cover
Contact Name
ARNIZA FITRI
Contact Email
arniza@teknokrat.ac.id
Phone
+6282181027220
Journal Mail Official
arniza@teknokrat.ac.id
Editorial Address
Jl. Zainal Abidin Pagaralam, No.9-11, Labuhan Ratu, Bandarlampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
JICE (JOURNAL OF INFRASTRUCTURAL IN CIVIL ENGINEERING)
ISSN : -     EISSN : 27747239     DOI : 10.33365/jice
Core Subject : Engineering,
This journal aims to facilitate and promote the dissemination of scholarly information on research and development in the field of Civil Engineering including Hydraulic, Structures, Transportation and Construction of Management. The articles published in this journal can be the result of research, conceptual thinking, ideas, innovations, best practices, and review articles.
Articles 15 Documents
KAJIAN PENGARUH DAYA DUKUNG CAMPURAN ZEOLIT DENGAN TANAH LEMPUNG BERPLASTISITAS TINGGI MENGGUNAKAN CALIFORNIA BEARING RATIO METHOD Alfian, Rian
JICE (Journal of Infrastructural in Civil Engineering) Vol 1, No 01 (2020): Volume 01 No 01, Juli 2020
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/jice.v1i01.706

Abstract

Abstrak Sifat tanah lempung memiliki hal yang tidak menguntungkan bagi konstruksi. Hal ini karena daya dukung tanah atau nilai CBR yang rendah. Oleh karena itu diperlukan bahan stabilisasi yang dapat mengurangi sifat-sifat tanah yang kurang baik, biasanya disertai dengan pengikatan terhadap masing-masing butir tanah dengan yang lainnya. Pada penelitian ini dilakukan dengan cara pengujian pada sampel tanah lempung tanpa campuran dan pada tanah lempung yang dicampur zeolit dengan variasi 6%, 8%, 10%, 12% dan 14%. Pengujian yang dilakukan menggunakan pemadatan standard dan modified yang sebelumnya dilakukan pemeraman selama 14 hari. Setelah pengujian pemadatan, sampel direndam selama 4 hari kemudian dilakukan pengujian mekanis yaitu pengujian CBR yang bertujuan untuk mengetahui nilai daya dukung tanah setelah sampel dicampur zeolit. Berdasarkan hasil penelitan laboratorium, nilai CBR tertinggi didapat pada sampel tanah lempung dengan campuran zeolit 14% yang menggunakan pemadatan modified dengan pemeraman 14 hari dan perendaman 4 hari yaitu sebesar 2,78%. Hal ini dikarenakan pengaruh zeolit yang dapat mengikat partikel tanah lempung. Jadi, semakin banyak campuran zeolit maka semakin naik pula daya dukung tanahnya. Akan tetapi, nilai CBR pada penelitian ini tidak dapat digunakan sebagai subgrade pada kontruksi jalan karena nilai CBRnya ≤ 6%. Kata Kunci : CBR, Daya Dukung, Pemadatan, Tanah Lempung, Zeolit
Effektifitas Struktur Groundsill Dalam Mengurangi Gerusan di Dasar Sungai: Kajian Literatur ragilia, putri shakinah; susarman, susarman
JICE (Journal of Infrastructural in Civil Engineering) Vol 2, No 01 (2021): VOLUME 02, NO 01, JANUARI 2021
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/jice.v2i01.1073

