cover
Contact Name
Dessy Wardiah
Contact Email
jurnalwahanadidaktika@gmail.com
Phone
+6285380755167
Journal Mail Official
wahanadidaktika@univpgri-palembang.ac.id
Editorial Address
Jl. Jend. A. Yani Lr. Gotong Royong 9/10 Ulu Palembang Telp. (0711) 510043 Faks (0711) 514782
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Wahana Didaktika
ISSN : 18295614     EISSN : 26214075     DOI : http://dx.doi.org/10.31851/wahanadidaktika
Core Subject : Education,
Jurnal wahana didaktika terbit setiap Januari, mei dan september Artikel-artikel yang diterbitkan dalam Jurnal Wahana didaktika termasuk hasil dari bidang penelitian kualitatif; konseptual; dan tinjauan literatur. Serangkaian penelitian yang meliputi Ilmu Pendidikan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 16, No 2 (2018): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan" : 12 Documents clear
PENGUKURAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA MELALUI IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KNISLEY BERBASIS GAYA BELAJAR Mahmudah, Irsyadatul; Munawarroh, Siti; Rosikin, Ainur; Halim Fathani, Abdul
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 16, No 2 (2018): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v16i2.2045

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini untuk mengetahui ada atau tidaknya perbedaan yang signifikan antara kemampuan pemahaman konsep siswa yang mengikuti model pembelajaran matematika Knisley (MPMK) berdasarkan gaya belajar dengan kemampuan pemahaman konsep siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional, serta mendeskripsikan kemampuan pemahaman konsep siswa yang mengikuti model pembelajaran matematika Knisley (MPMK) berdasarkan gaya belajar dan kemampuan pemahaman konsep siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Penelitian ini dilakukan di SMP Islam 01 Batu, Kelas VII pada materi segiempat dengan sampel 23 siswa sebagai kelas eksperimen dan 23 siswa kelas kontrol. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode tes yang terdiri dari pretest dan posttest kemampuan pemahaman konsep, serta angket gaya belajar. Analisis data dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan uji normalitas, uji homogenitas dan uji two-way ANOVA. Berdasarkan hasil analisis data penelitian kuantitatif menunjukkan bahwa terdapat perbedaan antara kemampuan pemahaman berdasarkan gaya belajar antara siswa yang mengikuti model pembelajaran matematika Knisley (MPMK) dengan siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional. Sedangkan hasil data penelitian kualitatif diperoleh kemampuan pemahaman konsep berdasarkan gaya belajar auditorial untuksiswa yang mengikuti model pembelajaran matematika Knisley (MPMK) lebih baik dibandingkan kemampuan pemahaman konsep berdasarkan gaya belajar visual dan kinestetik. Kata Kunci : Pemahaman Konsep Matematika, Model Pembelajaran Knisley, Gaya BelajarMEASUREMENT OF ABILITY OF  CONCEPTUAL UNDERSTANDING IN MATHEMATICS THROUGH THE IMPLEMENTATION OF KNISLEY LEARNING MODEL BASED ON LEARNING STYLES AbstractThis research is motivated by the low ability of understanding the concept of students and the use of the model given by the teacher is still less effective because the applied learning model is still centered on the teacher that is conventional learning. The purpose of this study is to determine whether or not there is a significant difference between the ability to understand the concepts of students who follow the model of learning mathematics Knisley based on learning styles with the ability to understand the concept of students who follow conventional learning, and describes the ability to understand the concept of students who follow the model of learning mathematics Knisley based on learning styles and students' conceptual understanding abilities that follow conventional learning. This research was conducted in Islamic Junior High School 01 Batu, Class VII in quadrilateral material with sample of 23 students as experiment class and 23 students of control class. Data collection method used is a test method that consists of pretest and posttest the ability to understand the concept, as well as questionnaire learning style. Data analysis in this research is by using normality test, homogeneity test and two-way ANOVA test. Based on the results of quantitative research data analysis shows that there is a difference between the ability of understanding based on learning styles between students who follow the model of learning mathematics Knisley with students who follow the conventional learning model. While the results of qualitative research data obtained the ability to understand the concept based on auditorial learning style for students who follow the model of learning mathematics Knisley better than the ability to understand the concept based on visual and kinesthetic learning style Keywords: Understanding Mathematical Concepts, Knisley Learning Model, Learning Styles
HUBUNGAN KOORDINASI MATA TANGAN DAN KEKUATAN OTOT LENGAN DENGAN KETEPATAN HASIL SERVIS FOREHAND DALAM PERMAINAN BULUTANGKIS PADA PESERTA EKSTRAKURIKULER DI SMA NEGERI 2 KAYUAGUNG Handayani, Widya
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 16, No 2 (2018): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v16i2.2052

