cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jrma@unikama.ac.id
Editorial Address
http://ejournal.unikama.ac.id/index.php/jrma
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Riset Mahasiswa Akuntansi (JRMA)
ISSN : 23375663     EISSN : 27157016     DOI : 10.21067
Core Subject : Economy, Science,
Jurnal Riset Mahasiswa Akuntansi (JRMA) published 2 (two) times a year (April, October), contains the publication of the student final assignment research, research students and lecturers in the field of Accounting. JRMA is published by the Faculty of Economics and Bussiness, Kanjuruhan University Malang.
Arjuna Subject : -
Articles 319 Documents
Analisis Anggaran dan Realisasinya Sebagai Alat Evaluasi Kinerja Unit Bisnis Jasa Konstruksi dan Peralatan Divisi Jasa Umum Perum Jasa Tirta I di Malang Fariz Irianto, Mochamad
Jurnal Riset Mahasiswa Akuntansi Vol 1, No 1 (2013): April
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja manajemen akibat timbulnya selisih antara Anggaran operasional dengan realisasi pada tahun 2010 dan tahun 2011 serta untuk mengetahui penyebab timbulnya selisih anggaran sehingga bisa dievaluasi. Metode yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif kuantitatif yang memberikan gambaran yang cukup jelas atas masalah selisih anggaran sebagai alat evaluasi kinerja. RKAP (Rencana Kerja Operasional Perusahaan) dan Laporan Laba Rugi Unit merupakan data yang digunakan dengan teknik pengumpulan data secara dokumentasi. Variabel dalam penelitian ini  adalah anggaran operasional yang terdiri dari anggaran pendapatan, anggaran biaya dan anggaran laba. Hasil dari penelitan ini anggaran operasional di  tahun 2010 dan 2011 target yang telah ditetapkan tidak tercapai sehingga mengakibatkan kinerja manajemen unit bisnis jasa konstruksi dan peralatan dalam kategori kurang efektif dan tidak efektif karena selama periode berjalan revisi anggaran tidak pernah dilakukan dan anggaran yang diterapakan dalam divisi jasa umum merupakan anggaran statis sehingga tidak bisa mengikuti kenyataan di lapangan. Hal tersebut kurang efektif karena dalam perjalanannya beberapa masalah yang menggugurkan potensi-potensi pendapatan perusahaan yang telah diforecast pada akhir periode sebelumnya, seperti perubahan metode pelaksanaan.
Analisis Penerapan SAK ETAP Terhadap Penyusunan Laporan Keuangan Koperasi Wanita Serba Usaha “Setia Budi Wanita” Jawa Timur Santoso, Anita
Jurnal Riset Mahasiswa Akuntansi Vol 1, No 2 (2013): Oktober
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bahwa Koperasi Wanita Serba Usaha ”Setia Budi Wanita” Jawa Timur menerapkan SAK ETAP dalam penyusunan laporan keuangan telah sesuai dengan SAK ETAP secara menyeluruh. Metode penelitian yang digunakan oleh peneliti merupakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan mendeskripsikan hasil analisis data yang ditabulasi dengan checklist menggunakan index disclosure untuk mengetahui hasil penelitian. Hasil penelitian Koperasi Wanita Serba Usaha “Setia Budi Wanita” Jawa Timur menerapkan SAK ETAP dalam penyusunan laporan keuangan namun belum sesuai dengan ketentuan yang ada pada SAK ETAP terutama untuk transaksi-transaki yang menjadi ciri khusus koperasi seperti transaksi anggota dan non anggota yang tidak dipisahkan dan tidak diungkapkannya beberapa pos-pos seperti pos piutang pinjaman anggota dan non anggota pada neraca, pos pelayanan anggota dan pendapatan dari non anggota pada laporan perhitungan hasil usaha, alasan koperasi tidak memisahkan transaksi anggota dan non anggota, informasi mengenai kegiatan bisnis koperasi dengan non anggota, penyelenggaraan keputusan rapat anggota yang berpengaruh terhadap perlakuan akuntansi dan penyajian laporan keuangan pada catatan atas laporan keuangan, pada laporan perubahan ekuitas tidak disajikan komponen SHU yang tidak dibagikan pada periode akuntansi, dan pada laporan arus kas juga terdapat beberapa hal yang tidak diungkapkan dan disajikan.
