cover
Contact Name
Lukman Hakim
Contact Email
jki@uinsby.ac.id
Phone
+62318437987
Journal Mail Official
jki@uinsby.ac.id
Editorial Address
Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam, Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Ampel Surabaya. Jl. Jend. A. Yani 117 Tromol Pos 4/WO Surabaya 60237. Telp. +62-031 8437987, Fax. +62-31 8482245. e-mail: jki@uinsby.ac.id
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Komunikasi Islam
ISSN : 20086314     EISSN : 26555212     DOI : https://doi.org/10.15642/jki.2020.10.2
(Print ISSN: 2008-6314, Online ISSN: 2655-5212) merupakan jurnal unggulan Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya bekerjasama dengan Asosiasi Profesi Dakwah Indonesia (APDI). Jurnal Komunikasi Islam menyediakan artikel ilmiah hasil penelitian empiris dan analisis-reflektif bagi para praktisi dan akademisi, yang diharapkan berkontribusi dalam mengembangkan teori dan mengenalkan konsep-konsep baru di bidang komunikasi penyiaran Islam dalam perspektif yang luas; Retorika dan Homiletika Islam, Jurnalistik Islam, Media Dakwah, Film Religi, dan Komunikasi Dakwah
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 2 (2014): Jurnal Komunikasi Islam" : 9 Documents clear
Review Buku: Membangun Etika dan Efektifitas Komunikasi dalam Berdakwah Nazal, Abdullah Mahfudz
Jurnal Komunikasi Islam Vol. 4 No. 2 (2014): Jurnal Komunikasi Islam
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/jki.2014.4.2.%p

Abstract

.
Perkembangan Ilmu Komunikasi Islam Hefni, Harjani
Jurnal Komunikasi Islam Vol. 4 No. 2 (2014): Jurnal Komunikasi Islam
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/jki.2014.4.2.%p

Abstract

Conducting research towards a knowledge will strengthen the status and the object of scientific study. Cla–rity object of study will make the assessment becomes more focused, while the validity of the source will make the science becomes solid. While the existence of the college will make the science of growing. This article discusses the communication perkembangan Islam, both scientifically and institutionally. The author argues that the building of com–munication science Islam began to develop in the 20th cen–tury. The development is influenced by the development of science communication, especially when the technologies of communication and communication media is growing ra–pidly in line with the needs of human nature as social human.Keywords: Communication sciences of Islam, the development, the object of study, the validity of the source----------------------------------------------------------------------Melakukan Penelitian yang terus menerus terhadap sebuah ilmu pengetahuan akan memperkuat status dan objek kajian ilmu pengetahuan tersebut. Kejelasan objek kajian akan membuat kajian menjadi semakin fokus, sedangkan validitas sumber akan membuat ilmu menjadi kokoh. Sedangkan keberadaan perguruan tinggi akan membuat ilmu semakin berkembang. Artikel ini membahas perkembanagan komunikasi Islam, baik secara keilmuan maupun institusional. Penulis berpendapat bahwa bangunan ilmu komunikasi Islam mulai berkembang di abad ke-20. Perkembangan tersebut dipengaruhi oleh perkembangan il–mu komunikasi, terutama ketika tehnologi komunikasi dan media komunikasi berkembang pesat seiring dengan kebu–tuhan fitrah manusia sebagai makhuk sosial.Kata Kunci: Ilmu komunikasi Islam, perkembangan, obyek kajian, validitas sumber
Fesyen Melalui Media Massa sebagai Pemaknaan Simbolisasi Produk Sosial di Kalangan Remaja Muslim Hadiati S., Nikmah
Jurnal Komunikasi Islam Vol. 4 No. 2 (2014): Jurnal Komunikasi Islam
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/jki.2014.4.2.%p

