cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota tegal,
Jawa tengah
INDONESIA
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
ISSN : 20895313     EISSN : 25495062     DOI : -
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi (PJIF) invites manuscripts in the various topics include, Health Sciences, Life Sciences, Social Sciences and Humanities .
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue " Vol 3, No 2 (2014): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi" : 6 Documents clear
PENGARUH BASIS SALEP HIDROKARBON, SERAP DAN KOMBINASI TERHADAP SIFAT FISIK SALEP MINYAK ATSIRI SEREH (CYMBOPOGON NARDUS [L.] RENDLE) Santoso, Joko
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 3, No 2 (2014): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Obat tradisional sudah digunakan secara turun menurun. Khasiatnya juga tidak kalah dengan obat kimia yang sekarang marak beredar. Salah satu obat tradisional yang sering digunakan adalah sereh. Sereh (Cymbopogon nardus [L.] Rendle) memiliki berbagai khasiat seperti anti radang, penghilang nyeri (analgesik), dan melancarkan sirkulasi meridian dan darah. Faedah lain untuk sakit kepala, sakit otot ngilu sendi, batuk, nyeri lambung, diare, menstruasi tidak teratur, bengkak sehabis melahirkan, dan memar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh jenis basis salep hidrokarbon, salep serap serta kombinasi terhadap sifat fisik salep minyak atsiri Sereh (Cymbopogon nardus [L.] Rendle)Penelitian yang dilakukan adalah penelitian eksperimen. Obyek penelitian ini adalah basis salep hidrokarbon, serap, kombinasinya dan sifat fisik salep minyak atsiri Sereh (Cymbopogon nardus [L.] Rendle). Variabel penelitian ada tiga, yaitu : (1) Variabel bebas: basis salep hidrokarbon, basis serap dan kombinasinya, (2) Variabel terkendali: asal tanaman, lokasi pengambilan tanaman, proses maserasi, metode pencampuran dan pengadukan dan (3) Variabel terikat : sifat fisik salep minyak atsiri Sereh (Cymbopogon nardus [L.] Rendle) yang meliputi uji organoleptis, uji homogenitas, uji pengukuran pH, uji daya menyebar, uji daya melekat dan uji daya proteksi. Analisa menggunakan Deskriptif One Way Anova. Dari hasil analisis Deskriptif One Way Anova, menunjukan bahwa ada pengaruh basis salep terhadap sifat fisik salep ekstrak maserasi daun ubi jalar. Hasil evaluasi menunjukan bahwa formula II memiliki daya lekat dan daya proteksi salep yang lebih baik dibanding formula I dan III.Kata kunci : minyak atsiri Sereh (Cymbopogon nardus [L.] Rendle), destilasi, basis
PENGARUH BAHAN PENGHANCUR PATI GANYONG (Canna edulis, Ker.) TERHADAP KARAKTERISTIK FISIK TABLET PARASETAMOL Galeri, Tiara Indah
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 3, No 2 (2014): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bahan penghancur ditambahkan untuk memudahkan pecahnya atau hancurnya tablet ketika berkontak dengan cairan saluran pencernaan. Amilum dan jenis-jenis derivatnya merupakan bahan penghancur yang paling umum dipakai, sehingga pati ganyong dapat dijadikan sebagai bahan penghancur tablet. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pati ganyong sebagai bahan penghancur terhadap karakteristik fisik tablet parasetamol.Dalam penelitian ini dibuat tiga formula tablet parasetamol dengan penambahan bahan penghancur pati ganyong yang konsentrasinya dibedakan yaitu formula I 10%, formula II 15% dan formula III 20%. Metode pembuatan tablet parasetamol dengan menggunakan metode granulasi basah. Granul kering diuji kadar air, kecepataan alirnya, sudut diam dan pengetapan, sedangkan tablet diuji sifat fisiknya meliputi keseragaman bobot, kekerasan, waktu hancur dan kerapuhan.Hasil uji sifat fisik granul dan tablet dianalisis secara statistik dengan menggunakan program SPSS. Analisa data untuk uji pengaruh menggunakan uji t-test dan diperoleh hasil bahwa ada pengaruh penggunaan pati ganyong sebagai bahan penghancur dalam berbagai konsentrasi (10%, 15%, 20%) pada tablet parasetamol terhadap karakeristik fisik tablet parasetamol. Dan untuk mengetahui perbedaan menggunakan uji anova satu jalur, berdasarkan uji anova satu jalur diketahui adanya perbedaan penggunaan untuk semua formula dengan konsentrasi bahan penghancur pati ganyong yang berbeda terhadap karakteristik fisik tablet parasetamol.Kata kunci: pati ganyong, bahan penghancur, granulasi, tablet parasetamol
OPTIMALISASI TANAMAN JAHE MERAH UNTUK PEMBUATAN MINUMAN HERBAL Purgiyanti, Purgiyanti
