cover
Contact Name
Agus Fahmi
Contact Email
fahmieal2@gmail.com
Phone
+6285214422886
Journal Mail Official
jurnalvisionary@gmail.com
Editorial Address
Prodi AP Undikma, GD. lantai 3 Jl. Pemuda No. 59/A Mataram Phohe : 085214422886 Email : jurnalvisionary@gmail.com
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Visionary : Penelitian Dan Pengembangan Di Bidang Administrasi Pendidikan
Focus and Scope Jurnal Visionary merupakan jurnal penelitian dan pengembangan di bidang administrasi pendidikan, artikel yang dimuat dalam jurnal ini adalah hasil penelitian, hasil kajian pustaka, hasil pengembangan, dan hasil penelusuran IPTEK menggunakan metode ilmiah. Scope bidang keilmuan yaitu Pendidikan, tenaga kependidikan, manajemen, administrasi, dan keilmuan lainnya.
Articles 82 Documents
PERAN KEPALA SEKOLAH SEBAGAI MOTIVATOR Hardiansyah, Hardansyah; Aryani, Menik
Jurnal Visionary : Penelitian dan Pengembangan dibidang Administrasi Pendidikan Vol 1, No 1 (2016): April
Publisher : Prodi Administrasi Pendidikan, Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja kepala sekolah sebagaimotivator di SMPN 1 Gangga Kab. Lombok Utara. Subjek penelitian ini meliputi kepalasekolah, guru, dan karyawan SMPN 1 Gangga Kab. Lombok Utara. Penelitian inimerupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan datayang digunakan antara lain wawancara, dokumentasi, dan observasi. Teknik analisis datamenggunakan model interaktif yang meliputi tiga tahap, yaitu reduksi data, penyajiandata, dan pengambilan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa peran kepalasekolah sebagai motivator di SMPN 1 Gangga Kab. Lombok Utara yaitu dengan 1)membuat empat program, yaitu a) memfokuskan pada pengembangan kurikulum dankegiatan belajar mengajar di sekolah, b) mengembangkan kreativitas guru dalam mengajardengan membuat program tahunan, program semester, dan rencana program pembelajaran(yang mengikuti kurikulum terbaru, yakni kurikulum 2013), c) penyediaan sarana danprasarana, dan d) menegakkan disiplin di lingkungan sekolah dengan memberikan contohhadir tepat waktu pada jam kerja; 2) pelaksanaan program kerja berjalan cukup baik.Meskipun masih ada kendala, kepala sekolah bersikap tanggap terhadap permasalahanyang ada dan melakukan pengawasan secara langsung dan tidak langsung; 3) kepalasekolah melakukan evaluasi kinerja guru dan karyawan mulai dari proses pelaksanaansampai dengan pembuatan laporan hasil kerja; dan 4) kepala sekolah memberikan rewardkepada guru dan karyawan yang berprestasi berupa ucapan terima kasih maupun berupabenda.Kata kunci: Peran, Kepala Sekolah, Motivasi
PENGARUH BIMBINGAN SOSIAL TERHADAP KEMANDIRIAN Endriani, Ani; Aswansyah, Ivan; Sanjaya, Ade
Jurnal Visionary : Penelitian dan Pengembangan dibidang Administrasi Pendidikan Vol 5, No 1 (2020): April
Publisher : Prodi Administrasi Pendidikan, Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bimbingansosial adalah seperangkat usaha bantuan kepada peserta didik agar dapat menghadapi sendiri masalah-masalah sosial yang dialaminya, mengadakan penyesuaian  sosial, memilih kelompok sosial, memilih jenis-jenis kegiatan sosial dan kegiatan rekreatif yang bernilai guna, serta berdaya upaya sendiri dalam memecahkan masalah-masalah sosial yang dialaminya. Kemandirianadalah kemampuan untuk mengelola semua milik kita, tahu bagaimana mengelola waktu, berjalan dan berfikir secara mandiri, disertai kemampuan untuk mengambil resiko dan memecahkan masalah yang adadalamdirikita. Rumusan masalah dalampenelitianiniadalahapakahadapengaruhbimbingansosial terhadapkemandirianpadasiswakelas VII SMPN 1 Jonggat Lombok Tengah.Tujuandalampenelitianini adalahinginmengetahuipengaruhbimbingansosial terhadapkemandirianpadasiswakelas VII SMPN 1 Jonggat Lombok.Adapun jenis eksperimen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pre-experimental Design (nondesign) atau eksperimen tidak murni, dan salah satu bentuk eksperimennya adalah One-Group Pretest-Posttest Design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VII SMPN 1 Jonggat Lombok Tengah sejumlah 150 orang siswa, sampel yang digunakan adalah 30 orang siswa yang diambil dari 20% dari jumlah populasi, hasil wawancara dan diperkuat dari hasil angket. Dalam penelitian ini, metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode angket sebagai metode pokok. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik dengan rumus t-test. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini t hitung lebih besar dari t tabel (12,568>2,045) dengan demikian penelitian ini signifikan sehingga kesimpulan yang diperoleh dalam penelitian ini adalah Ada Pengaruh Bimbingan Sosial Terhadap Kemandirian Pada Siswa Kelas VII SMPN1 Jonggat Lombok Tengah. Kata Kunci :BimbinganSosial, Kemandirian
HUBUNGAN KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL DENGAN IKLIM ORGANISASI SEKOLAH DI SMPN 4 BATUKLIANG UTARA LOMBOK TENGAH TAHUN PELAJARAN 2014/2015 Muslim, Ahmad; Karnadi, Riyanda
Jurnal Visionary : Penelitian dan Pengembangan dibidang Administrasi Pendidikan Vol 3, No 1 (2018): April
Publisher : Prodi Administrasi Pendidikan, Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah “Apakah Ada Hubungan ModelKepemimpinan Transformasional dengan Iklim Organisasi Sekolah di SMPN 4 BatukliangUtara Lombok Tengh Tahun Pelajarn 2014/2015?”. Sedangkan tujuan dari penelitian iniadalah ”untuk mengetahui Hubungan Model Kepemimpinan Transformasional dengan IklimOrganisasi Sekolah di SMPN 4 Batukliang Utara Lombok Tengh Tahun Pelajarn 2014/2015.Teknik penentuan subyek dalam penelitian ini menggunakan teknik populasi, karena jumlahpopulasi peneitian yang relatif sedikit, yaitu kurang dari 100. Metode pengumpulan data yangdigunakan dalam penelitian ini yaitu dengan metode angket sebagai metode pokok danmetode dokumentasi dan wawancara sebagai metode pelengkap. Sedangkan metode analisisdata yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis statistik dengan rumuskoefisien korelasi product moment. Berdasarkan hasil analisi data dalam penelitian ini,diperolah nilai rhitung sebesar 0.502, selanjutnya nilai tersebut dikonsultasikan dengan nilairtabel product momen pada taraf signifikansi 5% dengan N=21 diperoleh nilai sebesar 0.433.Kenyataan tersebut menunjukan bahwa rhitung lebih besar dari rtabel atau 0.502>0.433, makahasil analisis data dalam penelitian ini dinyatakan signifikan. Hal ini berarti H0 ditolak dan Haditerima. Kesimpulan yang diperolah dalam penelitian ini adalah “Ada Hubungan ModelKepemimpinan Transpormasional Dengan Iklim Organisasi Sekolah di SMPN 4 BatukliangUtara Lombok Tengah Tahun Pelajran 2014/2015.Kata Kunci: Model Kepemimpinan Transformasional, Iklim Organisasi Sekolah
HUBUNGAN ANTARA PERILAKU ASERTIF DENGAN PERENCANAAN KARIR PADA SISWA MTs. NW TANAK MAIK MASBAGIK KABUPATEN LOMBOK TIMUR Sudirman, Sudirman; Endriani, Ani
Jurnal Visionary : Penelitian dan Pengembangan dibidang Administrasi Pendidikan Vol 5, No 2 (2020): Oktober
Publisher : Prodi Administrasi Pendidikan, Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku asertif merupakan tingkah laku yang bersifat terbuka, bersikaf jujur, bertanggung jawab menghargai pendapat orang lain dan bisa memahami lingkungan sekitar yang bisa mengekspresikan dalam diri individu dan lingkungan sosial memudahkan untuk menentukan perencanaan. Perencanaan karir merupakan suatu langkah yang dilakukan oleh siswa dalam menentukan arah pilihan karir sesuai dengan harapan agar siswa tidak salah dalam mengambil keputusan karir seperti kelanjutan studi, cita-cita serta pekerjaan yang diinginkan. Berdasarkan latar belakang diatas, maka dapat dirumuskan masalah sebagai berikut apakah ada hubungan antara perilaku asertif dengan perencanaan karir pada siswa MTs. NW Tanak Maik Masbagik Kabupaten Lombok Timur. Sedangkan tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara perilaku asertif dengan perencanaan karir pada siswa MTs. NW Tanak Maik Masbagik Kabupaten Lombok Timur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket sebagai metode pokok sedangkan metode obserpasi, wawancara, dan dokumentasi sebagai metode pelengkap.Adapun jumlah sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah seluruh siswa yang berumlah81 orang siswa. Analisis data