PENERAPAN AKUNTANSI PAJAK PERTAMBAHAN NILAI DAN PENYAJIANNYA PADA LAPORAN KEUANGAN KPRI SEBRA Mey Siskawati, Nevy
Jurnal Riset Mahasiswa Akuntansi Vol 1, No 1 (2013): April
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

KPRI Sebra merupakan perusahaan yang bergerak dibidang jasa simpan pinjam, pertokoan, penjualan material unit-unit PLTA dan penyediaan sewa gedung perkantoran. KPRI Sebra merupakan PKP yang wajib mencatat semua jumlah harga perolehan dan penyerahan BKP terutama untuk menerapkan akuntansi PPN. Adapun tujuan penulis dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah Penerapan Akuntansi Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Penyajiannya pada Laporan Keuangan KPRI SEBRA telah sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan (SAK) ETAP. Dalam penulisan skripsi ini, penulisan menggunakan metode deskriptif  yaitu mengumpulkan data-data yang diperlukan yang berasal dari perusahaan dan kemudian menguraikannya secara keseluruhan. Jenis data yang dikumpulkan adalah data yang bersifat kuantitatif dan kualitatif yang terdiri dari data primer dan sekunder. Untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini, penulis melakukan studi pustaka dan studi lapangan. Studi lapangan ini meliputi observasi, wawancara dan teknik dokumentasi. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa KPRI Sebra tidak melaksanakan pisah batas pada pajak masukannya. Selain itu KPRI Sebra belum  menerapkan akuntansi Pajak Pertambahan Nilai-nya berdasarkan SAK ETAP. Sebaiknya KPRI Sebra melakukan pemberian pisah batas pada pajak masukannya dan diharapkan kepada perusahaan agar menerapkan akuntansi Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sesuai dengan SAK ETAP, sehingga tidak ada kesalahan yang disebabkan ketidaktahuan terhadap peraturan yang berlaku.
Pengaruh Independensi, Kompetensi, dan Penerapan Etika Profesi Terhadap Kualitas Auditor Sholikah, Maratu
Jurnal Riset Mahasiswa Akuntansi Vol 1, No 1 (2013): April
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menguji pengaruh variabel independensi, kompetensi dan penerapan etika profesi terhadap kualitas auditor. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui bahwa dengan adanya independensi, kompetensi dan penerapan etika profesi dapat meningkatkan kualitas auditor.Populasi dalam penelitian ini adalah auditor yang bekerja pada Kantor Akuntan Publik( KAP) di Kota Malang. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan random sampling dengan penyebaran kuesioner secara langsung kepada auditor. Diperoleh jumlah sampel sebanyak 32 responden. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dan uji hipotesis menggunakan uji t secara parsial, uji F secara simultan dan asumsi klasik. Dari hasil analisis menunjukkan bahwa variabel independensi secara parsial berpengaruh tidak signifikan terhadap kualitas auditor, variabel kompetensi berpengaruh secara signifikan terhadap kualitas auditor dan variabel penerapan etika profesi berpengaruh secara signifikan terhadap kualitas auditor. Secara simultan independensi, kompetensi dan penerapan etika profesi berpengaruh signifikan terhadap kualitas auditor. Implikasi dari penelitian ini yaitu penelitian hanya dilakukan di daerah Malang saja dan hasil hipotesis pertama menunjukkan bahwa independensi tidak berpengaruh terhadap secara signifikan terhadap kualitas auditor dikarenakan sebagaian besar responden adalah auditor junior maka di harapkan untuk peneliti selanjutnya  melakukan penelitian lebih luas lagi yaitu dengan menambah jumlah sampel dalam penelitian dan  lebih memperhatikan responden yang akan dijadikan penelitian.
