cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. lombok timur,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Humanitas
Published by Universitas Hamzanwadi
ISSN : 24074411     EISSN : 2502406X     DOI : -
Core Subject :
Jurnal Humanitas (ISSN: 2407-4411, e-ISSN: 2502-406X) terbit dua kali setahun pada bulan Juni dan Desember. Berisi tulisan yang diangkat dari hasil penelitian dan analisis kritis. Jurnal Humanitas adalah jurnal di bidang Pendidikan IPS dan Ilmu Sosial yang diterbitkan oleh Jurusan Pendidikan IPS FKIP Universitas Hamzanwadi.
Arjuna Subject : -
Articles 43 Documents
Makna Nilai Budaya Masyarakat Palembang Pada Busana Aesan Gede Lestari, Desi; Hudaidah, Hudaidah
Jurnal Humanitas: Katalisator Perubahan dan Inovator Pendidikan Vol 7, No 2 (2021): Jurnal Humanitas: Katalisator Perubahan dan Inovator Pendidikan
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jhm.v7i2.3350

Abstract

Budaya merupakan hal mendasar yang terdapat dalam kehidupan, sebab kebudayaan adalah mutlak terlahir dari kehidupan manusia sehari-hari. Pada budaya masyarakat Kota Palembang terdapat pakaian pengantin yaitu Aesan Gede yang merupakan hasil perpaduan budaya Kerajaan Sriwijaya yang masih tetap eksis sampai masa kini. Aesan Gede bukan hanya sebatas pakaian adat biasa namun memiliki nilai didalamnya. Tujuan penelitian ini hendak mengungkap makna nilai budaya seperti apa yang terkandung pakaian adat Palembang Aesan Gede. Adapun metode yang dipergunakan yaitu studi kepustakaan untuk mengupas tentang makna nilai budaya Palembang yang terdapat dalam busana Aesan Gede. Bentuk gaun pengantin Aesan Gede terbagi atas kepala, badan, tangan dan kaki. Fungsi busana Aesan Gede memiliki dua fungsi, yaitu fungsi sebagai fungsi estetika, dan fungsi sebagai fungsi simbolik. Dalam hal ini Aesan Gede bukan hanya sebagai pakaian adat tetapi juga sebagai bentuk ekspresi masyarakat Palembang.
Pengembangan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Cooperatif Integrated Reading and Composition (CIRC) untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa SMA NW Suralaga Lombok Timur Isnaini, Sri
Jurnal Humanitas: Katalisator Perubahan dan Inovator Pendidikan Vol 5, No 2 (2019): Jurnal Humanitas: Katalisator Perubahan dan Inovator Pendidikan
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jhm.v5i2.3715

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar buku model pembelajaran kooperatif tipe cooperative integrated reading and composition (CIRC) dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas X SMA NW Suralaga. Penelitian ini merupakan penelitian pengembanngan dengan lima prosedur penelitian yaitu, pendahuluan, pengembangan produk awal, uji produk awal, uji produk akhir, dan produk akhir. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar setelah  menggunakan bahan ajar model pembelajaran kooperatif kelas X (sepuluh) yang dikembangkan dengan teknik CIRC. Hal ini berarti bahwa hasil belajar sebelum dan sesudah menggunakan  bahan ajar tidak   sama.  Jadi  dapat  dikatakan  terdapat perbedaan  yang   cukup signifikan  antara  hasil  belajar  siswa  sebelum  dan  sesudah menggunakan paket pembelajaran. Dilihat dari respon guru memiliki nilai persentase rata-rata 94,2%, respon siswa memiliki nilai persentase rata-rata 93,2%, dan hasil belajar siswa dengan menggunakan paket bahan ajar model pembelajaran kooperatif  ini memperoleh nilai rata-rata 84,1% sehingga dapat dikatakan efektif digunakan dalam proses pembelajaran  di SMA NW Suralaga Kabupaten Lombok Timur.
Pemikiran Pendidikan dan Perjuangan Raden Ajeng Kartini Untuk Perempuan Indonesia Karlina, Karlina; Hudaidah, Hudaidah
Jurnal Humanitas: Katalisator Perubahan dan Inovator Pendidikan Vol 7, No 1 (2020): Jurnal Humanitas: Katalisator Perubahan dan Inovator Pendidikan
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jhm.v7i1.3281