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 3, No 2 (2014): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Memperoleh minyak atsiri dari suatu bahan dapat dilakukan dengan berbagai cara diantaranyapenyulingan, pengepresan, ekstraksi pelarut mudah menguap dan ekstraksi dengan lemak padat. Penyulingandapat didefinisikan sebagai pemisahan komponen suatu campuran dari dua jenis cairan atau lebih berdasarkanperbedaan tekanan uap dan titik didih dari masing-masing zat tersebut. Pada proses penyulingan minyak atsiridikenal tiga metode penyulingan yaitu penyulingan dengan air, penyulingan air-uap dan penyulingan uap.Destilasi yang dirancang dalam penelitian ini menggunakan dapat digunakan sebagai destilasi air yaitudengan mengambil penyaring bagian tengah sehingga sampel langsung menyatu dengan pelarutnya, dan dapatberfungsi sebagai destilasi uap air yaitu dengan cara menaruhkan penyaring pada bagian tengah tabung dimanapelarut berada pada bagian bawah tabung dan sampel simplisianya berada diatas penyaring.Kata kunci : minyak atsiri, penyulingan, destilasi
PENGARUH PENGGUNAAN UMBI PATI GARUT (MARANTA ARUNDINACEAE,L) SEBAGAI BAHAN PENGIKAT TERHADAP KEKERASAN TABLET ANTALGIN Astuti, Dwi Sari
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 3, No 2 (2014): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pati garut merupakan pati yang berasal dari tanaman umbi garut (Maranta arundinaceae, L) yangmempunyai daya jendal jika ditambah air dan dapat digunakan sebagai bahan pengikat tablet. Tujuan penelitianini untuk mengetahui kemampuan pati Garut sebagai bahan pengikat tablet Antalgin.Dalam penelitian ini dibuattiga formula tablet antalgin dengan pati garut sebagai bahan pengikat yang dibedakan konsentrasinya yaitu10%b/b, 15% b/b dan 20% b/b. Tablet dibuat dengan metode granulasi basah, granul diuji kadar air, sifat alir,sudut diam dan pengetapannya sedangkan tablet diuji sifat fisiknya yaitu keseragaman bobot,kekerasan,kerapuhan dan waktu hancur.Hasil penelitian menunjukkan bahwa patigarut pada konsentrasi 10% – 20% dapat digunakan sebagaibahan pengikat tablet antalgin. Semakin besar konsentrasi bahan pengikat pati garut yang digunakan, semakinbesar juga kekerasannya.Kata kunci : Pati Garut (Maranta arundinaceae, L), bahan pengikat, dan tablet antalgin.
TANAMAN OBAT KELUARGA Nurniswati, Nurniswati
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 3, No 2 (2014): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia dikenal sebagai gudangnya tanaman obat sehingga mendapat julukan live laboratory. Sekitar 30.000 jenis tanaman obat dimiliki Indonesia. Dengan kekayaan flora tersebut, tentu Indonesia memiliki potensi untuk mengembangkan produk herbal yang kualitasnya setara dengan obat modern. Akan tetapi, sumber daya alam tersebut belum dimanfaatkan secara optimal bagi kepentingan masyarakat. Baru sekitar 1200 species tanaman obat yang dimanfaatkan dan diteliti sebagai obat tradisional. Beberapa spesies tanaman obat yang berasal dari hutan tropis Indonesia justru digunakan oleh negara lainPenyuluhan tanaman obat keluarga dilaksanakan dengan tujuan memberikan ketrampilan kepada masyarakat tentang pentingnya obat yang disediakan oleh alam dalam bentuk tanaman herbal. Telah dilaksanakan penyuluhan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam memahami dan mampu menggunakan tanaman herbal sebagai obat atau jamu bagi keluarganya.Kesimpulan hasil pelatihan adalah telah terjadi peningkatan pemahaman dalam menanam, memelihara dan memanfaatkan tanaman disekitar rumah sebagai obat herbal.Kata kunci : Toga, Obat Herbal, Jamu
PEMBUATAN DESTILASI KAPASITAS 100 Kg Nurcahyo, Heru
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 3, No 2 (2014): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Memperoleh minyak atsiri dari suatu bahan dapat dilakukan dengan berbagai cara diantaranyapenyulingan, pengepresan, ekstraksi pelarut mudah menguap dan ekstraksi dengan lemak padat. Penyulingandapat didefinisikan sebagai pemisahan komponen suatu campuran dari dua jenis cairan atau lebih berdasarkanperbedaan tekanan uap dan titik didih dari masing-masing zat tersebut. Pada proses penyulingan minyak atsiridikenal tiga metode penyulingan yaitu penyulingan dengan air, penyulingan air-uap dan penyulingan uap.Destilasi yang dirancang dalam penelitian ini menggunakan dapat digunakan sebagai destilasi air yaitudengan mengambil penyaring bagian tengah sehingga sampel langsung menyatu dengan pelarutnya, dan dapatberfungsi sebagai destilasi uap air yaitu dengan cara menaruhkan penyaring pada bagian tengah tabung dimanapelarut berada pada bagian bawah tabung dan sampel simplisianya berada diatas penyaring.Kata kunci : minyak atsiri, penyulingan, destilasi

Page 1 of 1 | Total Record : 6