cover
Contact Name
Hasan
Contact Email
jurnal.opsi@upnyk.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
eko_nsby072@upnyk.ac.id
Editorial Address
d.a Jalan Babarsari 2 Tambakbayan Yogyakarta 55281
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
OPSI
Published by UPN Veteran Yogyakarta
ISSN : 16932102     EISSN : 26862352     DOI : https://doi.org/10.31315/opsi
Core Subject : Engineering,
Jurnal OPSI adalah Jurnal Optimasi Sistem Industri yang diterbitkan oleh Jurusan Teknik Industri UPN “Veteran” Yogyakarta sebagai wahana publikasi hasil karya ilmiah, penelitian rekayasa teknologi di bidang Teknik Industri, Sistem Industri, Manajemen Industri dan Teknologi Informasi.
Arjuna Subject : -
Articles 70 Documents
PENERAPAN METODE SERVICE QUALITY (SERVQUAL) UNTUK PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN PELANGGAN Prananda, Yandra; Lucitasari, Dyah Rachmawati; Abdul Khannan, Muhammad Shodiq
OPSI Vol 12, No 1 (2019): ISSN 1693-2102
Publisher : Jurusan Teknik Industri Fakultas Teknologi Industri UPN "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (427.872 KB) | DOI: 10.31315/opsi.v12i1.2827

Abstract

Kualitas layanan  menjadi tolak ukur utama perusahaan di industri perhotelan. Kualitas layanan yang baik akan membuat hotel tersebut  menjadi kompetitif dan akan menjadi pilihan konsumen ketika mencari tempat untuk menginap. Hotel yang menjadi objek penelitian pada skripsi ini adalah Hotel Vidi 2 yang merupakan hotel dengan klasifikasi hotel melati yang berkapasitas 65 kamar yang berlokasi di Jl. Kaliurang km 5, kabupaten Sleman, Yogyakarta. Dari data keuangan Hotel Vidi 2  dalam 3 bulan terakhir yaitu bulan Juli, Agustus, dan September 2015 terjadi penurunan dengan rata-rata 19%, hal tersebut terjadi akibat beberapa sebab salah satunya karena kualitas pelayanan yang kurang baik dari Hotel Vidi 2, sehingga mengakibatkan pelanggan beralih ke pesaing lainnya, dan pendapatan hotel menjadi menurun.Dalam penelitian ini kualitas layanan yang menjadi pokok permasalahan, diukur dengan Service Quality (SERVQUAL) dimana di dalam metode tersebut membahas tentang dimensi-dimensi kualitas yakni: Tangible, Reliability, Responsiveness, Assurance dan Empathy. Tahapan awal yang dilakukan dalam penelitian ini dengan melakukan analisa terlebih dahulu dari kekurangan yang terdapat didalam hotel terutama pada bidang kualitas layanan. Setelah analisa permasalahan yang terdapat pada hotel, maka peneliti melakukan penyebaran kuisioner terhadap konsumen sehingga permasalahan kualitas pelayanan dapat diketahui subjeknya.Hasil penelitian dari setiap dimensi pada SERVQUAL yakni Tangible, Reliability, Responsiveness, Assurance, dan Emphaty. Menunjukkan bahwa dimensi bukti fisik (Tangible) merupakan dimensi yang memiliki nilai kualitas terkecil, sedangkan nilai kualitas terbesar terdapat pada dimensi jaminan (Assurance).
EVALUASI SISTEM KERJA DI INDUSTRI KERAJINAN BATIK KAYU SANGGAR ARJUNA DESA KREBET PAJANGAN BANTUL DENGAN PENDEKATAN ACROERGONOMIC ANALYSIS AND DESIGN Lucitasari, Dyah Rachmawati; Wibawa, Tri
OPSI Vol 9, No 2 (2016): ISSN 1693-2102
Publisher : Jurusan Teknik Industri Fakultas Teknologi Industri UPN "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.387 KB) | DOI: 10.31315/opsi.v9i2.2325

