cover
Contact Name
Dessy Wardiah
Contact Email
jurnalwahanadidaktika@gmail.com
Phone
+6285380755167
Journal Mail Official
wahanadidaktika@univpgri-palembang.ac.id
Editorial Address
Jl. Jend. A. Yani Lr. Gotong Royong 9/10 Ulu Palembang Telp. (0711) 510043 Faks (0711) 514782
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Wahana Didaktika
ISSN : 18295614     EISSN : 26214075     DOI : http://dx.doi.org/10.31851/wahanadidaktika
Core Subject : Education,
Jurnal wahana didaktika terbit setiap Januari, mei dan september Artikel-artikel yang diterbitkan dalam Jurnal Wahana didaktika termasuk hasil dari bidang penelitian kualitatif; konseptual; dan tinjauan literatur. Serangkaian penelitian yang meliputi Ilmu Pendidikan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 16, No 1 (2018): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan" : 12 Documents clear
ANALISIS KESULITAN MAHASISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL-SOAL PEMECAHAN MASALAH MATERI GEOMETRI Rotua Manullang, Febriani
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 16, No 1 (2018): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v16i1.1927

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesulitan mahasiswa PGSD dalam menyelesaikan soal-soal pemecahan masalah materi geometri melalui metode kualitatif-deskriptif dengan menggunakan triangulasi data, yakni dokumentasi, wawancara, dan observasi. Dalam menguji kemampuan pemahaman matematis, peneliti menggunakan soal tes essay yang terlebih dahulu diuji tingkat validitas dan reliabilitasnya. Kemudian didapatkan hasil bahwa hanya 5 dari 8 soal yang bisa digunakan dalam tes kemampuan pemecahan masalah soal-soal matematika mahasiswa PGSD. Dalam penelitian ini, mahasiswa dibagi menjadi 3 tingkatan kategori kemampuan, yakni tinggi, sedang, dan rendah. Kesimpulan yang didapat ialah sebanyak 25% mahasiswa memiliki kemampuan tinggi, 65% mahasiswa memiliki kemampuan sedang, dan 10% mahasiswa memiliki kemampuan rendah. Pemberian pelatihan soal-soal yang bersifat pemecahan masalah kepada mahasiswa akan membantu mereka dalam memahami soal-soal geometri. Kata Kunci: Kesulitan Mahasiswa, Pemecahan Masalah, Geometri. ANALYSIS OF STUDENT’S DIFFICULTY IN SOLVING GEOMETRY PROBLEMS AbstractThis study aims to describe the difficulties of PGSD students in solving the problem solving of geometric matter through qualitative dscriptive method using data triangulation, i.e documentation, interview, and obsevation. In testing the ability of mathematical understanding, the researcher uses the essay' test problem firstly to test the level of validity and reliability. Then, it was found that only 5 out of 8 questions could be used in the problem solving test of mathematics problem for PGSD students. In this study, students are divided into 3 levels of capability categories, high, medium, and low. The conclusion is that 25% of students have high ability, 65% have medium ability, and 10% have low ability. Providing problem solving training to students will help them  in understanding the geometry problems. Keywords: Student Difficulties, Problem Solving, Geometry 
PENGARUH LAYANAN INFORMASI BIDANG BIMBINGAN KARIR DALAM PERENCANAAN KARIR SISWA KELAS XII IPA DI SMA NEGERI 1 INDRALAYA SELATAN Mega Putri, Rani
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 16, No 1 (2018): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v16i1.1921

