cover
Contact Name
akbar taufik
Contact Email
akbar.taufik@unpacti.ac.id
Phone
+6285255592371
Journal Mail Official
jurnal.elips@unpacti.ac.id
Editorial Address
Jl. Andi Mangerangi No.73, Mamajang Dalam, Mamajang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90132
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
ELIPS: Jurnal Pendidikan Matematika
ISSN : -     EISSN : 2745827X     DOI : -
Core Subject : Education,
Elips: Jurnal Pendidikan Matematika menerbitkan hasil penelitian yang original, dan atau naskah kajian teoritis dalam bidang matematika dan pendidikan matematika, tentang masalah terkini, yang dilakukan oleh: (1) Pengajar di tingkat Sekolah Dasar dan Menengah, serta Perguruan Tinggi, (2) Pengamat dan peneliti bidang Matematika dan Pendidikan Matematika, (3) Pengambil keputusan pendidikan di tingkat daerah dan nasional (berhubungan dengan Matematika dan Pendidikan Matematika). Kami merekomendasikan penelitian tindakan kelas, kualitatif, deskriptif, kuantitatif, dan ethnomatematika. Kami dapat memproses juga naskah penelitian pengembangan didaktik (DDR) serta penelitian dan pengembangan (R & D). Publikasi kami dapat berupa penelitian tentang efek variabel metode, pendekatan, model pembelajaran, media, dan lainnya yang dapat mengembangkan kualitas proses dan hasil belajar Matematika (maha)siswa. Kami menerima juga naskah hasil penelitian matematika murni atau terapan, yang temuannya berdampak pada masyarakat luas.
Articles 10 Documents
Pengembangan Media Pembelajaran Matematika Mandiri Berbasis Macromedia Flash Materi Koordinat Cartesius Arsid, Irfan
ELIPS: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1 No 1 (2020): ELIPS, September 2020
Publisher : Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/elips.v1i1.101

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran matematika berbasis macromedia flash.Proses Pengembangan ini mengikuti model pengembangan Plomp, yaitu: (1) Fase Investigasi Awal (Preliminary Investigation Phase), mencakup kajian teori pendukung, analisis masalah pembelajaran, analisis kurikulum, analisis karakteristik siswa, dan analisis konsep,(2) FasePerancangan (Design Phase), pada fase ini dirancang media pembelajaran macromedia ,(3) Fase Realisasi/Konstruksi (Realization/Construction Phase), pada fase ini dilakukan penyusunan media berdasarkan rancangan pada fase perancangan, dan (4) Fase Tes, Evaluasi, dan Revisi (Test, Evaluation and Revision Phase), pada fase ini dilakukan dua kegiatan utama, yaitu: (a) Validasi media pembelajaran dan (b) Uji Coba.Hasil pengembangan media pembelajaran yang diperoleh yaitu (1) media pembelajaran telah memenuhi kriteria kevalidan (valid: 2,5 M<3,5) berdasarkan nilai rata-rata total validasi oleh dua orang validator terhadap media sebesar 3,42, (2) media pembelajaran yang dikembangkan sudah memenuhi kriteriake praktisan(terlaksana seluruhnya: 1,5 ≤ M ≤ 2,0) berdasarkan nilai rata-rata total aspek keterlaksanaan pembelajaran dari dua orang pengamat sebesar 1,54, (3) media pembelajaran yang dikembangkan dapat dikatakan efektif karena ketuntasan belajar siswa secara klasikal sebesar 87% telah memenuhi kriteria yang ditetapkan yaitu minimal 86% siswa, sebanyak 31 atau 86% siswa memiliki nilai di atas nilai minimal 75, aktivitas siswa dapat dikatakan ideal karena setiap kegiatan berada pada interval toleransi waktu yang diberikan, serta sebanyak 75% siswa memberikan respons positif terhadap media dan pelaksanaan pembelajaran.
Deskripsi Pembelajaran Matematika Dengan Metode Socrates Dalam Pendekatan Kontekstual di SMP Taufik, Akbar
ELIPS: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1 No 1 (2020): ELIPS, September 2020
Publisher : Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/elips.v1i1.119

