cover
Contact Name
Nursalam
Contact Email
nur.salam@iainambon.ac.id
Phone
+6282293836823
Journal Mail Official
jurnallingue@iainambon.ac.id
Editorial Address
Jalan Dr. H. Tarmizi Taher - Kebun Cengkeh- Batu Merah Atas Sirimau, Kota Ambon, Maluku - 97128, Indonesia
Location
Kota ambon,
Maluku
INDONESIA
Lingue : Jurnal Bahasa, Budaya, dan Sastra
ISSN : 27758524     EISSN : 27756386     DOI : 10.33477
Lingue merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Pusat Pengembangan Bahasa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ambon mulai tahun 2019. Jurnal ini memuat tulisan ilmiah berupa hasil penelitian atau gagasan konseptual tentang kajian kebahasaan, kebudayaan, dan sastra. Penulis dalam jurnal ini berasal dari berbagai instansi dan profesi baik mahasiswa,guru, dosen,peneliti, peminat bahasa dan porfesi lainya yang berkaitan dengan bahasa, budaya, dan sastra. Penerbitan jurnal lingue pertama kali dimulai bulan juni 2019 dengan 6 naskah, begitu pula pada edisi terbitan berikutnya. Sejak awal mulai penerbitan Lingue menggunakan sistem online melalui Open Jurnal Sistem (OJS) versi 2. Lingue:Jurnal Bahasa, Budaya, dan Sastra memuat artikel kajian tentang kebahasaan, kebudayaan, dan sastra. semua artikel ditinjau sekurang-kurangnya dua mitra bestari. jurnal lingue terbit berkala dua kali dalam satu tahun. Tebitan pertama bulan Juni dan terbitan ke dua bulan Desember. Ruang lingkup kajian bahasa jurnal lingue terdiri atas kajian linguistik (fonologi, morfologi, sintaksis, semantik), analisis wacana, psikolinguistik, sosiolinguistik, pragmatik, semiotika, pengajaran bahasa dan sastra Indonesia, pengajaran bahasa Inggris, pengajaran bahasa Arab, metode pengajaran bahasa dan kajian bahasa lainnya yang terkait dengan kebahasaan. Ruang lingkup budaya jurnal lingue terdiri atas filologi, sejarah, cultural studies dan kajian budaya lainya yang terkait dengan budaya. Selanjutnya, ruang lingkup kesastraan jurnal lingue terdiri atas teori sastra, sastra interdisipliner, sastra dan politik identitas, sastra anak, sastra lokal tradisi lisan, sastra Inggris, pengajaran sastra, dan bidang lainnya yang terkait dengan studi sastra.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 37 Documents
TINDAK TUTUR IMPERATIF DOSEN DAN MAHASISWA IAIN AMBON Handayani, Nanik
Lingue : Jurnal Bahasa, Budaya, dan Sastra Vol 1, No 2 (2019): Jurnal Lingue : Bahasa, Budaya dan Sastra
Publisher : LP2M IAIN Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/lingue.v1i2.1191

Abstract

Abstract This study discusses the imperative speech acts between lucturers and students at IAIN Ambon. The problem under study, namely how the imperative forms between lecturers and studends. The objectiva of this study include describing the forms of imperative speech acts. Research techniques, namely record and note. Data source from lecturerc and students of IAIN Ambon. Based on the results of the study found the form of imperative lecturers and students in the lecture hall marked witd the words please, try, beg, hope, come on,come, may, please, don’t, and hopefully.this test in spoken in official situations, namely in acedemic situations that accur indoors an aut doors. The use of this imperative speech act holds to the principle of politeness ( maxims) of wisdom. Wisdom is marked by prioritizing the interests or benfits of other parties. Key words : Imperative, Command, IAIN Ambon Students Abstrak Penelitian ini membahasa tentang tindak tutur imperatif antara dosen dan mahasiswa di IAIN Ambon. Masalah yang dikaji, yakni bagaimana bentuk-bentuk imperatif antara dosen dan mahasiswa. Tujuan penelitian ini meliputi pendeskripsian bentuk tindak tutur imperatif. Teknik penelitian, yakni rekam dan catat. Sumber data tuturan dosen dan mahasiswa IAIN Ambon. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bentuk tindak tutur imperatif antara dosen dan mahasiswa di ruang kuliah dan di luar ruang kuliah di tandai dengan kata-kata tolong, coba, mohon, harap, ayo, mari, dipersilahkan, boleh, silahkan, jangan, dan semoga. Ujaran ini dituturkan dalam situasi resmi, yakni dalam situasi akademik yang terjadi di dalam ruangan dan di luar ruangan. Penggunaan tindak tutur imperatif ini berpeganng pada prinsip kesantunan (maksim) kebijaksanaan. Kebijaksanaan ditandai dengan mengutamakan kepentingan atau keuntungan pihak lain. Kata Kunci : Imperatif, perintah, mahasiswa IAIN Ambon
THE IMPLEMENTATION AND DELIVERY OF ENGLISH MATERIALS IN PRIVATE MTS OF ITTAQALLAH AMBON Lapele, Fitria
Lingue : Jurnal Bahasa, Budaya, dan Sastra Vol 1, No 2 (2019): Jurnal Lingue : Bahasa, Budaya dan Sastra
Publisher : LP2M IAIN Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/lingue.v1i2.1185

