cover
Contact Name
Eko Yuliyanto
Contact Email
ekoyuliyanto@unimus.ac.id
Phone
+6285643557497
Journal Mail Official
jps@unimus.ac.id
Editorial Address
https://jurnal.unimus.ac.id/index.php/JPKIMIA/about/editorialTeam
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
JPS Unimus
ISSN : 23390786     EISSN : 25021443     DOI : 10.26714/jps.Vol.No.Tahun.hal
The focus and scope of JPS includes the following topics: Science Education Chemistry Education Biology Education Physics Education Enviromental Education Educational evaluation and measurement
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 1 (2015): JURNAL PENDIDIKAN SAINS (JPS)" : 6 Documents clear
MENANAMKAN KARAKTER PRO-LINGKUNGAN MENGGUNAKAN SOCIO-SCIENCE TEXTS BERBASIS POTENSI LOKAL Silvianti, Fitrilia; Yuliyanto, Eko
JURNAL PENDIDIKAN SAINS (JPS) Vol 3, No 1 (2015): JURNAL PENDIDIKAN SAINS (JPS)
Publisher : Pendidikan Kimia Unimus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jps.3.1.2015.13-22

Abstract

Kondisi lingkungan indonesia yang semakin rusak. Permasalahan ini menggugah pada para pendidik dan pemerhati lingkungan untuk mengembangkan inovasi pembelajaran untuk menumbuhkan karakter pro-lingkungan. Potensi lokal yang belum dimanfaatkan secara optimal juga dapat digunakan sebagai sarana pembelajaran. Media Inovasi ini berupa sosio-science text berbasis potensi lokal. Sosio-science text ini dipilih karena mengenalkan aktivitas-aktivitas pro-lingkungan lebih nyata. Tujuan penelitian ini mengembangkan media untuk menanamkan pro-lingkungan. Penelitian ini merupakan Research and Development. Model pengembangan yang digunakan yaitu model Borg and Gall yaitu: penelitian pendahuluan; perumusan tujuan; perancangan format produk dan pembuatan instrumen penilaian sosioscience-text; penyusuanan draft sosioscience-text; validasi oleh teman sejawat, ahli materi, ahli media dan pembelajaran, guru kimia; uji coba kelompok kecil. Hasil penelitian berupa sosioscience-text untuk menanamkan pro-lingkungan. Materi pro-lingkungan di dalam socio-science text berupa rubrik-rubrik yang mencakup Rethink, Repair, Replace, Reuse, Reduce,dan Recycle (6R) dengan dimensi moral knowing, moral feeling dan moral action. Berdasarkan penilaian oleh teman sejawat, ahli materi, ahli media dan pembelajaran, guru kimia dan siswa sosioscience-text layak untuk digunakan dalam pembelajaran.Kata kunci : potensi lokal, pro-lingkungan, sosio-science text, karakter
DISKRIPSI KETERAMPILAN PROSES SAINS CALON GURU KIMIA BERBASIS INQUIRY PADA PRAKTIKUM KIMIA DASAR Hidayah, Fitria Fatichatul; Imaduddin, Muhamad
JURNAL PENDIDIKAN SAINS (JPS) Vol 3, No 1 (2015): JURNAL PENDIDIKAN SAINS (JPS)
Publisher : Pendidikan Kimia Unimus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jps.3.1.2015.8-12

Abstract

Pendekatan inquiry merupakan kegiatan merumuskan masalah, mengumpulkan data, membuat hipotesis, melakukan percobaan, menjelaskan konsep yang terkait materi, dan menganalisis hasiltemuan. Pendekatan inuiry ini diintegrastikan dengan ketrerampilan proses sains calon guru kimia sehingga sesuai dengan kompetensi lulusan calon guru kimia. Dengan demikian, praktikum kimia dasar yang dilakukan akan lebih bermakna dan mengena bagi calon guru kimia. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi keterampilan proses sains melalui perkuliahan praktikum Kimia Dasar berbasis inquiry. Penalitian ini menggunakan metode action riset. Dan teknik pengumpulan datamelalui angket, lebar observasi dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian dihasilkan perbedan yang mencolok antara sesi praktikum dengan pendekatan inquiry dengan praktikum konvensional.Pendekatan inquiry mampu menghantarkan calon guru kimia menyajikan percobaan lebih bersifat eksploratif. Calon guru dituntut untuk mendesain kegiatan praktikum berdasarkan kasus-kasus yang diberikan kepada mereka. Kasus yang diberikan terkait dengan permasalahan-permasalahan yang terintegrasi dengan keterampilan proses sains.penggunaan pendekatan inquiry mampu menggeser keterampilan proses sanis oleh calon guru kimia. Calon guru mapu menghasilkan desain praktikum, mampu megembangkan desain praktikum tersebut menjadi lebih bermanfaat dan bermakna. Respon calon guru sangat baik dan motivasi belajar calon guru terjadi peningkatan.Kata kunci: Berbasis Inquiry, Keterampilan Proses Sains, Praktikum Kimia Dasar
DEVELOPMEN Model Pembelajaran ”WISATA LOKAL” Kabupaten Rembang, Jawa Tengah Winaryati, Eny; Fathurohman, Akhmad; Iriyanto, Setia
JURNAL PENDIDIKAN SAINS (JPS) Vol 3, No 1 (2015): JURNAL PENDIDIKAN SAINS (JPS)
Publisher : Pendidikan Kimia Unimus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jps.3.1.2015.34-42

