cover
Contact Name
Lukman Hakim
Contact Email
jki@uinsby.ac.id
Phone
+62318437987
Journal Mail Official
jki@uinsby.ac.id
Editorial Address
Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam, Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Ampel Surabaya. Jl. Jend. A. Yani 117 Tromol Pos 4/WO Surabaya 60237. Telp. +62-031 8437987, Fax. +62-31 8482245. e-mail: jki@uinsby.ac.id
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Komunikasi Islam
ISSN : 20086314     EISSN : 26555212     DOI : https://doi.org/10.15642/jki.2020.10.2
(Print ISSN: 2008-6314, Online ISSN: 2655-5212) merupakan jurnal unggulan Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya bekerjasama dengan Asosiasi Profesi Dakwah Indonesia (APDI). Jurnal Komunikasi Islam menyediakan artikel ilmiah hasil penelitian empiris dan analisis-reflektif bagi para praktisi dan akademisi, yang diharapkan berkontribusi dalam mengembangkan teori dan mengenalkan konsep-konsep baru di bidang komunikasi penyiaran Islam dalam perspektif yang luas; Retorika dan Homiletika Islam, Jurnalistik Islam, Media Dakwah, Film Religi, dan Komunikasi Dakwah
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 2 (2012): Jurnal Komunikasi Islam" : 9 Documents clear
Penerapan Nilai-nilai Islam dalam Pemberitaan Korupsi di Media Massa Mustika., Sri
Jurnal Komunikasi Islam Vol. 2 No. 2 (2012): Jurnal Komunikasi Islam
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/jki.2012.2.2.%p

Abstract

Abstract: Corruption has received the most attention from many mass media. The perpetrators of corruption who are mostly state officials, party cadres, youth leaders, and celebrities have the magnitude for media coverage. This paper discusses how journalists use the Code of Ethics of Journalism (CEJ) and Islamic values in making the news in a corruption case. This article argues that there are some media that have crossed the boundaries in making the news, whereas in writing the news, journalists should follow CEJ. In particular, if the reporter is Muslim, he should hold and apply Islamic values in reporting news.Abstrak: Korupsi merupakan salah satu topik yang sering menghiasi halaman muka surat kabar. Para pelaku korupsi yang umumnya adalah pejabat, kader partai, dan tokoh muda, serta selebritas memiliki daya tarik yang besar untuk diberitakan. Tulisan ini membahas bagaimana media massa menggunakan Kode Etik Jurnalistik (KEJ) dan nilai-nilai Islam dalam melakukan pemberitaan dalam kasus korupsi. Penulis berpendapat bahwa terdapat beberapa media yang kebablasan dan melakukan pengadilan pers (trial by the press). Padahal dalam menulis berita, wartawan seharusnya berpegang pada KEJ. Apalagi bagi wartawan muslim, mereka semestinya juga berpegang pada nilai-nilai Islam dalam melakukan pemberitaan.Kata Kunci: korupsi, berita, kode etik jurnalistik, nilai-nilai Islam.
Memahami Epistemologi Dakwah Affandi., Masduqi
Jurnal Komunikasi Islam Vol. 2 No. 2 (2012): Jurnal Komunikasi Islam
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/jki.2012.2.2.%p

Abstract

This article discusses the epistemology of proselytizing. The writer argues that the epistemology of proselytizing does not concern with a statement or judgment, but with questions about the basis of the considerations and evidence of proselytizing in a wider context. In addition, epistemology proselytizing should be based on reality and use daily language.Keywords: epistemology, consideration, evidence of proselytizing---------------------------------------------------------------------------Artikel ini membahas epistemologi dakwah. Penulis berargumentasi bahwa epistemologi dakwah tidak hanya berurusan dengan pernyataan atau pertimbangan, tetapi berurusan dengan pertanyaan mengenai dasar-dasar dari pertimbangan dan evidensi dakwah yang lebih luas dari pada persoalan pertimbangan itu sendiri. Selain itu, epistemologi dakwah harus berpijak pada realitas yang terjadi dalam realitas masyarakat dan harus menggunakan bahasa sehari-hari.Kata Kunci: epistemologi, pertimbangan, evidensi dakwah.
Review Buku: Mencari Formulasi Komunikasi Islam di Tengah Gelombang Media Online Amrozi, Yusuf
Jurnal Komunikasi Islam Vol. 2 No. 2 (2012): Jurnal Komunikasi Islam
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/jki.2012.2.2.%p

