cover
Contact Name
Dessy Wardiah
Contact Email
jurnalwahanadidaktika@gmail.com
Phone
+6285380755167
Journal Mail Official
wahanadidaktika@univpgri-palembang.ac.id
Editorial Address
Jl. Jend. A. Yani Lr. Gotong Royong 9/10 Ulu Palembang Telp. (0711) 510043 Faks (0711) 514782
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Wahana Didaktika
ISSN : 18295614     EISSN : 26214075     DOI : http://dx.doi.org/10.31851/wahanadidaktika
Core Subject : Education,
Jurnal wahana didaktika terbit setiap Januari, mei dan september Artikel-artikel yang diterbitkan dalam Jurnal Wahana didaktika termasuk hasil dari bidang penelitian kualitatif; konseptual; dan tinjauan literatur. Serangkaian penelitian yang meliputi Ilmu Pendidikan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 225 Documents
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN PAIRS-CHECKS UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA MATERI PERUBAHAN WUJUD BENDA Isnaini, Isnaini
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 17, No 1 (2019): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v17i1.2416

Abstract

AbstrakHasil pengamatan penulis sebagian guru di kelas V.a SD Negeri 162 Palembang bahwa Hasil Belajar IPA Materi pengaruh kalor terhadap perubahan suhu dan wujud benda peserta didik  SD Negeri 162 Palembang masih di bawah kriteria ketuntasan minimum (KKM) yang ditetapkan yaitu 65. Untuk itulah saya selaku guru kelas harus membimbing siswa agar memahami pembelajaran tersebut dapat dikuasai. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan  Februari sampai dengan April semester genap 2017/2018. Subyek penelitian adalah peserta didik kelas V.a SD Negeri 162 Palembang dengan jumlah 23 peserta didik, pada pokok bahasan menganalisis pengaruh kalor terhadap perubahan suhu dan wujud benda dalam kehidupan sehari hari. Dari hasil kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan selama dua siklus, dan berdasarkan seluruh pembahasan serta analisis yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa pembelajaran kooperatif strategi pembelajaran Pairs-Checks memiliki dampak positif dalam meningkatkan hasil belajar belajar peserta didik kelas V.a SDN 162 Palembang   yang ditandai dengan peningkatan ketuntasan hasil belajar IPA Materi Pengaruh kalor terhadap perubahan suhu dan wujud benda  peserta didik  kelas V.a SD Negeri 162 Palembang  dalam setiap siklus, yaitu pra siklus 52,17%, siklus I sebesar 65,22% dan siklus II 86,96%..Kata Kunci: IPA, Pairs-Checks, Perubahan Wujud Benda   IMPLEMENTATION OF PAIRS-CHECKS LEARNING MODELS TO IMPROVE MATERIAL LEARNING OUTCOMES OF MATERIAL CHANGESAbstract                The observations of the authors of some teachers in the Va. 162 Palembang Elementary School class that Science Learning Outcomes The material of heat influence on changes in the temperature and shape of objects of 162 Palembang elementary school students is still below the minimum completeness criterion (65). class must guide students to understand the learning can be mastered. This research was conducted from February to April even semester 2017/2018. The subjects of the study were class V.a students of 162 Palembang State Elementary School with a total of 23 students, on the subject of analyzing the effect of heat on changes in temperature and the appearance of objects in daily life. From the results of the learning activities that have been carried out for two cycles, and based on all the discussions and analyzes that have been carried out it can be concluded that cooperative learning Pairs-Checks learning strategies have a positive impact on improving learning outcomes of class Va SDN 162 Palembang students characterized by increased completeness Science learning outcomes Material Effect of heat on changes in the temperature and shape of objects in class Va 162 Elementary School Palembang Palembang in each cycle, namely pre cycle 52.17%, cycle I was 65.22% and cycle II was 86.96%.. Keywords: Science, Pairs-Checks, Changes in the Shape of Objects
PENGEMBANGAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK MELALUI KEGIATAN BERMAIN PERAN Andriani, Dessi
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 11, No 3 (2013): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v11i3.140