Abstract

Industri Batik Kayu Sanggar Arjuna Desa Krebet, Pajangan, Bantul bergerak di bidang industri kerajinan khususnya batik dengan bahan untuk dasaran dari kayu yang memproduksi berbagai produk.  Produk kerajinan yang dihasilkan adalah seperti topeng, wayang, nampan, asesoris rumah tangga, patung kayu, kotak perhiasan, dan hiasan batik kayu lainnya. Keadaan sistem kerja yang ada masih belum optimal yang meliputi faktor lingkungan fisik, peralatan mesin, kondisi pekerjaan, dan organisasi. Hal tersebut berdasarkan dari keluhan pekerja bagian produksi, dimana hal itu mempengaruhi waktu menyelesaikan produksi.Penelitian ini mengevaluasi sistem kerja yang ada dari keempat faktor yang telah dijelaskan dengan pendekatan Macroergonomic Analysis and Design (MEAD). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor kunci yang terjadi pada sistem kerja dan membuat usulan perbaikan berdasarkan faktor kunci terpilih. Macroergonomic Analysis and Design (MEAD) dapat membantu menganalisis sumber masalah paling signifikan pada sistem kerja sehingga dapat dibuat usulan perbaikan sistem kerja yang bisa dilakukan.Berdasarkan hasil pengolahan data, faktor kunci yang terpilih yaitu lingkungan fisik dengan varian yang meliputi suhu dan kebisingan. Usulan perbaikan yang bisa dilakukan terdiri dari 2 alternatif.  Alternatif pertama yaitu pengadaan fasilitas lingkungan fisik yang meliputi pengadaan kipas angin pada masing-masing ruang, ruang I menggunakan exhaust fan yang memiliki volume udara 1183,22 CFM sebanyak 9 buah dan ruang II menggunakan exhaust fan yang memiliki volume udara 321,41 CFM sebanyak 3 buah, sedangkan ruang III menggunakan ceiling fan dengan volume udara 223,69 CFM sebanyak 3 buah. Pengadaan fasilitas selanjutnya yaitu pengadaan formable earplug sebanyak 38 sesuai jumlah pekerja produksi, sosialisasi penggunaan earplug yang baik dan benar, sertapemasangan display informasi peringatan dan petunjuk penggunaan earplug. Sedangkan alternatifkedua yaitu perbaikan kebijakan pengaturan kerja dengan penambahan waktu istirahat sebesar 10,24 menit.
ANALISIS KEHANDALAN DAN LAJU KERUSAKAN PADA MESIN CONTINUES FRYING Muhsin, Ahmad; Syarafi, Ichsan
OPSI Vol 11, No 1 (2018): ISSN 1693-2102
Publisher : Jurusan Teknik Industri Fakultas Teknologi Industri UPN "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (564.634 KB) | DOI: 10.31315/opsi.v11i1.2198

Abstract

Mesin Continue Frying (CF) di stasiun kerja penggorengan PT XYZ dilakukan pembersihan total setiap 30 hari sekali, namun hasilnya mesin masih sering mengalami kerusakan tiba-tiba yang menyebabkan terganggunya stasiun kerja lain. Kinerja stasiun kerja lain akan terhambat dan target produksi dapat tidak terpenuhi. Data yang diambil pada penelitian ini adalah data waktu kerusakan dan perbaikan mesin CF pada bulan April 2016 s/d Januari 2018.Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan nilai keandalan (reliability) dan laju kerusakan dari mesin CF untuk menentukan waktu perawatan mesin. Penelitian ini menggunakan analisis menentukan nilai reliability, laju kerusakan, MTTF, dan MTTR.Berdasarkan hasil penelitian bahwa komponen Heat Exchanger mesin CF 1, CF 3, dan CF 8 berturut-turut akan mengalami kerusakan tiap 23 hari, 11 hari, dan 29 hari berdasarkan nilai MTTF, dan perlu perbaikan berturut-turut selama 5 hari, 4 hari, dan 5 hari berdasarkan nilai MTTR. 
Pengembangan Model Pengambilan Keputusan Multi Kriteria dalam menentukan Trade-Off Tujuan Berkonflik menggunakan Global Criterion Method Sutrisno, S.; Lucitasari, Dyah Rachmawati
OPSI Vol 12, No 2 (2019): ISSN 1693-2102
Publisher : Jurusan Teknik Industri Fakultas Teknologi Industri UPN "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (309.446 KB) | DOI: 10.31315/opsi.v12i2.3165