Abstract

Abstract The duty of teachers is how to manage the English teaching and learning process effectively, efficiently, and positively. They really need a good way in implementing and delivering English materials to prove the learning success. The teacher should give more focus on that, so there will be a joyful teaching and learning process. Related to the phenomenon above, the researcher would like to conduct a research about the implementation and delivery of English Material in Private MTs of Ittaqallah Ambon. This research used a qualitative design. One of the type is descriptive data. Moreover, the instrument used here were observation, interview, and documentation. The result of this research showed that in implementing and delivering English materials, teacher used some kinds of teaching technique like using song to attract students’ motivation, using question and answer to stimulate student in speaking, and so on. The teacher often used conversation in every meeting. Therefore, teacher were able to create a successful teaching and learning process. Key terms: Implementation, Delivery, English Material Abstrak Tugas guru adalah bagaimana mengelola proses belajar mengajar bahasa Inggris secara efektif, efisien, dan positif. Mereka benar-benar membutuhkan cara yang baik untuk menerapkan dan menyampaikan materi bahasa Inggris sebagai bukti atas keberhasilan belajar. Guru harus lebih fokus pada hal itu, sehingga dapat terciptanya proses belajar mengajar yang menyenangkan. Terkait dengan fenomena di atas, peneliti ingin melakukan penelitian tentang implementasi dan penyampaian Materi Bahasa Inggris di MTs Swasta Ittaqallah Ambon. Penelitian ini menggunakan desain kualitatif. Salah satu jenisnya adalah data deskriptif. Selain itu, instrumen yang digunakan di sini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam mengimplementasikan dan menyampaikan materi bahasa Inggris, guru menggunakan beberapa jenis teknik mengajar seperti menggunakan lagu untuk menarik motivasi siswa, menggunakan pertanyaan dan jawaban untuk merangsang siswa dalam berbicara, dan sebagainya. Guru sering menggunakan percakapan di setiap pertemuan. Oleh karena itu, para guru dapat menciptakan proses belajar mengajar yang sukses. Kata kunci: Implementasi, Penyampaian, Materi Bahasa Inggris
Daftar isi Lingue Bahasa, Budaya dan Sastra Vol 2. No.2 (2020), Daftar Isi
Lingue : Jurnal Bahasa, Budaya, dan Sastra Vol 2, No 2 (2020): Jurnal Lingue : Bahasa, Budaya, dan Sastra
Publisher : LP2M IAIN Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/lingue.v2i2.1824

Abstract

urnal Lingue mempublikasi artikel ilmiah hasil penelitian yang memuat kajian seputar llmu bahasa, budaya, dan sastra. Jurnal Lingue dikelola oleh Balai Bahasa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ambon. Jurnal Lingue terbit berkala dua kali setahun. Edisi pertama terbit bulan Juni dan edisi kedua terbit bulan Desember. Jurnal Lingue diterbitkan melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat LP2M Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ambon.
Daftar isi Jurnal Lingue : Bahasa, Budaya dan Sastra Vol.1, No.1 Daftar Isi vol.1, No.1, Daftar Isi vol.1, No.1
Lingue : Jurnal Bahasa, Budaya, dan Sastra Vol 1, No 1 (2019): Jurnal Lingue: Bahasa, Budaya, dan Sastra
Publisher : LP2M IAIN Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/lingue.v1i1.1370

