cover
Contact Name
Eko Yuliyanto
Contact Email
ekoyuliyanto@unimus.ac.id
Phone
+6285643557497
Journal Mail Official
jps@unimus.ac.id
Editorial Address
https://jurnal.unimus.ac.id/index.php/JPKIMIA/about/editorialTeam
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
JPS Unimus
ISSN : 23390786     EISSN : 25021443     DOI : 10.26714/jps.Vol.No.Tahun.hal
The focus and scope of JPS includes the following topics: Science Education Chemistry Education Biology Education Physics Education Enviromental Education Educational evaluation and measurement
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 2 (2014): JURNAL PENDIDIKAN SAINS (JPS)" : 6 Documents clear
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBASIS MODUL DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA KONSEP JAMUR -, Musriadi; -, Rubiah
JURNAL PENDIDIKAN SAINS (JPS) Vol 2, No 2 (2014): JURNAL PENDIDIKAN SAINS (JPS)
Publisher : Pendidikan Kimia Unimus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jps.2.2.2014.36-43

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kualitas kemampuan siswa dalam melakukan pemecahan masalah, meningkatkan kualitas proses pembelajaran, dan meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran biologi melalui penerapan model problem based learning berbasis modul.Subjek penelitian ini adalah siswa SMA Kota Banda Aceh pada tahun akademik 2014/2015 yang berjumlah 30 orang. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan refleksi tindakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model problem based learning dapat meningkatkan kemampuan siswa melakukan pemecahan masalah, meningkatan kualitas proses pembelajaran yang ditinjau dari aktivitas siswa, dan meningkatkan hasil belajar siswa. Hasil belajar siswa pada siklus I dan II berturut-turut adalah 66,74 dan 71,41. Sebagian besar siswa memberikan respon positif dan berharap agar model problem basedlearning dengan berbasis modul dapat dilanjutkan dan dikembangkan pada mata pelajaran biologi konsep jamur.Kata kunci : Model Problem Based Learning, Hasil Belajar dan modul
PENGEMBANGAN SUBJECT SPECIFICT PEDAGOGY FISIKA BERBASIS GUIDED INQUIRY UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES DAN SIKAP ILMIAH SISWA Basuki, Fibrika Rahmat
JURNAL PENDIDIKAN SAINS (JPS) Vol 2, No 2 (2014): JURNAL PENDIDIKAN SAINS (JPS)
Publisher : Pendidikan Kimia Unimus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jps.2.2.2014.20-35

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengembangkan SSP fisika berbasis guided inquiry, dan 2) mengatahui pengaruh penerapan SSP fisika berbasis guided inquiry terhadap peningkatkan keterampilan proses dan sikap ilmiah siswa. Penelitian ini merupakan penelitian pengembanganyang menggunakan model 4D. Tahap penelitian ini meliputi define, design, dan develop. Subjek uji coba adalah siswa SMA N 9 Yogyakarta yang terdiri dari enam siswa untuk uji terbatas dan 61 siswa untuk uji coba lebih luas (eksperimen dan kontrol). Instrumen pengumpulan data yangdigunakan adalah lembar validasi, angket respon siswa, lembar keterlaksanaan RPP, tes keterampilan proses, dan angket sikap ilmiah. Data hasil validasi dan respon siswa dianalsis secara deskriptif. Data keterampilan proses dan sikap ilmiah dianalisis dengan uji MANOVA. Hasilpenelitian ini adalah sebagai berikut: 1) SSP yang dikembangkan meliputi silabus, RPP, LKS, dan lembar penilaian keterampilan proses serta sikap ilmiah. SSP fisika berbasis guided inquiry berdasarkan hasil penilaian ahli, guru fisika, teman sejawat, dan hasil uji coba lapangan dinyatakanlayak digunakan dalam pembelajaran fisika; dan 2) penerapan SSP fisika berbasis guided inquiry berpengaruh signifikan terhadap peningkatan keterampilan proses dan sikap ilmiah siswa.Kata kunci: SSP, keterampilan proses sains, dan sikap ilmiah
INTERAKSI GURU DAN SISWA DALAM PEMBELAJARAN KIMIA DI SMA MUHAMMADIYAH WONOSOBO Pramiana, Sylmi; Winaryati, Eny
JURNAL PENDIDIKAN SAINS (JPS) Vol 2, No 2 (2014): JURNAL PENDIDIKAN SAINS (JPS)
Publisher : Pendidikan Kimia Unimus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jps.2.2.2014.44-53

Abstract

Interaksi dalam pembelajaran kimia merupakan aktifitas dalam pembelajaran kimia.Interaksi yang terjadi dalam pembelajaran merupakan salah satu aksi dan reaksi antara guru dan siswa.Masalah penelitian ini bagaimana interaksi guru dan siswa dalam pembelajaran kimia di kelas X MIPA di SMA Muhammadiyah Wonosobo. Tujuanpenelitian ini untuk mengetahui hubungan batin, strategi, kondisi, evaluasi dan komunikasi antara guru dan siswa dalam interaksi pembelajaran kimia. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuisioner, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian bahwa interaksi antara guru dan siswa baik.Diketahui dari hasil kuisionerbanyak anak yang menilai guru kimia baik, pada hasil observasi juga diketahui kebenarannya bahwa guru sangat baik dalam berinteraksi dengan siswa dan terlihat sangat akrab. Situasi belajar yang semangat dan adanya apersepsi guru dan siswa.kata kunci: Interaksi Guru dan Siswa, Pembelajaran Kimia
PENGARUH POLA TUSUK DASAR MENJAHIT TERHADAP LEBAR KAIN SAAT DIKENAI BEBAN Sarah, Siti
JURNAL PENDIDIKAN SAINS (JPS) Vol 2, No 2 (2014): JURNAL PENDIDIKAN SAINS (JPS)
Publisher : Pendidikan Kimia Unimus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jps.2.2.2014.1-3

