cover
Contact Name
Zulkifli Ahmad
Contact Email
zul_bio@unkhair.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
technounkhair@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota ternate,
Maluku utara
INDONESIA
Techno: Jurnal Penelitian
Published by Universitas Khairun
ISSN : 1978610X     EISSN : 25807129     DOI : -
TECHNO: Jurnal Penelitian diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Khairun, dua kali terbit dalam setahun dengan jumlah artikel dalam sekali terbit sebanyak 8 tulisan.
Arjuna Subject : -
Articles 81 Documents
Studi Karakteristik Agregat Pasir Pantai Mangoli, Sosowomo dan Loto dalam Komposisi Beton Tata, Arbain; Irnawaty, Irnawaty; Cavaruddin, Cavaruddin
TECHNO: JURNAL PENELITIAN Vol 6, No 02 (2017): Techno Jurnal Penelitian
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/tk.v6i02.561

Abstract

AbstrakPasir sebagai agregat halus memegang peranan penting dalam menentukan karakteristik struktur beton yang dihasikan, sebab agregat halus mengisi sebagian besar volume beton. Pasir pantai sebagai salah satu jenis material agregat halus memiiki ketersediaan dalam kuantitas yang besar namun sifat fisik yang dimiliki perlu diteliti lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari komposisi material pasir semen dari tiga quary pasir pantai yang berbeda dibandingkan dengan pasir gunung. Didapatkan kekuatan optimum serta pengaruh variasi faktor air semen (FAS) terhadap kuat tekan dan modulus elastisitas beton pasir pantai. Benda uji yang dibuat adalah selinder dengan ukuran 150 x 300 mm dengan variasi faktor air semen (FAS) 0,4; 0,5; 0,6 dan 0,7. Benda uji selinder diuji pada saat umur 28 hari. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengujian kuat tekan dari tiga quarry yang berbeda dihasilkan kuat tekan paling tinggi dari pantai Loto. Dari material pasir pantai Loto dilaksanakan pengujian modulus elastisitas dengan nilai FAS divariasikan. Hasil menunjukan terjadi kenaikan nilai kuat tekan dari FAS 0,48 dan 0,4 dari 22,84 MPa menjadi 26,64 MPa, selanjutnya kuat tekan dari FAS 0.5, 0,6 dan 0,7 mengalami penurunan dari 20,32 MPa menjadi 13 FAS 80 MPa dan 11 FAS 73 MPa. Maka variasi optimum yang dapat digunakan adalah variasi FAS 0.4. Begitu pula dengan modulus elastisitas juga mengalami kenaikan dari FAS 0,48 dan 0,4 dari 25063,5 MPa menjadi 26292 MPa, selanjutnya variasi FAS dari 0,5; 0,6 dan 0,7 mengalami penurunan dari 23465 MPa menjadi 18906 MPa dan 15133,5 MPa. Maka variasi optimum yang didapat adalah variasi FAS 0,4.Kata kunci: pasir pantai, kuat tekan beton, modulus elastisitas.  AbstractSand as fine aggregate plays important role in determining the characteristics of resulted concrete structure since fine aggregate fills the most part of concrete volume. Beach sand as one of types of fine aggregate material is available in large quantity; however, its physical characteristics need further examination. The research aimed to study the composition of cement sand material and three different beach sand quarries. The optimal strength and the influence of water cement factor (FAS) variation on the pressure strength and modulus elasticity of beach sand concrete were obtained. The test object made was a 150x200 mm cylinder with variation of water cement factor (FAS) of 0.4; 0.5; 0.6 and 0.7. The cylinder was tested on the 28th days. The research result indicates that the test of pressure strength of the three quarries was different. The highest pressure strength was obtained from Loto Beach. Modulus of elasticity testing was conducted on sand material from Loto Beach with varied FAS values. The result indicates that there was an increase in the value of pressure strength of FAS 0.48 and 0.4 from 22.84 MPa to 26.64 MPa. The pressure strength of FAS 0.5, 0.6 and 0.7 experienced a decrease from 20.32 MPa to 13 FAS 80 MPa and 11 FAS 73 MPa. Thus, optimum variation that can be used was FAS 0.4. The modulus of elasticity was also experienced an increase from FAS 0.48 and 0.4, which was from 25063.5 MPa to 26292 MPa. Further, variation of FAS from 0.5; 0.6 and 0.7 experienced a decrease from 23465 MPa to 18906 MPa and 15133.5 MPa. Therefore, the optimum variation obtained was variation of FAS 0.4.Keywords: beach sand, pressure strength of concrete, modulus of elasticity.
KERAGAMAN DAN HERITABILITAS GENOTIP JAGUNG MERAH ( Zea Mays L.) LOKAL Herlinda, Gilsy; DAS, Sri Soenarsih; Syafi, Sarttika
TECHNO: JURNAL PENELITIAN Vol 7, No 2 (2018): Techno Jurnal Penelitian
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/tk.v7i2.793