Abstract

The process of communication in the consumer culture serves to satisfying needs and delivery of meaning. Due to the changing times, the patterns of communication in relation to the meets of human needs are also changing, so is the goal complicated The phenomenon that frequently arises is the communication through advertising. Advertising is a communication process that is intended to express the mes–sage and image that can give meaning to the products. On the other hand, this process also serves to be a facilitator in the process of exchange of meaning that occurs in social communication. This study focuses on the fashion products. In this context, this research, the domain of social communi–cation, serves to explain social interactions that occur during the process of following these developments, including the social meaning of the symbol of the products.Keywords: social product, meaning, advertising----------------------------------------------------------------------Proses komunikasi, dalam budaya konsumen, ber–fungsi untuk pemuasan kebutuhan dan penyampaian makna. Akibat perkembangan jaman, pola-pola komunikasi dalam kaitannya dengan pemenuhan kebutuhan manusia juga ber–ubah, sehingga tujuannya kian kompleks. Fenomena yang sering muncul adalah komunikasi melalui periklanan. Per–iklanan adalah proses komunikasi yang bertujuan untuk mengungkapkan pesan dan citra yang dapat memberikan makna terhadap produk. Di sisi lain, proses ini juga ber–fungsi untuk menjadi fasilitator dalam proses pertukaran makna yang terjadi dalam komunikasi sosial. Dalam peneli–tian ini produk yang menjadi fokus perhatian pembahasan adalah produk fesyen. Penelitian dalam domain komunikasi sosial dalam konteks ini berfungsi untuk menjelaskan inte–raksi-interaksi sosial yang terjadi selama proses mengikuti perkembangan tersebut. Pada gilirannya hal ini juga terkait dengan proses pemaknaan simbol sosial produk itu sendiri.Kata Kunci: produk sosial, pemaknaan, iklan
Kebenaran Pesan Dakwah Aziz, Moh. Ali
Jurnal Komunikasi Islam Vol. 4 No. 2 (2014): Jurnal Komunikasi Islam
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/jki.2014.4.2.%p

Abstract

The truth constitutes the object study for centuries. Philosophy, science and religion present as the way to find the truth. However, the truth found by the human beings is miscellaneous depends on the human condition such as circumstances of social-culture surrounding, mindset, as well as the faith. Therefore, there are many theories of truth. In Da’wah, the messages must be the truth, both its existence and content. Similarly, methods and media of Da’wah must walk in the truth, especially the approach to the partner of Da’wah. It may be said that the whole process to Da’wah activities should contain the element of truth.Keywords: Truth, the messages of Dakwah, Islamic philosophy----------------------------------------------------------------------Kebenaran merupakan obyek pencarian manusia selama berabad-abad. Filsafat, ilmu dan agama hadir sebagai jalan manusia untuk menemukan kebenaran. Namun, kebenaran yang ditemukan manusia menjadi beragam sangat tergantung dengan kondisi manusia: keadaan sosial budaya yang melingkupinya, pola pikir, serta keyakinan yang di–anutnya. Karenanya, muncul banyak teori kebenaran. Dalam dakwah, pesan yang disampaikan harus berupa kebenaran, baik eksistensi maupun substansinya. Demikian pula, me–tode dan media dakwah harus berjalan dalam rambu kebenaran, terutama pendekatan kepada mitra dakwah. Boleh dikatakan bahwa seluruh proses sampai akhir aktifitas dakwah harus mengandung unsur kebenaran.Kata Kunci: Kebenaran, pesan dakwah, filsafat Islam
Analisis Framing Pemberitaan Pilkada Maluku Di Harian Ambon Express dan Rakyat Maluku Pardianto., Pardianto
Jurnal Komunikasi Islam Vol. 4 No. 2 (2014): Jurnal Komunikasi Islam
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/jki.2014.4.2.%p