Abstract

Raden Ajeng Kartini atau biasa disebut Raden Ayu (R.A.) Kartini adalah seorang tokoh Jawa dan Pahlawan Nasional Indonesia dan beliau juga dikenal sebagai Pelopor Kebangkitan Perempuan Pribumi. Beliau lahir di Jepara, Jawa Tengah 21 April 1879 dan meninggal di Rembang, Jawa tengah 17 September 1904. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui Pemikiran dan perjuangan R.A. Kartini tentang pendidikan perempuan pribumi, karena untuk menjadi perempuan yang berpendidikan sebelum tahun 1900-an adalah hal yang sangat sulit dicapai oleh kaum perempuan. Perempuan tidak diperbolehkan untuk mendapatkan pendidikan, berawal dari masalah tersebut timbulah pemikiran-pemikiran R.A. Kartini. Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa R.A. Kartini memandang bahwa Pendidikan adalah suatu hal yang sangat penting, dengan pendidikan   mampu mengangkat derajat dan mampu mengangkat martabat bangsa Indonesia baik itu pendidikan untuk laki-laki maupun untuk perempuan dan cita-cita yang diinginkan R.A. Kartini adalah membangun sekolah wanita.
Studi Budaya Pada Eksistensi Pelayaran (7 Hari Kematian) di Desa Sukarema Lombok Timur Husnayati, Husnayati; Amar, Syahrul; Zidni, Zidni
Jurnal Humanitas: Katalisator Perubahan dan Inovator Pendidikan Vol 5, No 1 (2018): Jurnal Humanitas: Katalisator Perubahan dan Inovator Pendidikan
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jhm.v5i1.3702

Abstract

Kebudayaan memiliki bentuk tersendiri dalam suatu masyarakat. Di Desa Sukarema Lombok Timur terdapat kebiasaan masyarakt dalam menghormati keluarga yang sudah meninggal dunia yang disebut dengan kepercayaan pelayaran (7 hari kematian). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui asal usul dari kepercayaan pelayaran 7 hari kematian di Desa Sukarema, Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Tahapan pencarian sumber data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data bersifat induktif melalui tahaoan reduksi daya, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.  Asal usul kepercayaan pelayaran 7 hari kematian berasal dari nenek moyang masyarakat Sasak yang menjadi adat istiadat di desa Sukarema. Kebiasaan ini masih eksis sampai sekarang, karena pelayaran merupakan adat-istiadat yang diwariskan secara turun temurun oleh leluhur atau nenek moyang masyarakat desa Sukarena. Mereka sangat menjunjung tinggi adat istiadat nenek moyang yang sudah ada.
Perbedaan Pendapatan Peternak Ayam Broiler Pola Kemitraan dan Mandiri di Wanasaba Lombok Timur Wathan, Khaerul
Jurnal Humanitas: Katalisator Perubahan dan Inovator Pendidikan Vol 6, No 1 (2019): Jurnal Humanitas: Katalisator Perubahan dan Inovator Pendidikan
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jhm.v6i1.3755

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pendapatan yang diperoleh peternak ayam broiler pola kemitraan dan pola mandiri di Kecamatan Wanasaba Lombok Timur. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif, yaitu jenis penelitian yang sifatnya membandingkan perbedaan pendapatan yang diperoleh peternak ayam broiler pola kemitraan dan pola mandiri di Kecamatan Wanasaba Kabupaten Lombok Timur. Populasi dalam penelitian ini adalah para peternak yang bermitra dan mandiri di Kecamatan Wanasaba Kabupaten Lombok Timur, dan sampel penelitian ini peneliti mengambil sebanyak 15 peternak pola kemitraan dan 15 peternak pola mandiri. Analisis data yang digunakan adalah uji-t untuk mengetahui perbedaan pendapatan peternak ayam broiler pola kemitraan dan pola mandiri. Hasil yang diperoleh berdasarkan penelitian yang telah dilakukan yaitu pendapatan yang diperoleh peternak ayam broiler pola kemitraan dengan rata-rata sebesar Rp. 22.098.994, sedangkan peternak ayam broiler pola mandiri dengan rata-rata sebesar Rp. 12.342.833. Berdasarkan hasil uji hipothesis didapatkan bahwa t-hitung lebih besar dibandingkan dengan t-tabel, dimana t-hitung -4,82, dan t-tabel 1,761. Maka dapat disimpulkan bahwa Ha diterima Ho ditolak, dengan   demikian secara meyakinkan berdasarkan uji t terbukti bahwa terdapat perbedaan signifikan pendapatan peternak ayam broiler pola kemitraan dan pola mandiri pada taraf kepercayaan α=5%.
Sistem Pendidikan Umum Pada Masa Orde Baru (1968-1998) Safei, Safei; Hudaidah, Hudaidah
Jurnal Humanitas: Katalisator Perubahan dan Inovator Pendidikan Vol 7, No 1 (2020): Jurnal Humanitas: Katalisator Perubahan dan Inovator Pendidikan
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jhm.v7i1.3253