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh layanan informasi bidang bimbingan karir dalam perencanaan karir siswa kelas XII IPA di SMA Negeri 1 Indralaya Selatan. Responden berjumlah 30 orang yang diambil secara purposive sampling. Pengambilan data menggunakan angket. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode one group pretest posttest design dan menggunakan analisis data komparatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa adanya peningkatan yang signifikan sebelum dan sesudah diberikan layanan informasi ( . Dapat disimpulkan bahwa adanya pengaruh layanan informasi bidang bimbingan karir dalam perencanaan karir siswa di SMA Negeri 1 Indralaya Selatan. Kata Kunci : Layanan Informasi, Bimbingan Karir, Perencanaan Karir INFLUENCE OF INFORMATION SERVICES CAREER MARKETING IN CAREER PLANNING CLASS XII IPA IN SMA NEGERI 1 SOUTH INDRALAYA AbstractThe object of the study was find out  the effect of information services in the career guidance field career planning of the twelve grade science students in SMA Negeri 1 South Indralaya. The total number of respondents were 30 students that taken by purposive sampling. This research uses quantitative approach with one group pretest and post-test method and using comparative data analysis. The result of data analysis shows that there is a significant increases before and after given the information services ( >  = 6.712 > 2.042). It can be concluded that the influence of information services in the career guidance field in career planning of the students in SMA Negeri 1 South Indralaya. Keywords: Information Services, Career Guidance, Career Planning
MERANCANG BAHAN AJAR KETERAMPILAN BERBICARA Wahyu Indrawati, Sri
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 16, No 1 (2018): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v16i1.1932

Abstract

AbstrakPengembangan keterampilan komunikasi di dalam kelas bisa sangat dipengaruhi oleh jenis kegiatan bahasa lisan. Tugas-tugas komunikatif biasanya menggunakan bahasa secara transaksional (misalnya menyampaikan atau meminta informasi, mengasosiasikan makna, atau menyelesaikan sebuah masalah) secara berpasangan atau secara berkelompok, tapi selama ini tugas komunikatif biasanya jarang ada yang memungkinkan pembelajar untuk menggunakan bahasa untuk tujuan-tujuan interaksi nyata. Karenanya perlu diciptakan situasi belajar yang dapat meningkatkan kelancaran berbicara siswa. Siswa perlu diajari  dan diberi masukan tentang sejauhmana kemampuan mereka dapat menyampaikan makna dan mencapai tujuan komunikasi. Dalam pembelajaran dan pengajaran berbicara, permasalahan sering timbul pada saat siswa dituntut untuk memahami materi ajar. Walaupun demikian, guru masih melihat beberapa peserta didik yang dapat menguasai dan mempunyai kemampuan tingkat hafalan dan apresiasi  yang tinggi dalam menguasai wacana yang harus dipelajari, akan tetapisering kali  mereka masih belum dapat menguasai tugas hafalan dan apresiasi tinggi dalam mempelajari pengetahuan yang diberikan. Kata Kunci: Bahan Ajar, Keterampilan Berbicara DESIGNING SKILL SPEAKING MATERIALS Abstract          The development of communication skills in the classroom can be greatly influenced by the type of spoken language activity. Communicative tasks typically use language in a transactional way (eg convey or request information, associate meaning, or solve a problem) in pairs or in groups, but so far communicative tasks are rarely available that allow learners to use language for real interaction purposes . Therefore it is necessary to create a learning situation that can improve students' speaking fluency. Students need to be taught and given feedback about how well their ability can convey meaning and achieve communication goals.In learning and speaking teaching, problems often arise when students are required to understand teaching materials. Nevertheless, teachers still see some learners who can master and have the ability to memorize the level of memorization and high in the discourse that must be studied, but often they still can not master the task of memorization and high appreciation in learning the knowledge given.Keywords: Teaching Materials, Speech Skills
SURVEI FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MOTIVASI MAHASISWA DALAM MENGIKUTI MATA KULIAH PEMBELAJARAN RENANG Imansyah, Farizal
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 16, No 1 (2018): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v16i1.1926