Abstract

Masalah dalam peneitian ini adalah bagaimanakah deskripsi pembelajaran matematika dengan metode Socrates dalam pendekatan kontekstual pada siswa SMP Negeri 13 Makassar. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pembelajaran matematika dengan metode Socrates dalam pendekatan kontekstual pada siswa SMP Negeri 13 Makassar. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIIA SMP Negeri 13 Makassar dalam pembelajaran matematika dengan menggunakan metode Socrates dalam pendekatan kontekstual. Instrument penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah lembar observasi dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran matematika dengan metode Socrates dalam pendekatan kontekstual pada siswa kelas VIIA SMP Negeri 13 Makassar tergolong dalam kategori cukup. Hal ini terlihat dari rata-rata kemampuan pembelajaran matematika siswa kelas VIIA sebesar 65,43 dan kemampuan pembelajaran matematika yang lebih dominan adalah siswa dengan kategori cukup dengan presentase 46,4% dari 28 siswa.
Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Power Point Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas XI SMA Suryanti, Suryanti
ELIPS: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1 No 1 (2020): ELIPS, September 2020
Publisher : Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/elips.v1i1.120

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media pembelajaran terhadap hasil belajar siswa pada pada pembelajaran matematika di SMA 17 Makassar. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, jenis penelitian yang digunakan adalah ex-post facto. Sedangkan instrumen dalam pengumpulan data peneliti menggunakan angket untuk mengukur penggunaan media pembelajaran, dan dokumentasi digunakan untuk mengukur hasil belajar siswa. Setelah dilaksanakan pengujian menggunakan regresi linier sederhana hasil penelitian menunjukkan bahwa: Ada pengaruh yang signifikan antara penggunaan media pembelajaran power point terhadap hasil belajar siswa pada pembelajaran matematika di SMAN 17 Makassar yang ditunjukkan dari thitung > ttabel (2,396>2,017). Nilai signifikansi t untuk variabel penerapan model diskusi pemahaman teks adalah 0,021 dan nilai tersebut lebih kecil dari pada probabilitas 0,021 (0,021< 0,05). The significance value of t for the variable application of the discussion model for text understanding is 0.021 and this value is smaller than the probability 0.021 (0.021 <0.05).
Pengaruh Kecerdasan Logis Matematis Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa Kelas VII SMPN 30 Makassar Asmal, Muthmainnah
ELIPS: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1 No 1 (2020): ELIPS, September 2020
Publisher : Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/elips.v1i1.122

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah pengaruh kecerdasan logis matematis terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Variabel penelitian terdiri dari variable bebas yaitu kecerdasan logis matematis dan variable terikatnya adalah kemampuan pemecahan masalah matematika. Populasi penelitian adalah seluruh peserta didik kelas VII SMPN 30 Makassar Tahun Pelajaran 2019/2020 yang berjumlah 105 orang siswa. Sampel diambil menggunakan simple random sampling sebanyak 55 orang siswa sebagai responden. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dengan instrument berupa tes yang terdiri atas 25 butir soal pilihan ganda untuk mengukur tingkat kecerdasan logis matematis dan untuk tes mengukur kemampuan pemecahan masalah sebanyak 8 butir soal essay. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi sederhana. Berdasarkan hasil analisis data menggunakan analisis regresi diperoleh nilai Fhitung= 0,433 dan Ftabel(5%) = 0,297, karena Fhitung≥Ftabel, maka H0 ditolak Ini berarti terdapat pengaruh yang positif dan signifikan kecerdasan logis matematis terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa kelas VII SMPN 30 Makassar. Adapun besarnya pengaruh kecerdasan logis matematis terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa adalah sebesar 18,75%.
Efektivitas Penerapan Model Kooperatif Tipe Numbered Heds Together (NHT) Dalam Pembelajaran Matematika Siswa Husnah, Asmaul
ELIPS: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1 No 1 (2020): ELIPS, September 2020
Publisher : Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/elips.v1i1.123