Abstract

AbstrakMasalah dalam penelitian ini adalah adakah hubungan yang signifikan antara koordinasi mata tangan dan kekuatan otot lengan dengan ketepatan hasil servis forehand dalam permainan bulutangkis pada peserta ekstrakurikuler di SMA Negeri 2 Kayuagung. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidak hubungan antara koordinasi mata tangan dan kekuata otot lengan dengan ketepatan hasil servis forehand dalam permainan bulutangkis pada peserta ekstrakurikuler di SMA Negeri 2 Kayuagung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode korelasi. Variabel dalam penelitian ini adalah koordinasi mata tangan dan kekuatan otot lengan sebagai variabel bebas dan ketepatan hasil servis forehand sebagai variabel terikat. Dimana yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah peserta ekstrakurikuler SMA Negeri 2 Kayuagung yang berjumlah 12 orang. Teknik analisis data yang digunakan adalah korelasi ganda. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa hubungan koordinasi mata tangan dan kekuatan otot lengan dengan ketepatan hasil servis forehand memiliki hubungan yang tergolong sangat kuat. Dari hasil analisis data yang menggunakan rumus korelasi ganda didapat nilai koefisien korelasinya adalah 0,89 dan hasil uji signifikan ternyata > dari yaitu 20>4,26. Kata Kunci : Koordinasi Mata Tangan, Kekuatan Otot Lengan, Hasil Servis Forehand THE RELATIONSHIP OF HAND EYE COORDINATION AND STRENGTH OF ARM MUSCLE WITH THE ACCURACY OF OREHAND SERVICES IN BULUTANGKIS GAME IN SMA NEGERI 2 KAYUAGUNGAbstract     The problem in this study is that there is a significant relationship between hand eye coordination and arm muscle strength with the accuracy of forehand service results in badminton games for extracurricular participants at SMA Negeri 2 Kayuagung. The purpose of this study was to find out there was no relationship between hand eye coordination and arm muscle strength with the accuracy of forehand service results in badminton games for extracurricular participants at SMA Negeri 2 Kayuagung. The method used in this study is the correlation method. The variables in this study were hand eye coordination and arm muscle strength as independent variables and the accuracy of the forehand service results as the dependent variable. Where the sample in this study were extracurricular participants of SMA Negeri 2 Kayuagung, amounting to 12 people. The data analysis technique used is multiple correlation. The results of the study can be concluded that the relationship of hand eye coordination and arm muscle strength with the accuracy of the results of the forehand service has a very strong relationship. From the results of data analysis using the multiple correlation formula obtained the correlation coefficient is 0.89 and the results of the significant test turned out to be F_ (count)> from F_ (table) which is 20> 4.26. Keywords: Hand Eye Coordination, Arm Muscle Strength, Forehand Service Results
PENERAPAN MODEL INKUIRI TERBIMBING BERBANTUAN MACROMEDIA FLASH UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VIII PADA MATERI SISTEM PEREDARAN DARAH MANUSIA DI SMP KRISTEN 4 SALATIGA Seh, Antonyus; Pramana Situmorang, Risya; Pudji Hastuti, Susanti
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 16, No 2 (2018): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v16i2.2044

