cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
JUTI (Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi) is a scientific journal managed by Department of Informatics, ITS.
Arjuna Subject : -
Articles 331 Documents
IT OUTSOURCING SUCCESS FACTORS FOR THE CLIENT ORGANIZATION Jimmy, Jimmy
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 7, No 2, Juli 2008
Publisher : Informatics, ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.459 KB) | DOI: 10.12962/j24068535.v7i2.a179

Abstract

Information and Technology Outsourcing (ITO), as defined by Willcocks et al.[1], is the practice of sourcing all or part of an organization‘s IT and IS functions along with its related services from an outside vendor. Due to the huge sum of money involved on each ITO contract, ITO managers were under pressure to successfully deliver what has been expected from the contract. This paper will focus on synthesizing ITO success factors from the current literatures to suggest a complete list of factors which influence the ITO success for the client organization. Based from the literatures, the following list of factors is proposed as the ITO key success factors: selective outsourcing, client core capabilities, relationship, ITO process, ITO configuration fit, supplier capabilities, ITO contract and stakeholder management. With a clear understanding on both the expectations and the success measurements, an ITO manager could use the proposed key success factors to enhance the success of his/her outsourcing ITO contract.   Keywords: Information Technology Outsourcing, Key Success Factor
PERANGKAT LUNAK UNTUK MENGESTIMASI BIAYA PENGEMBANGAN PERANGKAT LUNAK DENGAN MENGGUNAKAN REFERENSI COCOMO II 2000 Ghozali, Khakim; Samopa, Febriliyan; Yuliastuti, Nina
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 4, No 1 Januari 2005
Publisher : Informatics, ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.993 KB) | DOI: 10.12962/j24068535.v4i1.a246

Abstract

Sifat dasar dari perangkat lunak selalu berkembang sehingga sulit untuk memprediksikan secara akurat biaya pengembangan dari sebuah produk perangkat lunak yang sedang dikembangkan tersebut. Oleh karena itu diperlukan proses untuk mengembangkan model yang dapat secara konstruktif menjelaskan siklus perkembangan perangkat lunak dan menyediakan sebuah dasar rekayasa untuk pertimbangan mengenai prediksi biaya untuk pengembangan sebuah produk perangkat lunak. Pada makalah ini dibuat aplikasi yang memprediksikan biaya pengembangan perangkat lunak dengan menggunakan referensi model COCOMO II. Terdapat model yang memprediksi biaya pengembangan pada tahap awal proyek ketika sangat sedikit pengetahuan tentang ukuran dari produk yang sedang dikembangkan, karakter dari platform, karakter dari personal yang terlibat pada proyek, spesifikasi detail  dari proses yang digunakan (Early Design) dan model yang lebih detail, yang digunakan ketika arsitektur life cycle perangkat lunak telah dikembangkan (Post Architecture). Pada model ini terdapat kemampuan yang merupakan rumpun penyesuai dari model pengukuran perangkat lunak, melibatkan poin fungsi (Function Point) dan baris kode (Source Lines of Code). Terdapat juga model nonlinear untuk penggunaan kembali perangkat lunak, rekayasa ulang dan perubahan kebutuhan. Model pengembangan yang digunakan untuk perangkat lunak adalah Waterfall dan MBASE. Prediksi biaya dan jadwal yang dihasilkan selain estimasi most likely juga pesimistik dan optimistik, sehingga kisaran yang diberikan lebih besar.   Kata Kunci : COCOMO II 2000, rekayasa, perangkat lunak, model.
PERANGKAT LUNAK TRAFFIC CONFIGURATOR DAN TRAFFIC MONITOR UNTUK PENGATURAN TRAFIK JARINGAN BERBASIS PROTOKOL TCP/IP DAN LIBRARY PACKET CAPTURE Ijtihadie, Royyana M.; Samopa, Febriliyan; Aris, Hindrawan
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 4, No 1 Januari 2005
Publisher : Informatics, ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (442.432 KB) | DOI: 10.12962/j24068535.v4i1.a241