Abstract

Efektivitas Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Heads Together (NHT) dalam Pembelajaran Matematika Siswa. Asmaul Husnah Amri. Makassar. 2019.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Heads Together (NHT) efektif diterapkan dalam pembelajaran matematika pada siswa kelas VII2 SMP Negeri 3 Tanasitolo Kabupaten Wajo yang ditinjau dari (1) ketuntasan belajar siswa, (2) aktivitas siswa dalam proses pembelajaran, (3) kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran, dan (4) respon positif siswa terhadap pembelajaran. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan tes hasil belajar matematika, observasi aktivitas siswa dan guru dan angket untuk mengetahui respon siswa terhadap pembelajaran Hasil yang diperoleh adalah sebagai berikut: (1) Hasil belajar siswa yaitu dari 16 orang siswa sebagai subjek penelitian terdapat 15 (93,75%) yang tuntas dan 1 (6,25%) yang tidak tuntas secara perorangan, (2) Aktivitas siswa yang berkaitan dengan kegiatan pembelajaran dari keseluruhan aspek yang diamati, sebagian besar telah terlaksana, (3) Kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran matematika melalui model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Heads Together (NHT) secara umum berada pada kategori sangat baik, (4) Respon siswa terhadap pembelajaran kooperatif tipe Numbered Heads Together (NHT) dalam pembelajaran matematika pada umumnya memberikan tanggapan positif. Berdasarkan hasil penelitian maka model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Heads Together (NHT) efektif diterapkan dalam pembelajaran matematika siswa.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MELALUI MEDIA ANIMASI PADA SISWA SMP NEGERI 1 TURIKALE MAROS Nasir, A. Muhajir; Ansar, Ansar
ELIPS: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 2 No 1 (2021): ELIPS, Maret 2021
Publisher : Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/elips.v2i1.186

Abstract

animasi terhadap bangung datar segi empat segi tiga dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VII SMP Negeri 1 Turikale Maros. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas VII SMP Negeri 1 Turikale Maros. Pengumpulan data yang dilakukan dengan menggunakan observasi dan tes. Dalam observasi ini dimana kita melihat keaktifan, kerajinan dan dan kehadiran siswa dalam proses pembelajaran. Dengan jumlah siswa 34 dimana terdiri dari 16 siswa laki-laki dan 18 siswa perempuan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan hasil belajar matematika dengan melalui media animasi pada siswa kelas VII SMP Negeri 1 Turikale Maros, ditemukan pada cara penurunan atau penemuan hasil pada konsep bangung datar segi empat segi tiga yang mana masih banyak siswa yang keliru pada cara pengetahuan atau penemuan hasil dari konsep bangung datar. Selama penelitian ini kesadaran dan perhatian siswa mengalami peningkatan, yang mana ditandai semakin banyaknya siswa yang hadir pada saat pembelajaran dan begitu pula banyaknya siswa tampil ke depan menyelesaikan soal-soal di papan tulis dengan benar, hal ini berdampak positif pada hasil belajar siswa secara keseluruhan dimana tingkat ketuntasan siswa pada siklus I dengan persentase 61,76% meningkat menjadi 88,64% pada siklus II. Berdasarkan dari temuan penelitian dan pemberian tindakan pembelajaran, maka disimpulkan pada penelitian ini menunjukkan peningkatan hasil belajar siswa melalui media animasi terhadap konsep bangung datar segi empat segi tiga pada siswa kelas VII SMP Negeri 1 Turikale Maros.
PENELITIAN TINDAKAN: PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA MELALUI MODEL ELICITING ACTIVITIES (MEA) Nurhusain, Muhammad
ELIPS: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 2 No 1 (2021): ELIPS, Maret 2021
Publisher : Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/elips.v2i1.188

Abstract

Students' low creative thinking ability is one of the problems in the world of education. Therefore, a learning model is needed as a solution to these problems, through a model eliciting activities. This study aims to improve students' creative thinking ability through the application of the eliciting activities model. This study is a classroom action research (CAR). The subjects were class VIII students of SMP YP PGRI 4 Makassar registered in the academic year of 2020/2021, totaling 21 students. The results of the descriptive analysis show that the average value the students’ creative thinking ability in Pre-CAR at 50,38 with a standard deviation of 12,897, cycle I at 66,86 with standard deviation of 11,979, and cycle II at 81 with standard deviation of 10,798. Based on the students' creative thinking scores, as many as 14,29% (3 students) had high creative thinking ability in pre-CAR, and 42,86% (9 students) in cycle I, rose to 90,48% (19 students) in cycle II. So, the students’ creative thinking ability after cycle II are fulfilled in classical. The conclusion that can be explain is that the application of the eliciting activities model can improve the creative thinking ability of grade VIII students of SMP YP PGRI 4 Makassar.
KOMPARASI MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE (TPS) DENGAN MODEL SIKLUS BELAJAR 7E TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA Asrawati, Nur
ELIPS: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 2 No 1 (2021): ELIPS, Maret 2021
Publisher : Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/elips.v2i1.189

