cover
Contact Name
Elmanani Simamora
Contact Email
paradikmajpm@unimed.ac.id
Phone
+6261-6613365
Journal Mail Official
paradikmajpm@unimed.ac.id
Editorial Address
Study Program of Mathematics Education Postgraduate Program of UNIMED Jalan Willem Iskandar Pasar V Medan Estate, Medan, 20221 Tel / fax : (061)6613365,6613276 / (061)6614002,6613319
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Paradikma: Jurnal Pendidikan Matematika
ISSN : 19788002     EISSN : 25027204     DOI : https://doi.org/10.24114/paradikma.v13i3
Core Subject : Education,
Paradikma: Jurnal Pendidikan Matematika (PJPM) focuses on presenting new ideas and essential developments for those working in mathematics education (subject matter: pedagogical, technological, psychological) and the application of mathematics in education. It seeks to reflect the diversity of research concerns in this field and the various methods used to study it. PJPM invites original research articles and not simultaneously submitted to other journals or conferences. The entire spectrum of research in mathematics education is welcome, which includes, but is not limited to the following topics: 1. Research Design in Mathematics Education, and Mathematics Ability. 2. Realistic Mathematics Education (RME) 3. Learning Mathematics uses the TPACK (Technological, Pedagogical, Content Knowledge) approach 4. PISA tasks 5. Mathematics Teacher Education and Development. 6. Development of Information and Communication Technology in Mathematics Education 7. Applied Mathematics (Application of Statistics, Algebra, Mathematical Models in education)
Articles 154 Documents
PENGARUH PENDEKATAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA REALISTIK TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIK DAN SIKAP POSITIF SISWA SMP SWASTA R.A. KARTINI SEI RAMPAH Sianipar, Robet Kennedi; Syafari, Syafari; Rajagukguk, Wamington
PARADIKMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 11, No 2 (2018): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA
Publisher : STUDY PROGRAM of MATHEMATICS EDUCATION of UNIMED POSTGRADUATE PROGRAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/paradikma.v11i3.22928

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pendekatan PMR terhadap kemampuan komunikasi matematis dan sikap positif siswa terhadap matematika kelas VII SMP Swasta R.A Kartini Sei Rampah, serta untuk melihat apakah terdapat interaksi antara pendekatan pembelajaran dan PAM siswa terhadap kemampuan komunikasi matematis dan sikap positif siswa terhadap matematika. Jenis penelitian ini merupakan penelitian quasi experiment. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMP Swasta R.A Kartini Sei Rampah. Sampel pada penelitian ini adalah 34 siswa kelas VII-3 sebagai kelas eksperimen dan 34 siswa kelas VII-6 sebagai kelas kontrol melalui metode purposive sampling. Data dalam penelitian ini dianalisis dengan menggunakan ANAVA 2 Jalur. Hasil penelitian yang diperoleh: (1) Terdapat pengaruh pendekatan PMR terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa SMP; (2) Terdapat pengaruh pendekatan PMR terhadap sikap positif siswa SMP terhadap matematika; (3) Terdapat interaksi antara pendekatan pembelajaran dan pengetahuan awal matematika siswa dalam mempengaruhi kemampuan komunikasi matematis siswa; (4) Tidak terdapat interaksi antara pendekatan pembelajaran dan pengetahuan awal matematika siswa dalam mempengaruhi sikap positif siswa SMP terhadap matematika; (5) Kemampuan komunikasi matematis dan sikap positif siswa SMP terhadap matematika yang pembelajarannya dengan mengunakan pendekatan PMR lebih baik dibandingkan dengan pendekatan pembelajaran konvensional.Kata Kunci: Kemampuan Komunikasi Matematis, Sikap Positif, Pendekatan PMR
PEMBELAJARAN MATEMATIKA MENGGUNAKAN TEORI APOS DI PERGURUAN TINGGI Khairani, Nerly
PARADIKMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 1, No 2 (2008): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA
Publisher : STUDY PROGRAM of MATHEMATICS EDUCATION of UNIMED POSTGRADUATE PROGRAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/paradikma.v1i2.23444

Abstract

APOS theory (action, process, object, and schema learning is an approach that combines the use of computers in teaching and learning in groups (cooperative learning), this learning approach was developed by Ed Dubinsky and his colleagues are primarily intended for learning mathematics at university. On paper learning paradigm will be discussed based on the theory of APOS and several studies related to the theory of APOS.
PERBEDAAN KEMAMPUAN REPRESENTASI DAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA DENGAN PENDEKATAN MATEMATIKA REALISTIK DAN PEMBELAJARAN BIASA DI SMK SWASTA TAMANSISWA MEDAN Pardede, Akhyarul Isma; Asmin, Asmin; Surya, Edy
PARADIKMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 9, No 2 (2016): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA
Publisher : STUDY PROGRAM of MATHEMATICS EDUCATION of UNIMED POSTGRADUATE PROGRAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/paradikma.v10i1.8652

