cover
Contact Name
Dessy Wardiah
Contact Email
jurnalwahanadidaktika@gmail.com
Phone
+6285380755167
Journal Mail Official
wahanadidaktika@univpgri-palembang.ac.id
Editorial Address
Jl. Jend. A. Yani Lr. Gotong Royong 9/10 Ulu Palembang Telp. (0711) 510043 Faks (0711) 514782
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Wahana Didaktika
ISSN : 18295614     EISSN : 26214075     DOI : http://dx.doi.org/10.31851/wahanadidaktika
Core Subject : Education,
Jurnal wahana didaktika terbit setiap Januari, mei dan september Artikel-artikel yang diterbitkan dalam Jurnal Wahana didaktika termasuk hasil dari bidang penelitian kualitatif; konseptual; dan tinjauan literatur. Serangkaian penelitian yang meliputi Ilmu Pendidikan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 16, No 3 (2018): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan" : 12 Documents clear
IDENTIFIKASI ETNOMATEMATIKA BATIK BESUREK BENGKULU SEBAGAI MEDIA DAN ALAT PERAGA PENYAMPAIAN KONSEP KEKONGRUENAN DAN KESEBANGUNAN M. Tuah Lubis, A. Naashir; Yanti, Dwi
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 16, No 3 (2018): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v16i3.2103

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk Mengidentifikasi etnomatematika batik basurek Bengkulu yang dapat dijadikan media dan alat peraga penyampaian konsep kekongruenan dan kesebangunan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode etnografi. Hasil dari Penelitian menunjukan bahwa bagian-bagian atau bentuk motif pada batik basurek Bengkulu memiliki etnomatematika yang berkaitan dengan konsep matematika diantaranya kekongruenan, dan kesebangunan yang dapat dijadikan media dan alat peraga penyampaian konsep kekongruenan dan kesebangunan. Kata kunci: Ethnomatematics, batik basurek, media and props, congruence and kesebangunan IDENTIFICATION OF BATIK ETHNOMATEMATICS AS A MEDIA AND TOOLS FOR COMPLETING THE CONCEPT OF CONCEPT OF CONSEQUENCES AND DEVELOPMENT AbstractThe purpose of this research is to identify the ethnomatematics of batik basurek Bengkulu which can be used as media and visual aids of conveying concepts of congruence and kesebangunan. This research is a qualitative research using ethnography method. The result of the research shows that the parts or shape of batik moturek Bengkulu have ethnomatematics related to mathematical concepts such as congruence, and kesebangunan that can be used media and props to convey the concept of congruence and kesebangunan. Keyword: Ethnomatematics, batik basurek, media and props, congruence and kesebangunan
PENGARUH PEMBELAJARAN BOLA TANGAN TERHADAP KEMAMPUAN INTERAKSI SOSIAL MAHASISWA Hermansah, Bambang
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 16, No 3 (2018): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v16i3.2170