Abstract

Abstrak Faktor genetic (nature) dan faktor lingkungan (murture) mempunyai pengaruh cukup besar terhadap pembentukkan dan kemampuan otak. Stimulasi lingkungan dengan menyediakan lingkungan yang sehat dan sesuai dengan tahap perkembangan anak pada awal-awal masa pertumbuhan anak sangat berpengaruh terhadap perkembangan selanjutnya. Hal ini memberikan alasan kuat, yaitu berdasarkan hasil penelitian bahwa 50 % pengembangan kecerdasan anak terjadi pada usia 0-4 tahun atau disebut Masa emas (golden age) untuk perkembangan kecerdasan anak, 30 % perkembangan selanjutnya terjadi pada anak usia 4-8 tahun. Perkembangan anak harus mendapat stimulasi agar dapat berkembang optimal. PAUD yang efektif sangat bermanfaat untuk membangun struktur perkembangan anak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan Pendidikan Anak Usia Dini dengan perkembangan social emosional anak usia prasekolah di Kelurahan Kenten Kecamatan Talang Kelapa Banyuasin. Metode Penelitian ini adalah observasi bermain peran.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara Pendidikan anak Usia Dini (PAUD) dengan perkembangan social emosional anak usia prasekolah. Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) menentukan perkembangan social emosional anak usia prasekolah. Penting bagi orang tua mengetahui pentingnya peranan PAUD bagi perkembangan anak.Kata kunci: Faktor genetik, faktor lingkungan, stimulasi
ANALISIS KESULITAN MAHASISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL-SOAL PEMECAHAN MASALAH MATERI GEOMETRI Rotua Manullang, Febriani
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 16, No 1 (2018): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v16i1.1927

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesulitan mahasiswa PGSD dalam menyelesaikan soal-soal pemecahan masalah materi geometri melalui metode kualitatif-deskriptif dengan menggunakan triangulasi data, yakni dokumentasi, wawancara, dan observasi. Dalam menguji kemampuan pemahaman matematis, peneliti menggunakan soal tes essay yang terlebih dahulu diuji tingkat validitas dan reliabilitasnya. Kemudian didapatkan hasil bahwa hanya 5 dari 8 soal yang bisa digunakan dalam tes kemampuan pemecahan masalah soal-soal matematika mahasiswa PGSD. Dalam penelitian ini, mahasiswa dibagi menjadi 3 tingkatan kategori kemampuan, yakni tinggi, sedang, dan rendah. Kesimpulan yang didapat ialah sebanyak 25% mahasiswa memiliki kemampuan tinggi, 65% mahasiswa memiliki kemampuan sedang, dan 10% mahasiswa memiliki kemampuan rendah. Pemberian pelatihan soal-soal yang bersifat pemecahan masalah kepada mahasiswa akan membantu mereka dalam memahami soal-soal geometri. Kata Kunci: Kesulitan Mahasiswa, Pemecahan Masalah, Geometri. ANALYSIS OF STUDENT’S DIFFICULTY IN SOLVING GEOMETRY PROBLEMS AbstractThis study aims to describe the difficulties of PGSD students in solving the problem solving of geometric matter through qualitative dscriptive method using data triangulation, i.e documentation, interview, and obsevation. In testing the ability of mathematical understanding, the researcher uses the essay' test problem firstly to test the level of validity and reliability. Then, it was found that only 5 out of 8 questions could be used in the problem solving test of mathematics problem for PGSD students. In this study, students are divided into 3 levels of capability categories, high, medium, and low. The conclusion is that 25% of students have high ability, 65% have medium ability, and 10% have low ability. Providing problem solving training to students will help them  in understanding the geometry problems. Keywords: Student Difficulties, Problem Solving, Geometry 
MOTIVASI DAN SIKAP SISWA DALAM MENGIKUTI PEMBELAJARAN PENJASORKES DI SMP NEGERI 16 PALEMBANG Handayani, Widya
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 15, No 2 (2017): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v15i2.1242