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan motivasi dan hasil belajar kognitif siswa kelas VIII SMP Kristen 4 Salatiga T.A 2017/2018 melalui penggunaan model inkuiri berbantuan macromedia flash. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan desain Kemmis dan Mc. Taggart dengan dua siklus. Masing-masing siklus memiliki empat tahapan: rencana, tindakan, pengamatan dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Kristen 4 Salatiga yang berjumlah 20 siswa. Indikator keberhasilan yang menunjukan keberhasilan dari sebagai berikut: 1) terjadi peningkatan hasil belajar kognitif siswa yang memperoleh nilai di atas KKM sebanyak 70%, 2) terjadi peningkatan motivasi belajar siswa setelah menggunakan model inkuiri terbimbing berbantuan macromedia flash sebesar 60% dengan kategori baik. Hasil siklus 1 menunjukkan terdapat peningkatan motivasi belajar siswa sebesar 37% atau 6 siswa saja yang mengalami peningkatan motivasi dengan kategori baik. Pada hasil belajar kognitif siswa yang sudah mencapai KKM ada 7 siswa tetapi masih ada 10 siswa yang belum mencapai KKM dan dengan kategori peningkatan yang rendah. Siklus kedua berdasarkan dari indikator keberhasilan dianggap sudah berhasil. Hal ini terlihat berdasarkan indikator keberhasilan pada aspek motivasi yaitu sebesar 61%. Sementara ketercapaian hasil belajar kognitif siswa yaitu 82% atau sekitar 14 siswa yang tuntas KKM.  Kata Kunci : Inkuiri Terbimbing, Macromedia Flash, Motivasi, Hasil BelajarAPPLICATION OF GUIDED INKUIRI ASSISTED MACROMEDIA FLASH TO INCREASE MOTIVATION AND LEARNING OUTCOMES OF CLASS VIII STUDENTS ON HUMAN BLOOD CIRCULATION SYSTEM MATERIAL IN SMP KRISTEN  4 SALATIGAAbstract            This research aims to increase motivation and learning outcomes through guided inquiry learning model assisted macromedia flash on VIII grade students of SMP Kristen 4 Salatiga  in academic year 2017/2018. This type of research is a Classroom Action Research designed Kemmis and Mc. Taggart which conducted in two cycles. Each cycle consists of four phases: planning, implementation, observation, and reflection. The subject was VIII grade students in SMP Kristen 4 Salatiga 3 that included 20 students. Indicators that show the success of the following: 1) improvement of cognitive learning outcomes of students who scored above the KKM by 70%, 2) the improvement of students' learning motivation after using guided inquiry model assisted macromedia flash with 60% achievement with good category. The result of cycle 1 indicates that there is an increase of students' learning motivation by 37% or 6 students who have improved motivation with good category. Cognitive learning outcomes of students who have reached KKM there are 7 students but there are still 10 students who have not reached KKM and with the category of low increase. The second cycle based on the success indicator is considered successful. based on success indicator on aspect of motivation that is equal to 61%. But the achievement of students' cognitive learning achievement is 82% or about 14 students who complete the KKM. Keywords: Guided Inquiry, Macromedia Flash, Motivation, Learning Outcomes
SOSIALISASI DAN LATIHAN TEKNIK DASAR OLAHRAGA BOLA TANGAN DI LEMBAGA PEMBINAAN KHUSUS ANAK (LPKA) KELAS I PAKJO PALEMBANG Hermansah, Bambang
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 16, No 2 (2018): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v16i2.2112