Abstract

This study aims to find out how Harian Rakyat Maluku and Ambon Express frame candidates for governor and deputy governor of Mal using text analysis through framing analysis, it was found that the Ambon Express and Harian Rakyat Maluku too highlight one of the candidates for governor and vice governor who wants to compete in the local elections, but the two media are different views on candidates for governor and vice governor of Maluku highlighted. That is to say that the independence and ob–jectivity of the media in informing local election in Maluku event doubtful. While the quantity of news related to the elections, Harian Rakyat Maluku more than Ambon Express.Keywords: framing analysis, mass media, news, local election----------------------------------------------------------------------Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Bagaimana Harian Rakyat Maluku dan Ambon Express membingkai berita calon gubernur dan wakil gubernur Maluku. dengan menggunakan metode analisis teks melalui analisis framing, maka ditemukan bahwa Ambon Express dan Harian Rakyat Maluku terlalu menonjolkan salah satu calon gubernur dan wakil gubernur yang ingin bertarung di Pilkada Maluku, meskipun kedua media massa tersebut berbeda pandangan tentang calon gubernur dan calon wakil gubernur Maluku yang ditonjolkan. Artinya, independensi dan obyektifitas kedua media tersebut dalam memberitakan suatu peristiwa masing diragukan. Sedangkan terkait dengan kuantitas pemberitaan Pilkada, Harian Rakyat Maluku memberitakan lebih banyak daripada Ambon Express.Kata Kunci: Analisis framing, media massa, berita, pemilihan kepada daerah
Ormas Islam dan Isu Keislaman di Media Massa Niam, Khoirun
Jurnal Komunikasi Islam Vol. 4 No. 2 (2014): Jurnal Komunikasi Islam
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/jki.2014.4.2.%p

Abstract

The research aims to present Islamic issues reported by by Koran Kompas, Jawa Pos, and Surya during 2012 throughout 2012, especially concerning to Islam and violence, law and politic. The study shows that (1) there are 741 news related to Islam during 2012, with details of 198 within first period (January-April), 262 within second period (May-August), and 281 within third period (September-De–cember). Moreover, Islamic Social Organizations have more chances to induce legal and politic process, and violence. Therefore, it is important to empower Islamic social orga–nization and in doing so as partner for building good civilization.Keywords: Islamic social organization, mass media, Islam, violence, law and politic.----------------------------------------------------------------------Penelitian ini bertujuan untuk menyajikan isu-isu Islam yang diberitakan oleh Koran Kompas, Jawa Pos, dan Surya selama 2012, terutama mengenai Islam dan kekerasan, hukum dan politik. Studi ini menunjukkan, bahwa dalam pemberitaan di tiga media cetak tersebut (1) ada 741 berita berhubungan dengan Islam dengan rincian 198 (Januari-April), 262 (Mei- Agustus), dan 281 (September-Desember). Selain itu, organisasi sosial Islam memiliki lebih banyak kesempatan untuk menginduksi proses hukum dan politik, dan kekerasan. Oleh karena itu, memberdayakan organisasi sosial Islam sekaligus menjadikannya sebagai mitra merupa–kan hal pemtimg untuk membangun peradaban yang baik.Kata Kunci: Organisasi sosial Islam, mass media, Islam, kekerasan, hukum dan politik
Badan Silaturrahmi Ulama Madura (BASRA): Dakwah Multi Fungsi Sattar, Abdullah
Jurnal Komunikasi Islam Vol. 4 No. 2 (2014): Jurnal Komunikasi Islam
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/jki.2014.4.2.%p

Abstract

This article examines the proselytizing model of BASRA after the Bridge Surabaya-Madura was built. BASRA as a forum of Muslim preachers has an important role in conducting anticipatory actions towards the effects of industrialization in the aftermath of the establishment of the bridge. This paper explores changes of proselytizing model within BASRA from the so-called cultural ways to structural approaches, and from the normative pattern of Islamic teachings transformation to practical model.Keywords: proselytizing model, forum of Muslim preachers, structural domain, practical politics----------------------------------------------------------------------Artikel ini membahas Model Dakwah Badan Silaturrahmi Ulama Madura (BASRA) after paska dibangun-nya Jembatan Surabaya-Madura (Suramadu). BASRA sebagai lembaga yang berisikan para da’i mempunyai peran penting dalam melakukan tindakan antisipatif atas efek industrialisasi paska terbangunnya jembatan Suramadu. Tulisan ini mengulas perubahan model dakwah pada BASRA, yakni dari model kultural menuju dakwah struktural; dari pola transformasi ajaran Islam yang normatif menjadi praksis. Argumentasi yang substansial atas mobilitas sebagian para Ulama BASRA ke ranah struktural atau terlibat pada politik praksis adalah demi efektivitas dan sinergitas dakwah.Kata Kunci: model dakwah, BASRA, forum ulama, strategi transformasi, politik praktis
Jurnalisme Sastra dan Dakwah Islam: Analisis Rubrik ‘’Nganal-Kodew’’ Radar Malang Syaifuddin, Helmi
Jurnal Komunikasi Islam Vol. 4 No. 2 (2014): Jurnal Komunikasi Islam
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/jki.2014.4.2.%p