Abstract

Lingue mempublikasi artikel ilmiah hasil penelitian yang memuat kajian seputar llmu bahasa, budaya, dan sastra. Jurnal Lingue dikelola oleh Balai Bahasa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ambon. Jurnal Lingue terbit berkala dua kali setahun. Edisi pertama terbit bulan Juni dan edisi kedua terbit bulan Desember. Jurnal Lingue diterbitkan melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat LP2M Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ambon. Bahasa: kajian linguistik (fonologi, morfologi, sintaksis, semantik), analisis wacana, psikolinguistik, sosiolinguistik, pragmatik, pengajaran bahasa dan sastra Indonesia, metode pengajaran bahasa dan kajian bahasa lainya. Budaya : Filologi, sejarah, Cultural studies dan kajian budaya lainya. Sastra : Sastra lokal, sastra anak, sastra indonesia, sastra arab, sastra inggris, studi sastra untuk pendidikan karakter dan studi sastra lainya
KAJIAN PSIKOLOGI SASTRA DALAM CERPEN “PEREMPUAN BALIAN” KARYA SANDI FIRLI Setiaji, Aria Bayu
Lingue : Jurnal Bahasa, Budaya, dan Sastra Vol 1, No 1 (2019): Jurnal Lingue: Bahasa, Budaya, dan Sastra
Publisher : LP2M IAIN Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/lingue.v1i1.1176

Abstract

Abstract This study aims to describe: (1) structural aspects of Balian Women's Short Story by Sandi Firly (2) psychological aspects of Balian Women's Short Story. This type of research is qualitative research. The data source of this research is the Short Story of Balian Woman by Sandi Firly published by Kompas on June 24, 2012. The data of this research are sentences containing structural and psychological elements. Data collection techniques used were document techniques, refer to techniques and note taking techniques. The technique used to present the results of data analysis in this study is the informal presentation technique. The results of this study indicate that: 1) the structural aspects of Balian Women's Short Stories by Sandi Firly include; (a) characterizations using analytic and dramatic techniques, (b) plot in the story using conventional plot, (c) the setting in this short story covers, background (meratus mountains, Balai atiran, small village, small shop and forest of South Kalimantan), background the time at night and the days after the event at night, and the social setting still believes in superstition. (d) Persona I's first perspective (2) The psychological aspect of the personality structure of the character in the short story of Balian Woman by Sandi Firly has three elements, namely id, ego, and superego. The three elements of the personality structure influence the behavior, mindset, and mentality of the main characters in the short story of the Woman Balian. From the psychological analysis above, it can be seen that the characters have a strong id. They tend to want to break away from all the problems they feel in life without seeing the reality that exists. Keywords: Psychology, Short Stories Abstrak Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan: (1) aspek struktural Cerpen Perempuan Balian karya Sandi Firly (2) aspek psikologis Cerpen Perempuan Balian.Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah Cerpen Perempuan Balian karya Sandi Firly diterbitkan oleh Kompas pada 24 Juni 2012. Data penelitian ini berupa kalimat yang mengandung unsur struktural dan psikologi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik dokumen, teknik simak dan teknik catat. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan teknik analisis isi sebagai teknik analisis data. Teknik yang digunakan untuk menyajikan hasil analisis data dalam penelitian ini adalah teknik penyajian informal. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) aspek struktural pada Cerpen melipui; (a) penokohan menggunakan teknik analitik dan teknik dramatic, (b) Alur dalam cerita mengunakan alur konvensional, (c) latar pada cerpen ini meliputi, latar tempat (pegunungan meratus, Balai atiran, kampong kecil, warung dan hutan Kalimantan selatan) , latar waktu pada malam hari dan hari-hari setelah peritiwa pada malam, dan latar sosial masih percaya dengan tahayul. (d) sudut pandang Persona pertama Aku (2) Aspek psikologi struktur kepribadian tokoh dalam cerpen Perempuan Balian karya Sandi Firly memiliki tiga unsur, yaitu id, ego, dan superego. Ketiga struktur kepribadian tersebut memengaruhi tingkah laku, pola pikir, dan kejiwaan para tokoh utama dalam cerpen Perempuan Balian . Dari analisis psikologi di atas, diketahui bahwa para tokoh memiliki id yang kuat. Mereka cenderung ingin melepaskan diri dari segala permasalahannya dalam hidup tanpa melihat realita yang ada. Kata Kunci : Psikologi, Cerpen
KONSEP PERTUNJUKAN TEATER AKHUDIAT: PANGGUNG KOSONG KE TEATER JALANAN Candra, Iga Ayu Intan
Lingue : Jurnal Bahasa, Budaya, dan Sastra Vol 2, No 1 (2020): Jurnal Lingue: Bahasa, Budaya, dan Sastra
Publisher : LP2M IAIN Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/lingue.v2i1.1384