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pembelajaran bola tangan terhadap kemampuan interaksi sosial mahasiswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif ex-postfacto. Hasil penelitian: 1) Pembelajaran bola tangan memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan interaksi sosial mahasiswa yang mengikuti mata kuliah bola tangan di Program Studi Pendidikan Olahraga FKIP Universitas PGRI Palembang. (2) Kemampuan interaksi sosial mahasiswa yang mengikuti mata kuliah bola tangan termasuk dalam kategori baik, individu yaitu sebesar 70,7% sedangkan kelompok yaitu sebesar 69%. (3) Hasil observasi juga menunjukkan bahwa kemampuan interaksi sosial mahasiswa yang mengikuti mata kuliah bola tangan termasuk dalam kategori baik, yaitu sebesar 71,82%. Kesimpulan, pembelajaran bola tangan memberikan pengaruh yang positif dan signifikan terhadap kemampuan interaksi sosial mahasiswa yang mengikuti mata kuliah bola tangan di Program Studi Pendidikan Olahraga FKIP Universitas PGRI Palembang.Kata Kunci : Bola Tangan, Kemampuan Interaksi Sosial. THE EFFECT OF HAND BALL LEARNING ON STUDENT'S SOCIAL INTERACTION ABILITY Abstract   The purpose of this study was to determine the effect of handball learning on students social interaction skills. The method used in this study is a descriptive ex-postfacto method. The results of the study: 1) Handball learning has a significant influence on the social interaction ability of students who take part in handball courses in the Sport Education Study Program FKIP Palembang PGRI University. (2) The social interaction ability of students participating in handball courses is in the good category, individuals are 70.7% while the group is 69%. (3) The results of the observations also showed that the social interaction ability of students who participated in handball courses was in the good category, which was 71.82%. Conclusion, handball learning has a positive and significant influence on the social interaction ability of students who take part in handball courses in the Sport Education Study Program FKIP Palembang PGRI University. Keywords : Handball, Social Interaction Ability.
PENERAPAN MODEL VISUALIZATION AUDITORY KINESTETIC (VAK) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA Lestari, Isnania
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 16, No 3 (2018): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v16i3.2107

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk membuktikan proses pembelajaran menggunakan model visualization auditory kinestetic (VAK) dan peningkatan hasil belajar siswa pada materi menu dan ikon perangkat lunak pengolah kata melalui model visualization auditory kinestetic (VAK) di kelas VIII SMP Negeri 1 Sungai Betung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian tindakan kelas atau yang dikenal dengan istilah classroom action research dengan model Kemmis dan Mc Taggart. Bentuk penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kolaboratif. Teknik analisis data yang di gunakan yaitu analisis deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian pra siklus, siklus I, dan siklus II dapat disimpulkan sebagai berikut: proses pembelajaran TIK di kelas VIII SMP Negeri 1 Sungai Betung menggunakan model visualization auditory kinestetic meningkat dengan baik, hasil pengamatan terhadap guru dan siswa diantaranya siklus I pada lembar penilaian IPKG memperolah rata-rata 3,70 dan observasi siswa memperolah rata-rata skor 2,93, dan siklus II pada lembar penilaian IPKG memperolah rata-rata 3,97 dan observasi siswa memperolah rata-rata skor 3,38. Terdapat Peningkatan hasil belajar siswa pada materi menu dan ikon perangkat lunak pengolah kata di kelas VIII SMP Negeri 1 Sungai Betung, hasil tersebut diantaranya pada pra siklus mendapat nilai rata-rata 67,58 dengan ketuntasan klasikal 56,25%, siklus I dengan nilai rata-rata 72,01 dan hasil persentase ketuntasan klasikal 68,75%, dan siklus II dengan nilai rata-rata 78,07 dan hasil persentase ketuntasan klasikal 84,38%. Kata Kunci: Visualization Auditory Kinestetic, Hasil Belajar  APPLICATION OF VISUALIZATION AUDITORY KINESTETIC (VAK) MODEL TO INCREASE STUDENT LEARNING RESULT AbstractThis study aims to prove the learning process using kinesthetic visualization auditory (VAK) model and improving student learning outcomes on menu materials and icons of word processing software through visualization auditory kinestetic (VAK) model in Grade VIII of SMP Negeri 1 Sungai Betung. The method used in this research is classroom action research method or known as classroom action research with Kemmis and Mc Taggart model. The form of research used in this research is collaborative action research. Data analysis technique that is used is descriptive qualitative analysis. Based on the results of pre-cycle research, cycle I, and cycle II can be summarized as follows: ICT learning process in grade VIII SMP Negeri 1 Sungai Betung using visualization auditory kinestetic model improved well, the observation of teachers and students such as cycle I on the IPKG assessment sheet average of 3.70 and student observation obtained average score of 2.93, and cycle II on the scoring IPKG score average 3.97 and student observations average score 3.38. There are improvements in student learning results in menu materials and icons word processing software in grade VIII of SMP 1 Sungai Betung, the results of which in the pre cycle gets an average score of 67.58 with 56.25% classical completeness, the first cycle with an average value 72.01 and the percentage of classical completeness 68.75%, and cycle II with an average value of 78.07 and the percentage of classical completeness 84.38%. Keywords: Visualization Auditory Kinestetic, learning outcomes
PENGARUH STRATEGI WRITING IN THE HERE AND NOW TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS ARGUMENTASI SISWA KELAS X SMK MADYATAMA PALEMBANG Hermansyah, Hermansyah
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 16, No 3 (2018): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v16i3.2102

