cover
Contact Name
Acep Muslim
Contact Email
acepmuslim@uinsgd.ac.id
Phone
+6281223398409
Journal Mail Official
jurnal.reputation@uinsgd.ac.id
Editorial Address
https://jurnal.fdk.uinsgd.ac.id/index.php/reputation/about/editorialTeam
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Reputation : Jurnal Hubungan Masyarakat
ISSN : 27470024     EISSN : 27470024     DOI : https://doi.org/10.15575/reputation
Core Subject : Social,
Reputation: Jurnal Ilmu Hubungan Masyarakat adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Jurusan Ilmu Komunikasi Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Gunung Djati Bandung sejak tahun 2016. Jurnal ini mempublikasikan karya ilmiah hasil penelitian dalam mengembangkan konsep dan teori berkaitan dengan kajian ilmu hubungan masyarakat (Public Relations).
Articles 47 Documents
Implementasi CSR PT. Pos Indonesia Pada Program Bantuan Sarana Peribadatan Nurdin, Hadi; Amin, Dang Eif Saiful; Astuti, Dyah Rahmi
Reputation: Jurnal Hubungan Masyarakat Vol 2 No 3 (2019): Reputation: Jurnal Hubungan Masyarakat
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/reputation.v2i3.607

Abstract

ABSTRAK Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui implementasi CSR PT. Pos Indonesia pada program bantuan sarana peribadatan mulai dari tahap perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan. Metode penelitian ini menggunakan metode studi kasus untuk mengetahui karakteristik dengan cara berinteraksi secara langsung dan mendalam mengenai sebuah kasus dan ringkasan yang digambarkan pada konteks di atas mendasari untuk menggali dan mendeskripsikan kegiatan-kegiatan divisi PKBL PT. Pos Indonesia. Analisis penelitian ini menggunakan deskriptif kualittaif. Hasil penelitian menunjukan bahwa Implementasi Kegiatan Responsibility CSR pada program bantuan sarana peribadatan, mulai dari tahap pertama yaitu perencanaan agenda proposal, peninjauan proposal, dan perencanaan anggaran. Tahap kedua yaitu tahap pengorganisasian dengan mengorganisasikan persiapan, mengorganisasikan koordinasi dan mengorganisasikan pengelolaan anggaran. Tahap ketiga yaitu tahap pelaksanaan melaksanan briefing, melaksanakan program dilapangan dan melaksankan penyaluran dan. Tahap terakhir yaitu pengawasan mengawasi program, mengawasi dana yang telah disalurkan. Kata Kunci : CSR; Implementasi; Bantuan Sarana Peribadatan ABSTRACT This research aims to determine the implementation of CSR PT. Pos Indonesia in the assistance program for worship facilities starting from the planning, organizing, implementing and monitoring stages. This research method uses a case study method to find out the characteristics by interacting directly and deeply about a case and a summary illustrated in the above context is underlying to explore and describe the activities of the PKBL division of PT. Indonesian post. The analysis of this study uses descriptive qualitative. The results of the study show that the implementation of CSR Responsibility Activities in the worship facilities assistance program, starting from the first stage, namely planning the proposal agenda, reviewing proposals, and budget planning. The second stage is the organizing stage by organizing preparations, organizing coordination and organizing budget management. The third stage is the stage of carrying out the briefing, implementing the program in the field and implementing the distribution and. The last stage is supervision overseeing the program, overseeing the funds that have been channeled. Keywords : CSR; Implementation; Religious Facilities Assistance
Aktivitas Press Relations Biro Humas Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia Rosyada, Amrina; Anugrah, Dadan; Cholidah, Lida Imelda
Reputation: Jurnal Hubungan Masyarakat Vol 1 No 1 (2018): Humas: Jurnal Ilmu Hubungan Masyarakat
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/reputation.v1i1.588