dengan menggunakan korelasi product moment diperoleh nilai rhitung lebih besar dari rtabel pada taraf signifikansi 5% dengan N=81 orang, nilai rhitung>rtabel atau 0,742>0,213 yang berarti penelitian ini dinyatakan signifikan artinya hipotesis nihil (Ho) yang berbunyi ”tidak ada hubungan antara perilaku asertif dengan perencanaan karir pada siswa MTs. NW Tanak Maik Masbagik Kabupaten Lombok Timur” di tolak, sedangkan hiptesis alternatif (Ha) yang berbunyi ”ada hubungan antara perilaku asertif dengan perencanaan karir pada siswa MTs. NW Tanak Maik Masbagik Kabupaten Lombok Timur ” diterima. Kata Kunci :Perilaku Asertif, Perencanaan Karir
MANAJEMEN PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN DALAM UPAYA PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Garnika, Eneng; Najwa, Lu`luin
Jurnal Visionary : Penelitian dan Pengembangan dibidang Administrasi Pendidikan Vol 2, No 2 (2017): Oktober
Publisher : Prodi Administrasi Pendidikan, Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persoalan pendidikan selaras dengan tuntutan perkembangan dan menjadi issuyang menarik untuk diperbincangkan dan dikaji. Masalah pendidikan dihadapkan pada empatmasalah besar, yaitu: masalah mutu, pemerataan, motivasi dan keterbatasan sumber daya,serta sumber dana. Berbagai masalah pendidikan ini juga dihadapi oleh lembaga pendidikananak usia dini. Pengelolaan pendidik dan tenaga kependidikan perlu menjadi perhatiankhusus, dikarenakan perannya sebagai fasilitator dan pelayan pendidikan. Pendidik dan tenagakependidikan perlu diberikan ruang lebih untuk mengupayakan pengembanganprofesionalnya. Pembinaan terhadap pendidik dan tenaga kependidikan juga sangatdiperlukan guna menyempurnakan proses penyelenggaraan pendidikan serta menjaga kualitasmutu pendidikan anak usia dini. Akan tetapi, tantangan besar bagi pendidik dan tenagakependidikan PAUD saat ini berasal dari kualifikasi dan juga berasal dari arus gelombangteknologi dan informasi. Dalam kaitannya dengan peningkatan mutu pendidikan, upaya yangperlu dilakukan pendidik dan tenaga kependidikan diorientasikan kepada peningkatankualifikasi dan juga diperlukan adanya pembinaan yang berkelanjutan dari pengawas maupunpemerintah. Harapannya dengan pengelolaan yang baik terhadap pendidik dan tenagakependidikan dapat memacu motivasi kerja guna tercapainya tujuan pendidikan.Kata Kunci: Manajemen Pendidik dan Tenaga Kependidikan, Mutu PAUD.
EFEKTIVITAS PELAKSANAAN PEMBELAJARAN TEMATIK TERPADU KURIKULUM 2013 PADA SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN BATU LAYAR KABUPATEN LOMBOK BARAT Najwa, Lu`luin; Muslim, Ahmad
Jurnal Visionary : Penelitian dan Pengembangan dibidang Administrasi Pendidikan Vol 4, No 2 (2019): Oktober
Publisher : Prodi Administrasi Pendidikan, Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurikulum 2013 merupakan kurikulum yang berbasis pada tema. Salah satu pertimbangan yang digunakan dalam pengembangan kurikulum tematik ini adalah proporsi keragaman dalam banyak mata pelajaran. Hasilnya adalah satu tema dalam Kurikulum 2013 dapat berisikan substansi dari beberapa mata pelajaran. Tidak sedikit problematika yang dapat ditemukan dalam implementasi pembelajaran tematik ini, mulai dari kompetensi guru yang harus menyesuaikan diri dengan tuntutan kurikulum, siswa yang dihadapkan pada kuantitas materi yang tidak sedikit, dan orang tua yang hampir semuanya tidak memiliki pengetahuan dan pemahaman yang cukup mengenai pembelajaran tematik. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana implementasi pembelajaran tematik yang terjadi di dalam kelas, dan dipotret dari perspektif guru dan siswa. Penelitian merupakan penelitian evaluasi dengan fokus pada aspek transactions, salah satu komponen evaluasi dalam Countenance Model dari Stake. Data dikumpulkan dengan angket dan wawancara, kemudian dianalisis secara deskriptif, dan dibandingkan dengan kriteria normatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) dari pesepektif guru, sebanyak 88,60% guru telah dapat mengimplementasikan pembelajaran tematik yang sudah direncanakan sebelumnya, (2) sebanyak 76,47% guru telah dapat melaksanakan tahapan penilaian hasil belajar dengan baik, dan (3) dari perspektif siswa, sebanyak 54% telah menunjukkan keaktifan yang diharapkan ketika mengikuti proses pembelajaran tematik, dan sebanyak 46% masuk dalam kategori cukup. Berdasarkan hasil tersebut, diantara saran yang dapat diberikan adalah bagaimana guru, sebagai individu yang bertanggung jawab dalam proses pembelajaran di kelas, dapat menstimulus siswa untuk dapat lebih aktif dalam proses pembelajaran di kelas. Orientasi Kurikulum 2013 yang lebih pada students- centered harus lebih dapat diwujudkan dalam kegiatan belajar mengajar di kelas.  