cover
Contact Name
Moh.Solehuddin
Contact Email
risdajurnal@gmail.com
Phone
+628990088793
Journal Mail Official
risdajurnal@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raya Lontar Surabaya
Location
Kab. bangkalan,
Jawa timur
INDONESIA
RISDA: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam
ISSN : 25408097     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
This journal publishes articles in the form of learning and learning outcomes, and concepts in the context of Islamic education. Detailed scopes of articles accepted for submission to RISDA: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam are: Islamic Education Materials Educators and Students Learning methods Curriculum Politics of Education Educational Philosophy History of Islamic Education Islamic Studies
Articles 39 Documents
Prinsip managemen Pendidikan Islam Nur, WAHIB
RISDA : Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam Vol 1 No 2 (2017)
Publisher : LP2M STAI AR-ROSYID SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Agama Islam dengan berbagai jalur, jenjang, dan bentuk yang ada seperti pada jalur pendidikan formal ada jenjang pendidikan dasar yang berbentuk Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs), jenjang pendidikan menengah ada yang berbentuk Madrasah Alyah (MA) dan Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK), dan pada jenjang pendidikan tinggi terdapat begitu banyak Perguruan Tinggi Agama Islam (PTAI) dengan berbagai bentuknya ada yang berbentuk Akademi, Sekolah Tinggi, Institut, dan Universitas. Pada jalur pendidikan non formal seperti Kelompok Bermain, Taman Penitipan Anak (TPA), Majelis Ta’lim, Pesantren dan Madrasah Diniyah.Jalur Pendidikan Informal seperti pendidikan yang diselenggarakan di dalam kelurarga atau pendidikan yang diselenggarakan oleh lingkungan. Kesemuanya itu perlu pengelolaan atau manajemen yang sebaik-baiknya, sebab jika tidak bukan hanya gambaran negatif tentang pendidikan Islam yang ada pada masyarakat akan tetap melekat dan sulit dihilangkan bahkan mungkin Pendidikan Islam yang hak itu akan hancur oleh kebathilan yang dikelola dan tersusun rapi yang berada di sekelilingnya, sebagaimana dikemukakan Ali bin Abi Thalib :”kebenaran yang tidak terorganisir dengan rapi akan dihancurkan oleh kebathilan yang tersusun rapi”.
Pendidikan Agama Inklusif bahrozi, imam
RISDA : Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam Vol 1 No 2 (2017)
Publisher : LP2M STAI AR-ROSYID SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Islam is as a universal religion, as a religion for humanity (all humankind), or as a religion for the entire world because of its’ mission as rahmatan li al-’alamin. To realize such mission in Indonesian context, education activity is aimed to raise up a multicultural wisdom and global awareness of the pupils, so in next time they will be able to contribute in preservation of heterogenity and to develop it for attaining a prosperious life, besides to face globalization current appropiately. In this case, islamic education has a duty in transfering inclusive-multiculturalism Islamic teachings to students so that they are able to appreciate global values of Islam, like inclusivism, humanism, tolerance, and democracy.Keywords: Islamic Education, Inclusive-multiculturalism, Globalization Islam is as a universal religion, as a religion for humanity (all humankind), or as a religion for the entire world because of its’ mission as rahmatan li al-’alamin. To realize such mission in Indonesian context, education activity is aimed to raise up a multicultural wisdom and global awareness of the pupils, so in next time they will be able to contribute in preservation of heterogenity and to develop it for attaining a prosperious life, besides to face globalization current appropiately. In this case, islamic education has a duty in transfering inclusive-multiculturalism Islamic teachings to students so that they are able to appreciate global values of Islam, like inclusivism, humanism, tolerance, and democracy. Keywords: Islamic Education, Inclusive-multiculturalism, Globalization
Potret Wanita ditengah kemiskinan muid, abd
RISDA : Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam Vol 1 No 2 (2017)
Publisher : LP2M STAI AR-ROSYID SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wanita adalah manusia terhormat dan bermartabat, sebagaimana Allah sangat memuliakan harkat dan martabat wanita di hadapan Allah SWT.Dalam Al-Qur’an Allah SWT. Menyebutkan salah satu surat Al-Qur’an adalah surat “ An-Nisa’”. Hal ini membuktikan, bahwasanya wanita sangat dihormati dan dijunjung tinggi harkat, derajat, dan martabatnya.
Fenomena Etos Kerja dalam Perspektif Islam Surur, M
RISDA : Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam Vol 1 No 2 (2017)
Publisher : LP2M STAI AR-ROSYID SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Etos kerja merupakan cerminan dari pandangan hidup yang berorientasi dari nilai-nilai ketuhanan (ilahiyah). Selain itu etos kerja terkait dengan pencapaian kesuksesan secara materi.Untuk mencapai etos kerja yang baik, ada latar belakang yang mendasari keinginan untuk mencapainya secara maksimal, yaitu karena adanya keinginan untuk mendapatkan pahala mencari keridlaan Allah Swt sehingga akan bernilai ibadah dan duniawi serta ada pula yang ingin mendapat imbalan materi materi berupa uang atau gaji, guna mencukupi kebutuhan hidup keluarganya. Namun perlu diperhatikan bahwa tujuan bersifat material berarti imbalan upah, gaji yang setimpal, terkadang disalah artikan dengan memperoleh imbalan sebanyak-banyaknya yang ujung-ujungnya hanya dipakai untuk bersenang-senang (hedonisme). Islam memandang pencapaian etos kerja tersebut secara seimbang. Islam menekankan azas keseimbangan, wawasan keselarasan dan keserasian antara duniawi dan ukhrawi, antara material dan spiritual, antara lahir dan batin, antara kerja guna memenuhi kebutuhan keluarga dengan ibadah. Artinya selain sukses dalam pencapaian kehidupan dunia, namn akhirat juga tidak terbengkalai
Menejemen Pendidikan Islam dan Implikasinya solehuddin, Moh
RISDA : Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam Vol 1 No 2 (2017)
Publisher : LP2M STAI AR-ROSYID SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