Abstract

Dengan semakin banyaknya orang yang mengakses internet untuk mendapatkan informasi dan tidak adanya pengaturan pada trafik data maka akan mengakibatkan jaringan menjadi lambat. Pengaturan trafik jaringan yang ada di Linux selama ini masih menggunakan scripts yang relatif lebih sulit untuk digunakan dan dimengerti oleh sebagian orang sehingga diperlukan alat bantu untuk mengkonfigurasikannya. Paper ini menjelaskan tentang pembuatan Traffic Management Configurator untuk mempermudah pengaturan traffic dalam gateway yang menghubungkan jaringan yang berbeda Aplikasi Network Monitoring digunakan untuk menghitung utilitas dan statistik jaringan. Kedua aplikasi tersebut menggunakan web sebagai interface kepada pengguna.   Kata Kunci : Network Monitoring, PCAP, Traffic Control, HTB, HTB GUI.
RANCANG BANGUN ALAT BANTU PENENTU POLA DISTRIBUSI INPUT DENGAN MEMANFAATKAN JARINGAN SYARAF TIRUAN DENGAN MENGGUNAKAN PERSENTIL SEBAGAI PENCIRI Tjahyanto, Aris
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 2, No 2 Juli 2003
Publisher : Informatics, ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (134.213 KB) | DOI: 10.12962/j24068535.v2i2.a296

Abstract

Penentuan pola distribusi adalah bagian yang amat penting dalam urutan proses simulasi sistem. Ada beberapa metode yang bisa digunakan untuk menguji pola distribusi, antara lain metode statistik Chi Squared dan Kolmogorov-Smirnov atau dengan menggunakan jaringan saraf tiruan (JST). Berdasar pengamatan dari terdahulu, didapatkan bahwa chi-squared tidak cocok digunakan untuk menentukan pola distribusi dari data yang berjumlah kecil. Sedangkan untuk Kolmogorov Smirnov, dalam jumlah data yang sama-sama kecil masih memiliki tingkat keberhasilan yang lebih ringgi dari pada metode Chi Squared. Kelemahan lain dari uji Chi-squared ataupun uji K-S salah satunya adalah hanya bisa mengenali pola distribusi matematis, pola-pola yang sudah diketahui rumus matematisnya. Atau dengan kata lain hanya bisa mengenali pola distribusi data yang rumusnya sudah disertakan di dalam perangkat lunak penguji. Dengan memakai JST, kelemahan-kelemahan tersebut bisa dihilangkan. Pada penelitian sebelumnya belum ditentukan penciri khas yang bisa digunakan untuk membedakan suatu pola distribusi dengan yang lainnya. Dengan kata lain, seluruh data diinputkan langsung ke JST setelah mengalami proses pra-pengolahan BagiMax. Pada penelitian ini dicoba ditentukan penciri yang mungkin bisa dipakai untuk membedakan pola distribusi data, yaitu dengan memanfaatkan persentil sebagai ciri utama. Pada penelitian ini pra-pengolahan berupa prosedur HitungPersentil100pth untuk mendapatkan persentil 0.1 sampai dengan 0.9. Hasil perhitungan persentil tersebut diumpankan ke JST yang telah dibuat pada penelitian sebelumnya. Dari uji coba ternyata diperoleh prosentase keberhasilan meningkat sampai 91.9%, yang menunjukkan bahwa persentil mampu dipakai sebagai penciri. Kata kunci : persentil, pola distribusi data, simulasi komputer, jaringan syaraf tiruan.
MODEL REPRESENTASI INFORMASI DAN PENGETAHUAN UNTUK PROYEK-PROYEK PERUSAHAAN DENGAN MENGGUNAKAN SEMANTIK ONTOLOGI Azhari, Azhari; Subanar, Subanar; Wardoyo, Retantyo; Hartati, Sri
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 7, No 2, Juli 2008
Publisher : Informatics, ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (341.632 KB) | DOI: 10.12962/j24068535.v7i2.a178

Abstract

This paper presents the utilization of knowledge management system for information and knowledge model development of enterprise projects. This information and knowledge management model is based on ontology semantic data model. The ontology data model is new technique for representing information and knowledge base on more semantically conception of meanings of objects, their properties, and relations between them that may arise within certain domain knowledge. The concern of the knowledge management model is to ensure that the model allows the process of creation, access, and utilization of data in a semantically manner (for querying process) and information or knowledge of enterprise projects. The experimentation shows that project ontology model has satisfied all consistent, valid, complete, and correct ontology model criteria and can be used for semantic reasoning computation. A prototype of the proposed model can access information and knowledge from the knowledge ontology model.   Kata Kunci: knowledge management system, semantic data model, ontology model, semantiq query, enterprise projects
KLASIFIKASI CITRA DENGAN POHON KEPUTUSAN Kusrini, Kusrini; Hartati, Sri; Wardoyo, Retantyo; Harjoko, Agus
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 7, No 2, Juli 2008
Publisher : Informatics, ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (613.649 KB) | DOI: 10.12962/j24068535.v7i2.a173

