cover
Contact Name
Muhammad Fuad Zaini
Contact Email
fuadzaini06@gmail.com
Phone
+6282360501584
Journal Mail Official
fuadzaini06@gmail.com
Editorial Address
Simpang Unimed, Jl. Williem Iskandar No.22/k, Medan
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Cybernetics: Journal of Research and Educational Studies
Published by Pusdikra Publishing
ISSN : -     EISSN : 27742490     DOI : -
Core Subject : Education,
Cybernetics is Journal of Research and Educational Studies diperuntukkan sebagai sarana publikasi bagi para pendidik seperti Guru, Dosen, Pengawas, Konsultan, mahasiswa, dan peneliti untuk menyumbangkan hasil studi dan penelitiannya di bidang yang berkaitan dengan pendidikan dan pembelajaran.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 48 Documents
The Verse Of Verses On The Management Of The Islamic Education Curriculum M. Syahputra BB, Rahmad Rinaldi,
Cybernetics: Journal Educational Research and Social Studies Volume 2 Nomor 1 Januari 2021
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Posts This aims to understand the extent of the verses of the Koran regarding the management of the Islamic education curriculum. The verses that are understood are then interpreted by various opinions of the commentators in order to reveal the meaning and purpose of these verses. These verses are an approach in understanding the purpose of curriculum management, components of the Islamic education curriculum, the basic framework for curriculum preparation, the content of the Islamic education curriculum, and the development of the curriculum itself.
Membangun Komunikasi Organisasi untuk Mengembangkan Kinerja Guru di MTsS TPI Sawit Seberang Muhammad Rizki
Cybernetics: Journal Educational Research and Social Studies Volume 2 Nomor 1 Januari 2021
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian yang digunakan untuk mengetahui cara membangun komunikasi organisasi untuk mengembangkan kinerja guru adalah jenis kualitatif. Penelitian jenis kualitatif dengan pendekatan fenomenologi adalah dikarenakan peneliti ingin mendalami secara langsung fenomena kinerja guru yang diteliti secara alamiyah tentang hal yang berkaitan dengan komunikasi organisasi pendidikan.Hasil analisis menunjukkan bahwa komunikasi organisasi sangat diperlukan untuk mengembangan kinerja guru dan untuk menjalankan organisasi lembaga pendidikan.keberhasilan lembaga pendidikan dan meningkatnya kinerja guru sangat ditentukan oleh faktor manajemen organisasi serta kemampuan komuniasi yang dimiliki masing-masing stake holders dalam mengemban tugasnya. Komunikasi yang efektif dapat dilihat dari pelayanan terbaik dan hasil yang bisa dilihat melalui kinerja guru dan akhirnya bisa menciptakan kualitas dan sekolah unggulan dan menciptakan lulusan yang sebagaimana diharapkan.Maka keterampilan komunikasi para personil sekolah dan terutama guru-guru memang menjadi tugas pemimpin sekolah dan harus selalu ditingkatkan agar semakin jelas manfaat dan kontribusinya dalam mewujudkan kinerja guru yang maksinal dan mencapai tujuan di lembaga pendidikan tersebut.
Tafsir Ayat-Ayat Al Qur’an Tentang Manajemen Konflik Atikah Ahraini Nasution, Salman Alfarisi, Uswatun Hasanah Unsu
Cybernetics: Journal Educational Research and Social Studies Volume 2 Nomor 1 Januari 2021
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Conflict is something that cannot be avoided in human life. Even as long as human life struggles with conflicts as well as in the life of an organization, members of the organization are faced with conflicts, changes or new innovations are very vulnerable to causing conflict (destructive) especially not accompanied by knowledge and understanding of religion, humans have special abilities and occupy the highest position among creatures. other. In the Al-Qur'an, much is described about the nature of conflict; conflict processes, sources of conflict and conflict resolution. The concept of conflict used in Management Science is basically the work of sociologists. Based on sociological research that studies human interaction, Management Science applies it to organizational management. Management practitioners realize that conflict is a conflict of interest caused by many factors within the organization. If conflict in the organization is not managed properly, it will have a negative impact on organizational performance. However, conflict management in the contemporary era is not to avoid conflict, because basically conflict is something that must exist in every community or organization. So managers are required to master the science and art of conflict management, so that conflict becomes functional for the organization.
