cover
Contact Name
Lukman Cahyadi
Contact Email
lukman.cahyadi@esaunggul.ac.id
Phone
+625674223
Journal Mail Official
publikasi@esaunggul.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul Jalan Arjuna Utara No 9 Kebon Jeruk Jakarta 11510
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Health Publica
Published by Universitas Esa Unggul
ISSN : -     EISSN : 27976424     DOI : https://doi.org/10.47007/healthpublica.v2i01
Core Subject : Health,
Health Publica bertujuan untuk memberikan wadah artikel-artikel yang menarik di bidang Kesehatan Masyarakat. Health Publica diterbitkan sebanyak 2 kali per tahun (Mei dan November). Selain menerbitkan artikel-artikel yang ditulis oleh dosen Universitas Esa Unggul sendiri, kami juga menerima submission artikel artikel yang ditulis oleh dosen di luar Universitas Esa Unggul.
Articles 18 Documents
ANALISIS IMPLEMENTASI KEBIJAKAN KAWASAN TANPA ROKOK DI UNIVERSITAS X JAKARTA BARAT TAHUN 2019 Wiraatmadja, Jesica; Ayu, Ira Marti
Health Publica Vol 1, No 02 (2020): Health Publica Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/healthpublica.v1i02.3698

Abstract

AbstractX University published the Rector's Decision Letter which decided to be a non-smoking area, but within X University there are still smokers. This research objective was to determine the analysis of non-smoking area policy implementation at the X University, West Jakarta in 2019. This research used a qualitative method by conducting in-depth interviews, observations, and document reviews. The informants of this research were 9 people. The results of the research from the communication variable that there was already a media used to deliver the message, a clear reprimand was done even though it wasn’t done consistently. From the resource variable, the human resources that involved is the all of the University citizens, but in the process of implementation, those directly involved are the General Bureau and Student Affairs Bureau as the person in charge, Vice-Rector 3, the Student President (BEMU chairperson), and Security as the supervisor. There was an oral delivery of information and authority to the person in charge and supervisor. There were officer vest and smoking areas were available in the campus canteen as equipment resources, although the area is still not eligible. From the disposition variable, there were commitments from the campus such as banning and overseeing cigarette sales and cigarette advertisements, installing no-smoking rules, cooperating with the security department to appeal to the academic community, and shifting the smoking area. There was also a joint discussion/evaluation related to the application. From the bureaucratic structure variable, there was no mechanism/SOP and a special organizational structure in the implementation of the non-smoking area. The conclusions is Non-smoking area policy implementation was not good enough. Suggestions that can be given and can improve the application of the non-smoking area need to develop policies/regulations on non-smoking zones and pay attention to policy steps/processes. AbstrakUniversitas X mengeluarkan SK Rektor yang memutuskan sebagai Kawasan tanpa rokok, namun di dalam Universitas X masih terdapat perokok yang melakukan aktivitas merokok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran implementasi kebijakan Kawasan Tanpa Rokok di Universitas X Jakarta Barat tahun 2019. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan melakukan wawancara mendalam, observasi, dan telaah dokumen. Informan dari penelitian ini berjumlah 9 orang. Hasil penelitian didapatkan dari variabel komunikasi sudah terdapat media yang digunakan untuk penyampaian pesan, sudah dilakukan peneguran dengan jelas walaupun tidak dilakukan secara konsisten.  Dari variabel sumber daya didapatkan sumber daya yang dilibatkan dan juga berperan merupakan seluruh civitas akademika, namun dalam proses penerapannya yang terlibat langsung yakni, Biro Umum dan Biro Kemahasiswaan sebagai penanggung jawab, Warek 3, ketua BEMU, dan Security sebagai pengawas. Selain itu, terdapat penyampaian informasi dan kewenangan kepada penanggung jawab dan pengawas secara lisan. Sedangkan terdapat rompi satuan petugas dan masih disediakannya Kawasan merokok di kantin kampus sebagai sumber daya peralatan. Namun, Kawasan merokok yang disediakan masih belum memenuhi syarat. Dari variabel disposisi sudah terdapat komitmen dari pihak kampus seperti melarang dan mengawasi penjualan rokok dan iklan rokok, memasang aturan dilarang merokok, bekerja sama dengan bagian security untuk menghimbau civitas akademika, dan melakukan penggeseran area merokok. Selain itu juga pernah dilakukannya pembahasan/evaluasi bersama terkait penerapan. Dari variabel struktur birokrasi belum terdapat mekanisme/SOP dan juga struktur organisasi khusus untuk implementasi kawasan tanpa rokok. Kesimpulan dari penelitian ini implementsi kebijakan kawasan tanpa rokok masih kurang baik. Saran yang dapat diberikan dan dapat memperbaiki penerapan Kawasan tanpa rokok yaitu perlu melakukan pengembangan tentang kebijakan/peraturan kawasan tanpa rokok dan memperhatikan langkah/proses kebijakan. 
KAJIAN SISTEMATIS TERHADAP FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI HIPERTENSI PADA MAHASISWA Barus, Hana Theresia; Maula, Savitri Hurriatul; Y.R. Pristya, Terry
Health Publica Vol 1, No 02 (2020): Health Publica Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/healthpublica.v1i02.3688