Abstract

Decision making by company management is mostly multi-criteria decision making. Multi-criteria corporate decision making is characterized by having to make decisions on several corporate objectives that are mutually contradictory. Service companies generally want to maximize customer satisfaction and minimize company operating costs. Customer satisfaction can be maximized, by implementing programs that are expected to maximize the level of customer satisfaction. Implementation of these programs will increase the company's operational costs, which in turn can reduce company profits. The company's goal to increase customer satisfaction results in increased operational costs, so that it is contradictory to the second corporate goal of minimizing company operating costs, which is a multi-criteria decision making problem.Trade-offs are sought from two contradictory service company objectives, namely maximizing customer satisfaction and minimizing company operating costs, firstly, a multi-criteria decision making model will be developed. The decision-making model developed is a mathematical model consisting of two contradictory objective function functions, namely the maximization of the level of customer satisfaction and the minimization of the company's operating costs, as well as a limitation which is a mathematical translation of the things that limit the achievement of these two company goals. After a mathematical model of multi-criteria decision making is formed, the next step is to look for trade-offs from the two company's goals using the global criterion method.
PERBAIKAN SISTEM KERJA DENGAN PENDEKATAN MACROERGONOMIC ANALYSIS AND DESIGN (MEAD) UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIFITAS PEKERJA (Studi kasus di UD Majid Jaya, Sarang, Rembang, Jawa Tengah) Pradini, Amirul Hafid; Lucitasari, Dyah Rachmawati; Putro, Gunawan Madyono
OPSI Vol 12, No 1 (2019): ISSN 1693-2102
Publisher : Jurusan Teknik Industri Fakultas Teknologi Industri UPN "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (701.849 KB) | DOI: 10.31315/opsi.v12i1.2897

Abstract

UD Majid Jaya merupakan industri pembuatan kapal nelayan berjenis purse seinse dengan proses produksi Make to Order (MTO), adapun tahapan dalam pembuatan kapal, meliputi: pemilihan kayu, penentuan ukuran kapal dan pemotongan, pembakaran kayu, perakitan kapal, dan finishing.  Kapal yang diproduksi rata-rata berukuran 10-30 GT (Gross Tone) dengan waktu penyelesaian antara 1 sampai 2 bulan dikerjakan 5-7 pekerja dengan cara tradisional. Pekerja banyak yang mengeluh kelelahan akibat lamanya pembuatan kapal dan pekerjaan monoton, serta suhu lantai produksi mencapai 34oC dengan pencahayaan sebesar 2.858 lux yang disebabkan cuaca atau kondisi luar ruangan.Penelitian dilakukan berdasarkan faktor permasalahan yang meliputi faktor lingkungan fisik, faktor peralatan/mesin, faktor kondisi pekerjaan, dan faktor organisasi, dengan tujuan penelitian untuk memberikan usulan perbaikan sisitem kerja kepada UD Majid Jaya menggunakan pendekatan Macroergonomic Analysis and Design (MEAD) agar dapat meningkatkan produktivitas pekerja.Berdadarkan analsisis dan pengolahan data diperoleh pengukuran denyut nadi pekerja didapatkan CVL=38,14%, konsumsi energi istirahat normal=5,5 kkal/menit, didapatkan penambahan waktu istirahat 16 menit, pada pukul 10.00-10.16 WIB sehingga total sebesar 76 menit. Peningkatan produktivitas pada pengukuran dan pemotongan kayu komponen kapal dihasilkan 16 potong komponen kapal, sehingga terdapat peningkatan produktivitas pekerjaan sebesar 2 potong komponen kapal.
PERENCANAAN PENDISTRIBUSIAN PRODUK UNTUK MINIMASI BIAYA Harsono, Adi; Putro, Gunawan Madyono
OPSI Vol 10, No 1 (2017): ISSN 1693-2102
Publisher : Jurusan Teknik Industri Fakultas Teknologi Industri UPN "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (468.047 KB) | DOI: 10.31315/opsi.v10i1.2104

