cover
Contact Name
M Oky Fardian Gafari
Contact Email
oky@unimed.ac.id
Phone
+6285225812829
Journal Mail Official
edukasikultura@gmail.com
Editorial Address
https://jurnal.unimed.ac.id/2012/index.php/kultura/about/editorialTeam
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Edukasi Kultura
ISSN : 24078409     EISSN : 25499726     DOI : 10.24114
Edukasi Kultura merupakan jurnal elektronik dan cetak nasional yang merupakan wadah penerbitan artikel penelitian original yang terkait dengan penelitian pendidikan bahasa, sastra, dan budaya. Jurnal ini dikelola oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia PPs Universitas Negeri Medan. Jurnal ini diterbitkan dua kali dalam setahun dibulan April dan Oktober.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 2 (2020): JURNAL EDUKASI KULTURA" : 10 Documents clear
LITERASI MEDIA TELEVISI PADA ORANG TUA DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PERILAKU MENONTON ANAK PURBA, DINNY ANDRIANI
Jurnal Edukasi Kultura: Jurnal Bahasa, Sastra dan Budaya Vol 7, No 2 (2020): JURNAL EDUKASI KULTURA
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/edukasi kultura.v7i2.21999

Abstract

 Abstrak Televisi merupakan salah satu alat penyampai informasi yang dipercaya oleh masyarakat. Tidak semua yang ada di media dapat dijadikan pedoman yang baik pasalnya banyak tayangan yang tidak layak ditonton sehingga memberikan dampak yang buruk. Anak sebagai individu yang rentan terhadap dampak negatif televisi seharusnya mendapat perhatian lebih ketika menonton televisi. Fakta menyebutkan bahwa orang tua terkadang membiarkan anak menonton televisi tanpa pengawasan. Penelitian bertujuan untuk mengetahui literasi televisi pada orang tua dan juga mediasi yang dilakukan orang tua terkait konsumsi televisi pada anak. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan wawancara mendalam sebagai metode pengumpulan data.Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa literasi media televisi pada orang tua masih tergolong rendah. Orang tua sangat percaya sekali dengan televisi sehingga terkadang tidak dapat membedakan antara realitas dunia nyata dan realitas dunia media khususnya pada program berita. Orang tua belum memahami tentang proses kerja televisi dalam menghasilkan program acara akibatnya mereka tidak memahami adanya framing media dalam proses pembuatan berita. Orang tua menggunakan televisi untuk kebutuhan informasi dan hiburan namun secara tidak sadar penggunaan televisi sudah menjadi kebiasaan sehingga orang tua tidak lagi mengakses televisi berdasarkan kebutuhan tersebut. Orang tua mulai memiliki sisi kritis ketika dihadapkan pada keterkaitan kepemilikan media dan munculnya konten berbau politis dalam televisi.Pengetahuan tentang efek negatif televisi pada orang tua masih terbatas pada efek yang terjadi pada orang lain, sementara efek pada diri sendiri tidak disadari. Pemahaman efek positif televisi kebanyakan berupa penambahan wawasan dan pengetahuan, selain itu televisi juga dapat menjadi sarana mentranferkan warisan budaya bagi orang tua. Pemahaman tentang efek televisi pada orang tua lebih ditekankan pada efek yang bersifat behavioral, sementara efek kognitif tidak mendapat perhatian yang khusus. Pengetahuan efek yang terbatas tersebut juga berpengaruh pada bagaimana orang tua melakukan pengarahan pada anak. Rata-rata informan hanya melarang anak untuk menonton konten tayangan tertentu tanpa memberikan penjelasan dan mendiskusikannya dengan anak. Mengenai content creation, yaitu kemampuan mengkomunikasikan pesan-pesan melalui media, mayoritas orang tua belum memiliki keterampilan ini.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN TEKS CERITA ULANG BERMUATAN TOKOH LOKAL PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMA SWASTA KARTIKA I-2 Alwanny, Herza
Jurnal Edukasi Kultura: Jurnal Bahasa, Sastra dan Budaya Vol 7, No 2 (2020): JURNAL EDUKASI KULTURA
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/edukasi kultura.v7i2.21991