Abstract

AbstractHypertension has become the top ten leading causes of death in Indonesia. As we can see, hypertension does not only attack the elderly population, but also the young population. Based on Riskesdas 2018, the prevalence of hypertension at the age above 18 years old is 34.1%. Hypertension in college students is caused by their habits. The purpose of this paper is to see which factors can cause hypertension in college students by using a literature review. The study was conducted from 20 studies that were narrowed down and adjusted again for the study to obtain 13 studies, consisting of 11 journals and 2 theses between 2010-2020 which were also primary data. Most of the research data used a cross-sectional design study. This literature used domestic and foreign research data. In conclusion, we found that the risk factors of hypertension in college students were obesity, smoking, unhealthy diet, diabetes, junk food, heredity, lack of sleep, and stress. The need for the application of healthy lifestyles and productive activities for students to avoid the risk of hypertension.Keywords: hypertension, risk factor, college students, literature review  Abstrak Hipertensi telah menjadi sepuluh terbesar penyakit penyebab  kematian di Indonesia. Saat ini, hipertensi tidak hanya menyerang penduduk usia tua, tetapi juga penduduk usia muda Prevalensi hipertensi pada usia lebih dari 18 tahun berdasarkan data Riskesdas 2018 adalah 34,1%. Hipertensi pada mahasiswa bisa saja disebabkan oleh kebiasaan kekinian remaja jaman sekarang. Tujuan penulisan ini ialah untuk melihat faktor-faktor apa saja yang dapat menimbulkan hipertensi pada mahasiswa dengan menggunakan kajian sistematis. Telaah dilakukan dari 20 penelitian yang dipersempit dan disesuaikan lagi dengan tujuan penelitian sehingga didapatkan 13 penelitian, terdiri dari 11 jurnal dan 2 skripsi antara tahun 2010-2020 yang juga merupakan data primer. Desain penelitian sebagian besar penelitian menggunakan desain penelitian cross sectional. Literatur ini menggunakan data penelitian dalam negeri dan  juga luar negeri.  Kemudian ditemukan faktor risiko hipertensi pada mahasiswa adalah obesitas, merokok, diet tak sehat, diabetes, junkfood, keturunan, kurang tidur, dan stress. Perlunya penerapan pola hidup yang sehat dan kegiatan yang produktif bagi para mahasiswa supaya terhindar dari risiko hipertensi. Kata Kunci: hipertensi, faktor risiko, mahasiswa, kajian sistematis
KEJADIAN TB PARU DI KOTA DEPOK Rosyanti, Intan; Kusumaningtiar, Devi Angeliana
Health Publica Vol 1, No 01 (2020): Health Publica Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/healthpublica.v1i01.3269

