cover
Contact Name
Dwi Sulisworo
Contact Email
dwi.sulisworo@uad.ac.id
Phone
+62895416066361
Journal Mail Official
bfi@mpfis.uad.ac.id
Editorial Address
Kampus 2 Universitas Ahmad Dahlan Jalan Pramuka No. 42, Pandeyan, Umbulharjo, Yogyakarta - 55161 Telp. (0274) 563515, ext. 4902; Fax. (0274) 564604
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Berkala Fisika Indonesia : Jurnal Ilmiah Fisika, Pembelajaran dan Aplikasinya
The Journal invites original articles and not simultaneously submitted to another journal or conference. The coverage of the journal includes but not limited to: Physics Physics Education Computational Physics Experimental Physics Theoretical Physics Astronomy Electronics Instrumentation Sensor Instructional Media Learning strategies Learning Evaluation Learning model
Articles 84 Documents
Penentuan koefisien pemuaian panjang logam menggunakan metode difraksi celah tunggal Isnawati, Hikmatun; Rofiqah, Siti Anisatur; Ramadhan, M. Firman
Berkala Fisika Indonesia : Jurnal Ilmiah Fisika, Pembelajaran dan Aplikasinya Vol 11, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/bfi-jifpa.v11i1.20330

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan koefisien pemuaian panjang logam Alumunium (Al), Seng (Zn) dan Tembaga (Cu). Metode yang digunakan adalah difraksi celah tunggal. Penentuan koefisien pemuaian menggunakan pendekatan regresi linear antara perubahan suhu (T) terhadap seperlebar difraksi (1/Z). Pengukuran lebar difraksi dilakukan pada setiap kenaikan suhu 5oC dengan mengunakan penggaris dengan tingkat ketelitian hingga orde milimeter. Berdasarkan analisis yang dilakukan koefisien muai Alumunium, Seng dan Tembaga masing-masing sebesar (29,597549 ± 0,000045) x10-6 (0C)-1. (32,065406 ± 0,000096) x 10-6 (0C)-1, dan (11,622974±0,000013) x 10-6 (0C)-1.
PAPER–BASED ZnO, ZnO:SnO2 AND SnO2 ULTRAVIOLET SENSORS Khaleel, Reem Saadi; Haza’a, Salah Kaduri
Berkala Fisika Indonesia : Jurnal Ilmiah Fisika, Pembelajaran dan Aplikasinya Vol 7, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/bfi-jifpa.v7i2.3397

Abstract

Three photoelectrical devices ZnO, ZnO:SnO2 and SnO2 are made on common pencil drawn circuit over a regular paper as substrate. These three sensors are well capable of detecting UV light and demonstrate features comparable to those of made with complex and expensive techniques. The responses of these sensors are different to the two UV spectra which are used as light sources. Explanation of sensors responses relates samples energy gap values with the UV wavelengths energies and intensities of the two applied UV spectra. Also the role of oxygen adsorption on the variations of samples resistances is discussed. Measurements comparing properties of the three sensors show better performance for ZnO sensor than the two other sensors; but with longer rise and fall times.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOLABORATIF DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR FISIKA SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 PURWANTORO WONOGIRI, JAWA TENGAH Santoso, Singgih
Berkala Fisika Indonesia : Jurnal Ilmiah Fisika, Pembelajaran dan Aplikasinya Vol 5, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/bfi-jifpa.v5i1.245