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan: (1) Mendeskripsikan kelayakan pengembangan media pembelajaran teks cerita ulang bermuatan tokoh local pada siswa kelas X SMA swasta kartika I-2 Medan. (2) Mendeskripsikan hasil pengembangan media pembelajaran teks cerita ulang bermuatan tokoh local untuk siswa kelas X SMA Swasta Kartika I-2 M edan berupa media yang dipadukan dalam bentuk website. Metode penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan Research and Development (R&D) dengan model 4-D (Define, Design, Develop, and disseminate). Hasil penelitian memperlihatkan bahwa: (1) validasi ahli materi dengan rata-rata 85,25% pada kriteriasangat baik; (2) validasi ahli desain media pembelajaran dengan rata-rata 91,25% pada kriteriasangat baik, (3) respon guru dengan rata-rata 89,17% dengan kriteriasangat baik, (4) uji coba perorangan dengan rata-rata 75% dengan kriteriabaik, (5) uji coba kelompok kecil dengan rata-rata 82,5% dengan kriteriasangat baik, dan (6) uji coba kelompok lapangan terbatas dengan rata-rata 93% dengan kriteriasangatbaik. Kegiatan akhir dari pengembangan media pembelajaran ini dilanjtkan dengan melihat hasil belajar siswa dalam menulis kembali teks cerita ulang bermuatan tokoh lokal. Penelitian dilakukan pada siswa kelas X SMA Swasta Kartika I-2 Medan. Hasil belajar tes menulis teks cerita ulang sebelum menggunakan media pembelajaransebesar 73,85, sedangkan menggunakan media pembelajaran meningkat sebesar 86,05. Selisih 12,2 dari sebelum ke sesudah menggunakan media. Hal ini membuktikan bahwa media pembelajaran teks cerita ulang bermuatan tokoh lokal yang dikembangkan dapat meningkatkan hasil beajar siswa. Penelitian ini memiliki implikasi untuk siswa yaitu dapat lebih mudah mengembangkan ide atau gagasannya dari sumber-sumber informasi yang terintegrasi langsung dengan lingkungan sekitarnya serta mengedepankan pembelajaran secara mandiri yang dipandu oleh guru bahasa Indonesia. Guruguru Bahasa Indonesia juga memberikan respon yang baik terhadap Media Pembelajaran berbentuk adobe flash yang dipadukan dalam bentuk website serta dikembangkan sehingga media pembelajaran dapat digunakan sebagai pendamping bahan ajar utama di sekolah. Media Pembelajaran yang telah dikembangkan dapat menjadi masukan dan perbandingan dalam melaksanakan pembelajaran yang berorientasi pada pengembangan kurikulum sera mendukung era revolusi 4.0 yang mengedepankan pembelajaran berbasis IT sehingga dapat memberikan kontribusi pada lembaga-lembaga pendidikan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.
WUJUD TINDAK TUTUR DIREKTIF DALAM PERCAKAPAN WHATSAAP GRUP MAHASISWA ANGKATAN AKADEMIK 2018-2019 DI UNIVERSITAS PRIMA INDONESIA Maria Tania Napitupulu & Sabriani Lampita Sihombing, Syahrizal Akbar, Hardiyanti Syahputri,
Jurnal Edukasi Kultura: Jurnal Bahasa, Sastra dan Budaya Vol 7, No 2 (2020): JURNAL EDUKASI KULTURA
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/edukasi kultura.v7i2.22000

Abstract

Abstract Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tindak tutur direktif pada percakapan Whatsapp grup mahasiswa/i akademik 2018-2019. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif, data diperoleh melalui observasi, hasil wawancara dengan mahasiswa/i UNPRI Medan dan dianalisis dengan mereduksi, menyajikan, menyimpulkan data. Pokok bahasan yang digunakan dalam tuturan ini adalah tindak tutur direktif. Dari hasil pemerolehan data terdapat bentuk tindak tutur direktif pada percakapan Whatsapp grup mahasiswa/i akademik 2018-2019 sebanyak 33 tuturan dan hanya terdapat 18 tuturan yang berupa permohonan, perintah, menjawab, meminta, mengizinkan, menyuruh, bertanya, ucapan selamat, imbauan dan larangan.
PEMBELAJARAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA BERBASIS BLENDED LEARNING DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0 Sihombing, Indah Oktasya
Jurnal Edukasi Kultura: Jurnal Bahasa, Sastra dan Budaya Vol 7, No 2 (2020): JURNAL EDUKASI KULTURA
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/edukasi kultura.v7i2.22009

