want to do . ( 2 ) . Make a written schedule of activities . ( 3 ) . Perform the schedule that we created , fetapi do tenblu stiff . If necessary , we can change the schedule in accordance with the conditions and situations . (4) . Seek to constantly discipline the program schedule of activities that we already own flats . Once we do not discipline or postpone these activities , it will be difficult for us to re-do it
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PASSING BAWAH PERMAINAN BOLA VOLI MELALUI METODE PENGULANGAN PADA SISWA KELAS VIII-2 SD MENTENG DALAM 01 JAKARTA SELATAN Mandalika, Hayati Sri
Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Sosial-Budaya Vol. 5 No. 1 (2016): JURNAL: Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Sosial-Budaya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Studi kebijakan MADANI Instutute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan jasmani sangat penting, karena bentuk-bentuk kegiatan jasmani atau olahraga didalamnya terdapat permainan dan kegiatan bila dilakukan secara insentif, baik secara perorangan maupun kelompok oleh anggota masyarakat termasuk didalamnya masyarakat sekolah dan dilakukan dengan cara sadar dan sistematik, maka akan memperoleh peningkatan keterampilan gerak jasmani, pertumbuhan, kecerdasan, pembentukan watak, dan pengembangan prestasi secara optimal. Karena atas dasar itu pula penulis tertarik untuk meneliti passing bawah permainan bola voli yang sudah dimiliki oleh para siswa khususnya para siswa kelas VIII-2 SD Menteng Dalam 01 Jakarta Selatan dengan penelitian tindakan kelas karena peneliti mengajar pada Kelas tersebut, dan ternyata dari kelas VIII-1 sampai dengan Kelas VIII-6, setelah diadakan tes passing bawah hanya siswa kelas VIII-2 yang memiliki nilai paling jelek yaitu kurang dari 50 %, sedangkan kelas lain sudah diatas 50 % yang dapat melakukan passing bawah permainan bola voli. Seperti telah diuraikan diatas bahwa pendidikan olahraga yang diberikan di sekolah itu banyak, maka dalam hal ini peneliti hanya membatasi atau akan meneliti dengan materi pokok pada permainan bola voli saja yang kesemuanya berupa praktek. Penelitian hanya dilakukan pada pelajaran sekolah SD Menteng Dalam 01 Jakarta Selatan , siswa kelas VIII-2. Penelitian diberikan 3 siklus. Waktu penelitian seminggu sekali yang dilakukan pada pagi hari yaitu pada jam pelajaran olahraga pukul 10.00 s/d 11.30, di halaman sekolah yaitu di lapangan bola voli SD Menteng Dalam 01 Jakarta Selatan , test awal dan tes akhir dilakukan pada jam yang sama dan di lapangan yang sama pula
PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPA DENGAN PEMBELAJARAN TEKNIK TARI BAMBU PADA SISWA KELAS IV SD LASMAULI LIMBONG
Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Sosial-Budaya Vol. 3 No. 2 (2014): JURNAL: Politik, Hukum, Pendidikan, Sosial dan Budaya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Studi kebijakan MADANI Instutute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This classroom action research aims to improve the students learning result in electrolyte and nonelectrolyte solutionthrough cooperative model of Bambu dance. There were30 students Kelas IV SDN Duri Utara 01 Pagi Kecamatan Tambora Jakarta Barat participated this classroom action research, wich is conducted collaboratively with teachers during two cycles of learning.Each cycle consists of three phases namely planning action, action, observation and reflection. Data at each cycle the test result of learning, observation, and interviews. Action analysis results show the percentage of students in the classroom increases learning and achieve success indicator. Obtained total percentage of student learning outcomes in the first cycle that reached 48.14% (by 13 students) with poor category, while the second cycle of the total percentage of students achieving learning is 78.57% (by 22 students) with the category of very good. The result is expected teachers can use bamboo dance model as an alternative method in teaching
PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA MELALUI PENGGUNAAN ALAT PERAGA DEKAK – DEKAK PADA SISWA KELAS III SD NEGERI TEBET TIMUR 18 JAKARTA SELATAN Dewita, Hayati Sri
Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Sosial-Budaya Vol. 5 No. 1 (2016): JURNAL: Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Sosial-Budaya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Studi kebijakan MADANI Instutute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran Matematika bertujuan untuk mendidik anak agar menjadi manusia vang dapat berpikir logis, kritis, rasional dan percaya diri. Sedangkan Matematika itu sendiri dianggap sebagai mata pelajaran yang sulit. Dalam pembelajaran Matematika antara pokok bahasan yang satu dengan pokok bahasan yang lain saling berhubungan. Maka apabila siswa mengalami kesulitan pada pokok bahasan yang satu akan mengakibatkan kesulitan pada pokok bahasan berikutnya. Selain minat dan motivasi belajar siswa hal yang perlu diperhatikan adalah mengenai penggunaan alat peraga dekak-dekak yang diprediksikan bisa membantu mengenai nilai tempat, sehingga siswa mampu memahami materi Anak tidak abstraktif dalam menerima pelajaran dan diupayakan dapat memberikan pengalaman yang lebih konkret atau nyata sehingga bermanfaat dan bermakna bagi guru dan siswa dalam proses pembelajaran. Hasil belajar adalah kemampuan-kemampuan yang dimiliki siswa setelah menerima pengalaman belajarnya. Perolehan hasil belajar sebagai prestasi belajar merupakan hasil keluaran (out put) yang, mencerminkan keberhasilan terjadinya proses interaksi pembelajaran

Page 1 of 11 | Total Record : 103