Abstract

Pendidikan menjadi hal yang paling penting untuk memajukan sebuah bangsa baik dari segi pembangunannya maupun secara pemerintahannya. Orde baru sering disebut sebagai orde pembangunan atau masa pembangunan dikarenakan pada saat itu pembangunan yang merata di daerah - daerah indonesia baik itu dipelosok wilayah indonesia tidak hanya itu pertumbuhan ekonomi juga pada saat itu cukup tinggi dan stabilitas nasional yang sehat dan dinamis. Pendidikan pada masa orde baru terdiri dari pendidikan pancasila, pendidikan agama dan pendidikan kewarganegaraan. Kurikulum pada masa orde baru terdiri dari kurikulum 1968 berisi kelompok pembinaan pancasila, pengetahuan dasar dan kecakapan khusus, penekananya hanya dalam segi intelektual lalu ada kurikulum 1975 ditekankan agar lebih efektif dan efisien berdasarkan MBO (Management by objective) selanjutnya kurikulum 1984 berisi proccess skill approach model CBSA (cara belajar siswa aktif) atau SAL (Student Active Learning), kurikulum 1994 berisi muatan nasional dan muatan lokal. Jenis pendidikan pada masa orde baru terdiri atas pendidikan formal, pendidikan informal dan pendidikan non formal. Jalur pendidikan pada masa orde baru terdapat jalur sekolah dan jalur luar sekolah. Jenjang pendidikan pada masa orde baru terdiri dari jenjang pra sekolah, jejang pendidikan dasar, jenjang pendidikan menengah dan jenjang pendidikan tinggi. Sistem pendidikan pada masa orde baru terdapat perubahan dari orde lama pada pelaksanaannya kegiatan kependidikan pada era ini difungsikan sebagai instrumen pembangunan ekonomi nasional, kebijakan pendidikan semuanya terpusat, pendidikan di selenggarakan dengan otorita kekuasaan administratif birokratis dan penyeragaman kurikulum juga diikuti dengan penyeragaman metode mengajar dan sistem evaluasi, yaitu Cara Belajar Siswa Aktif (CBSA).
Implementasi Pemikiran RA. Kartini dalam Pendidikan Perempuan Pada Era Globalisasi Permata Putri, Alliyyah Zahra; Hudaidah, Hudaidah
Jurnal Humanitas: Katalisator Perubahan dan Inovator Pendidikan Vol 7, No 2 (2021): Jurnal Humanitas: Katalisator Perubahan dan Inovator Pendidikan
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jhm.v7i2.3342

Abstract

Artikel ini bertujuan menjelaskan informasi tentang pemikiran RA. Kartini dapat mengubah pendidikan perempuan dari masa penjajahan hingga masa kini. Menjelaskan arah pemikiran, dan berbagai ancaman serta hambatan dalam implementasiannya. Membahas pengaruh yang diberikan untuk kemajuan pendidikan wanita pada masa yang akan datang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode studi pustaka. Data-data diperoleh dari internet, e-book, laporan penelitian terdahulu, jurnal, makalah, artikel, ensiklopedia, buku panduan atau penunjang dan sumber-sumber dari berbagai dokumen atau referensi tentang topik yang telah diajukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada era globalisasi sekarang ini, konsep pendidikan RA. Kartini masih relevan dan terbukti dapat dirasakan oleh perempuan pada zaman sekarang ini. Perempuan bisa bersekolah dan mencapai pendidikan setinggi-tingginya.
Pengembangan Bahan Ajar Ekonomi Berbasis Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Course Review Horay untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa di MA NW Dames Lombok Timur Nurbainah, Siti
Jurnal Humanitas: Katalisator Perubahan dan Inovator Pendidikan Vol 5, No 2 (2019): Jurnal Humanitas: Katalisator Perubahan dan Inovator Pendidikan
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jhm.v5i2.3707

Abstract

Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan bahan bahan ajar ekonomi berbasis model pembelajaran kooperatif tipe course review horay untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas X di MA NW Dames. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan menggunakan lima prosedur penelitian yaitu; (1) pendahuluan, (2) pengembangan produk awal, (3) uji produk awal, (4) finalisasi produk akhir, dan (5) uji produk akhir. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar setelah menggunakan bahan ajar ekonomi kelas X (sepuluh) yang dikembangkan dengan berbasis model pembelajaran kooperatif tipe course review horay. Hal ini berarti bahwa hasil belajar sebelum dan sesudah menggunakan bahan ajar tidak sama. Jadi dapat dikatakan terdapat perbedaan yang cukup signifikan antara hasil     belajar siswa sebelum dan sesudah menggunakan bahan bahan ajar ekonomi berbasis model pembelajaran kooperatif tipe course review horay. Dilihat dari respon guru memiliki nilai persentase rata-rata 92%, respon siswa memiliki nilai persentase rata -rata 90%, dan hasil belajar siswa dengan menggunakan paket bahan bahan ajar ekonomi berbasis model pembelajaran kooperatif tipe course review horay ini memperoleh nilai rata-rata 89,58 sehingga dapat dikatakan efektif digunakan dalam proses pembelajaran di MA NW Dames.
Degradasi Sistem Pendidikan Kontemporer di Indonesia Fernando, Riky; Hudaidah, Hudaidah
Jurnal Humanitas: Katalisator Perubahan dan Inovator Pendidikan Vol 6, No 2 (2020): Jurnal Humanitas: Katalisator Perubahan dan Inovator Pendidikan
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jhm.v6i2.3287

