cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
ISLAMADINA
ISSN : 14124777     EISSN : 25805096     DOI : -
Core Subject : Religion,
Islamadina adalah jurnal yang diterbitkan Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Purwokerto pada tahun 2002 yang mempublikasikan karya-karya akademik dengan memfokuskan kajian pemikiran Islam (sosial, budaya, politik dan ekonomi) yang progresif dan mencerahkan.
Arjuna Subject : -
Articles 80 Documents
Terjemah Al-Quran Quraish Shihab pada Ayat Produksi, Distribusi, dan Konsumsi Istianah, Istianah; Surya, Mintaraga Eman
Islamadina: Jurnal Pemikiran Islam ISLAMADINA, Volume 20, No. 2, September 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (595.029 KB) | DOI: 10.30595/islamadina.v0i0.5633

Abstract

Terjemah al-Quran memiliki peran strategis dalam memberikan pemahaman makna al-Quran secara singkat dan efektif kepada pembaca dan Quraish Shihab adalah salah satu ulama era kini yang telah menerjemahkan al-Quran dalam karya “Al-Quran dan Maknanya.” Permasalahan yang hendak dijawab melalui penelitian ini adalah: 1) Apa hakikat terjemah al-Quran menurut Quraish Shihab?; 2) Apa metode dan aturan yang digunakan oleh Quraish Shihab dalam menerjemahkan al-Quran?; 3) Bagaimana terjemah al-Quran Quraish Shihab dalam menjelaskan makna ayat-ayat tentang produksi, distribusi, dan konsumsi? Penelitian ini menggunakan metode analisis kualitatif dengan merujuk langsung kepada karya Shihab dan kitab yang menjadi sumber rujukan Shihab. Melalui kajian ini ditemukan bahwa Shihab menggunakan metode terjemah tafsi>riyyah di mana proses penerjemahannya berbasis tafsir, dapat juga disebut dengan metode ma’nawiyah (makna). Quraish Shihab menyadari bahwa makna hakiki dari ayat-ayat al-Quran hanya dapat dicapai oleh pengucapnya sendiri (Shihab: 2015, 29). Sehingga  perbedaan dan keanekaragaman terjemah al-Quran merupakan hal wajar (Shihab: 1997, 75). Makna dan terjemah ayat produksi, distirbusi, dan konsumsi memberikan pemahaman tentang konsep dan empat prinsip ekonomi, yaitu prinsip tauhid, keseimbangan, kehendak bebas, dan tanggungjawab (Shihab: 1998, 409).
Pengaruh Faktor Budaya, Psikologi, Pelayanan, Promosi dan Pengetahuan tentang Produk terhadap Keputusan Nasabah Memilih BPRS di Banyumas Nurlaeli, Ida
Islamadina: Jurnal Pemikiran Islam ISLAMADINA, Volume 18, No. 2, Juni 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.901 KB) | DOI: 10.30595/islamadina.v18i2.1922

