cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 579 Documents
EVALUASI GEOMETRIK JALAN PADA RUAS JALAN PONTIANAK – SUNGAI RAYA KEPULAUAN, KABUPATEN BENGKAYANG, KALIMANTAN BARAT Akri, Akbar Kusuma; Juniardi, Ferry; Kadarini, S. Nurlaily
Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura Vol 6, No 3 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2019
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (771.937 KB)

Abstract

Kecelakaan lalu lintas sering terjadi di tikungan jalan raya Pontianak – Sungai Raya Kepulauan. Penelitian dilakukan untuk evaluasi, agar dperoleh saran perbaikan yang tepat dan efektif, pada geometrik sesuai ketentuan berlaku. Pemilihan tikungan dan alinyemen vertikal mengunakan analisa tiap desa ruas jalan daerah rawan kecelakaan (Black Spot) metode EAN (Equivalent Accident Number). Sudut tangen, kondisi jalan, kelengkapan jalan, serta topografi juga mempengaruhi. Tikungan yang ditinjau terpilih 6 tikungan yang dianggap ekstrim dan dilakukan pengukuran kerangka horizontal maupun titik detail yaitu tikungan 1,2,3,4,5,6. Berdasarkan hasil analisa bahwa kondisi eksisting desain tikungan belum memenuhi syarat dan ketentuan menurut Tata Cara Perencanaan Geometrik Jalan Antar Kota No.38/1997 Direktorat Bina Marga. Kondisi eksisting tikungan 2,4,5,6 tidak memenuhi kecepatan minimal 50 km/jam karena jari jari tikungan terlalu kecil,sedangkan yang sudah memenuhi kecepatan minimal, superelevasi dan panjang lengkung horizontalnya belum memenuhi standar ketentuan berlaku. Untuk evaluasi tikungan maka dilakukan perencanaan ulang dan hasilnya karakteristik eksisting tikungan 1,3,4,5,6 lebih cocok bentuk S-C-S sedangkan untuk tikungan 2 lebih cocok pada bentuk S-S. Selain itu dilakukan peningkatan kecepatan rencana 60 km/jam untuk tikungan 6 dan kecepatan rencana 70 km/jam untuk tikungan 1,2,3,4,5 sehingga berpengaruh pada jari jari, superelevasi, jarak pandang henti, kebebasan samping dan pelebaran pada tikungan.Kata Kunci : Geometrik , Jari-jari, Kecepatan Rencana, Pelebaran Perkerasan, Superelevasi
EVALUASI KEBIJAKAN GARIS SEMPADAN SUNGAI TERHADAP PERMUKIMAN TEPIAN SUNGAI KAPUAS DI KECAMATAN PONTIANAK TENGGARA Devianti, Nur; Nurhidayati, Ely; Ayuningtyas, Riska A.
Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura Vol 6, No 3 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2019
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan Kota Pontianak berawal dari permukiman tepian Sungai Kapuas. Permukiman tepian Sungai Kapuas sudah ada sebelum aturan garis sempadan Sungai Kapuas. Adanya kebijakan garis sempadan Sungai Kapuas yang diukur 15 meter dari titik pasang air tertinggi, menyalahi keberadaan permukiman tepian sungai yang ada. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kebijakan garis sempadan sungai terhadap permukiman tepian Sungai Kapuas di Kecamatan Pontianak Tenggara. Pendekatan penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah masyarakat Kelurahan Bansir Laut dan Kelurahan Bangka Belitung Laut di Kecamatan Pontianak Tenggara dan instansi terkait. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini teknik analisis statistik deskriptif. Hasil dari penelitian ini, evaluasi kebijakan garis sempadan Sungai Kapuas dari enam indikator evaluasi kebijakan belum terpenuhi. Kebijakan yang ada saat ini, bertentangan dengan sejarah karena permukiman di tepian sungai yang menjadi bukti awal mula perkembangan Kota Pontianak. Evaluasi kebijakan garis sempadan Sungai Kapuas di Kecamatan Pontianak Tenggara, secara isi dan implementasinya menunjukkan ketidaksesuaian sehingga kebijakan yang ada perlu direvisi kembali. Kata kunci: kebijakan, garis sempadan sungai, permukiman
KAJIAN DAYA DUKUNG LATERAL TIANG PANCANG MENGGUNAKAN ANALISA NUMERIK Huda, Chairul; Priadi, Eka; Faisal, Ahmad
Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura Vol 7, No 1 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2020
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1229.187 KB)