Abstract

is dalam kehidupan manusia di era Revolusi Industri 4.0. Penggunaan daya komputasi dan data yang tidak terbatas akibat perkembangan internet dan teknologi digital di era ini menyebabkan segala hal menjadi tanpa batas. Era ini dipercaya akan mendisrupsi banyak bidang, tanpa kecuali bidang pendidikan bahasa dan sastra Indonesia. Proses pembelajaran bahasa Indonesia di sekolah, menuntut seorang guru untuk berinovasi terutama dalam menggunakan sumber dan media pembelajaran agar kegiatan belajar mengajar lebih hidup dan membuat siswa terpancing mengikuti pembelajaran bahasa Indonesia sepenuhnya. Pembelajaran bukan hanya dilakukan melalui tatap muka di kelas saja, melainkan siswa bisa belajar di rumah. Hal tersebut memunculkan banyak tantangan dalam pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia. Mengikuti era revolusi industri 4.0, tentunya model pembelajaran menggunakan metode yang diberikan kepada siswa perlu menyesuaikan dengan eranya. Salah satu metode yang sesuai dengan era saat ini adalah blended learning. Blended learning merupakan suatu metode pembelajaran yang mana menggabungkan traditional method (metode yang terdahulu) dengan modern method (teknologi atau metode baru). Oleh sebab itu, pembelajaran berbasis blended learning dapat memberikan kesan lebih menarik dan fresh untuk kegiatan belajar mengajar bahasa Indonesia sesuai perkembangan zaman.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR TEKS CERITA FABEL BERBASIS KEARIFAN LOKAL PADA KELS VII SMP NEGERI 1 RAYA KABUPATEN SIMALUNGUN Saragih, M. Afiv Toni Suhendra
Jurnal Edukasi Kultura: Jurnal Bahasa, Sastra dan Budaya Vol 7, No 2 (2020): JURNAL EDUKASI KULTURA
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/edukasi kultura.v7i2.21993

Abstract

Abstrak- Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar cerita fabel berbasis kearifan lokal pada siswa kelas 7 SMP Negeri 1 Raya. Jenis penelitian termasuk Research and Development. Produk yang dikembangkan adalah modul teks cerita fabel berbasis kearifan lokal untuk 7 siswa SMP Negeri 1 Raya yang berkualitas dan layak untuk digunakan sebagai bahan ajar individu. kelayakan bahan ajar berupa modul divalidasi oleh ahli materi dan ahli desain pembelajaran. Kelayakan bahan ajar oleh ahli materi termasuk dalam kriteria sangat baik dengan aspek kelayakan isi 86,54%, kelayakan penyajian 86,76%, dan kelayakan aspek kebahasaan 81,73%. Kelayakan desain oleh ahli desain termasuk dalam kriteria sangat baik dengan aspek ukuran modul dengan skor rata-rata 81,5%, desain sampul modul dengan skor rata-rata 84,72%, dan desain modul dengan skor rata-rata 86, 25%. Hasil tes teks berita siswa setelah menggunakan modul teks berita meningkat sebesar 12,50, dengan rata-rata pretest 67,56 atau sebelum menggunakan modul, sedangkan hasil belajar posttest atau setelah menggunakan modul adalah 80,06.
PENGGUNAAN MEDIA GOOGLE CLASSROOM UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATA KULIAH SASTRA LISAN PADA MAHASISWA SEMESTER V JURUSAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA TAHUN PEMBELAJARAN 2020/2021 . Erlinda Simanungkali, Ita Khairani, Hera Chairunisa,Masta Marselina,
Jurnal Edukasi Kultura: Jurnal Bahasa, Sastra dan Budaya Vol 7, No 2 (2020): JURNAL EDUKASI KULTURA
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/edukasi kultura.v7i2.21995