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk mengungkap apakah model pembelajaran kolaboratif yang diterapkan pada materi  kinematika gerak lurus dan motivasi belajar dapat meningkatkan hasil belajar fisika dibanding metode ceramah. Penelitian juga ditujukan untuk mengetahui efektivitas pembelajaran kolaboratif yang dikaitkan dengan motivasi belajar siswa. Subyek penelitian adalah siswa kelas X di SMA Negeri 1 Purwantoro di Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah. Penetapan subyek menggunakan teknik incidental sampling. Penelitian menggunakan rancangan faktorial dengan menekankan aktivitas membangun kerjasama antarsiswa dalam kelompok kecil untuk mencapai tujuan  pembelajaran. Instrumen yang digunakan adalah tes hasil belajar dan angket motivasi dengan skala Likert. Instrumen telah diujicoba untuk mengetahui indeks validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran dan daya beda. Pada taraf reliabilitas α= 0,05, hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) hasil belajar yang diberi perlakuan model pembelajaran kolaboratif dengan lebih tinggi dibanding pada metode ceramah, (2) hasil belajar yang diberi perlakuan model pembelajaran kolaboratif lebih tinggi dibanding dengan metode ceramah yang dikaitkan dengan motivasi belajar. Sumbangan motivasi belajar terhadap peningkatan hasil belajar fisika dengan model pembelajaran kolaboratif adalah 64,8 %.
Penentuan temperatur curie pada kawat nikel berarus listrik dengan metode pendulum Khasanah, Ramadanti Catur; Sukarelawan, Moh. Irma; Setyawati, Yudi
Berkala Fisika Indonesia : Jurnal Ilmiah Fisika, Pembelajaran dan Aplikasinya Vol 12, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/bfi-jifpa.v12i1.20221

Abstract

Telah dilakukan eksperimen tentang penentuan temperatur Curie pada kawat nikel (Ni) menggunakan metode pendulum. Eksperimen ini dilakukan dengan memvariasikan panjang kawat. Metode pendulum digunakan karena agar dapat memperjelas peristiwa lepasnya magnet pada kawat saat mencapai temperatur curie. Penentuan nilai teperatur curie menggunakan regresi linear antara Panjang kawat terhadap kuadrat tegangan. Data yang telah diperoleh dianalisis dengan pendekatan regresi linier menggunakan Microsoft Excel. Hasil penelitian menunjukkan nilai Temperatur curie kawat nikel sebesar 625K, tingkat kesesuaian terhadap teori sebesar 99%.
Penerapan Strategi Pembelajaran Probex untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Peserta Didik SMP Negeri 3 Purworejo, Jawa Tengah Tahun Pelajaran 2007/2008 pada Konsep Kalor Juniati, .
Berkala Fisika Indonesia : Jurnal Ilmiah Fisika, Pembelajaran dan Aplikasinya Vol 1, No 2 (2009)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/bfi-jifpa.v1i2.255

Abstract

Telah dilakukan penelitian tindakan kelas dengan tujuan yang pertama ingin membuktikan bahwa penerapan strategi pembelajaran Probex (predict observe explain) dalam proses pembelajaran dapat meningkatkan motivasi peserta didik. Kedua ingin meningkatkan hasil belajar fisika pada konsep kalor. Subyek penelitian adalah kelas VIIE SMP N 3 Purworejo, Jawa Tengah tahun pelajaran 2007/2008 sebanyak 24 peserta didik. Prosedur yang penulis lakukan dalam penelitian ini melalui dua siklus pada 20 April sampai dengan 3 Juni 2008. Siklus I dalam proses pembelajaran penulis menerapkan strategi pembelajaran Probex melakukan pengamatan keaktifan peserta didik dalam mengikuti pembelajaran, memberi postes untuk mengukur ketercapaian hasil belajar. Pada siklus II prosedur yang penulis lakukan sama dengan siklus I hanya dalam pembelajaran penulis tambah dengan pemanfaatan TIK. Hasil perlakuan pada siklus I dan II menunjukkan bahwa peserta didik selalu termotivasi  untuk belajar fisika meningkat dari siklus I 25% menjadi 52,5% pada siklus II. Sedangkan kerjasama meningkat dari siklus I 38% menjadi 44,2% pada siklus II.  Nilai pretes dan postes untuk konsep kalor juga meningkat ketuntasan dari 33,3% menjadi 66,6% pada siklus I dan nilai pretes dan postes pada siklus II  dengan ketuntasan 79% menjadi 95,8%. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa penggunaan strategi pembelajaran Probex pada konsep kalor dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar belajar fisika.
Penentuan Modulus Young Kawat Besi dengan Percobaan Regangan Martini, Dwi; Oktova, Raden
Berkala Fisika Indonesia : Jurnal Ilmiah Fisika, Pembelajaran dan Aplikasinya Vol 2, No 1 (2009)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/bfi-jifpa.v2i1.230