Abstract

AbstrakPenelitian ini merupakan hasil penelitian tentang Pengaruh Strategi Writing In The Here and Now Terhadap Kemampuan Menulis Argumentasi Siswa Kelas X SMK Madyatama Palembang. Strategi writing in the here and merupakan bagian dari active learning yang diperkenalkan oleh Silberman. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan pengaruh strategi writing in the here and now terhadap kemampuan menulis argumentasi siswa kelas X SMK Madyatama Palembang. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMK Madyatama Palembang. Sampel penelitian ini adalah kelas X TKJ 3 sebagai kelas eksperimen. Teknik data yang digunakan adalah tes dan dokumentasi. Dari hasil perhitungan statistik uji-t satu fihak, diperoleh nilai    = 3,50 dan 1,6991. Dengan demikian berarti sehingga ditolak dan  diterima. Hal itu menunjukkan bahwa adanya pengaruh strategi writing in the here and now terhadap hasil belajar siswa pada materi karangan argumentasi di kelas X SMK Madyatama Palembang. Kata Kunci: Writing in the here and now, argumentasi  THE EFFECT OF WRITING IN THE HERE AND NOW STRATEGY ON THE TENTH GRADE STUDENTS’ ARGUMENTATION WRITING ABILITY OF MADYATAMA VOCATIONAL SCHOOL PALEMBANG AbstractThis research is the result of research about Influence of Writing Strategy in the Here and Now on Writing Ability of Argumentation of Grade X Student of SMK Madyatama Palembang. Strategy writing in the here and is part of the active learning that was introduced by Silberman. The purpose of this study is to know and describe the influence of writing strategy in the here and now to the ability to write argumentation of students of class X SMK Madyatama Palembang. Population of this research is all students of class X SMK Madyatama Palembang. The sample of this research is class X TKJ 3 as experiment class. Data technique used is test and documentation. From the calculation of t-test statistic one side, obtained value t_ (count) = 3.50 and t_ (table) 1.6991. Thus it means t_ (count) ≥ t_ (table) so that it is rejected and accepted. It shows that the influence of writing in the here and now strategy on the learning result of students in writing argumentative texts at tenth grade students of SMK Madyatama Palembang. Keywords: Writing in the here and now, argumentation
PENGEMBANGAN PERMAINAN MAZE TIGA DIMENSI PADA PEMBELAJARAN FISIK MOTORIK ANAK KELOMPOK B Wijayanti, Arwendis
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 16, No 3 (2018): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v16i3.4146