Abstract

Abstract This study aims to examine Akhudiat as a theater figure in East Java in the form of thoughts about the concept of the Empty Stage Performance to the Street Theater. This research is a qualitative research with a narrative approach. Narrative stories in research tell individual experiences, collected through various forms of data, arranged chronologically, analyzed, contain turning points and take place in specific places and situations. Akhudiat has the idea of an Empty Stage to Street Theater, Empty Stage is a representation of the Akhudiat script and Street Theater is a theater designation that results from the directing of Akhudiat which is sourced from its manuscripts. Empty Stage is a concept that was carried by Akhudiat in writing the script. All Akhudiat manuscripts use the concept of Empty Stage which does not specify the form of setting so that the director can freely translate the manuscript. Ideas do not have to be bound, ideas are freed, the stage as a space of ideas that frees all supporting elements of the show to imagine and is called Street Theater. Akhudiat thought seen from the representation of the manuscript and his work is a figure with a tendency to the latest theater work. With an obsession with poetry performances that are whole, containing elements of humor, the inclusion of elements of traditional theater, with the theme of the background of the lower classes, are symbolic, is the theater director (the director acts as both a script writer). Keywords: Akhudiat, Street Theater, Empty Stage, Theater Abstrak Penelitian ini bertujuan mengkaji Akhudiat sebagai tokoh teater di Jawa Timur berupa pemikiran tentang konsep pertunjukan Panggung Kosong ke Teater Jalanan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan naratif. Cerita naratif dalam penelitian menuturkan pengalaman individual, dikumpulkan melalui beragam bentuk data, disusun secara kronologis, dianalisis, mengandung titik balik dan berlangsung di tempat dan situasi yang spesifik. Akhudiat memiliki pemikiran Panggung Kosong ke Teater Jalanan, Panggung Kosong merupakan representasi naskah Akhudiat dan Teater Jalanan adalah sebutan teater yang dihasilkan dari penyutradaraan Akhudiat yang bersumber dari naskah-naskahnya. Panggung Kosong adalah konsep yang diusung Akhudiat dalam menulis naskahnya. Semua naskah Akhudiat menggunakan konsep Panggung Kosong yang tidak menspesifikasi bentuk setting sehingga sutradara dapat bebas dalam menterjemahkan naskah. Gagasan tidak harus terikat, gagasan yang dibebaskan, panggung sebagai ruang gagasan yang membebaskan seluruh elemen pendukung pertunjukan untuk berimajinasi dan disebutlah Teater Jalanan. Pemikiran Akhudiat dilihat dari representasi naskah dan karyanya merupakan tokoh dengan kecenderungan karya teater mutakhir. Dengan obsesi pada pertunjukan puisi yang utuh , mengandung unsur humor, masuknya unsur teater tradisional, bertemakan latar belakang kaum kelas bawah, bersifat simbolik, merupakan teater sutradara (sutradara berperan sebagai penulis naskah sekaligus). Kata Kunci : Akhudiat, Teater Jalanan, Panggung Kosong, Teater
Error Analysis on the Students Pronunciation of Affricates Sounds at SMA Negeri 10 Medan Rambe, Nana Ronawan
Lingue : Jurnal Bahasa, Budaya, dan Sastra Vol 1, No 2 (2019): Jurnal Lingue : Bahasa, Budaya dan Sastra
Publisher : LP2M IAIN Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/lingue.v1i2.1206