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui: (1) perbedaan kemampuan representasi matematika antara siswa yang diberi pendekatan matematika realistik dengan siswa yang diberi pembelajaran biasa, (2) perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematika antara siswa yang diberi pendekatan matematika realistik dengan siswa yang diberi pembelajaran biasa, dan (3) peningkatan aktivitas siswa selama proses pembelajaran dengan menggunakan pembelajaran matematika realistik. Penelitian ini merupakan penelitian semi eksperimen. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X SMK Swasta TamanSiswa Medan. Dan yang menjadi sampel penelitian ini adalah siswa kelas X Administrasi Perkantoran-1. Kelas eksperimen diberi perlakuan pendekatan matematika realistik dan kelas kontrol diberi perlakuan pembelajaran biasa. Instrumen yang digunakan terdiri dari: (1) tes kemampuan representasi matematika, (2) tes kemampuan pemecahan masalah matematika, dan (3) lembar observasi. Instrumen tersebut dinyatakan telah memenuhi syarat validitas isi.Analisis data dilakukan dengan analisis kovarian (ANACOVA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Terdapat perbedaan kemampuan representasi matematika antara siswa yang diberi pendekatan matematika realistik dengan siswa yang diberi pembelajaran biasa. Hal ini terlihat dari hasil ANACOVA untuk Fhitung = 5,709 lebih besar Ftabel adalah 4,016. Konstanta persamaan regresi untuk pendekatan matematika realistik yaitu 57,584 lebih besar dari pembelajaran biasa yaitu 38,131. (2) Terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematika antara siswa yang diberi pendekatan matematika realistik dengan siswa yang diberi pembelajaran biasa. Hal ini terlihat dari hasil ANACOVA untuk Fhitung = 6.766 lebih besar Ftabel adalah 4.016. Konstanta persamaan regresi untuk pendekatan matematika realistik yaitu 61,549 lebih besar dari pembelajaran biasa yaitu 55,95. (3) Kadar aktivitas aktif siswa telah memenuhi waktu persentase ideal yang ditetapkan dalam bab III.
PENINGKATAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI DAN DISPOSISI MATEMATIK SISWA SMA DI KECAMATAN MEDAN AREA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GRUP INVESTIGASI (GI) Muriana, Muriana; Hasratuddin, Hasratuddin
PARADIKMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 6, No 2 (2013): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA
Publisher : STUDY PROGRAM of MATHEMATICS EDUCATION of UNIMED POSTGRADUATE PROGRAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/paradikma.v7i2.1776

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk menelaah: (1) perbedaan  peningkatan komunikasi matematik antara  siswa yang diberi model pembelajaran kooperatif tipe grup investigasi dengan siswa yang diberi pembelajaran biasa, (2) perbedaan peningkatan disposisi matematik antara  siswa yang diberi model pembelajaran kooperatif tipe grup investigasi dengan siswa yang diberi pembelajaran biasa. (3) interaksi antara pembelajaran dengan tingkat kemampuan awal (KAM) siswa terhadap peningkatan kemampuan komunikasi matematik. (4) interaksi antara pembelajaran dengan tingkat kemampuan awal (KAM) siswa terhadap peningkatan disposisi matematis siswa. (5) bagaimana proses jawaban siswa. Penelitian ini merupakan penelitian semi eksperimen. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Muhammadiyah  01 Medan dan SMA Al-Ulum Medan. Secara acak, dipilih dua kelas dari masing-masing sekolah yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Instrumen yang digunakan terdiri dari: tes kemampuan komunikasi matematik dan skala disposisi matematik. Analisis data dilakukan dengan uji t dan anava dua jalur. Hasil penelitian ini adalah: (1) Peningkatan kemampuan komunikasi matematik yang memperoleh model pembelajaran kooperatif tipe grup investigasi lebih baik dibandingkan siswa yang menggunakan pembelajaran biasa, (2) Tidak terdapat peningkatan disposisi matematik siswa antara siswa yang memperoleh model pembelajaran kooperatif tipe grup investigasi dan siswa yang menggunakan pembelajaran biasa(3) Tidak terdapat interaksi antara model pembelajaran dengan tingkat kemampuan awal (KAM) siswa terhadap kemampuan komunikasi siswa, (4) Tidak terdapat interaksi antara model pembelajaran dengan tingkat kemampuan awal (KAM) siswa terhadap peningkatan disposisi matematis siswa.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN SOFTWARE MACROMEDIA FLASH MENERAPKAN MODEL DISCOVERY LEARNING UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA DAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA Nasution, Nurliyah; Sinaga, Bornok; Mukhtar, Mukhtar
PARADIKMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 11, No 2 (2018): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA
Publisher : STUDY PROGRAM of MATHEMATICS EDUCATION of UNIMED POSTGRADUATE PROGRAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/paradikma.v11i3.22941