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini untuk mensosialisasikan olahraga bola tangan dan melatih keterampilan teknik dasar warga binaan, serta untuk meningkatkan minat dan partisipasi dalam kegiatan ekstrakurikuler di LPKA. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan pendekatan deskriptif kuantitatif, desain penelitian one grup pretest-posttest. Populasi penelitian ini adalah 28 orang warga binaan. Instrumen penelitian menggunakan judgement expert, yang bertujuan untuk mengetahui hasil sosialisasi dan latihan teknik dasar bola tangan. Berdasarkan data yang telah diperoleh, kesimpulan dari penelitian sosialisasi dan latihan teknik dasar bola tangan efektif diberikan pada Warga Binaan Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas I Pakjo Palembang, dengan dibuktikan dari nilai thitung > ttabel atau 5,39 > 3,19. Dengan taraf signifikan 0,05 dan besar pengaruh 11,1%. Kata Kunci : Sosialisasi, Teknik Dasar, Warga Binaan, Bola Tangan. SOCIALIZATION OF HANDLING SPORTS BASIC TECHNIQUES AND EXERCISES IN LEMBAGA PEMBINAAN KHUSUS ANAK (LPKA) CLASS I PAKJO PALEMBANG Abstract   The purpose of this study was to socialize handball and train basic technical skills of inmates, as well as to increase interest and participation in extracurricular activities in LPKA. The research method used was an experiment with a quantitative descriptive approach, one group pretest-posttest research design. The population of this study were 28 inmates. The research instrument uses expert judgment, which aims to find out the results of socialization and basic handball training techniques. Based on the data that has been obtained, the conclusion of the effective handball basic exercise socialization and training research was given to the residents of the Pakjo Palembang Special Class Child Development Institution (LPKA), as evidenced from the tcount> ttable or 5.39> 3.19. With a significant level of 0.05 and a large influence of 11.1%. Keywords : Socialization, Basic Techniques, Patronage Citizens, Handball
PENGGUNAAN MATERI TEORI KARIER JOHN HOLLAND TERHADAP PENINGKATAN PERENCANAAN KARIER SISWA MELALUI LAYANAN INFORMASI BERMUATAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL Putri, Ramtia Darma; Purnamasari, Syska
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 16, No 2 (2018): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v16i2.2053

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan pada perencanaan karier siswa sebelum dan sesudah diberi layanan informasi bermuatan pembelajaran kontekstual dengan materi karier John Holland. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode penelitian eksperimen yang menggunakan desain Quasi Experimental. Bentuk Quasi Experimental yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pretest Posttest One Group Design. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa SMA PGRI 2 Palembang kelas X IPS 3. Instrumen penelitian yang digunakan adalah Instrumen Perencanaan Karier Siswa dengan model Skala Likert dengan nilai validitas 1 dan reliabilitas 0.866. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis dan diuji dengan teknik Paired Samples t-test dengan bantuan SPSS versi 17.00. Temuan dalam penelitian ini mengungkapkan terdapat perbedaan yang signifikan pada perencanaan karier siswa sebelum dan sesudah diberi layanan informasi informasi bermuatan pembelajaran kontekstual dengan materi karier John Holland. Hasil penelitian diharapkan dapat berkontribusi bagi personil sekolah maupun lingkungan dalam meningkatkan perencanaan karier siswa di sekolah. Kata Kunci : Teori Karier John Holland, Perencanaan Karier, Layanan Informasi dan Pembelajaran Kontekstual THE USE OF JOHN HOLLAND'S CAREER THEORY MATTERS ON IMPROVING STUDENT CAREER PLANNING THROUGH TRENGTHENING INFORMATION SERVICES CONTEXTUAL LEARNINGAbstractThis study aims to find out the significant differences in student career planning before and after being given information services containing contextual learning with John Holland career material. This research is a quantitative research with experimental research method that uses Quasi Experimental design. The Quasi Experimental form used in this study is the Pretest Posttest One Group Design. Subjects in this study were students of SMA PGRI 2 Palembang class X IPS 3. The research instrument used was the Student Career Planning Instrument with a Likert Scale model with validity value 1 and 0.866 reliability. The data obtained were then analyzed and tested with Paired Samples t-test technique with the help of SPSS version 17.00. The findings in this study revealed that there were significant differences in student career planning before and after being given information information services containing contextual teaching and learning with John Holland career material. The results of the study are expected to contribute to school personnel and the environment in improving student career planning at school. Keywords: John Holland Career Theory, Career Planning, Information Services and Contextual Teaching and Learning
EFEKTIVITAS LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK MENGGUNAKAN PENDEKATAN DISCOVERY LEARNING UNTUK MENGURANGI PROKRASTINASI AKADEMIK MAHASISWA MENGERJAKAN SKRIPSI Ramadhani, Erfan; Sari, Kurnia
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 16, No 2 (2018): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v16i2.2043