Abstract

Tanah di kota Pontianak merupakan jenis tanah lunak. Kondisi tanah lunak memberikan suatu daya dukung tanah rendah terhadap konstruksi yang akan dibangun di atasnya. Daya dukung baik ditemui pada kedalaman 30 - 40 meter. Tiang pondasi umumnya dapat menahan beban yang akan terjadi, yakni beban lateral tiang pondasi. Beban lateral terjadi pada suatu tiang pondasi berasal dari akibat tekanan tanah lateral, beban angin, beban gempa, gelombang laut, beban benturan kapal, dan lain-lain. Pemberian beban lateral akan menyebabkan terjadi defleksi kepala tiang Dalam perhitungan fondasi, diperlukan hasil yang efektif, akurat dan dalam waktu yang singkat. Untuk itu, penggunaan program komputer menjadi pilihan utama para insinyur sipil. SoftwareLPILE dan GROUP merupakan program komputer untuk menganalisis fondasi tiang. Penelitian kali ini menganalisis tiang pancang tunggal maupun kelompok dengan diameter tiang 6 cm dipancang sedalam 365 cm. Hasil analisis berupa nilai daya dukung lateral dan defleksi kepala tiang berdasarkan perhitungan manual, loading test, software LPILE (AProgram for the Analysis Foundation Under Lateral Loading) dan GROUP (A Program for the Analysis of Piles in a Group). yang kemudian hasilnya dibandingkan.
FAKTOR KOEFISIEN KOREKSI PERHITUNGAN KECEPATAN ARUS MENGGUNAKAN CURRENT METER DAN PELAMPUNG STUDI KASUS SUNGAI JAWI Hardianto, Andi; Kartini, -; Wibowo, Hari
Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura Vol 6, No 3 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2019
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengukuran kecepatan arus di sungai – saluran biasanya menggunakan alat current meter, jika keadaan darurat maka dapat digunakan pelampung dimana besarnya kecepatan arus dikalikan dengan faktor koreksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya kecepatan aliran, faktor koreksi pelampung, dan korelasi kecepatan aliran dengan meggunakan alat current  meter dan pelampung dalam bentuk persamaan empiris. Kecepatan rata – rata aliran maksimum metode current meter kondisi pasang sebesar 0.066 m/det dan kecepatan rata-rata minimum sebesar 0.001 m/det, sedangkan saat kondisi surut kecepatan rata-rata aliran maksimum sebesar 0.063 m/det dan kecepatan rata-rata aliran minimum sebesar 0.019 m/det. Kecepatan rata – rata aliran maksimum pelampung kondisi pasang sebesar 0.130 m/det dan kecepatan rata-rata minimum sebesar 0.020 m/det, sedangkan saat kondisi surut kecepatan rata-rata aliran maksimum sebesar 0.155 m/det dan kecepatan rata-rata aliran minimum sebesar 0.083 m/det. Faktor koreksi alat ukur pelampung sebesar 0.91. Korelasi maksimum persamaan regresi linier pengukuran aliran dengan current meter dan pelampung y = 2.0763x + 0.0174 nilai R2 sebesar 0.8677 dan R sebesar 0.931 menunjukkan korelasi yang sangat kuat, sedangkan korelasi minimum dalam bentuk regresi power yaitu y = 0.0313e24.597x  nilai R2 sebesar 0.4232 dan R sebesar 0.651 menunjukkan korelasi kuat.Kata kunci: Current meter, Pelampung, Kecepatan Arus, Faktor Koreksi Pelampung, Korelasi Kecepatan Aliran Menggunakan Current meter dan Pelampung.                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                            
STUDI BIAYA PENDAHULUAN PEKERJAAN PONDASI PADA BANGUNAAN BERTINGKAT BANYAK DI KOTAMADYA PONTIANAK Yadi, -; Mulyani, Endang; Pratiwi, Riyanny
Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura Vol 6, No 3 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2019
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (418.171 KB)