Abstract

Abstract This article deal with error analysis on the students’ pronunciation of affricates sounds. The method of research applied was descriptive quantitative method. It was applied to find and to analyze error analysis on the students’ pronunciation of affricates sounds. The population of this research was the first year students of SMA NEGERI 10 MEDAN at Jl.Tilak Medan. There were 47 students in parallel classes and all of them were taken as the sample. The instrument of the research was administrated test. The test was teacher made test. There were 20 items were given to the students. The test results were analyzed by finding out the percentages of students’ error in pronunciation affricates sounds. The total correct answer of the test were 437 or 9,340% and incorrect answer were 407 or 8,659 % .There were 3 causes of errors analysis on the students’ pronunciation of affricates sounds, they were intralingual, interlingual, and carelessness.There were 44 or 10, 09% for intralingual errors, 98 or 22,47% for interlingual errors and 295 or 67,50 % for carelessness errors. Keywords:Affricates, Eror,Causes. Abstrak Artikel ini membahas analisis kesalahan pelafalan bunyi afrikat pada siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif. Itu diterapkan untuk menemukan dan menganalisis analisis kesalahan pada pelafalan bunyi afrikat siswa. Populasi penelitian ini adalah siswa tahun pertama SMA Negeri 10 Medan di jalan.Tilak Medan yang terdiri dari 47 siswa di kelas paralel dan semuanya diambil sebagai sampel. Instrumen penelitian adalah tes administrasi. Tes adalah tes yang dibuat guru. Ada 20 item yang diberikan kepada siswa. Kemudian jawaban dianalisis dengan mencari tahu persentase kesalahan siswa dalam pelafalan melafalkan bunyi untuk menunjukkan bahwa total jawaban yang benar dari tes adalah 437 atau persentase 9,340% dan jawaban yang salah adalah 407 atau persentase 8,659% ada 3 penyebab analisis kesalahan pada pengucapan bunyi afrikat siswa, itu adalah intralingual, interlingual, dan kecerobohan. Untuk kesalahan intralingual adalah 44 atau 10, 09%, untuk kesalahan interlingual adalah 98 atau 22,47% dan untuk kesalahan kecerobohan adalah 295 atau 67,50%. Kata Kunci: Afrikat, Kesalahan, Penyebab.
STRENGTHS AND WEAKNESSES OF USING AUTHENTIC MATERIALS IN TEACHING LISTENING COMPREHENSION Tuanany, Nurlaila
Lingue : Jurnal Bahasa, Budaya, dan Sastra Vol 1, No 2 (2019): Jurnal Lingue : Bahasa, Budaya dan Sastra
Publisher : LP2M IAIN Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/lingue.v1i2.1186

Abstract

Abstract Listening is not a passive skill. It is an active process since it needs the interpretation of sounds into meaning. It is important for teachers to help their students to increase the students’ listening comprehension. This paper discusses the teaching listening comprehension using authentic materials. Authentic materials are the materials that have been produced by native speakers in the form of written or spoken language. There are strengths and weaknesses in applying these materials. Some of the strengths are more interesting, genuine, and motivating than non-authentic materials. On the other hand, the authentic materials are too difficult for lower level students so the teacher needs to spend more hours to apply them. Finally, in teaching listening comprehension the teacher needs to select the appropriate materials to meet the students’ level and knowledge background and most of all it must be suitable with the syllabus of teaching objectives. Keywords: Authentic Materials, Strengths, Weaknesses, Listening Comprehension Abstract Mendengarkan bukanlah keterampilan pasif. Mendengarkan merupakan proses aktif karena membutuhkan interpretasi suara menjadi makna. Penting bagi guru untuk membantu para siswa dalam meningkatkan kemampuan mendengarkan mereka. Tulisan ini membahas penggunaan materi otentik dalam pengajaran kemampuan mendengarkan siswa. Materi otentik adalah materi yang telah diproduksi oleh penutur asli dalam bentuk bahasa tertulis maupun lisan. Ada kelebihan dan kekurangan dalam mengaplikasikan materi ini. Beberapa kelebihan di antaranya materi otentik ini lebih menarik, asli, dan memotivasi daripada materi yang tidak otentik. Namun di sisi lain, materi otentik dianggap terlalu sulit bagi siswa dengan tingkat pemahaman yang rendah sehingga guru perlu menghabiskan lebih banyak waktu untuk menerapkannya. Pada akhirnya, dalam mengajarkan kemampuan mendengarkan bagi para siswa, guru perlu menyeleksi materi yang sesuai untuk memenuhi tingkat dan latar belakang pengetahuan siswa serta yang paling penting harus sesuai dengan silabus dan tujuan pengajaran. Kata kunci: Materi Otentik, Kelebihan, Kekurangan, Pemahaman Mendengarkan
ANALISIS WACANA KRITIS TEUN VAN DIJK DALAM CERPEN “TUKANG DONGENG” KARYA KEN HANGGARA Jumriah,, Andi Saadillah, Nuruh H,
Lingue : Jurnal Bahasa, Budaya, dan Sastra Vol 2, No 2 (2020): Jurnal Lingue : Bahasa, Budaya, dan Sastra
Publisher : LP2M IAIN Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/lingue.v2i2.1829