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komponen keragaman manakah yang paling mempengaruhi pada hasil tanaman jagung merah lokal serta nilai heritabilitas yang diakibatkan oleh ragam lingkungan atau ragam genetik. Penelitian ini dilakukan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Khairun Ternate, dengan ketinggian tempat 80 m dpl, mulai bulan September - November 2016. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah observasi langsung dan deskripsi heritabilitas genotip. Hasil analisis ragam karakter kuantitatif yang diperoleh menunjukkan keragaman genetik yang sempit nilai berkisar dari  2,00–42,19% ( agak rendah) dan 1,60-39,16% (rendah) di ikuti dengan nilai heritabilitas dalam arti luas yaitu 0,63-0,9%. Karakter kualitatif dengan peubah warna biji, warna bunga jantan, warna batang dan warna bunga betina dikendalikan oleh 2-3 gen dengan aksi gen Epistasis.Kata Kunci: Jagung Merah, Keragaman Genetik, Heritabilitas, Segregasi
INVENTARISASI JENIS BURUNG PADA PERAIRAN PANTAI KELURAHAN LATERI, KOTA AMBON Silahooy, Veince Benjamin; Eddy, La
TECHNO: JURNAL PENELITIAN Vol 9, No 2 (2020): Techno Jurnal Penelitian
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/tjp.v9i2.1806

Abstract

Birds are an important component in an ecosystem. Birds can live in various types of habitats such as forests, grasslands and waters. For example, shorebirds are a type of bird whose life depends on coastal waters. Some shorebirds are migrant birds, which use the coastal area as a stopover to reach their destination. The presence of shorebirds can be an indicator of the productivity of coastal waters. This research was conducted to inventory the species of birds in the coastal waters of the urban village of Ambon City. The results obtained as many as 10 species consisting of 7 families. The family with the highest number of individuals is Phalacrocoracidae (35%) while the proportion of species is fairly even (10-20%). The results of the analysis concluded a fairly good diversity and evenness index (H '= 1.99; E = 0.87) where there was no dominance of a particular species (D = 0.17).
Sampah Rumah Tangga di Ternate Bahtiar, Bahtiar
TECHNO: JURNAL PENELITIAN Vol 6, No 02 (2017): Techno Jurnal Penelitian
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/tk.v6i02.662

Abstract

Jumlah penduduk Kota Ternate 212.997 jiwa, luas wilayah 111,39 km2 dengan kepadatan 1.865,42 jiwa/ km2. Apabila kita menggunaan pendekatan paradigma “sampah sebagai barang berguna” maka jumlah penduduk sebanyak itu menghasilkan volume sampah yang berpotensi untuk dimanfaatkan dan diolah kembali. Terkait kepentingan pengelolaan dan pemanfaatan sampah di Kota Ternate ke depan, maka kedudukan sampah merupakan sebuah potensi. Deskripsi potensi sampah harus diawali dengan pengenalan komposisi dan timbulan sampah yang ada, terutama sampah rumah tangga. Gambaran komposisi akan memberikan informasi tentang komponen yang terdapat dalam buangan padat beserta distribusinya. Timbulan sampah memberikan informasi banyaknya sampah rumah tangga yang dihasilkan. Data timbulan sampah juga diperlukan untuk desain sistem pengelolaan persampahan, seleksi jenis peralatan untuk transportasi sampah dan desain tempat pembuangan sampah.Kata Kunci:, komposisi sampah, rumah tangga, Kota TernateThe population of Ternate City is 212,997 people, the area of 111.39 km2 with the density of 1,865.42 people/km2. If we use the paradigm approach of "waste as a useful item" then the amount of population as much as it produces the volume of waste that has the potential to be utilized and reprocessed. Related to the management and utilization of waste in Ternate City in the future, the position of waste is a potential. Description of potential waste should be started with the introduction of composition and waste generation, especially household waste. The composition description will provide information on the components contained in solid waste and its distribution. Waste generation provides information on the amount of household waste generated. Waste generation data is also required for the design of waste management systems, the selection of equipment types for waste transport and the design of landfills.Keywords: composition of waste, household, Ternate city
PROFIL FUNGSI KOGNITIF PADA LANSIA WILAYAH KERJA PUSKESMAS GAMBESI TAHUN 2018 The, Fera; Afiah, Andi Sitti Nur
TECHNO: JURNAL PENELITIAN Vol 8, No 1 (2019): Techno Jurnal Penelitian
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/tk.v8i1.1027