Analisis Penerapan PSAK Nomor 45 Tentang Pelaporan Keuangan Organisasi Nirlaba Pada Rumah Sakit Berstatus Badan Layanan Umum Daerah RSUD “Kanjuruhan” Kepanjen Risnani, Retno
Jurnal Riset Mahasiswa Akuntansi Vol 1, No 1 (2013): April
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumah Sakit adalah Institusi pelayanan kesehatan bagi masyarakat dengan karateristik tersendiri yang dipengaruhi oleh perkembangan ilmu pengetahuan kesehatan, kemajuan teknologi, dan kehidupan sosial ekonomi masyarakat, yang harus tetap mampu meningkatkan pelayanan yang bermutu dan terjangkau oleh masyarakat agar terwujud derajat kesehatan yang setinggi-tingginya Bermula dari tujuan peningkatan pelayanan publik tersebut maka Pasal 3 Permendagri Nomor 61 Tahun 2007 diharapkan bukan bentuknya saja suatuunit Pemerintah menjadi BLU atau BLUD yang melayani masyarakat tetapi tingkatpelayanan masyarakat dapat ditingkatkan dengan cara yang profesional, efektif danefisien oleh pengelola.Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode analisis deskriptif komparatif yang menunjukkan dan membandingkan Laporan Keuangan yang diterapkan pada RSUD “Kanjuruhan” Kepanjen yang disusun berdasarkan ketentuan pemerintah dengan Pedoman Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Badan Layanan Umum dan Badan Layanan Umum Daerah dengan PSAK nomor 45 dan menguraikan tentang kerangka konseptual untuk membuat suatu lembaga pemerintah berjalan efektif dan efisien tanpa mengesampingkan pemberian layanan kepada masyarakat. RSUD “Kanjuruhan” Kepanjen masih menyusun satu bentuk laporan saja yaitu sesuai dengan PSAP untuk kepentingan konsolidasi dengan laporan keuangan pemerintah daerah. Sementara BLUD sebagai sebuah badan usaha dapat dikatakan telah dikelola secara baik bila telah memenuhi prinsip-prinsip independen, responsibel, transparan dan akuntabel. Guna diperolehnya laporan pertanggungjawaban yang memenuhi standar akuntansi keuangan yang lazim tersebut, diperlukan adanya suatu penelaahan (review) terhadap sistem informasi akuntansi yang ada agar selaras dengan tujuan dan pelaporan keuangan organisasi. Maka untuk dapat mewujudkan hal tersebut RSUD “Kanjuruhan” Kepanjen harus mampu untuk menyusun laporan keuangan berbasis SAK sesuai amanah Permendagri Nomor 61 Tahun 2007 tentang Pedoman Teknis Badan Layanan Umum Daerah.
Pengaruh Time Pressure dan Detection Risk Terhadap Perilaku Auditor dalam Penghentian Prematur Prosedur Audit Studi Empiris pada KAP di Kota Malang Widiyanti, Dian
Jurnal Riset Mahasiswa Akuntansi Vol 1, No 2 (2013): Oktober
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh time pressure dan detection risk terhadap perilaku auditor dalam penghentian prematur prosedur audit (survei pada Kantor Akuntan Publik di Malang). Populasi penelitian ini adalah seluruh auditor independen yang bekerja pada KAP di Malang. Sampel dari penelitian ini adalah auditor yang bekerja di KAP kota Malang dengan jumlah sampel sebesar 30 auditor. Penelitian ini menggunakan sampel auditor yang ada di Malang, karena dirasa cukup representative (menggambarkan) untuk menjadi responden dalam penelitian. Metode analisis data yang digunakan adalah uji kualitas data meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji hipotesis dengan alat analisis regresi logistik serta uji Friedman. Hasil uji validitas dan uji reliabilitas menunjukkan bahwa semua variabel dapat dikatakan valid dan reliabel sehingga untuk selanjutnya item pada masing-masing konsep variabel tersebut layak digunakan sebagai alat ukur. Pengujian hipotesis menggunakan uji Friedman untuk hipotesis pertama dan hipotesis kedua sampai keempat menggunakan uji regresi logistik. Uji Friedman menunjukkan terdapat urutan prioritas prosedur audit yang cenderung ditinggalkan. Dan dari hasil pengujian menggunakan mean rank menunjukkan bahwa pemahaman terhadap bisnis klien merupakan prosedur yang cenderung ditinggalkan, sedangkan proses konfirmasi merupakan prosedur yang jarang ditinggalkan. Uji regresi logistik menunjukkan bahwa secara simultan variabel time pressure dan detection risk berpengaruh secara signifikan terhadap premature sign off, sehingga berdampak terhadap pengurangan kualitas laporan audit yang dihasilkan auditor. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat menambah faktor internal auditor misalnya locus of control dan self esteem yang mempunyai kemungkinan dapat mempengaruhi penghentian prematur prosedur audit.