Abstract

Tuberculosis (TB) is an infectious disease caused by infection with the bacterium Mycobacterium Tuberculosis. The number of cases of pulmonary TB that occurred at Cipayung Depok Health Center increased by 6.89% from 2016 to 2017. The type of research used was quantitative with a case control design. The study sample used a ratio of 1: 2, with a sample of 41 people and a control sample of 82 people. Data collection using a questionnaire. Statistical test used Chi-Square test. Based on the Chi-Square test results showed that age (p = 0.154) and BCG immunization (p = 0.437) have no association with the occurrence of pulmonary TB disease. Sex (0.004), economic status (p = 0.018), contact history (p = 0.001), and smoking behavior (p = 0.001) have association with the occurrence of pulmonary TB disease. It is suggested that the Puskesmas should consider creating an anti-TB male community, adding free milk to TB patients with low economic status if they are still malnourished, making a special day for free mask distribution, establishing a smoking clinic, and for TB patients to always wear masks especially when interacting with other people, closing your mouth when coughing and not throwing phlegm carelessly.Keywords : pulmonary TB, age, sex, BCG immunization, economic status, contact history, smoking
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA BAYI USIA 0-6 BULAN DI WILAYAH KELURAHAN PAKOJAN II JAKARTA BARAT TAHUN 2020 Pratiwi, Rizki; Febriyanty, Deasy; Heryana, Ade; Mustikawati, Intan Silviana
Health Publica Vol 2, No 01 (2021): Health Publica Jurnal kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/healthpublica.v2i01.4100

Abstract

Berdasarkan data Target Rencana Strategis Kementerian Kesehatan (Renstra) tahun 2018 Secara Nasional, cakupan bayi yang mendapatkan ASI Eksklusif tahun 2018 dengan presentasi yaitu; sebesar (68,74%). Berdasarkan data cakupan ASI Eksklusif di Wilayah kelurahan Pakojan II Jakarta Barat Tahun 2020 sebesar (41,17%) masih jauh dibawah cakupan target nasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Pemberian ASI Eksklusif Pada Bayi Usia 0-6 Bulan Di Wilayah Kelurahan Pakojan II Jakarta Barat Tahun 2020. Penelitian ini menggunakan desain Cross Sectional dengan besar sampel 85 ibu yang memiliki bayi usia 7-12 bulan, teknik pengambilan sampel menggunakan metode Total Sampling dianalisis dengan uji chi-Square. Penelitian ini dilakukan bulan Juli–September tahun 2020. Hasil univariat yaitu proporsi tertinggi pada ibu yang memberikan ASI Eksklusif (55,3%), pengetahuan baik (64,7%), usia baik (72,9%), pendidikan rendah (56,5%), tidak bekerja (71,8%), sikap baik (58,8%), paritas baik (65,9%), terpapar informasi susu formula (62,4%), tidak terpapar informasi susu formula (50,6%), keluarga mendukung (52,9%). Terdapat hubungan antara pengetahuan ibu (PR = 2,270, 95% CI: 1,577-3,268), usia (PR = 1,829, 95% CI: 1,312-2,550), pendidikan (PR = 2,248, 95% CI: 1,369-3,692), pekerjaan (PR = 1,883, 95% CI: 1,349-2,628), sikap (PR = 2,521, 95% CI: 1,674-3,769), paritas (PR = 1,851, 95% CI: 1,298-2,639), keterpaparan informasi ASI Eksklusif (PR = 2,236, 95% CI: 1,534-3,258 ), keterpaparaninformasi susu formula (PR = 2,184, 95% CI: 1,404-3,398), keluarga mendukung (PR = 1,985,95% CI: 1,310-3,008) dengan perilaku pemberian ASI Eksklusif pada bayi usia 0-6 bulan di Wilayah Kelurahan Pakojan II Jakarta Barat. Diharapkan dapat menambahkan materi dan melakukan tanya jawab setelah penyuluhan
KONSUMSI PANGAN, PENYAKIT INFEKSI, SOSIAL EKONOMI BERHUBUNGAN DENGAN STATUS GIZI BALITA DI PERMUKIMAN KUMUH PADA MASA COVID-19 Lubis, Stefany; Sa’pang, Mertien; Sitoayu, Laras; Ronitawati, Putri; Novianti, Anugrah
Health Publica Vol 2, No 01 (2021): Health Publica Jurnal kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/healthpublica.v2i01.4075

