cover
Contact Name
Dessy Wardiah
Contact Email
jurnalwahanadidaktika@gmail.com
Phone
+6285380755167
Journal Mail Official
wahanadidaktika@univpgri-palembang.ac.id
Editorial Address
Jl. Jend. A. Yani Lr. Gotong Royong 9/10 Ulu Palembang Telp. (0711) 510043 Faks (0711) 514782
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Wahana Didaktika
ISSN : 18295614     EISSN : 26214075     DOI : http://dx.doi.org/10.31851/wahanadidaktika
Core Subject : Education,
Jurnal wahana didaktika terbit setiap Januari, mei dan september Artikel-artikel yang diterbitkan dalam Jurnal Wahana didaktika termasuk hasil dari bidang penelitian kualitatif; konseptual; dan tinjauan literatur. Serangkaian penelitian yang meliputi Ilmu Pendidikan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 13, No 1 (2015): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan" : 10 Documents clear
HETEROSTRUKTUR FABRY-PEROT SEBAGAI BAHAN PEMBELAJARAN OPTIK Lubis, Patricia
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 13, No 1 (2015): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v13i1.284

Abstract

AbstrakStruktur Fabry-Perot merupakan dua plat sejajar yang dipisahkan dengan jarak tertentu sehingga diperoleh refleksi cahaya yang tinggi . Struktur ini telah populer digunakan pada pandu resonan laser (laser resonant cavity). Ditengah tengah struktur ini terdapat komponen penting dalam melakukan resonansi gelombang yang disebut microcavity. Stuktur yang diteliti ini berupa struktur lapisan tipis. Struktur ini dimanfaatkan untuk meningkatkan efisiensi divais optoelektronik. Masalah dalam penulisan ini adalah bagaimanakah heterostruktur Fabry-Perot sebagai bahan pembelajaran optik? Tujuan penulisan ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan heterostruktur Fabry-Perot sebagai bahan pembelajaran optik. Pengaruh microcavity pada struktur Fabry-Perot memperlihatkan terjadinya resonansi  pada daerah panjang gelombang antara 650 nm–725 nm dengan indeks bias lapisan penyusunnya masing-masing adalah 3,5 untuk indeks bias tinggi (nH), 2,28 untuk indeks bias cavity (nC) dan 1,9 untuk indeks bias rendah (nL). Ini berarti bahwa dapat dibuat struktur Fabry-Perot microcavity  yang sensitif pada panjang gelombang tertentu dengan mengatur nH, nC, dan nL. Namun beberapa penjelasan dalam teks book mengenai struktur ini masih sangat minim, sehingga dalam penelitian ini diberikan penjelasan lebih terperinci mengenai pengaruh struktur ini pada panjang gelombang tertentu yang bermanfaat juga untuk aplikasi sel surya dan TFLED. Kata Kunci: Heterostruktur, Fabry-Perot, Optik
KEEFEKTIFAN METODE TOTAL PHYSICAL RESPONSE DALAM PENGAJARAN ACTION VERBS SISWA KELAS VIII SMP YAYASAN IBA PALEMBANG Mortini, Asti Veto
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 13, No 1 (2015): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v13i1.279

Abstract

Abstrak            Metode mengajar selalu digunakan guru bahasa Inggris dalam mengajarkan bahasa Inggris sebagai bahasa asing. Metode-metode yang digunakan dalam proses belajar mengajar mempengaruhi hasil belajar. Metode juga merupakan komponen penting dalam dunia pendidikan dan pengajaran. Total physical response adalah salah satu metode yang bisa diterapkan dalam proses pembelajaran bahasa Inggris. Metode TPR memungkinkan guru atau tenaga pengajar lainnya dalam membangun kalimat-kalimat perintah yang sifatnya biasa dan lebih menarik ataupun  bisa bersifat lucu untuk menarik perhatian dan minat siswa. Tentu saja, guru harus menguasai kelas dengan baik sebelum menerapkannya. Dalam metode TPR, para siswa akan membangun bentuk pola aturan yang benar selama proses atau kegiatan di dalam kelas. Guru memberikan kalimat dalam bentuk perintah dan mempraktikannya dengan siswa. Oleh karena itu, keterampilan berbicara lebih disampingkan dan keterampilan pemahaman siswa lebih diterapkan.  Kata Kunci : Metode Total, Physical Response, Action Verbs
PENGARUH STRATEGI MASTERY LEARNING DENGAN MENGGUNAKAN METODE EKSPERIMEN TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA DI SMA METHODIST 2 PALEMBANG Patricia Lubis, Misdalina &
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 13, No 1 (2015): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v13i1.283