Abstract

Akar masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar matematika siswa dan orientasi pembelajaran matematika yang terjadi selama ini  tidak menekankan siswa pada pemahaman konsep yang baik. Hal ini menyebabkan rendahnya kemampuan  pemahaman konsep siswa  sehingga siswa tidak mampu menyelesaikan masalah dan cendurung tidak mandiri dalam belajar.  Untuk mengatasi masalah tersebut pada penelitian ini dikembangkan media  pembelajaran macromedia flash yang diterapkan dengan menggunakan model discovery yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep siswa dan menumbuhkan sikap kemandirian belajar siswa. Proses pengembangan media dalam penelitian ini untuk melihat kevalidan, kepraktisan dan keefektifan media pembelajaran. Data yang dihasilhan menunjukkan bahwa media pembelajaran yang di kembangkan telah memenuhi tingkat kevalidan, kepraktisan dan keefektifan. Hasil kevalidan  berada pada tingkat valid,  kepraktisan yang dilihat dari keterlaksanaan berada pada kategori tinggi dan keefektivan yang dilihat dari respon siswa menunjukkan respon yang positif, pengelolaan waktu aktivitas siswa mencapai waktu yang ideal dan  hasil belajar siswa  juga memperoleh hasil yang baik. Adapun angket kemandirian belajar siswa setelah  dilakukan proses pembelajaran menggunakan media menunjukkan adanya peningkatan.Kata Kunci: Media  pembelajaran, discovery learning ,  kemampuan pemahaman konsep dan kemandirian belajar
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASIS PENDIDIKAN MATEMATIKA REALISTIK UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS DAN SELF EFFICACY SISWA SMP NEGERI 1 LUBUK PAKAM Manurung, Delima; Siagian, Pargaulan; Minarni, Ani
PARADIKMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 11, No 1 (2018): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA
Publisher : STUDY PROGRAM of MATHEMATICS EDUCATION of UNIMED POSTGRADUATE PROGRAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/paradikma.v11i1.22880

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Menghasilkan perangkat pembelajaran yang valid, praktis, dan efektif yang dikembangkan berbasis Pendidikan Matematika Realistik; (2) Menganalisis peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan perangkat pembelajaran berbasis PMR; dan (3) Menganalisis pencapaian self-efficacy siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan perangkat pembelajaran berbasis PMR. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan oleh Thiagarajan, Semmel dan Semmel, yaitu model 4-D (define, design, develop, dan disseminate). Desain penelitian ini menggunakan one-group posttest only design. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 1 Lubuk Pakam. Hasil penelitian menunjukkan: 1) perangkat pembelajaran berbasis Pendidikan Matematika Realistik (PMR) yang dikembangkan memenuhi kriteria valid, praktis dan efektif; 2) kemampuan pemecahan masalah siswa meningkat dari uji coba I ke uji coba II, dengan peningkatan tiap indikator sebesar 0,35%; 3,99%; 16,22% dan 8,32%; dan 3) self-efficacy siswa meningkat dari uji coba I ke uji coba II, pada dimensi level meningkat sebesar 1,24%, pada dimensi generality meningkat sebesar 0,99%, dan pada dimensi strength meningkat sebesar 2,99%.Kata kunci: perangkat pembelajaran, pendidikan matematika realistik, kemampuan pemecahan masalah matematis, self-efficacy
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR JAJAR GENJANG DAN BELAH KETUPAT ANTARA MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK-PAIR-SHARE (TPS) DENGAN STUDENT TEAM ACHIEVMENT DIVISON (STAD) PADA SISWA KELAS VII DI SMP NEGERI 3 MEDAN Anggriani, Putri Ismila; Amry, Zul
PARADIKMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 9, No 1 (2016): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA
Publisher : STUDY PROGRAM of MATHEMATICS EDUCATION of UNIMED POSTGRADUATE PROGRAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/paradikma.v10i1.8691