Abstract

AbstrakMasalah dalam penelitian ini adalah motivasi dan sikap siswa dalam mengikuti pembelajaran Penjasorkes di SMP Negeri 16 Palembang Tahun 2017. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui motivasi dan sikap siswa dalam mengikuti pembelajaran Penjasorkes di SMP Negeri 16 Palembang Tahun 2017. Metode penelitian dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa motivasi dan sikap siswa dalam mengikuti pembelajaran Penjasorkes termasuk dalam kategori yang cukup tinggi, hal ini ditunjukkan dari persentase ketiga sub variabel di atas yang semuanya termasuk dalam kategori yang cukup tinggi dilihat dari hasil motivasi intrinsik dan sikap pada siswa dengan persentase mencapai 34%, motivasi ekstrinsik dan sikap pada siswa dengan persentase mencapai 42%, sedangkan hasil pembelajaran penjasorkes/sarana dan prasarana serta sikap dengan persentase mencapai 38%.  AbstractThe problem in this research is the motivation and attitude of the students in following the learning of Penjasorkes at SMP Negeri 16 Palembang Year 2017. The purpose of this research is to know the motivation and attitude of the students in following the learning of Penjasorkes at SMP Negeri 16 Palembang Year 2017. The research method in this research using quantitative descriptive. The results of this study can be concluded that the motivation and attitude of students in following the learning of Penjasorkes included in the category high enough, this is indicated from the percentage of the three sub-variables above which all included in the category high enough seen from the results of intrinsic motivation and attitudes in students with percentage reach 34%, extrinsic motivation and attitudes on students with percentage reach 42%, while learning result penjasorkes / facilities and infrastructure and attitude with percentage reach 38%.
PEMBELAJARAN EXAMPLES NON EXAMPLES PADA MATA PELAJARAN IPS TERPADU/EKONOMI SISWA Asnani, Asnani
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 17, No 3 (2019): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v17i3.3152

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII 2 di SMP Negeri 30 Palembang melalui metode pembelajaran Examples Non Examples. Subjek dalam penelitian ini adalah kelas VIII 2 yang berjumlah 31 orang siswa yaitu 16 siswa laki-laki dan 15 siswa perempuan. Penelitian ini dilakukan sebanyak 3 siklus dan setiap siklus sebanyak 1 kali pertemuan. Pada setiap siklus dilakukan penilaian observasi terhadap aktivitas siswa selama mengikuti Pembelajaran dengan Model Examples Non Examples untuk melihat sejauh mana siswa telah mengikuti pembelajaran ini dengan baik sehingga hasil belajar siswa pun akan mengalami peningkatan. Persentase ketuntasan belajar secara klasikal pada tindakan awal (T0) 53,12%; (T1) meningkat menjadi 64,52% (T2) meningkat lagi 70,81%, (T30) meningkat menjadi 100%. Ketuntasan belajar klasikal T0; T1; T2 dengan persentase tersebut di atas dicapai dengan nilai rata-rata kelas 66,56; 70,53; 70,81; 76,56. Dengan demikian pembelajaran melalui model examples non examples dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII 2 di SMP Negeri 30 Palembang.
UPAYA MENINGKATKAN KECEPATAN PUKULAN GYAKU TSUKI CHUDAN MELALUI BENTUK LATIHAN VARIATION OF BODY DROPS PADA SISWA PUTRA EKSTRAKURIKULER KARATE SMA SWASTA KRISTEN IMMANUEL MEDAN TAHUN 2016 Purba, Pangondian Hotliber
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 14, No 3 (2016): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v14i3.1080

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan Variation of Body Drops dalam meningkatkan kecepatan pukulan Gyaku Tsuki Chudan pada siswa putera ekstrakurikuler SMA Swasta Kristen Immanuel  Medan Tahun 2016. Metode penelitian adalah Penelitian Tindakan sesuai dengan jurusan kepelatihan Olahraga. Perlakuan diberikan dalam bentuk pengumpulan data dengan menggunakan lembar observasi. Adapun yang menjadi subjek adalah siswa putera ekstrakurikuler SMA Swasta Kristen Immanuel Medan yang berjumlah sebanyak 15 orang, yang diperoleh berdasarkan teknik Total Sampling. Instrumen yang digunakan adalah test kecepatan pukulan Gyaku Tsuki Chudan menggunakan Stop watch berdasarkan indikator penilaian yang telah ditentukan. Analisa data yang digunakan adalah dengan perhitungan persentase. Dari hasil analisa data yang diperoleh menunjukkan bahwa pada Siklus I atlet mempunyai nilai rata- rata 0,43 detik dengan persentase 68,18% dan skor aktivitas latihan sebesar 3,00 berada pada kategori baik. Sehingga dapat disimpulkan bahwa : Metode latihan Variation of Body Drops dapat meningkatkan kecepatan pukulan Gyaku Tsuki Chudan Pada siswa putera ekstrakurikuler SMA Swasta Kristen Immanuel Medan Tahun 2016. Kata Kunci: Kecepatan, Gyaku Tsuki Chudan, Variation of Body Drops
HUBUNGAN KELINCAHAN DAN KESEIMBANGAN TERHADAP HASIL DRIBBLE DALAM PERMAINAN BOLA BASKET PADA CLUB BOLA BASKET D’BASCOM Riyoko, Endie
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 17, No 2 (2019): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v17i2.2502