Abstract

AbstrakTujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktoryang mempengaruhi motivasi mahasiswa semesterIII dalam mengikuti mata kuliah Pembelajaran renang di program studi pendidikan olahraga Universitas PGRI Palembang. Metode penelitian yang di gunakan, yaitu survei. teknik pengumpulan data seperti angket dan wawancara. Sampel penelitian ini yaitu mahasiswa pendidikan olahraga semester III yang berjumlah 60 orang. Teknik analisis data ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan persentase yaitu teknik yang menggunakan analisis masalah secara langsung dan dapat melihat keadaan yang sedang berlangsung. Hasil penelitian tentang faktor-faktor motivasi mahasiswa dalam mengikuti pembelajaran renang menunjukan persentase yang tinggi yaitu faktor motivasi intrinsik sebesar 72%, motivasi ekstrinsik 66% dan sarana-prasarana sebesar 70%. Dilihat dari persentasenya setiap faktor-faktor motivasi memiliki sumbangan yang cukup tinggi dalam mempengaruhi motivasi belajar renang mahasiswa semester III Program Studi Pendidikan Olahraga Universitas PGRI Palembang. Kata kunci: Motivasi dan Pembelajaran Renang SURVEY OF FACTORS INFLUENCING MOTIVATION OF STUDENTS IN FOLLOWING LEARNING LANGUAGE LEARNING COLLEGE Abstract          The purpose of this study was to determine the factors that affect student motivation in the third semester in following courses Learning swimming in the sports education program of PGRI University Palembang.The research method that is used, that is survey. data collection techniques such as questionnaires and interviews. Samples of this study are students of sports education semester III, amounting to 60 people. This data analysis technique using descriptive quantitative methods with percentage of techniques that use problem analysis directly and can see the ongoing situation. The result of research about motivation factors of students in following learning pool shows high percentage of intrinsic motivation factor is 72%, extrinsic motivation 66% and infrastructure 70%. Judging from the percentage of each motivation factors have a high enough contribution in influencing motivation of student swimming pool in third semester of Sport Education Studies Program Universitas PGRI Palembang. Keywords: Motivation and Lessons Learned
KONTRIBUSI KEPERCAYAAN DIRI TERHADAP INTERAKSI SOSIAL SISWA Sahputra, Dika
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 16, No 1 (2018): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v16i1.1920

Abstract

AbstrakPenelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya interaksi sosial siswa. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan kepercayaan diri, (2) men-deskripsikan interaksi sosial siswa, (3) menguji kontribusi kepercayaan diri terhadap interaksi sosial. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif jenis deskriptif korelasional. Populasi penelitian adalah siswa kelas X, XI, dan XII SMA Negeri Sipis Pis yang berjumlah 424 siswa. Adapun sampel yang dipilih dengan teknik proportional stratified random sampling. Instrumen yang digunakan adalah skala model Likert. Hasil uji validitas dan reliabilitas instrumen kepercayaan diri dan interaksi sosial siswa, menyatakan bahwa instrumen penelitian valid dan reliabel. Data dianalisis dengan statistik deskriptif Korelasional. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa: (1) secara rata-rata gambaran kepercayaan diriberada pada kategori tinggi, (2) interaksi sosial berada pada kategori tinggi, (3) terdapat kontribusi kepercayaan diri terhadap interaksi sosial sebesar 7.6% (R=0.275, signifikansi 0.000). Implikasi hasil penelitian tersebut dapat dijadikan sebagai analisis kebutuhan siswa untuk pembuatan program pelayanan bimbingan dan konseling di SMA Negeri 1 Sipis Pis.  Kata Kunci: Kepercayaan Diri, Interaksi Sosial SiswaTHE CONTRIBUTION OF SELF CONFIDENCE TOWARD STUDENTS’ SOCIAL INTERACTIONAbstractThis research is done due to the fact that students’ social interaction was still low. This research aimed to: (1) describe self confidence, (2), describe students’ social interaction, (3) test the contribution of self confidence toward students’ social interaction. The design of the  research was quantitative by using the descriptive correlational method. The population of this research was all the students SMAN 1Sipis Pis with totally 424 students, the samples were 206 students, that were chosen by the using proportional stratified random sampling technique. The instrument of the research was the Likert Model scale. The result of validity and reliability of self confidence and students social interaction instrument showed that they were valid and reliable. Data were analyzed with descriptive statistics and Correlation. The finding of this research are: (1)  on general self confidence are in high category, (2) students social interaction at the high category, (3) there are significance contribution of  self confidence toward students interpersonal communication7.6% (R= 0.275, significant 0.000),. The implication of this research can be used to analyzed the need assessment in the program of guidance dan counseling service which is related to self confidence and students’  social interaction. Keywords: Self Confidence, Students’ Social Interaction
PENINGKATAN HASIL BELAJAR ILMU PENGETAHUAN ALAM MELALUI MODEL GENIUS LEARNING PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI 147 PALEMBANG Ratna, Muttia
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 16, No 1 (2018): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v16i1.1931