Abstract

Tujuan penulisan makalah ini adalah untuk mengetahui apakah faktor budaya, psikologis, pelayanan, promosi dan pengetahuan tentang produk berpengaruh terhadap keputusan nasabah dalam memilih bank syari’ah. Dari hasil uji validitas dan reliabilitas, nilai Cronbach Alpha sebesar 0,911> 0,6 maka dapat disimpulkan bahwa variabel tersebut adalah valid dan reliabel untuk mengukur pengaruh budaya, psikologis, pelayanan, promosi, pengetahuan tentang produk terhadap keputusan nasabah dalam memilih bank syari’ah.Hasil uji asumsi klasik, yang meliputi uji multikolinearitas dan uji heteroskedstisitas, bahwa hasil pengujian multikolinearitas, hasil perhitungan nilai tolerance tidak ada variabel independen yang memiliki nilai tolerance <0,10. Demikian juga dengan hasil perhitungan nilai VIF, dari variabel independen yang diuji tidak ada nilai VIF yang lebih dari 10, maka tidak ada multikolinearitas antara variabel independen dalam model regresi. Hasil pengujian heteroskedastisitas, Hasil grafik Scatterplot yang tersaji memperlihatkan bahwa titik-titik menyebar secara acak serta tersebar di atas maupun di bawah angka 0 pada sumbu y, serta tidak mempunyai pola yang jelas atau tidak membentuk suatu pola, maka tidak terjadi heteroskedastisitas pada model regresi, sehingga model regresi layak digunakan sebagai alat prediksi.Hasil uji hipotesis dengan regresi berganda, tingkat signifikan untuk variabel budaya sebesar 0,531>0,05, artinya variabel budaya secara parsial tidak berpengaruh nyata terhadap keputusan nasabah memilih bank syariah. Tingkat signifikasi variabel psikologi 0,824>0,05 yang berarti variabel psikologis secara parsial tidak berpengaruh nyata terhadap keputusan nasabah memilih bank syariah. Tingkat signifikasin variabel pelayanan 0,000<0,05 yang berarti variabel pelayanan secara parsial berpengaruh positif terhadap keputusan nasabah dalam memilih bank syariah. Tingkat signifikasi variabel promosi 0,000<0,05 yang berarti variabel promosi secara parsial berpengaruh posotif terhadap keputusan nasabah dalam memilih bank syariah. Tingkat signifikasi variabel pengetahuan tentang produk 0,012<0,05 yang berarti variabel pengetahuan tentang produk secara parsial berpengaruh positif terhadap keputusan nasabah memilih bank syariah.Ada tiga variabel yang nilai signifikannya dibawah 0.05, yaitu variabel dengan nilai pelayanan, promosi dan pengetahuan tentang produk. Hal ini menunjukkan bahwa ketiga variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap keputusan nasabah dalam memilih bank syariah.
HUKUM AGUNAN DALAM EKONOMI ISLAM Yusuf, Muhammad
Islamadina: Jurnal Pemikiran Islam ISLAMADINA, Volume XV, Nomor 2, November 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2002.246 KB) | DOI: 10.30595/islamadina.v0i0.1659

Abstract

Perkembangan ekonomi Islam pada saat ini menggugah penulis untuk mengadakan penelitian di seputar ekonomi Islam. Keadilan ekonomi syariah dan manfaat bagi umat manusia akan ditemukan dalam  penerapan akad-akadnya dan produk-produknya. Aspek hukum Islam dalam ekonomi syariah sangat menarik untuk dikaji karena berhubungan langsung dengan ibadah umat Islam dalam hablumminallah (ibadah mahdah) dan  hablumminannas (ibadah ghaira mahdah), hubungan dengan Allah dan hubungan muamalah sesama manusia.Keadilan ekonomi syariah dan menfaat bagi umat manusia akan ditemukan dalam penerapan akad-akadnya dan produk-produknya. Aspek hukum Islam dalam ekonomi syariah sangat menarik untuk dikaji karena berhubungan langsung dengan ibadah umat Islam dalam hablumminallah (ibadah mahdah) dan hablumminannas (ibadah ghaira mahdah), hubungan dengan Allah dan hubungan muamalah sesama manusia.Dalam hukum Islam, hikmah agunan sangat besar, karena orang yang menerima agunan telah membantu menghilangkan kesedihan orang yang mengagunkan dari pikiran dan hati yang kacau. Manusia pasti ada yang membutuhkan harta berupa uang untuk mencukupi kebutuhan hidupnya. Untuk berhutang kadang orang harus mensyaratkan adanya jaminan sampai dikembalikannya sejumlah hutangnya tersebut. Allah mensyariatkan dan membolehkan sistem ini agar orang yang menerima jaminan merasa tenang atas hartanya. Alangkah baiknya kalau mereka mengikuti syariat tidak ada yang menjadi korban keserakahan orang-orang kaya yang bisa menutupi pintu-pintu yang tidak terbuka  dengan kemewahan dan kebahagiannya.Memberikan jaminan atau agunan kepada orang yang berpiutang sebagai usaha yang memudahkan bagi yang mendapat kesulitan terhadap sesuatu, sementara orang yang berpiutang mempunyai barang yang berharga (barang yang dijaminkan). Jadi prinsipnya adalah untuk tolong menolong dalam batas-batas pemberian  jaminan. Jadi disini agama Islam memberikan jalan keluar bagi orang yang terkena kesulitan, sehingga ia mempunyai sesuatu barang yang juga berharga dan itulah yang dijadikan borg atau agunan.
Analisis Pengaruh Service Quality, Customer Relationship Management dan Keunggulan Produk Tabungan Terhadap Loyalitas Nasabah pada Bank Bri Syariah Mulazid, Ade Sofyan
Islamadina: Jurnal Pemikiran Islam ISLAMADINA, Volume 19, No. 1, Maret 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.67 KB) | DOI: 10.30595/islamadina.v19i1.2352