Abstract

Potensi daerah dapat didayagunakan sebagai laboratorium dan sumber belajar. Mengkaitkan proses pembelajaran dengan potensi daerah sangat penting. Model pembalajaran ―Wisata Lokal‖ adalah suatu model yang mengoptimalkan potensi daerah di kabupaten Rembang. Harapannya, model ini dapat diimplementasikan pada sekolah-sekolah. Sebagai model baru, maka sebelum diimplementasikan perlu diujicoba terlebih dulu. Penelitian ini dilakukan dengan Research and Development (R&D). Tahapan R&D yang digunakan merupakan kombinasi antara ADDIE dan Cennamo Models. Modifikasi model di atas terdiri dari 7 (tujuh) fase, yaitu: analysis, definition, design, demonstration, development, implementation, dan evaluation. Penelitian ini lebih menitikberatkan pada rincian tahapan pada fase development. Tujuan dari penelitian ini adalah: 1) memerinci setiap tahap pada fase development; 2) menguji keefektifan dari model pembelajaran ―Wisata Lokal‖. Simpulanpenelitian ini menghasilkan: 6 (enam) langkah dari fase development, serta keefektifan dari model. Model pembelajaran ―Wisata Lokal‖ efektif untuk digunakan, berdasarkan data validitas dan hasil observasi keterlaksanaan model memberikan hasil penilaian sangat baik.Penilaian tentang kepraktisan model, diperoleh data bahwa model praktis untuk digunakan. Berdasarkan hasil simpulan ini, maka model layak untuk diimplementasikan pada berbagai jenjang pendidikan.Kata kunci: development, model pembelajaran, wisata lokal.
PRO-LINGKUNGAN DAN SAINS: MEMANFAATKAN LIMBAH COMPACT FLUORESCENT LAMP (CFL) Yuliyanto, Eko
JURNAL PENDIDIKAN SAINS (JPS) Vol 3, No 1 (2015): JURNAL PENDIDIKAN SAINS (JPS)
Publisher : Pendidikan Kimia Unimus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jps.3.1.2015.1-7

Abstract

Pendidikan sains di Indonesia telah menekankan pada pembelajaran berbasis proses, akan tetapi hal ini belum maksimal. Upaya yang telah ditempuh untuk menjadikan generasi muda Indonesia berliterasi sains dan berkarakter sains telah diusahakan. Generasi berliterasi, bermakna bahwa peserta didik harus melek dengan sains dan pemanfaatan sains dalam kehidupan. Menurut UNESCO ada empat pilar sebagai landasan pendidikan yaitu learning to do, learning to be, learning to know danlearning to live together. Langkah untuk menerapkan empat pilar UNSESCO pada pembelajaran sains dapat memanfaatkan kasus permasalahan yang ada dalam kehidupan sehari-hari sebagai bahanpembelajaran. Pemanfaatan permasalahan dalam kehidupan sehari-hari dapat dikemas dalam suatu pendekatan pembelajaran Science, Environment, Technology,and Society (SETS). Permasalahan yangada saat ini yaitu limbah Compact Fluorescent Lamp (CFL) yang belum termanfaatkan dan mencemari lingkungan. Limbah ini dapat diolah menjadi suatu barang yang lebih bernilai, hal ini dilakukan dengan cara melibatkan peserta didik pada proses pengolahannya. Proses pengolahanlimbah ini juga dapat menambah wawasan dan pengalaman serta penerapan teori-teori pelajaran sains.Pengalaman praktikum yang didapat oleh pesert didik yaitu mengelola limbah lampu, mengidentifikasi komponen-komponen elektronika, mengukur arus, mengukur tegangan, mengukur hambatan, mengidentifikasi tabung lampu, mengenali gas pada CFL, cara mengamankan gas pada CFL dan mengkreasi lampu serta telah melakukan kegiatan pro-lingkungan. Adanya inovasi pemanfaatan limbah CFL pemebelajaran sains akan menjadi lebih bermakna dan peserta didikmemiliki literasi sains dan tanggap terhadap perkembangan teknologi.Kata Kunci: sains, limbah, ballast, CFL, dan SETS
ANALISIS LINGKUNGAN SMA 02 BATANG TERHADAP PROSES PEMBELAJARAN KIMIA Khasanah, Anisa Nur
JURNAL PENDIDIKAN SAINS (JPS) Vol 3, No 1 (2015): JURNAL PENDIDIKAN SAINS (JPS)
Publisher : Pendidikan Kimia Unimus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jps.3.1.2015.23-29