Abstract

Image classification can be done by using attribute of text that come along with the image, such as file name, size, or creator. Image classification also can be done base on visual content of the image. In this research, we implement a image classification model base on image visual content. The image classification is based on decision tree method that adapt C4.5 algorithm. The decision variable used in the decision tree generation process is image visual features, i.e. color moment order-1, color moment order-2, color moment order-3, entropy, energy, contrast, and homogeneity. The result of this research is an application that can classified image base on the knowledge of the previous classification cases.   Keywords: image classification, decision tree, C4.5 algorithm
CLUSTERING DATA NON-NUMERIK DENGAN PENDEKATAN ALGORITMA K-MEANS DAN HAMMING DISTANCE STUDI KASUS BIRO JODOH Murti, Darlis Heru; Suciati, Nanik; Nanjaya, Daru Jani
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 4, No 1 Januari 2005
Publisher : Informatics, ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (435.152 KB) | DOI: 10.12962/j24068535.v4i1.a245

Abstract

Clustering adalah salah satu metode populer yang telah digunakan di berbagai bidang penelitian mulai dari kecerdasan buatan, teknologi jaringan syaraf, pengenalan pola, hingga pengolahan gambar. Salah satu teknik yang digunakan dalam clustering adalah dengan menggunakan algoritma k-means. Namun sayangnya, algoritma k-means hanya bisa digunakan untuk dataset yang atributnya bernilai numerik. Padahal dalam kenyataannya, suatu database bisa terdiri atas data-data yang bernilai numerik maupun non-numerik. Dalam penelitian ini akan dibahas mengenai penggunaan algoritma k-means pada suatu clustering data non-numerik (categorical), dengan dibantu Hamming Distance sebagai alat untuk mengukur distance dari masing-masing atribut categorical-nya. Kasus yang diambil adalah pada dataset suatu biro jodoh yang mana akan menjadi menarik karena dengan clustering ini dapat diketahui bagaimana pola pembentukan grup-grup yang memiliki karakteristik hampir sama di dalam keanggotaan suatu  biro jodoh. Pada penelitian ini juga akan diberikan implementasi penggunaan clustering dalam pencarian individu di suatu data biro jodoh. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini meliputi beberapa tahapan. Tahapan pertama adalah persiapan data, yaitu data-data keanggotaan biro jodoh. Tahapan selanjutnya adalah proses modifikasi data dari non-numerik menjadi numerik. Kemudian tahap perhitungan distance antar-data. Lalu tahapan clustering pada data yang teleh bernilai jarak. Dan diakhiri dengan tahapan ringkasan dari hasil proses-proses tersebut. Uji coba dan evaluasi dilakukan dengan menggunakan dataset nyata yaitu data biro jodoh Grasco, Sakinah Surabaya, Libe, dan O'Diva. Dari uji coba tersebut didapatkan bahwa clustering dapat dilakukan pada atribut-atribut categorical yang ditransformasikan terlebih dahulu ke dalam bentuk numerik. Selain itu, kesamaan (similarity) dan karakterisktik dari masing-masing keanggotaan biro jodoh bisa diketahui.   Kata Kunci : Data Mining, Clustering, Unsupervised Learning, K-Means.
PENGEDITAN DETIL KURVA DENGAN METODE CURVE ANALOGIES MENGGUNAKAN PUSTAKA KURVA MULTIRESOLUSI Suciati, Nanik; Hakkun, Rizky Yuniar
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 4, No 1 Januari 2005
Publisher : Informatics, ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.187 KB) | DOI: 10.12962/j24068535.v4i1.a240