Abstract

Abstrak Penelitian bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar mata kuliah sastra lisan pada mahasiswa semester V Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia Tahun Pembelajaran 2020/2021 dengan menggunakan media google classroom. Subjek penelitian adalah mahasiswa program studi bahasa dan sastra Indonesia semester V (Lima) tahun ajaran 2020/2021 berjumlah 36 orang.. Kegiatan ini akan dilakukan pada waktu dan tempat sesuai dengan Jadwal perkuliahan mata kuliah Sastra Lisan di jurusan pendidikan bahasa dan sastra Indonesia. Desain penelitian yang digunakan Penelitian Tindakan Kelas dengan desain putaran spiral yang dikembangkan oleh Kemmis & Mc Taggart. Hasil penelitian disimpulkan bahwa: Kemampuan mahasiswa dalam menulis Sastra Lisan menggunakan google classroom pada siklus I menunjukkan nilai rata-rata 66,5. Sedangkan kemampuan mahasiswa dalam menulis Sastra Lisan dengan menggunakan google classroom pada siklus 2 menunjukkan nilai rata-rata 81,9. Hal ini membuktikan ada peningkatan antara nilai mahasiswa dalam menulis Sastra Lisan dengan menggunakan google classroom pada siklus I dan siklus II. Dengan demikian maka dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan google classroom dapat meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam menulis Sastra Lisan pada mahasiswa semester V Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia Tahun Pembelajaran 2020/2021.
INSTRUMEN PENILAIAN PENGEMBANGAN KETERAMPILAN MENULIS TEKS CERPEN BERMUATAN BLENDED LEARNING UNTUK SISWA SMP/MTS Hutapea, Lita Sentiana
Jurnal Edukasi Kultura: Jurnal Bahasa, Sastra dan Budaya Vol 7, No 2 (2020): JURNAL EDUKASI KULTURA
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/edukasi kultura.v7i2.22007

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini yaitu menghasilkan instrumen asesmen keterampilan menulis teks cerpen dan teks fabel dan mendeskripsikan hasil uji reliabilitas produk instrumen. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan model pengembangan adaptasi O’Malley dan Pierce (1994). Ada empat produk dalam penelitian ini yakni (1) tugas menulis autentik teks cerpen, (2) panduan guru menulis untuk teks cerpen, (3) tugas menulis autentik teks fabel, dan (4) panduan guru untuk menulis teks fabel. Hasil penelitian pengembangan ini yaitu (1) produk instrumen asesmen teks cerpen mendapatkan nilai korelasi dan (2) produk instrumen asesmen teks fabel mendapatkan nilai korelasi. Nilai korelasi yang diperoleh produk instrumen asesmen teks cerpen dan teks fabel artinya produk instrumen asesmen teks cerpen dan teks fabel memiliki reliabilitas yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) proses pengembangan model Blended Learning pada teks cerpen, dan (2) menghasilkan model Blended Learning yang valid, praktis, dan efektif. Metode penelitian yang digunakan ialah metode penelitian pengembangan atau Research and Development. Proses Pengembangan model Blended Learning mengacu pada model pengembangan ADDIE.
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED INSTRUCTION MELALUI MEDIA GOOGLE HANGOUTS MEET UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MATA KULIAH MANAJEMEN PERTUJUKAN PADA MAHASISWA SEMESTER V JURUSAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA TAHUN PEMBELAJARAN 2020/2021 Masta Marselina Sembiring, Hera Chairunisa, Ita Khairan, Muharrina Harahap,
Jurnal Edukasi Kultura: Jurnal Bahasa, Sastra dan Budaya Vol 7, No 2 (2020): JURNAL EDUKASI KULTURA
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/edukasi kultura.v7i2.21996