Abstract

Intisari-Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pola tusuk dasar menjahit terhadap lebar kain saat dikenai beban. Pola tusuk dasar menjahit yang digunakan berupa tusuk jelujur, tusuk balut, tusuk batang/tangkai, dan tusuk tikam jejak. Metode penelitian yang digunakan berupa eksperimen dengan variabel bebas berupa pola tusuk dasar menjahit; variabel kontrol berupa jenis kain, panjang jahitan, ukuran kain, dan jenis benang; variabel terikat berupa lebar kain saat dikenai beban bermassa 60 gr, 80 gr, 100 gr, 140 gr, 200 gr. Langkah-langkah penelitian: 1) menyambung dua potong kain pada bagian ujungnya menggunakan salah satu pola tusuk dasar menjahit; 2) menggantung keempat kain pada batang yang telah disediakan; 3). mengukur lebar masing-masing kain sebelum digantungi beban; 4) memberi tanda pada tempat di sekitar papan sebagai patokan pengukuran lebar kain saat dikenai beban; 5) menggantungkan beban 60 gr, 80 gr, 100 gr, 140 gr, dan 200 gr pada masing-masing ujung kain; 6) mengukur lebar kain menggunakan penggaris pada tempat yang telah diberi tanda. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pola tusuk dasar menjahit berpengaruh terhadap lebar kain saat dikenai beban. Tusuk dasarmenjahit yang paling dapat mempertahankan lebar kain saat dikenai beban adalah tusuk tikam jejak, sedangkan pola tusuk yang sangat sulit mempertahankan lebar kain saat dikenai beban adalah tusuk jelujur.Kata kunci: pola tusuk dasar menjahit dan beban.
PENERAPAN PENDEKATAN KONSTRUKTIVISME BERORIENTASI GREEN CHEMISTRY UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS dan HASIL BELAJAR KIMIA DI SMA MUHAMMADIYAH PLUS SALATIGA Astuti, Andari Puji; Raida, Sulasfiana Alfi
JURNAL PENDIDIKAN SAINS (JPS) Vol 2, No 2 (2014): JURNAL PENDIDIKAN SAINS (JPS)
Publisher : Pendidikan Kimia Unimus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jps.2.2.2014.54-62

Abstract

Pembelajaran kimia membutuhkan kerja laboratorium untuk menunjang proses belajar mengajar yang baik. Kendala di SMA Muhammadiyah plus Salatiga adalah terbatasnya jumlah laboratorium dan bahan kimia yang tersedia mengakibatkan proses pembelajaran kimia tidak berhasil baik. Keterampilan berpikir kritis peserta didik belum berkembang dan hasil belajar sebelum dilakukan kelas remedial masih rendah. Pendekatan konstruktivisme berorientasi green chemistry merupakan salah satu alternatif yang digunakan dalam menyelesaikan kendala proses pembelajaran kimia di SMA Muhammadiyah Plus Salatiga.Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas yang terdiri dari tiga siklus. Data dianalisis menggunakan program Anates dan excell. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan terhadap hasil belajar kognitif danketerampilan berpikir kritis di setiap siklusnya. Ketuntasan rata-rata untuk hasil belajar kognitif di tiap siklus mencapai 70%, 82% dan 88%. Keterampilan berpikir kritis yang diamati melalui aktivitas peserta didik di kelas rata-rata untuk setiap siklus adalah 90. Lebih dari 75% peserta didik memberikan respon positif terhadap pembelajaran kimia denganpendekatan konstruktivisme berorientasi green chemistry. Peserta didik menjadi aktif terlibat dalam proses pembelajaran dan memiliki inisiatif yang tinggi dalam mengembangkan pokok bahasan di kelas.Kata kunci: Konstruktivisme, green chemistry, Hasil Belajar, Keterampilan Berpikir Kritis.
PENGEMBANGAN SSP BERBASIS MODEL LEARNING CYCLE UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES DAN PEMAHAMAN KONSEP FISIKA Rahayu, Ayu
JURNAL PENDIDIKAN SAINS (JPS) Vol 2, No 2 (2014): JURNAL PENDIDIKAN SAINS (JPS)
Publisher : Pendidikan Kimia Unimus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jps.2.2.2014.4-19

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan: (1) bentuk SSP berbasis model learning cycle yang dikembangkan untuk meningkatkan keterampilan proses dan pemahaman konsep, (2) kelayakan SSP,(3) pengaruh SSP terhadap keterampilan proses, serta (4) pengaruh SSP terhadap pemahaman konsep.Metode penelitian yang digunakan merupakan modifikasi model R&D dan 4D serta terdiri dari tahapan: pendefinisian, perencanaan, pengembangan, dan diseminasi terbatas. Penelitian dilaksanakandi SMA Kolombo Yogyakarta dengan subjek uji coba terbatas 20 orang dan uji coba lapangan 35 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan pedoman wawancara, lembar validasi, lembar keterlaksanaan pembelajaran, lembar tes, dan lembar angket. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif dengan rata-rata skor dan persentase serta statistic uji beda mann whitney. Hasil penelitian menunjukkan: (1) SSP berbasis model learning cycle dikembangkan berdasarkan fase-faseelicit, engagement, exploration, explanation, elaboration, evaluation, dan extend. (2) SSP layak digunakan dalam pembelajaran. (3) SSP dapat meningkatkan keterampilan proses. (4) SSP dapat meningkatkan pemahaman konsep peserta didik.Kata kunci: SSP, model learning cycle, keterampilan proses, pemahaman konsep

Page 1 of 1 | Total Record : 6