Abstract

Pembuatan gambar dua dimensi membutuhkan suatu perangkat lunak yang mendukung. Seringkali perangkat lunak tersebut membutuhkan kemampuan pengguna dalam hal menggambar, sehingga sulit bagi pengguna biasa untuk menghasilkan suatu bentuk sesuai keinginan. Penelitian ini membuat suatu perangkat lunak editor gambar yang dapat memudahkan pengguna untuk membentuk suatu gambar baru. Gambar ini direpresentasikan ke dalam bentuk kurva. Perangkat lunak dapat membuat kurva contoh dan membentuk kurva baru mirip dengan kurva contoh yang diberikan pada suatu bentuk dasar. Metode pembentukan kurva baru dari kurva contoh yang diberikan menggunakan suatu metode yang dinamakan metode Curve Analogies. Metode Curve Analogies merupakan metode pembentukan kurva baru dari kurva contoh yang diberikan dengan mengikuti suatu bentuk tertentu, selain itu kurva yang dihasilkan mirip dengan kurva contoh. Kurva contoh yang diberikan merupakan kurva B-Spline Kubik multiresolusi sehingga dengan representasi multiresolusi akan mendapatkan beberapa bentuk kurva yang berbeda. Kurva B-Spline yang digunakan merupakan kurva B-Spline kubik sedangkan kurva polylines digunakan sebagai bentuk dasar dalam pembentukan kurva baru. Perangkat lunak dibuat dengan menggunakan bahasa pemrograman Borland Delphi 5 pada sistem operasi Windows XP. Berdasarkan ujicoba yang dilakukan, perangkat lunak dapat bekerja dengan baik.. Perangkat lunak mampu membentuk pustaka kurva dan membuat kurva baru yang mirip dengan kurva contoh yang diberikan. Perangkat lunak mampu mensintesa kurva contoh pada bentuk dasar yang diberikan. Perangkat lunak juga mampu melakukan representasi multiresolusi pada kurva B-Spline yang dibuat.   Kata Kunci : Curve Analogies, B-Spline Curve, Multiresolution Curve.
PERANCANGAN DAN PEMBUATAN PERANGKAT LUNAK PEMBANGKIT STRUCTURED ENGLISH BERDASARKAN TABEL KEPUTUSAN Tjahyanto, Aris; Sujianik, Sujianik
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 2, No 2 Juli 2003
Publisher : Informatics, ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.295 KB) | DOI: 10.12962/j24068535.v2i2.a295

Abstract

Dalam pengembangan sebuah sistem informasi, pengguna seringkali memberikan beberapa aturan bisnis untuk diterapkan ke dalam sebuah sistem informasi. Aturan tersebut biasanya berupa aturan tertulis atau pun tidak tertulis yang menjadi kebijakan instansi. Pada tahap analisis, seorang sistem analis perlu mendokumentasikan aturan bisnis untuk keperluan perencanaan lebih lanjut. Dokumentasi bisa diwujudkan sebagai sebuah tabel keputusan yang bisa dengan mudah untuk menemukan adanya redudansi atau pun kontradiksi aturan. Selain itu, dengan tabel keputusan akan memudahkan programmer dalam mengimplementasikan aturan bisnis ke dalam program komputer. Pada penelitian ini dikembangkan sebuah perangkat lunak yang memiliki kemampuan untuk membangkitkan pseudocode atau Structured English dari aturan bisnis yang telah diubah menjadi tabel keputusan. Sebelum aturan bisnis tersebut dimasukkan ke dalam tabel keputusan, sistem analis harus terlebih dulu menentukan condition dan action yang sesuai. Selain itu, perangkat lunak ini diharapkan juga mampu membuat, memvalidasi dan menyederhanakan sebuah tabel keputusan secara otomatis. Berdasar uji coba yang dilakukan, terbukti perangkat lunak dapat bekerja dengan baik sesuai fungsi yang diharapkan. Pembuatan tabel keputusan dapat dilakukan baik untuk limited maupun extended entry decision table. Perangkat lunak juga mampu melakukan pengecekan validasi, penghapusan rule tabel keputusan, dan juga otomatisasi penyederhanaan tabel keputusan. Selain itu perangkat lunak berhasil membangkitan pseudocode yang berbentuk Structured English dari tabel keputusan. Kata kunci : Tabel Keputusan, Decision Table, Structured English, Aturan Bisnis, Business Rule, Analis Sistem, Analisis dan Desain Sistem Informasi.
PENCARIAN RUTE TERPENDEK DALAM DUNIA 3 DIMENSI BERDASARKAN ALGORITMA DIJKSTRA Basori, Ahmad Hoirul; Tenriawaru, Andi
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 7, No 2, Juli 2008
Publisher : Informatics, ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (8826.902 KB) | DOI: 10.12962/j24068535.v7i2.a177

Abstract

Virtual reality is one of the favorite application that very liked by peoples. Vitual reality also used in many games application in order to show the imitation of real world. Recently, virtual reality still imperfect due to shortest path problem. It need more accuration enhancement to get a very good refelection of the real world. This paper intends to discuss how to enhance the accuration of virtual reality shortest path tracking by utilizing Dijkstra algorithm. The built up prototype has three abilities: visualization, simulation fo campus traffic, and exploration of campus world in 3D ways.   Keywords: 3D, virtual reality, dijkstra

Page 1 of 34 | Total Record : 331