Abstract

 AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa kelas IV dalam pembelajaran IPA dengan menggunakan model Genius Learning. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV-A SD Negeri 147 Palembang pada semester genap tahun pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 36 siswa, terdiri dari 20 siswa laki-laki dan 16 siswa perempuan. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari 2 siklus, tiap siklus meliputi: perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Indikator kerja yang ditetapkan untuk mengukur keberhasilan atau dikatakan tuntas jika nilai hasil belajar siswa >60 dan ketuntasan kelas 85%. Pada siklus I diperoleh hasil belajar kognitif siswa dengan rata-rata 64,70%, sedangkan siklus 2 diperoleh nilai rata-rata 88.57%. Hasil belajar ranah afektif dan psikomotor siswa pada siklus I berada pada kategori cukup meningkat pada siklus 2 dari kategori cukup menjadi sangat baik. Setelah melaksanakan penelitian tindakan kelas dapat diambil kesimpulan bahwa dengan menggunakan model Genius Learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Oleh karena itu disarankan pada guru kelas untuk menerapkan model Genius Learning dalam pembelajaran IPA. Kata Kunci: Hasil Belajar, Pembelajaran IPA, Model Genius Learning IMPROVEMENT OF LEARNING RESULT OF IPA THROUGH GENIUS LEARNING MODEL IN STUDENTS OF GRADE IV SD NEGERI 147 PALEMBANG AbstractThe purpose of this research is to know the improvement of learning result of fourth grade student in science learning by using Genius Learning model. In this study the subject is the fourth grader A State Elementary School 147 Palembang in the even semester of 2012/2013 school year which amounted to 36 students, consisting of 20 male students and 16 female students. This study uses classroom action research consisting of 2 cycles, each cycle includes: planning, implementation, observation, and reflection. Indicators of work established to measure success or say complete if the value of student learning outcomes> 60 and mastery 85% class. In the first cycle, students' cognitive learning achievement with an average of 64.70%, while cycle 2 obtained an average value of 88.57%. The learning result of the affective and psychomotor aspects of the students in cycle I are in the category of enough increase in cycle 2 of the category is quite good. After conducting the classroom action research can be concluded that using the Genius Learning model can improve student learning outcomes. Therefore it is suggested to the classroom teacher to apply the Genius Learning model in science lesson.          Keywords: Learning Outcomes, Science Lesson, Genius Learning Model
MEMBANGUN GENERASI BERKUALITAS MELALUI PENDIDIKAN KARAKTER Destiniar, Destiniar
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 16, No 1 (2018): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v16i1.1925