Abstract

Salah satu subbab dalam pokok bahasan elastisitas yang dipelajari di klas XI SMA adalah odulus Young, dan pokok bahasan ini diharapkan akan lebih mudah dipahami oleh siswa jika dilakukan percobaan atau demonstrasi. Untuk itu, telah dibuat suatu alat percobaan untuk menentukan modulus Young kawat logam, dalam hal ini diambil sampel kawat yang terbuat dari besi. Untuk meningkatkan ketelitian, digunakan analisis regresi linier berbobot dengan dua metode: yang pertama, regresi linier perubahan panjang kawat, ?L terhadap massa beban, m pada panjang mula7mula, L0  tetap; yang kedua, regresi linier ?L terhadap L0 pada massa, m tetap. Untuk perhitungan regresi digunakan program  REGLIN yang ditulis dalam bahasa Compaq Visual Fortran 6.5 dan dijalankan dengan sistem operasi Windows XP. Keluaran program regresi ini adalah koefisien7koefisien fungsi linier, yaitu 0 a  dan 1 a  beserta ralatnya. Dalam perhitungan akhir modulus Young digunakan nilai kemiringan garis hasil regresi linier berbobot, 1 a  serta m, L0, dan diameter kawat, d. Dengan program yang sama juga dilakukan uji  chisquare (?2) untuk menguji korelasinya, dan terbukti ada korelasi linier  ?L dan m pada L0  tetap, serta  ?L dan L0 pada m tetap. Dilakukan pula uji ?2 untuk mengetahui korelasi antara nilai modulus Young yang diperoleh dan kadar besi, dan terbukti tidak ada korelasi. Agar diperoleh hasil yang teliti untuk menentukan percepatan gravitasi bumi, dilakukan percobaan bandul matematis dengan analisis regresi linier  berbobot  kuadrat periode terhadap panjang tali, dan diperoleh  g = (9,76  ± 0,07) m/s2. Percobaan modulus Young dilakukan dengan lima sampel kawat besi dengan diameter yang berbeda. Untuk metode pertama, yaitu dengan regresi EL terhadap m pada L0  tetap, diperoleh nilai modulus Young kawat besi (1,44 ± 0,02)1011 N/m2. Untuk metode kedua, yaitu dengan regresi EL terhadap L0 pada m tetap diperoleh nilai modulus Young  kawat besi (1,55 ± 0,02) 1011 N/m2. Dapat disimpulkan bahwa alat percobaan untuk menentukan modulus Young yang dirancang terbukti dapat digunakan untuk menentukan modulus Young dengan hasil yang mendekati nilai acuan, yaitu 2,1×1011 N/m2.
Karakterisasi arang aktif swietenia mahagoni sebagai adsorben logam timbal (Pb) dan seng (Zn) di perairan teluk Kendari: Efek temperatur aktivasi Anas, Muhammad; Ali, Hunaidah Made; Sofyan, Muhammad; Idris, Idris; Sulwan, Sulwan; Fayanto, Suritno
Berkala Fisika Indonesia : Jurnal Ilmiah Fisika, Pembelajaran dan Aplikasinya Vol 12, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/bfi-jifpa.v12i2.20342

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi temperatur aktivasi (600oC, 700oC, 800oC, dan 900oC) terhadap daya serap logam timbal (Pb) dan seng (Zn) menggunakan arang aktif kayu mahoni. Arang aktif dihasilkan melalui proses preparasi, karbonasi dan aktivasi untuk menghasilkan butiran adsorben 100 mesh. Massa adsorben masing-masing 10 gr dan waktu kontak 100 menit. Adsorben dimasukkan ke dalam labu elemenyer yang terisi air logam kemudian dihomogenkan dan dilihat penurunan konsentrasi air logam tersebut. Konsentrasi air logam diukur menggunakan Atomic Absorption Spectrophotometer. Hasil penelitian menunjukkan kondisi optimum penyerapan logam Pb dan Zn pada temperatur 800oC dan 700oC. Efisiensi penyerapan logam Pb 82,84%, dan logam Zn 55,8%. Dapat disimpulkan bahwa semakin besar temperatur aktivasi dari suatu arang aktif, semakin tinggi daya serap dan efisiensi penyerapan logam Pb dan Zn.
UPAYA PENINGKATAN PENGUASAAN KONSEP ARUS SEARAH DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF PADA SISWA KELAS III SMP NEGERI 3 PLAYEN, KABUPATEN GUNUNGKIDUL, D. I. YOGYAKARTA Andayaningsih, _
Berkala Fisika Indonesia : Jurnal Ilmiah Fisika, Pembelajaran dan Aplikasinya Vol 3, No 1 & 2 (2011)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/bfi-jifpa.v3i1 & 2.5595