Abstract

Groundsill merupakan bangunan ambang yang didirikan secara melintang pada alur sungai, sehingga dapat berfungsi untuk mengurangi kecepatan arus sungai. Analisis dampak keberadaan dari bangunan groundsill pada beberapa sungai menjadi sangat penting untuk memberikan informasi kepada masyarakat mengenai efektivitas dari bangunan groundsill tersebut dalam mengatasi sebagian permasalahan di sekitar sungai. Berdasarkan hasil analisis pada beberapa sungai di Indonesia, didapati bahwa bangunan groundsill dapat menjadi salah satu jalan keluar yang bisa dilakukan untuk menangani permasalah gerusan di dasar sungai. Bangunan groundsill didapati telah mengurangi kecepatan arus sungai dan meningkatkan laju pengendapan pada bagian hulu strukturnya. Selain daripada itu, keberadaan struktur groundsill dapat melindungi bangunan-bangunan disekitar sungai dari gerusan. Hal ini dikarenakan bangunan groundsill mengurangi transportasi sedimen pada sungai sehingga dapat mengendalikan pnurunan dasar sungai. Groundsill juga dapat mengembalikan kondisi sungai yang telah tergerus dan menjaga bangunan-bangunan yanga ada di sekitar sungai.
PEMILIHAN MODA TRANSPORTASI KERETA API MENUJU PELABUHAN BAKAUHENI Mutmainnah, Siti
JICE (Journal of Infrastructural in Civil Engineering) Vol 1, No 01 (2020): Volume 01 No 01, Juli 2020
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/jice.v1i01.854

Abstract

Rencana mengenai pembangunan jalur kereta api menuju pelabuhan Bakauheni yang diinisisasi oleh Kementerian Perhubungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian diharapkan dapat terlaksana sehingga dapat mengurangi pembebanan lalu lintas pada jalan raya.  Dengan adanya rencana pembangunan jalur kereta pelabuhan Bakauheni akan memberikan suatu pemilihan moda baru yang lebih kompetitif kepada masyarakat yang menuju atau dari Pulau Jawa melalui pelabuhan Bakauheni. Dengan latar belakang tersebut maka dilakukan penelitian ini dengan tujuan untuk mengetahui faktor apa saja yang akan mempengaruhi penumpang yang menuju atau dari Pulau Jawa melalui pelabuhan Bakauheni dengan melihat  Karakteristik penumpang dan faktor apa saja yang mempengaruhi penumpang yang menuju/dari Pulau Jawa melalui pelabuhan Bakauheni dalam pemilihan moda transportasi umum. Dalam penelitian ini metode yang digunakan yaitu deskriptis analitis.  Metode ini menggambarkan suatu peristiwa dan selanjutnya akan dilakukan analisis terhadap analisis yang timbul. Berdasarkan penelitian yang dilakukan didapatkan kesimpulan kategori responden yang mendominasi pemilihan pelayanan kereta api rencana tersebut adalah responden dengan kategori tingkat pendidikan Sekolah Menengah Atas (SMA)/Sederajat (33,3 %), jenis pekerjaan Lainnya (23,2 %), jumlah pendapatan per bulan Rp 2,5 juta – 5 juta (24,2%), dan pengeluaran biaya transportasi per bulan Rp 400.000 – 500.000 (21,2 %).  Pengolahan data hasil survei kuisioner terhadap penumpang kapal ferry menunjukkan bahwa pilihan pelayanan kereta api rencana tertinggi yaitu “Pasti Memilih Kereta Api dengan Tarif Rp 15.000 dengan waktu tempuh lebih cepat 0,5 jam” (57 %). 
KAJIAN OPTIMASI SITU GONGGONG KABUPATEN PANDEGLANG PROVINSI BANTEN susarman, susarman
JICE (Journal of Infrastructural in Civil Engineering) Vol 2, No 01 (2021): VOLUME 02, NO 01, JANUARI 2021
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/jice.v2i01.1092