Abstract

This type of research is experimental research. This study aims to compare the learning outcomes of mathematics with the Think Pair Share (TPS) Learning Model and the 7E Learning Cycle Model. The population in this study were all students of class X SMK Muhammadiyah Bulukumba totaling 127 people. The sample in the study consisted of class X Kep1 which numbered 24 people, class X Kep2 which amounted to 21 people. Based on the results of descriptive statistical analysis obtained the average score of learning outcomes taught by Think Pair Share (TPS) Learning Model is 77.92 with a standard deviation of 10.660 which is categorized good while the average score of learning outcomes taught with the 7E Learning Cycle Model is 63,29 with a standard deviation of 12,170 which is categorized sufficient. Based on the results of inferential statistical analysis obtained tcount = 4.300 and ttable = 1.68. Because tcount > ttable, H0 is rejected and H1 is accepted. The results of descriptive and inferential statistical analysis showed that the mathematics learning outcomes of class I students of SMK Muhammadiyah Bulukumba were taught through the Think Pair Share (TPS) learning model higher than the mathematics learning outcomes taught by the 7E learning cycle model.
PERBANDINGAN KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS SISWA DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN STRATEGI REACT DAN STRATEGI KONVENSIONAL arsid, irfan; Helmi, Haryuni
ELIPS: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 2 No 1 (2021): ELIPS, Maret 2021
Publisher : Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/elips.v2i1.191

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan kemampuan penalaran matematis siswa (berupa nilai pre tes dan pos tes) siswa kelas X Air Frame kelas kontrol menggunakan pembelajaran dengan strategi konvensional dan kelas X Avionic kelas eksperimen menggunakan pembelajaran dengan strategi react dalam pokok bahasan Matriks. Jenis penelitian ini adalah eksperimen. Data penelitian dikumpulkan melalui observasi, tes, dan angketjenis penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan rancangan penelitian dua kelompok sampel yang terdiri dari kelas kontrol dan kelas eksperimen. Kelas eksperimen menggunakan pembelajaran dengan strategi react sedangkan kelas kontrol menggunakan pembelajaran dengan strategi konvensional. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 28 Januari 2014 sampai 25 Februari 2014 dengan melakukan proses belajar mengajar di kelas X Air Frame dan kelas X Avionic semester genap SMK Penerbangan Hasanuddin Makassar.Hasil penelitian dengan judul Perbandingan Kemampuan Penalaran Matematis Siswa Kelas X Avionic SMK Penerbangan Hasanuddin Makassar dalam Pembelajaran Matematika dengan Strategi React dan Strategi Konvensional dalam Memecahkan Masalah Berkaitan dengan Matriks dapat dikatakan terjadi perbedaan yang signifikan antara kelas kontrol dan kelas eksperimen, ini terlihat pada uji t yang dilakukan pada hasil gain kelas kontrol dan eksperimen Asym. Sig(2-tailed) = 0,000. Jika diambil = 0,00 maka Asymp.Sig(2-tailed) < 0,05 sehingga Ho ditolak. Dari pre tes dan pos tes setelah dilakukan uji man-whitney pada pre tes dan uji t pada pos tes memperoleh nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,00 sehingga ½ Sig. (2-tailed) < 0,05 sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa kemampuan bernalar matematis kelas eksperimen lebih baik daripada kelas kontrol. Pembelajaran matematika dengan menggunakan strategi REACT mendapat respon yang lebih baik daripada metode konvensional.
DESKRIPSI HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA MENGGUNAKAN KONSEP STIFIN LEARNING PADA JENJANG SMP DAN SMA DI KOTA MAKASSAR Ayu, Lestari Ratu
ELIPS: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 2 No 1 (2021): ELIPS, Maret 2021
Publisher : Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/elips.v2i1.194

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat nilai hasil belajar siswa sesuai dgn KKM menggunakan konsep STIFIn Learning pada jenjang SMP dan SMA di Kota Makassar. Penelitian ini merupakan penelitian Narasi melalui desain penelitian pendekatan kualitatif. populasi penelitian ini terdiri dari 9 orang dari masing-masing personality genetik yang tersebar di berbagai sekolah jenjang SMP dan SMA di Kota Makassar. Instrument dan Teknik yang digunakan adalah wawancara melalui fortofolio QnA melalui google form. Data yang diperoleh kemudian dibuat narasi dan dianalisa. Hasil Penelitian menunjukkan hasil terbaik, dimana peserta didik dapat dengan mudah dan nyaman melakukan proses belajar tetapi dengan hasil terbaik dalam hal ini sesuai KKM.

Page 1 of 1 | Total Record : 10