cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Gedung E11 Jurusan Teknik Elektro, UNNES, Kampus Sekaran, Gunungpati, Semarang, Indonesia 50229
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Edu Komputika Journal
ISSN : 22526811     EISSN : 2599297X     DOI : https://doi.org/10.15294/edukomputika
Edu Komputika Journal menerbitkan artikel-artikel hasil penelitian dan kajian konseptual di bidang pendidikan TIK, komputer, teknologi informasi, multimedia, rekayasa software dan aplikasinya dalam bidang pendidikan.
Articles 104 Documents
IMPLEMENTASI METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS UNTUK PREDIKSI TINGKAT KESUBURAN TANAH Kartika, Rina; Murnomo, Agus; Adi, Slamet Seno
Edu Komputika Journal Vol 6 No 1 (2019): Edu Komputika Journal
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edukomputika.v6i1.18257

Abstract

Untuk menilai tingkat kesuburan tanah dinas pertanian masih menggunakan cara manual dengan menebak data hasil analisis tanah. Penelitian ini bertujuan mendapatkan sistem prediksi tingkat kesuburan tanah yang menerapkan metode analytical hierarchy process untuk memprediksi tingkat kesubutan tanah. Sistem prediksi tingkat kesuburan tanah ini dikembangkan dengan menggunan model waterfall  yang terdiri dari empat tahapan yaitu tahap analisis, tahap desain, tahap kode dan tahap pengujian. aplikasi untuk prediksi tingkat kesuburan tanah ini menggunakan metode AHP dengan menggunakan 7 kriteria. Pembuatan sistem prediksi tingkat kesuburan tanah ini menggunakan bahasa pemrograman PHP, framework yii dna database MySQL. Pengujian sistem menggunakan uji blackbox, pengujian aspek portability dan uji validasi kelayakan sistem yang dilakukan di Dinas Pertanian. Berdasarkan hasil pengujian dapat dinyatakan bahwa sistem prediksi tingkat kesuburan tanah dapat berjalan dengan baik sesuai dengan desain rancangan. Selain itu sistem prediksi tingkat kesuburan tanah dapat digunakan sebagai aplikasi untuk prediksi tingkat kesuburan tanah dengan beberapa penambahan.
PERBAIKAN HASIL SEGMENTASI HSV PADA CITRA DIGITAL MENGGUNAKAN METODE SEGMENTASI RGB GRAYSCALE Hastawan, Ahmad Fashiha; Septiana, Risma; Windarto, Yudi Eko
Edu Komputika Journal Vol 6 No 1 (2019): Edu Komputika Journal
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edukomputika.v6i1.23025

Abstract

Segmentasi warna merupakan salah satu  metode segmentasi pada pengolahan citra digital yang digunakan untuk memisahkan objek dari background pada suatu citra digital. Proses segmentasi tersebut bekerja berdasarkan model warna. Dua model warna yang sering digunakan untuk segmentasi adalah HSV dan RGB. Permasalahan segmentasi warna terjadi ketika objek tersebut memiliki lebih dari dua warna dan adanya pencahayaan yang mempengaruhi kondisi objek. Dua kondisi tersebut akan menyulitkan proses pengambilan objek berdasarkan rentang warna. Penelitian ini mengajukan suatu metode untuk mengatasi masalah tersebut. Metode yang akan digunakan adalah segmentasi HSV dan disempurnakan dengan kombinasi RGB Grayscale. Hasil dari kedua proses segmentasi akan dikombinasikan untuk menentukan objek yang akan dipisahkan dari keseluruhan objek pada citra digital. Hasil akhir menunjukkan bahwa objek dapat dipisahkan secara sempurna, meskipun objek terganggu oleh permasalahan yang telah dijelaskan sebelumnya. Kata Kunci? Pengolahan citra, Segmentasi warna, Model warna,  HSV, RGB
ANALISA INTEGRASI KNOWLEDGE MANAGEMENT SYSTEM, LEARNING MANAGEMENT SYSTEM, DAN EPORTFOLIO MENGGUNAKAN KNOWLEDGE MANAGEMENT PERFORMANCE SCALE DAN SYSTEM USABILITY SCALE (SUS) Hidayad, Rahmad
Edu Komputika Journal Vol 5 No 2 (2018): Edu Komputika Journal
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edukomputika.v5i2.27492