Abstract

Jurnalistik online adalah terminologi baru di era komunikasi digital. Ia merupakan suatu model jurnalistik yang berkembang dari jurnalistik konvensional, yang tidak hanya berbeda dari segi konten, tetapi juga teknologi, pendekatan dan karakternya. Buku ini mengulas jurnalistik online beserta topik-topik yang bersinggungan dengannya, seperti jurnalisme sipil, media online, kode etik jurnalistik online, gaya penulisan jurnalis online dan teknik-teknik penulisannya. Buku ini juga mengulas fenomena media sosial, blog dan tren radio-tv berbasis internet.
Format Program Siaran Radio Dangdut Jakarta dalam Konsultasi Keluarga dan Dakwah Arbi, Armawati
Jurnal Komunikasi Islam Vol. 2 No. 2 (2012): Jurnal Komunikasi Islam
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/jki.2012.2.2.%p

Abstract

The terms of the format has often been misinterpreted in several Islamic Communication and Broadcast (KPI) students’ thesis, State Islamic University (UIN) Syarif Hidayatullah, Jakarta. This article examines the implementation of the program format of the broadcast on five dangdut radio in Jakarta. The format of the radio station programs is trying to satisfy the needs of the listeners. The listeners are very interested when radio format meet their needs and satisfaction. The results of this study present a pattern of five radio formats. Each radio has its own identity and branded name through its format.Keywords: broadcast format, proselytizing program, family consultation, dangdut radio---------------------------------------------------------------------------Istilah tentang format, sering disalahartikan dalam beberapa skripsi mahasiswa KPI Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta. Artikel ini mengkaji lebih jauh pelaksanaan tentang format program dari siaran pada lima radio Dangdut Jakarta. Format program stasiun radio berusaha memuaskan kebutuhan pendengar. Pendengar sangat tertarik bila format radio menyediakan kebutuhan dan memenuhi kepuasannya. Hasil penelitian ini menyajikan corak lima format radio. Masing-masing radio memiliki identitas dan nama mereknya melalui formatnya.Kata kunci: format siaran, program dakwah, konsultasi keluarga, radio dangdut
Quo Vadis Komunikasi Islam: Menuju Penyeimbangan Nalar Kritis dan Pragmatis di Tengah Global Village Choirul Arif., Moch.
Jurnal Komunikasi Islam Vol. 2 No. 2 (2012): Jurnal Komunikasi Islam
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/jki.2012.2.2.%p

Abstract

Islamic communication (dakwah) that is currently in the midst of a global village requires a total reconstruction and redefinition of its existence through critical reflection. This article discusses how Islamic communication can balance between the critical and pragmatic reasoning amid global village in order to face the challenges of contemporary society. The writer argues that to make it happen, the reconstruction of Islamic communication needs to be placed in a well-ordered system by designing curriculum that emphasizes on students’ critical thinking and practical knowledge.Keyword: Islamic communication, critical reasoning, pragmatic reasoning.--------------------------------------------------------------------------Komunikasi Islam (dakwah) yang saat ini berada di tengah kampung global menuntut rekonstruksi dan redefinisi secara total dengan cara melakukan refleksi kritis terhadap eksistensinya. Artikel ini membahas lebih dalam bagaimana komunikasi Islam mampu menyeimbangkan nalar kritis dan pragmatis di tengah global village (kampung global) agar dapat menjawab tantangan masyarakat dan zaman. Ia beragumentasi bahwa untuk mewujudkan hal itu, rekonstruksi komunikasi Islam perlu diletakkan pada suatu sistem yang tertata secara baik dengan melakukan disain kurikulum yang benar-benar mengarahkan kemampuan mahasiswa bernalar kritis dan memiliki kemampuan praktis.Kata kunci: komunikasi Islam, nalar kritis, nalar pragmatis.
Komunikasi Terapeutik dalam Perspektif Islam J. Sinaulan., J.H.
Jurnal Komunikasi Islam Vol. 2 No. 2 (2012): Jurnal Komunikasi Islam
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/jki.2012.2.2.%p

Abstract

Therapeutic communication is a mutual interaction between nurses and patients in the communication process that aims to solve the problems facing the patients. This article explores the therapeutic communication from the Islamic perspective. Therapeutic communication will be more meaningful when a nurse interacts directly with the patient, especially through strengthening of the spiritual elements that will be a positive suggestion for recovery. In this case, the nurse made himself or herself therapeutic through the optimal use of various communication techniques with the aim of leading the patient's behavior toward a positive direction through strengthening the religious values.Keywords: therapeutic communication, behavior change, religious values---------------------------------------------------------------------Komunikasi terapeutik merupakan interaksi bersama antara perawat dan pasien dalam proses komunikasiantara perawat dan pasien dalam proses komunikasi yang bertujuan untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi oleh pasien. Artikel ini mengeksplorasi komunikasi terapeutik dalam perspektif Islam. Komunikasi terapeutik akan lebih bermakna apabila seorang perawat berinteraksi langsung dengan pasien, terlebih dengan penguatan unsur-unsur spiritual yang akan menjadi sugesti positif untuk kesembuhannya. Dalam hal ini, perawat menjadikan dirinya secara terapeutik melalui berbagai teknik komunikasi secara optimal dengan tujuan mengubah perilaku pasien ke arah yang positif melalui penguatan nilai-nilai agama.Kata Kunci: komunikasi terapeutik, perubahan perilaku, nilai-nilai agama
Dakwah Inklusif Nurcholish Madjid Fikri Zuhriyah., Luluk
Jurnal Komunikasi Islam Vol. 2 No. 2 (2012): Jurnal Komunikasi Islam
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/jki.2012.2.2.%p