Abstract

Telah dilakukan penelitian tindakan kelas dalam upaya untuk meningkatkan penguasaan konsep fisika tentang arus searah dan meningkatkan keaktifan siswa selama proses pembelajaran melalui model pembelajaran kooperatif pada siswa Kelas III SMP. Tujuan lain penelitian adalah untuk meningkatkan kemampuan dasar guru dalam pembelajaran. Penelitian dilakukan pada siswa kelas III SMP Negeri 3 Playen, Kabupaten Gunungkidul, D. I. Yogyakarta tahun pelajaran 2004/2005. Penelitian ini menggunakan desain model Kemmis dan Mc Taggart, yang terdiri atas tiga siklus. Analisis data yang dilakukan menekankan pada deskripsi data, dengan cara menghitung rata-rata skor setiap variabel penelitian. Selanjutnya rata-rata tersebut dibandingkan dengan kriteria penilaian yang telah ditentukan, untuk melihat tingkat keberhasilan setiap aspek dalam proses pembelajaran. Berdasarkan hasil penelitian, ternyata model pembelajaran kooperatif dapat meningkatkan keaktifan dan penguasaan konsep fisika siswa, serta dapat membantu perkembangan keterampilan sosial siswa.Kata kunci: penguasaan konsep fisika, pembelajaran kooperatif, penelitian tindakan kelas
PENINGKATAN MOTIVASI, KERJASAMA DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN FISIKA MELALUI PENDEKATAN KONTEKSTUAL BERBASIS KUANTUM DI SMA NEGERI 4 MAGELANG, JAWA TENGAH Bukhori, M. Arief Fauzan
Berkala Fisika Indonesia : Jurnal Ilmiah Fisika, Pembelajaran dan Aplikasinya Vol 6, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/bfi-jifpa.v6i1.355

Abstract

Telah dilakukan penelitian tindakan kelas tentang upaya peningkatan motivasi, kerjasama dan hasil belajar siswa pada pembelajaran fisika melalui pendekatan kontekstual berbasis kuantum melalui dua siklus pada siswa kelas XI-IPA-2 di SMA Negeri 4 Magelang, Jawa Tengah pada semester gasal tahun pelajaran 2009/2010 dengan melibatkan 34 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) pendekatan kontekstual berbasis kuantum memberikan motivasi maksimal kepada siswa sehingga bergairah dalam belajar, di mana siswa termotivasi pada siklus I (75,0 %) dan siklus II (83,3 %), serta dapat menumbuhkan kerjasama yang konstruktif antarsiswa dalam diskusi kelompok, dengan tingkat kerjasama pada siklus I sebesar 72,2 % dan pada siklus II sebesar 89,2 %, (2) pelaksanaan proses belajar siswa menggunakan pendekatan kontekstual berbasis kuantum dapat berjalan efektif, pada siklus I (70,3 %) dan siklus II (89,0 %), (4) Hasil belajar siswa mencapai penguasaan yang optimal setelah menggunakan pendekatan pembelajaran kontekstual berbasis kuantum, dapat dilihat melalui nilai postes yang telah mencapai ketuntasan belajar pada siklus I (70,6%) dan siklus II (91,2 %).Kata kunci: motivasi belajar, kerjasama, pembelajaran efektif, hasil belajar fisika, pendekatan kontekstual berbasis kuantum
Daftar Isi Volume 10 No. 1 Januari 2018 Indonesia, Berkala Fisika
Berkala Fisika Indonesia : Jurnal Ilmiah Fisika, Pembelajaran dan Aplikasinya Vol 10, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/bfi-jifpa.v10i1.9484

Abstract

-