Abstract

AbstrakPenelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengembangkan permainan Maze Tiga Dimensi yang aman, mudah dan menyenangkan dilakukan di RA Perwanida I Jogorogo untuk mengembangkan kemampuan fisik motorik anak usia kelompok B dan aspek perkembangan yang lainnya. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model pengembangan Borg and Gall. Prosedur permainan Maze Tiga Dimensi pada pembelajaran fisik motorik adalah 1) Melakukan penelitian dan pengumpulan informasi, 2) melakukan perencanaan, selanjutnya dievaluasi oleh para ahli, 3) mengembangkan bentuk produk awal permainan Maze Tiga Dimensi, 4) melakukan uji coba kelompok kecil dengan 8 subjek, 5) melakukan revisi terhadap uji coba kelompok kecil (6)melakukan uji coba kelompok besar dengan 40 subjek, 7) melakukan revisi produk. Instrumen yang digunakan berupa kuisoner berisi tentang rancangan produk dan produk yang telah dibuat. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis kualitatif dan kuantitatif berupa presentase. Kesimpulan penelitian dan pengembangan produk permainan Maze Tiga Dimensi untuk pembelajaran fisik motorik adalah memberikan wawasan dan pengetahuan baru tentang pembelajaran fisik motorik, memperdalam pengembangan permainan Maze Tiga Dimensi, disarankan agar mengembangkan lebih luas lagi misalnya penambahan aspek perkembangan fisik motorik lain dalam permainan Maze Tiga Dimensi, dapat diterapkan kembali dengan menambahkan variasi kesulitan pada permainan. Kata kunci: Pengembangan, Permainan Maze Tiga Dimensi, Fisik Motorik DEVELOPMENT OF THREE-DIMENSIONAL MAZE GAME FOR LEARNING THE PHYSICAL MOTORIC OF GROUP B AbstractThis research was carried out with the aim to develop a three-dimensional Maze game that is safe, easy and fun done in RA Perwanida I Jogorogo to develop physical abilities of the motor age groups B and other developmental aspects. The development Model used in this study is a model of development of the Borg and Gall. Three dimensional Maze game procedures on learning the physical motor is (1) conducting research and gathering information, (2) conducts planning, further evaluated by experts, (3) developed a form of early product of three-dimensional Maze game, (4) Doing a test run in small groups with 8 subject, (5) Do a revision of trials for small groups (6) perform a test run with a group of 40 subjects, 7) do a revision of the product. The Instrument used was a kuisoner is about the design of the product and the product that has been made. Data analysis technique used is qualitative and quantitative analysis in the form of a percentage. Conclusions of research and product development of three-dimensional Maze game for learning the physical motor is giving new insights and knowledge about physical motor skills learning, deepen a three-dimensional maze game development recommended that developed more broadly, for example the addition of other aspects of physical development motor in a three-dimensional maze game, can be applied again by adding variations to the difficulty of the game. 
LAYANAN KONSELING KELOMPOK UNTUK MENGEMBANGKAN HUBUNGAN SOSIAL PESERTA DIDIK Stevani, Hayu
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 16, No 3 (2018): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v16i3.2106

Abstract

AbstrakPenelitian ini berdasarkan fenomena peserta didik memiliki hubungan sosial yang kurang baik, dengan indikasi: suka menjelek-jelekan teman, memperolok-olok satu sama lain, meremehkan antar teman, menertawakan fisik, dan mengancam, sehingga munculnya kebiasaan yang tidak saling menghargai satu sama lain, Metode peneltian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif dengan menggunakan alat pengumpul data wawancara dan observasi. Sumber data dalam penelitian ini adalah, peserta didik kelas VIII SMP N 1 Lubuk Alung, koordinator dan guru BK, wali kelas serta guru bidang studi. Hasil dari penelitian adalah 1) hubungan sosial yang berorientasi pada peserta didik yang memiliki masalah hubungan sosial terlihat kurang baik, seperti: saat berinterkasi dengan teman sebaya sering membuat perilaku yang tidak disenangi oleh yang lain, 2) penyebab masalah hubungan sosial diantaranya faktor ekonomi, pengaruh teman sebaya dan pola asuh orang tua, 3) hasil pelaksanaan konseling kelompok oleh guru BK menggambarkan bahwa hubungan sosial peserta didik sudah mulai menjadi lebih baik dan peserta didik yang memiliki masalah hubungan sosial sudah dapat mengetahui dampak dari hubungan sosial yang tidak baik terhadap dirinya. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi guru BK dalam pelaksanakan konseling kelompok untuk mengembangkan hubungan sosial peserta didik, serta kepada para personil sekolah agar dapat selalu dapat mendukung serta membantu pelaksanaan layanan BK di sekolah Kata Kunci: Layanan Konseling Kelompok, Hubungan Sosial GROUP COUNSELING SERVICES TO DEVELOP SOSIAL RELATIONS LEARNERS AbstractThis research is based on the phenomenon of the learners have a less good sosial relationships, with indication of: love making friends, intensified each other, disparaging interracial friends, laugh at, and threatened, so the emergence of habits that do not appreciate each other mutually, peneltian Method used i.e. qualitative descriptive by using the tool collecting data through interviews and observations. The source of the data in this study is, learners class VIII SMP N 1 Bottom Alung, Coordinator and teacher of BK, homeroom teacher and field of study. The results of the research are 1) sosial relations oriented learners who have problems of sosial relations looks amateurish, like: when you interact with peers often makes the behavior that is not tolerated by the other, 2) the cause of the problems of sosial relationships among these economic factors, the influence of peers and parents, parenting 3) results in the execution of counseling by teacher groups BK illustrate that sosial relations learners have already started to get better and learners sosial relations that has the problem been able to figure out the impact of the sosial relationships that are not good against him. The results of this research are expected to be a reference for teachers in pelaksanakan BK counseling groups to develop sosial relationships, learners as well as to the personnel of the school in order to always be able to support and assist the implementation of services BK in school. Keywords: Group Counseling Services, Sosial Relations
METODE HYPNOTEACHING SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS NARASI MAHASISWA Agustina, Juaidah; Mairu, Tarmizi
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 16, No 3 (2018): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v16i3.2111