Abstract

Penelitian ini menggambarkan aktivitas public relations dalam menjalin press relations yaitu aktivitas konferensi pers, aktivitas siaran pers, dan aktivitas kunjungan pers yang dilakukan oleh Biro Humas KPK. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dengan cara observasi dan wawancara mendalam dengan informan yang sudah ditentukan. Model komunikasi public relations James Grunnig digunakan sebagai alat pembedah dalam pembahasan pada ketiga aktivitas humas tersebut untuk memperoleh model yang paling efektif. Hasil dan analisis dari penelitian menunjukan bahwa Biro Humas KPK RI telah menerapkan model komunikasi PR Grunnig dalam menyelenggarakan aktivitas-aktivitas humas. Berdasarkan hal tersebut diketahui bahwa kegiatan konferensi pers yang laksanakan oleh KPK selaras dengan model komunikasi PR Two-Way Symmetrical, penulisan dan pembuatan siaran pers sesuai dengan model Public Information dan aktivitas kunjungan pers sejalan dengan model Two-Way Asymmetrical. This research describes public relations activities in conducting the press relations namely press conferences activities, press release activities, press visit activities conducted by the Public Relations Bureau of KPK. This research used the qualitative approach with descriptive studies method. Data collection techniques in this research by observation and in-depth interview with informants that had been determined. Model of public relations communication James Grunnig used as dissecting tool in the discussion on these three public relations activities to obtain the most effective model.Results and analysist from the study, showed that the Public Relations Bureau of KPK has been implemented a model of public relations communication James Grunnig in conducting public relations activities. Based on the above mentioned that the press conferences held by KPK is in line with the communication model of Two-Way Symmetrical, writing and making press releases in accordance with the model of Public Information, and press visit activities in line with the model of Two-Way Asymmetrical.
Pengelolaan Informasi melalui Website Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Jawa Barat Taniarza, Renata; Suherdiana, Dadan; Herman, Herman
Reputation: Jurnal Hubungan Masyarakat Vol 1 No 1 (2018): Humas: Jurnal Ilmu Hubungan Masyarakat
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/reputation.v1i1.586

Abstract

Penelitian ini mengungkapkan pengelolaan website yang dikelola oleh Humas Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Jawa Barat. Metode yang digunakan yaitu studi kasus. Penelitian ini menggunakan konsep POAC (Planning, Organizing, Actuating, dan Controlling) yang dikemukakan oleh George R. Terry. Hasil penelitian menemukan bahwa proses Planning dalam masa peralihan ke website yang baru. Proses Organizing dimulai dengan pembagian jobdesk sesuai keahlian yang dimiliki. Proses Actuating program kerja, membuat press release, news, desain serta mengambil dokumentasi setiap kegiatan kerja dan proses Controlling melakukan evaluasi kerja staff humas dalam tiga bulan sekali. This study reveals the management of website managed by Public Relations Unit of Horticulture Office West Java Province to process a content accepted by the public through online media such as websites. The method used is case study. This research uses the concept of POAC (Planning, Organizing, Actuating, and Controlling) proposed by George R. Terry. The results of study explain that the process of planning in the transition to a new website, organizing process begins with the division of jobdesk according to the expertise they have, actuating process of work program, making press release, news, design and taking documentation every work activity and process Controlling to evaluate work of public relations staff in three months.
Manajemen Komunikasi Pemasaran dalam Menjalin Loyalitas Pelanggan Hikmatiar, Mohamad
Reputation: Jurnal Hubungan Masyarakat Vol 1 No 1 (2018): Humas: Jurnal Ilmu Hubungan Masyarakat
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/reputation.v1i1.585

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami komunikasi pemasaran dalam menjalin loyalitas pelanggan melalui iklan, penetapan, dan pembuatan pemasaran yang dilakukan oleh Transmart Carrefour Cipadung. Penelitian ini didasarkan pada asumsi konsep 4 P (Product, Price, Place, Promotion), yaitu proses promosi yang pengelolaannya indentik dengan aktifitas public relations didalamnya terdiri dari (proses memasarkan product, proses menetapkan price, proses merencanakan place, proses membuat promotion). Penelitian ini mengunakan pendekatan kualitatif, dengan metode penelitian studi kasus dan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan analisis dokumen. Hasil penelitian menujukkan bahwa komunikasi pemasaran yang dilakukan oleh Transmart Carrefour Cipadung dalam menjalin loyalitas pelanggan dilakukan dengan cara menjalin hubungan kepada komunitas yang ada di sekitarnya. Diketahui proses komunikasi pemasaran yang dilakukan oleh Transmart Carrefour meliputi 4 tahap yaitu product, price, place dan promotion yang dilakukan untuk menjalin loyalitas agar pelanggan tetap loyal terhadap Transmart Carrefour dan datang kembali untuk berbelanja. This study aims to understand marketing communications in establishing customer loyalty through advertising, determination, and marketing made by Transmart Carrefour Cipadung. This research is based on the assumption of the 4 P concept (Product, Price, Place, Promotion), which is the promotion process which is identical with the public relations activity in it consist of (marketing process of product, price setting process, planning process place, promotion process). This study uses a qualitative approach, with case study research methods and data collection techniques through in-depth interviews and document analysis. The results showed that marketing communications conducted by Transmart Carrefour Cipadung in establishing customer loyalty is done by establishing a relationship to the surrounding community. Known marketing communication process conducted by Transmart Carrefour include 4 stages of product, price, place and promotion is done to establish loyalty so that customers remain loyal to Transmart Carrefour and come back to shop.
Pengelolaan Media Sosial Instagram Humas Pemerintah Provinsi Jawa Barat Permasih, Imas; Abidin, Yusuf Zaenal; Ma’arif, Abdul Aziz
Reputation: Jurnal Hubungan Masyarakat Vol 1 No 1 (2018): Humas: Jurnal Ilmu Hubungan Masyarakat
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/reputation.v1i1.584