Abstract

Penduduk lanjut usia yang berada di Indonesia di masa akan datang dapat membawa pengaruh  positif jika mereka dalam keadaan sehat, produktif dan aktif. Lansia berusia 30-70 tahun akan terjadi penurunan berat otak sekitar 10 % , di samping itu meningen menebal, giri dan sulci otak berkurang kedalamannya. Hal tersebut akan memicu gangguan fungsi kognitif. Pemeriksaan Mini-Mental State Examination (MMSE) merupakan salah satu tes yang digunakan untuk menilai ada atau tidaknya gangguan kognitif (cognitive impairment) untuk pasien dengan usia lanjut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil fungsi kognitif pada lansia di puskesmas Gambesi Ternate sertahubungan gangguan fungsi kognitif dengan hipertensi dan Diabetes Melitus dilakukan selama bulan Juli Sampel yang diperiksa sebanyak 40 orang didapatkan 10 orang kemungkinan mengalami gangguan / gangguan ringan (25%) dan 3 orang mengalami gangguan fungsi kognitif /gangguan berat (7,5 %)
Modifikasi Silika Mesopori MCM-48 dengan 3 Aminopropiltrimetoksisilan (3-APTMS) dan Uji Adsorpsivitasnya Terhadap Ion Pb2+ Gau, Andi Arwita; Taba, Paulina; Budi, Prastawa
TECHNO: JURNAL PENELITIAN Vol 4, No 02 (2015): Techno Jurnal Penelitian
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/tk.v4i02.337

Abstract

Penelitian modifikasi silika mesopori MCM-48 menggunakan senyawa 3-APTMS telah dilakukan. Hasil modifikasi MCM-48-NH2 dapat digunakan sebagai adsorben untuk menyerap ion logam berat. Adsorpsi ion Pb2+ oleh MCM-48-NH2 dipelajari dengan variasi waktu, pH dan konsentrasi. Karakterisasi MCM-48 dan MCM-48-NH2 menggunakan Difraksi Sinar-X (XRD), FT-IR dan SEM. Isotermal Langmuir dan Freundlich digunakan untuk mempelajari isotermal adsorpsi ion Pb2+. Proses desorpsi dilakukan untuk menarik kembali ion Pb2+ dari MCM-48-NH2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu dan pH optimum untuk ion Pb2+ yaitu 60 menit dan pH 3. Adsorpsi ion Pb2+ mengikuti model isotermal Langmuir dan kapasitas adsorpsi ion Pb2+ oleh MCM-48-NH2 adalah 0,1261 mmol/g. Agen pendesorpsi yang sesuai untuk menarik kembali ion Pb2+ dari MCM-48-NH2adalah HCl.
Penentuan Secara Serempak Kadar Minor Anion (F-, Cl-, NO2-, Br-, NO3-, SO42– dan PO43-) dalam Sampel Air Botol Kemasan dengan Teknik Kromatografi Ion Kinerja Tinggi Amin, Muhammad
TECHNO: JURNAL PENELITIAN Vol 9, No 1 (2020): Techno Jurnal Penelitian
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/tjp.v9i1.1744

Abstract

Analytical and separation conditions for the simultaneous determination of minor anions (F-, Cl-, NO2-, Br-, NO3-, SO42–, and PO43-) using ion chromatography technique have been optimized. In this study, ion chromatography with a suppressed conductivity detection system was applied to determine the ionic species with high sensitivity. By these conditions, it has been targeted in the determination of the seven anions in bottled drinking water samples. With concentration of 6 mM Na2CO3 and 1,2 mM NaHCO3were used as the eluent combination for all determinations. All the above anions could be completely determied and eluted were less than 30 min. All anions were displayed symmetrical peak shapes as in the chromatograms. The correlation coefficient (r) varies between 0.9995 and 1 for the above seven anions, whereas the detection limits calculated at S/N= 3 were 0.02–0.45 µg/L. The obtained optimum conditions were then applied to the simultaneous determination of minor anions in 6 bottled drinking water samples with different brands. From the overall drinking water samples which was collected commersially in North Maluku, there were no minor anions concentration exceeding the specified quality standards.
KARAKTER MORFOMETRIK IKAN SIDAT DI BEBERAPA PERAIRAN PULAU HALMAHERA, MALUKU UTARA Ahmad, Khamsiah
TECHNO: JURNAL PENELITIAN Vol 5, No 1 (2016): Techno Jurnal Penelitian
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/tk.v5i1.781

Abstract

Anguilla eel is one of the important economic values of fishery commodities both nationally and internationally. Eel is a unique organism that grows in the freshwater and migrated thousands of kilometers to open sea during lifetime for spawning. Information of biological and ecological aspects as an initiative data is necessary for domestication purposes. This study was carried out to identify eel species in Halmahera waters and to measure morphological characteristic of eel. Four sampling points of waters i.e. South Halmahera, East Halmahera, North Halmahera, and Ternate Island were chosen as known there are several rivers which suitable for eel habitat. 28 individuals were measured using Elis (1982) in Reveillac, et al (2009); and Effendie (1979) for body length (TL) and body weight (BW). The result shows that two species are found in Halmahera Waters namely Anguilla marmorata and Anguilla celebensis. Growth model is allometric negative which means body length is grower than body weight.Key words : Morphometric, Eel, Halmahera waters
Studi Manajemen Persediaan Just In Time pada Proyek Konstruksi Gedung KPP Menteng Ahadian, Edward Rizky
TECHNO: JURNAL PENELITIAN Vol 6, No 01 (2017): Techno Jurnal Penelitian
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/tk.v6i01.553