Abstract

Untuk meningkatkan nilai manfaat bangunan situ, perlu dilakukan kajian terhadap kondisi exsiting untuk selanjutnya dibuat scenario peningkatan pemanfaatannya.  Metode yang digunakan dalam studi optimasi situ ini adalah dengan menganalisa debit andalan, kajian tampungan situ  dan outcome yang dihasilkan. Kebutuhan tampungan diperhitungkan terhadap ketersediaan air dan kebutuhan di pengambilan, yakni  untuk irigasi. Perhitungan kebutuhan untuk air irigasi dilakukan dengan mengacu  pada standar Kriteria Perencanaan Irigasi  dari Dirjen Pengairan (1986), dan Artikel FAO No 24 mengenai “Crop Warter Requirements”.   Kapasitas tampungan Situ merupakan fungsi dari morfologi sungai. Neraca air merupakan keseimbangan antara kebutuhan air (Qr) dan ketersediaaan air (Qa).  Dalam hal ini neraca air di Situ diperhitungkan  dalam suatu cakupan ditingkat daerah irigasi.  Neraca air di situ eksisting disusun dalam dua tahap, yakni menghitung kebutuhan air, kemudian mensimulasikaan kondisi tampungan berdasarkan debit yang masuk ke Situ dan pengambilan serta kehilangan akibat penguapan, limpasan dan kebocoran. Hasil dari simulasi tersebut didapat bahwa potensi situ masih dapat memberikan pelayanan luasan irigasi sebesar 20 Ha, dari sebelumnya 4 Ha persawahan.  Kata Kunci : Kapasitas Tampung, Neraca Air dan Optimasi
STUDI TIME SERIES HIDRO OSEANOGRAFI UNTUK PENGEMBANGAN PELABUHAN PANJANG Pratiwi, Dian
JICE (Journal of Infrastructural in Civil Engineering) Vol 1, No 01 (2020): Volume 01 No 01, Juli 2020
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/jice.v1i01.705

Abstract

Abstrak Perubahan iklim yang terjadi di Indonesia menyebabkan kenaikan muka air laut, perubahan temperatur, kelembaban udara dan erosi di wilayah pesisir pantai. Dari segi Oseanografi perubahan iklim menyebabkan terjadinya kenaikan tinggi gelombang, pasang surut air laut dan perubahan pola kecepatan angin. Dengan data pencatatan angin pada Bandar Udara terdekat dengan laut secara time series maka tinggi gelombag laut dan perubahan pola angin dapat diramalkan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui seberapa besar perubahan pola angin dan tinggi gelombang yang terjadi antara rentang tahun 1989-1993 dan 1998-2011 di wilayah Teluk Lampung. Dengan adanya data pencatatan angin dibuatlah suatu mawar angin dan mawar gelombang untuk mendeskripsikan kesesuaian pola dari mawar gelombang dan mawar angin. Selain itu pencatatan data angin digunakan untuk meramalkan tinggi dan periode gelombang yang yang terjadi akibat adanya suatu pola angin tertentu dan peramalan gelombang ekstrim dengan kala ulang tertentu. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan pola perubahan kecepatan angin yaitu pada rentang 4-6 knot yang mengalami penurunan antara tahun 1989-1993 dan 2007-2011. Hal ini menunjukkan adanya perubahan tekanan udara yang diakibatkan oleh perubahan temperatur suhu dipermukanaan bumi. Temperatur mengakibatkan adanya perbeadaan tekanan udara, tekanan udara mengakibatakan perubahan pola kecepatan angin, dan perubahan angin menimbulkan perubahan ketinggian gelombang pada Teluk Lampung. Dengan demikian dapat terlihat adanya efek dari perubahan iklum dalam rentang waktu 19892011. Kata Kunci: Mawar Angin, Mawar gelombang, Peramalan Gelombang Ekstrim, Tinggi dan Periode Gelombang
STUDI WAKTU PELAYANAN KAPAL DI DERMAGA I PELABUHAN BAKAUHENI Pramita, Galuh; Sari, Nurwanda
JICE (Journal of Infrastructural in Civil Engineering) Vol 1, No 01 (2020): Volume 01 No 01, Juli 2020
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/jice.v1i01.702