Abstract

AbstrakProkrastinasi akademik merupakan suatu tindakan penunda-nundaan dalam mengerjakan sesuatu tugas, baik tugas perkuliahan maupun tugas dalam mengerjakan skripsi. Prokrastinasi juga merupakan perilaku yang negatif dengan beberapa komponen dianaranya; perilaku lalai, keragu-raguan, kurangnya ketepatan waktu, serta kurangnya perencanaan dalam melakukan sesuatu. Berdasarkan temuan peneliti dilapangan, terungkap bahawa terdapat mahasiswa yang melakukan tindakan prokrastinasi akademik, prokrastinasi yang dilakukan dalam bentuk penundaan mengerjakan skripsi yang berdanpak pada penyelesaian studi. Temuan peneliti ini menjadi indikasi bahwa mahasiswa memiliki masalah prokrastinasi akademik dalam mengerjakan skripsi. Salah satu upaya dalam mengatasi masalah tersebut adalah dengan cara pemberian layanan bimbingan kelompok menggunakan pendekatan discovery learning. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan rancangan one grob pretest-posttest desin. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa program studi bimbingan dan konseling yang di atas semester delapan.  Instrumen penelitian ini menggunakan model skala likert, selanjutnya akan dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Ranks Test dengan bantuan SPSS versi 20.00. Temuan penelitian ini secara umum menunjukkan bahwa layanan bimbingan kelompok menggunakan pendekatan discovery learning efektif dalam mengurangi prokrastinasi akademik mahasiswa dalam mengerjakan skripsi. Selanjutnya, berdasarkan hasil penelitian ini dapat disarankan kepada pihak terkait agar dapat kerjasama dalam membantu mengatasi prokrastinasi akademik mahasiswa dalam mengerjakan skripsi. Kata Kunci : Prokrastinasi Akademik, Layanan Bimbingan Kelompok, Discovery Learning   EFFECTIVENESS OF GROUP MENTORING SERVICES USING DISCOVERY LEARNING APPROACH TO REDUCE ACADEMIC PROCRASTINATION OF STUDENTS DOING THE SCRIPTURE  AbstractAcademic procrastination is an act of procrastination in carrying out a task, both lecture assignments and assignments in doing thesis. Procrastination is also a negative behavior with several components in the area; negligent behavior, doubt, lack of punctuality, and lack of planning in doing things. Based on the findings of the researchers in the field, it was revealed that there were students who carried out academic procrastination, procrastination which was carried out in the form of delays in working on theses that were completed at the completion of the study. This research finding is an indication that students have problems with academic procrastination in working on their thesis. One effort to overcome this problem is by giving group guidance services using the discovery learning approach. This study uses quantitative methods. This type of research is an experiment with the design of one gob pretest-posttest desin. The subjects of this study were students of guidance and counseling study programs that were above the eighth semester. This research instrument uses a Likert scale model, then it will be analyzed using the Wilcoxon Signed Ranks Test with the help of SPSS version 20.00. The findings of this study generally indicate that group guidance services use discovery learning approach effective in reducing the academic procrastination of students in doing thesis. Furthermore, based on the results of this study can be suggested to the parties concerned in order to get cooperation in helping to overcome the academic procrastination of students in working on the thesis. Keywords: Academic Procrastination, Group Guidance Services, Discovery Learning
KEMAMPUAN BERPIKIR LOGIS MAHASISWA PENDIDIKAN MATEMATIKA PADA MATA KULIAH ANALISIS REAL Septiati, Ety
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 16, No 2 (2018): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v16i2.2048