Abstract

Abstrak     Penelitian ini dimaksudkan untuk meningkatkan keterampilan menulis narasi mahasiswa di Universitas PGRI Palembang. Masalah dalam penelitian ini adalah mahasiswa mengalami kesulitan dalam hal menulis narasi. Mengingat pentingnya keterampilan menulis narasi, maka penulis menggunakan metode hypnoteaching untuk meningkatkan keterampilan menulis narasi. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek peneltian ini adalah mahasiswa semester II a Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indoensia berjumlah 43 orang. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa metode hypnoteaching dapat meningkatkan keterampilan menulis narasi mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia semester II a yang berjumlah 43 orang. Peningkatan keterampilan menulis narasi dapat dibuktikan dengan adanya peningkatan jumlah mahasiswa yang mencapai ketuntasan.  Hal ini dapat dilihat pada tiap tahapan prasiklus sebesar 34,88%, siklus 1 sebesar 69,76%, dan pada siklus II meningkat menjadi 93,02%,. Kata Kuci: Menulis Narasi, Metode Hypnotaeaching, MahasiswaThis research is intended to improve students' narrative writing ability at PGRI University Palembang. The problem in this study was that students experience difficulties in writing narratives. Given the importance of narrative writing ability, the authors use the hypnoteaching method to improve narrative writing skills. The research method used is classroom action research (CAR). The subjects of this research were 43 students of second semester of the Indonesian Language and Literature Education Study Program. Based on the results of data analysis and discussion, it can be concluded that the hypnoteaching method can improve the narrative writing ability of students in the Indonesian Language and Literature Education Study Program for the second semester, totaling 43 students. The improvement of narrative writing skills can be proven by increasing the number of students who attained completeness. This can be seen at each stage of the pre-cycle of 34.88%, cycle 1 of 69.76%, and in cycle II it increased to 93.02%. Keyword : Writing Narration, Hypnotaeaching Method, and Student
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PKN MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE Murni, Hayatul
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 16, No 3 (2018): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v16i3.2105