Kata Kunci: Efektivitas, Pelaksanaan Pembelajaran, Kurikulum 2013
MANAJEMEN PROGRAM UNGGULAN DI PONDOK PESANTREN Hariawan, Rudi; Hakim, Lukmanul
Jurnal Visionary : Penelitian dan Pengembangan dibidang Administrasi Pendidikan Vol 2, No 1 (2017): April
Publisher : Prodi Administrasi Pendidikan, Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pondok pesantren (Islamic boarding school) selama ini masih dianggapsebagai lembaga pendidikan kelas dua yang menjadi pilihan banyak masyarakatkelas menengah ke bawah, karena pendekatan pembelajaran masih menggunakancara konvesional dan fasilitas terbatas, sangat berbeda dengan sekolah/madrasahnegeri (public school) memiliki sumber daya yang memadai. Anggapan ini mulaiberkurang seiring kemampuan pondok pesantren mengelola program pendidikan danpondok pesantren sebagai program unggulan yang tidak akan ditemui di sekolahnegeri. Program unggulan untuk mengembangkan berbagai potensi peserta didik(santriwan/santriwati) dengan keahlian dibidang ilmu agama dan science,penguasaan bahasa Asing, dan keterampilan dibidang teknologi informasi dankomunikasi. Pondok pesantren (Islamic boarding school) dapat dikatakan sebagaimodel lingkungan pendidikan yang paling tepat untuk membentuk karakter manusiayang berahlak mulia, cakap dibidang IPTEK, dan mampu serta terampil berbahasaAsing (Arab dan Inggris). Maka wajarlah jika pondok pesantren YANMU NW Prayaselalu menarik minat masyarakat Lombok Tengah memilih pondok pesantren ini.Kata Kunci: Manajemen Pendidikan, Program Unggulan Pondok Pesantren
PERAN PENDIDIKAN KEWIRAUSAHAAN SEBAGAI UPAYA PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA SEKOLAH DASAR Aryani, Menik; Najwa, Lu`luin
Jurnal Visionary : Penelitian dan Pengembangan dibidang Administrasi Pendidikan Vol 4, No 1 (2019): April
Publisher : Prodi Administrasi Pendidikan, Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak : Era revolusi industri 4.0 yang populer saat ini di  masyarakat merupakan sejarah baru peradaban. Era ini ditandai dengan meningkatnya konektivitas, interaksi dan batas antara manusia, mesin dan sumber daya lainnya yang semakin cepat melalui teknologi informasi dan komunikasi.Dunia pendidikan Indonesia juga tidak luput dari perubahan ini, pemerintah mempersiapkan diri dengan merubah penerapan metode pembelajaran di sekolah. Metode pembelajaran di sekolah dapat merubah sifat dan pola pikir anak didik, mampu mengembangkan bakat anak, dan lembaga pendidikan harus mampu mengubah model belajar sesuai kebutuhan jaman.Tuntutan jaman bagi peserta didik di era yang sangat kompetitif ini adalah dibutuhkannya kemampuan berpikir kritis, kreatif dan inovatif, mampu dan terampil berkomunikasi, bekerja sama dan percaya diri.Perkembangan revolusi industri berdampak pula pada pengembangan karakter anak.Anak harus mampu menyaring informasi yang positif, kemudian diaktualisasikan dalam perilaku yang positif.Dalam kaitannya dengan pembentukan karakter dan perkembangan revolusi industri, upaya yang perlu dilakukan pemerintah dalam bidang pendidikanadalah perlunya orientasi kepada peningkatan kreatifitas salah satunya melalui pendidikan kewirausahaan.Nilai-nilai yang terdapat dalam pendidikan kewirausahaan dapat bersinergi dengan pengembangan karakter bangsa yang diharapkan di era revolusi industri saat ini. Persaingan dalam segala bidang perlu didukung oleh sikap dan perilaku yang positif agar para peserta didik mampu bertahan dan bersaing. Kata Kunci: Pendidikan Kewirausahaan, Pembentukan Karakter.