Abstract

AbstrakPergeseran nilai moral yang terjadi saat ini merupakan salah satu dampak negative dari arus globalisasi. Berbagai alternative penyelesaian diajukan seperti Peraturan, Undang-Undang, peningkatan upaya pelaksanaan dan penerapan hukum yang lebih kuat. Pendidikan dianggap sebagai alternatif yang bersifat preventif karena pendidikan membangun generasi baru bangsa yang lebih baik. yang menjadi permasalahan adalah “Bagaimana Membangun Generasi Berkualitas Melalui Pendidikan Karakter.” Tujuan dari kajian ini adalah untuk mengetahui bagaimana cara membangun generasi berkualitas melalui pendidikan Karakter. Metode yang digunakan untuk menjawab permasalahan ini adalah studi literature. Untuk membangun generasi berkualitas melalui pendidikan berkarakter diperlukan guru yang berkarakter, dengan guru yang berkarakter baik diharapkan akan menghasilkan siswa atau generasi yang juga berkarakter baik. Kata Kunci: Pendidikan Karakter, Generasi berkualitas. BUILD A QUALITY GENERATION THROUGH CHARACTER EDUCATION AbstractThe current shift in moral values is one of the negative effects of globalization. Various alternative settlements are proposed such as Regulations, Laws, enhanced efforts to implement and stronger application of laws. Education is considered as a preventive alternative because education builds a new generation of a better nation. the problem is "How to Build a Qualified Generation Through Character Education." The purpose of this study is to know how to build a quality generation through Character education. The method used to answer this problem is the literature study. To build a quality generation through character education required a character teacher, with a teacher of good character is expected to produce students or generations who are also characterized well. Keywords: Character Education, Quality Generation   
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN THINK TALK WRITE (TTW) TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS SISWA KELAS XI SMK SETIA DARMA PALEMBANG Sari, Mardiana
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 16, No 1 (2018): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v16i1.1929

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini untuk mengetahui dan mendeskripsikan pengaruh model pembelajaran Think Talk Write (TTW) dalam Menulis Siswa Kelas XI SMK Setia Darma Palembang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Pre Eksperimental Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI SMK Setia Darma Palembang yang berjumlah 302 orang, dan sampel penelitian berjumlah 34 orang. Teknik pengumpulan data, yaitu teknik tes, teknik  dokumentasi, dan teknik wawancara. Teknik analisis data, yaitu teknik analisis data menulis karangan argumentasi,dan teknik analisis data wawancara. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh yang signifikan model pembelajaran Think Talk Write (TTW) dalam pembelajaran menulis karangan argumentasi siswa Kelas XI SMK Setia Darma Palembang. Hal ini ditunjukkan setelah dilakukan pengujian mean tes awal dan tes akhir dengan harga bahwa thitung >ttabel yaitu 1.68 < 9.04. Ho (hipotesis nol) ditolak, dan Ha  (hipotesis alternatif) diterima. Sehingga pengujian hipotesis membuktikan bahwa ada pengaruh penggunaan model pembelajaran Think Talk Write (TTW) dalam pembelajaran menulis karangan argumentasi. Kata Kunci: Think Talk Write (TTW), Menulis, Karangan ArgumentasiTHE EFFECT OF THINK TALK WRITE (TTW) LEARNING MODEL ON THE ABILITY OF WRITING STUDENT CLASS XI SMK SETIA DARMA PALEMBANG Abstract          The purpose of this research is to know and describe the influence of learning model of Think Talk Write (TTW) in Writing Student Class XI SMK Setia Darma Palembang. The research method used is Pre Experimental Design method. The population of this study were all students of class XI SMK Setia Darma Palembang which amounted to 302 people, and the sample of the study amounted to 34 people. Data collection techniques, namely test techniques, documentation techniques, and interview techniques. Data analysis techniques, namely data analysis techniques writing argumentation, and interview data analysis techniques. The result of the research shows that there is a significant influence of Think Talk Write (TTW) learning model in the learning of writing argumentation of students of Class XI SMK Setia Darma Palembang. This is shown after testing the mean of the initial test and the final test with the price that thitung> ttabel is 1.68 <9.04. Ho (the null hypothesis) is rejected, and Ha (alternative hypothesis) is accepted. So the hypothesis testing proves that there is influence of the use of Think Talk Learning (TTW) learning model in learning writing argumentation writing. Keywords: Think Talk Write (TTW), Writing, Argumentation
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA GAMBAR TERHADAP MENULIS KARANGAN DESKRIPSI Heru, Agus
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 16, No 1 (2018): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v16i1.1923