Abstract

AbstrakPermasalahan penelitian ini kurangnya keterampilan dribble pemain klub bola basket D’bascom adalah kelincahan dan keseimbangan. Metode penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan teknik analisis data korelasi, baik tunggal maupun ganda. Populasi penelitian pemain klub bola basket D’bascom, dengan sampel 30 orang. Teknik pengumpulan menggunakan tes Dogging Run, tes Modified bass test dan tes Dribble bola basket, sedangkan teknik analisis data menggunakan metode liliefors dan uji r. Dari analisis data diperoleh hasil: (1) Variabel kelincahan memberikan kontribusi sebesar 47,47% terhadap hasil keterampilan dribbling bola basket; (2) Variabel keseimbangan memberikan kontribusi 50,83% terhadap hasil keterampilan dribble bola basket; (3) Secara bersama-sama kelincahan dan keseimbangan memberikan hubungan sebesar 60,66% terhadap hasil keterampilan dribble bola basket. Dapat disimpulkan bahwa kelincahan dan keseimbangan memberikan hubungan yang signifikan terhadap hasil dribble bola basket.Kata Kunci : Kelincahan, Keseimbangan, dan Hasil DribbleAbstractThis research problems of lack of skill players dribble a basketball club D'bascom is the agility and balance. The method of this research is quantitative methods with data correlation analysis techniques, either single or double. Population research D'bascom basketball player, with a sample of 30 people. Gathering techniques using the Amp Run tests, test Modified bass test test and Dribble a basketball, while data analysis techniques using the liliefors method and test data analysis Of r. retrieved results: (1) Variable agility contribute of 47.47% against the results of the basketball dribbling skills; (2) the variable balance contributed 50.83% against the results of the basketball dribble skills; (3) together provide agility and balance the relations of 60.66% against the results of the basketball dribble skills. It can be concluded that the agility and balance give a significant relationship towards results dribble basketballs.Key words: agility, balance, and results of the Dribble
HETEROSTRUKTUR FABRY-PEROT SEBAGAI BAHAN PEMBELAJARAN OPTIK Lubis, Patricia
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 13, No 1 (2015): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v13i1.284

Abstract

AbstrakStruktur Fabry-Perot merupakan dua plat sejajar yang dipisahkan dengan jarak tertentu sehingga diperoleh refleksi cahaya yang tinggi . Struktur ini telah populer digunakan pada pandu resonan laser (laser resonant cavity). Ditengah tengah struktur ini terdapat komponen penting dalam melakukan resonansi gelombang yang disebut microcavity. Stuktur yang diteliti ini berupa struktur lapisan tipis. Struktur ini dimanfaatkan untuk meningkatkan efisiensi divais optoelektronik. Masalah dalam penulisan ini adalah bagaimanakah heterostruktur Fabry-Perot sebagai bahan pembelajaran optik? Tujuan penulisan ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan heterostruktur Fabry-Perot sebagai bahan pembelajaran optik. Pengaruh microcavity pada struktur Fabry-Perot memperlihatkan terjadinya resonansi  pada daerah panjang gelombang antara 650 nm–725 nm dengan indeks bias lapisan penyusunnya masing-masing adalah 3,5 untuk indeks bias tinggi (nH), 2,28 untuk indeks bias cavity (nC) dan 1,9 untuk indeks bias rendah (nL). Ini berarti bahwa dapat dibuat struktur Fabry-Perot microcavity  yang sensitif pada panjang gelombang tertentu dengan mengatur nH, nC, dan nL. Namun beberapa penjelasan dalam teks book mengenai struktur ini masih sangat minim, sehingga dalam penelitian ini diberikan penjelasan lebih terperinci mengenai pengaruh struktur ini pada panjang gelombang tertentu yang bermanfaat juga untuk aplikasi sel surya dan TFLED. Kata Kunci: Heterostruktur, Fabry-Perot, Optik
PENGUKURAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA MELALUI IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KNISLEY BERBASIS GAYA BELAJAR Mahmudah, Irsyadatul; Munawarroh, Siti; Rosikin, Ainur; Halim Fathani, Abdul
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 16, No 2 (2018): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v16i2.2045