The Interpretation Of The Verses Of The Qur’an On Public Relation Muhammad Ramadhansyah, Anda Kelana, Muslim,
Cybernetics: Journal Educational Research and Social Studies Volume 2 Nomor 1 Januari 2021
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study explains the verses of the Al-qur'an which explain the existence of public relations from a religious perspective. In establishing a good relationship, we must pay attention to the ethics that have been stated in the Al-qur'an. The school's relationship with the community aims to: a) Promote the quality of learning that grows children. b) Strengthen goals and improve the quality of life and livelihoods of the community. c) Exciting people to establish relationships with schools. To realize these goals, there are many ways that schools can do in attracting public sympathy for schools and for establishing harmonious relationships between schools and communities.
Tafsir Ayat-Ayat Al-Quran Tentang Kepemimpinan Dalam Manajemen Pendidikan Islam Riduan; Rahayu, Rizki; Suriono, Zuhud
Cybernetics: Journal Educational Research and Social Studies Volume 2 Nomor 1 Januari 2021
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manusia diciptakan oleh Allah SWT kemuka bumi ini, sebagai khalifah (pemimpin), oleh sebab itu maka manusia tidak terlepas dari perannya sebagai pemimpin, dimensi kepemimpinan merupakan peran sentral dalam setiap upaya pembinaan.. Untuk mewujudkan harapan masyarakat akan munculnya seorang tokoh muslim yang mampu dan bisa diterima oleh semua lapisan dalam mewujudkan Negara yang terhormat, kuat dan sejahtera nampaknya masih harus melalui jalan yang panjang. Untuk itulah pentingnya mengetahui bagaimana kriteria kepemimpinan dalam Alqur’an. kemudian ayat-ayat yang menjadi rujukan ialah Q.S.Al-Baqarah 30,Q.S Al-Ahjab 72, Q.S An-Nisa 58, Q.S Al-Imran 159, dan Q.S An-Nur 55. Ayat-ayat tersebut terdiri dari ayat makkiyah yang artinyaditurunkan di kota mekkah dan ayat madaniah yang artinya diturunkan dikota madinah. Untuk mengetahui isi kandungan ayat tersebut maka dicari asbabun nuzul dan tafsiran ayat melalui kitab tafsir serta mencari kesamaan dan keterkaitan antar ayat. Maka dari hasil analisis ayat maka didapat diketahui isi kandungan ayat yaitu karakter pemimpin. Dari ayat-ayat tersebut didapat karakter pemimpin yaitu beriman, beramanah, adil, dan berkepribadian seperti Rasul dengan syarat-syarat yang ketat
Tafsir Ayat-Ayat Tentang Manajemen Sumber Daya Manusia Azwardi; Ritonga, Mutiara; M. Khairul Nasri
Cybernetics: Journal Educational Research and Social Studies Volume 2 Nomor 1 Januari 2021
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sumber Daya Manusia (SDM) adalah “potensi manusia yang menjadi motor penggerak suatu perusahaan, lembaga atau bank yang mampu memberikan kontribusi terbaik dalam mencapai tujuan organisasi dan memberikan kepuasan terhadap individu itu sendiri”. Pada tema kali ini kita membicarakan bagaimana seharusnya penerapan sumber daya manusia yang syariah secara profesional yang sesuai dengan tuntutan al Qur’an dan Sunnah Rasulullah. Adapun acuan yang di sarankan al quran untuk MSDM adalah seperti Tujuan manusia dalam melakukan pekerjaan adalah beribadah kepada Allah dan memakmurkan kehidupan dengan mengelola bumi beserta isinya. Kerja adalah usaha untuk mewujudkan keseimbangan antara pemenuhan kebutuhan jiwa dan jasmani. Bekerja keras untuk mendapatkan rezeki disertai dengan tawakal dan takwa kepada Allah. Usaha yang halal dan menghindari usaha yang haram. Keimanan bahwa seluruh materi di dunia ini hanya milik Allah, sedang manusia bertugas sebagai khalifah. Menjaga kepemilikan materi.