Abstract

AbstrakMedia memegang peranan penting dalam proses belajar-mengajar, terutama dalam menulis karangan deskripsi. Masih banyak siswa yang kesulitan dalam menulis karangan deskripsi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media gambar dalam menulis karangan deskripsi pada siswa kelas VII SMP PGRI 1 Palembang. Metode penelitian yang di gunakan adalah metode ekperimen. Desain yang digunakan adalah Control Group Pretest Postest Design. Hasil penelitian menunjukkan jumlah peningkatan kelas ekperimen berdasarkan nilai pretest dan posttest sebesar 6,85%, sedangkan kelas kontrol sebesar 5,09 %. Perhitungan hipotesis menggunakan Uji-t yakniuji paired sampel T Test dan diperoleh nilai signifikan 0.048< α=0.05, sehingga Ho ditolak. Hal ini membuktikan bahwa penggunaan media gambar berpengaruh terhadap menulis karangan deskripsi pada siswa kelas VII SMP PGRI 1 Palembang. Kata Kunci: Menulis, Karangan Deskripsi, Media Gambar INFLUENCE OF USE OF MEDIA IMAGES ON WRITING DESCRIPTION AbstractMedia plays an important role in the teaching-learning process, especially in writing essay descriptions. There are still many students who have difficulty in writing descriptions. Therefore, this study aims to determine the effect of the use of drawing media in writing essay description on students of class VII SMP PGRI 1 Palembang. The research method used is experimental method. The design used is Control Group Pretest Postest Design. The results showed the increase of experimental class based on pretest and posttest value of 6.85%, while the control class was 5.09%. Hypothesis calculation using T-test is paired test sample T test and obtained significant value 0.048 <α = 0.05, so Ho is rejected. This proves that the use of media images affect the writing essay description on the seventh grade students of SMP PGRI 1 Palembang Keywords: Writing, Writing Description, Picture Media
HUBUNGAN GAYA KOGNITIF DENGAN PERKEMBANGAN KOGNITIF ANAK USIA DINI Utami, Febriyanti
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 16, No 1 (2018): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v16i1.1928

Abstract

Abstrak          Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara gaya kognitif dengan perkembangan kognitif anak usia dini. Metodologi penelitian yang digunakan yaitu penelitian kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Sampel penelitian ini adalah anak Kelompok B di TK IT Fattiyah Palembang. Data hasil penelitian gaya kognitif anak didapat dengan dilakukannya tes Good-enough-Harris Drawing Test (GHDT) dan data perkembangan kognitif anak dikumpulkan menggunakan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan koefisien korelasi antara gaya kognitif dengan perkembangan kognitif anak (rxy) sebesar 0,83 yang berarti bahwa terdapat hubungan positif dalam taraf tinggi antara gaya kognitif dengan perkembangan kognitif anak usia dini. Nilai koefisien determinasi 0,69 menunjukkan bahwa sebesar 69 % perkembangan kognitif anak dipengaruhi oleh gaya kognitif melalui hubungan linier sedangkan 31% dipengaruhi oleh faktor lain selain gaya kognitif. Kata Kunci : Gaya Kognitif, Perkembangan Kognitif THE RELATIONSHIP BETWEEN COGNITIVE STYLE BY COGNITIVE DEVELOPMENT OF EARLY CHILDHOOD Abstract          This study aims to determine the relationship between cognitive style with early childhood cognitive development. The research methodology used is quantitative research with correlational approach. The sample of this research is the children of Group B at IT Fattiyah TK Palembang. Data on the results of cognitive-style children's research were obtained by Good-enough-Harris Drawing Test (GHDT) and cognitive developmental data were collected using observation sheets. The results showed the correlation coefficient between cognitive style with cognitive development of children (rxy) of 0.83 which means that there is a positive relationship in the high level between cognitive style with early childhood cognitive development. The coefficient of determination 0.69 shows that 69 % of children's cognitive development is influenced by cognitive style through linear relationship while 31% is influenced by other factors besides cognitive style. Keywords: Cognitive Style, Cognitive Development  

Page 1 of 2 | Total Record : 12