Abstract

Abstract In the analysis of critical discourse, discourse is not only understood as a study of language. Language is analyzed not only from the linguistic aspect, but also relates it to context. This study examines the literary text, especially the short story written by Ken Hanggara "Tukang Dongeng". Discourse in this case is in the form of a message that the writer wants to convey to the reader. The meaning of a message cannot only be interpreted as what is evident in the text, but must be analyzed from hidden meanings, so critical studies are needed. One of the concepts of Critical Discourse Analysis that can be used in studying literature is the concept developed by Van Dijk. Teun Van Dijk saw a text consisting of several structures / levels, each part supporting each other namely the dimensions of the text, social cognition, and social context. Keywords: short stories, AWK, Teun Van Dijk Abstrak Dalam analisis wacana kritis, wacana tidak hanya dipahami sebagai studi bahasa. Bahasa dianalisis tidak hanya dari aspek kebahasaan saja, tetapi juga menghubungkannya dengan konteks. Penelitian ini mengkaji teks sastra, khususnya cerpen karangan Ken Hanggara “Tukang Dongeng”. Wacana dalam hal ini berupa pesan yang ingin disampaikan penulis kepada pembaca. Makna suatu pesan tidak bisa hanya ditafsirkan sebagai apa yang tampak nyata dalam teks, namun harus dianalisis dari makna yang tersembunyi, sehingga dibutuhkan kajian yang kritis. Salah satu konsep Analisis Wacana Kritis yang dapat digunakan dalam mengkaji sastra yakni konsep yang dikembangkan oleh Van Dijk. Teun Van Dijk melihat suatu teks terdiri dari beberapa struktur/tingkatan yang masing-masing bagian saling mendukung yakni dimensi teks, kognisi sosial, dan konteks sosial. Kata kunci: cerpen, AWK, Teun Van Dijk
Sampul Jurnal Lingue : Bahasa, Budaya dan Sastra Vol.2 1 No.1 sampul dan dewan redaksi vol.2, No.1, sampul dan dewan redaksi vol.2, No.1
Lingue : Jurnal Bahasa, Budaya, dan Sastra Vol 2, No 1 (2020): Jurnal Lingue: Bahasa, Budaya, dan Sastra
Publisher : LP2M IAIN Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/lingue.v2i1.1380

Abstract

Lingue mempublikasi artikel ilmiah hasil penelitian yang memuat kajian seputar llmu bahasa, budaya, dan sastra. Jurnal Lingue dikelola oleh Balai Bahasa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ambon. Jurnal Lingue terbit berkala dua kali setahun. Edisi pertama terbit bulan Juni dan edisi kedua terbit bulan Desember. Jurnal Lingue diterbitkan melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat LP2M Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ambon. Bahasa: kajian linguistik (fonologi, morfologi, sintaksis, semantik), analisis wacana, psikolinguistik, sosiolinguistik, pragmatik, pengajaran bahasa dan sastra Indonesia, metode pengajaran bahasa dan kajian bahasa lainya. Budaya : Filologi, sejarah, Cultural studies dan kajian budaya lainya. Sastra : Sastra lokal, sastra anak, sastra indonesia, sastra arab, sastra inggris, studi sastra untuk pendidikan karakter dan studi sastra lainya

Page 3 of 4 | Total Record : 37