Abstract

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan di SMA Negeri 2 Batang pada mata pelajaran kimia masih tergolong rendah yaitu rata-rata 45 masih jauh dari kriteria ketuntasan minimal yang ditetapkan di sekolah tersebut yaitu 65. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana hasil belajar dan aktivitas belajar siswa pada mata pelajaran kimiadengan memanfaatkan lingkungan sekitar sekolah sebagai sumber belajar melalui penerapan model pembelajaran investigasi kelompok. Tujuanpenelitian ini adalah untuk mengetahui konsentrasi belajar dan aktivitas belajar siswa SMA Negeri 2 Batang dengan kondisi lingkungan sekitar sekolah yang bersih dan nyamandalammata pelajaran kimia.Populasi penelitian ini adalah siswa siswi SMA Negeri 02 Batang dari kelas XI MIA 2 yang berjumalah 16 siswa dan X MIA 4 yang berjumlah 16 siswa.Pengambilan sampel secara Purposive Sample. Variabel yang diteliti adalah hasil belajar dan aktivitas siswa. Data penelitian diambil denganmenggunakan tes,lembar observasi dan wawancara. Selanjutnya data dianalisis menggunakan deskriptif grafik. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa kondisi kebersihan lingkungsn SMA Negeri 02 Batang masih tergolong belum sepenuhnya bersih, karena masih ditemukan sampah didalam kelas atau sekitar lingkungan sekolah. Kebanyakan siswa masih berlaku acuh takacuh terhadap kebersihan lingkungan sekolah. Hal ini bisa dilihat dari coretan-coretan di bangku sekolah.Masih kurangnya tingkat kesadaran akan pentingnya kebersihan di kalangan siswa siswi SMA Negerti 02 Batang. Hal ini juga mengakibatkan konsentrasi siswa dalam belajar menurun karena kebersihan di kelas yang kurang mengakibatkan tidak nyaman.Kata Kunci: Lingkungan, SMA, pembelajaran kimia
PENGARUH TINGKAT KONSENTRASI BELAJAR SISWA TERHADAP DAYA PEMAHAMAN MATERI PADA PEMBELAJARAN KIMIA DI SMA NEGERI 2 BATANG Aviana, Ria; Hidayah, Fitria Fatichatul
JURNAL PENDIDIKAN SAINS (JPS) Vol 3, No 1 (2015): JURNAL PENDIDIKAN SAINS (JPS)
Publisher : Pendidikan Kimia Unimus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jps.3.1.2015.30-33

Abstract

Konsentrasi belajar adalah pemusatan perhatian dalam proses perubahan tingkah laku yang dinyatakan dalam bentuk penguasaan, penggunaan, dan penilaian terhadap atau mengenai sikap dan nilai-nilai, pengetahuan dan kecakapan dasar yang terdapat dalam berbagai bidang studi. Prosespembelajaran dikatakan berhasil apabila tujuan pembelajaran itu tercapai. Berhasil tidaknya pencapaian tujuan pembelajaran tergantung pada proses pembelajaran yang dijalani oleh siswa. Jika konsentrasi siswa rendah, maka akan menimbulkan aktivitas yang berkualitas rendah pula serta dapat menimbulkan ketidakseriusan dalam belajar dan daya pemahaman terhadap materi pun menjadi berkurang. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi rendahnya daya pemahaman siswa adalahkonsentrasi. Konsentrasi merupakan modal utama bagi siswa dalam menerima materi ajar serta menjadi indikator suksesnya pelaksanaan pembelajaran. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan konsentrasi siswa yaitu dengan mengembangkan kemampuan berpikir kritis dalam belajar. Dengan mengembangkan kemampuan berpikir kritis dalam belajar diyakini akan membuat siswa aktif dalam mengkonstruksikan pengetahuannya, sehingga siswa menjadi fokus atau konsentrasi terhadap apa yang dipelajarinya.Kata kunci: konsentrasi belajar, daya pemahaman, pembelajaran kimi

Page 1 of 1 | Total Record : 6