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menemukan pengaruh service quality, customer relationship management dan keunggulan produk tabungan terhadap loyalitas nasabah Bank BRI Syariah. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi, khususnya terhadap Bank BRI Syariah Cabang Abdul Muis. Untuk mendapatkan lebih banyak nasabah yang loyal, dan mempertahankan nasabah yang sudah dikatakan loyal terhadap Bank BRI Syariah. Objek dari penelitian ini adalah nasabah aktif Bank BRI Syariah. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer, dan pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner secara langsung dengan metode purposive sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa service quality, customer relationship management dan keunggulan produk tabungan berpengaruh terhadap loyalitas nasabah.
MEWUJUDKAN ISLAM BERWAWASAN RAHMATAN LIL’ALAMIN w, Wage
Islamadina: Jurnal Pemikiran Islam ISLAMADINA, Volume XIV, Nomor 1, Maret 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (403.064 KB) | DOI: 10.30595/islamadina.v0i0.1672

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah karena sudah lama terdengar ungkapan bahwa semua agama baik. Atau bahwa semua agama memiliki tujuan yang sama, yaitu membentuk moral yang baik bagi para pemeluknya. Namun demikian dalam kenyataannya di dunia ini tidak pernah sepi dari perbuatan amoral yang dilakukan oleh para pemeluk agama.Demikianpun dengan agama Islam. Agama ini –melalui kitab sucinya (Al-Quran) dan Hadits Nabi SAW-  menyatakan bahwa kehadirannya adalah untuk mewujudkan akhlak yang mulia. Namun dalam prakteknya, dalam masyarakat Islam sering kali diwarnai  oleh tindakan-tindakan yang berlawanan dengan klaimnya, yaitu sebagai agama moral. Padahal semua ajaran Islam sebenarnya sudah diarahkan untuk mewujudkan moral yang agung. Jadi baik lewat ajaran aqidah, akhlak, ibadah maupun mu’amalah, semuanya memiliki satu tujuan, yaitu terbentuknya akhlak. Oleh karena itu para tokoh agama memiliki kewajiban untuk terus mengingatkan umatnya akan pentingnya mengaitkan setiap aktivitas keagamaan dengan moralitas ini. Jangan sampai ada kegiatan atas nama Islam tetapi dalam ekspresinya malah menodai keagungan moral Islam.Adapun tujuan dari penelitian ini adalah tersusunnya konsep Islam sebagai agama rahmatan lil’alamin. Dengan dirumuskannya konsep ini maka diharapkan umat  Islam yang membacanya akan terinspirasi untuk mengamalkan isinya sehingga apa yang diharapkan yaitu terbentuknyakepribadian muslim yang ramah, bersahabat dan berakhlakul karimah diharapkan dapat terwujud. Metode penelitian yang digunakan adalah Library Ressearch, atau riset terhadap tulisan-tulisan yang berkaitan dengan topic ini. Hasil dari riset kepustakaan ini kemudian dianalisis dengan metode deduktif.
Strategi Mempersempit Ruang Gerak Rentenir Melalui Kelompok Masyarakat Berbasis Modal Sosial (Studi Kasus di Kampung Rahayu Purwokerto) Saepudin, Encep; Cahyani, Putri Dwi
Islamadina: Jurnal Pemikiran Islam ISLAMADINA, Volume 17, No. 2, Juni 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (139.762 KB) | DOI: 10.30595/islamadina.v0i0.1326