Abstract

CV Gunakarya Mandiri adalah distributor obat untuk penyamaan kulit, adapun sebagai konsumen adalah perusahaan-perusahaan kulit yang ada Malang, Surabaya, Magetan dan Garut . Saat ini biaya distribusi pengiriman produk ke konsumen dirasakn oleh pihak manajemen masih terlalu besar. Hal ini dikarenakan sampai saat ini belum dilakukan perencanaan dan penelitian tentang proses distribusi pengiriman produk ke konsumen sehingga metode pelaksanaanya kurang efektif dan efisien. Dengan adanya masalah tersebut, maka akan dilakukan penelitian tentang pendistribusian produk ke konsumen dengan metode Distribution Requirement Planning (DRP). Distribution Requirement Planning adalah suatu metode untuk menangani pengadaan persediaan dalam suatu jaringan distribusi multi eselon. Tujuan penelitian menggunakan metode dDistribution Requirement Planning (DRP),adalah untuk melakukan perencanaan dan penjadwalan aktivitas distribusi pengiriman produk dengan biaya yang minimal Hasil Penelitian didapatkan biaya pengiriman produk dengan metode Distribution Requirement Planning (DRP) lebih rendah dibandingkan dengan pengiriman produk yang dilakukan perusahaan saat ini. Biaya pengiriman produk dengan menggunakan metode DRP adalah Rp.9.228.748,- dan biaya pengiriman produk seperti yang dilakukan perusahaan adalah Rp. 19.791.120, atau terjadi penurunan sebanyak 53%.
PENGEMBANGAN STRATEGI PEMESINAN BENTUK RONGGA SEGITIGA UNTUK MENGURANGI WAKTU PEMESINAN Chaeron, Mochammad Chaeron
OPSI Vol 9, No 01 (2016): ISSN 1693-2102
Publisher : Jurusan Teknik Industri Fakultas Teknologi Industri UPN "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (523.945 KB) | DOI: 10.31315/opsi.v9i01.2363

Abstract

Terdapat dua strategi untuk pemesinan bentuk rongga segitiga yaitu: direction parallel dan contour parallel. Kedua strategi tersebut masing-masing mempunyai kekurangan. Pada strategi direction parallel, untuk menyelesaikan pemesinan, harus ditambahkan lintasan pahat mengelilingi batas untuk menghilangkan scallop. Sedangkan pada strategi contour parallel, pemesinan harus dilakukan secara overlap untuk menghindari timbulnya daerah sisa pemesinan di tengah area bentuk rongga. Kedua hal tersebut menyebabkan terjadinya proses pemesinan berulang. Pengembangan terhadap strategi contour parallel dan direction parallel dilakukan untuk mengurangi sebanyak mungkin terjadinya proses pemesinan berulang itu. Penambahan ataupun penggantian lintasan pahat menjadi pilihan utama dalam pengembangan startegi ini.Pada akhirnya strategi hasil pengembangan berhasil memberikan lintasan pahat yang lebih pendek, yang berarti dengan menggunakan strategi hasil pengembangan, proses pemesinan bentuk rongga dapat dilakukan lebih cepat.
Analisa Proses Seleksi Operator pada PT. Dhanar Mas Concern Bandung Yanuarso, Hersa Dwi; Gusvita, Rinda; Helmikawaty, Rohmah
OPSI Vol 13, No 1 (2020): ISSN 1693-2102
Publisher : Jurusan Teknik Industri Fakultas Teknologi Industri UPN "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1089.438 KB) | DOI: 10.31315/opsi.v13i1.3472