Abstract

'Nganal-Kodew' is a column in the Radar Malang. This phrase means 'lanang-wedok' or male-female, which is a typical of Malang phrase. The high rate of divorce in Malang is the main factor behind the presence of this column. The problem of divorce, infidelity and domestic violence became the main theme. This article discusses how to Radar Malang educates people through the rubric of 'Nganal-Kodew'. This study suggests that presenting domes–tic problems through literary journalism plays an important role in educating people. To draw attention to the readers, the language used in the rubric is figurative and the depictions used have the element of human touch (touch human curiosity).Keywords: Rubric nganal-kodew, literary journalism, media of dakwah----------------------------------------------------------------------‘Nganal-Kodew’ merupakan rubrik di Koran Radar Malang. Frase ini berarti ‘lanang-wedok’ atau laki-perem–puan, yang sekaligus frase khas Malang. Tinggiya tingkat perceraian di Malang meupakan faktor utama yang melatar–belakangi lahirnya rubrik ini, Problem perceraian, perseling–kuhan, dan kekerasan dalam rumah tangga menjadi tema utamanya. Tulisan ini membahas bagaimana cara Radar Malang mengedukasi masyarakat Malang melalui rubrik ‘Nganal-Kodew’ tersebut. Hasil studi ini menyatakan, bahwa cara penyajian problem rumah tangga melalui jurnalisme sastra memainkan peran penting dalam mengedukasi masyarakat. Sebagai rubrik yang tujuannya ingin mewarta–kan pesan tertentu kepada khalayak, ia dilengkapi penggu–naan bahasa figuratif dan penggambaran menarik perhatian pembaca dengan cara dibubuhi unsur human touch (sen–tuhan rasa penasaran manusia).Kata Kunci: Rubrik nganal-kodew, jurnalisme sastra, media dakwah
Campus Radio Against Conflict: The Case Study in The University of Peshawar Irfan Ashraf, Syed
Jurnal Komunikasi Islam Vol. 4 No. 2 (2014): Jurnal Komunikasi Islam
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/jki.2014.4.2.%p

Abstract

This study deals with the role of Campus Radio (CR) of Peshawar University in Pakistan both to on campus community and off campus community related to the cases following the 9/11 such as terror and incident toward the cause of the ousted Afghan Taliban militant. The study uses qualitative research method to provide relevant information based on the actual participation, observations, and direct interviews of the researcher. Pashto language programs overcome the rupture caused by terrorism through suturing the past to the present. This “linking strategy” provides cathartic opening for the off-campus community, helping them to question temporal realities-radicalism and terrorism.Keywords: Campus radio, Peshawar university, conflict, qualitative method----------------------------------------------------------------------Studi ini membahas peran Radio Kampus, Universitas Peshawar, Pakistan bagi komunitas di dalam dan komunitas di luar kampus terkait dengan insiden terguling–nya militan Afghanistan dan kasus-kasus teror setelah peris–tiwa serangan 9/11. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif untuk memberikan informasi yang relevan berda–sarkan partisipasi langsung, pengamatan, dan wawancara. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa program bahasa Pashto menyelesaikan problem yang disebabkan oleh tero–risme melalui menghubungkan masa lalu dengan masa kini, yang disebut dengan “linking strategy”. Strategi ini membe–rikan ruang katarsis bagi masyarakat luar kampus, serta membantu mereka untuk mengkritisi realitas radikalisme dan terorisme yang ada.Kata Kunci: Radio kampus, Universitas Peshawar, konflik, metode kualitatif

Page 1 of 1 | Total Record : 9