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah hasil belajar Jajargenjang dan Belahketupat dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TPS lebih baik daripada tipe STAD di kelas VII SMP Negeri 3 Medan. Jenis penelitian ini adalah eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 3 Medan semester genap, yang terdiri dari 12 kelas. Sampel dalam penelitian ini adalah dua kelas yang dipilih secara acak dimaana kelas VII-K sebagai kelas eksperimen TPS dan kelas VII-L sebagai kelas eksperimen STAD dengan masing-masing jumlah sampel 34 orang dalam tiap kelas. Penelitian ini menggunakan dua jenis instrumen yaitu pre-test dan post-test dalam bentuk uraian . Dari hasil penelitian yang diberikan, diperoleh nilai rata-rata postest kelas eksperimen TPS sebesar 76,735 dan kelas eksperimen STAD memperoleh nilai rata-rata 72,029. Dari hasil uji hipotesis post-test  diperoleh  t> t ( 2,407  > 1,668) dengan demikian diperoleh kesimpulan bahwa hasil belajar jajargenjang dan belahketupat menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TPS lebih baik daripada model pembelajaran kooperatif tipe STAD.
PENINGKAATAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DAN PENALARAN MATEMATIS MELALUI PENDEKATAN MATEMATIKA REALISTIK PADA SISWA KELAS VII SMPN 1 HINAI KABUPATEN LANGKAT Hartono, Hartono; Armanto, Dian; siagian, pargaulian siagian
PARADIKMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 7, No 1 (2014): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA
Publisher : STUDY PROGRAM of MATHEMATICS EDUCATION of UNIMED POSTGRADUATE PROGRAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/paradikma.v7i3.2965

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah: (1) peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematikan siswa yang memperoleh pembelajaran dengan Pendekatan Matematika Realistik (PMR) lebih tinggi daripada siswa yang memperoleh pembelajaran biasa, (2) peningkatan kemampuan penalaran matematis siswa yang memperoleh pembelajaran dengan PMR lebih tinggi dari pada siswa yang memperoleh pembelajaran biasa, (3) terdapat interaksi antara model pembelajaran dengan kemampuan awal matematika siswa terhadap peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa, (4) terdapat interaksi antara model pembelajaran dengan kemampuan awal matematika siswa terhadap peningkatan kemampuan penalaran matematis siswa. Instrumen yang digunakan yang digunakan dalam penelitian ini adalah: (1) Tes kemampuan pemecahan masalah, (2) tes kemampuan penalaran matematis dengan koefisian reliabilitas masing-masing sebesar 0,821 dan 0,855. Pokok bahasan yang diajarkan adalah persamaan dan pertidaksamaan linier satu variabel dan tes berbentuk uraian. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMP Negeri 1 Hinai, sampel eksperimen berjumlah 35 orang dan sampel kontrol berjumlah 35 orang siswa. Data analisis dengaan uji ANAVA dua jalur. Diperoleh rata-rata tes kemampuan pemecahan kelas eksperimen 33,14 dan rata-rata tes kemampuan pemecahan maslaah kelas kontrol 26,17. Rata-rata tes kemampuan penalaran matematis kelas eksperimen 11,86 dan rata-rata tes kemampuan penalaran matematis kelas kontrol 9,71. Setelah dilakukan uji ANAVA dua jalur diperoleh F pada kemampuan pemecahan masalah 41,136 dan F pada kemampuan penalaran matematis 4,246.
PERBEDAAN SELF CONFIDENCE SISWA MELALUI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN MATEMATIKA REALISTIK DAN PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH Lubis, Chairi Mutia; Rajagukguk, Waminton; Fauzi, KMS M Amin
PARADIKMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 12, No 1 (2019): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA
Publisher : STUDY PROGRAM of MATHEMATICS EDUCATION of UNIMED POSTGRADUATE PROGRAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/paradikma.v12i1.22950