Abstract

Penelitian ini menjelaskan tentang pengelolaan media sosial Instagram yang dilakukan oleh Humas Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam upaya pemenuhan informasi bagi publik. Informasi yang disebarkan melalui akun istagram @humas_jabar saat ini telah menarik perhatian pengguna Instagram lainnya dengan dibuat infografis, motions grafis, video grafis, foto dan lain sebagainya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengambilan data melalui wawancara mendalam yang didukung oleh dokumentasi yang relevan dalam penelitian. Konsep four step public relations dari Cutlip, Center, and Broom sebagai acuan peneliti dalam melakukan penelitian ini. Hasil penelitian ditemukan Humas Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam pengelolaan media sosial Instagram untuk memenuhi kebutuhan informasi bagi publik melalui beberapa tahap diantaranya: defining the problem terdiri dari pengumpulan data dan analisis data, planning and programming terdiri dari perencanaan dan strategi komunukasi, taking actions and communicating terdari dari realisasi dan komunikasi, serta evaluating melalui rapat koordinasi dan monitoring harian, mingguan, bulanan. This research explains social media management Instagram conducted by public relations Government of West Java Province in fulfilling of information for the public. The information disseminated through the account Istagram @humas_jabar this point has attracted the attention of other users made with Instagram infographics, motions graphics, photos graphics, video and more. This research used the qualitative approach with case studies. Engineering data retrieval through in-depth interviews, supported by relevant documentation in their research. The concept of a four-step public relations from Cutlip, Center and Broom (Morissan, 2008:108) as a reference for researchers in doing this research. The results of this research is the public relations of the Government of West Java province in managing social media Instagram to meet the needs of the information to the public through several stages including: defining the problem consists of data collection and data analysis, planning and programming consists of planning and staategi komunukasi, taking actions and communicating was composed of realization and communication, as well as evaluating through meetings of coordination and monitoring of daily, weekly, monthly.
Strategi Marketing Public Relations Lembaga Amil Zakat dalam Menarik Donatur Berdonasi Ihsan, Farid Muhammad; Rosyidi, Imron; Aziz, Rohmanur
Reputation: Jurnal Hubungan Masyarakat Vol 1 No 1 (2018): Humas: Jurnal Ilmu Hubungan Masyarakat
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/reputation.v1i1.583

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui strategi marketing public relations (MPR) Lembaga Amil Zakat (LAZ) Rumah Zakat (RZ). Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode studi kasus. LAZ RZ Pusat yang berlokasi di Bandung merupakan representasi dari LAZ RZ di Indonesia yang dipilih sebagai tempat penelitan. Hasil penelitian menjelaskan bahwa sasaran strategi marketing public relations kebanyakan berasal dari muslim kalangan middle class yang terbagi menjadi empat tipe: apathis, rationalist, conformist dan universalist. Adapun strategi marketing public relations LAZ RZ dalam menarik minat donatur terdiri atas kegiatan publikasi dan publisitas melalui media cetak, media internet, kegiatan layanan masyarakat, dan pengadaan acara khusus. The purpose of this study is to know the strategy of Marketing Public Relations (MPR) Zakat Management Agency (LAZ) Rumah Zakat (RZ). This research is a qualitative research with case study method. The Headquarter of LAZ RZ located in Bandung is a representation of LAZ RZ in Indonesia as a research place. The results explain that the target marketing public relations strategy mostly comes from middle class Muslims who are divided into four types: apathis, rationalist, conformist and universalist. The public relations marketing strategy LAZ RZ in attracting donors consists of publishing and publicity activities through print media, internet media, community service activities, and special events.
Strategi Public Relations Pemerintah Kota Bandung Mendukung Program Bandung Smart City Sudarjat, Hidayat; Abidin, Yusuf Zaenal
Reputation: Jurnal Hubungan Masyarakat Vol 1 No 4 (2018): Humas: Jurnal Ilmu Hubungan Masyarakat
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/reputation.v1i4.575

