cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Chemistry in Education
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 209 Documents
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN POE UNTUK MENINGKATKAN KETERCAPAIAN KOMPETENSI DASAR SISWA Atriyanti, Yuli; Hadisaputro, Subiyanto
Chemistry in Education Vol 4 No 1 (2015): Terbit Bulan April 2015
Publisher : Chemistry in Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aimed to determine of the implementation of learning model of POE (Predict, Observe, Explain) can improve student’s achievement of basic competencies the hydrolysis of the salt material. The population in this research was students of XI IPA SMAN 1 Tengaran in academic year 2013/2014. In selecting the sample, the researcher used cluster random sampling technique because the population’s distribution was normal and homogeneous. Design used in this research is pretest-posttest group design. Data collection in this research was using test, observation, questionnaire and documentation. The result of data analysis indicated the implementation of POEs learning model can improve students achievement of basic competencies of the material salt hydrolysis. The test results of N-gain for the experiment class is 0.24 and 0.16 for the control class. This means there is an increased of students achievement. To determine which one better of both group then the test average difference one side (right side) was done. The test result showed the value of t-test of 2.00 while t-critical 0.063 so that it can be concluded that achievement the basic competencies of students in experimental class is better than control class.
Analisis Instrumen Performance Assessment dengan Metode Generalizability Coefficient pada Penilaian Keterampilan Dasar Laboratorium Izza, Laily Noor; Susilaningsih, Endang; Harjito, Harjito
Chemistry in Education Vol 3 No 1 (2014): Terbit Bulan April 2014
Publisher : Chemistry in Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena saat ini, pelaksanaan penilaian hasil belajar di lembaga pendidikan pada umumnya menggunakan paper and pencil test, sedangkan penilaian individu mahasiswa saat melakukan kinerja dan keterampilan dalam melakukan praktikum masih belum teramati dan terukur dengan baik. Alternatif tes yang dapat digunakan untuk mengukur keberhasilan belajar mahasiswa adalah penilaian kinerja (performance assessment). Penelitian ini dilakukan pada praktikum kimia dasar Universitas Negeri Semarang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah instrumen performance assessment yang merupakan hasil penelitian dapat digunakan untuk menilai keterampilan dasar laboratorium mahasiswa. Pada penelitian ini instrumen penilaian kinerja dianalisis menggunakan metode generalizability coefficient berdasarkan teori Thorndike. Penelitian ini merupakan penelitian analisis instrumen performance assessment untuk mengetahui kualitasnya (validitas dan reliabilitas). Instrumen penilaian kinerja hasil penelitian dapat dikatakan baku dan layak digunakan, jika memenuhi validitas konstruk dan koefisien generalisabilitas ?0,700. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen penilaian kinerja memiliki koefisien generalisabilitas sebesar 0,805. Hal ini berarti bahwa instrumen penilaian tersebut secara konseptual sudah layak untuk digunakan. Sedangkan validitas instrumen ini merupakan validitas konstruk, yang dilakukan oleh dosen pembimbing 1, pembimbing 2, dan dosen-dosen kimia pengampu mata kuliah praktikum kimia dasar. Dari hasil penelitian, disimpulkan bahwa instrumen penilaian kinerja hasil penelitian sudah baku dan dapat digunakan untuk menilai keterampilan dasar laboratorium mahasiswa. Kata Kunci: Performance assessment; metode Generalizability Coefficient; Keterampilan dasar laboratorium
PENERAPAN MODEL PBL BERBANTUAN MEDIA TRANSVISI UNTUK MENINGKATKAN KPS DAN HASIL BELAJAR Rahayu, Indah Puji; Sudarmin, Sudarmin; Sunarto, Wisnu
Chemistry in Education Vol 2 No 1 (2013): Terbit Bulan April 2013
Publisher : Chemistry in Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Paradigma pembelajaran yang berpusat pada siswa (learner centered) menuntut dan menantang guru untuk dapat memberdayakan siswa agar memiliki keterampilan proses sains dan hasil belajar siswa yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan peningkatan penerapan model PBL pada mareti larutan elektrolit-nonelektrolit dan konsep redoks berbantuan media transvisi terhadap keterampilan proses sains dan hasil belajar siswa SMA Negeri 1 Randublatung. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah pretest and postest group design. Teknik sampling yang digunakan yaitu cluster random sampling, diperoleh kelas X.A sebagai kelas eksperimen dan kelas X.C sebagai kelas kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya pengaruh dan peningkatan yang signifikan penerapan model PBL berbantuan media transvisi terhadap keterampilan proses sains dan hasil belajar siswa. Besarnya pengaruh penerapan model PBL berbantuan media transvisi terhadap keterampilan proses sains dan hasil belajar siswa masing-masing 62,39% dan 49,43%. Peningkatan secara signifikan keterampilan proses sains dan hasil belajar siswa ditunjukkan dengan harga t paired berturut-turut 21,99 dan 28,21 lebih besar dari t tabel 2,03. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan penerapan model PBL pada materi larutan elektrolit-nonelektrolit dan konsep redoks berbantuan media transvisi memberikan pengaruh dan peningkatan terhadap keterampilan proses sains dan hasil belajar siswa SMA Negeri 1 Randublatung.