KEMAMPUAN OPERASIONAL KEPALA SEKOLAH DENGAN PRODUKTIVITAS KERJA STAF TATA USAHA Zulfakar, Zulfakar; Tarmizi, Tarmizi
Jurnal Visionary : Penelitian dan Pengembangan dibidang Administrasi Pendidikan Vol 1, No 2 (2016): Oktober
Publisher : Prodi Administrasi Pendidikan, Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberhasilan pendidikan di sekolah ditentukan oleh keberhasilan kepalasekolah dalam mengelolah tenaga pendidik yang tersedia di sekolah. Staf tata usahamempunyai hubungan yang penting dalam pencapaian keberhasilan suatu pendidikan,Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah “Apakah Ada HubunganKemampuan Operasional Kepala Sekolah Dengan Produktivitas Kerja Staf Tata UsahaDi SMAN 2 Pujut Lombok Tengah Tahun Pelajaran 2015/2016?”. Sedangkan tujuandari penelitian ini adalah “Untuk Mengetahui Hubungan Kemampuan OperasionalKepala Sekolah Dengan Produktivitas Kerja Staf Tata Usaha Di SMAN 2 PujutLombok Tengah Tahun Pelajaran 2015/2016”. Penelitian ini mengunakan penelitianpopulasi. Sedangkan metode pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu metodeangket sebagai metode pokok sedangkan metode dokumen sebagai metode pelengkap.Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisisstatistik dengan rumus koefisien korelasi product moment. Berdasarkan hasil analisisdata dalam penelitian ini, diperoleh nilai r hitung sebesar 0,764, selanjutnya nilai tersebutdikonsultasikan dengan nilai r tabelproduct moment pada taraf signifikansi 5% denganN= 11 diperoleh nilai sebesar 0,602. Kenyataan tersebut menunjukkan bahwa r hitunglebih besar dari r tabel atau (r hitung 0,764 > r tabel 0,602). Maka hasil analisis data dalampenelitian ini dinyatakan ”signifikan”. Hal ini berarti (H0) ditolak sedangkan (Ha)diterima. Kesimpulan yang diperoleh dalam penelitian ini adalah “Ada HubunganKemampuan Operasional Kepala Sekolah Dengan Produktifitas Kerja Staf Tata Usahadi SMAN 2 Pujut Lombok Tengah Tahun Pelajaran 2015/2016”.Kata Kunci : Kemampuan Operasional kepala Sekolah, Produktivitas Kerja StafTata Usaha.
EFEKTIVITAS PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN DAN ALTERNATIF PENDEKATAN PENELITIAN EFEKTIVITAS Iqbal, Muhammad
Jurnal Visionary : Penelitian dan Pengembangan dibidang Administrasi Pendidikan Vol 3, No 1 (2018): April
Publisher : Prodi Administrasi Pendidikan, Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Belajar adalah suatu proses yang dilakukan baik secara sengaja atau tidak, dengantujuan untuk memperoleh perubahan, baik dalam aspek kognitif, psikomotorik, maupunafektif. Belajar sebagai suatu proses yang dilakukan dengan sengaja adalah proses yangdilakukan secara sistematis, dengan tujuan tertentu yang hendak dicapai. Ketercapaian tujuanbelajar menjadi salah satu indikator keberhasil proses belajar yang dilakukan. Belajar dalamkonteks ini dilakukan di lembaga-lembaga pendidikan formal, dari tingkat SD hinggaperguruan tinggi. Dan isu mengenai ketercapaian tujuan belajar di lembaga-lembagapendidikan tersebut akan selalu menjadi tema yang menarik untuk dipelajari. Sekolah tidakhanya berisikan siswa yang menjadi konsumen utama proses belajar, tapi juga terdapatkomponen-komponen lain yang saling terhubung dan membentuk sebuah sistem. Bertanyatentang ketercapaian tujuan penyelenggaraan pendidikan juga berarti mempelajari tentangbagaimana komponen selain siswa dapat mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Tulisansingkat ini mencoba memberikan sebuah elaborasi mengenai konsep efektivitas lembagapendidikan dan pendekatan alternatif yang dapat digunakan untuk mempelajari efektivitastersebut. Efektivitas akan dipotret dari seluruh komponen yang ada di sebuah sekolah, danpendekatan penelitian efektivitas yang ditawarkan mengkombinasikan antara berbagai konseppenelitian efektivitas yang tersedia.Kata kunci: Efektivitas Pendidikan, Penelitian Efektivitas.