Abstract

Employees or human resources are important assets in a company especially for textile industry. However, one of the important problems of the textile industry is the level of turnover. PT. Dhanar Mas Concern is an export-oriented textile company located in South Bandung which has a vision to be the best textile company with the most complete and best product in the world. In general, the person who controls these yarn and fabric making machine is called the operator (labor). The success of a company in managing the human resources is depend on the result of the selection process. So far the selection process for operators is carried out routinely every two times a week according to the needs of employees, due to hngh turnover rates. The high turnover rate is also a complaint of supervisors or team heads. The objective of the study is to determine how the selection process is conducted in textile company and the correlation between the the theory and the implementation in PT. Dhanar Mas Concern. The methodology research that used in this study is qualitative approach with descriptive research approach. This research shows that the selection process in PT. Dhanar Mas Concern met 7 (seven) of 8 (eight) stages which presented by William B. Werther Jr. and Keith Davis. The company overstepped the stage about interview with supervisors (user). The researcher suggests the company to implement the selection stages of interview with supervisors (user) cause the supervisor are the best informed of the technical aspects of the job. Supervisors interview may help to determine the extent of the applicants meet the company’s employment requirements.
Analisis Kesalahan Manusia Pada Pengemudi Bus Rapid Transit (BRT) Menggunakan Metode Human Error Assessment And Reduction Technique (HEART) dan Systematic Human Error Reduction And Prediction (Studi Kasus : Brt Koridor I, Trans Semarang) Mas'idah, Eli; Syakhroni, Akhmad; Rachmawati, Annisa Ayu
OPSI Vol 12, No 2 (2019): ISSN 1693-2102
Publisher : Jurusan Teknik Industri Fakultas Teknologi Industri UPN "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (379.28 KB) | DOI: 10.31315/opsi.v12i2.3145

Abstract

Based on Trans Semarang Bus Rapid Transit (BRT) traffic accident data, it is known that the Trans Semarang BRT still often experiences traffic accidents. Corridor I Trans Semarang with the Mangkang-Penggaron route service area is the Corridor with the highest accident rate compared to other corridors. The high number of accidents occurs because of human error. To solve these problems, in this study using the HEART and SHERPA methods. The HEART method is used to find out what activities constitute critical activities that have the potential to cause accidents and also the probability of human error for each critical activity. Then the SHERPA method is used to strengthen the answers of the HEART method and also to determine recommendations for improvement to fix the existing problem. After conducting research and data processing using the HEART and SHERPA methods, it is known that sub-task 6.4 be careful when driving is a sub-task with the highest probability of human error is 0.549. Furthermore, the subtask was given recommendations for improvement in the form of zero accident socialization to all BRT Corridor I Trans Semarang drivers and to make a particular lane for BRT, especially Corridor I so that the road is separated from other private or public vehicles.
PENENTUAN HARGA PRODUK PLYWOOD MENGGUNAKAN METODE ACTIVITY BASED COSTING SYSTEM Susanto, Nugroho Noto; Chaeron, Mochammad; Sutrisno, Sutrisno
OPSI Vol 10, No 2 (2017): ISSN 1693-2102
Publisher : Jurusan Teknik Industri Fakultas Teknologi Industri UPN "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (790.544 KB) | DOI: 10.31315/opsi.v10i2.2109

Abstract

PT Mapan Wijaya adalah perusahaan yang memproduksi plywood. Plywood merupakan material papan yang tersusun dari beberapa lapis kayu melalui proses perekatan dan pemampatan tekanan tinggi. Harga pasar produk plywood sangat dipengaruhi oleh perilaku konsumen, jika daya konsumtif turun maka dapat terjadi penurunan harga pasar dan sebaliknya. PT. Mapan Wijaya dalam menentukan harga produk plywood hanya mengikuti keadaan harga pasar, tanpa mempertimbangkan informasi mengenai biaya produksi. Hal tersebut menyebabkan perusahaan tidak bisa mengetahui besarnya keuntungan secara pasti. Tujuan penelitian ini adalah menentukan harga produk plywood secara  lebih akurat dengan mempertimbangkan informasi-informasi biaya di dalam proses produksi. Metode yang digunakan adalah Activity Based Costing (ABC) System dengan melakukan 7 langkah, yaitu: mengidentifikasi produk yang menjadi obyek biaya, menghitung biaya langsung produk plywood, memilih dasar pengalokasian biaya yang akan digunakan untuk mengalokasikan biaya tidak langsung ke produk plywood, mengidentifikasi biaya tidak langsung yang berkaitan dengan setiap dasar alokasi biaya, menghitung tarif per kubik dasar alokasi biaya guna mengalokasikan biaya tidak langsung ke produk, menghitung biaya tidak langsung yang dialokasikan ke produk plywood dan menghitung total biaya produk dengan menjumlahkan semua biaya.Harga produk plywood dengan menggunakan metode Activity Based Costing (ABC) System yang mempertimbangkan informasi-informasi dalam proses produksi adalah sebesar Rp 3.426.550,45 per meter kubik.