Abstract

AbstrakStrategi mastery learning atau belajar tuntas bertujuan agar dikuasainya bahan oleh sekelompok siswa yang sedang mempelajari bahan tertentu secara tuntas. Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah pengaruh strategi mastery learning dengan menggunakan metode eksperimen terhadap hasil belajar di SMA Methodist 2 Palembang? Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan pengaruh strategi mastery learning dengan menggunakan metode eksperimen terhadap hasil belajar di SMA Methodist 2 Palembang.   Pengumpulan data dilakukan dengan teknik tes. Berdasarkan perhitungan analisis hipotesis penelitian, bahwa siswa pada kelas yang menggunakan strategi mastery learning dengan metode eksperimen mendapatkan hasil yang lebih besar jika dibandingkan dengan hasil belajar siswa pada kelas yang bukan menggunakan strategi mastery learning dengan metode diskusi dan resitasi. Hasil ini terlihat pada nilai rata-rata hasil tes, kelas yang menggunakan strategi mastery learning dengan metode eksperimen ( ) = 88,40 sedangkan pada kelas yang bukan menggunakan strategi mastery learning dengan metode resitasi dan diskusi memperoleh nilai rata-rata ( ) = 72,91. Dari analisis data yang dilakukan dengan menggunakan statistik uji t sebagai langkah terakhir untuk mengambil keputusan terhadap hipotesis yang ada, di dapat t     t  yaitu 5,96  1,667 maka H  ditolak dan H  diterima.  Kata Kunci: Strategi Mastery Learning, Metode Eksperimen
HUBUNGAN PENGUASAAN AFIKSASI, KOSAKATA DAN KEMAMPUAN MENULIS KALIMAT TUNGGAL PADA SISWA KELAS II SDN DI KECAMATAN PERIUK, KOTA TANGERANG, PROPINSI BANTEN Dedy, Adrianus
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 13, No 1 (2015): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v13i1.278

Abstract

Abstrak          Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui hubungan antara afiksasi, dan pemahaman kosakata terhadap kemampuan menulis kalimat tunggal. Penelitian ini dilakukan di SDN Periuk 1 Kota Tangerang, Provinsi Banten tahun akademik 2012/2013 di semester kedua. Sampel penelitian ini berjumlah 35 orang, yang diambil secara acak (random sampling). Adapun metode penelitian ini menggunakan survey. Adapun hasil penelitian ini meliputi: 1) terdapat hubungan yang signifikan antara penguasaan affiksasi terhadap kompetensi menulis kalimat tunggal; 2) terdapat hubungan yang signifikan antara penguasaan kosakata terhadap kompetensi menulis kalimat tunggal; 3) terdapat hubungan yang signifikan antara penguasaan tata bahasa dan penguasaan kosakata terhadap kompetensi menulis kalimat tunggal. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa kompetensi menulis kalimat tunggal dapat dilakukan penguasaan affiksasi dan penguasaan kosakata.   Kata Kunci: Pemahaman Afiksasi, Penguasaan Kosakata, Kompetensi Menulis Kalimat Tunggal
PENINGKATAN HASIL BELAJAR FISIKA DAN AKTIVITAS SISWA KELAS VII4 MELALUI STRATEGI INKUIRI DI SMP NEGERI 1 RANTAU BAYUR BANYUASIN Lefudin, Lefudin
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 13, No 1 (2015): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v13i1.282