Tafsir Ayat-Ayat tentang Fungsi Manajemen Pendidikan Rahmat Hidayat; Zainal Arifin; Yusuf Tamiang
Cybernetics: Journal Educational Research and Social Studies Volume 2 Nomor 1 Januari 2021
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fungsi manajemen adalah elemen-elemen dasar yang akan selalu ada dan melekat di dalam proses manajemen yang akan dijadikan acuan oleh manajer dalam melaksanakan kegiatan untuk mencapai tujuan. Fungsi manajemen pertama kali diperkenalkan oleh seorang industrialis Perancis bernama Henry Fayol pada abad ke 20. Fungsi manajemen pendidikan islam dalam tinjauan Al-Qur’an dibagi menjadi : 1) Perencanaan (Planning) sebuah proses perdana ketika hendak melakukan pekerjaan baik dalam bentuk pemikiran maupun kerangka kerja agar tujuan yang hendak dicapai mendapatkan hasil yang optimal. Perencanaan adalah salah satu fungsi awal dari aktivitas manajemen dalam mencapai tujuan secara efektif dan efesien. Secara mendasar perencanaan adalah suatu proses intelektual yang melibatkan pembuatan keputusan. Proses ini menuntut prediposisi mental untuk berfikir sebelum bertindak, berbuat berdasarkan kenyataan bukan perkiraan, dan berbuat sesuatu secara teratur. Hal ini merupakan tindakan kognitif sesuai dengan permintaan perencanaan, 2) Pengorganisasian (Organizing) sistem kerjasama sekelompok orang untuk mencapai tujuan bersama. Organisasi adalah suatu kelompok sosial yang bersifat tertutup atau terbuka dari/terhadap pihak luar, yang diatur berdasarkan aturan tertentu, yang dipimpin/diperintah oleh seorang pimpinan atau seorang staf administratif, yang dapat melaksanakan bimbingan secara teratur dan bertujuan. Menurut Terry pengorganisasian merupakan kegiatan dasar dari manajemen dilaksanakan untuk mengatur seluruh sumber-sumber yang dibutuhkan termasuk unsur manusia, sehingga pekerjaan dapat diselesaikan dengan sukses. Wujud dari pelaksanaan organizing ini adalah tampaknya kesatuan yang utuh, kekompakan, kesetiakawanan, dan terciptanya mekanisme yang sehat, sehingga kegiatan lancar, stabil dan mudah mencapai tujuan yang ditetapkan. 3) Penggerakan (Actuating) Penggerakkan pada hakikatnya merupakan suatu usaha yang dapat berkerja untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan secara efektif dan efisien. Menurut. Prof.Dr.Sondang,M.P.A. Penggerakan adalah sebagai keseluruhan proses pemberian dorongan bekerja kepada para bawahan sedemikian rupa sehingga mereka mau bekerja dengan ikhlas demi tercapainya tujuan organisasi dengan efisien dan ekonomis. Pada dasarnya penggerakan sangat erat kaitannya dengan unsur manusia yang ada dalam organisasi. Kegiatan organisasi akan sangat ditentukan oleh sejauh mana unsur manusia dapat mendayagunakan seluruh unsur-unsur lainnya, serta mampu melaksanakan tugas-tugas yang telah ditetapkan. 3) Evaluasi (Controlling) Pengendalian atau dalam bahasa inggris disebut dengan controlling merupakan salah satu fungsi penting manajemen yang harus dilakukan oleh semua manajer untuk mencapai tujuan organisasinya. Pengendalian dapat diartikan sebagai fungsi manajemen untuk memastikan bahwa kegiatan dalam organisasi dilakukan sesuai dengan yang direncanakan. Fungsi pengendalian atau controlling ini juga memastikan sumber-sumber daya organisasi telah digunakan secara efisien dan efektif untuk mencapai tujuan organisasinya. Evaluasi dalam menejemen pendidikan Islam ini mencakup dua kegiatan, yaitu penilaian dan pengukuran. Untuk dapat menentukan nilai dari sesuatu, maka dilakukan pengukuran dan wujud dari pengukuran itu adalah pengujian. Controlling itu penting sebab merupakan jembatan terakhir dalam rantai fungsional kegiatan-kegiatan manajemen. Pengendalian merupakan salah satu cara para manejer untuk mengetahui apakah tujuan-tujuan organisasi tercapai atau tidak.