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan Kemampuan Mata Kuliah Manajemen Pertujukan pada Mahasiswa Semester V Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia Tahun Pembelajaran 2020/2021 denggan menerapkan Model Problem Based Instruction Melalui Media Google Hangouts Meet. Subjek penelitian adalah mahasiswa program studi bahasa dan sastra Indonesia semester Lima (V) tahun ajaran 2020/2021 berjumlah 25 orang. Kegiatan ini akan dilakukan pada waktu dan tempat sesuai dengan perkuliahan mata kuliah Manajemen Pertunjukan di jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan yang dikembangkan oleh Kemmis & Mc Taggart. Hasil penelitian adalah Pada siklus I, peningkatan Kemampuan Mata Kuliah Manajemen Pertujukan mahasiswa masih tergolong kategori rendah dengan rata-rata nilai 45,6 Pada siklus II, Peningkatan mahasiswa Kemampuan Mata Kuliah Manajemen Pertujukan sudah tergolong kategori tinggi dan ada peningkatan dari siklus I, dengan nilai rata-rata 77,2. Disimpulkan bahawa Penerapan Model Problem Based Instruction Melalui Media Google Hangouts Meet dapat Meningkatkan Kemampuan Mata Kuliah Manajemen Pertujukan pada Mahasiswa Semester V Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia Tahun Pembelajaran 2020/2021
MEMBANGUN SEMANGAT SISWA DALAM GERAKAN LITERASI SEKOLAH Koto, Muhammd Sadri
Jurnal Edukasi Kultura: Jurnal Bahasa, Sastra dan Budaya Vol 7, No 2 (2020): JURNAL EDUKASI KULTURA
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/edukasi kultura.v7i2.22006

Abstract

teratus, yang berarti “a learned person” atau orang yang belajar. Literasi merupakan kemampuan seseorang dalam mengolah dan memahami saat melakukan proses membaca dan menulis.Namun kenyataan yang terjadi budaya literasi masih rendah dan memprihatinkan di kalangan masyarakat Indonesia. Buku-buku pelajaran tak lagi diminati pelajar masa kini. Budaya membaca, menulis, dan berdiskusi tak lagi menjadi ciri khas pelajar saat ini. Menurut Penelitian dan Badan Pengembangan Kemendikbud, kemampuan membaca anak usia 15 tahun hanya 37,6 persen anak membaca tanpa bisa menangkap makna.Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan maka rumusan masalah dalam pembahasan ini adalah bagaimana keadaan budaya literasi pada siswa di sekolah?Sejauh mana budaya literasinya? Apa saja bentuk-bentuk kegiatan literasi yang dilakukan di sekolah?
RAGAM BAHASA TULIS : STUDI KASUS KESALAHAN PENULISAN MAKALAH SISWA KELAS XII SMA TAMANSISWA MEDAN Suhariyanti, Suhariyanti
Jurnal Edukasi Kultura: Jurnal Bahasa, Sastra dan Budaya Vol 7, No 2 (2020): JURNAL EDUKASI KULTURA
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/edukasi kultura.v7i2.22002

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesalahan penulisan makalah siswa kelas XII SMA Tamansiswa Medan. Kesalahan penulisan termasuk kesalahan tipografi (huruf miring dan tebal), tanda baca, kesalahan kalimat yang koheren ke dalam paragraf dan kesalahan dalam penulisan makalah yang sistematis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptifkualitatif. Dalam penelitian bahasa, metode penelitian deskriptif cenderung digunakan dalam penelitian kualitatif, terutama dalam mengumpulkan data dan kemudian mendeskripsikan data secara ilmiah. Hasil data yang telah dianalisis oleh peneliti dari penulisan makalah siswa kelas XII SMA Tamansiswa Medan tahun ajaran 2018/2019 diperoleh data (1) kesalahan dalam huruf miring dan huruf tebal berjumlah 86 kesalahan. (2) kesalahan dalam penggunaan tanda baca sebanyak 42 kesalahan, (3) kesalahan dalam kalimat yang koheren dan paragraf berjumlah 37 kesalahan (4) kesalahan sistematis dalam makalah yang berjumlah 6 kesalahan. Solusi yang dibuat oleh peneliti untuk meningkatkan keberhasilan penulisan makalah (1) menggerakkan kesadaran literasi (menulis dan membaca) dari kegiatan ini akan timbul ide atau pemikiran yang dapat diekspresikan melalui lisan dan tulisan, (2) pelatihan penulisan makalah yang benar teknik dengan memberikan contoh dan referensi buku untuk menjadi panduan mereka, (3) menugaskan dan mengevaluasi.

Page 1 of 1 | Total Record : 10