Abstract

Salah satu kelompok usia yang rentan mengalami masalah gizi yaitu balita, asupan gizi yang kurang dikonsumsi balita merupakan faktor penyebab langsung terjadinya masalah gizi. Pada masa pandemi, konsumsi pangan yang mengandung zat gizi seimbang sangat dibutuhkan karena diperlukan imunitas tubuh. Asupan energi, protein, lemak dan karbohidrat yang kurang menyebabkan zat gizi tidak optimal sehingga rentan mengalami penyakit infeksi. Faktor ekonomi juga mempengaruhi adanya masalah gizi balita karena tersedianya bahan pangan yang bergizi dipengaruhi oleh sosial ekonomi keluarga. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan konsumsi pangan, penyakit infeksi dan sosial ekonomi dengan status gizi (BB/U) balita. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional dan jumlah sampel 57 balita yang tinggal di permukiman kumuh RT 03 Kelurahan Gandasari Tangerang. Pengumpulan data karakteristik responden meliputi usia, tingkat pendidikan, pekerjaan, penyakit infeksi dan sosial ekonomi diperoleh dengan wawancara menggunakan instrumen kuesioner umum. Data status gizi dengan BB/U, konsumsi pangan menggunakan kuesioner food recall 2x24 jam dan dianalisa menggunakan program Nutrisurvey. Analisis data menggunakan uji chi square. Hasil dari penelitian ini menunjukkan balita mempunyai status gizi normal (57.9%). Penyakit infeksi yang sering dialami adalah ISPA (56,1%) sedangka diare (38,6%). Sebagian besar balita memiliki tingkat asupan energi, protein, lemak dan karbohidrat dalam kategori cukup dan tingkat sosial ekonomi rendah (73,7%). Tidak terdapat hubungan konsumsi pangan (p=1,000), penyakit infeksi (p=0,093) dan sosial ekonomi (p=0,426) terhadap status gizi balita indeks BB/U.Kata Kunci: Konsumsi Pangan, Penyakit Infeksi, Sosial Ekonomi, Status Gizi 
EFEKTIVITAS PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN CORONA VIRUS DISEASE 2019 PADA PT. WEIR MINERALS INDONESIA DI BALIKPAPAN Adolf Liku, James Evert; Wulandari, Shinta; Zulfikar, Iwan
Health Publica Vol 1, No 02 (2020): Health Publica Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/healthpublica.v1i02.3689

Abstract

AbstractCorona Virus Disease 2019 is a dangerous virus that threatens human health. The greater spread of Corona Virus Disease 2019 has a negative impact on the economy. The cessation of the production of a company is an example of the adverse effects caused by the spread, therefore prevention and control of the spread of Corona Virus Disease 2019 in the workplace is needed to ensure the sustainability of a company's business. PT. Weir Minerals Indonesia is one of the pump manufacturing companies that implements prevention and control of Corona Virus Disease 2019 in the workplace which is integrated with the company's occupational safety and health system. This study aims to determine the level of effectiveness of prevention and control of Corona Virus Disease 2019 at PT. Weir Minerals Indonesia uses a qualitative descriptive method. The stages of the research started from the file inspection, field observations, interviews with informants to the determination of prevention and control criteria. The sources of this research were collected from informants, locations and documents. Based on the results of the study obtained the effectiveness level of prevention and treatment of Corona Virus Disease 2019 at PT. Weir Minerals Indonesia is very effective with 95% achievements.Keywords: Effectiveness, Prevention, Control, Corona, WeirAbstrakCorona Virus Disease2019 merupakan salah satu virus berbahaya yang mengancam kesehatan manusia.Penyebaran Corona Virus Disease2019 yang semakin besar berdampak buruk bagi perekonomian. Terhentinya produksi sebuah perusahaan merupakan salah satu contoh dampak buruk akibat penyebaran tersebut, oleh sebab itu pencegahan dan penanggulangan penyebaran Corona Virus Disease 2019 di tempat kerja sangat diperlukan guna menjamin keberlangsungan usaha suatu perusahaan. PT. Weir Minerals Indonesia merupakan salah satu perusahaan produsen pompa yang menerapkan pencegahan dan pengendalian Corona Virus Disease 2019 di tempat kerja yang terintegrasi dengan sistem keselamatan dan kesehatan kerja perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat efektivitas pencegahan dan pengendalian Corona Virus Disease2019 di PT. Weir Minerals Indonesia menggunakan metode deskriptif kualitatif.Tahapan penelitian dimulai dari pemeriksaan berkas, observasi lapangan, wawancara dengan informan hingga penentuan kriteria pencegahan dan pengendalian.Sumber pengumpulan penelitian ini berasal dari informan, lokasi dan dokumen. Berdasarkan hasil penelitian maka didapatkan tingkat efektivitas pencegahan dan penanganan Corona Virus Disease2019 di PT. Weir Minerals Indonesia sangat efektif dengan capaian sebesar 95%. Kata kunci: Efektivitas, Pencegahan, Pengendalian, Corona, Weir
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU WUS (USIA 30-50 TAHUN) DALAM MENDETEKSI DINI KANKER LEHER RAHIM MELALUI METODE IVA Laraswani, Laraswani; Vionalita, Gisely
Health Publica Vol 1, No 01 (2020): Health Publica Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/healthpublica.v1i01.3270