Abstract

AbstrakPenelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk mengetahui apakah model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) dapat meningkatan hasil belajar PKn pada peserta didik kelas V.B SD Negeri 19 Palembang. Manfaat penelitian ini untuk mendapatkan teori-teori baru dan menjadi referensi untuk penelitian selanjutnya. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan selama 3 bulan bertempat di kelas V.B SD Negeri 19 Palembang. Sebagai subjek penelitian adalah peserta didik kelas V.B sebanyak 22 orang dan sumber data diperoleh dari peserta didik, teman sejawat sebagai kolaborator, dan dokumen nilai. Sebagai alat pengumpulan data digunakan instrumen soal tes dan lembar observasi. Penggunaan data menggunakan tehnik tes hasil belajar peserta didik dan rekaman observasi. Data nilai hasil belajar peserta didik dan hasil observasi yang ditulis dalam daftar nilai dan dideskripsikan secara kualitatif. Analisis data dilakukan dengan deskriptif kualitatif komperatif dengan mencermati ketuntasan belajar peserta didik, perolehan nilai, keberhasilan dan kegagalan dalam pelaksanaan pembelajaran serta kelancaran dan hambatan pembelajaran peserta didik. Sebagai indikator kinerja, diharapkan tercapainya ketuntasan belajar peserta didik 85%. Penelitian Tindakan Kelas ini menggunakan prosedur: perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan meningkatnya hasil belajar peserta didik pada (45.16%), siklus I (70.97%), dan siklus II (87.10%). Dengan demikian sebagian besar peserta didik kelas V.B SD Negeri 19 Palembang mengalami peningkatan hasil belajar. Kata Kunci: PKn, Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share  EFFORTS TO IMPROVE PKN LEARNING OUTCOMES THROUGH TYPE THINK PAIR SHARE COOPERATIVE LEARNING MODEL AbstractClass action research aims to find out whether cooperative learning model Think Pair Share can improve learning outcomes among students grade civics V.B SD Negeri 19 Palembang. The benefits of this research to acquire new theories and be a reference for further research. This study uses a class action research (CAR), which was conducted over three months housed in class V.B SD Negeri 19 Palembang. As research subjects are students class V.B many as 22 people and data resources obtained from students, colleagues as collaborators, and documents of value. As a data collection tool used instrument of test and observation sheet. The use of engineering test data using the study of students and recording observations. Data values learning outcomes of students and observations written in the list of values and described qualitatively. Data was analyzed using descriptive qualitative comparative with examining the completeness of learners, the acquisition value, success and failure in the implementation of learning as well as the smooth and barriers to education of students. As an indicator of performance, is expected to achieve mastery of learners 85%. This class action research using the procedure: planning, implementation, observation, and reflection. Results showed increasing learning outcomes of students in (45.16%), the first cycle (70.97%), and the second cycle (87.10%). Thus the majority of learners class V.B SD Negeri 19 Palembang increased learning outcomes. Keywords: Civics, Model Cooperative Learning Think Pair Share
EVALUASI RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN KURIKULUM 2013 GURU MADRASAH IBTIDAIYAH Indasari, Miftha; Lia, Linda; Isroqmi, Asnurul
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 16, No 3 (2018): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v16i3.2109