Abstract

Bakauheni Port, located in Lampung Province, is the ferry ports serving ships from Sumatra Island heading to Java Island or vice versa. In general case, the problem of service performance often encounteres in port operations. Ineffective management of the port is one of the obstacles in service. The queue system of waiting ships during docking activity is one of the result of ineffective management of the ports operations. The purpose of this study was to calculate the time taken by ship in maneuvering, raise and drop off passengers at the Pier I of the Bakauheni Port. The research was conducted by surveys at dock I of the Bakauheni Port during the normal condition. Data were analysed so as to know the operational time required for loading and unloading ships and maneuver. Based on data analysis, it can be concluded that the headway value of each ship operating at Pier I is: Suki 59,50 minutes, BSP I 56,45 minutes, Mustika Kencana 50,13 minutes, HM Baruna 53,64 minutes, Jatra 2 45,91 minutes, 45,91 minutes and Shalem 44,97 minutes. The average headway of the ships at Pier I was 51,77 minutes. From the value, it shows the operating in Pier I Bakauheni Port has already reached optimum due to total time needed less than the time determined by Bakauheni Port with a total  24 ship trip in Pier I.   
EVALUASI EFEKTIFITAS SISTEM PENGANGKUTAN DAN PENGELOLAAN SAMPAH DI TPA SARIMUKTI KOTA BANDUNG Alfian, Rian; Phelia, Arlina
JICE (Journal of Infrastructural in Civil Engineering) Vol 2, No 01 (2021): VOLUME 02, NO 01, JANUARI 2021
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/jice.v2i01.1084

Abstract

The large population and the diversity of activities in big cities in Indonesia have resulted in the emergence of common problems in urban infrastructure services, such as solid waste problems. One of them is the city of Bandung which has the highest landfill load, which is 3.55 m3 (BPLHD, 2008). According to data from PD Kebersihan Bandung City, that waste services only cover 62.73% of the total waste generation. Currently, waste in the city of Bandung is disposed of at the Sarimukti TPA, which is located in Cipatat District, West Bandung Regency. This location and the city of Bandung is relatively far, which is about 45 km from the center of Bandung. The results of the evaluation transport trucks from TPS to TPA Sarimukti at 1 ritation obtained a total time of 10 hours, in the waste collection system only exist one driver who works day and night. The potential gas from CO2 and CH4 landfills to cause a greenhouse effect, it is necessary to capture gas. The IPL configuration, TPA sarimukti consists of an Anaerobic Pond, Aerobic Pool, Sedimentation Pond and Sanitation Pool. However, the parameters for COD, BOD, TDS, free ammonia, and H2S have not met the quality standard. The treatment efficiency is low for COD of only 20% due to the design depth that does not meet the design criteria, the number of aerators is insufficient or the aerators are not started according to the requirements so that the oxygen supply in the aerobic pond is reduced.
IDENTIFIKASI FASILITAS PEJALAN KAKI DI KOTA BANDAR LAMPUNG Lestari, Fera
JICE (Journal of Infrastructural in Civil Engineering) Vol 1, No 01 (2020): Volume 01 No 01, Juli 2020
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/jice.v1i01.703

Abstract

Ada sekitar 273.000 pejalan kaki yang meninggal dalam kecelakaan lalu lintas jalan. Jumlah ini setara dengan 22% dari seluruh total kematian lalu lintas jalan. Pejalan kaki perlu mendapat perhatian khusus karena pejalan kaki memiliki hak yang sama dengan pengguna jalan lain yang menggunakan kendaraan. Volume pejalan kaki yang tinggi akan menimbulkan adanya penyediaan fasilitas pejalan kaki yang juga sesuai dengan jumlah pejalan kaki tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kebutuhan fasilitas pejalan kaki dalam mengurangi resiko yang dihadapi pejalan kaki. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Analisis Data Sekunder yang merupakan suatu strategi penelitian yang memanfaatkan data kuantiatif ataupun kualitatif yang sudah ada untuk menemukan permasalahan baru atau menguji hasil penelitian terdahulu.Dapat disimpulkan bahwa fasilitas yang tersedia di Kota Bandar Lampung saat ini belum dapat memenuhi kebutuhan bagi pejalan kaki baik fasilitas pejalan kaki berupa trotoar maupun fasilitas penyebrangan berupa jembatan penyebrangan, terowongan penyebrangan dan countdown signal pada simpang bersinyal. Fasilitas pejalan kaki yang saat ini tersedia masih sangat minim. Pejalan kaki masih belum mendapatkan kenyamanan dan keamanan saat melakukan aktivitas berjalan kaki baik menyebrang maupun berjalan di sisi jalan. Kata Kunci: Pejalan Kaki ,Fasilitas Pejalan Kaki,Analisis Data Sekunder,Trotoar,Jembatan Penyebrangan.
Kajian Pencahayaan dan Penghawaan Alami Desain Hotel Resort Kota Batu Pada Iklim Tropis Dewantoro, Fajar
JICE (Journal of Infrastructural in Civil Engineering) Vol 2, No 01 (2021): VOLUME 02, NO 01, JANUARI 2021
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/jice.v2i01.1019