Abstract

Nationally, cervical cancer is a cancer with the highest prevalence of cancer cases in Indonesia of 0.8%, while Tangerang Regency is at the 8th level of the highest number of PTM cases of 139 cases. The high prevalence of cervical cancer requires efforts to increase early detection such as IVA. But in Sindang Jaya Health Center in 2016 and 2017 there was a decrease in IVA examination visits, from 256 people to 209 people (0.76%), which was less than the national IVA coverage target of 10% of the total WUS at the end of the year. This study aims to analyze the factors associated with the behavior of WUS in early detection of cervical cancer through the IVA method in Sindang Jaya Health Center in 2018. The design of this studi is quantitative research with cross-sectional study design. A population of 68 WUS visited the KB KB every month and the sample used was 49 WUS with a purposive sampling technique. Data were analyzed using the Chi Square test with the results showing that there was a relationship between knowledge (p-value 0.017), information exposure (p-value 0.002), and husband support (p-value 0.037) with IVA check behavior. And there is no relationship between education (p-value 0.316) and attitude (p-value 0.095) with IVA check behavior. Therefore knowledge, exposure to information, and husband's support are needed to improve the behavior of WUS in early detection of cervical cancer through the IVA method. Keywords : early detection, IVA, women of childbearing age
PENANGGULANGAN PANDEMI COVID-19 DI PROVINSI PAPUA BARAT Rais, Ahmad; Ferabianie, Ayu Lydi
Health Publica Vol 2, No 01 (2021): Health Publica Jurnal kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/healthpublica.v2i01.4093

Abstract

Pada tahun 2020, pandemi COVID-19 telah menyebar ke seluruh Provinsi di Indonesia, termasuk Papua Barat. Berdasarkan data dari Satgas Penanganan COVID-19 RI dan Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat, dapat dideskripsikan bahwa sampai dengan tanggal 31 Desember 2020, total kasus konfirmasi di Provinsi Papua Barat berjumlah 5.979 orang dengan tren peningkatan yang cukup tajam. Sampai dengan tanggal 31 Desember 2020, pasien COVID-19 yang telah dinyatakan sembuh berjumlah 5.445 orang. Sementara pasien COVID-19 yang masih menjalani perawatan sampai dengan tanggal 31 Desember 2020, berjumlah 435 orang, dan kasus meninggal berjumlah 99 orang. Dalam upaya penanggulangan pandemi COVID-19, berbagai peraturan telah ditetapkan, mulai dari Surat Edaran tentang Pencegahan Penyebaran COVID-19 di Wilayah Provinsi Papua Barat, Pernyataan Tanggap Darurat Bencana Non Alam Pandemi COVID-19, sampai dengan Peraturan Gubernur Papua Barat tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan.Dari sisi kriteria epidemiologi, secara teori, Efektif Reproduction Number (Rt) Provinsi Papua Barat untuk periode 15-31 Desember 2020, yang menunjukkan nilai di bawah 1 merupakan indikasi bahwa pandemi sudah terkendali dan jumlah kasus baru semakin berkurang. Kriteria yang perlu dievaluasi untuk menilai keberhasilan dikelompokkan menjadi tiga domain melalui tiga pertanyaan utama yaitu: kriteria epidemiologi, kriteria sistem kesehatan, dan kriteria surveilans kesehatan masyarakat. Dari 3 kriteria tersebut, terdapat 24 indikator yang dapat dievaluasi untuk melakukan penyesuaian. Diharapkan ada penelitian selanjutnya yang mengulas indikator lain yang belum dibahas dalam penelitian.
ANALISIS PENGELOLAAN LIMBAH MEDIS DI RUMAH SAKIT ANAK DAN BUNDA HARAPAN KITA JAKARTA TAHUN 2016 Nofianti, Nofianti; Heryana, Ade; Azteria, Veza
Health Publica Vol 1, No 02 (2020): Health Publica Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/healthpublica.v1i02.3690