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk: (1) mengetahui sikap guru dalam pembuatan RPP kurikulum 2013; (2) mengevaluasi RPP kurikulum 2013 yang dibuat guru. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Metode pengumpulan data menggunakan lembar penilaian RPP, angket, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian yaitu RPP yang dibuat oleh 37 orang guru MI di Kecamatan Indralaya.Berdasarkan hasil angket diperoleh persentase sikap guru dalam membuat RPP kurikulum 2013 sebesar 35% dengan kategori baik. Berdasarkan lembar penilaian RPP diperoleh: (1) skor rata-rata sebesar 3,16 dengan kategori baikuntuk aspek penyusunan RPP; (2) skor rata-rata sebesar 2,72 dengan kategori baik untuk aspek prinsip penyusunan RPP; (3) skor rata-rata sebesar 3,22 dengan kategori baik untuk aspek komponen dan sistematika RPP; dan (4) skor rata-rata sebesar 3,00 dengan kategori baik untuk aspek langkah-langkah penyusunan RPP. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa RPP kurikulum 2013 disusun dengan baik oleh guru dan setelah diperbaiki dapat diimplementasikan dalam pembelajaran. Kata Kunci: Evaluasi, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran, Kurikulum 2013 EVALUATION OF LESSON PLAN IN THE CURICCULUM 2013 FOR MADRASAH IBTIDAIYAH TEACHERS AbstractThe objectives of this study are: (1) to find out the attitudes of teachers in making lesson plan in the curriculum 2013; (2) to evaluate lesson plan made by teachers. This studyused descriptive research with qualitative approach. The data were collected usingthe assessment instrument, questionnaire, interview, and documentation. The subject consist of 37 lesson plan. The results of the questionnaire obtained the percentage of teacher attitudes are 35 % (good category). The results of the assessment instrument show that: (1) average score of 3.16 with good category (lesson plan preparation); (2) average score of 2.72 with good category (lesson plan preparation principle); (3) average score of 3.22 with good category (lesson plan component and systematic); (4) average score of 3.00 with good category (lesson plan preparation steps). Lesson plan in the curriculum 2013 is well prepared by teachers and after it is improved it can be implemented. Keywords: Evaluation, Lesson Plan, Curicculum 2013
RANCANGAN MODEL PEMBELAJAR BLENDED LEARNING PADA PROGRAM PENDIDIKAN BAHASA INGGRIS DI UNIVERSITAS TIMOR INDONESIA Lasi, Febronia; The, Hery Yanto
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 16, No 3 (2018): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v16i3.2104

Abstract

AbstrakTulisan ini menyajikan rancangan konseptual pengembangan pembelajaran blended learning mata kuliah Percakapan dan Mendengarkan Bahasa Inggris untuk mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris di Universitas Timor (Unimor). Blended learning dianggap sebagai model pembelajaran yang tepat untuk diterapkan di Unimor karena dalam pelaksanaannya memungkinkan adanya perpaduan antara pertemuan tatap muka di kelas dengan komponen-komponen pembelajaran daring. Penggunaan berbagai teknologi daring juga diidentifikasi dengan memperhatikan kebutuhan pemelajar untuk mengembangkan keterampilan sesuai keahlian di bidangnya. Pelaksanaan blended learning dapat mendukung mahasiswa untuk memperoleh kualitas hasil belajar yang lebih baik. Kajian konseptual mengenai pengembangan mata kuliah blended learning ini dimulai dengan memaparkan prinsip-prinsip blended learning yang dapat diterapkan di Unimor, kemudian dilanjutkan dengan identifikasi manfaat pelaksanaannya pada mata kuliah Bahasa Inggris. Rancangan konseptual pada tulisan ini selanjutnya akan digunakan sebagai landasan teori untuk mendukung penelitian pengembangan mata kuliah blended learning Percakapan dan Mendengarkan Bahasa Inggris di Unimor. Kata Kunci: Blended Learning, Desain Pembelajaran, Bahasa Inggris THE DESIGN OF THE SPEAKING AND LISTENING BLENDED LEARNING COURSE IN THE ENGLISH LANGUAGE DEPARTMENT OF TIMOR UNIVERSITY AbstractThis paper is a theoretical framework used to design and develop the blended learning course of Comprehensive Speaking and Listening for the students of the English Language Department in the University of Timor (Unimor). The blended learning is considered the proper learning approach to the learning in Unimor due to the possibility of it to enable the integration of face-to-face class-meeting with the online learning. The use of various online technologies is also being taken into account considering the needs of learners to develop skills related to their field of study. The blended learning implementation in Unimor means to support the students to have quality learning experiences. First, this conceptual paper explains principles of blended learning models that can be applied to the learning process of Unimor’s students. Following that there is an analysis of the benefits of the implementation of blended learning in teaching and learning English. Further the theoretical framework will be used as the literature review of the developmental study to be conducted in developing the blended learning course Comprehensive Speaking and Listening for the students of Unimor Keywords: Blended Learning, Learning Design, English Language Learning

Page 1 of 2 | Total Record : 12