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini untuk mengetahui ada atau tidaknya perbedaan yang signifikan antara kemampuan pemahaman konsep siswa yang mengikuti model pembelajaran matematika Knisley (MPMK) berdasarkan gaya belajar dengan kemampuan pemahaman konsep siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional, serta mendeskripsikan kemampuan pemahaman konsep siswa yang mengikuti model pembelajaran matematika Knisley (MPMK) berdasarkan gaya belajar dan kemampuan pemahaman konsep siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Penelitian ini dilakukan di SMP Islam 01 Batu, Kelas VII pada materi segiempat dengan sampel 23 siswa sebagai kelas eksperimen dan 23 siswa kelas kontrol. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode tes yang terdiri dari pretest dan posttest kemampuan pemahaman konsep, serta angket gaya belajar. Analisis data dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan uji normalitas, uji homogenitas dan uji two-way ANOVA. Berdasarkan hasil analisis data penelitian kuantitatif menunjukkan bahwa terdapat perbedaan antara kemampuan pemahaman berdasarkan gaya belajar antara siswa yang mengikuti model pembelajaran matematika Knisley (MPMK) dengan siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional. Sedangkan hasil data penelitian kualitatif diperoleh kemampuan pemahaman konsep berdasarkan gaya belajar auditorial untuksiswa yang mengikuti model pembelajaran matematika Knisley (MPMK) lebih baik dibandingkan kemampuan pemahaman konsep berdasarkan gaya belajar visual dan kinestetik. Kata Kunci : Pemahaman Konsep Matematika, Model Pembelajaran Knisley, Gaya BelajarMEASUREMENT OF ABILITY OF  CONCEPTUAL UNDERSTANDING IN MATHEMATICS THROUGH THE IMPLEMENTATION OF KNISLEY LEARNING MODEL BASED ON LEARNING STYLES AbstractThis research is motivated by the low ability of understanding the concept of students and the use of the model given by the teacher is still less effective because the applied learning model is still centered on the teacher that is conventional learning. The purpose of this study is to determine whether or not there is a significant difference between the ability to understand the concepts of students who follow the model of learning mathematics Knisley based on learning styles with the ability to understand the concept of students who follow conventional learning, and describes the ability to understand the concept of students who follow the model of learning mathematics Knisley based on learning styles and students' conceptual understanding abilities that follow conventional learning. This research was conducted in Islamic Junior High School 01 Batu, Class VII in quadrilateral material with sample of 23 students as experiment class and 23 students of control class. Data collection method used is a test method that consists of pretest and posttest the ability to understand the concept, as well as questionnaire learning style. Data analysis in this research is by using normality test, homogeneity test and two-way ANOVA test. Based on the results of quantitative research data analysis shows that there is a difference between the ability of understanding based on learning styles between students who follow the model of learning mathematics Knisley with students who follow the conventional learning model. While the results of qualitative research data obtained the ability to understand the concept based on auditorial learning style for students who follow the model of learning mathematics Knisley better than the ability to understand the concept based on visual and kinesthetic learning style Keywords: Understanding Mathematical Concepts, Knisley Learning Model, Learning Styles
KOMPETENSI GURU DALAM UPAYA PEMBERDAYAAN PERPUSTAKAAN SEKOLAH Murniviyanti, Liza
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 12, No 2 (2014): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v12i2.92

Abstract

Abstrak            Seorang guru yang mendapat tugas tambahan sebagai kepala perpustakaan sekolah seharusnya memiliki kompetensi pengelolaan perpustakaan sekolah/madrasah. Dengan memiliki kompetensi tersebut, sang guru diharapkan dapat memberdayakan perpustakaannya dalam rangka membantu sekolah mencapai tujuannya. Untuk memberdayakan perpustakaan sekolah, guru yang bertugas sebagai kepala perpustakaan tersebut harus menguasai bidang keguruan dan pendidikan sekaligus juga bidang ilmu perpustakaan. Kenyataan di lapangan masih banyak guru yang memimpin perpustakaan sekolah hanya untuk melengkapi jam mengajarnya menjadi 24 jam mengajar per minggu. Kata Kunci: Perpustakaan Sekolah, Guru, Kompetensi

Page 1 of 23 | Total Record : 225