manajemen sedang dijadikan resep dalam mengatasi dan kemudian mengembangkan lembaga pendidikan Islam. Hal ini menunjukkan bahwa manajemen sedang dipertaruhkan demi kemajuan lembaga pendidikan Islam. Dengan pengertian lain, manajemen pendidikan Islam sedang digalakkan menjadi kesadaran kolektif dalam memajukan lembaga-lembaga pendidikan Islam. Akan tetapi, para manajer pendidikan Islam berusaha me-manage lembaga pendidikan Islam dengan menyelami sifat-sifat dari situasi dan kondisi yang ada di sekitarnya. Oleh karena itu, manajer pendidikan Islam ini sebaiknya berusaha mendialogkan teori-teori manajerial dengan fenomena-fenomena sosio-politik, sosio-kultural, sosio-ekonomik dan sosio-religius yang terjadi di lembaga pendidikan Islam, agar kaidah-kaidah manajerial yang dirumuskan benar-benar dapat diaplikasikan dalam pendidikan Islam karena telah memadukan teori dengan realitas yang ada di lapangan. Di samping itu, manajer pendidikan Islam juga perlu memperhatikan falsafah manajemen pendidikan Islam yang sejati, yang berasal dari wahyu.
Manajemen Pendidikan Islam soleh, M
RISDA : Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam Vol 1 No 2 (2017)
Publisher : LP2M STAI AR-ROSYID SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Agama Islam dengan berbagai jalur, jenjang, dan bentuk yang ada seperti pada jalur pendidikan formal ada jenjang pendidikan dasar yang berbentuk Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs), jenjang pendidikan menengah ada yang berbentuk Madrasah Alyah (MA) dan Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK), dan pada jenjang pendidikan tinggi terdapat begitu banyak Perguruan Tinggi Agama Islam (PTAI) dengan berbagai bentuknya ada yang berbentuk Akademi, Sekolah Tinggi, Institut, dan Universitas. Pada jalur pendidikan non formal seperti Kelompok Bermain, Taman Penitipan Anak (TPA), Majelis Ta’lim, Pesantren dan Madrasah Diniyah. Jalur Pendidikan Informal seperti pendidikan yang diselenggarakan di dalam kelurarga atau pendidikan yang diselenggarakan oleh lingkungan. Kesemuanya itu perlu pengelolaan atau manajemen yang sebaik-baiknya. Manajemen merupkan sebuah proses pemanfaatan semua sumber daya melalui bantuan orang lain dan bekerjasama dengannya, agar tujuan bersama bisa dicapai secara efektif, efesien, dan produktif. Disisi lain, Pendidikan Islam merupakan proses transinternalisasi nilai-nilai Islam kepada peserta didik sebagai bekal untuk mencapai kebahagiaan dan kesejahteraan di dunia dan di akhirat. Kata kunci : Manajemen, Pendidikan Islam.
Pendidikan Multikultur rahman, fathur
RISDA : Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam Vol 1 No 2 (2017)
Publisher : LP2M STAI AR-ROSYID SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan multikultural sebagai sebuah konsep atau pemikiran tidak muncul dalam ruangan kosong, namun ada interes politik, sosial, ekonomi dan intelektual yang mendorong kemunculannya. Wacana pendidikan multikultural pada awalnya sangat bias Amerika karena punya akar sejarah dengan gerakan hak asasi manusia (HAM) dari berbagai kelompok yang tertindas di negeri tersebut. Banyak lacakan sejarah atau asal-usul pendidikan multikultural yang merujuk pada gerakan sosial Orang Amerika keturunan Afrika dan kelompok kulit berwarna lain yang mengalami praktik diskriminasi di lembaga-lembaga publik pada masa perjuangan hak asasi pada tahun 1960-an. Beberapa aspek yang menjadi kunci dalam melaksanakan pendidikan multikultural dalam struktur sekolah adalah tidak adanya kebijakan yang menghambat toleransi, termasuk tidak adanya penghinaan terhadap ras, etnis dan jenis kelamin. Juga, harus menumbuhkan kepekaan terhadap perbedaan budaya, di antaranya mencakup pakaian, musik dan makanan kesukaan. Selain itu, juga memberikan kebebasan bagi anak dalam merayakan hari-hari besar umat beragama serta memperkokoh sikap anak agar merasa butuh terlibat dalam pengambilan keputusan secara demokratis. Refleksi Tentang Pendidikan Multikultural
the epistimologi pendidikan islam rosyadi, imron
RISDA : Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam Vol 3 No 1 (2018)
Publisher : LP2M STAI AR-ROSYID SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

epistimologi pendidikan islam
a pendidikan HAM soleh, M
RISDA : Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam Vol 3 No 1 (2018)
Publisher : LP2M STAI AR-ROSYID SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

HAM perspektif Islam
a Peran ulama Muid, Abd
RISDA : Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam Vol 3 No 1 (2018)
Publisher : LP2M STAI AR-ROSYID SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

peran ulama dalam institusi pendidikan islam

Page 1 of 4 | Total Record : 39