Dualisme Penyelenggaraan Pendidikan Mukhlasin, Ahmad
Cybernetics: Journal Educational Research and Social Studies Volume 2 Nomor 1 Januari 2021
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dualisme dan dikotomi pendidikan adalah pemisahan sistem pendidikan antara pendidikan Islam dan pendidikan umum yang memisahkan kesadaran keagamaan dan ilmu pengetahuan atau ilmu umum. Beberapa kebijakan dari Dinas Pendidikan dan Kantor Kementerian Agama tersebut ada yang masih tidak seimbang atau belum selaras. Berikut perbandingan kebijakan dari Dinas Pendidikan dan Kantor Kementerian Agama yang masih menjadi permasalahan, diantaranya : 1. Kebijakan Kualifikasi Jarak Pendirian Sekolah Dengan Madrasah. 2. Kebijakan Jadwal Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Pengelolaan pendidikan berada dibawah dua kementerian yaitu Kemendiknas dan Kemenag. Pengelolaan ini seringkali menimbulkan kecemburuan terutama dari segi pendanaan, perhatian, bantuan, yang seringkali mendapat perlakuan yang berbeda. Selain itu kesejahteraan guru di madrasah juga cukup memprihatinkan. Sistem dualisme pengelolaan pendidikan ini memang telah terjadi di Indonesia sejak lama, dan menjadi bentuk jalan kompromi politik kelompok kepentingan dalammasyarakat Indonesia. Hal ini perlu mendapat perhatian khusus.
Tafsir Ayat-Ayat tentang Motivasi Kerja Aisyah Nabila; Maya Sari Dewi; Samsir Damanik
Cybernetics: Journal Educational Research and Social Studies Volume 2 Nomor 1 Januari 2021
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manajemen motivasi kerja adalah proses usaha kerjasama dalam mengendalikan daya serta potensi bawahan supaya mau untuk saling bekerja sama demi untuk mewujudkan cita-cita dan tujuan bersama khususnya tujuan dalam dunia pendidikan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library research) dan termasuk dalam kategori penelitian kualitatif dengan metode tematik (maudu’iy). Selanjutnya untuk mengungkap makna-makna serta simbol-simbol dalam ayat-ayat Alquran tentang rumusan kepemimpinan, penulis menggunakan pendekatan linguistik, semiotik, hermeneutik dan psikologi. Sumber data dalam penelitian ini adalah primer maupun skunder. Data primer adalah ayat-ayat Alquran dan Tafsir Ibnu Katsir karya ‘Abdullah bin Muhammad Alu Syaikh yang diterjemahkan oleh M. ‘Abdul Ghoffar E.M, dan Abu Ihsan al-Atsari, Tafsir Muyassar karya Syaikh al-Allamah-Shalih bi Muhammad Alu asy-Syaikh yang diterjemahkan oleh Muhammad Ashim, Lc, dan Izzudin Karimi, Lc. dan Tafsir al-Karim ar-Rahman Fi Tafsir Kalam al-Mannan karya Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa’di yang diterjemahkan oleh Muhammad Iqbal, Lc, Izzudin Karimi, Lc, Muhammad Ashim, Lc, Mustofa Aini, Lc, dan Zuhdi Amin, Lc. Tafsir Jalalain karya Imam Jalaluddin Al-Mahalli & Imam Jalaluddin As-Suyuti yang diterjemahkan oleh Bahrun Abubakar, Lc dan tafsir lainnya. Data skunder dalam penelitian ini adalah jurnal, buku, dan artikel yang memiliki relevansi dan signifikansi dengan topik penelitian ini, sehingga akan ditemukan pemahaman yang utuh dan komperhensif tentang sarana dan prasarana lembaga pendidikan Islam. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengumpulan data literarur yaitu dengan mengumpulkan bahan-bahan pustaka yang berkesinambungan (koheren) dengan objek pembahasan yang diteliti. Data yang ada dalam kepustakaan tersebut dikumpulkan dan diolah dengan cara editing, organizing, dan penemuan hasil penelitian. Selanjutnya teknis analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode analisis isi (content analysis). Analisis isi adalah suatu teknik penelitian untuk membuat kesimpulan-kesimpulan (inferensi) yang dapat ditiru (replicabel) dan dengan data yang valid, dengan memperhatikan konteksnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa motivasi kerja dalam konteks Pendidikan Islam tak terlepas dari alqur’an dan hadits, diantaranya: QS. At-taubah ayat 111 yang menjelaskan bahwa Allah akan menghadiahkan syurga kepada hambaNya yang berjuang dijalan Allah. Selain itu, QS. Al – Kahfi menjelaskan bahwa motivasi kerja adalah ibadah yang harus disandarkan sepenuhnya dengan mengharao ridho Allah dan tidak menyutukannya. An-najm ayat 39 tersebut menjelaskan tentang manusia tidak akan mendapatkan segala sesuatu yang ia inginkin kecuali dengan usaha dan perjuangan yg luar biasa. QS Ar-Ra’du ayat 11 menjelaskan bahwa Allah tidak akan merubah keadaan hambaNya kecuali hambaNya sendiri yg berjuang untuk mengubahnya. QS. At-taubah ayat 105 tersebut menjelaskan bagaimana kita bekerja dan berjuang maka begitu pula Allah membalasnya dengan apa yang telah kita usahakan. metode dalam pelaksanaannya pun harus ada aturan, bagaimana aturan kita dalam memotivasi diri untuk bekerja, bagaimana sikap ketika melihat salah satu temannya sedang down maka kita perlu memotivasinya. bagaimana menyikapi ketika adanya orang memberikan motivasinya kepada kita sehingga kita termotivasi karnanya, hal ini jika diterapkan maka selain memperoleh pahala dan derajat, juga akan dapat menciptakan suasana kerja yang damai dan nyaman sehingga memudahkan orang-orang khususnya pemeran di dunia pendidikan untuk mencapai kemanfaatan dan tujuan bersama.
Manajemen Perubahan di Sekolah Suriya Jaya
Cybernetics: Journal Educational Research and Social Studies Volume 2 Nomor 2 April 2021
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan Untuk Mengetahui Manajemen Perubahan Di Sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Jenis penelitian yang digunakan adalah studi kasus yaitu suatu deskripsi intensif dan analisis fenomena tertentu atau satuan sosial seperti individu, kelompok, institusi atau masyarakat. Studi kasus dapat digunakan secara tepat dalam banyak bidang. Disamping itu merupakan penyelidikan secara rinci satu setting, satu subyek tunggal, satu kumpulan dokumen atau satu kejadian tertentu. Manajemen perubahan di sekolah merupakan aktivitas kepala sekolah sebagai top manager atau manajer puncak dalam rangka menghasilkan capaian tujuan sekolah yang telah dipersiapkan sebelumnya. Kepala sekolah dituntut mampu mempengaruhi perubahan sumberdaya ketenagaan seperti wakil kepala sekolah, guru-guru, karyawan seklah, komite sekolah, orangtua siswa, dan warga sekolah lainnya untuk mencapai tujuan sekolah yang telah dituangkan ke dalam program kerja sekolah. Perubahan yang direncanakan, dapat dikarenakan dalam rangka melakukan tugas- tugas rutin yang merupakan keharusan seperti perubahan jadwal mengajar yang dilakukan setiap semester atau setiap tahun ajaran baru. Perubahan yang tidak direncanakan dapat terjadi karena diluar dugaan karena kebijakan pemerintah seperti pergantian pemberlakuan kurikulum baru menggantikan kurikulum lama di sekolah. Artinya adakalanya orang menolak perubahan yang digagas dan akan dilaksanakan di sekolah oleh kepala sekolah namun adakalanya perubahan terjadi di luar yang direncanakan sehingga kepala sekolah mengambil keputusan bijak mengantisipasi perubahan tersebut melalui solusi yang dapat mengatasi penolakan perubahan di sekolah yang dipimpinnya.