Abstract

Pengetahuan dalam suatu organisasi baik publik maupun pemerintah merupakan hal penting dalam kelangsungan organisasi. Pengetahuan adalah sumber inovasi yang dibutuhkan oleh organisasi untuk bertahan dan berkembang. Mengelola pengetahuan telah menjadi praktik penting di banyak organisasi. Setiap bisnis proses organisasi kemungkinan besar akan terganggu setiap kali pemilik pengetahuan pergi atau bahkan mengundurkan diri. Karena setiap organisasi memiliki bisnis proses yang unik, sistem untuk mengelola pengetahuan harus mampu memfasilitasi setiap knowledge management (KM) aspek dengan baik. Penelitian ini mengusulkan sistem dengan mengintegrasikan OpenKm sebagai Knowledge Management System (KMS), Moodle sebagai Learning Management System (LMS), dan Mahara sebagai Eportofolio untuk menigkatkan usabilitas sistem dalam mengakomodasi setiap KM proses. Penelitian ini menggunakan Knowledge Management Performance Scale (KMPS), dan System Usability Scale (SUS) untuk mengukur performa dari model yang diusulkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa solusi yang diusulkan secara signifikan lebih baik dalam memfasilitasi aspek KM (knowledge sharing, knowledge inovation, knowledge acquisition, knowledge application dan knowledge accumulation). Hasil analisis menunjukan kinerja model yang diusulkan memberikan skor SUS sebesar 78.8 masuk dalam kategori B atau good. Lebih lanjut penelitian ini dapat menjadi referensi dalam merancang KMS bagi organisasi.
KUALITAS AUDIT TEKNOLOGI INFORMASI DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHINYA Nugroho, Wirawan Arief; Santosa, Paulus Insap; Fauziati, Silmi
Edu Komputika Journal Vol 6 No 1 (2019): Edu Komputika Journal
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edukomputika.v6i1.27501

Abstract

This study aims to determine what factors can affect the Quality of Information Technology Audit. In this paper will describe various studies related to IT Audit, Role of IT Audit, IT Audit Report content and IT Audit Quality. The results are known what factors can affect the Quality of IT Audit and the implications for knowing these factors
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN SAVI BERBANTUAN FLASH PADA MATERI AJAR MENGIDENTIFIKASI IKON PADA MICROSOFT WORD DI SMP NEGERI 3 PATEBON KENDAL Faizah, Elinda Nur; Murnomo, Agus; Subiyanto, Subiyanto
Edu Komputika Journal Vol 6 No 1 (2019): Edu Komputika Journal
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edukomputika.v6i1.29548

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan aktvitas siswa dan hasil belajar siswa terhadap pembelajaran dengan model pembelajaran SAVI berbantuan Flash. Jenis penelitian ini adalah Quasi Experimental Design yang mengggunakan desain Nonequivalent Control Group Pretest Post-test. Adapun instrumen yang digunakan adalah tes pilihan ganda dan lembar observasi. Data dianalisis dengan menggunakan t-test dan uji gain. Dari hasil pengamatan aktivitas siswa kelas eksperimen tahap I sebesar 68,55% (baik) naik menjadi 83,46%  (sangat baik). Sedangkan analisis data rata-rata nilai hasil kelas eksperimen dari 75,3 naik menjadi 83,3. Berdasarkan analisis data hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran SAVI berbantuan Flash efektif dan mampu meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa.
PENGEMBANGAN APLIKASI BANTU DIAGNOSIS TUBERKULOSIS RESISTAN OBAT BERBASIS ANDROID Udayanti, Erika Devi; Nugroho, Fajar Agung; Hafidhoh, Nisa?ul; Nilawati, Florentina Esti
Edu Komputika Journal Vol 6 No 1 (2019): Edu Komputika Journal
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edukomputika.v6i1.30166

Abstract

Berbagai perangkat lunak aplikasi dikembangkan dalam upaya membantu tenaga kesehatan maupun tenaga medis melakukan diagnosis dan perekaman medis pasien baik yang terintegrasi dalam clinical pathway maupun dalam pengelolaan administrasi pasien. Dalam kasus tuberkulosis, salah satu jenis kasus yang dijumpai akibat kekebalan terhadap obat anti tuberkulosis (OAT) adalah tuberkulosis resistan obat. Selain akibat clinical error, adanya human error juga menjadi pemicu munculnya kasus tuberkulosis resistan obat. Dalam Global Tuberculosis Report 2017 oleh WHO, disampaikan bahwa kepatuhan pasien tuberkulosis dapat dijembatani dengan pemanfaatan teknologi digital. penelitian ini mengusulkan pengembangan aplikasi diagnosis tuberkulosis resisten obat dalam bentuk electronic health (ehealth). Hasil dari penelitian ini yaitu berupa perangkat lunak aplikasi ?etubero? yakni electronic tuberkulosis resistan obat berbasis android. Alur diagnosis dalam aplikasi yang akan dikembangkan, mengacu pada algoritma diagnosis tuberkulosis resistan obat. Penelitian ini dimaksudkan untuk  membuat rancangan electronic clinical pathway (alur klinis elektronik) melalui perangkat lunak aplikasi electronic tuberkulosis resistan obat atau eTubero sesuai dengan Pedoman Nasional Pengendalian Tuberkulosis.
IMPLEMENTASI PROGRAM POWERPOINT ISPRING DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP GERAK LURUS DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DI SMP NEGERI 2 TARONGONG KIDUL GARUT irwanto, Irwanto; Nurmalatika, Tika
Edu Komputika Journal Vol 6 No 2 (2019): Edu Komputika Journal
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edukomputika.v6i2.32396