Penerapan Akuntansi Pertanggungjawaban terhadap Anggaran sebagai Alat Pengendalian Biaya Produksi (Studi Kasus pada PG Krebet Baru Malang) Fathony, Ivan
Jurnal Riset Mahasiswa Akuntansi Vol 1, No 1 (2013): April
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PG Krebet Baru merupakan perusahaan yang berdiri sekitar tahun 1960an dan masih produktif sampai sekarang, Perusahaan ini memproduksi gula dengan bahan baku utama berupa tebu. Kegiatan produksi perusahaan dilakukan selama 6 bulan dalam satu periode dan perusahaan ini menerapkan akuntansi pertanggungjawaban yang berperan mengelolah RKAP perusahaan, sekaligus berfungsi sebagai sistem pengendali biaya produksi. Penelitian  ini  menggunakan  pendekatan  kualitatif.  Penelitian  ini  juga menggunakan  studi  pustaka  dan wawancara  dengan  staf  bagian  keuangan pada  PG Krebet Baru untuk  memperoleh  data.  Metode  analisis  dari  penelitian  ini  adalah menganalisis  penerapan  akuntansi  pertanggungjawaban  dan pengendalian  biaya dengan cara membandingkan anggaran biaya produksi dengan realisasi biaya produksi yang diperoleh dari studi kasus. Dari  hasil  penelitian  pada PG Krebet Baru,  perusahaan  tersebut  belum menerapkan akuntansi pertanggungjawaban  dengan  cukup  baik,  hal  ini  dapat  diketahui  dengan adanya  beberapa  syarat-syarat  dan  karakteristik  yang  belum  dipenuhi. Perusahaan juga  belum menjalankan  pengendalian  biaya  dengan  baik,  hal  ini dapat  dilihat  dari adanya analisis terhadap penyimpangan biaya produksi yang diketahui dari selisih lebih lebih besar realisasi daripada anggaran, namun hal tersebut dikarenakan oleh perubahan kebijakan baik dari intern maupun ekstern  dan pengaruh iklim yang mempengaruhi selisi antara anggaran dengan realisasi. Perusahaan melakukan pencegahan hal tersebut dengan pengendalian biaya mengunakan Activity Based Management (ABM) yang telah dilakukan sejak tahun 2004.
Persepsi Anggota dan Kompetensi Pengurus Koperasi Terhadap Penyusunan Laporan Keuangan Koperasi Berdasarkan SAK ETAP di KP-RI “Guru” Kecamatan Talun Kabupaten Blitar Wicaksono, Aris
Jurnal Riset Mahasiswa Akuntansi Vol 1, No 1 (2013): April
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini mengetahui relevansi dan efektifitas dari penerapan standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK ETAP) bagi koperasi ditinjau dari persepsi anggota dan kompetensi pengurus koperasi, kemudian untuk melihat sejauh mana pendalaman pemahaman persepsi anggota dan kompetensi pengurus koperasi akan SAK ETAP. Penelitian diarahkan terpusat pada titik pemahaman tentang SAK ETAP dalam bentuk persepsi dan kompetensi yang dimiliki oleh pengurus dan anggota KP-RI. Dalam penelitian ini, jenis penelitian yang digunakan jenis penelitian kuantitatif yang bersifat studi kasus yang artinya mengetahui kinerja koperasi. Teknik populasi dan sampel yaitu pengurus dan anggota berjumlah total 291 orang terdiri dari 284 orang anggota dan 7 orang pengurus. Maka dalam penelitian ini menjadikan 7 orang pengurus sebagai sampel. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu studi lapangan dengan mengumpulkan data serta mempelajari dan menganalisa dokumen dari koperasi KP-RI “GURU”, dan metode observasi dengan penggunaan kuesioner yaitu penelitian secara langsung dengan terjun ke lapangan meneliti objek penelitian. Manfaat yang diharapkan diperoleh dari penelitian ini yakni mengetahui sejauh mana keberadaan persepsi dan kompetensi akan SAK ETAP pada pengurus KP-RI “Guru” yang mana akan menunjang penyusunan laporan keuangan dari koperasi agar mengikuti perkembangan yang ada. Kesimpulan dari hasil penelitian ini dengan  adanya persepsi akan laporan keuangan berdasarkan SAK ETAP persepsi nya masih lemah karena tidak diimbangi dengan adanya kompetensi dan terhambat oleh petimbangan waktu serta tenaga. Dan pihak koperasi KP-RI “GURU” masih memerlukan banyak pertimbangan menggunakan laporan keuangan berdasarkan SAK ETAP.