Abstract

Abstrak         Penelitian ini berangkat dari latar belakang  belajar bersifat ekslusif (book-oriented), artinya belajar hanya untuk menjawab soal-soal ulangan formatif dan sumatif, belajar bersifat pasif karena belajar tidak disertai proses internalisasi individualistik pada siswa, artinya pembelajaran berpusat pada guru (teacher centre oriented) yang mengacu pada ketuntasan materi, dan  kurang inovatifnya guru dalam memperdayakan siswa dalam belajar. Dari latar belakang yang telah diuraikan di atas, maka yang menjadi permasalahan dalam penelitian ini: (1) apakah melalui strategi inkuiri dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa dalam pembelajaran fisika. (2) apakah melalui strategi inkuiri dalam pembelajaran fisika dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan aktivitas belajar siswa peningkatan hasil belajar siswa melalui strategi inkuiri pada pembelajaran fisika. Adapun hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah (1) nilai rata-rata yang yang telah dicapai oleh siswa pada siklus pertama yaitu 63,5, kemudian pada siklus kedua nilai rata-rata yang telah dicapai oleh siswa meningkat menjadi 69,2, selanjutnya nilai rata-rata yang diperoleh siswa meningkat dengan nilai 72 pada siklus ketiga. (2) partisipasi siswa dalam proses pembelajaran juga tergolong baik, hal ini diketahui dari masing-masing siklus, pada siklus pertama  rata-rata aktivitas siswa 3,48 selanjutnya pada siklus kedua rata-rata aktivitas siswa mengalami peningkatan yaitu 3,52, kemudian pada siklus ketiga rata-rata aktivitas siswa meningkat menjadi 3,58.  Kata Kunci: Hasil Belajar, Aktivitas Siswa, dan Strategi Inkuiri
PENINGKATAN MUTU MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KEPELATIHAN OLAHRAGA MELALUI PELATIHAN KURIKULUM 2013 PLUS Muhyi, Muhammad; Sulindro, Sigit
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 13, No 1 (2015): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v13i1.277

Abstract

AbstrakSecara umum, mahasiswa lulusan program pendidikan pelatihan olahraga akan bekerja sebagai guru di lembaga pendidikan, maka mereka akan mengajar pendidikan lahraga dan kesehatan di sekolah. Saat ini, pemerintah Indonesia melakukan pengembangan kurikulum menjadi kurikulum 2013 (K13). Pada dasarnya, mahasiswa pendidikan pelatihan olahraga harus menguasai perubahan kurikulum. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan kualitas siswa pendidikan pelatihan olahraga melalui pelatihan kurikulum 2013 Plus. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental, sampel penelitian adalah 2.012 siswa dari pembinaan olahraga pendidikan tahun ajaran 2012 yang saat ini diprogram PPL 1. Lokasi penelitian di Universitas PGRI Adi Buana Surabaya. Penelitian ini menggunakan desain kelompok pra-posttest. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner, dan teknik analisis data menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjukkan setelah dianalisis dengan uji t bahwa nilai signifikansi sebesar 0,000 <α (0,05). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan antara kelompok data pretest dan posttest. Pelatihan untuk meningkatkan kualitas siswa dengan memberikan pelatihan kurikulum 2013 Plus dapat membantu meningkatkan pengetahuan mereka.         Kata Kunci: Kualitas, Pelatihan, Sertifikasi dan Curriulum
MEMBACA EKSTENSIF ARTIKEL THE JAKARTA POST MAHASISWA PENDIDIKAN BAHASA INGGRIS UNIVERSITAS PGRI PALEMBANG Herlina, Herlina
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 13, No 1 (2015): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v13i1.281

Abstract

Abstrak Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah membaca ektensif artikel the Jakarta Post mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris Universitas PGRI Palembang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan mendeskripsikan membaca ektensif artikel the Jakarta Post mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris Universitas PGRI Palembang. Penelitian ini menggunakan metode pra-eksperimen dengan satu kelompok pre-test dan post-test. Populasi dari penelitian ini 52 mahasiswa semester kelima dengan 28 mahasiswa sebagai sampel yang bukan random sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa setelah mengajar membaca ekstensif  dengan menggunakan artikel the Jakarta Post, penguasaan mahasiswa terhadap pemahaman isi artikel dalam mata kuliah extensive reading meningkat dan rata-rata nilai pada pre-test 63,75 dan rata-rata nilai mahasiswa dalam post-test 76,96 dengan menggunakan nilai hasil uji t yang hasilnya sesuai adalah (12,58) dan nilai valuenya (1.684) dan berarti (Ho) ditolak dan (Ha) diterima.  Dengan demikian, hipotesis terbukti kebenarannya. Kata Kunci:  Membaca Ekstensif, Artikel the Jakarta
POLA KOMUNIKASI GURU DAN SISWA DI KELAS: SUATU TINJAUAN BERDASARKAN PERSPEKTIF SOSIOLOGI PENDIDIKAN Kadir, Herson
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 13, No 1 (2015): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v13i1.276