Abstract

Hotel resort merupakan hotel yang menyediakan akomodasi (penginapan) untuk masa waktu tertentu. Biasanya terdapat di daerah pusat kegiatan pariwisata, yang cocok untuk beristirahat selama musim liburan oleh keluarga atau kelompok. Lokasinya biasanya di daerah yang berhawa segar serta sejuk dan berpemandangan yang indah (misalnya di daerah pegunungan, dekat pantai atau danau). Hotel resort sebagai tempat untuk beristirahat harus memperhatikan kenyamanan penghuni. Dan salah satunya adalah dengan memperhatikan faktor iklim dalam perencanaan dan perancangannya sehingga dapat tercipta kenyamanan termal di dalam bangunan. Dari gambaran di atas timbul usulan untuk merancang sebuah Hotel Resort, yang merupakan fasilitas peristirahatan dan penginapan yang menawarkan fasilitas hiburan dan olahraga. Salah satu yang paling menonjol adalah dengan menekankan pada perencanaan dan perancangan sistem pencahayaan dan penghawaan alami. 
PERENCANAAN PENGGUNAAN LUBANG BIOPORI SEBAGAI SALAH SATU MITIGASI BANJIR PERKOTAAN PADA JL. SEROJA, KECAMATAN TANJUNG SENANG Pratiwi, Dian; Adma, Nabila Anisa Amara
JICE (Journal of Infrastructural in Civil Engineering) Vol 2, No 02 (2021): VOLUME 02, NO 02, JULI 2021
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/jice.v2i02.1319

Abstract

Banjir perkotaan erat kaitannya dengan kepadatan pemukiman, daerah sungai kecil dan daerah resapan sungai. Mitigasi banjir merupakan metode penanganan baik jangka pendek, menengah ataupun jangka panjang dalam hal mengatasi banjir. Pada daerah perkotaan terdapat beberapa metode mitigasi sesuai diaplikasikan. Mengingat luasan pemukiman yang padat peduduk dan kurangnya daerah resapan pada pemukiman, metode yang sesuai digunakan yaitu dengan pemasangan lubang biopori, pemasangan drainase berporus maupun pemasangan sumur resapan. Penelitian ini dilaksanakan di Jalan Seroja, kecamatan Tanjung Senang yang mempunyai tingkat kepadatan pemukiman tinggi dan daerah resapan yang kurang memadai. Pada saat hujan lebat, luapan terjadi pada sungai Way Halim sehingga membanjiri daerah sekitar Jalan Seroja. Dalam hal mitigasi bencana, pada penelitian ini diterapkan sistem lubang biopori yang dipasang pada kawasan perumahan Jalan Seroja dengan tujuan untuk mengurangi banjir dan sebagai peresapan dan penyimpanan air. Pada penelitian ini, perencanaan lubang biopori berdasarkan intensitas hujan maksimum dengan kala ulang 2 tahun, 5 tahun, 25 tahun, 50 tahun dan 100 tahun. Berdasarkan hasil penelitian, terdapat 9 – 11 lubang untuk luas bidang kedap 76, 78 dan 80 m2 . Sedangkan jarak antar lubang berkisar 7 – 9 m per lubang resapan.Kata Kunci: Banjir Perkotaan, Mitigasi, Intensitas Hujan, Lubang Biopori, Jarak Antar Lubang.

Page 1 of 2 | Total Record : 15