Abstract

AbstrakJIT merupakan filosofi produksi yang dikembangkan oleh Toyota Motor dan berhasil membuat industri otomotif dan elektronika Jepang menjadi industri yang mampu bekerja secara efisien dengan mutu keluaran yang baik. Keberhasilan JIT dibidang industri manufaktur telah mendorong industri lainnya termasuk industri konstruksi untuk mengadopsinya. JIT berusaha untuk menghilangkan sumber-sumber pemborosan produksi dengan cara menerima jumlah yang tepat dari material dan memproduksinya dalam jumlah yang tepat pada tempat yang tepat dan waktu yang tepat. Studi terhadap metode Just In Time ini dilakukan dengan menggunakan studi kasus terhadap proyek konstruksi pembangunan gedung Kantor Pusat Pajak (KPP) Menteng dengan Kontraktor pelaksana PT. Pembangunan Perumahan (PT.PP). Adapun studi JIT inventory management didasarkan pada tiga aspek kajian, yaitu kebijakan perusahaan dalam pengelolaan persediaan, sistem pemesanan dan penerimaan material. Hasil menunjukkan bahwa telah dilakukan pengelolaan persediaan dengan pendekatan JIT dalam proses produksi proyek KPP Menteng dengan sedikit modifikasi pada prinsip JIT. Beberapa modifikasi tersebut antara lain yaitu adanya buffer sebagai antisipasi terhadap variasi yang ada, hal ini berlawanan dengan prinsip dasar dari JIT yaitu menghilangkan buffer. Upaya-upaya yang dilakukan oleh PT. PP melalui kebijakan maupun sistem pemesanan dan penerimaan material untuk mengurangi pemborosan sejalan dengan metode JIT. Kata kunci: JIT Inventory management, proyek konstruksi gedung, ROP, Safety stock, Lead time  AbstractJIT is a production philosophy developed by Toyota Motor and it successes in making the automotive and electronics industries in Jepang to be an efficient industry with good quality output. The success of JIT in manufacturing industry has encouraged other industries, including construction, to adopt it.  JIT tries to eliminate production waste sources by receiving an exact number of materials and producing in an exact number at the right place and time. Study on JIT method was conducted using a case study on a construction project of the development of Tax Office (KPP) Menteng building with the contractor of PT. Pembangunan Perumahan (PT.PP). The study of JIT inventory management was based on three study aspects, namely, company policy in inventory management, material ordering system and material receiving system. The result indicated that JIT-approached inventory management had been conducted in the production process of KPP Menteng project with small modification on its principles. Some of the modifications were, such as, the existence of buffer as an anticipation of existing variation, which was in contrast to the basic principle of JIT, which is eliminating buffer. Efforts conducted by PT. PP through its policy or material ordering and receiving systems to reduce waste were in line with the JIT method. Keywords: JIT Inventory management, building construction project, ROP, Safety stock, Lead time
PENGARUH IKLIM GLOBAL TERHADAP KEBAKARAN HUTAN DI KOTA TERNATE Nurdin, Aqshan Shadikin
TECHNO: JURNAL PENELITIAN Vol 7, No 2 (2018): Techno Jurnal Penelitian
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/tk.v7i2.713

Abstract

Kebakaran hutan menjadi isu utama dalam pengendalian hutan dan lahan. Faktor manusia dan iklim salah satu penyebab terjadinya kebakaran hutan, sehingga laju kerusakan hutan semakin meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor penyebab kebakaran hutan di sekitar kawasan hutan lindung dan memberi rekomendasi terhadap kegiatan pengendalian kebakaran hutan yang akan dilakukan oleh masyarakat di sekitar kawasan hutan lindung Kota Ternate. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan pengambilan responden wawancara dipilih secara purposive sampling dan cara mendapatkan informan dengan teknik ”Bola Salju”. Hasil penelitian menunjukan kebakaran hutan dan lahan yang terjadi Sepanjang Tahun 2015, telah menimbulkan berbagai kerugian bagi masyarakat baik kerugian ekonomis, kerugian ekologis maupun kerugian sosial, kebakaran hutan dan lahan yang terjadi paling banyak terjadi di Kawasan Hutan Lindung dengan luas 113,89 Ha. Kata kunci :  iklim, kebakaran, kawasan hutan