Abstract

Berdasarkan hasil pengamatan, baik hasil belajar siswa maupun motivasi belajar dalam pelajaran fisika belum optimal. Masih banyak siswa yang belajarnya belum memenuhi pencapaian nilai KKM. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan Program PowerPointISpring terhadap peningkatan pemahaman konsep gerak lurus dan motivasi belajar siswa di kelas VII SMPN 2 Tarogong Kidul Garut.Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian eksperimen menggunakan bentuk desain eksperimen type  Quasi eksperimental design dengan bentuk nonequivalent control group design?. Populasi dalam  penelitian  ini adalah seluruh  kelas VII siswa SMPN 2 Tarogong Kidul Garut sebanyak 9 kelas. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara acak kelas yaitu kelas VIIG sebanyak 36 orang sebagai kelas eksperimen, dan kelas VIIK sebanyak 33 orang sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data diambil dari instrument tes dan angket serta teknik analisis data menggunakan rumus gain ternormalisasi, uji normalitas sebaran data, dan uji perbedaan dua  rata-rata.Setelah dilakukan penelitian, diperoleh kesimpulan sebagai berikut:(1) Peningkatan pemahaman konsep gerak lurus pada siswa yang pembelajarannya menggunakan program PowerpointIspring termasuk dalam kategori sedang dan tinggi.Sementara pada siswa yang  pembelajarannyatidak menggunakan program PowerpointIspringtidak mengalami peningkatan  signifikan, yaitu kategori rendah dan sedang (2) Peningkatan motivasi belajar pada siswa yang pembelajarannya menggunakan program PowerpointIspringtermasuk dalam kategori sedang dan tinggi.Sedangkan peningkatan motivasi belajar padasiswayang pembelajarannyatidak menggunakan program PowerpointIspring tergolong kategori rendah dan sedang (3) Terdapat perbedaan peningkatan pemahaman konsep gerak lurus dan motivasi belajar siswa, dalam hal ini peningkatan pemahaman konsep gerak lurus dan motivasi belajar siswa pada kelas eksperimen lebih baik daripadakelas kontrol.
ANALISIS FORENSIK METAROUTER PADA LALU LINTAS JARINGAN KLIEN Firmansyah, Firmansyah; Fadlil, Abdul; Umar, Rusydi
Edu Komputika Journal Vol 6 No 2 (2019): Edu Komputika Journal
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edukomputika.v6i2.35221

Abstract

Seorang pengusaha atau penyedia jasa di dunia jaringan internet, tentu akan menemukan klien dengan karakter yang berbeda. Klien yang tidak buta teknologi yang khususnya router, terkadang menginginkan akses penuh ke router, atau beberapa dari klien yang meminta untuk menambahkan router untuk dapat secara langsung mengakses router secara penuh. Sebagai pengusaha layanan internet bisa saja memberikan router tambahan, namun tentu akan menambah biaya sesuai harga router. Beberapa kasus lain, misalnya sesorang klien akan membuat sebuah laboratorium jaringan komputer, maka akan sangat membutuhkan router yang banyak. Router, saat ini semakin canggih, dengan adanya metarouter, akan dapat menghemat biaya yang keluar. Metarouter memungkin klien untuk mengolah jaringan sendiri, seolah-olah klien memiliki router.  Kasus yang terjadi mebuktikan bahwa router sangatlah penting untuk membagi atau mendistribusikan IP address, baik secara statik maupun dinamik. Forensik jaringan berfungsi untuk merekam kejadian atau aktifitas lalu lintas data pada jaringan komputer, dengan melakukan analisa dari hasil investigasi yang didapat, sehingga menemukan sebuah bukti aliran paket yang mencurigakan. Log aktifitas jaringan dapat menyimpan beberapa informasi yang sangat penting dalam mengungkap terjadinya ancaman atau serangan terhadap jaringan komputer. Lalu lintas jaringan dapat mengungkapkan tindakan kriminal dengan cara melihat kembali log. Aplikasi Wireshark dapat melihat paket data yang sedang berjalan secara langsung.
PENGUATAN KONSEP PEMROGRAMAN BERORIENTASI OBJEK SISWA KELAS XI RPL SMKN 2 SEMARANG Ningrum, Seffy Kusuma; Djuniadi, Djuniadi
Edu Komputika Journal Vol 6 No 2 (2019): Edu Komputika Journal
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edukomputika.v6i2.35583