Abstract

AbstrakMasalah dalam penelitian ini adalah bagaimana menciptakan pola komunikasi yang baik di kelas dan Bagaimana peran guru menjalin komunikasi yang baik dengan siswa di kelas. Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan pola komunikasi yang baik di kelas dan peran guru menjalin komunikasi yang baik dengan siswa di kelas. Pola komunikasi yang baik di kelas tentunya sangat bergantung dari kemampuan guru selaku pembicara menyampaikan instruksi dan materi di kelas melalui bahasa yang baik dan benar. Penerapan bargaining power dalam membangun pola dan tindak komunikasi yang efektif di ruang kelas perlu didukung oleh iklim sosial terbuka, mandiri, dan persaudaraan, serta memperhatikan point-point penting berupa ketepatan, kejujuran, dan kebenaran (objektivitas). Hal itu perlu diperhatikan agar nilai dan tatanan norma dan etika yang dibangun di dalam diri siswa akan tetap terjaga. Dengan begitu, maka siswa tidak hanya memiliki kecerdasan dan keterampilan berbahasa atau berkomunikasi yang baik, namun memiliki pula mental dan karakter yang positif. Kata Kunci: Pola Komunikasi, Guru, Siswa dan Sosiologi
PEMBELAJARAN FISIKA BERBANTUAN SIMULASI PhET DALAM MEMBANGUN KONSEP SISWA Sugiarti, Sugiarti
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 13, No 1 (2015): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v13i1.285

Abstract

AbstrakPerkembangan IPTEK berperan penting dalam perkembangan media pembelajaran, simulasi merupakan salah satu bukti. Sistem pengajaran berbasis multimedia dapat menyajikan materi pelajaran yang lebih menarik tidak monoton dan memudahkan penyampaian. Siswa dapat mempelajari materi tertentu secara mandiri dengan menggunakan komputer yang dilengkapi dengan program berbasis multimedia. Untuk dapat mengembangkan keterampilan generik sains pada pembelajaran konsep-konsep fisika yang bersifat abstraks perlu bantuan teknologi informasi. Teknologi informasi dalam pendidikan diaplikasikan dalam bentuk multimedia berupa perangkat lunak (software), yang memberikan fasilitas kepada siswa untuk mempelajari suatu materi. Salah satu media simulasi virtual yang bisa digunakan adalah simulasi Physics Education Technology (PhET). Penggunaan aplikasi multimedia dalam pembelajaran diharapkan mampu membangun konsep dan keterampilan proses sains siswa. Kata Kunci: PhET, Membangun Konsep
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF DAN GAYA KOGNITIF TERHADAP HASIL BELAJAR IPS PADA SISWA KELAS II SD DI KECAMATAN TUGUMULYO KABUPATEN MUSI RAWAS Utami, Febriyanti
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 13, No 1 (2015): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v13i1.280

Abstract

Abstrak         Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh metode pembelajaran kooperatif dan gaya kognitif terhadap hasil belajar IPS pada siswa kelas II SD. Metode kooperatif yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pembelajaran kooperatif tipe Make a Match dan metode pembelajaran kooperatif tipe STAD. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 64 siswa. Pemilihan sampel dilakukan dengan cara multistage sampling. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah ANAVA dua jalan. Hasil penelitian yang didapat adalah: 1) hasil belajar IPS pada kelompok siswa yang diberi metode pembelajaran kooperatif tipe Make a Match lebih tinggi dibandingkan kelompok siswa yang diberi metode pembelajaran kooperatif tipe STAD, 2) terdapat pengaruh interaksi antara metode pembelajaran kooperatif tipe kooperatif dan gaya kognitif terhadap hasil belajar IPS, 3) Hasil belajar IPS pada kelompok siswa yang memiliki gaya kognitif field independent yang diberi metode pembelajaran kooperatif tipe Make a Match lebih tinggi dibandingkan kelompok siswa yang diberi metode pembelajaran kooperatif tipe STAD, 4) Hasil belajar IPS pada kelompok siswa yang memiliki gaya kognitif field dependent yang diberi metode pembelajaran kooperatif tipe Make a Match lebih rendah dibandingkan kelompok siswa yang diberi metode pembelajaran kooperatif tipe STAD.  Kata Kunci: Kooperatif, Gaya Kognitif dan Hasil Belajar IPS

Page 1 of 1 | Total Record : 10