Abstract

Studi biaya pedahuluan merupakan suatu bagian penting dalam perencanaan anggaran biaya suatu proyek. Studi biaya pendahuluan sendiri adalah suatu kegiatan yang meramalkan atau memperkirakan suatu biaya yang dilakukan sebelum suatu proyek itu sendiri dilaksanakan. Studi biaya pendahuluan ini juga biasa disebut estimasi biaya pendahuluan.Dengan menggunakan data volume gedung kemudian menghitung biaya gedung berdasarkan harga satuan tahun 2019. Dengan menghubungkan antara biaya sebagai variabel tetap (Y) dengan jumlah lantai (X1) dan luasan (X2) sebagai variabel bebas. Untuk mendapatkan biaya tersebut digunakan analisis regresi dan dengan melakukan pemeriksaan terhadap persamaan regresi (model), sehingga didapatkan hasil bahwa analisis regresi non linier berganda merupakan persamaan regresi (model) yang baik,dengan persamaan sebagai berikut : 
STRATEGI PENGEMBANGAN UMKM WILAYAH KECAMATAN SUNGAI RAYA KABUPATEN KUBU RAYA Pertiwi, Bella Widya; Hernovianty, Firsta Rekayasa; Chairunnisa, -
Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura Vol 7, No 1 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2020
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