Abstract

Nurcholish Madjid is synonymous with inclusive Islam discourse. His works are quite consistent in voicing the idea of Islam as an open religion. This article specifically examines the construction of inclusive proselytizing of Nurcholish Madjid and its significance for religious practice. This paper also argues that the people of Indonesia need to embrace and implement inclusive proselytizing in order to create interfaith community or inter-religious harmonyKeywords: Nurcholish Madjid, inclusive proselytizing, inter-religious harmony------------------------------------------------------------------------Wacana Islam inklusif sangat melekat dengan sosok Nurcholish Madjid. Karya-karyanya cukup konsisten dalam menyuarakan gagasan Islam sebagai agama terbuka. Artikel ini membahas secara khusus konstruksi dakwah inklusif Nurcholish Madjid dan signifikansinya dalam konteks keberagamaan. Tulisan ini berargumen bahwa dakwah inklusif perlu digerakkan oleh bangsa Indonesia agar kerukunan antarwarga dan antarumat beragama dapat tercipta dengan baik.Kata kunci: Nurcholish Madjid, dakwah inklusif, kerukunan beragama
Menjadi Pembicara Publik Andal: Fenomena Public Speaker, Antara Kebutuhan dan Tren H. Mustamu., Ronny
Jurnal Komunikasi Islam Vol. 2 No. 2 (2012): Jurnal Komunikasi Islam
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/jki.2012.2.2.%p

Abstract

As the overwhelming information is on the rise,effective communication is a necessary strategy for public speakers to deliver the message to a wide range of audiences. As a result, public speaking requires not only speaking skill, but also a basis competence integrating other three elements into the skill, science, art, and soul. This article discusses strategies of becoming good and reliable public speakers. It argues that these strategies play an important role in conveying the message to the audience in an effective and efficient way.Keywords: public speaker, competence, reliable strategy, speaking skill------------------------------------------------------------------------Di tengah gempuran jutaan informasi yang muncul di hadapan kita setiap hari, menuntut seorang public speaker untuk memikirkan strategi yang andal agar pesan tersampaikan secara efektif. Public speaking bukan lagi sekedar sebagai keterampilan berbicara, namun sudah menjadi sebuah kompetensi yang mensyaratkan terintegrasinya empat unsur dalam diri public speaker, yakni science, skills, arts dan souls. Artikel ini mendiskusikan bagaimana strategi menjadi seorang public speaker yang baik dan andal agar pesan dapat tersampaikan tepat sasaran, sesuai harapan, dan bertahan lama dalam benak audienKata kunci: public speaker, kompetensi, strategi andal, modul public speaking
Dakwah Islam Masa Daulah Abbasiyah Nashir, Muhammad
Jurnal Komunikasi Islam Vol. 2 No. 2 (2012): Jurnal Komunikasi Islam
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/jki.2012.2.2.%p

Abstract

Abstract: This article discusses some aspects of Islamic proselytizing during the Abbasid Daula, especially from the geographical aspect of proselytizing, key figures, patterns of change, the content, its characteristics, and contextualization models that time compared to the contemporary reality, especially in Indonesia. This paper argues that the empire already developed Islamic proselytizing comprehensively in various fields of life. The valuable lesson from the history of proselytizing for today is the importance of the synergy between the authorities and the people in educating the preachers and carrying out the preaching programs.Keywords: aspects of Islamic proselytizing, Abbasid Daula, contemporary reality -----------------------------------------------------------------------Abstrak: Artikel ini membahas tentang aspek-aspek dakwah Islam pada masa Daulah Abbasiyah, baik dari aspek geografis dakwah, para tokoh kunci, bentuk perubahan dan konten dakwah, karakteristiknya serta kontekstualisasi model dakwah pada masa itu dengan realitas kontemporer, khususnya di negara Indonesia. Tulisan ini berargumentasi bahwa imperium ini telah mengembangkan dakwah Islam dengan sangat piawai dan komprehensif di berbagai bidang kehidupan. Sebuah pelajaran yang berharga dari sejarah dakwah untuk masa ini adalah pentingnya sinergi antara penguasa dan rakyat dalam mencetak da’i dan menjalankan program dakwah.Kata kunci: aspek dakwah Islam, daulah Abbasiyah, realitas komtemporer

Page 1 of 1 | Total Record : 9