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Self  Confidence siswa yang diajarkan dengan Pembelajaran Berbasis Masalah lebih tinggi dari Pendidikan Matematika Realistik, (2) Interaksi antara model pembelajaran (pendidikan matematika realistik dan pembelajaran berbasis masalah) dengan kemampuan awal matematika siswa (tinggi, sedang, rendah) terhadap self confidence siswa. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Negeri 1 Pangkalan Susu dan sampel penelitian ini adalah kelas kelas X IA2 dan X IA4. Analisis data dilakukan dengan analisis deskriptif, uji t dan analisis varian (ANAVA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Self Confidence siswa yang diajarkan dengan pembelajaran berbasis masalah tidak lebih tinggi dari siswa yang memperoleh pembelajaran pendidikan matematika realistik. Rata-rata skor Self confidence seluruh indikator pada kelas pembelajaran pendidikan matematika realistik tidak jauh berbeda dengan pembelajaran berbasis masalah. Pada indikator 1 yaitu percaya pada kemampuan diri sendiri, rata-rata skor kelas PMR adalah 25,27 dan untuk kelas PBM adalah 25,97. Pada indikator 2 yaitu bertindak mandiri mengambil keputusan, rata-rata skor kelas PMR adalah 25,33 dan untuk kelas PBM 26,00. Pada indikator 3 yaitu memiliki konsep diri, rata-rata skor kelas PMR adalah 25,53 dan untuk kelas PBM adalah 25,90. Pada indikator 4 yaitu berani mengemukakan pendapat, rata-rata skor kelas PMR adalah 24,40 dan untuk kelas PBM adalah 24,77.  (2). Tidak terdapat interaksi antara model pembelajaran dengan KAM siswa terhadap Self Confidence siswa. Berdasarkan hasil penelitian, maka peneliti menyatakan bahwa pembelajaran pendidikan matematika realistik dan pembelajaran berbasis masalah, kedua model pembelajaran tersebut dapat digunakan sebagai alternatif untuk meningkatkan self confidence siswa dimana kedua model pembelajaran tersebut kedua-duanya dapat menciptakan suasana pembelajaran yang menyenangkan, dan memberi kesempatan pada siswa untuk mengungkapkan gagasannya dalam bahasa dan cara mereka sendiriKata Kunci: PMR, PBM, dan Self Confidence
PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA MELALUIPENDEKATAN MATEMATIKA REALISTIK Saragih, Risna Mira Bella
PARADIKMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 2, No 2 (2009): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA
Publisher : STUDY PROGRAM of MATHEMATICS EDUCATION of UNIMED POSTGRADUATE PROGRAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/paradikma.v4i2.752

Abstract

The problem in this research is low student problem solving skills and students are not accustomed to solving problems with various procedures. This study aimed to determine (1) the differences increase students' problem-solving. (2) Determine the pattern of answers that the students in solving problems in each lesson. This study is a quasi-experimental, with research samples of class VII Budi Satrya SMP and SMP Al-Azhar Medan. Instruments used in math problem solving tests. Those instruments have been declared eligible content validity, and reliability coefficient of 0.95. Data analysis was performed with t test and Mann Withney. The main result of this study was (1) there is a difference improving problem-solving abilities of students who obtain realistic mathematics learning approach with students who get regular learning approach. Increased ability to understand the experimental class problem with categories is 0.51, while the control class at 0.28 with a low category. Improved ability to plan completion of the experiment class was 0.54 with a category of approximately 0.33 while the control class with the medium category. Increased ability to perform calculations experimental class at 0.47 with medium category, while the control class at 0.28 with a low category. Increased ability to re-examine experimental class 0.44 medium category, while the control class 0.22 with a lower category. (2) The pattern of responses of the students in learning mathematics with a realistic approach to obtain better results compared to the pattern of responses of the students in learning with the usual approach. Suggestions for teachers are (1) Learning with a realistic mathematical approach can be used as an alternative for teachers of mathematics in presenting the subject matter of mathematics. (2) Learning with a realistic mathematical approach should be applied to the essential material regarding the real objects around the place to learn, to make students more quickly understand the lessons being learned. (3) In every lesson the teacher should create a learning atmosphere that gives the opportunity for students to express mathematical ideas in their own language and ways, so in mathematics learning to be brave argued, more confident and creative. While the advice to the researchers continued, should this research can be equipped with a detailed study of other aspects that have not been reached in this study.

Page 1 of 16 | Total Record : 154


Filter by Year

2008 2020


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 2 (2020): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 13, No 1 (2020): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 12, No 2 (2019): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 12, No 1 (2019): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 11, No 2 (2018): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 11, No 1 (2018): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 10, No 2 (2017): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 10, No 1 (2017): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 9, No 2 (2016): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 9, No 1 (2016): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 8, No 2 (2015): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 8, No 1 (2015): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 7, No 2 (2014): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 7, No 1 (2014): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 6, No 2 (2013): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 6, No 1 (2013): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 5, No 2 (2012): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 5, No 1 (2012): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 4, No 2 (2011): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 4, No 1 (2011): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 3, No 2 (2010): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 3, No 1 (2010): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 2, No 2 (2009): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 2, No 1 (2009): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 1, No 2 (2008): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 1, No 1 (2008): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA More Issue