Abstract

Tujuan dari studi ini adalah untuk meningkatkan keterampilan pemrograman berorientasi objek siswa kelas XI RPL SMKN 2 Semarang. Metode yang digunakan adalah studi perbandingan dengan one sample t test. Penelitian ini mempunyai lima tahapan. Tahap pertama melakukan penilaian awal. Tahap kedua melakukan pembelajaran dengan belajar kelompok dan presentasi. Tahap ketiga memberi penugasan. Tahap keempat memberi penguatan konsep alur dan logika pemrograman. Tahap kelima, menyelesaikan kasus pemrograman berorientasi objek. Hasil analisis sebelum perlakuan didapatkan rata-rata nilai 70,74 dengan thitung = 0,340 serta nilai sig = 0,736 ? 0,05 sehingga dapat dikatakan bahwa rata?rata nilai siswa = 70. Kalau dilihat dari proporsinya, sampel dengan nilai <= 70 sebanyak 10 siswa dan sampel dengan nilai > 70 sebanyak 24 siswa. Hasil analisis setelah perlakuan diskusi kelompok dan presentasi didapatkan rata-rata nilai 84,56 dengan thitung = 17,047 serta nilai sig = 0,00 sehingga dapat dikatakan bahwa rata?rata nilai siswa >70. Sedangkan proporsinya, sampel dengan nilai >70  adalah seluruh siswa. Hasil analisis setelah perlakukan penguatan konsep pemrograman didapatkan rata-rata nilai 88,18 dengan thitung = 21,424 serta nilai sig = 0,00 sehingga dapat dikatakan bahwa rata?rata nilai siswa >70. Kalau dilihat dari proporsinya sampel dengan nilai >70 adalah seluruh siswa.
SISTEM PAKAR UNTUK MENDIAGNOSA KERUSAKAN KOMPUTER DENGAN MENGGUNAKAN METODE FORWARD CHAINING Farizi, Anif
Edu Komputika Journal Vol 1 No 2 (2014): Edu Komputika Journal
Publisher : Edu Komputika Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem pakar adalah sistem berbasis komputer yang menggunakan pengetahuan, fakta, dan teknik penalaran dalam memecahkan masalah yang biasanya hanya dapat dipecahkan oleh seorang pakar dalam bidang tersebut. Sistem pakar dibuat pada wilayah tertentu untuk suatu kepakaran yang mendekati kemampuan manusia di salah satu bidang. Sistem pakar mencoba mencari solusi sebagaimana yang dilakukan seorang pakar. Sistem pakar juga dapat memberikan penjelasan terhadap langkah yang diambil dan memberikan saran atau kesimpulan yang ditemukannya. Pembangunan sistem pakar bertujuan membantu pemakai komputer (user) untuk mengatasi masalah atau kerusakan pada perangkat keras komputer (hardware) dan pada perangkat lunak komputer (software). Kasus kerusakan komputer merupakan kasus yang memerlukan bantuan seorang pakar (teknisi) dalam menyelesaikan masalah dengan mengandalkan pengetahuan yang dimilikinya. Sistem ini dibangun menggunakan metode forward chaining. Forward chaining digunakan untuk menguji faktor-faktor yang dimasukkan dengan aturan yang disimpan dalam sistem hingga dapat diambil kesimpulan.  Software yang digunakan untuk membangun sistem agar nantinya dapat digunakan yaitu Microsoft Visual Basic 2010 untuk mengolah database menggunakan Microsoft Acces.  Expert system is computer-based system that uses knowledge, facts, and reasoning techniques in solving problems that typically can only be solved by an expert in that field. Expert system is made on a specific area of expertise that is closer to a humans ability in one field. Expert system try to find a solution as did an expert. Expert system can also provide an explanation of the steps taken and give suggestions or conclusions discovery. Development of an expert system aimed at helping computer users to resolve the problem or damage to computer hardware and computer software. The case of a computer malfunction is a case that requires the assistance of an expert (technician) in solving problems by relying on their knowledge. The system is built using forward chaining method. Forward chaining is used to examine the factors that put the rules stored in the system until it is concluded. Software used to build a system that will be used is Microsoft Visual Basic 2010 for the databases using Microsoft Access.

Page 1 of 11 | Total Record : 104