PENGGUNAAN PETA KONSEP DAN DIAGRAM VEE UNTUK MENINGKATKAN ATTITUDE TOWARD CHEMISTRY Saddam, Danar; Sudarmin, Sudarmin; Siadi, Kusoro
Chemistry in Education Vol 2 No 2 (2013): Terbit Bulan Oktober 2013
Publisher : Chemistry in Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kualitas peta konsep dan diagram vee terhadap kenaikan attitude toward chemistry siswa. Peningkatan attitude toward chemistry selanjutnya dianalisis hubunganya dengan hasil belajar siswa. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X semester genap SMA Negeri 1 Ambarawa tahun pelajaran 2012/2013. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah pretest and postest group design. Teknik sampling yang digunakan yaitu cluster random sampling. Hasil analisis menyatakan adanya peningkatan attitude toward chemistry dengan besaran harga n-gain adalah 0,43. Hubungan antara peningkatan attitude toward chemistry terhadap hasil belajar menunjukkan koefisien korelasi sebesar 0,853. Hubungan antara peningkatan attitude toward chemistry terhadap kualitas peta konsep menunjukkan koefisien korelasi sebesar 0,680. Hubungan antara peningkatan attitude toward chemistry terhadap kualitas diagram vee menunjukkan koefisien korelasi sebesar 0,715. Penggunaan peta konsep dan diagram vee pada kelas eksperimen dengan batas KKM 71 dapat memenuhi ketuntasan klasikal 75%, dengan persentase ketuntasan klasikal kelas eksperimen sebesar 82,5%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan adanya hubungan antara peta konsep, diagram vee, dan hasil belajar siswa terhadap attitude toward chemistry.
Pengaruh Penerapan Metode Predict-Observe-Explain dengan Pendekatan Creative Problem Solving Nurliana, Hapsari Rifka; Santoso, Nurwachid Budi; Siadi, Kusoro
Chemistry in Education Vol 1 No 2 (2012): Terbit Bulan Oktober 2012
Publisher : Chemistry in Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN PROYEK BERPENDEKATAN VISUAL, AUDITORI, DAN KINESTHETIK DENGAN PRODUK STORYBOARD Pamungkas, Wilis Okti; Wijayanti, Nanik; Sudarmin, Sudarmin
Chemistry in Education Vol 6 No 1 (2017): Terbit Bulan April 2017
Publisher : Chemistry in Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Instrumen penilaian otentik merupakan instrumen penilaian yang menilai proses dan hasil belajar siswa. Instrumen penilaian otentik yang dikembangkan dalam penelitian ini adalah instrumen penilaian proyek yang menghasilkan produk berupa storyboard. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen penilaian proyek yang valid, reliabel, dan efektif digunakan untuk semua siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian pengembangan model 4D yang dimodifikasi. Penelitian ini dilaksanakan di SMA N 10 Semarang dan subjek penelitiannya adalah siswa kelas XI dengan konsentrasi IPA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen penilaian proyek yang dikembangkan valid, reliabel, dan layak digunakan untuk menilai proses dan hasil belajar siswa. Instrumen penilaian proyek efektif digunakan dalam pembelajaran, karena rerata hasil penilaian proyek dan penilaian hasil belajar yang didapatkan semua siswa minimal dengan kriteria baik serta ada peningkatan N-gain dengan kategori tinggi untuk siswa visual, siswa auditori, dan siswa kinesthetik. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa instrumen penilaian yang dikembangkan valid, reliabel, dan efektif.