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana Humas Pemerintah Kota Bandung (Humas Bandung) mendukung Program Bandung Smart City melalui publikasi dengan menggunakan perspektif four steps of PR (Research, Planning, Implementation, Evaluation). Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan melibatkan informan dari Humas Bandung dan observasi proses dan hasil publikasi. Analisis data dengan analisa kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Humas Bandung memanfaatkan media online terutama media sosial sebagai media utama dengan agenda setting dalam perencanaan publikasinya. Konten dibuat semenarik mungkin, kemudian publikasi dilakukan dengan memanfaatkan hashtag sebagai Viral Marketing dan verified badge untuk prior ethos. Kegiatan publikasi mendapatkan respon yang positif, baik dari masyarakat maupun SKPD terkait. - This research aims to understand how the PR Department of City Government of Bandung (Humas Bandung) promoting the Bandung Smart City Program through publications from the point-of-view of the four steps of PR theory (includes research, planning, implementation, and evaluation of the publication). Case study method that is being used in this research involves the informant from Humas Bandung and observations on the process and results of the publication. Research shows that Humas Bandung utilizes the online media, mainly social media, as the primary media for the publication and designed an agenda setting as part of the publication planning. The contents are made to be as much exciting as possible, using hashtag as method of Viral Marketing, and the verified badge for evoking prior ethos. Publication achieves positive feedback from citizens and involved local government agencies.
Manajemen Kampanye Bahaya Merokok melalui Iklan Layanan Masyarakat Televisi Riski, Lia; Setiana, Wiryo; Astuti, Dyah Rahmi
Reputation: Jurnal Hubungan Masyarakat Vol 1 No 4 (2018): Humas: Jurnal Ilmu Hubungan Masyarakat
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/reputation.v1i4.514

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan manajemen kampanye bahaya merokok malalui iklan layanan masyarakat televisi yang dikelola berdasarkan identifikasi masalah, perancangan kampanye, pelaksanaan kampanye dan evaluasi kampanye yang dilakukan oleh Kementerian Kesehatan RI. Adapun pertanyaan penelitiannya adalah bagaimana identifikasi masalah yang dilakukan oleh Kementerian Kesehatan RI dalam program kampanye bahaya merokok melalui iklan layanan masyarakat televisi, bagaimana perancangankampanye bahaya merokokmelalui iklan layanan masyarakat televisi Kementerian Kesehatan RI, bagaimana pelaksanaan kampanye bahaya merokokmelalui iklan layanan masyarakat televisi Kementerian Kesehatan RI, bagaimana evaluasi kampanye bahaya merokok melalui iklan layanan masyarakat televisi Kementerian Kesehatan RI. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus kualitatif dengan teknik pengumpulan data wawancara mendalam dan observasi partisipatori pasif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dalam manajemen kampanye bahaya merokok melalui iklan layanan masyarakat Kementerian Kesehatan RI melakukan empat tahap pengelolaan yaitu identifikasi masalah, perancangan kampanye, pelaksanaan kampanye, dan evaluasi kampanye. Kata Kunci : Manajemen Kampanye, Bahaya Merokok, Iklan Layanan Masyarakat, Televisi. ABSTRACT The purpose of this study is to illustrate the dangers of smoking campaign management by public service television ads run based on problem identification, design, implementation of campaigns and campaign evaluation campaigns conducted by the Ministry of health of Indonesia. As for the research question is how to identify the issue carried out by the Ministry of health of Indonesia in danger of smoking campaign program through public service television campaign design, how the dangers of smoking through public service television Ministry of health RI, how implementation of the dangers of smoking campaign through public service television Ministry of health RI, how campaign evaluation of the dangers of smoking through public service advertisements television Ministry of health republic of Indonesia. The methods used in this research is a case study of qualitative data collection techniques with in-depth interviews and observations of passive partisipatori. The results of this research show that the dangers of smoking campaign management through the public service Ministry of health RI did a four-stage management i.e. identification problems, designing campaigns, campaign implementation, and evaluation the campaign. Keywords: Campaign Management; Dangers Of Smoking; Public Service Advertisements; Television.
Pengelolaan Pemeliharaan Citra Melalui Pameran (Studi Kasus Biro Humas dan Informasi Publik Kementerian Pertanian Indonesia) Qolbiyah, Syifa; Saiful Amin, Dang Eif; Astuti, Dyah Rahmi
Reputation: Jurnal Hubungan Masyarakat Vol 1 No 4 (2018): Humas: Jurnal Ilmu Hubungan Masyarakat
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/reputation.v1i4.507