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kemampuan berpikir logis matematis mahasiswa pendidikan matematika setelah mengikuti perkuliahan Analisis Real. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kuantitatif yang menggunakan metodologi penelitian deskriptif.  Kemampuan berpikir logis mahasiswa dilihat dari nilai tes yang diperoleh dalam penyelesaian soal yang telah disusun dengan mengacu pada indikator kemampuan berpikir logis matematis. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi reduksi data, penyajian data, perhitungan statistika deskripstif dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan kemampuan berpikir logis matematis mahasiswa berada pada kategori rendah. Indikator tertinggi yang berhasil diraih adalah pada indikator 4, menetapkan kombinasi beberapa variabel dan berada pada kategori sedang. Sedangkan indikator terendah yaitu menarik kesimpulan atau membuat perkiraan atau prediksi berdasarkan korelasi antara dua variabel yang berada pada kategori sangat rendah. Kata Kunci : Kemampuan Berpikir Logis Matematis, Analisis RealMATHEMATICAL LOGICAL THINKING ABILITY OF MATHEMATICS EDUCATION STUDENTS IN REAL ANALYSIS LECTURES Abstract               This study aims to describe the mathematical logical thinking ability of mathematics education students after attending Real Analysis lectures. This research includes the type of quantitative research using descriptive research methodology. The students' logical thinking ability is seen from the test scores obtained in the solution of the questions that have been prepared with reference to the mathematical logical thinking ability indicator. Data analysis techniques used in this study include data reduction, data presentation, descriptive statistical calculations and drawing conclusions / verification. The results showed that overall students' mathematical logical thinking ability was in the low category. The highest indicator achieved is on indicator 4, establishing a combination of several variables and being in the moderate category. While the lowest indicator is to draw conclusions or make estimates or predictions based on the correlation between two variables that are in very low category. Keywords: Mathematical Logical Thinking Ability, Real Analysis
PENGARUH LATIHAN SKJ 2012 TERHADAP KEBUGARAN JASMANI SISWA SMP NEGERI 35 PALEMBANG Arisman, Arisman
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 16, No 2 (2018): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v16i2.2047

Abstract

AbstrakPenelitian ini berawal dari rendahnya kebugaran jasmani siswa di sekolah. Hal ini terlihat pada pembelajaran penjasorkes yang dilakukan di lapangan. Rendahnya kemampuan siswa dalam melakukan aktifitas fisik di lapangan terlihat dari kemampuan siswa dalam belajar mereka sulit konsentrasi, cepat bosan dan mudah mengantuk, sehingga pembelajaran yang dilakukan belum berjalan sebagaimana yang diharapkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kebugaran jasmani siswa di sekolah dengan menggunakan latihan SKJ 2012. Subyek penelitian adalah siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri 35 Palembang yang berjumlah 70 orang. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Data diperoleh dalam bentuk kuantitatif yaitu melalui hasil kebugaran jasmani dengan tes TKJI. Hasil analisis data menunjukkan bahwa didapat thitung 13,85> ttabel 1,676, berarti signifikan. Jadi, latihan SKJ 2012 memberikan pengaruh terhadap peningkatan kebugaran jasmani siswa SMP 35 Palembang. Kata Kunci : SKJ 2012, Kebugaran JasmaniTHE EFFECTIVENESS OF SKJ 2012 EXERCISE TOWARDS STUDENTS’ PHYSICAL FITNESS IN SMP NEGERI 35 PALEMBANG Abstract               This study originated from the low physical fitness of students in school. This is seen in learning penjasorkes conducted in the field. The low ability of students in doing physical activity in the field seen from the ability of students in their study difficult to concentrate, quickly bored and easy to drowsy, so that learning has not run as expected. The purpose of this research is to know the improvement of physical fitness of students in school by using SKJ 2012 exercises. Research subjects are students of Palembang State Junior High School 35 which amounts to 70 people. The type of research used is experimental research. This study uses a quantitative approach. Data obtained in the form of quantitative that is through the result of physical fitness with TKJI test. The result of data analysis shows that tcount 13,85> ttable 1,676, meaning significant. So, SKJ 2012 exercises have an effect on the physical fitness improvement of SMP 35 Palembang students. Keywords: SKJ 2012, Physical Fitness
KONTRIBUSI MOTIVASI BERPRESTASI DAN KONSEP DIRI TERHADAP KEGIATAN MERESPON DALAM PEMBELAJARAN SERTA IMPLIKASINYA DALAM BIMBINGAN DAN KONSELING Pohan, Rizky Andana; Hayati, Rini Hayati; Sahputra, Dika Sahputra
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 16, No 2 (2018): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v16i2.1941