UMKM memiliki peran dalam meningkatkan perekomomian wilayah dan kesejahteraan masyarakat. Kecamatan Sungai Raya memiliki potensi UMKM terbanyak dari 9 kecamatan di Kabupaten Kubu Raya. Masalah yang dihadapi UMKM di Kecamatan Sungai Raya adalah sulitnya produk bersaing untuk merambah pasar ritel dan kompetensi sumber daya manusia yang masih rendah. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi pengembangan UMKM di Kecamatan Sungai Raya dengan mengidentifikasikan karakteristik dan faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan UMKM. Pendekatan penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis deskriptif dan metode SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik UMKM berdasarkan aset sudah sesuai, omset ada yang tidak sesuai dan tenaga kerja ada yang tidak sesuai. Selain itu ‘karakteristik UMKM berdasarkan jenis usaha yang mendominasi ialah usaha Mikro dengan jenis usaha kuliner.  Faktor internal yang berpengaruh  adalah faktor sumber daya manusia yaitu pendidikan tenga kerja dan pelaku UMKM masih rendah dan pengalaman usaha banyak yang berpengalaman, faktor produksi dan operasional  terjangkau dan teknologi yang masih sederhana, faktor keuangan ialah  sulitnya mencari informasi pinjaman, faktor pemasaran dan faktor eksternal yang  berpengaruh berupa  faktor kebijakan atau  kelembagaan ialah terdapat pelatiahan dan  pemasaran lokasi. Hasil analisis SWOT adalah strategi pengembangan UMKM berada pada kuadran I SO (Streanght - Opportunity) mendukung kebijakan pertumbuhan yang agresif (Growth Oriented Startegy).
KARAKTERISTIK KINERJA AC – WC AKIBAT PERUBAHAN PROPORSI CAMPURAN AGREGAT KASAR BERBENTUK PIPIH DAN LONJONG Ahendra, -; Erwan, Komala; Widodo, Slamet
Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura Vol 6, No 3 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2019
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Suatu lapisan perkerasan dapat memenuhi standar kekuatan, jika penggunaan material dapat memenuhi spesifikasi. Perencanaan campuran dilakukan dalam tiga tahap pembuatan. Pembuatan benda uji tahap pertama dengan menggunakan agregat kasar normal, batu 1-2 (42%), dan pasir  (52%), sedangkan filler semen (6%),kemudian  dibuat benda uji sebanyak 45 sempel, dengan kadar aspal 5-7%, bertujuan untuk mendapatkan nilai parameter marshal.Hasil penelitian menunjukkan pada campuran agregat normal memiliki nilai kadar aspal optimum 6,57% sedangkan campuran agregat pipih dan normal kadar aspal optimum yaitu 6,25, campuran agregat kasar lonjong dan normal nilai kadar aspal optimum 6,39 masing-masing kadar aspal optimum dari ketiga campuran menunjukkan campuran pipih dan normal relatif lebih rendah bila dibandingkan dengan campuran agregat lonjong dan normal, Stabilitas yang lebih kecil (dari 840 kg ke 880 kg), Marshall Quotient (MQ) yang lebih kecil (dari 230 kg/mm ke 264 kg/mm) dan VFB lebih kecil (dari 72 % ke 73 %), VIM yang lebih kecil (dari 4,3 % ke 4,4 %), VMA yang lebih kecil ( dari 16,5 % ke 18 % ), demikian juga terhadap nilai FLOW (dari 3,25 % ke 3,27 % ).Kata kunci: Pipih dan normal serta Lonjong dan normal, Bentuk Agregat Kasar, Marshall Test.
KAJIAN TEKNIS GEOMETRI PELEDAKAN PADA TAMBANG BATU PT. SULENCO WIBAWA PERKASA, KABUPATEN MEMPAWAH, KALIMANTAN BARAT Sugiarto, Herlambang Rezco; Marsudi, -; Syafrianto, M. Khalid
Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura Vol 6, No 3 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2019
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberhasilan suatu peledakan batuan salah satunya dapat dilihat dari ukuran fragmen yang dihasilkan oleh kegiatan peledakan. Menurut perusahaan distribusi fragmentasi boulder yang berukuran > 80 cm dari hasil peledakan masih terlalu banyak, sehingga diperlukan upaya untuk memperbaiki distribusi fragmentasi hasil peledakan agar boulder yang dihasilkan <20%. Tujuan dari Penelitian ini adalah untuk menentukan nilai faktor batuan dilokasi penelitian, menghitung distribusi fragmentasi aktual dan teoritis, dan merancang geometri peledakan usulan dihitung menggunakan metode perhitungan R.L.Ash. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey dan kuantitatif, dengan menggunakan kerangka kerja dan tahapan penelitian dalam menghitung nilai faktor batuan, distribusi fragmentasi aktual dan teoritis, dan geometri peledakan usulan. Nilai faktor batuan dilokasi penelitian adalah 6,85, distribusi fragmentasi batuan hasil peledakan aktual yang dihitung berdasarkan perhitungan image analysis menggunakan software split desktop untuk ukuran < 30 cm adalah sebesar 26,05 %, ukuran 30-80 cm adalah 46,06 %, dan untuk boulder yang berukuran > 80 cm adalah sebanyak 27,90 %, perhitungan secara teoritis dengan menggunakan metode Kuz-Ram, menunjukan distribusi fragmentasi berukuran <30 cm adalah    84,51 %, distribusi fragmentasi berukuran 30-80 cm adalah 15,44 %, dan distribusi fragmentasi berukuran >80 cm adalah 0,05 %. Rancangan geometri peledakan usulan memiliki ukuran diameter 3 inch, burden  1,7 m, spasi 2 m, kedalaman lubang 6 m, tinggi jenjang 5,5 m, subdrilling 0,5 m, stemming 1,3 m, kolom isian 4,7 m. Berdasarkan perhitungan distribusi fragmentasi terkoreksi Kuz-Ram geometri peledakan usulan menghasilkan distribusi fragmentasi pada boulder yang berukuran > 80 cm sebanyak 14,58 %.Kata Kunci: Geometri, peledakan, fragmentasi, boulder, Kuz-Ram
STUDI PERHITUNGAN SUMBER DAYA TAMBANG PASIR PASANG DENGAN METODE CROSS SECTION DI CV. INDO TAMBANG SEJAHTERA, KABUPATEN SAMBAS KALIMANTAN BARAT Putri, Adinda; Marsudi, -; Meilasari, Fitriana
Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura Vol 6, No 3 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2019
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (634.162 KB)