KEEFEKTIFAN PEMBELAJARAN BERORIENTASI CHEMOENTREPRENEURSHIP PADA PEMAHAMAN KONSEP DAN KEMAMPUAN LIFE SKILL SISWA Nurmasari, Novita; Supartono, Supartono; Sedyawati, Sri Mantini Rahayu
Chemistry in Education Vol 3 No 2 (2014): Terbit Bulan Oktober 2014
Publisher : Chemistry in Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan hasil studi pendahuluan yang dilakukan di SMA N 9 Semarang kelas X tahun ajaran 2012/2013, diperoleh data ketuntasan klasikal siswa pada mata pelajaran kimia kurang dari 85% dan kemampuan life skill siswa rendah yaitu sebesar 61%, sehingga diperlukan metode yang tepat untuk membantu siswa agar lebih tertarik dalam mempelajari kimia dan dapat meningkatkan kemampuan life skill siswa. Dalam penelitian ini, peneliti menerapkan pembelajaran minyak bumi berorientasi Chemoentrepreneurship (CEP). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan pembelajaran berorientasi Chemoentrepreneurship (CEP) pada pemahaman konsep dan kemampuan life skill siswa SMA kelas X. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMA N 9 Semarang. Desain yang digunakan adalah post test only control design. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik cluster random sampling, kelas X-3 sebagai kelas eksperimen dan X-2 sebagai kelas kontrol. Hasil ketuntasan belajar menunjukkan bahwa kelas eksperimen mencapai ketuntasan belajar klasikal sebesar 88,89%, sedangkan kelas kontrol hanya sebesar 78,95%. Rata-rata pemahaman konsep siswa kelas eksperimen lebih baik daripada kelas kontrol yaitu masing-masing sebesar 80,11 dan 74,32. Kemampuan life skill siswa meningkat dari 61% menjadi 84%. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran berorientasi Chemoentrepreneurship (CEP) efektif pada pemahaman konsep dan kemampuan life skill siswa SMA kelas X.
PENERAPAN CHEMISTRY WEB DENGAN PENDEKATANCONTEXTUAL TEACHING AND LEARNINGMATERI LAJU REAKSI Zuhaida, Anggun; Prasetyo, Eko Budi; Saptorini, Saptorini
Chemistry in Education Vol 1 No 1 (2012): Terbit Bulan April 2012
Publisher : Chemistry in Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses pembelajaran kimia di SMA cenderung masih bersifat teoritik yangmenyebabkan siswa jarang memanfaatkan fasilitas internet gratis (wifi) yangtersedia di sekolah, oleh sebab itu diperlukan pendekatan serta mediapembelajaran yang menarik bagi siswa. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui pengaruh penggunaan media chemistry web dengan pendekatancontextual teaching and learning (CTL) terhadap hasil belajar materi pokok lajureaksi. Populasi dalam penelitian adalah siswa kelas XI IPA di SMAN 3Semarang. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik cluster randomsampling dan terpilih kelas XI IPA 4 sebagai kelas eksperimen yang mendapatperlakuan dengan menggunakan media chemistry web dengan pendekatan CTL,dan kelas XI IPA 6 sebagai kelas kontrol dengan pembelajaran konvensional danmedia powerpoint. Pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi, tes,observasi dan angket. Uji hipotesis menggunakan koefisien korelasi biserial dankoefisien determinasi dan diperoleh rb 0,65 dengan besarnya kontribusi 42,11%.Temuan penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media chemistry webdengan pendekatan CTL berpengaruh terhadap hasil belajar materi pokok lajureaksi siswa kelas XI IPA SMAN 3 Semarang dengan kontribusi 42,11%.
KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN NESTED DENGAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL PADA HASIL BELAJAR SISWA Nabila, Anis; Supartono, Supartono; Nurhayati, Sri
Chemistry in Education Vol 6 No 1 (2017): Terbit Bulan April 2017
Publisher : Chemistry in Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan model pembelajaran Nested dengan pendekatan kontekstual pada hasil belajar siswa materi larutan penyangga. Metode penelitian ini adalah true experimental design berpola posttest-only design. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik cluster random sampling dan terpilih kelas XI MIA 2 sebagai kelas eksperimen yang mendapat perlakuan pembelajaran menggunakan model pembelajaran Nested dengan pendekatan kontekstual dan kelas XI MIA 1 sebagai kelas kontrol yang mendapat perlakuan pembelajaran menggunakan model pembelajaran Nested. Metode pengumpulan data dilakukan dengan tes yaitu posttest, dokumentasi, observasi, serta angket. Hasil belajar aspek kognitif diperoleh rata-rata kelas eksperimen 76,25 lebih tinggi dari kelas kontrol 72,82. Hasil uji t satu pihak kanan didapat nilai thitung 2,85 lebih tinggi dari tkritis 1,993 yang berarti ada perbedaan signifikan antara rata-rata hasil belajar kognitif kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hasil belajar aspek afektif dan psikomotorik kelas eksperimen yang mendapatkan kriteria sangat baik dan baik lebih banyak daripada kelas kontrol. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Nested dengan pendekatan kontekstual efektif pada hasil belajar siswa materi larutan penyangga.
Pengembangan media pembelajarn interaktif berbasis inkuiri untuk meningkatkan hasil belajar siswa Aulia, Falasifah
Chemistry in Education Vol 3 No 2 (2014): Terbit Bulan Oktober 2014
Publisher : Chemistry in Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan :1) mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis inkuiri yang teruji,2) mengetahui respon siswa pada pembelajaran dengan media interaktif. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian Research and Development (R&D). Tahapan rancangan pengembangan media pembelajaran interaktif yaitu : 1) pendefinisian, 2) perancangan, 3) pengembangan. Produk pengembangan dinyatakan teruji dan valid apabila telah memenuhi kriteria baik atau sangat baik dari validator.Produk pengembangan teruji untuk meningkatkan hasil belajar siswa yaitu diuji berdasarkan penggunaan media interaktif, hasil uji peningkatan dibandingkan dengan indikator pencapaian yang telah dirumuskan. Hasil pengembangan produk media pembelajaran interaktif berbasis inkuiri dinyatakan valid dengan kategori baik dan layak diterapkan berdasarkan uji kelayakan oleh ahli media dengan skor rata-rata 3,75%; ahli materi 3,6 dan 3,8, skor rata-rataahli bahasa 4. Produk pengembanganyang dihasilkan mampu meningkatkan hasil belajar kognitif, afektif, dan psikomotorik dengan hasil belajar yang melebihi target pencapaian.Angket respon siswa terhadap pembelajaran adalah sangat baik. Simpulan dari penelitian ini adalah :1) media pembelajaran interaktif yang dikembangkan teruji, 2) media pembelajaran interaktif mendapat respon baik dari siswa.ABSTRACT This study aims to : ( 1 ) Development of Inquiry – Based Interactive Learning media tested; (2 ) Knowing the students responses to learning with an interactive media-based inquiry.This type of research is a kind of research Research and Development ( R & D ) . Stages of development of the design of interactive learning media is done : 1) definition; 2) design; 3) development . Product development of an interactive media is valid and tested if it fulfills the criteria of a good or very good by the validators . The tested of the development of interactive learning media to improve student learning outcomes tested by the use of interactive learning media, the test results are then compared with the increase in achievement indicators that have been formulated.The results of product developmentinteractive media inquiry-based learning has been declared invalid by both category and feasible based on due diligence according to media experts with the average score is 3,75 ; expert validator material I 3,6 and a validator II 3,8, while the score gain for linguists is 4 . media interactive inquiry-based learning can improve learning outcomes of cognitive , affective , and psychomotor with an increase of learning equal or more than achievement indicators that have been formulated. Questionnaire responses of students to learning also showed excellent results. The conclusions obtained from this study are : 1) media interactive inquiry-based learning developed was tested; 2) an interactive learning media received good response from the students.  

Page 1 of 21 | Total Record : 209