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh terlaksananya kegiatan pameran yang dilaksanakan oleh Kementerian Pertanian dalam mengelola serta memelihara citra melalui keuinkan yang ada pada pameran tersebut. Tujuan penelitian ini untuk menjawab pertanyaan penelitian yang berisi bagaimana tahap riset sebelum melaksanakan pameran, bagaimana tahap penentuan desain dalam penyampaian pesan, bagaimana tahap perencanaan rangkaian acara, bagaimana tahap koordinasi dengan pihak EO, bagaimana tahap evaluasi yang dilakukan untuk mengetahui keberhasilan pameran dalam pengelolaan dan pemeliharaan citra Kementerian Pertanian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus, dimana peneliti dapat menjelaskan secara komprehensif tentang suatu program dengan mendeskripsikan fakta apa yang didapat dilapangan . Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil pada penelitian ini bahwa untuk melaksanakan kegiatan pameran memerlukan proses dengan mencari sebuah data untuk di riset, menentukan desain pameran, merangkai perancanaan pameran, kerjasama dengan pihak EO dan evaluasi dari kegiatan pameran. This research was motivated by the implementation of the exhibition activities carried out by the Ministry of Agriculture in managing and maintaining the image through the beauty that existed at the exhibition. The purpose of this study is to answer the research questions that contain the research stage before conducting the exhibition, how the design determination stage in the delivery of messages, how the planning phase of the event, how the coordination phase with the EO, how the evaluation phase is carried out to determine the success of the exhibition in management and maintenance the image of the Ministry of Agriculture. This study uses a qualitative approach and a case study method, where researchers can explain comprehensively about a program by describing the facts of what is obtained in the field. This study uses interview data collection techniques, observation and documentation. The results of this study that to carry out exhibition activities require a process by looking for a data for research, determining the design of the exhibition, arranging exhibition planning, collaboration with the EO and evaluating the exhibition activities.
Strategi Mempertahanakn Citra Lembaga melalui Intelligence Media Management Apriliansyah, Rizky Nur; Ma'arif, Abdul Aziz; Ruhiyat, Ruhiyat
Reputation: Jurnal Hubungan Masyarakat Vol 1 No 4 (2018): Humas: Jurnal Ilmu Hubungan Masyarakat
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/reputation.v1i4.497

Abstract

Citra sebuah lembaga menjadi salah satu harta yang bernilai tinggi bagi suatu lembaga manapun, lembaga yang baik tentu memiliki citra yang baik terutama lembaga pemerintahan di mata masyarakatnya. Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam mempertahankan citra mereka melalui kebijakan yang dipersiapkan dengan baik yang didasari data kuat agar kebijakan tersebut tidak keliru, pengumpulan data dibantu menggunakan Intelligence Media Management. Berdasarkan konteks di atas, maka tujuan penelitian ini adalah untuk menjawab pertanyaan peneliti. Adapun pertanyaan tersebut adalah bagaimana penggunaan Intelligence Media Management dalam membantu proses pengumpulan data, bagaimana proses penentuan perencanaan pengambilan keputusan, bagaimana strategi Pemprov Jabar dalam menghadapi berita hoax dan pemberitaan negatif pada media, bagaimana hasil evaluasi saat ini mengenai penggunaan Intelligence Media Management dalam mempertahankan citra Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Hasil penelitian menunjukkan setiap hari subbagian pelayanan media membuat laporan berupa pemberitaan negatif dan positif, hot news, top news serta media share, yang nantinya laporan akan diberikan kepada Gubernur untuk membantu dalam menentukan suatu kebijakan, Pemprov Jabar menciptakan sistem kerja cepat tanggap dalam menghadapi berita hoax dan menimalisir pemberitaan negatif. The image of an institution is one of the highest value assets for any institution, a good institution certainly has a good image, especially government institutions in the eyes of its people. Researcher chose this title because interested in seeing the seriousness of the West Java Province Government in maintaining their image through well prepared policies based on strong data so that the policy was not wrong, data collection was assisted using Media Intelligence Management. Based on the context above, the purpose of this study was to answer the researcher questions. The question is how to use Intelligence Media Management in helping the data collection process, how the process of determining decision making planning, how the West Java Province Government strategy in handling hoax news and negative reporting on the media, how is the evaluation of the use of Media Intelligence Management in maintaining the image of the West Java Provincial Government. The results showed that Subbagian Pelayanan Media made reports in the form of negative and positive news, hot news, top news, and media shares every day, which later the report would be given to the Governor to assist in determining policies. , The West Java Province Government created a work system responsive to hoax news and minimized negative reporting.