Abstract

CV. Indo Tambang Sejahtera merupakan salah satu perusahaan pertambangan eksplorasi komoditas pasir pasang yang terletak di Kecamatan Sambas dan Teluk Keramat dengan luas wilayah pertambangan 64,50 Ha. Pada tahun 2016 perusahaan melakukan perhitungan sumber daya menggunakan metode polygon sebesar 2.428.260,0 m3. Hal ini melatarbelakangi penelitian melakukan perhitungan kembali dengan metode yang berbeda yaitu metode cross section. Tujuan dari penelitian ini mengkaji peta batimetri pada Sungai Kartiasa, menentukan pola sebaran pasir pasang, mengestimasi besarnya volume sumber daya pasir pasang dengan menggunakan metode cross section. Metode ini membagi 15 sayatan yang kemudian diukur kedalaman masing-masing sayatan. Hasil dari penelitian yaitu gambar sayatan penyebaran pasir pasang yang mengalami perubahan elevasi yang cukup signifikan terlihat dari perubahan volume dan luas penyebaran pasir pasang. Luas penyebaran pasir pasang 18.151,261 m2 dengan besar sumber daya 2.512.947,946 m3 dan dapat diperoleh tonase pasir pasang dengan berat jenis 1,78 ton/m3 sebesar 4.473.047,344 ton. Kata kunci: Sumber Daya, Pasir Pasang
ANALISIS POTENSI BAHAYA DAN PENGENDALIAN RISIKO PERTAMBANGAN BATU PADA TAHAP MUAT ANGKUT DAN DUMPING DI PT. SULENCO WIBAWA PERKASA KABUPATEN MEMPAWAH PROVINSI KALIMANTAN BARAT Kelvin, Mario; Purwoko, Budhi; Syafrianto, M. Khalid
Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura Vol 7, No 1 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2020
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (401.787 KB)

Abstract

PT. Sulenco Wibawa Perkasa adalah perusahaan pertambangan batu Granodiort serta memiliki risiko dan bahaya yang besar, maka perlu tidakan penanaman kesadaran akan pentingnya kesehatan serta keselamatan kerja disetiap tahapan kegiatan. Bahaya dan risiko dapat terjadi pada saat kegiatan operasi produksi berlangsung, maka perlu dilakukan pengidentifikasian potensi bahaya untuk mendapatkan data mengenai potensi bahaya, kemudian melakukan pembobotan untuk menetukan rencana pengendalian yang sesuai kondisi. Analisis potensi bahaya dan pengendalian risiko pada penelitian ini mengunakan metode hazard identification risk assessment and risk control (HIRARC) dengan mengunakan parameter likelihood (kemungkinan), severity (konsekuensi), dan exporsure (paparan) untuk mendapatkan nilai masing-masing risiko bahaya. Data didapat dengan melakukan wawancara dan observasi langsung di lapangan. Hasil penelitian menunjukan bahwa, risiko yang teridentifikasi sebanyak 36 potensi bahaya yang mungkin terjadi, tingkat risiko tertinggi dan memiliki nilai tertinggi pada kegiatan penambangan pada tahap pemuatan (loading) yaitu, terpapar/terhirupnya debu (500) dan tertimpa longsor (450), pada tahap pemuatan (hauling) yaitu, terpapar/terhirupnya debu (500) serta pada tahap dumping yaitu, terpapar/terhirupnya debu (500) dan terperosok akibat runtuhnya tanah (450) yang semua risiko tersebut termasuk kategori very high. Pengendalian secara umum yang direkomendasikan adalah dalam melakukan pekerjaan sesuai SOP yang telah dibuat perusahaan atau SOP rekomendasi yang diberikan. Kata kunci : HIRARC, kemungkinan, konsekuensi, paparan, identifikasi, pengendalian

Page 1 of 58 | Total Record : 579


Filter by Year

2013 2020