Abstract

AbstractHarapan Kita Children and Women Hospital is a special type of hospital grade . As the national referral hospital, the operation of hospital produced a variety of medical waste that it should be managed. The goals of the research are to analyze medical waste management in “Harapan Kita” Children and Women Hospital. The type of research is a descriptive method with the qualitative approach with primary and secondary data. Primary data obtained using the technique of observation and in-depth interviews against the selected informants, the secondary data obtained from a review of the documents. Overall medical waste management in “Harapan Kita” Children and Women Hospital not yet appropriatethe regulation of hazardous waste management in health service according to PERMEN/LHK RI P.56/Menlhk-Setjen/2015. There is some mismatch at each process of management, such as reduction process not yet applied in medical waste management, medical waste disposal in the inpatient room is under the standard, the trash is in bad condition, notoptimal socialized of policies and operating procedure, and the officer bad waste compliance transportation. Immediately arrange working program, policies and operating procedure related to reducing medical waste, first priority to the procurement of the trash and intensively arrange the supervision and socialization about policies and operating procedure of medical waste management. Key words : Medical Waste, Hospital, Sanitation, AbstrakHarapan Kita adalah rumah sakit khusus ibu dan anak yang merupaka rumah sakit tipe khusus. Sebagai rumah sakit rujukan nasional, operasional rumah sakit ini menghasilkan berbagai limbah medis yang harus dikelola. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengelolaan limbah medis di Rumah Sakit Ibu dan Anak Harapan Kita. Jenis penelitian adalah metode deskriptif dengan kualitatifpendekatan dengan data primer dan sekunder. Data primer diperoleh dengan menggunakan teknik observasidan wawancara mendalam terhadap informan terpilih, data sekunder diperoleh dari ulasandokumen-dokumen. Pengelolaan limbah medis secara keseluruhan di Rumah Sakit Ibu dan Anak Harapan Kita. belum sesuai dengan peraturan pengelolaan limbah berbahaya di layanan kesehatan menurutPermen LHK RI P.56 / Menlhk-Setjen / 2015. Ada beberapa ketidaksesuaian di setiap proses manajemen,seperti proses reduksi yang belum diterapkan dalam pengelolaan limbah medis, pembuangan limbah medis diruang rawat inap di bawah standar, sampah dalam kondisi buruk, sosialisasi kebijakan tidak optimal danprosedur operasi, dan petugas kepatuhan transportasi limbah buruk. Pengaturan program kerja, kebijakan dan prosedur operasi terkait pengurangan limbah medis, pertamamemprioritaskan pengadaan sampah dan secara intensif mengatur pengawasan dan sosialisasitentang kebijakan dan prosedur operasi pengelolaan limbah medis. Kata Kunci :Sampah Rumah Sakit, Rumah Sakit,  Sanitasi
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENGGUNAAN METODE KONTRASEPSI JANGKA PANJANG (MKJP) Laurensia, Lia; Mustikawati, Intan Silviana
Health Publica Vol 1, No 01 (2020): Health Publica Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/healthpublica.v1i01.3271

Abstract

One of the National Medium Term Development Plan 2015 – 2019 indicator is to increase active acceptors of long-term contraceptive method. In Cengkareng subdistrict community health centre, the proportion of long-term contraceptive method are low (4,6%). The purposed of this research is to analyzed the factors associated preference of long-term contraceptive method among women contraception acceptors in Cengkareng subdistrict community health centre. This research was an descriptive kuantitative with case control approach. The population were all women of contraception acceptors in Cengkareng subdistrict community health centre. The sample were 85 respondent for cases (total sampling) and 85 respondent for control (simple random sampling). This research used quisionaire instrument and analyzed used chi square test (α = 0,05). The result showed that variables which associated preference of long-term contraceptive method are educational level (sig = 0,001), knowledge (sig = 0,006), and support of spouse (sig = 0,005. As for age (sig = 0,177), number of children (sig = 0,490) and cost of contraception used (sig = 0,368). The suggestion for Cengkareng subdistrict community health centre are increase the service of give information for the citizen about long – term contraceptive method.  Keywords : Long-term contraceptive method, Family planning, contraceptives 

Page 1 of 2 | Total Record : 18