Abstract

Rentenir menjadi sumber meminjam uang bagi kelompok masyarakat miskin, termasuk di Desa Karanglesem, Purwokerto, atau yang dikenal dengan Kampung Rahayu. Pinjaman tersebut dipergunakan untuk kebutuhan sehari-hari dan memenuhi gaya hidupnya, seperti memiliki televisi, telepon selular, dan motor. Guna mendapatkan uang untuk mencicil pinjaman itu, mereka memperolehnya dari hasil ‘bekerja’ sebagai pekerja jalanan, yaitu pengemis dan pengamen jalanan. Mereka mengerahkan anak-anaknya untuk turut bekerja dan melarangnya sekolah sehingga mereka terperangkap pada kemiskinan. Kemiskinan ini membuatnya ketergantungan pada rentenir. Hasil penelitian ini menemukan bahwa ketergantungan mereka pada rentenir bukan sekadar faktor ekonomi, namun pola pikir (mindset) yang hedonistik turut melanggengkan ketergantunganya pada rentenir. Karena itu, pola pelepasannya dari ketergantungan itu harus melibatkan banyak pihak dan bersatu dalam satu kelompok masyarakat. Kelompok ini bertugas memberikan pelatihan keterampilan, mengubah pola pikir, mengembalikan fungsi keluarga, serta memutus rantai rentenir.
Konsep Islamicpreneurship dalam Upaya Mendorong Praktik Bisnis Islami M, Makhrus; Cahyani, Putri Dwi
Islamadina: Jurnal Pemikiran Islam ISLAMADINA, Volume 18, No. 1, Maret 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.698 KB) | DOI: 10.30595/islamadina.v0i0.1526

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mempelajari konsep islamicpreneurship dalam upaya mendorong praktik bisnis islami, untuk mempelajari dan mempelajari bentuk indikator pelaksanaan konsep islamicpreneurship dalam upaya mendorong praktik bisnis islami, dan untuk mempelajari dan mempelajari etika bisnis islam yang dapat diterapkan konsep islamicpreneurship dalam upaya mendorong praktik bisnis islami.Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) yang mengandalkan data-data dari perpustakaan, sehingga bentuk penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Sedangkan teknik pengumpulan datanya menggunakan dokumentasi, observasi dan kecukupan referensi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data yang diperoleh dan disajikan secara diskriptif dimulai dengan memaparkan apa yang telah diungkapkan lewat tulisan maupun pengamatan secara langsung. Selain itu, kecukupan data-data perpustakaan yang dipelajari telah dikumpulkan sebelumnya serta data yang sudah terkumpul dianalisis secara kualitatif dengan metode deduktif dan induktif.Hasil penenelitian ini menunjukkan bahwa konsep islamicpreneurship bermakna segala bentuk aktivitas dalam mendirikan, memimpin, mengelola, mengambil risiko, dan menjadi pemilik usaha yang sesuai dengan ajaran Islam. Secara paradigmatik pengertian hal tersebut disebabkan keberadaan manusia sebagai khalifah di muka bumi dan diciptakan oleh Allah untuk selalu beribadah kepada-Nya. Indikator pelaksanaan konsep islamicpreneurship yakni adanya praktik elaboratif antara praktik bisnis dan penerapan nilai ajaran Islam itu sendiri, sehingga aktivitas bisnis atau berwirausaha tidak saja menjadi kegiatan saling berburu laba yang sebesar-besarnya yang menyebabkan pengesampingan terhadap nilai etis dalam masyarakat dan agama. Penerapan etika bisnis Islam dalam konsep islamicpreneurship dalam upaya mendorong praktik bisnis islami yakni menjadikan etika bisnis sebagai etika bisnis Islam sebagai fondasi dalam segala aktivitas bisnis.
Persepsi Masyarakat Muslim Ponorogo dalam Memilih Jasa Perbankan Syariah Kristiyana, Naning; Santoso, Adi
Islamadina: Jurnal Pemikiran Islam ISLAMADINA, Volume 20, No. 2, September 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.117 KB) | DOI: 10.30595/islamadina.v0i0.3073