Abstract

This research was conducted by the still variability of data about students’ responding activity when learning in a class. The achievement motivation and self-concept were two factors assumed to affect responding activity in learning. This research is aimed to describe the contribution of the achievement motivation and self-concept towards responding activity in learning. This research applied quantitative method with a descriptive correlational. The population of this research were 700 students of SMA Negeri 1 Percut Sei Tuan in grade  X and XI, and the samples were 254 students that were chosen by using proportional stratified random sampling. The instrument of the research was a likert scale. The data  were analyzed by using descriptive statistics, simple and multiple regression. The research findings indicated that: (1) averagely, description of the achievement motivation was at high level, (2) self-concept was at positive level, (3)  responding activity in learning was categorized at high level, (4) there was 7.6% (R= 0.276, on significance 0.000) in achievement motivation contribution towards  responding activity, (5) there was 7.7% (R= 0.279, significance 0.000) in students’ self-concept, (6) there was 11.7% (R= 0.343, on significance 0.000) in contribution together with achievement motivation and self-concept towards responding activity in learning. The implication of this research can be made as a need assessment to make a program of guidance and counseling service in SMA Negeri 1 Percut Sei Tuan.Keywords : Achievement Motivation, Self-Concept, Responding Activity
KEMAMPUAN MAHASISWA DALAM MEMBUAT ALAT PERAGA FISIKA MELALUI PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK Lia, Linda
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 16, No 2 (2018): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v16i2.2049

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan mahasiswa dalam membuat alat peraga Fisika melalui pembelajaran berbasis proyek. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian yaitu mahasiswa semester VI pada Prodi Pendidikan Fisika Universitas PGRI Palembang yang berjumlah 29 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian yaitu daftar cek penilaian proyek dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum rata-rata kemampuan mahasiswa dalam membuat alat peraga Fisika melalui pembelajaran berbasis proyek diperoleh sebesar 3,53 dengan kategori baik dimana rata-rata aspek perencanaan proyek sebesar 3,75 (kategori baik), rata-rata aspek pelaksanaan proyek sebesar 3,25 (kategori cukup) dan rata-rata aspek laporan proyek sebesar 4,50 (kategori baik). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa melalui pembelajaran proyek mahasiswa calon guru mampu membuat alat peraga Fisika dengan baik. Kata kunci: Alat Peraga, Pembelajaran Berbasis Proyek THE ABILITY OF STUDENTS IN MAKING PROPS OF PHYSICS THROUGH PROJECT BASED LEARNING AbstractThis research aimed to describe the ability of students in making Physics props through project based learning. The research method used is descriptive with a qualitative approach. The subject of research was 29 students of sixth semester students in Physics Education Program of PGRI Palembang University. Data were obtained using project assessment checklists and documentation. The results showed that in general the average ability of students in making Physics props through project based learning was 3.53 in the good category where the average aspects of project planning were 3.75 (good category), the average aspects of project implementation 3.25 (enough category) and the average aspect of the project report is 4.50 (good category). Thus it can be concluded that through project based learning, students are able to make Physics props well. Keywords: Physics Props, Project Based Learning

Page 1 of 2 | Total Record : 12