Pengaruh Karakteristik Komite Audit terhadap Kinerja Keuangan (Studi Empiris Pada Perusahaan Perbankan yang terdaftar di BEI) Arifianto, Novi
Jurnal Riset Mahasiswa Akuntansi Vol 1, No 1 (2013): April
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menjelaskan hubungan antara karakteristik komite audit dengan kinerja keuangan pada perusahaan perbankan. Indikator yang dipakai untuk menjelaskan karakteristik komite audit dalam penelitian ini terdiri dari ukuran, independensi, pertemuan, dan kompetensi komite audit. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda, karena sesuai dengan tujuan penelitian yaitu untuk menganalisis pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2009-2011. Untuk menentukan sampel pilihan digunakan metode purposive sampling, dengan menggunakan metode ini maka didapatkan 25 perusahaan perbankan yang dijadikan sebagai sampel dalam penelitian ini. Hasil pengujian hipotesis dalam penelitian ini menujukan bahwa hanya independensi komite audit yang tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja keuangan, sedangkan karakteristik yang lain yaitu ukuran, jumlah pertemuan, dan kompetensi berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan. Untuk penelitian selanjutnya, diharapkan dapat lebih baik mengukur efektifitas komite audit dengan faktor-faktor kualitatif lainnya seperti kualitas diskusi, fee komite audit, budaya dan dinamika pertemuan komite audit yang mungkin memiliki dampak pada kinerja komite audit.
Pengaruh Penerapan Etika Profesi, Profesionalisme, Pengalaman Kerja dan Independensi Auditor terhadap Pertimbangan Tingkat Materialitas Anggraeni, Yuni Retno
Jurnal Riset Mahasiswa Akuntansi Vol 1, No 2 (2013): Oktober
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertimbangan tingkat materialitas merupakan kebijakan profesional auditor terhadap suatu laporan keuangan. Setiap auditor diharapkan memegang teguh etika profesi yang sudah ditetapkan, pengalaman serta sikap independensi, sehingga pertimbangan tingkat materialitas dapat diberikan sewajarnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh etika profesi, profesionalisme, pengalaman kerja dan independensi terhadap pertimbangan tingkat materialitas. Populasi dalam penelitian ini adalah auditor yang bekerja pada Kantor Akuntan Publik di Kota Malang. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dan besar sampel yang diperoleh sebanyak 33 orang. Jenis penelitian adalah penelitian eksplanatory dengan teknik analisis menggunakan regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan etika profesi tidak berpengaruh signifikan terhadap pertimbangan tingkat materialitas, profesionalisme berpengaruh signifikan terhadap pertimbangan tingkat materialitas, pengalaman kerja berpengaruh signifikan terhadap pertimbangan tingkat materialitas dan independensi auditor mempunyai pengaruh signifikan terhadap pertimbangan tingkat materialitas, Etika profesi, profesionalisme, pengalaman kerja dan independensi secara bersama-sama mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap pertimbangan tingkat materialitas. Bagi penelitian selanjutnya hendaknya mempertimbangkan penambahan variabel lain yang berkaitan dengan pertimbangan tingkat materialitas seperti motivasi, kompetensi dan lain-lain. Disamping itu jabatan responden sebaiknya supervisor atau manager karena dalam menentukan tingkat pertimbangan materialitas dilakukan oleh supervisor atau manager, karena hal ini akan berpengaruh terhadap ketepatan dalam menentukan pertimbangan materialitas.

Page 1 of 32 | Total Record : 319