Abstract

Penelitian “Persepsi Masyarakat Muslim Ponorogo Dalam Memilih Jasa Perbankan Syariah” ini mempunyai tujuan antara lain untuk mengetahui persepsi masyarakat muslim Ponorogo terhadap Bank Syariah dan untuk mengetahui transaksi keuangan yang dilakukan masyarakat muslim Ponorogo.Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Ponorogo dengan menggunakan metode penelitian Diskriptif Kuantitatif. Populasinya adalah dosen STAIN dan FAI Unmuh Ponorogo. Sampel dalam penelitian ini adalah 75 responden. Pengumpulan data primer dilakukan dengan kuisioner. Analisis data di lapangan menggunakan  format deskriptif kuantitatif .Persepsi dosen STAIN Ponorogo dan Fakultas Agama Islam Ponorogo terhadap bank syariah adalah baik. Hal ini dapat terlihat dari perilaku konsumen / perilaku responden yang dipengaruhi oleh factor tingkat pendidikan sebagian besar adalah sarjana strata dua / S2, faktor budaya melalui budaya Islami dalam lingkungan kerja STAIN dan Unmuh Ponorogo, serta stimulus dari pengetahuan akan produk syariah yang menghasilkan persepsi sebagai umpan balik dari stimulus tersebut. Transaksi keuangan yang dilakukan oleh responden sebagian besar atau 63% responden menggunakan jasa bank konvensional dan bank syariah, sedangkan yang murni hanya menggunakan jasa keuangan syariah saja hanya 11 responden dari kseleuruhan jumlah responden. Hal ini menjadi fenomena baru yang ditemukan dalam penelitian ini dan responden menggunakan jasa bank konvensional dan syariah tersebut berdasarkan aturan dari instansi tempat bekerja.
Daftar Isi dan Iftitah dan Iftitah, Daftar Isi
Islamadina: Jurnal Pemikiran Islam ISLAMADINA, Volume 18, No. 2, Juni 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (133.097 KB)

Abstract

Daftar Isi dan Iftitah
Reaktualisasi Hukum Islam di Indonesia (Analisis Terhadap Teori Hudūd Muhammad Syahrur) Adinugraha, Hendri Hermawan
Islamadina: Jurnal Pemikiran Islam ISLAMADINA, Volume 19, No. 1, Maret 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (348.441 KB) | DOI: 10.30595/islamadina.v19i1.2174

Abstract

The purpose of this study is to describe contemporary Islamic legal thought of Muhammad Syahrur with the limit theory (hudūd) in re-actualizing Islamic law and then correlated with the development of Islamic law in Indonesia. This research method used a literature approach that was still relevant to the reform of Islamic law in Indonesia based on Syahrur’s perspective. The result of literature study already showed that the re-actualizing of Islamic law with Syahrur’s linguistic approach in studying the Qur’an has been highly dependent on the socio-cultural context. Syahrur considered the need for reinterpretation of the Qur’anic texts in synchronizing the texts with the reality of society whenever and wherever. The limit theory of Syahrur has been an interpretation’s result of language and mathematical integration analysis in understanding the verses of the law, through the theory of this limit, Syahrur tried to apply the muhkamat texts into the reality of life with its limitations. The laws in the Qur’an according to him were elastic that be able to drawn and adapted into the context of place and age. Contextualization of Syahrur’s limit theory as the basis for legal reform in Indonesia can be proved in the matter of inheritance, the concept of determining zakat, the constraints of aurat, polygamy, and Islamic criminal law.