Abstract

Berbicara mengenai masalah pendidikan di Indonesia adalah membahas hal yang sangat luas, fluktuatif, relatif, dan dinamis. Pendidikan adalah sebuah aset atau rangkaian proses pendewasaan manusia melalui pemberdayaan, baik secara akal, mental, maupun moral, untuk menjalankan fungsi kemanusian yang diamanahkan sebagai seorang hamba dihadapan Khaliq-Nya dan sebagai “pemelihara (khalifah) di muka bumi ini”. Pendidikan bukanlah sekedar proses nilai moral untuk menjadi benteng pada diri dari akses negatif arus globalisasi ataupun modernisasi. Melainkan, bagaimana nilai moral yang telah ditanamkan didalam pendidikan mampu menjubahi sebagai pembebas dari parameter kebodohan dan keterbelakangan. Kondisi kotemporer ditengah-tengah gairah reformasi pendidikan nasional, tentunya perlu melihat arti dari sebuah makna pendidikan dalam kehidupan berbangsa ini. Degradasi sistem pendidikan ini dijadikan tolak ukur bagaimana situasi pendidikan di Indonesia. Kemorosotan moral dan nilai akan menentukan kualitas pendidikan kotemporer disaat ini. Degradasi pendidikan ini di awali dari eksistensi pendidikan dalam sejarah kehidupan berbangsa dan bernegara. Pendidikan yang mempunyai mutu disaat ini mengalami kemunduran dalam pelaksanaan maupun timbal balik dari hasil yang telah dilaksanakan, perlu memperhatikan. Pertama, degradasi pendidikan harus diiringi dengan penanaman moral dalam sistem pendidikan di Indonesia, sebagaimana telah dilaksanakan pendidikan karakter. Kedua, pendidikan harus ditingkatkan kualitasnya dari segi sumberdaya manusia (output of education) serta komponen yang ada di dunia pendidikan.
Optimalisasi Guru Menggunakan Quiz Creator dalam Meningkatkan Minat Belajar IPS Siswa di MTs. Sepit Lombok Timur Herianto, Irwan; Ferdianto, Jujuk; Zidni, Zidni
Jurnal Humanitas: Katalisator Perubahan dan Inovator Pendidikan Vol 5, No 1 (2018): Jurnal Humanitas: Katalisator Perubahan dan Inovator Pendidikan
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jhm.v5i1.3704

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dua hal yang mengarah kepada penggunaan media pembelajaran wondershare quiz creator, yaitu optimalisasi guru dalam proses pembelajaran, dan minat belajar IPS bagi siswa kelas VIIIb MTs. Al-amin NW Sepit. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan model analisis data Milles dan Huberman. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa secara umum guru di MTs Al-amin NW Sepit tidak pernah menggunakan media pembelajaran IT dan khususnya bagi guru mata pelajaran IPS terpadu kelas VIIIb, Hal ini dikarenakan oleh beberapa faktor: (a) guru mata pelajaran IPS terpadu tidak mengenal media pembelajaran IT dalam hal  ini  wondershare  quiz  creator,  (b)  tidak  adanya  sarana  yang  menunjang pembelajaran menggunakan media pembelajaran IT seperti LCD, (c) keterbatasan informasi bagi guru dalam hal pengembagan media berbasis IT, dan (d) guru tidak pernah mengikuti pelatihan media pembelajaran. Hadirnya media pembelajaran wondershare quiz creator memberikan dampak yang positif terhadap proses pembelajaran baik itu yang dirasakan oleh guru maupun siswa. Bagi guru penggunaan media wondershare quiz creator dirasakan sangat bermanfaat, karena selama proses mengajar menggunakan media pembelajaran wondershare quiz creator guru dapat mengoptimalkan proses pembelajaran.  Bagi siswa sendiri penggunaan media pembelajaran wondershare quiz creator dalam proses belajar dirasakan mampu meningkatkan minat belajar.